Anda di halaman 1dari 7

MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA HIDRAMNION

Disusun oleh : 1. Asri Sulistiowati 2. Ferawati 3. Ibadurrokhman 4. Ratini 5. Susi Dwi Supartini

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN SURYA GLOBAL YOGYAKARTA 2006

BAB I TINJAUAN TEORI A. PENGERTIAN idramnion kadan!"kadan! disebut polihidramnion adalah dimana ban#akn#a air ketuban melebihi 2$$$ %%&Sarwono 'rawirahar(o) 2$$2:35*+. ,ormaln#a air ketuban palin! ban#ak pada min!!u ke 3* ialah seban#ak 1$3$ %%. pada akhir kehamilan tin!!al -.$ %% dan terus berkuran! sehin!!a pada min!!u ke 43 han#a 24$ %%. pada akhir kehamilan seluruh air ketuban di!anti dalam 2 (am berhubun! adan#a produksi dan pen!alihan &/bs!#ne) 0ni1ersitas 'ad(a(aran 2andun!) 1.*4: 55+. idramnion : 2 ma%am &2a!ian /bs!#ne F30,'AD2A,D0,4) 1.*4: 55+ a. hidramnion #an! %hronis dimana penambahan air ketuban perlahan"lahan) beran!sur"an!sur. b. idramnion #an! akut dimana penambahan air tuban ter(adi dalam beberapa hari. 2iasan#a ter(adi pada kehamilan muda pada bulan ke I5 atau 5 B. ETIOLOGI Sampai sekaran! etiolo!i hidramnion belum (elas. 6etapi diketahui bahwa hidramnion ter(adi bila &Sarwono 'rawirohar(o) 2$$2: 35*+ 1. 'roduksi air tuban bertambah Didu!a air tuban dibentuk oleh sel"sel amnion) air tuban dapat (u!a bertambah karena %airan lain masuk kedalam ruan!an amnion misaln#a air ken%in! (anin dan %airan otak pada anen%ephalus. 2. 'en!aliran air tuban ter!an!!u Air tuban #an! dibentuk se%ara rutin dikeluarkan dan di!anti den!an #an! baru. Salah satu %ara pen!eluaran ialah ditelan oleh (anin) diabsorbsi oleh usus kemudian dialirkan ke plasenta untuk akhirn#a masuk keperadaran ibu. 7kskresi air tuban akan ter!an!!u bila (anin tidak bias menahan seperti pada atrosia absophasi) anen%ephalus atau tumor"tumor plasenta.

'ada anen%ephalus dan spina bisida didu!a bahwa h#dramnion ter(adi karena transudasi %airan dari selaput otak dan selaput sum"sum belakan!. Selain dari pada itu anak anen%ephalus tidak menelan dan pertukaran air ter!an!!u karena pusatn#a kuran! sempurna hin!!aanak ini ken%in! berlebihan. 'ada atrosia oesopha!ia h#dramnion ter(adi karena anak tidak menelan. 'ada !emoli mun!kin disebabkan karena salah satu (anin pada kehamilan satu telur (antun!n#a lebih kuat dank arena itu (u!a men!hasilkan ban#ak air ken%in!. 8un!kin (u!a karena luasn#a amnion lebih besar pada kehamilan kembar. 3. Atau karena kedua"duan#a C. a. PATOGENESIS idramnion kronis 2an#ak di(umpai. 'ertambahan air ketuban ter(adi se%ara perlahan"lahan dalam beberapa min!!u atau bulan) dan biasan#a ter(adi pada kehamilan #an! lan(ut. b. idramnion akut 6er(adi pertambahan air ketuban #an! san!at tiba"tiba dan %epat dalam waktu beberapa hari sa(a. 2iasan#a terdapat pada kehamilan #an! a!ak muda) bulan ke 5 dan ke 9. komposisi dari air ketuban pada hidramnion) menurut pen#elidikan) serupa sa(a den!an air ketuban #an! normal. D. MANIFESTASI KLINIS a. Dindin! perut te!an! dan men!kilap b. Fundus uteri lebih tin!!i dari #an! semestin#a %. 2a!ian"ba!ian (anin sulit teraba d. 0ndulasi &!elomban! %airan+ mudah dirasakan e. Den#ut (anun! (anin ulit ditemukan seolah"olah terden!ar (auh) ke%uali den!an alat Doppler :. 3eluhan sesak na:as) karena uterus membesar terus mendesak dia:ra!ma) terasa n#eri karena te!an!n#a uterus sendiri. &/bs!#n II; dr. 8arwi S.; 2.$..3+.

