Anda di halaman 1dari 6

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

DAFTAR ISI
Kata Sambutan General Manager PT PLN (Persero) P3B Kata Pengantar Lembar Pegesahan Daftar Distribusi Catatan Perubahan Dokumen Daftar Isi 1. Pemeliharaan Pemutus Tenaga 1.1. Manajemen Pemeliharaan 1.1.1. Permasalahan Pemeliharaan Peralatan 1.1.2. Manajemen Pemeliharaan Peralatan Penyaluran 1.2. Pengertian Dan Tujuan Pemeliharaan 1.3. Jenis-Jenis Pemeliharaan 1.4. Pemeliharaan Pemutus Tenaga 1.5. Prosedur Pelaksanaan Pemeliharaan 2. Teknik Tenaga Listrik 2.1. Pemutus Tenaga (PMT). 2.2. Dasar-Dasar Penyelesaian Gangguan, Fenomena Switching, dan Rating Pemutus Tenaga 2.2.1. Pengenalan 2.2.2. Rangkaian Paremeter RLC 2.2.3. Hubung Singkat Rangkaian RL Seri 2.2.4. SubTransient, Transient dan Steadystat 2.2.5. Pemutusan Arus padaPemutus Tanaga 2.2.6. Resistance Switching, Damping of TRV dan Opening Resistance 2.2.7. Pemutusan Arus Mangetisasi dan Pemotongan Arus 2.2.8. Penggunaan Opening Resistor 2.2.9. Pemutusan susunan Kapasitor dan Transmisi Tak Berbeban 2.2.10. Tegangan lebih Switching 2.3. Jenis Dan Macam-Macam Media Pemutus Pmt 2.3.1. PMT Dengan Media Pemutus Dengan Gas 2.3.1.1. Tipe Tekanan Ganda ( Double Pressure Type ), Dimana Pada Saat Ini Sudah Tidak Diproduksi Lagi 2.3.1.2. Tipe Tekanan Tunggal ( Single Pressure Type ). 2.3.1.3. Sifat-Sifat Gas Sf 6 2.3.1.4. Menentukan Tekanan Pengisian Gas Sf 6 2.3.1.5. Karakteristik Dan Sifat-Sifat Gas Sf 6 2.3.2. PMT Dengan Media Pemutus Menggunakan Udara 2.3.3. PMT Dengan Hampa Udara ( Vacuum Circuit Breaker ) 2.3.4. PMT Dengan Media Pemutus Mengguanakan Minyak 2.3.4.1. PMT Dengan Media Pemutus Menggunakan Banyak Minyak (Bulk Oil) 2.3.4.2. PMT Dengan Sedikit Minyak ( Low Oil Content Circuit Breaker ). 2.3.4.3. Fungsi Minyak Isolasi 2.3.4.4. Fungsi Nitrogen
Edisi : 01 Revisi : 00

i ii iii iv v 1 1 1 3 9 9 11 15 22 22 22 22 23 25 29 31 32 34 35 37 37 37 37 38 39 40 41 43 45 48 51 51 52 53 55

Halaman v

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

2.4. Bagian - Bagian Utama Pmt 2.4.1. Ruangan Pemutus Tenaga 2.4.1.1. Ruang Pemutus Tenaga Pada PMT Media Gas SF6 2.4.1.1.1. Proses Pembukaan PMT Media Gas SF6 2.4.1.1.2. Proses Pemasukan (Closing) Pada PMT Media Gas SF6 Yang Mempunyai Closing Resitor 2.4.1.1.3. Proses Pengeluaran (Opening)) Pada PMT Media Gas SF6 Yang Mempunyai Closing Resitor 2.4.1.2. Ruang Pemutus Tenaga Pada PMT Media Udara Hembus 2.4.1.2.1. Unit Pemutus Utama 2.4.1.2.2. Unit Pemutus Pembantu 2.4.1.2.3. Katup Kelambatan (C) 2.4.1.2.4. Pada Proses Pembukaan PMT 2.4.1.2.5. Pada Proses Penutupan PMT 2.4.1.2.6. Tahanan 2.4.1.2.7. Kapasitor 2.4.1.2.8. Pengatur Busur Api 2.4.1.2.9. Katub Hembus Dan Katub Pembuangan 2.4.1.2.10. Tangki 2.4.1.2.11. Sistem Udara Tekan 2.4.1.3. Ruang Pemutus Tenaga Pada PMT Media Menggunakan Minyak 2.4.1.3.1. Bagian Bagian Dari Ruang Pemutus PMT Dengan Banyak Menggunakan Minyak Adalah : 2.4.1.3.1.1. Tangki 2.4.1.3.1.2. Bushing 2.4.1.3.1.3. Kontak Kontak 2.4.1.3.1.4. Pengatur Busur Api 2.4.1.3.2. Bagian Bagian Dari Ruang Pemutus PMT Dengan Sedikit Menggunakan Minyak Adalah Busur Api 2.4.1.3.2.1. Kontak-Kontak 2.4.1.3.2.2. Kontak Tetap (Fixed Contact) 2.4.1.3.2.3. Kontak Bergerak (Moving Contact) Terdiri Dari 2.4.1.3.2.4. Pengatur Busur Api 2.4.1.3.3. Unit Pemutus (Breaking Unit) Merk ASEA Tipe HLR 2.4.1.3.3.1. Tipe Pemutus 2.4.1.3.3.2. Standar Pengenal (Standard Rating). 2.4.1.3.3.3. Cara Penggunaan 2.4.1.3.4. Unit Pemutus (Breaking Unit) Merk Delle 2.4.1.3.4.1. Prinsip Kerja Unit Pemutus Dengan Sedikit Menggunakan Minyak Merk Delle 2.4.1.3.4.2. Pada Proses Penutupan 2.4.1.3.4.3. Pada Proses Pembukaan 2.4.2. Bagian Penyangga 2.4.3. Mekanis Penggerak 2.4.3.1. Prinsip Kerja Dari Jenis-Jenis Mekanisme Penggerak PMT Pegas (Spring) 2.4.3.1.1. Proses Pengisian Pegas ( Spring Charger ) Sistem Dengan Pegas Pilin 2.4.3.1.2. Proses Pengisian Pegas ( Spring Charger ) Sistem Dengan Pegas Gulung (Scroll Spring )

