Anda di halaman 1dari 20

PERENCANAAN DAN PEMILIHAN INTERVENSI

3.1

Penegakan diagnosis Gizi buruk ditegakkan berdasarkan tanda dan gejala klinis serta pengukuran

antopometri. Anak didiagnosis gizi buruk jika: a. BB/TB <-3 SD atau < ! " dari median #marasmus$ b. %dema pada kedua punggung kaki sampai seluru& tubu& #k'as&iorkor BB/TB (3SD atau marasmik-k'as&iokor BB/TB <-3SD$ Apabila BB/TB tidak dapat diukur) gunakan tanda klinis berupa anak tampak sangat kurus #visible severe wasting) dan tidak terdapat lemak atau masa otot pada kedua ba&u) lengan) bokong dan pa&a #baggy pants). *%+ dapat dibagi menjadi 3 derajat :
KEP Ringan BB/,$ !--!" baku median ./0-12/S3 dan/atau BB/TB$ -!-5!" baku median ./0-12/S KEP Sedang BB/, 4!- !" baku median ./0-12/S3 dan/atau BB/TB !--!" baku median ./0-12/S KEP Berat BB/, < 4!" baku median ./0-12/S3 dan/atau BB/TB < !" baku median ./0-12/S

3.1.1

Kriteria anak dengan gi i !"r"k Gizi buruk dapat dibagi menjadi 6 : Gizi buruk tanpa komplikasi o BB/TB : BB/TB: < -3 SD dan/atau3 o Terli&at sangat kurus dan/atau3 o Adan7a %dema dan/atau3 o 898A < ::); <m untuk anak 4-;5 bulan +asien gizi buruk tanpa komplikasi dapat ra'at jalan.

Gizi buruk dengan komplikasi) bila disertai sala& satu atau lebi& tanda berikut : o Anoreksia o +neumonia berat o Anemia berat o De&idrasi berat o Demam sangat tinggi o +enurunan kesadaran +asien &arus mendapatkan pera'atan intensi= di ruma& sakit.

3.1.#

A$"r %e&eriksaan

3.1.3

Stat"s n"trisi ,ntuk mengeta&ui status nutrisi pada anak dapat menggunakan +er<ent o=

9deal Bod7 .eig&t #9B.$) 7ang din7atakan dalam persen #"$. 9B. adala& berat ideal anak untuk tinggi a<tual (ideal weight for actual height). Sedangkan persentasi 9B. dapat di&itung dengan BB #saat diperiksa dibagi$ dibagi dengan 9B. )dan dikalikan dengan :!!" (Percent IBW is calculated as (actual weight divided by IBW) X 100 > > > > > !1"0 !110 $1"0 !%0$110 !'0$%0 !(0$'0 ) # obesity # overweight # nor&al # &ild &alnutrition # &oderate &alnutrition 9B. ini sendiri berguna untuk mengklasi=ikasikan kondisi gizi anak:

> )(0

#severe &alnutrition.

3.1.'

Meng(it"ng ke!"t"(an energi ,ntuk meng&itung kebutu&an energi pada anak dapat menggunakan @DA

#*eco&&ended +ietary ,llowance$ Age #7ear$ !-: :-3 ?-4 -5 :!-:6 :6-:@DA #k<al/kg .t$ :!!-:6! :!! 5! -! B : 4!- ! C : ;!-4! B : ;!-4! C : ?!-;!

Sedangkan untuk mengejar pen<apaian nutrisi pada anak malnutrisi dapat menggunakan rumus: K)a$ * RDA +k)a$,kg- .or (eig(t age/ 0 Idea$ 1eig(t +kg-// A Age at '&i<& a<tual &eig&t is at t&e ;!t& "-ile AA 9deal 'eig&t =or a<tual &eig&t 3.# Penata$aksanaan 2i i B"r"k Tatalaksana anak dengan gizi buruk dibagi menjadi beberapa =ase) 7aitu =ase stabilisasi) =ase transisi) dan =ase re&abilitasi. Ada :! &al 7ang &arus dilakukan dalam menatalaksana anak dengan gizi buruk) 7aitu:

Ta!e$ 1. Kerangka 3akt" Mana4e&en Anak dengan 2i i B"r"k Sta!i$isasi Step :. /ipoglikemi 6. /ipotermia 3. De&idrasi ?. %lektrolit ;. 9n=eksi 4. Bikronutrien . 2autious =eeding -. Bengejar pertumbu&an 5. Stimulasi sensori :!. +ersiapan =ollo'-up
a. Hi%og$ike&i
tanpa zat besi dengan zat besi

Transisi /ari 3-

D Re(a!i$itasi55 Binggu 6-4

/ari :-6

Semua anak dengan malnutrisi berat beresiko &ipoglikemia #glukosa dara& <;?mg/dl$ se&ingga setiap anak gizi buruk &arus diberi makan atau larutan glukosa/gula pasir :!" segera setela& masuk ruma& sakit. Tanda anak &ipoglikemia adala& letargis) nadi lema&) dan ke&ilangan kesadaran. Eika =asilitas setempat tidak memungkinkan untuk memeriksa kadar gula dara&) maka semua anak gizi buruk &arus dianggap menderita &ipoglikemia. Tata$aksana Segera beri C- ; pertama atau modi=ikasin7a bila pen7ediaann7a memungkinkan. Bila C- ; pertama tidak dapat disediakan dengan <epat) berikan ;! ml larutan glukosa atau gula :!" #: sendok te& munjung gula dalam ;! ml air$ se<ara oral atau melalui 1GT. 8anjutkan pemberian C- ; setiap 6-3 jam) siang dan malam selama minimal 6 &ari Bila masi& mendapat AS9 teruskan pemberian AS9 di luar jad'al pemberian C; Pe&anta"an Eika anak tidak sadar #letargis$) berikan larutan glukosa :! " se<ara intraFena #bolus$ seban7ak ; ml/kg BB) atau larutan glukosa/larutan gula pasir ;! ml dengan 1GT Beri antibiotik

Eika kadar gula dara& a'al renda&) ulangi pengukuran kadar gula dara& setela& 3! menit. Eika kadar gula dara& <;? mg/dl) ulangi pemberian larutan glukosa atau gula :!". Eika su&u rektal <3;);!2 atau bila kesadaran memburuk) mungkin &ipoglikemia disebabkan ole& &ipotermia) ulangi pengukuran gula dara& dan tangani sesuai keadaan #&ipotermia dan &ipoglikemia$ Pen)ega(an Beri makanan a'al #C- ;$ setiap 6 jam) mulai sesegera mungkin atau jika perlu) lakukan re&idrasi lebi& dulu. +emberian makan &arus teratur setiap 6-3 jam siang malam. !. Hi%oter&ia Dikatakan &ipotermia bila su&u aksila <3;);o2 Tata$aksana Segera beri makan C- ; #jika perlu) lakukan re&idrasi lebi& da&ulu$ +astikan ba&'a anak berpakaian #termasuk kepalan7a$. Tutup dengan selimut &angat dan letakan pemanas #tidak mengara& langsung kepada anak$ atau lampu di dekatn7a) atau letakan anak langsung pada dada atau perut ibun7a #metode kangguru$. Bila menggunakan lampu listrik) letakan lampu pijar ?! . dengan jarak ;! <m dari tubu& anak. Pe&anta"an Beri antibiotik sesuai pedoman. ,kur su&u aksila anak setiap 6 jam sampai su&u meningkat menjadi 34); !2 atau lebi&. Eika digunakan pemanas) ukur su&u setiap setenga& jam. /entikan pemanasan bila su&u men<apai 34);!2. +astikan ba&'a anak selalu tertutup pakaian atau selimut) terutama pada malam &ari. +eriksa kadar gula dara& bila ditemukan &ipotermia Pen)ega(an