'en!aruh atau 2aha#a hidramnion: 'ada anak : 3elainan letak) presentasi) posisi den!an se!ala akibatn#a. 'ada ibu : #peromosis !ra1idarum) solusio pla%enta) preeklam%ia dan e%lamsia den!an se!ala akibatn#a. 'artur prematulitas) sesak na:as dan n#eri. 3omplikasi: Dalam kehamilan : a. partus prematurus b. kelainan letak) presentasi) posisi partus lama Dalam persalinan : a. ketuban pe%ah awal b. partus lama %. inektia uteri d. in:eksi 'enan!anan : 'ada h#dramnion akut : penderita diistirahatkan) diberi sedati1e dan dilakukan amnio%entesis. Akan tetapi ada kemun!kinan besar bahwa %airan amnion tertimbun la!i. 'ada h#dramnion %hroni%a : penderita diistirahatkan dan diberi sedati1e. Foto roent!en harus dibuat untuk men%ari kemun!kinan kehamilan kembar. E. TERAPI 6erapi hidramnion diba!i 3 :ase: 1. <aktu hamil &di 23IA+ a. idramnion rin!an (aran! diberi terapi klinis) %ukup diobser1asi dan berikan terapi simtomatis. b. 'ada hidramnioan #an! berat den!an keluhan"keluhan) harus dirawat dirumah sakit untuk istirahat sempurna. 2erikan diet rendah !aram. /bat"obatan #an! dipakai adalah sedati1e dan oat deuresis. 2ila sesak hebat sekali sianosis dan perut te!an!) lakukan pun!si abdominal pada kanan bawah umbili%us.

Dalam satu hari dikeluarkan 5$$%% per(am sampai keluhan berkuran!. 3alau %airan dikeluarkan se%ara dikhawatirkan ter(adi his dan solusioplasenta) pala!i anak belum 1iable. 3omplikasi pun!si dapat berupa : a. timbul his) b. trauma pada (anin) %. terkenan#a or!an"or!an ron!!a perut oleh tusukan) dan d. in:eksi serta s#ok. 2ila sewaktu melakukan aspirasi keluar darah) umpaman#a (arum men!enai plasenta) maka pun!si harus dihentikan. 2. <aktu partus a. 2ila tidak ada hal"hal mendesak) maka sikap kita menun!!u. b. 2ila keluhan hebat) seperti sesak dan sianosis) maka lakukan pun!si trans1a!inal melalui ser1iks bila sudah ada pembukaan. Den!an memakai (arum pun!i tusuklah ketuban pada beberapa tempat lalu air ketuban akan keluar pelan"pelan. 2oleh (u!a memakai troikar. %. 2ila sewaktu pemeriksaan dalam ketuban tiba"tiba pe%ah) maka untuk men!halan!i air ketuban keluar den!an deras) masukkanlah tin(u kedalam 1a!ina seba!i tampon beberapa lama supa#a air ketuban keluar pelan" pelan. 8aksud semua ini adalah supa#a tidak ter(adi solusio plasenta) s#ok karena tiba"tiba perut men(adi koson!) atau perdarahan postpartum karena atonia uteri. 3. 'ostpartum b. arus hati"hati akan ter(adin#a perdarahan postpartum) (adi sebaikn#a lakukan pemeriksaan !olon!an dan tran:usi darah &donor+ serta sediakan obat uterotonika. %. d. 0ntuk ber(a!a"(a!a pasan!lah in:us untuk pertolon!an perdarahan postpartum. 3alau perdarahan ban#ak dan keadaan ibu setelah partus lemah) maka untuk men!hindari in:eksi berikan antibiotika #an! %ukup.

