Anda di halaman 1dari 11

Soal Mid Semester II Bahasa Indonesia Kelas x Smk Muh.

1 Bantul 1 Layanan Publik sering mendapatkan kritik atau menjadi bahan lelucon yang membuat gelak tawa. Kritik atau lelucon itu dapat disampaikan melalui Anekdot. Pernyataan tentang anekdot yang tidak benar adalah a. Cerita singkat yang menarik karena lucu, mengesankan b. Cerita rekaan yang tidak harus didasarkan pada kenyataan yang terjadi di masyarakat c. Cerita yang berisi peristiwa-peristiwa yang membuat jengkel atau konyol bagi partisipan yang mengalaminya d. Cerita lucu yang mengandung kritik yang biasanya menyindir orang orang penting e. Cerita yang berisi lelucon yang menimbulkan gelak tawa Berikut ini merupakan urutan struktur teks anekdot a. Orientasi-abstraksi-krisis-reaksi-koda b. Abstraksi krisis- orientasi-reaksi-koda c. Orientasi-krisis-abstraksirekasi-koda d. Abstraksi reaksi-orientasi-krisis-koda e. Orientasi-reaksiabstraksi-krisis-koda Berikut ini yang bukan merupakan syarat penulisan anekdot adalah................ a. Ceritanya merupakan cerita bersifat humor b. Isi ceritanya merupakan kritik sosial c. Ceritanya panjang dan menyenangkan d. Ceritanya bersifat lucu dan mengesankan e. Dapat berisi peristiwa yang menjengkelkan atau konyol

Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang mremberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja Saat tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada Pak dosen, Apakah Kepanjangan KUHP, Pak ? Pak Dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara Ali tadi, pinta Pak Dosen . Dengan tegas Ahmad menjawab, Kasih Uang Habis Perkara, Pak....! Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan Pak dosen hanya menggelengkan-gelengkan kepala............................... Dalam struktur teks Anekdot yang termasuk Orientasi adalah kalimat a. Seorang dosen memberikan kuliah hukum b. Suasana kelas biasa-biasa saja c. Ali bertanya kepada Pak dosen d. KUHP diplesetkan menjadi Kasih Uang Habis Perkara e. Pak dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad a. Seorang dosen fakultas hukum suatu universitas sedang mremberikan kuliah hukum pidana. Suasana kelas biasa-biasa saja Saat tanya jawab tiba, Ali bertanya kepada Pak dosen, Apakah Kepanjangan KUHP, Pak ? Pak Dosen tidak menjawab sendiri, melainkan melemparkannya kepada Ahmad. Saudara Ahmad, coba dijawab pertanyaan saudara Ali tadi, pinta Pak Dosen . Dengan tegas Ahmad menjawab, Kasih Uang Habis Perkara, Pak....! Mahasiswa lain tentu tertawa, sedangkan Pak dosen hanya menggelengkan-gelengkan

kepala seraya menambahkan pertanyakan kepada Ahmad, pertanyaankepada Ahmad, darimana saudara tahu jawaban jawaban itu? Dasar Ahmad, pertanyaan Pak Dosen dijawabnya dengan tegas, Peribahasa Inggris mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, Pak...! semua mahasiswa di kelas itu tercengang. Mereka berpandangapandangan.Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Dalam Anekdot tersebut di atas terdapat sindiran, apakah maksud sindiran tersebut... a. Menyindir pada Pak Hakim b. Menyindir kepada Pengendara c. Menyindir tentang Peraturan denda d. Menyindir Pak Polisi dalam menjalankan tugas e. Menyindir Aparat pemerintah untuk keadilan 6 Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapapun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, Ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya.Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran ? Tidak tahu, apa gerangan yang telah saya perbuat? jawab Azam Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok, tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh... maaf terjatuh. Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan, kenudian Ia pergi meninggalkan Azam Seandainya kalian menjadi Azam, apakah yang akan kalian lakukan pada saat petugas menegur? a. Pura-pura tidak bersalah dan membiarkan saja b. Meninggalkan petugas sambil mengambil puntung rokok c. Mendengarkan teguran dari petugas dan pergi meninggalkan petugas d. Meminta maaf dan siap mempertanggungjawabkan perbuatannya e. Segera mengambil puntung rokok dan memasukkan dalam saku

Itu sampah atau Apa?


