Anda di halaman 1dari 19

PROTEKSI RADIASI

Keselamatan radiasi (proteksi radiasi) merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan atau teknik yang mempelajari masalah kesehatan manusia dan lingkungan yang berkaitan dengan pemberian perlindungan kepada seseorang/sekelompok orang ataupun kepada keturunannya terhadap kemungkinan yang merugikan kesehatan akibat pajanan radiasi. Tujuan dari proteksi radiasi adalah untuk mencegah terjadinya efek deterministik yang membahayakan dan mengurangi terjadinya efek skotastik serendah mungkin. Meskipun alat sinar-x yang dipergunakan di bidang kedokteran gigi pada umumnya berkemampuan rendah tetapi efek biologis yang ditimbulkan tidak dapat diabaikan begitu saja. !rogram proteksi radiasi bertujuan melindungi para pekerja radiasi serta masyarakat umum dari bahaya radiasi yang ditimbulkan akibat penggunaan "at radioaktif dan atau sumber radiasi lainnya. #da tiga hal penting yang perlu mendapatkan perhatian untuk mencegah terjadinya kecelakaan radiasi sehubungan dengan pengoperasian instalasi radiologi yaitu $ %) #danya peraturan perundangan dan standar keselamatan. &) !embangunan instalasi dilengkapi dengan sarana peralatan keselamatan kerja dan sarana pendukung lainnya yang sempurna sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya dengan memperhatikan laporan analisis keselamatan berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku dan ketentuan lain yang ditetapkan oleh instansi yang ber'enang. () Tersedianya personel dengan bekal pengetahuan yang memadai dan memahami sepenuhnya tentang keselamatan kerja terhadap radiasi. I. A. Organisasi Proteksi Radiasi !roteksi radiasi yang baik bergantung pada organisasi proteksi radiasi yang efisien dan efektif. Tanggung ja'ab dan ke'ajiban serta 'e'enang organisasi proteksi radiasi harus dinyatakan secara jelas. !embentukan organisasi ini dimaksudkan agar ada kejelasan ke'ajiban dan tanggung ja'ab yang berhubungan dengan keselamatan kerja terhadap radiasi agar tidak tumpang tindih satu sama lainnya. #da tiga unsur utama dalam organisasi proteksi radiasi ini yaitu $ penguasa instalasi petugas proteksi radiasi dan pekerja radiasi. 1. Penguasa Instalasi PRINSIP PROTEKSI RADIASI

!enguasa instalasi mempunyai tanggung ja'ab tertinggi terhadap keselamatan personel dan anggota masyarakat lain yang berada di dekat instalasi di ba'ah penga'asannya. )amun demikian tidak berarti bah'a personel lain dapat menghindar dari tanggung ja'ab ini apabila kecelakaan yang terjadi sebagai akibat dari kelalaiannya. !engalaman menunjukkan bah'a pekerja radiasi yang bagaimanapun cakapnya tidak dapat selalu memikirkan dan melaksanakan semua persyaratan keselamatan karena kesibukannya. *leh karena itu perlu adanya organisasi atau orang yang secara khusus diberi tugas memperhatikan masalah keselamatan radiasi ini. +ila perlu penguasa instalasi dapat menunjukkan dirinya sendiri untuk tugas ini dan bila perlu dapat pula membentuk komisi keselamatan radiasi. ,alam melaksanakan tanggung ja'abnya penguasa instalasi harus melaksanakan tindakan-tindakan sebagai berikut $ Membentuk organisasi proteksi radiasi dan atau menunjuk petugas proteksi radiasi (!!-) dan bila perlu !!- pengganti. .anya mengi"inkan seseorang bekerja dengan sumber radiasi setelah memperhatikan segi kesehatan pendidikan dan pengalaman kerja menggunakan sumber radiasi. Menjelaskan kepada semua pekerja radiasi tentang adanya potensi bahaya yang ditimbulkan akibat penggunaan sumber radiasi dalam tugasnya serta memberi latihan proteksi radiasi. Menyediakan fasilitas dan peralatan serta sarana kerja yang diperlukan untuk bekerja dengan sumber radiasi Menyediakan prosedur kerja (/*!) Menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi pekerja radiasi dan pelayanan kesehatan bagi pekerja radiasi. Memberitahu instansi yang ber'enang dan instansi yang terkait (misal kepolisian dan ,inas !emadam Kebakaran) apabila terjadi bahaya radiasi atau keadaan darurat lainnya. 2. Petugas Proteksi Radiasi (PPR) !etugas proteksi radiasi bertugas membantu penguasa instalasi dalam melaksanakan tanggung ja'abnya di bidang proteksi radiasi. /ebagai pengemban tanggung ja'ab tersebut !!- diberi 'e'enang untuk mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut $ Memberi instruksi teknis dan administrasi baik secara lisan atau tertulis kepada pekerja radiasi tentang keselamatan kerja terhadap radiasi yang baik. 0nstruksi ini harus jelas dan mudah dimengerti dan dilaksanakan (misal dalam bentuk 1uklak).