55 56 57 58 59 60 61 61 61 62 64 64 65 65 67 667 67 68 71 71 71 74 74 76 77 77 77 78 78 80 83 83 84 86 87 87 87 91 95 95 95 96

Edisi : 01

Revisi : 00

Halaman vi

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

2.4.3.2. Mekanik Jenis Hidrolik 2.4.3.2.1. Bagian Utama ( Power Part ) 2.4.3.2.2. Bagian Pemicu (Pilot Part) 2.4.3.2.3. Bagian Pendukung ( Aux Part ) 2.4.3.2.4. Pengoperasian Pompa Hidrolik 2.4.3.2.5. Mekanis Penggerak PMT Hydraulic Spring 2.4.3.2.6. Skematik Diagram Hydraulic Dan Electrical 2.4.3.3. Mekanis Penggerak PMT JENIS PNEUMATIK 2.4.3.4. Mekanis Penggerak PMT JENIS AIR BLAST 2.4.3.4.1. System Udara Tekan 2.4.3.4.1.1. Fungsi Dari Masing - Masing Peralatan 2.4.3.4.1.2. Komponen Dari PMT 2.4.3.4.2. Mekanik Pada Operasi Switching ( Mechanics Of Switching Operations) 2.4.3.4.3. Monotring Phase Discrepancy 2.4.3.4.4. Kompressor Central 2.4.3.4.4.1. Azas Kompresor. 2.4.3.4.4.2. Teori Kompresi 2.4.3.4.4.3. Bagian-Bagian Dari Kompresor 2.4.3.4.4.4. Pemeriksaan Dan Pemeliharaan 2.4.3.4.4.5. Konstruksi Kompressor Jab Svb 600/250 3. Pengukuran Dan Pemeliharaan 3.1. Pengukuran Tahanan Isolasi 3.1.1. Umum. 3.1.2. Batas-Batas Tahanan Isolasi. 3.1.3. Prinsip Kerja. 3.1.3.1. Pemasangan Batere 3.1.3.2. Uji On / Off Dan Fungsi Skrup Koreksi 3.1.3.3. Plat Skala (Analog Display). 3.1.4. Pengukuran Tegangan Arus Searah Dan Arus Bolak Balik. 3.1.5. Pengukuran Tahanan Isolasi 3.1.6. Pemeliharaan Alat Ukur Tahanan Isolasi 3.1.6.1. Batere 3.1.6.2. Penyimpanan 3.1.6.3. Kabel Pengukuran 3.1.7. Cara Penggunaan / Cara Pengukuran 3.2. Pengukuran Tahanan Pentanahan 3.2.1. Umum 3.2.2. Penggunaan Alat Ukur Tahanan Tanah 3.2.2.1. Cara Penggunaan Alat Ukur Tahanan Tanah Kyuritsu Model 4102 3.2.2.2. Pengukuran Tahanan Tanah 3.2.2.3. Cara Penggunaan Alat Ukur Tahanan Tanah Merk Gossen Metrawatt Bauer [Geohm 2]. 3.2.2.4. Cara Kerja Alat Ukur Tahanan Tanah Merk Gossen Metrawatt Bauer [Geohm 2]. 3.3. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Media Pemutus 3.3.1. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Media Pemutus Gas Sf6 3.3.1.1. Umum
Edisi : 01 Revisi : 00