Karya Aditya Yuda Kencana

Beritahu aku jika kau lihat Itu sampah atau apa? Di jalan ada sampah Di selokan ada sampah Di laci meja ada sampah Di bus, truk, dan angkot ada sampah Negeri kita ini apakah negeri sampah? Lautan sampah? Gunung sampah? Atau tong sampah? ............................................................... Di ruang sidang ada sampah

di ruang tunggu rumah sakit ada sampah di atas pot bunga ada sampah sampah merajalela puisi tersebut terdapat kat-kata sindiran yang disampaikan dengan kata sampah. Negeri kita ini apakah negeri sampah? Maksud kata sampah pada penggalan puisi tersebut adalah a. Adanya kebobrokan moral yang melanda di seluruh penjuru negri b. Ketidakpedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan c. Pendidikan kebersihan yang tidak berhasil diterapkan pada masyarakat d. Kejenuhan masyarakat terhadap lingkungannya e. Manifestasi kehancuran negara yang sudah terbelenggu oleh kebobrokan masyarakat. 8 Sesampai di hadapan hakim, si Tukang kayu bertanya kepada Hakim, Yang Mulia Hakim apa kesalahan hamba sehingga hamba dipanggil ke persidangan. Yang Mulia Hakim menjawab, Kesalahan kamu sangat besar. Kayu yang kamu bawa untuk membuat jembatan ternyata jelek dan rapuh sehingga menyebabkan seseorang jatuh dan kehilangan pedati beserta kudanya Partisipan yang terdapat dalam penggalan teks tersebut adalah a. Yang Mulia Hakim, tukang kayu b. Si Tukang kayu, pedati c. Yang Mulia hakim. Si Tukang kayu, Si Tukang Pedati d. Yang Mulia Hakim, Si Tukang Pedati e. Yang Mulia Hakim, si Tukang Kayu, Si Tukang Pedati, Pedati Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapapun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda, meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah hampir habis, Ia membuang puntung rokoknya begitu saja dan jatuh persis di sisi kaki kanannya.Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran ? Tidak tahu, apa gerangan yang telah saya perbuat? jawab Azam Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok, tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh... maaf terjatuh. Lalu, diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya lagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan, kenudian Ia pergi meninggalkan Azam Seandainya kalian menjadi Azam, apakah yang akan kalian lakukan pada saat petugas menegur? Paragraf tersebut terdapat kalimat langsung. Ada berapa kalimat langsung ... a. 4 b. 5 c. 6 d. 7 e. 8

10

................................................................................................................................................. Beberapa menit kemudian, sang Hakim bertanya kepada si pengawal, Hai Pengawal, apakah hukuman sudah dilaksanakan ? Si Pengawal menjawab, Belum, Yang Mulia, sulit sekali untuk melaksanakan. Sang Hakim bertanya, Mengapa sulit ? bukankah kamu sudah bisa

