Anda di halaman 1dari 15

Tata Ibadah Natal Pemuda GKPS 2011

Thema : HitaDo Saksi Ni Kristus "Lah. 1 : 8" Sub Tema : Pasirsir ma Kuria in Ase Matoras Ibagas na MandalankonPandiloon ni Tuhan (Epesus 4:11-14)

1. Barisan Prosesi sambil menyanyikan Ku MasukRuang Maha Kudus Ku masuk ruang maha kudus Dengandarah anak domba Ku masuk dengan hati tulus Menyembahyang maha kuasa Ku menyembah-Mu, ku sembah-Mu Ku menyembah-Mu, ku sembah-Mu Sbab nama-Mu kudus, kudus, Tuhan Sbab nama-Mu kudus, kudus, Tuhan

2. Nyanyian Pujian HariIni, HarinyaTuhan Hari ini, hari ini harinyaTuhan, harinya Tuhan Mari kita, mari kitabersukaria, bersukaria Hari ini harinya Tuhan Marikita bersukaria Hari ini, hari iniharinya Tuhan. This is the day, this isthe day that The Lord has made That the Lord has made. Wewill rejoice, we will Rejoice and be glad init, and be glad in it Thisis the day that The Lord has made

We will rejoice and be glad in it This is theday, this is the day that the Lord has made.

3. Votum Introitus Doa P : Mari kitabangkit berdiri ! Didalam nama Allah Bapa dan nama AnakNya Tuhan Yesus Kristusdan nama Roh Kudus yang menciptakan langit dan bumi, Amin. J : Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah namaNya, buatlah jalan bagi Dia yangberkendaraan melintasi awan-awan. Dialah Tuhan beria-rialah dihadapanNya. Haleluya Haleluya Haleluya P : Akusangat menanti-nantikan Tuhan lalu Ia menjenguk aku dan mendengar teriakkuminta tolong. J : Keadilantidaklah kusembunyikan dalam hatiku, kesetiaanMu dan keselamatan dariMukubicarakan, kasihMu dan kebenaranMu tidak ku diamkan kepada jemaat yang besar. P : EngkaulahTuhan, janganlah menahan rahmatMu dariku, kasih dan kebenaranMu kiranya menjagaaku selalu. J : Berkenanlah kiranya Engkau, ya Tuhan, untuk melepaskan aku, Tuhan segeralahmenolong aku. P : Pertolongan Tuhan tidak terbatas, Dia datang untuk membebaskan kita darikesengsaraan dan ketertindasan, pujilah Ia sebab Ia baik. Pujilah Iadengan segala kemuliaanNya. J : Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangMu, dan raja-raja kepadacahaya yang terbit bagimu. P : Marilahkita berdoa :

KepadaMu ya Tuhan, ku angkat jiwaku : Allahku, kepadaMu aku percaya, janganlahkiranya aku mendapatkan malu, janganlah musuhku beria-ria atas aku. Ya, semuaorang yang menantikan Engkau takkan mendapat malu, yang mendapat malu ialahmereka yang berkhianat, dengan tidak ada alasannya. Beritahukanlahjalan-jalanMu kepadaku, ya Tuhan, tunjukkan itu kepadaku. P+J : Amin.(Jemaat dipersilahkan duduk kembali)

4. Pujian: Kidung Jemaat No. 3 : 1+3 Kami puji dengan riang Dikau, Allah yang besar; bagai bunga trima siang, hati kami pun mekar. Kabut dosa dan derita, kebimbangan, tlah lenyap. Sumber suka yang abadi, bri sinarMu menyerap. Semuanya yang Kaucipta memantulkan sinarMu. Para malak, tata surya naikkan puji bagiMu. Padang, hutan, dan samudra, bukit, gunung, dan lembah, margasatwa bergembira, ngajak kami pun serta.

5. Liturgi Penciptaan (iringan: KJ 64 :1 ) Bila kulihat bintang gemerlapan dan bunyi guruh riuhkudengar, ya Tuhanku, tak putus aku heran melihat ciptaanMu yang besar. Maka jiwaku pun memujiMu: Sungguh besar Kau, Allahku! Maka jiwaku pun memujiMu: Sungguh besar Kau, Allahku!

Prolog : Kesempurnaandan keindahan ciptaan Allah adalah sumber sukacita dan kekaguman tiada tara. Terpujilah Tuhan Allah Pencipta.