Mengambil tindakan untuk menjamin agar tingkat penyinaran serendah mungkin dan tidak akan pernah mencapai batas tertinggi yang berlaku Mencegah dilakukannya perubahan terhadap segala sesuatu yang dapat menimbulkan kecelakaan radiasi. Mencegah kehadiran orang lain yang tidak berkepentingan ke dalam daerah pengendalian. Menyarankan kepada penguasa instalasi tentang pemeriksaan kesehatan bagi pekerja radiasi apabila diperlukan dan melaksanakan pemonitoran radiasi serta tindakan proteksi radiasinya.

3. Peker a Radiasi (Radiogra!er) /emua pekerja radiasi ikut bertanggung ja'ab terhadap keselamatan radiasi di daerah kerjanya. ,engan demikian pekerja radiasi berke'ajiban untuk $ Mengetahui radiasi. Melaksanakan petunjuk pelaksanaan kerja yang telah disusun oleh !!- dengan benar. Melaporkan setiap gangguan kesehatan yang dirasakan dan diduga akibat penyinaran lebih atau masuknya radioaktif ke dalam tubuhnya. Memanfaatkan sebaik-baiknya peralatan keselamatan kerja yang tersedia serta bertindak hati-hati aman dan disiplin untuk melindungi baik dirinya sendiri maupun pekerja lain. Melaporkan kejadian kecelakaan bagaimanapun kecilnya kepada !!-. memahami dan melaksanakan semua ketentuan keselamatan kerja

". Asas#asas Proteksi Radiasi 2alsafah tentang proteksi radiasi muncul dengan diterbitkannya publikasi 03-! )o. &4 Tahun %566. 7ntuk mencapai tujuan proteksi radiasi yaitu tercapainya keselamatan dan kesehatan bagi pekerja masyarakat dan lingkungan maka dalam falsafah proteksi radiasi diperkenalkan tiga asas proteksi radiasi yaitu $

1. Asas $asti!ikasi atau Pe%&enaran #sas ini menghendaki agar setiap kegiatan yang dapat mengakibatkan pajanan radiasi hanya boleh dilaksanakan setelah dilakukan pengkajian yang cukup mendalam dan

diketahui bah'a manfaat dari kegiatan tersebut cukup besar dibandingkan dengan kerugikan yang dapat ditimbulkannya. &. Asas O'ti%isasi (A(ARA) #sas ini mengendaki agar pajanan radiasi yang berasal dari suatu kegiatan harus ditekan serendah mungkin dengan mempertimbangkan faktor ekonomi dan sosial. #sas ini juga dikenal dengan sebutan #8#-# atau As Low As Reasonably Achieveble. 3. Asas Pe%&atasan Dosis Perorangan #sas ini menghendaki agar dosis radiasi yang diterima oleh seseorang dalam menjalankan suatu kegiatan tidak boleh melebihi nilai batas yang telah ditetapkan oleh instansi yang ber'enang.

