Anda di halaman 1dari 19

ALIRAN FLUIDA

DEFINISI
!! Fluida

adalah zat yang mudah berubah bentuk menurut wadah yang ditempatinya. Sebagai zat yang mudah mengalir, fluida tidak memberikan perlawanan yang permanen terhadap gaya yang bekerja. !! Contoh fluida : udara dan air

PERBEDAAN
Gas
!! Jarak

Cairan
!! Jarak

antar molekul jauh, sehingga bila volume diperkecil akan mengakibatkan jarak antar molekul makin dekat, sehingga jumlah tumbukan banyak, akibatnya tekanan menjadi besar

antar molekul

rapat !! Volume tetap

TEKANAN
!! Jumlah

cairan dapat dinyatakan dalam volume cairan atau massa cairan !! m = v x !! P = F/A

SIFAT FLUIDA
Densitas : massa yang terkandung dalam volume tertentu Pengaruh suhu: !! Rapat massa cairan akan turun, dengan naiknya suhu, tetapi tidak terlalu besar. !! Rapat massa gas akan turun, dengan naiknya suhu. Dengan persamaan gas ideal, hal ini sudah terlihat. P# Mr Pengaruh tekanan: "= R# T !! Rapat massa cairan sangat sedikit (tidak) terpengaruh oleh tekanan. Dinamakan fluida incompressible.
!! Rapat

massa uap/gas sangat terpengaruh oleh tekanan, seperti yang ditunjukkan pada persamaan di atas. Dinamakan fluida compressible.

Viskositas : ukuran mudah atau tidaknya fluida mengalir pada tegangan geser yang diterapkan Pengaruh suhu: !! Viskositas cairan akan turun, bila suhunya naik. !! Viskositas uap/gas akan naik, bila suhunya naik. ! Pengaruh tekanan: !! Viskositas cairan tidak banyak terpengaruh oleh perubahan tekanan. !! Viskositas gas/uap akan naik, dengan naiknya tekanan. Ada tekanan yang semakin tinggi, jarak molekul antar gas semakin kecil, sehingga gesekan antar molekul yang bergerak akan semakin besar.

Kompresibilitas : sifat yang menunjukkan mudah atau tidaknya suatu fluida dimampatkan Gas !! Fluida kompresible !! Kompresibilitas tinggi ! Liquid !! Fluida inkompresible !! Kompresibilitas rendah
!! Dalam

sistem aliran, kompresibilitas memegang peranan penting karena gas umumnya dialirkan melalui pemampatan dengan bantuan kompresor

Tegangan permukaan () Besarnya gaya tarik menarik antar molekul di permukaan fluida dalam interaksinya dengan permukaan tempat fluida

FLUIDA STATIS
!! Fluida

menggunakan tekanan ke semua arah. Pada titik tertentu dalam fluida diam, tekanan sama untuk semua arah.

FLUIDA DINAMIS
!! Apa

hubungan tekanan dengan aliran ? !! Jika tidak ada gaya-gaya tambahan yang mendorongnya, maka fluida akan mengalir dari yang bertekanan tinggi ke yang bertekanan rendah

JENIS-JENIS ENERGI
!! Fluida

mengalir dari posisi fluida berenergi tinggi ke posisi fluida yang berenergi lebih rendah. Dalam aliran fluida, energi yang diperhatikan adalah energi tempat (potensial), energi kinetik (gerak), energi tekanan, energi panas, energi yang hilang karena proses (gesekan dengan dinding, reaksi, dll.).

!!

!
!!

Energi potensial yaitu energi yang dimiliki materi karena letak/ketinggian materi tsb. Ep = m.g.z Energi kinetik yaitu energi yg dimiliki oleh materi jika dia bergerak dari satu lokasi ke lokasi lain dengan kecepatan tertentu. Ek = "mv2 Energi tekanan yaitu energi yang muncul karena kerja aliran, Ef = PV. Kerja (Ws) yaitu energi yang ditambahkan atau dikeluarkan melalui peralatan, misal : pompa Energi yang hilang karena gesekan (lost work by friction) Simbolnya sering lwf atau ef.

!
!!

!
!!

!!

PRINSIP-PRINSIP PERGERAKAN FLUIDA


!! Pada

kondisi steady state persamaan neraca energi perpindahan fluida dinyatakan sbb :
P2 " P1 g 1 Ws 2 2 + (z 2 " z1 ) + (v 2 " v1 ) + $ e f + =0 # gc 2g c m

!! Persamaan

ini dikenal dengan persamaan Bernoulli. Persamaan ini menjadi dasar perhitungan untuk aliran fluida incompressible. patokan, secara umum, fluida mengalir dalam pipa diinginkan pada kondisi turbulen. Kecepatan linear cairan berkisar antara 1 10 m/s. Kecepatan linear gas/uap 10 30 m/s.

!
!! Untuk

EFEK GESEKAN FLUIDA


!! Bila

fluida dialirkan dalam pipa silinder yang horisontal (dimana tidak ada perbedaan tinggi antara ujung yg satu dengan yg lainnya dan dengan kecepatan alir sama), fluida tersebut tetap akan mengalir. Saat akan mengalir, terjadi gesekan yg mengakibatkan energi fluida berkurang, sehingga tekanannya menjadi turun !! Penyebab lain kehilangan tekanan adalah adanya sambungan/fitting, valve, ekspansi disepanjang pipa tsb.

CONTOH
!! Jika

tinggi larutan NaOH dalam tangki penampung H, tentukan kerja yang harus diberikan oleh pompa untuk mengirim larutan NaOH ke reaktor netralisasi

ALAT TRANSPORTASI FLUIDA


!! Untuk

mengkompensasi kehilangan tekanan akibat gesekan/friksi !! Contoh : Pompa, Kompresor, Blower, Fan

Anda mungkin juga menyukai