1. Bukalah matamu, lihatlahkeindahan di sekelilingmu, gunung-gunung yang berdiri kokoh, bukit-bukit yang menggelombang, lembah-lembah yang menghampar luas dicipta oleh Allah Mahakuasa. 2. Arahkan pandanganmu kelangit biru, lihatlah bulan perak dan bintang gemerlapan bagaikan karpet permadani dengan kilauan indah dan mempesona bak canvas bagi kreasi tanganAllah. 3. Perhatikanlah laut dansamudera raya, betapa kayanya mereka diberkati untuk menunjang kehidupan dan menjadi lumbung sukacita . Nikmatilah kecantikan aliran air yang mengalir danterjun menuju laut dan danau. 4. Amatilah bagaimana geloraair mengalir di sungai dan ketenangannya kala sampai di muara, cerminan kuasa dan ketenangan Allah Pencipta. 5. Selidikilah gerak kehidupandi sekelilingmu, kagumilah rona hijau berhiaskan ribuan warna , lukiskan kekayaan hayati pemberianYang Maha Tinggi. 6. Pandanglah bagaimanaburung-burung dan bintang di daratan mencari kepuasan pada buahbuah dan bunga-bunga . Lihatlah wajah-wajah di sekitarmu, betapa semuanya segambardengan Allah pembentuk dan pemberi nafas kehidupan baginya. 7. Nikmatilah keindahan beragammacam kupu-kupu hasil karya seni Ilahi, berawal dari ulat yang menjijikkan berkembang terus tanpa henti hingga mencapai kemuliaannya, demikian Ia menciptakita yang berawal dari debu tanah menuju kehidupan penuh mulia. 8. Hatiku bersukacita ya Allahdan tidak akan tinggal diam, bagiMulah kemuliaan kekal sampai selama-

lamanya. Amin.

6. Koor (2) 7. Liturgi Kejatuhan Manusia dalam Dosa (iringan: KJ 29:1-3) 1. Di muka Tuhan Yesus betapa hina diriku. Kubawa dosa-dosaku di muka TuhanYesus. 2. Di muka Tuhan Yesus tersungkurkarna dosaku, Kubuka kerinduanku di mukaTuhan Yesus. 3. Di muka Tuhan Yesus ku insaf akan salahku; bertobat kini hatiku di muka TuhanYesus. Prolog : Hidup yang baik tidak mampu memuaskan hatimanusia. Merasa kurang, itulah isi keinginnan manusia. Apakah yang terjadiketika manusia hidup di dalam dosa? Setiap hari kita melihat kemajuan yang akan terjadi. Tekhnologi semakin canggih, hampir semua keinginan terpenuhi. Namun apa dampak yang dihasilkan? Lihatlah setiap manusia mementingkan dirinya sendiri. Tidak ada yang perduli lagi dengan sesamanya. Kekuasaan yang melanda hati manusia telah menciptakan sifat egoisme. Manusia lain yang tidak berkuasa kembali menjadi budak. Yang kuat semakin kuat, yang lemah semakin lemah.Kaya semakin kaya, miskin semakin miskin. Kebaikan di upayakan oleh pemerintahnya, dianggap sebagai dongeng belaka. Perbuatan baik diukur dengan uang. Manusia hidup ditengah-tengah perhambaan akan uang.Adik tidak lagi menghargai abangnya. Orangtua tidak lagi dianggap sebagai sumber hikmat Ilahi. Penghargaan semakin kurang. Mungkinkan kita mampu bertahan dalam situasi yang demikian?Kapan semua ini akan berakhir? Kerakusan manusia menciptakan bencana alam yang tidak dapat lagi dibendung. Pagar alam menjadi rusak dan bercacat. Hutan tidak lagi mampu bernyanyi. Laut tidak mampu lagi berkilauan. Udara tidak lagi bersih, air telah tercemar. Semua menjadi rusak.Hukum tidak dihargai, semua menganggap sebuah kebaikan. Menghalalkan segala cara adalah salah satu jalan pintas. Budaya semau gue semakin hidup. Teguran dan sapaan tidak lagi terngiang. Semua telah pudar.