II. PEN)ENDA(IAN RADIASI A. Nilai "atas Dosis (N"D) *ang di&erlakukan di Indonesia. )ilai batas dosis yang diberlakukan di 0ndonesia dituangkan dalam /urat Keputusan ,irektur 1enderal +adan Tenaga #tom )asional )omor $ !) 9(/%49/,1/:5 tentang Ketentuan Keselamatan Kerja terhadap -adiasi. !eraturan tersebut disusun lebih banyak mengacu kepada !ublikasi 03-! )o. &4 Tahun %566. +erikut ini disajikan beberapa peraturan tentang sistem pembatasan dosis baik untuk pekerja radiasi maupun masyarakat bukan pekerja radiasi. )ilai batas dosis yang ditetapkan dalam ketentuan tersebut bukan merupakan batas tertinggi yang apabila dilampaui seseorang akan mengalami akibat merugikan yang nyata. Meskipun demikian karena setiap penyinaran mengandung risiko tertentu setiap penyinaran yang tidak perlu harus dihindari dan penerimaan dosis harus diusahakan serendah-rendahnya. )ilai batas yang ditetapkan dalam peraturan tersebut dimaksudkan sebagai dasar untuk merancang prosedur kerja mendesain sistem proteksi yang diinginkan untuk menentukan efisiensi tindakan proteksi dan cara kerja serta untuk menentukan luas dan sifat tindakan kesehatan yang perlu diberikan kepada seseorang. ,alam peraturan ini ditekankan bah'a $ !ekerja yang berumur kurang dari %: tahun tidak dii"inkan untuk ditugaskan sebagai pekerja radiasi !ekerja 'anita dalam masa menyusui tidak dii"inkan mendapat tugas yang mengandung risiko kontaminasi radioaktif yang tinggi.

7ntuk tujuan permonitoran dan pembatasan dibedakan dua kategori pekerja radiasi yaitu $ Kategori # untuk pekerja radiasi yang mungkin menerima dosis sama dengan atau lebih besar dari %; m/< (%;99 mrem) per tahun. Kategori + untuk pekerja radiasi yang mungkin menerima dosis lebih kecil dari %; m/< (%;99 mrem) per tahun. 1. N"D untuk Seluru+ Tu&u+ #da tiga )+, untuk seluruh tubuh bergantung pada pekerja radiasinya yaitu )+, untuk pekerja radiasi pada umumnya dan dua pengecualian )+, masing-masing untuk 'anita dalam usia subur dan 'anita hamil. #dapun nilai )+, tersebut adalah $ - )+, untuk pekerja radiasi yang memperoleh penyinaran tubuh ditetapkan ;9 m/< (;999 mrem) per tahun. - +atas tertinggi penerimaan dosis pada abdomen pada pekerja radiasi 'anita dalam usia subur ditetapkan tidak lebih dari %( m/< (%(99 mrem) dalam jangka 'aktu %( minggu dan tidak melebihi )+, untuk pekerja radiasi. - /egera setelah seorang pekerja 'anita dinyatakan hamil hingga saat kelahiran diusahakan serendah-rendahnya dan tidak boleh melebihi %9 m/< (%999 mrem). 7mumnya kondisi ini dicapai dengan memperkerjakan mereka pada kondisi kerja yang sesuai untuk pekerja radiasi kategori +. 2. N"D untuk Pen*inaran (okal ,alam hal penyinaran hanya bersifat lokal yaitu hanya pada bagian-bagian khusus dari tubuh )+, ditetapkan sebagai berikut $ +atas dosis efektif yang die<aluasi adalah ;9 m/< (;999 mrem) dalam setahun dosis rata-rata pada setiap organ atau bagian jaringan yang terkena harus tidak melebihi ;99 m/< (;9999 mrem) dalam setahun. +atas dosis untuk lensa mata adalah %;9 m/< (%;999 mrem) dalam setahun. +atas dosis untuk kulit adalah ;99 m/< (;9999 mrem) dalam setahun. +atas dosis untuk tangan lengan kaki dan tungkai adalah ;99 m/< (;9999 mrem) dalam setahun. 3. N"D untuk ,as*arakat -%u%