memenjarakan dan menyita uang orang? Si Pengawal menjawab, Sulit Yang Mulia. Si Pembantu badanya terlalu tinggi dan gemuk. Penjara yang kita punya tidak muat karena terlalu sempit dan si Pembantu itu tidak punya uang untuk disita. Sang hakim marah besar, Kamu bego amat! Gunakan dong akalmu, cari pembantu si Penjual kayu yang lebih pendek, kurus, dan punya uang! kemudian, Si Pengawal mencari pembantu Si Penjual Kayu yang lain yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Si Pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang bertanya kepada hakim, Wahai, yang Mulia hakim. Apa kesalahan hamba sehingga harus dipenjara ? Dengan entengnya sang hakim menjawab, Kesalahanmu adalah pendek, kurus, dan punya uang!!!! Setelah Si Pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang itu dimasukkan ke penjara dan uangnya disita, sang hakim bertanya kep[ada khalayak ramai yang menyaksikan pengadilan tersebut, saudara-saudara semua, bagaimanakah menurut kalian, peradilan ini sudah adil ? Masyarakat yang ada serempat menjawab, Adil!!! Apakah isi penggalan cerita anekdot tersebut a. Dalam teks anekdot tersebut tidak terdapat unsur lucu, tetapi menggambarkan kekonyolan bahwa orang yang tidak bersalah dihukum dan dimasukkan dalam penjara b. Teks anekdot tersebut menggambarkan kelucuan seorang pembantu rumah tangga yang gemuk dan bodoh c. C. Teks anekdot tersebut menggambarkan betapa lucunya Si Pembantu yang kurus dan Pendek dihukum dan dipenjara d. Teks Anekdot tersebut berisi ketidak seimbangan hukuman yang diterima oleh Pembantu yang berbadan kurus dan yang berbadan gemuk e. E. Teks anekdot tersebut mengkritik kepada majikan bahwa pembantu yang gemuk dan tinggi lebih baik daripada pembantu yang kurus dan pendek ................................................................................................................................................. Beberapa menit kemudian, sang Hakim bertanya kepada si pengawal, Hai Pengawal, apakah hukuman sudah dilaksanakan ? Si Pengawal menjawab, Belum, Yang Mulia, sulit sekali untuk melaksanakan. Sang Hakim bertanya, Mengapa sulit ? bukankah kamu sudah bisa memenjarakan dan menyita uang orang? Si Pengawal menjawab, Sulit Yang Mulia. Si Pembantu badanya terlalu tinggi dan gemuk. Penjara yang kita punya tidak muat karena terlalu sempit dan si Pembantu itu tidak punya uang untuk disita. Sang hakim marah besar, Kamu bego amat! Gunakan dong akalmu, cari pembantu si Penjual kayu yang lebih pendek, kurus, dan punya uang! kemudian, Si Pengawal mencari pembantu Si Penjual Kayu yang lain yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Antonim yang terdapat dalam penggalan cerita tersebut ada a. 2 b. 3 c. 4 d. 5 e. 6 ................................................................................................................................................. Beberapa menit kemudian, sang Hakim bertanya kepada si pengawal, Hai Pengawal, apakah hukuman sudah dilaksanakan ? Si Pengawal menjawab, Belum, Yang Mulia, sulit sekali untuk melaksanakan. Sang Hakim bertanya, Mengapa sulit ? bukankah kamu sudah bisa memenjarakan dan menyita uang orang? Si Pengawal menjawab, Sulit Yang Mulia. Si Pembantu badanya terlalu tinggi dan gemuk. Penjara yang kita punya tidak muat karena terlalu sempit dan si Pembantu itu tidak punya uang untuk disita. Sang hakim marah besar, Kamu bego amat! Gunakan dong akalmu, cari pembantu si Penjual kayu yang lebih pendek,

11

12

kurus, dan punya uang! kemudian, Si Pengawal mencari pembantu Si Penjual Kayu yang lain yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang. Si Pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang bertanya kepada hakim, Wahai, yang Mulia hakim. Apa kesalahan hamba sehingga harus dipenjara ? Dengan entengnya sang hakim menjawab, Kesalahanmu adalah pendek, kurus, dan punya uang!!!! Setelah Si Pembantu yang berbadan pendek, kurus, dan punya uang itu dimasukkan ke penjara dan uangnya disita, sang hakim bertanya kep[ada khalayak ramai yang menyaksikan pengadilan tersebut, saudara-saudara semua, bagaimanakah menurut kalian, peradilan ini sudah adil ? Masyarakat yang ada serempat menjawab, Adil!!! Penggalan Anekdot tersebut mengandung kata konjungsi..... a. 10 b. 11 c. 12 d. 13 e. 14 13 Keluarga Pemilik Pedati : Yang Mulia Hakim, saya tidak terima keluarga saya kehilangan pedati beserta kuda dan dagangan di dalamnya kerana jembatan yang dilalui roboh. Pembuat jembatan itu harus dituntut. Yang Mulia Hakim : Permohonanmu saya terima, panggil Si Pembuat Jembatan untuk diadili Pembuat jembatan : ( Si pembuat jembatan tentu protes dan tidak terima, ia melimpahkan kesalahan pada tukang kayu ). Yang Mulia Hakim, saya tidak bersalah, Si Tukang kayulah yang bersalah, karena menyediakan kayu yang buruk untuk membuat jembatan. Yang Mulia hakim : Pengawal, panggil Si Tukang kayu untuk mempertanggungjawabkan. Si Tukang Kayu : .............................................................................................................. Kalimat yang diucapkan Si Tukang kayu adalah.... a. Yang Mulia Hakim, apa kesalahan hamba sehingga hamba dipanggil ke persidangan ? b. Yang Mulia Hakim, saya berharap persidangan ini tidak menghakimi saya c. Yang Mulia Hakim, mengapa kesalahan ditimpakan kepada saya d. Yang Mulia Hakim, tidakkah saya sudah membuat jembatan dengan baik e. Yang Mulia Hakim, Saya pasrah apapun keputusan Yang mulia Hakim untuk saya

14

...........