97 99 99 100 102 104 105 108 111 111 113 116 118 125 127 127 129 129 135 137 142 142 142 143 143 145 145 145 146 146 148 148 148 148 150 152 153 153 153 154 155 156 158 158 158

Halaman vii

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

3.3.1.2. Pemeliharaan PMT SF6 3.3.1.2.1. Pemeriksaan 3.3.1.2.2. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Gas SF6 3.3.1.3. Dampak Gas Sf6 3.3.2. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Media Pemutus Minyak (Oil) 3.3.2.1. Umum 3.3.2.2. Batas-Batas Dan Karakteristik Media Pemutus Minyak 3.3.2.3. Prinsip Kerja Alat Ukur/Uji Karakteristik Media Pemutus Minyak 3.3.2.4. Prosedur Pengukuran 3.3.2.5. Cara Penggunaan / Cara Pengukuran 3.3.2.6. PMT Dengan Sedikit Minyak (Low Oil Contents). 3.3.2.6.1. Pemeliharaan PMT 3.3.2.6.2. Pemeliharaan Pole PMT Type HLR 3.3.2.6.2.1. Menurunkan/Membuang minyak 3.3.2.6.2.2. Memindahkan Minyak 3.3.2.6.2.3. Mengisi Minyak 3.3.2.6.2.4. Mengisi Tekanan Nitrogen 3.3.2.6.2.5. Pengukuran Kapasitor 3.3.2.6.2.6. Pengukuran Listrik 3.3.2.6.3. Pemeliharaan Yang Lain 3.3.2.6.3.1. Pemeliharaan Insulator 3.3.2.6.3.2. Sistem batang Penggerak 3.3.2.6.3.3. Mekanik Yang Lain 3.3.2.6.3.4. Pelumasan 3.3.2.6.4. Peralatan Kerja Untuk Pemeliharaan 3.3.2.6.4.1. Peralatan Yang Digunakan 3.3.2.6.4.2. Pengukur Kecepatan 3.3.2.6.4.3. Pengisi Minyak 3.3.2.6.4.4. Alat Pemasang & Pelepas Plug Tip 3.3.2.6.4.5. Pengukuran Tingkat Keausan Kontak ( Burning ) 3.3.2.6.4.6. Untuk Memeriksa Kondisi ON 3.3.2.6.5. Jenis Pelumasan 3.3.2.7. Pemutus Tenaga Menggunakan Banyak Minyak ( Bulk Oil ) 3.3.2.7.1. Minyak Isolasi 3.3.2.7.2. Pemeliharaan 3.3.2.7.3. Prosedur Pemeliharaan 3.3.2.8. Metoda Dianogsis Hasil Pengukuran/Pengujian Karakteristik PMT Jenis Minyak 3.3.3. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Media Pemutus Vacum 3.3.3.1. Umum 3.3.3.2. Prinsip Kerja Alat Ukur. 3.3.3.3. Pengukuran / Pengujian Karakteristik Medium Pemutus Vacuum 3.3.3.4. Pemeliharaan Alat Ukur/Uji Karakteristik Media Pemutus 3.3.3.5. Cara Penggunaan / Cara Pengukuran. 3.3.3.6. Kiat Praktis Tentang Pengukuran / Pengujian 3.4. Pengukuran Tahan Kontak 3.4.1. Umum 3.4.2. Prinsip Dasar 3.4.3. Cara Pemakaian.
Edisi : 01 Revisi : 00

161 162 170 183 186 186 186 189 192 194 195 196 201 201 201 202 204 206 208 210 210 211 211 213 214 214 214 216 216 217 218 218 219 220 220 221 230 231 231 234 235 236 236 237 239 239 239 240