8. Pujian : Kidung Jemaat No. 37a :1-2 1.Batu Karang yang teguh, Kau tempatku berteduh.

Karna dosaku berat dan kuasanyamenyesak, Oh, bersihkan diriku oleh darahlambungMu. 2. Walau aku berjerih danmenangis tiada henti, apapun usahaku, takmenghapus dosaku. Hanya oleh kurbanMuKauslamatkan diriku. 9. Liturgi Janji Keselamatan (iringan: Kidung Jemaat 85:1-2) 1. Kusongsongbagaimana, ya Yesus, datangMu? Engkau Terang buana, Kau Surya hidupku! Kiranya Kau sendiri Penyuluhjalanku, Supaya kuyakini tujuanjanjiMu. 2. Kaum Sion menaburkankembang di JalanMu; ku ikut mengelukanDikau di hatiku. Kunyanyi Hosiana, ya Raja,tolonglah! PadaMulah kiranyahambaMu berserah. Prolog : Allah tidak mampu melihat manusia terushidup di dalam dosa. Berasal dari hatiNya, Ia tergerak oleh belas kasihan yangdalam kepada manusia. Allah ingin menusia hidup dan beroleh keselamatan. Bagaimanakah janji Allah itu terhadap manusia? 1. Sesungguhnya Aku mengutusseorang malaikat berjalan di depanmu, untuk melindungi engkau di jalan dan untuk membawa engkau ke tempat yang telah Kusediakan. 2. Angkatlahkepalamu, hai pintu-pintu gerbang, dan terangkatlah kamu, hai pintu-pintu yangberabad-abad, supaya masuk Raja Kemuliaan "Siapakah itu RajaKemuliaan?" "TUHAN, jaya dan perkasa, TUHAN,

perkasa dalampeperangan! " 3. Aku akan bertindak terhadap engkau: Akuakan memurnikan perakmu dengan garam soda, dan akan menyingkirkan segala timahdari padanya. 4. Aku akan mengembalikan para hakimmuseperti dahulu, dan para penasihatmu seperti semula. Sesudah itu engkau akandisebutkan kota keadilan, kota yang setia." 5. Sion akan Kubebaskan dengan penghakimanyang adil dan orang-orangnya yang bertobat akan Kubebaskan dengan tindakan yangbenar. 6. Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnyahendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendakmenyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia! 7. Maka terang bulan purnama akan seperti terang matahari terik dan terang matahari terik akan tujuh kali ganda, yaitu seperti terangnya tujuh hari, pada waktu TUHAN membalut luka umat-Nya dan menyembuhkan bekas pukulan. 8. Katakanlah kepada orang-orang yang tawarhati: "Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkankamu!" 9. Pada waktu itu mata orang-orang buta akandicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. 10. Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan

bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala.

10. Pujian Kidung Jemaat 94 :1-2 1. Hai kota mungil Betlehem,betapa kau senyap; bintang di langit cemerlangmelihat kau lelap. Namun di lorong glapmu bersinarTrang baka: Harapanmu dan doamu kiniterkabullah. 2. Sebab bagimu lahirMesias, Tuhanmu; malaikatlah penjagaNyadi malam yang teduh. Hai bintang-bintang fajar,britakan Kabar Baik: Sejahtera di dunia!Segala puji naik!

11. Liturgi Kelahiran (iringan:KJ 102:1) Didalam palungan, tiada yang lain TerbaringlahYesus berbalutkan kain Bintangnyadi langit mengkilap terang DanYesus tertidur lelap dan tenang

Prolog : Janji keselamatan yang Allah telah berikan, kini disempurnakan. Bumi yang masih didiami oleh kegelapan segera melihat terang. Siapakah Raja Keselamatan yang dijanjikan oleh Allah itu? Marilah kita mendengarkan penuturan Alkitab.

1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itubersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segalayang telah dijadikan. 2. Dalam Dia ada hidup dan hidupitu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalamkegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya. 3. Firmanitu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihatkemuliaanNya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak TunggalBapa, penuh kasih karunia dan kebenaran. 4. Kelahiran Yesus Kristus adalah sepertiberikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata iamengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri. 5. Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kotadi Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangandenganseorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawanitu Maria. 6. Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata:"Salam, hai engkau yang dikaruniai , Tuhan menyertai engkau." Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalamhatinya, apakah arti salam itu. 7. Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karuniadi hadapan Allah. Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akanmelahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus. 8. Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itumungkin terjadi, karena aku belum bersuami?" 9. Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa AllahYang Mahatinggi akan menaungiengkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah. 10. Pada waktu itu Kaisar Agustus mengeluarkansuatu perintah, menyuruh mendaftarkan semua orang di seluruh dunia. Inilahpendaftaran yang pertama kali diadakan sewaktu Kirenius menjadi wali negeri diSiria. 11. Demikian juga Yusuf pergi dari kotaNazaret di Galilea ke Yudea, ke kotaDaud yang bernama Betlehem, karena ia berasal dari keluarga danketurunan Daud-- supaya didaftarkan bersamasama dengan Maria, tunangannya,yang sedang mengandung.

12. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untukbersalin,dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, laludibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan ,karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. 13. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawananternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhandi dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangatketakutan. 14. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangantakut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besaruntuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaituKristus, Tuhan ,di kotaDaud. Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayidibungkus dengan lampin dan terbaring di dalam palungan."

12. Penyalaan Lilin Sambil bernyanyi Malam Kudus Malam kudus, sunyi senyap, dunia terlelap Hanya dua berjaga terus Ayah bunda mesra dan kudus Anak tidur tenang Anak tidur tenang Malamkudus, sunyi senyap, KabarBaik menggegap Balasorga menyanyikannya Kaumgembala menyaksikannya LahirRaja Syalom,Lahir Raja Syalom

13. Liturgi Ragam Bahasa ( Iringan KJ. 119 : 1-2) 1. Hai dunia, gembiralah dan sambut Rajamu! Dihatimu terimalah! Bersama bersyukur, Bersama bersyukur, Bersama sama bersyukur! Bersama-sama bersyukur

2. Hai dunia, elukanlah Rajamu, Penebus! Hai bumi, laut, gununglembah, bersoraklah terus,Bersoraklah terus, bersorak-soraklah terus!

Prolog : Yesus adalah manifestasi kasih Allah yang begitubesar bagi dunia ini. Yesus datang untuk menyelamatkan segala bangsa dan suku.Hai semua bangsa sambutlah Yesus untuk keselamatan bagimu. 1. Bahasa Aceh Sabab po teu Allah lumpah thatgeugash keu manusia lam donya nyoe, nyang kheueh Gobnyan geubri Aneuk Gobnyannyang tunggai, mangat tieb-tieb ureung nyang meuiman ubak Gobnyan hana binasa,teuma meuteum udeb seujati dan keukai. 2. Bahasa Karo Sabap bege pengkelengi Dibatadoni enda, maka ibereikenna Anakna si tonggal, gelah ola bene ise pe si tekibas ia, tapi dat kegeluhen si rasa lalap. 3. Bahasa Pakpak Ai bagen ngo ngkelleng atDbata midah dunia n, Iberrken ngo AnakNa sada-sada i, asa ulang mago gennepsipercaya bai Anak idi, tapi asa kenggelluhen siamman sumendah bana. 4. Bahasa Simalungun Ai sonon do holong ni uhur niNaibata bani dunia on, pala do Anakni na sasada in iberehon, ase ulang magouganup na porsaya Bani, tapi ase hagoluhan na sadokah ni dokahni bani. 5. Bahasa Toba Ai songon on do holong ni rohani Debata di portibi on, pola do AnakNa na sasada i dilehon, asa unang magoganup angka na porsea di Ibana, asa hangoluan na salelenglelengna di ibana. 6. Bahasa Angkola Angke songon i ma holong ni rohani Debata di portibi on jabat dilehen Ia AnakNia na sasada i anso sude halak naporsaya tu Sia nada mago, tapi maruli di ngolu na manongtong. 7. Bahasa Nias

Si man sa wa'omasi Lawalanginsi guli dan, no ibe'e Nononia andr, si ha sambua, ena' so tekiko dozisamati chnia, ena' so chra wa'auri si l aetu. 8. Bahasa Minangkabau Karano baitu gadang kasiah Allahpado dunia-ko, sahinggo Tuhan alah mangaruniakan AnakNya nan tungga itu, supayosatiok urang nan picayo kapadoNyo indak binaso, malainkan baroleh iduik nankaka. 9. Bahasa Palembang Kerno besak nian kasih-Nyo padodunio, laju dienjukke-Nyo budak lanang sikok-sikok-Nyo, sehinggo siapo ba yangpecayo pada-Nyo indak binaso,tapi idup sepanjangan. 10. Bahasa Mentawai Kis te bulat kopet katetbagania Taikamanua ka taikapolak, pat aknangan Togania sisasara, bul tilang sia sangamberi simatonem baga ka tubunia, tpoi raiikepak lpurimanuaiat sipulelelek samba sitaitatat. 11. Bahasa Serawai (Bengkulu) Karnau Allah sayang nian ngandeniauni, mangku Diau la ngenjuakka Ana'Au diau gi sughang itula, supayaubilang jemau diau percayau ngan Diau nidau benasau, tapitu bulia idup empaiselelamaunyau. 12. Bahasa Sunda Karana kacida mikaasihna Allahka alam dunya, nepi ka masihkeun Putra tunggal-Na, supaya sakur anu percaya kaAnjeunna ulah binasa, tapi meunang hirup langgeng. 13. Bahasa Jawa Awitdene Gusti Allah anggonengasihi marang jagad iku nganti masrahake Kang Putra ontanganting, supayasaben wong kang pracaya marang Panjenengane aja nganti nemu karusakan, nangingnduwenana urip langgeng. 14. Bahasa Madura Karana bariya kataresnaannaAllah ka alam dunnya, kangse marengngagi Pottrana se settong, sopaja sepatoreng se parcaja ka Salerana ta nemmowa calaka, tape andia odi se langgeng. 15. Bahasa Bali