/etiap penguasa instalasi harus menjamin agar kontribusi penyinaran yang berasal dari instalasinya pada anggota masyarakat secara keseluruhan serendah mungkin. 1umlah penyinaran dari semua kontribusi tersebut harus dikaji ulang dan khususnya harus diperkirakan dosis genetik sebagai akibat dari semua kontribusi penyinaran ini. /etiap penguasa instalasi juga di'ajibkan secara teratur melaporkan hasil kajian ulang ini kepada instansi yang ber'enang. ,engan tidak mengurangi ketentuan-ketentuan tadi pembatasan dosis untuk anggota masyarakat umum berikut ini harus dipatuhi $ - ,alam hal penyinaran seluruh tubuh )+, untuk anggota untuk masyarakat umum ialah ; m/< (;99 mrem) dalam setahun. - ,alam penyinaran bersifat lokal yaitu hanya bagian-bagian khusus dari tubuh )+, untuk anggota masyarakat umum ditetapkan bah'a batas dosis efektif yang die<aluasi adalah ; m/< (;99 mrem) dalam setahun. - +atas dosis untuk lensa mata adalah %; m/< (%;99 mrem) dalam setahun. - +atas dosis untuk kulit adalah ;9 m/< (;999 mrem) dalam setahun. - +atas dosis untuk tangan lengan kaki dan tungkai adalah ;9 m/< (;999 mrem) dalam setahun. .. N"D -ntuk Para ,agang Dan Sis/a Magang dalam peraturan ini diartikan sebagai seseorang yang menerima latihan dan petunjuk dalam melaksanakan suatu pekerjaan yang memerlukan keahlian khusus. +aik untuk magang dan sis'a berlaku ketentuan-ketentuan sebagai berikut $ - )+, untuk para magang dan sis'a yang berumur serendah-rendahnya %: tahun yang sedang melaksanakan latihan atau kerja praktek atau yang karena keperluan pendidikannya terpaksa menggunakan sumber radiasi pengion sama dengan )+, yang berlaku untuk pekerja radiasi sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya. - )+, untuk para magang dan sis'a yang berumur antara %4 dan %: tahun yang sedang melaksanakan latihan dan kerja praktek atau yang karena keperluan pendidikannya terpaksa menggunakan sumber radiasi pengion adalah 9 ( )+, yang berlaku untuk pekerja radiasi. - !ara magang dan sis'a yang sedang melaksanakan latihan atau kerja praktek atau yang karena keperluan pendidikannya tidak menggunakan sumber radiasi pengion dan mereka yang berumur kurang dari %4 tahun. )+, untuk mereka adalah sama dengan masyarakat umum sebagaimana telah dikemukakan sebelumnya. #pabila mereka karena latihan atau pendidikannya terpaksa terkena radiasi maka dosis yang boleh

mereka terima dalam sekali penyinaran tidak boleh melebihi 9 9% dari )+, untuk anggota masyarakat umum sedang kontribusi dosis yang boleh diterima selama pendidikan setiap tahun tidak boleh melebihi 9 % )+, untuk anggota masyarakat umum A. Pe%onitoran Radiasi 7ntuk memastikan bah'a besar penyinaran radiasi tetapi di ba'ah batas M!, harus digunakan beberapa alat monitor penyinaran. 1.Alat ,onitor Pri&adi #lat monitor akan dapat menunjukkan kebiasaan kerja radiografer dan keadaan kerja. ,engan mengukur jumlah radiasi ionisasi yang ada dalam satu periode alat ini dapat menunjukkan besar penyinaran radiografer. Tetapi radiografer dari penyinaran. Karena alat monitor pribadinya hanya mencatat penyinaran yang diterima pada daerah tersebut alat harus diletakkan secaa anatomis sedemikian rupa sehingga dapat menunjukkan penyinaran yang diterima oleh tubuh radiografer gigi. /elama prosedur radigraf rutin radiografer harus memakai alat monitor film badge yang dipasang pada pakaian di depan tubuh pada kerah baju atau di dada. +ila operator memakai apron timah alat monitor tambahan (film badge yang terpisah) dapat dipakai di luar apron pelindung di kerah baju karena kepala leher dan lensa mata yang tidak terlindung menerima %9 kali lebih besar (radiasi) daripada tubuh yang terlindung. #lat monitor film badge yang terpisah ini dapat menunjukkan dosis kelenjar tiroid dan mata dari radiografer gigi. 3atatan penyinaran dari alat monitor pribadi harus menjadi bagian catatan pekerjaan radiografer gigi. S*arat alat %onitor 'ri&adi 0 #lat monitor pribadi harus ringan dan mudah di ba'a terbuat dari bahan yang cukup kuat dapat mendeteksi dan mencatat penyinaran yang kecil maupun besar secara konsisten dan tepat panas dan kelembaban serta shok mekanis tidak boleh mempengaruhi alat ini murah harganya. Ti'e Alat ,onitor Pri&adi 1) 1il% "adge 2ilm +adge adalah tipe alat monitor yang sering digunakan dan ekonomis. #lat ini dapat mencatat penyinaran radiasi yang tertimbun sepanjang 'aktu yang lama ( setiap satu bulan). alat ini tidak dapat melindungi