Darman pingsan setelah melihat ada tulisan Ya Alloh, hanyutkan mereka yang tak ikhlas yang menempel di dinding. ........... 2 Tidak ketinggalan, darman juga meninjau salah satu daerah yang menjadi korban banjir. ........... 3 Akan tetapi, Darman sial. Ia terperosok ke selokan dan terseret oleh banjir. .......... 4 Mereka Membawa Sembako untuk dibagi-bagikan kepada korban banjir ........... 5 Pada malam Jumat, sejumlah politisi melakukan Blusukan ke daerahdaerah banjir. ......... 6 Darman ditolong oleh regu penyelamat. .......... 7 Ia menebar senyum dan menjadi pusat perhatian warga .......... 8 Lalu, Ia dibawa ke tempat yang aman. Urutan yang tepat untuk dialog tersebut di atas agar menjadi cerita yang bagus adalah....

15

a. 1,2,3,4,5,6,7,8 b. 5,4, 7, 2, 3,,1,6,8 c. 5,6,4,3,7,1,2,8 d. 4,5,3,6,7,1,2,8 e. 1,3,2,5,6,4,7,8 Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya Ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah habis, Ia membuang puntung Rokoknya begitu saja dan jatuh persis disisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran? Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat? Jawab Azam. Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok , tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh..., maaf terjatuh. Lalu diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya mlagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, Ia pergi meninggalkan Azam. Ada berapa kalimat langsang yang terdapat dalam teks tersebut ? a.3 b.4 c.5 d.6 e.7 Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya Ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah habis, Ia membuang puntung Rokoknya begitu saja dan jatuh persis disisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran? Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat? Jawab Azam. Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok , tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh..., maaf terjatuh. Lalu diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya mlagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, Ia pergi meninggalkan Azam. Konjungsi pertentangan yang terdapat dalam teks tersebut di atas terdapat pada kalimat.... a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya Ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah habis, Ia membuang puntung

16

17

Rokoknya begitu saja dan jatuh persis disisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran? Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat? Jawab Azam. Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok , tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh..., maaf terjatuh. Lalu diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya mlagi. Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, Ia pergi meninggalkan Azam. Apakah yang dilakukan azam.... a. Berpura-pura menjatuhkan rokoknya b. Mengelabuhi petugas dengan menjatuhkan puntung rokoknya c. Melakukan pelanggaran dengan membuang rokok d. Ketidaktahuan Azam tentang peraturan yang berlaku e. Membuang puntung rokok sembarangan Singapura termasuk salah satu negara yang bersih. 2. Siapa pun yang membuang sampah sembarangan bisa didenda meskipun hanya membuang puntung rokok. Suatu ketika Azam sedang berlibur, tetapi tampaknya Ia tidak tahu akan adanya peraturan itu. Ia merokok sendirian sambil duduk di bangku. Karena rokoknya sudah habis, Ia membuang puntung Rokoknya begitu saja dan jatuh persis disisi kaki kanannya. Tanpa disangka-sangka, tiba-tiba datang petugas dan menegur Azam dengan suara tegas. Tahukah Anda bahwa Anda telah melakukan pelanggaran? Tidak tahu. Apa gerangan yang telah saya perbuat? Jawab Azam. Anda telah membuang sampah sembarangan, yaitu puntung rokok , tegas petugas itu. Dengan sigap Azam menjawab, Oh..., maaf terjatuh. Lalu diambilnya puntung rokok itu serta langsung diisapnya mlagi.

18

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Petugas itu hanya terbelalak keheranan. Kemudian, Ia pergi meninggalkan Azam. Konjungsi pertentangan yang terdapat dalam teks tersebut di atas terdapat pada kalimat.... Teks tersebut di atas manakah yang termasuk dalam Krisis... a. 5 b. 6 c. 7 d. 8 e. 9 1 Suasana kelas biasa-biasa saja 2 KUHP diplesetkan 3 Seorang dosen memberikan kuliah Hukum Pidana 4 Kelas kembali berlangsung normal 5 Mahasiswa tercengang dan tertawa, sedangkan dosen menggelenggelengkan kepala Urutan yang benar agar struktur teks Anekdot ( Abstraksi, Orientasi, Krisis, Reaksi, dan Koda