8etakkan tempat tidur di area 7ang &angat) di bagian bangsal 7ang bebas angin dan pastikan anak selalu tertutup pakaian/selimut Ganti pakaian dan seprei 7ang basa&) jaga agar anak dan tempat tidur tetap kering /indarkan anak dari suasana dingin Biarkan anak tidur dengan dipeluk orangtuan7a agar tetap &angat terutama di malam &ari Beri makan C- ; atau modi=ikasin7a setiap 6 jam) mulai sesegera mungkin) sepanjang &ari) siang dan malam. ). De(idrasi 2ukup sulit menentukan status de&idrasi se<ara tepat pada anak dengan gizi buruk) &an7a dengan menggunakan gejala klinis saja. Anak gizi buruk dengan diare <air) bila gejala de&idrasi tidak jelas anggap de&idrasi ringan. Tata$aksana Eangan gunakan in=us untuk re&idrasi) ke<uali pada kasus de&idrasi berat dengan s7ok Beri @esomal) se<ara oral atau melalui 1GT) lakukan lebi& lambat dibanding jika melakukan re&idrasi pada anak dengan gizi baik. o Beri ; ml/kgBB setiap 3! menit untuk 6 jam pertama o Setela& 6 jam) berikan resomal ;-:! ml kg/kgBB/jam berselang-seling dengan C- ; dengan jumla& 7ang sama) setiap jam selama :! jam o Eumla& 7ang pasti tergantung seberapa ban7ak anak mau) Folume tinja 7ang keluar dan apaka& anak munta&. Selanjutn7a berikan C- ; se<ara teratur setiap 6 jam Eika masi& diare) beri @eSoBal setiap kali diare. ,ntuk usia <: ta&un: ;!-:!! ml setiap BAB) usia H :ta&un : :!!-6!! ml setiap BAB. Pe&anta"an +antau kemajuan proses re&idrasi dan perbaikan keadaan klinis setiap G jam selama 6 jam pertama. *emudian tiap jam sampai :! jam berikutn7a. .aspada ter&adap gejala kelebi&an <airan 7ang bisa mengakibatkan gagal jantung dan kematian. +eriksa =rekuensi napas) =rekuensi nadi) =rekuensi miksi dan jumla& produksi urin) serta =rekuensi BAB dan munta&. Eika ditemukan tanda kelebi&an

<airan #=rekuensi napas meningkat ;I/menit dan =rekuensi nadi :;I/menit$) &entikan pemberian <airan/@esomal segera dan lakukan penilaian ulang setela& : jam Pen)ega(an Eika anak masi& mendapat AS9) lanjutkan pemberian AS9 +emberian C- ; sesegera mungkin Beri @eSoBal seban7ak ;!-:!! ml setiap BAB <air3 d. 2angg"an kesei&!angan e$ektro$it Semua anak dengan gizi buruk mengalami de=isiensi kalium dan magnesium 7ang mungkin membutu&kan 'aktu 6 minggu atau lebi& untuk memperbaikin7a. Terdapat kelebi&an natrium total dalam tubu&) 'alaupun kadar natrium serum mungkin renda&. %dema dapat diakibatkan ole& keadaan ini. Eangan obati edema dengan diuretikum. Tata$aksana ,ntuk mengatasi gangguan elektrolit diberikan *alium dan Bagnesium 7ang suda& terkandung di dalam larutan Bineral BiI 7ang ditamba&kan dalam C;) C-:!! atau @eSoBal. e. Mengo!ati in.eksi +ada gizi buruk) gejala in=eksi 7ang biasa ditemukan seperti demam) seringkali tidak ada) pada &al in=eksi ganda merupakan &al 7ang sering terjadi. 0le& karena itu) anggapla& semua anak dengan gizi buruk mengalami in=eksi saat mereka datang ke ruma& sakit dan segera tangani dengan antibiotik. /ipoglikemia dan &ipotermia merupakan tanda in=eksi berat Tata$aksana Antibiotik spektrum luas o Eika tidak ada komplikasi atau in=eksi n7ata) beri *otrimoksazol per oral #6; mg SBJK;TB+/kgBB$ setiap :6 jam selama ; &ari o Ampisilin #;! mg/kgBB 9B/9L setiap 4 jam selama 6 &ari$) dilanjutkan dengan Amoksisilin oral #:; mg/kgBB setiap - jam selama ; &ari$ atau ampisilin oral #;! mg/kgBB setiap 4 jam selama ; &ari$ se&ingga total selama &ari) ditamba& Gentamisin # ); mg/kgBB/&ari 9B/9L$ setiap &ari selama &ari Laksin <ampak jika berumur H4 bulan dan belum perna& mendapatkann7a) atau jika anak berumur (5 bulan dan suda& perna& diberi Faksin sebelum berumur 5 bulan. Tunda imunisasi bila s7ok. 5