+!2K (+alai !engamanan 2asilitas Kesehatan) /urabaya yang mensupply

film

badge menyertakan =badge kontrol> dalam tiap bungkus badge. +adge kontrol ini berfungsi sebagai dasar untuk membandingkan sisa film badge setelah dikembalikan ke +!2K untuk diproses. Karena badge kontrol ditempatkan pada daerah bebas radiasi di klinik kepadatan gambarnya pasti 9. +ila setelah diproses terlihat kepadatan di atas 9 harus diperiksa cara pengiriman badge tersebut baik ke dan/atau dari klinik. +!2K yang memproses film badge akan menuliskan laporan kepada kepala instalasi yang menunjukkan besar penyinaran dari tiap orang di praktek atau klinik tertentu seperti hasil pengukuran dengan film badge yang tersinari. Keuntungan dari fim badge adalah merupakan record legal yang permanen dari penyinaran pribadi ekonomis dapat digunakan untuk memonitor radiasi gamma sinar x dan semua kecuali radiasi beta berenersi sangat rendah dengan tepat? dapat membedakan tipe radiasi dan enersi tiap radiasi ini memiliki keutuhan mekanis. Kekurangannya $ temperatur dan kelembaban menghasilkan kabut pada film dosimetri untuk 'aktu yang lama? efek ini meningkat dengan makin lamanya pemakaian badge dan menghasilkan pengukuran penyinaran yang besar serta tidak tepat 'aktu pemakaian film badge maksimal selama % bulan lebih sensitif terhadap radiasi ionisasi sehingga juga lebih efektif sebagai monitor film badge sangat sensitif terhadap poton yang memiliki enersi ;9 ke@? di atas dan di ba'ah batas tersebut film dosimetri berkurang kesensitifannya 2ilm badge dosimetri harus dikirim ke +T2K untuk diproses dan diukur besar pemajanannya pemajanan pada pekerja radiologi kedokteran gigi tidak dapat ditentukan per harinya. 2) Ruang Poket Ionisasi (Paket Dosi%etri) -uang ionisasi (poket dosimetri) merupakan alat monitor paling sensitif. !oket dosimeter seperti pena biasa di luarnya tetapi mengandung ruang ionisasi. Ti'e Poket Ionisasi a. Tipe pengukur spontan !enggunaan poket ionisasi ruang spontan menghasilkan pengukuran penyinaran yang segera untuk pekerja radiasi yang bekerja pada daerah beradiasi tinggi? orang tersebut dapat membaca dosimeter dan menyadari besar dosisi yang diperoleh pada akhir pemeriksaan. Tipe ini listrik). b. Tipe non-spontan mengandung elektrometer (alat yang mengukur arus

Membutuhkan elektrometer tambahan khusus untuk membaca alat dan yang umumnya sudah digantikan oleh tipe spontan. /edangkan ruang non-spontan digunakan pada daerah dengan penyinaran lebih rendah. 3) Dosi%eter Ter%olu%inense (T(D) +agian luar badge dosimeter termoluminesen (T8,) mirip dengan film badge tetapi bagian dalam mekanisme monitor ini sangat jauh berbeda. #lat yang kedap cahaya ini paling sering mengandung litium fluriode berbentuk kristal (bubuk atau potongan-potongan kecil) yang berfungsi sebagai bahan sensor T8,. -adiasi ionisasi menyebabkan kristal litium fluoride pada T8, mengalami perubahan sifat-sifat fisik. +ila tersinari elektron pada struktur kristal menjadi terangsang dan tersusun ulang. Alektron ini akan menyerap dan menyimpan enersi serta terjebak pada tingkat enersi yang lebih tinggi sebagai akibat interaksi dengan radiasi ionisasi. +ila kristal dipanaskan enersi panas akan membebaskan elektron dan memungkinkannya kembali ke tingkat enersi semula. /elama proses ini kristal mengeluarkan enersi dalam bentuk cahaya tampak jumlahnya sebading dengan jumlah radiasi yang berinteraksi dengan kristal. #lat yang disebut analisa T8, dapat mengukur jumlah radiasi ionisasi yang mengenai film badge dengan mula-mula memanaskan kristal pada daerah tersebut untuk membebaskan elektron berenersi tinggi yang terjebak dan kemudian mencatat jumlah cahaya yang dikeluarkan kristal (yang sebanding dengan penyinaran badge T8,). Ringkasan keuntungan dan kerugian alat %onitor 'ri&adi Alat %onitor 'ri&adi 2ilm +adge Keuntungan %) -ingan kuat mudah diba'a &) Murah-efisien untuk populasi yang besar () Mencatat penumpukan radiasi dengan kecepatan rendah selama 'aktu yang lama B) Menghasilkan catatan penyinaran yang legal serta permanen ;) Mendeteksi dan mencatat penyinaran yang kecil dan besar secara konsisten dan Kerugian %) .anya mencatat penyinaran yang diterim daerah tubuh yang ditempatinya &) Tidak efektif sebagai alat monitor bila tidak dipakai () Temperatur dan kelembaban dapat menyebabkan film pada badge berkabut sehingga memberi hasil pengukuran yang tidak tepat B) /ensiti<itas film berkurang di atas dan diba'ah ;9 ke @ ;) !enyinaran tidak dapat ditentukan hari itu juga.