Halaman viii

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

3.4.4. Keselamatan Kerja. 3.5. Pengukuran Keserempakan (Breaker Analyzer) 3.5.1. Umum 3.5.2. Tujuan 3.5.3. Cara Pengujian Keserempakan Dan Waktu Kerja Pmt 3.6. Pengukuran Tegangan Minimum Coil 3.6.1. Tujuan. 3.6.2. Teori. 3.6.3. Pemeliharaan Dan Pengujian 3.6.4. Alat dan Material Yang Dibutuhkan 4. Pengukuran Dan Pemeliharaan Fungsi Mekanik Penggerak 4.1. Pengukuran Dan Pemeliharaan Mekanik Jenis Spring 4.1.1. Umum 4.1.2. Prinsip Kerja 4.1.3. Pemeliharaan PMT Sistem Mekanis Pegas ( Spring ) 4.1.3.1. Umum 4.1.3.2. Mekanisme Interlocking 4.1.3.3. Persiapan Pemeliharaan 4.1.3.4. Pengosongan Gas 4.1.3.5. Pembersihan 4.1.3.6. Korosi 4.1.3.7. Pelumasan 4.1.3.8. Elmen Pemanas 4.1.3.9. Drive Unit 4.1.3.10. Gir Penangkap 4.1.3.11. Dashpots 4.1.3.12. Sistem Link Dan Batere Pegas 4.1.3.13. Kontak Axiliary/Bantu 4.1.3.14. Block Terminal 4.1.4. Tabel Pemeliharaan 4.2. Pengukuran Dan Pemeliharaan Mekanik Jenis Hidrolik 4.2.1. Umum 4.2.2. Penggerak Mekanik Pmt Hidraulic Fx 12 / Fx 22 4.2.2.1. Pengertian 4.2.2.2. Skematik Diagram Hydraulic Dan Electrical 4.2.2.3. Cara Kerja 4.2.3. Minyak Hydrolic 4.2.3.1. Penggantian Minyak Hydrolic 4.2.3.2. Penggantian Filter Minyak Hydrolic 4.2.4. Pemeliharaan Sistem Hidrolik PMT FX 12 Dan FX 22 D 4.2.4.1. Pengertian 4.2.4.2. Jenis Pemeliharaan PMT Hidrolik FX 12 Dan FX 22 D 4.2.4.3. Pemeliharaan Korektif PMT Sistem Hidrolik 4.2.4.4. Proses Bleeding Sistem Hidrolik 4.2.4.5. Pengoperasian Pompa Hidrolik 4.2.4.5.1. Pengoperasian Secara Automatis 4.2.4.5.2. Pengoperasian Secara Manual 4.2.4.6. Pengujian / Pengukuran Sistem Hidrolik
Edisi : 01 Revisi : 00

241 244 244 244 244 256 256 258 259 262 264 264 264 264 268 268 269 271 272 273 273 273 273 274 275 277 278 279 281 281 284 284 285 285 287 288 290 290 291 292 292 293 294 294 299 300 300 301
Halaman ix

PT PLN (Persero) P3B

PANDUAN PEMELIHARAAN PMT

No. Dokumen Berlaku Efektif

: P3B/O&M PMT/001.01 :

4.2.4.6.1. Pengertian 4.2.4.6.2. Peralatan Uji 4.2.4.6.3. Pengujian Preinflation Accumulator 4.2.4.6.4. Pengujian Seting Presure Switch 4.2.4.6.5. Pengujian Konsumsi Dan Waktu Reinflation 4.3. Pengukuran Dan Pemeliharaan Mekanik Jenis Pneumatik 4.3.1. Tujuan 4.3.2. Pemeliharaan & Pengujian. 4.3.3. Alat Dan Material Yang Dibutuhkan 4.4. Pengukuran Dan Pemeliharaan Mekanik Jenis Air Blast 4.4.1. Umum 4.4.2. System Udara Tekan 4.4.3. Bagian - Bagian Pmt Udara Hembus 4.4.4. Fungsi Dari Masing - Masing Peralatan 4.4.5. Komponen Dari PMT 4.4.6. Mekanik Pada Operasi Switching ( Mechanics Of Switching Operations) 4.4.7. Monotring Phase Discrepancy 4.4.8. PMT Dengan Satu Control Block per Group 4.4.9. Pemeliharaan 4.4.10. Resume Apa dan Kapan Dipelihara 4.4.11. Peralatan Bagian Bawah PMT dan kolom Isolator Penyangga 4.4.12. Pekerjaan Pemeliharaan Lansung 4.4.13. Troubleshooting 4.4.14. Faulty Execution Of Operating Commands (Kegagalan Eksekusi Dari Perintah Perintah 4.4.15. Kebocoran Minyak Dari Kapasitor 5. 5.1. 5.2. 5.3. 5.4. Pengukuran Dan Pemeliharaan Kompressor Central Umum Azas Kompresor Teori Kompresi Bagian-Bagian Dari Kompresor 5.4.1. Silinder Dan Kepala Silinder (Cylinder & Cylinder Heat) 5.4.2. Torak Dan Cincin Torak Piston & Ring Piston) 5.4.3. Katup (Valve) 5.4.4. Poros Engkol Dan Batang Penggerak (Crankshaft & Connecting Rod) 5.4.5. Kotak Engkol (Crankcase) 5.4.6. Pembebas Beban ( Unloading) 5.4.7. Pelumasan. 5.4.8. Peralatan Bantu. 5.5. Pemeriksaan Dan Pemeliharaan 5.6. Pemeliharaan Bulanan Atau 100 Jam Operasi 5.7. Pemeriksaan Dan Pemeliharaan Tahunan Atau 2000 Jam Operasi Lampiran

301 301 302 302 305 308 308 308 320 323 323 323 324 325 328 330 337 337 338 339 339 342 343 344 345 346 346 346 347 348 348 349 349 349 350 350 351 351 353 357 358

Edisi : 01

Revisi : 00

Halaman x