BAB II ASUHAN KEPERAWATAN A. Pengk !" n 1. 3elebihan berat badan) dispnea 2. Abdomen te!an! dan men!kilat 3. 7dema pada 1ul1a) tun!kai dan ekstremitas bawah 4. 'enin!katan ukuran utrus #an! tidak sesuai den!an usia !estasi) biasan#a disertai kesulitan dalam mempalpasi ba!ian"ba!ian (anin dan men!auskultasai (antun! (anin B. D" gn#$ P % H"%& 'n"#n : 1. Risiko terhadap kerusakan inte!ritas kulit #an! berhubun!an den!an re!an!an kulit #an! berlebihan sekunder akibat hidramnion 2. Risiko terhadap in:eksi 1a!inal #an! berhubun!an den!an kerentanan terhadap in:eksi monilial 3. 'erubahan ken#amanan: sakit kepala #an! berhubun!an den!an edema serebral atau hiperiribilitas 4. Risiko terhadap ketidak e:ekti:an penatalaksanaan pro!ram terapeutik #an! berhubun!an den!an ketidak%ukupan pen!etahuan C. In(e&)en$" %" gn#$ : 1. Resiko terhadap kerusakan inte!ritas kulit #an! berhubun!an den!an re!an!an kulit #an! berlebihan sekunder akibat hidramnion a. 3a(i inte!ritas kulit b. ka(i karakteristik warna) tektur kulit %. 2eri pelumas untuk kulit d. 3olaborasi denan dokter untuk dilakukan amnionesis untuk men!eluarkan %airan 2. Resiko terhadap in:eksi in:eksi monilial 1a!inal #an! berhubun!an den!an kerentanan terhadap

a. 8emantau tanda"tanda in:eksi seperti : hipertermi) leukositosis) takikardi dan lain" lain b. 8ani:estasi klien untuk melakukan perinial h#!ien %. 3olaborasi den!an dokter den!an membeikan antibiotik 3. 'erubahan ken#amanan: sakit kepala #an! berhubun!an den!an edema serebral atau hiperiribilitas a. 8en!enali adan#a rasa n#eri b. 8enden!arkan den!an penuh perhatian men!enai n#eri %. 8emperlihatkan bahwa anda sedan! men!ka(i n#eri karena anda in!in men!erti lebih baik &bukan untuk menentukan apakah n#eri tersebut benar"benar ada+ d. 2erikan indi1idu kesempatan untuk istirahat selama sian! dan den!an waktu tidur #an! tidak ter!an!!u pada malam hari & harus istirahat bila n#eri mereda+ e. 2i%arakan den!an indi1idu dan keluar!a pen!!unaan terapi distraksi) bersamaan den!an metoda lain meredakan n#eri :. A(arkan metoda distraksi selama n#eri &mis. 'rosedur #an! men#akitkan+ bukanlah suatu beban &mis. 8en!hitun! ba!ian dalam sebuah !ambar) men!hitun! apa sa(a dalam ruan!an)seperti pola pada wallpaper atau den!an penin!katan n#eri !. 2erikan indi1idu pereda rasa sakit #an! optimal den!an anal!esi% 4. Resiko terhadap ketidak e:ekti:an penatalaksanaan pro!ram terapeutik #an! berhubun!an den!an ketidak%ukupan pen!etahuan a. 3a(i tin!kat pen!etahuan pasien tentan! pentin!n#a penatalaksanaan pro!ram terapeutik b. 2erikan penkes tentan! penatalaksanaan pro!ram terapeutik %. 8ani:estasi klien untuk mematuhi pro!ram terapeutik men!hitun! dalam hati+= berna:as den!an teratur) menden!arkan musik dan menaikkan 1olumen#a se(alan