Pe&anta"an Eika terdapat anoreksia setela& pemberian antibiotik di atas) lanjutkan pengobatan sampai seluru&n7a :! &ari penu&. Eika na=su makan belum membaik) lakukan penilaian ulang men7eluru& pada anak. Berikan setiap selama 6 minggu: .. De.isiensi at gi&ari i &ikro BultiFitamin Tata$aksana Asam =olat #; mg pada &ari :) dan selanjutn7a : mg/&ari$ Seng #6 mg Jn elemental/kgBB/&ari$ Tembaga #!)3 mg 2u/*gBB/&ari$ Cerosul=at 3 mg/kgBB/&ari setela& BB naik #mulai =ase re&ibilitasi$ Litamin A diberikan se<ara oral pada &ari ke-: #ke<uali bila tela& diberikan sebelum dirujuk$ dengan dosis ;!.!!! 9, # G kapsul biru$ untuk anak < 4 bulan) :!!.!!! 9, #: kapsul biru$ untuk anak 4-:6 bulan) dan 6!!.!!! 9, #: *apsul mera&$ untuk anak :-; ta&un. 3 g. Pe&!erikan &akanan Si=at utama dari pemberian makanan a'al adala& : Bakanan dalam jumla& sedikit tetapi sering dan renda& osmolaritas maupun renda& laktosa Berikan se<ara oral atau melalui 1GT) &indari penggunaan parenteral %nergi :!! kkal/kgBB/&ari +rotein: :-:); g/kgBB/&ari 2airan : :3! ml/kgBB/&ari #bila edema berat beri :!! ml/kgBB/&ari$ Eika anak masi& mendapat AS9) lanjutkan) tetapi pastikan ba&'a jumla& C- ; 7ang ditentukan &arus dipenu&i. (. Me&!erikan &akanan "nt"k t"&!"( ke4ar Tanda 7ang menunjukan ba&'a anak tela& men<apai =ase ini adala& kembalin7a na=su makan dan edema minimal atau &ilang Tata$aksana 8akukan transisi se<ara berta&ap dari C- ; ke =ormula tumbu& kejar #C-:!!$ : Ganti C- ; dengan C-:!! beri C-:!! sejumla& 7ang sama dengan C- ; selama 6 &ari berturut-turut. Selanjutn7a naikkan jumla& C-:!! seban7ak :! ml setiap kali pemberian sampai anak tidak mampu meng&abiskan atau tersisa sedikit. Biasan7a &al ini terjadi ketika pemberian =ormula men<apai 6!! ml/kgBB/&ari. Dapat pula digunakan bubur atau makanan pendamping AS9 7ang dimodi=ikasi se&ingga kandungan energi dan proteinn7a sebanding dengan C-:!! Setela& transisi berta&ap) beri anak : +emberian makan 7ang sering dengan jumla& tidak terbatas #sesuai kemampuan anak$ %nergi: :;!-66! *al/*gBB/&ari :! +rotein : ?-4 g/*gBB/&ari

Bila anak masi& mendapat AS9) lanjutkan pemberian AS9 tetapi pastikan anak suda& mendapat C-:!! sesuai kebutu&an karena AS9 tidak mengandung <ukup energi untuk menunjang tumbu&-kejar. Bakanan-terapeutik-siap saji #ready to use therapeutic food M @,TC$ 7ang mengandung energi seban7ak ;!! *al/sa<&et 56 g dapat dipergunakan pada =ase re&abilitasi Pe&anta"an /indari terjadin7a gagal jantung. Amati gejala dini gagal jantung #nadi <epat dan napas <epat$. Eika nadi maupun =rekuensi napas meningkat #pernapasan naik ;I/ menit dan nadi 6;I/menit$ dan kenaikan ini menetap selama 6 kali pemeriksaan dengan jarak ? jam berturut-turut) maka &al ini merupakan tanda ba&a7a dan di<ari pen7ebabn7a. 8akukan segera : *urangi Folume makanan menjadi :!! ml/*gBB/&ari selama 6? jam Tingkatkan perla&an-la&an sebagai berikut: ::; ml/kgBB/&ari selama 6? jam berikutn7a :3! ml/kgBB/&ari selama ?- jam beikutn7a Selanjutn7a) tingkatkan setiap kali makan dengan :! ml sebagaimana sebelumn7a Atasi pen7ebab i. Peni$aian ke&a4"an *emajuan terapi dinilai dari ke<epatan kenaikan berat badan setela& ta&ap transisi dan mendapat C-:!!: Timbang dan <atat BB setiap pagi sebelum diberi makan /itung dan <atat kenaikan BB setiap 3 &ari dalam gram/kg/&ari Eika kenaikan BB : *urang #<; g/kgBB/&ari$ anak membutu&kan penilaian ulang lengkap Sedang #;-:! g/kgBB/&ari) periksa apaka& target asupan terpenu&i) atau mungkin ada in=eksi 7ang tidak terdeteksi Baik #(:!g/kgBB/&ari$ 3.3 Peren)anaan dan Pe&i$i(an Inter6ensi 2i i B"r"k di P"skes&as So$okan 7er"k