19

20

) menmjadi urut adalah a. 1,2,3,4,5 b. 2,3,4,1,5 c. 5,4,2,3,1 d. 4,3,5,1,2 e. 3,1,2,5,4 Itu Sampah atau Apa ? Oleh : Adutya Yuda Kencana 1. Beritahu aku jika kau lihat 2. Itu sampah atau apa? 3. Di jalan ada sampah 4. Di selokan ada sampah 5. Di laci meja ada sampah 6. Di bus, truk, dan angkot ada sampah 7. Negeri kita ini apakah negeri sampah? 8. Lautan sampah? 9. Gunung sampah? 10. Atau tong sampah ? .......................................................... ........................................................... Penggalan Puisi di atas mengandung majas pengandaian Kalimat ke berapakah yang mengandung majas pengandaian? a. 1 b. 3 c. 5 d. 7 e. 9

21

22

23

24

Berikut ini merupakan definisi Negosiasi yang benar adalah.... a. Bentuk dialog antara dua orang atau lebih untuk mendapatkan persetujuan b. Interaksi soail untuk memenuhi permintaan yang diajukan oleh pihak lain c. Adanya dua kepentingan yang berbeda yang dijadikan satu agar kepentingan itu dapat berjalan dengan baik d. Interaksi sosial yang berfungsi untuk mencapai kesepakatan dua belah pihak e. Bentuk dialog antara pengusaha dan pegawai yang berbeda pendapat Berikut ini yang bukan merupakan alasan mengapa perlu adanya Negosiasi a. Karena adanya perbedaan dua belah pihak b. Karena adanya dua kepentingan yang berbeda c. Karena pihak yang berkepentingan perlu membuat kesepakatan d. Karena perlu adanya penyelesaian permasalahan yang dihadapi e. Karena ingin memenangkan satu pihak Serangkaian tindakan yang bukan merupakan cara bernegosiasi a. Mengajak untuk membuat kesepakatan b. Memberikan alasan mengapa harus ada kesepakatan c. Memenangkan salah satu pihak yang berkepentingan d. Memperjelas pandangan/alasan yang dikemukakan e. Menegaskan kembali tujuan negosiasi Cara-cara yang tidak santun yang dapat ditempuh agar komunikasi dalam negosiasi lancar. a. Menyesuaikan pembicaraan ke arah tujuan praktis b. Mengakomodasi satu pihak yang berkepentingan

25

c. Meengajukan pandangan baru d. Memberikan tanggung jawab sepadan pada masing-masing pihak e. Menerima saran dari kedua belah pihak ................................................................................................................................................. Manager Perusahaan : Tidak boleh demikian, kita harus mencari jalan tengah. Karyawan : Kami harus terpenuhi tuntutan yang kami ajukan, seperti janji bapak saat itu Manager Perusahaan : Saya akan mengususlkan kenaikan tersebut kepada direksi. Karyawan : Tidak bisa, Pak. Ini mkota Besar, semua dibeli memakai uang. Kami minta secepatnya untuk direalisasikan kenaikan gaji tersebut Manager Perusahaan: Kami tidak bisa berbuat apa-apa kalau tuttutan saudara harus dipenuhi semua. Dari penggalan dialog tersebut diatas merupakan salah satu bentuk negosiasi a. Win-Win Solution b. Lose-lose Solution c. Win- Lose solution d. Lose-win solution e. Win-lose-win solution Berikut ini yang bukan merupakan ciri negosiasi dilihat dari segi isinya. a. Negosiasi menghasilkan kemenangan b. Negosiasi menghasilkan keputusan saling menguntungkan c. Negosiasi merupakan sarana untuk mencari penyelesaian d. Negosiasi mengarah pada tujuan praktis e. Negosiasi memprioritaskan kepentingan bersama Pasangan tuturan yang bukan merupakan tuturan dalam dialog negosiasi adalah a. Mengucapkan salam- membalas salam b. Bertanya- menjawab c. Meminta- memenuhi permintaan d. Menawar-menolak tawaran e. Mengusulkan-menerima usulan Kalimat ungkapan Negosiasi yang santun ditunjukan pada kalimat a. Celaka, apa yang terjadi apabila semua karyawan melakukan demonstrasi ? b. Ya, tolong diusahakan bagaimana caranya agar kami dapat hidup layak. c. Kita harus teriakkan kepahitan kehidupan yang kita alami. d. Karyawan yang mogok kerja akan kena sanksi e. Seret semua para demonstran yang berbuat anarkis. .................................................................................................................................................. 1. Wakil Perusahaan : Saya akan mengusulkan kenaikan tersebut kepada direksi. Perusahaan hanya mampu menaikkan UMP sedikit. 2. Wakil Karyawan : Tapi usahakan lebih, Pak. Kami akan bekerja lebih keras lagi! 3. Wakil Perusahaan : Baiklah , akan saya coba. 4. Wakil Karyawan : Baik, Pak. Terimakasih. Boleh saya keluar. 5. Wakil Perusahaan : Ya, Silakan. Kalimat yang menunjukkan bahwa negosiasi telah berakhir terdapat pada kalimat a. 1 b. 2 c. 3 d. 4 e. 5 .........................................................................................................................................