"Santukan kadi asapunikaageng sih pasuecan Ida Sang Hyang Widi Wasa marep ring jagate, jantos Idamaicayang Putran Idane sane tunggal, mangda asing-asing anak sane pracaya ringIda, sampunang katiben pati, nanging molih urip langgeng. 16. Bahasa Indonesia Karena begitubesar kasih Allah akan dunia ini , sehingga Iatelah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orangyang percaya kepada-Nya tidakbinasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. 17. Bahasa Mandarin Shen ai shiren, shenzhi jiangtade dushengzi cigei tamen, jiao yiqie xin ta de, buzhi miewang, fan deyongsheng. 18. Bahasa Jepang Kami wa, jitsu ni, sonohitorikko o o-atae ni natta hodo ni, yo o ai sareta. Sore wa miko o shinjirumono ga, hitori toshite horobiru koto naku, eien no inochi o motsu tame dearu. 19. Bahasa Inggris For God so loved the world, thathe gave his only begotten Son, that whosoever believeth in him should notperish, but have everlasting life. 20. Bahasa Jerman Weil Gott die Welt geliebt, dasser seinen einzigen Sohn hingab, damit jeder, der an ihn glaubt, nicht zugrundegeht, sondern ewiges Leben habe.

14. Pujian Kidung Jemaat 99 : 1-2 1. Gita sorga bergema, Lahir Raja mulia! Damai dan sejahtera turun dalamdunia. Bangsa-bangsa, bangkitlah danbersoraklah serta, Permaklumkan Kabar Baik; LahirKristus, Trang ajaib! Gita sorga bergema, Lahir Rajamulia! 2. Yang di sorga disembahKristus, Raja yang baka,

Lahir dalam dunia dan MariabundaNya. Dalam daging dikenal FirmanAllah yang kekal; Dalam Anak yang kecilnyatalah Imanuel! Gita sorga bergema, Lahir Raja mulia!

15. Renungan Natal 16. Pujian Kidung Jemaat 110:1-3 (Mengumpulkan Persembahan) 1. Di Betlehem tlah lahir seorang Putera. Semoga ku menjadi abadi milikNya, Sungguh, sungguh, abadi milikNya. 2. Hatiku kubenamkan di dalamkasihNya; padaNya kuserahkan dirikuslamanya, sungguh, sungguh, dirikuslamanya. 3. Ya Yesus, Kau kucinta sepanjang hidupku; bagiku makin indah cahaya kasihMu, sungguh, sungguh, cahaya kasihMu 17 . Doa Penutup dan Berkat P J P J : : : : Di tengah wajah kehidupan yang penuhkebencian Pakailah kami ya Tuhan menyatakan terangkasih-Mu Di tengah wajah kehidupan yang penuh kegelisahan Pakailah kami ya Tuhanmenyatakan terang damai sejahtera-Mu Di tengah wajah kehidupanyang penuh penderitaan : Pakailah kami Ya Tuhan menyatakan terangkepedulian-Mu

P : J

P J :

Di tengah wajah kehidupan yang penuhkepalsuan Pakaiah kami Ya Tuhanmenyatakan terang kebenaran-Mu Di tengah wajah bopengkehidupan

P :

J : Pakailah kami ya Tuhan untuk menyatakanterang yang memulihkan wajahkehidupan P : Pergilah dalam damai untuk melayani Allahdan sesama Pergilah dalam damai untuk memulihkan terang kehidupan J : Syukur kepada Allah

P : Anugerah Tuhan Yesus Kristus dan kasih Allah Bapa serta persekutuan Roh Kudus menyertaikita sekalian sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin

18. Postlidium (Meyanyikan ) Bapa trima kasih Bapa trima kasih Bapa di dalam surga Kubri trima kasih, Ami

SELAMAT HARI NATAL 25 - 26 Desember 2011 & TAHUN BARU 01 Januari 2012

TUHAN YESUS MEMBERKATI