::

8angka&-langka& a. ,pa7a +reFenti=:

7ang

&arus

dilakukan

untuk

pen<ega&an

dan

penanggulangan gizi buruk 7aitu : Bendata semua keluarga 7ang memiliki ibu &amil) ba7i dan anak balita. Belakukan pen7ulu&an kepada keluarga tersebut mengenai pentingn7a makanan bergizi Belakukan pen7ulu&an kepada kelurga tersebut untuk rutin memeriksakan diri ke bidan dan memeriksakan ba7i dan anak balita ke pos7andu Belakukan pen7ulu&an mengenai pentingn7a imunisasi dasar b. ,pa7a +romoti=: Bemberita&ukan mas7arakat mengenai gejala dan tanda malnutrisi Bemberita&ukan kepada mas7arakat untuk bergerak akti= untuk segera memberita&ukan kader/bidan desa setempat jika ada keluarga 7ang memiliki kemungkinan malnutrisi agar dapat diperiksakan ke pela7anan kese&atan dan mendapatkan penanganan selanjutn7a. <. ,pa7a *urati= Bemberikan pela7anan ra'at jalan didampingi ole& kader terlati& atau petugas kese&atan Bemberikan makanan tamba&an se<ara berkala +emberian imunisasi dasar dan Fitamin A

:6

BAB IV PELAKSANAAN +enemuan anak dengan gizi buruk di 'ila7a& Solokan Eeruk) menggunakan data rutin &asil penimbangan anak di pos7andu) &asil pemeriksaan di =asilitas kese&atan #+uskesmas dan jaringann7a) @uma& Sakit dan dokter/bidan praktek s'asta$) &asil #operasi timbang anak$. +ada kasus ini) ditemukan anak dengan gizi buruk tanpa komplikasi) se&ingga masi& dapat dilakukan pengobatan ra'at jalan. Adan7a perkembangan pada kasus dapat dinilai dari eFaluasi rutin 7ang dilakukan kader dan bidan desa saat pos7andu rutin. laporan kader/mas7arakat lainn7a$ dan skrining akti=

:3

BAB 8 M9NIT9RIN2: EVAL;ASI DAN SARAN

8.1

Monitoring 2ara pemantauan dilakukan berdasarkan :

:$ Status gizi +engukuran BB setiap minggu) pengukuran TB setiap : bulan dilakukan ole& tenaga kese&atan saat pos7andu 6$ +emeriksaan *linis Diperiksa ole& dokter +uskesmas setiap kali kunjungan. 8.# E6a$"asi

a. Dilakukan selama 4 bulan untuk anak 7ang mengikuti program pela7anan anak gizi buruk b. %Faluasi program satu ta&un sekali: men<akup jumla& anak 7ang mengikuti program) lulus) Drop 0ut #D0$) dan meninggal 8.3 Saran

a. Disediakann7a =ormulir pen<atatan kartu status b. Setiap keluarga dengan anak gizi buruk diberikan <atatan &arian 7ang diisi ole& kader atau keluarga

:?

BAB IV PELAKSANAAN

:;

2a&!ar #. Mekanis&e Res%on Ce%at Penangg"$angan 2i i B"r"k,K"rang

+elaksanaan pen<ega&an gizi buruk 7ang dapat dilaksanakan di +uskesmas Solokan Eeruk adala& sebagai berikut. '.1. ;%a<a Pre6enti.