26

27

28

29

30

1. Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari Kayu ? 2. Penjual : Ya , ada. Yang besar atau yang kecil ? 3. Pembeli : Yang sedang saja. 4. Penjual: Ya, ini, tidak terlalu besar dibuat dari kayu. 5. Pembeli : Ya, dari kayu yang saya cari 6. Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk sovenir. 7. Pembeli : Harganya berapa ? 8. Penjual : Tiga ratus ribu. 9. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu, Ya ? 10. PENJUAL : Belum boleh, Dua ratus delapan puluh lima ribu. 11. Pembeli : Tidak mau, kalau boleh dua ratus lima puluh ribu. 12. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam. 13. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu. 14. Penjual : Ya, sebenarnya inim belum boleh, tapi untuk nyonya boleh. Kalimat dialog yang merupakan kalimat pemenuhan terdapat pada nomer : a. 1,2,3 b. 4,5,6 c. 7,8,9 d. 10,11,12 e. 13,14 Soal-soal Uraian 1. Sebutkan 5 ciri negosiasi dilihat dari segi isinya ! 2. Sebutkan 6 tindakan yang dilakukan agar negosiasi berjalan lancar ! 3. Perbaiki surat kerjasama berikut ini agar menjadi surat kerjasama yang baik sesuai dengan kriteria! ( Harus ada : Kepala surat, Alamat surat, Nomer surat, Hal surat ,lampiran, Salam pembuka, kalimat pembuka, isi, kalimat penutup, Tempat dan tanggal pembuatan surat,jabatan pembuat surat, tandatangan, nama terang )

Yth. Tuan Henry Tompson Dengan hormat, Dengan surat ini, saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik Tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar harganya. Apabila Tuan tertarik, saya mengharapkan Tuan untuk mengajukan permintaan. Saya akan memberikan potongan harga yang menarik apabila Tuan membeli lebih dari satu kodi. Demikian surat penawaran saya. Saya berharap kita dapat bekerja sama dalam waktu yang tidak terlalu lama Jakarta, 5 Februari 2014 Hormat saya H. Fathoni 4. Lengkapi dialog berikut ini agar menjadi dialog negosiasi yang baik menurut struktur Dialog Negosiasi !( Orientasi, Permintaan, Pemenuhan, Penawaran,Persetujuan,

Pembelian, Penutup ) ............................................................................................................... Pembeli : Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang terbuat dari Kayu ? Penjual : Ya , ada. Yang besar atau yang kecil ? Pembeli : Yang sedang saja. Penjual: Ya, ini, tidak terlalu besar dibuat dari kayu. Pembeli : Ya, dari kayu yang saya cari Penjual : Bagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk sovenir. Pembeli : Harganya berapa ? Penjual : Tiga ratus ribu. Pembeli : Wah, mahal. Dua ratus ribu, Ya ? PENJUAL : Belum boleh, Dua ratus delapan puluh lima ribu. Pembeli : Tidak mau, kalau boleh dua ratus lima puluh ribu. Penjual : Belum boleh. Naik sedikit, Mam. Pembeli : Dua ratus tujuh puluh lima ribu. Penjual : Ya, sebenarnya inim belum boleh, tapi untuk nyonya boleh. ...................................................................................................................... 5. Buatlah Dialog Negosiasi Penjualan Barang dengan memenuhi kriteria ( Nama barang/Merk, harga, jumlah, bahan dasar pembuatan, bentuk barang, cara pembayaran, cara pengiriman, garansi. Antara Seorang Turis dengan Seorang pengusaha kain batik asal Yogyakarta.