:4

+elati&an kader dan bidan desa mengenai program kese&atan anak di puskesmas Bengadakan pen7ulu&an kepada mas7arakat 7ang dilakukan setiap berlangsungn7a kegiatan pos7andu mengenai topik-topik terkait kese&atan anak seperti: o Gizi seimbang o +emberian AS9 dan B+-AS9 sesuai usia anak dan kondisi anak o +entingn7a pengukuran berat dan tinggi badan di pos7andu setiap bulan o +entingn7a pemberian imunisasi dasar dan Fitamin A

+emberian makanan tamba&an pemuli&an #B+-AS9$ kepada balita 7ang berat badann7a tidak naik atau gizi kurang *onseling kepada ibu-ibu 7ang anakn7a mempun7ai

gangguan pertumbu&an Belakukan kunjungan ruma& ter&adap anak-anak 7ang *BS n7a berada di garis kuning #gizi kurang$ untuk menilai =aktor risiko lingkungan '.#. ;%a<a Pro&oti. Bengadakan sosialisasi dan pembekalan kepada para kader dan bidan desa mengenai gizi buruk dan <ara pengenalann7a di mas7arakat #berdasarkan klinis dan *BS$ Ben7elenggarakan +BT pen7ulu&an 7ang dapat dilakukan pada 'aktu tertentu pada kegiatan pos7andu +en7ulu&an kepada mas7arakat mengenai gizi buruk dan mengenali gejala-gejalan7a 7ang melibatkan tenaga kese&atan dan petugas program gizi puskesmas Belati& kader dan bidan desa untuk segera melapor apabila ditemukan kasus gizi kurang se&ingga dapat segera ditatalaksana sebelum menjadi gizi buruk

Belakukan kunjungan ruma& pada anak 7ang diketa&ui mengenai gizi kurang agar dapat diketa&ui =aktor risiko lingkungann7a

'.3.

;%a<a K"rati. Bemberikan +BT-+emuli&an bagi balita dengan berat badan berada di pita 'arna kuning atau di ba'a& garis mera& #BGB$ berupa susu) kue) dan makanan gizi seimbang Berujuk pasien gizi buruk dengan komplikasi ke ruma& sakit agar mendapat penanganan kompre&ensi= Belakukan kunjungan ruma& untuk memantau perkembangan kese&atan balita dengan ri'a7at gizi kurang/buruk Bengakti=kan pusat pemuli&an gizi #++G$ sebagai pemekaran pos7andu agar dapat ber=ungsi sebagai tempat pera'atan anak gizi buruk tanpa pen7akit pen7ulit

:-

BAB V M9NIT9RIN2 DAN EVAL;ASI

8.1. Monitoring *eber&asilan program pen<ega&an/penanggulangan gizi buruk dilakukan melalui pemantauan usa&a-usa&a 7ang dilakukan puskesmas terkait gizi buruk ole& tenaga gizi puskesmas. /al 7ang paling seder&ana adala& penga'asan pemberian +BT ter&adap anak 7ang berpotensi menjadi gizi buruk. Diperlukan juga kunjungan ke ruma& anak 7ang sebelumn7a dilaporkan gizi kurang/gizi buruk untuk menilai status gizin7a saat ini. 8.#. E6a$"asi %Faluasi dilakukan dengan meninjau data pelaporan gizi kurang/gizi buruk di +uskesmas Solokan Eeruk serta temuan kader di 'ila7a& jangkauann7a.

:5

DA=TAR P;STAKA Direktorat Gizi Bas7arakat. @espon 2epat Gizi Buruk. Eakarta: Departemen *ese&atan @9) Direktorat Eenderal Bina *ese&atan Bas7arakat3 6!!-. Be&rman) @i<&ard %.) BD.) et. al. 6!!!. -elson .e/tboo0 of Pediatrics 11th ed. +enns7lFania : .. B. Saunders 2ompan7. Banagement o= SeFere Balnutrition: A Banual =or +&7si<ians and 0t&er Senior /ealt& .orkers. GeneFa: .orld /ealt& 0rganization3 :555. Seal) A. Adopting t&e ./0 Gro't& Standards =or Diagnosis and 2lassi=i<ation o= A<ute Balnutrition in %mergen<ies: An Assessment o= @esour<e 9mpli<ations. 8ondon: ,28 2entre =or 9nternational &ealt& and DeFelopment) 9nstitute o= 2&ild /ealt&. .alker) ..A.) .atkins) E.B.) Duggan) 2. 1utrition in +ediatri<s. /amilton: B2 De<ker 9n<3 6!!3. ./0 2&ild Gro't& Standards and t&e 9denti=i<ation o= SeFere A<ute Balnutrition in 9n=ants and 2&ildren. ./0 and ,192%C3 6!!5.

6!