tepat 4) Kerja alat biasanya tidak dipengaruhi oleh pengaruh luar seperti panas kelembaban dan shock mekanis 6) 2ilter yang terdapat dalam badge memungkinkan arah datangnya radiasi ditentukan :) 2ilter dapat menunjukkan apakah penyinaran disebabkan oleh jumlah radiasi pendar yang terlalu besar atau penyinaran tunggal dari pancaran primer 5) +adge kontrol dapat menunjukkan kelompok badge yang tersinari ketika diba'a dari dan/atau ke ruang radiografi. %9) ,apat digunakan untuk memonitor sinar x gamma dan semua sinar kecuali radiasi beta berenersi sangat rendah dengan tepat %%) ,apat membedakan tipe radiasi dan enersi radiasi sinar x gamma dan beta -uang ionisasi poket %) 7nit kecil padat mudah diba'a-ba'a dan mudah digunakan. &) Tepat dan sensitif () ,apat digunakan untuk monitor yang singat B) -uang spontan menghasilkan hasil segera untuk tenaga radiasi pada daerah dengan radiasi tinggi ;) Tidak ada catatan penyinaran yang legal dan tetap ,osimeter %) Kristal yang terdapat dalam termoluminese T8, berinteraksi dengan n radiasi ionisasi seperti dengan jaringan manusia? T8, menentukan dosis %) /angat mahal serta kurang efektif untuk jumlah populasi yang besar &) .arus diamati dengan cermat karena hasil pengukuran mudah hilang () 7ntuk menghindari hasil yang kurang tepat dosimeter harus dibaca setiap hari B) 7nit dapat mengeluarkan arus bila terkena beberapa tipe shock mekanis dan memberi hasil tidak tepat ;) .anya mencatat penyinaran pada daerah tubuh yang ditempatinya. %) +iaya a'al tinggi &) .asilnya harus diamati dengan cermat karena mudah hasilnya hilang () Tidak menghasilkan catatan 10

dengan lebih cepat &) Tidak dipengaruhi kelembaban tekanan atau perubahan temperatur yang normal () ,apat dipakai selama ( bulan B) /etelah hasil diperoleh kristal T8, dapat digunakan ulang sehingga hemat biaya.

penyinaran yang legal dan tetap B) !roses pengukuran merusak simpanan data pada T8, ;) Kalibrasi dosimeter harus dipersiapkan dan dibaca bersama tiap kelompok T8, pada saat pemrosesan 4) .anya mencatat penyinaran yang diterima daerah tubuh yang ditempatinya. 6) +ila tidak dipakai bukan alat monitor yang efektif

2. Alat ,onitor Radiasi (ingkungan Daera+ Ker a /ebagian besar tenaga kedokteran gigi tidak memonitor daerahnya sendiri. +iasanya kepala instalasi menghubungi +!2K dan meminta dilakukan pemeriksaan terhadap pesa'at sinar x serta fasilitas perlindungan kerja. !emeriksaan dilakukan mendadak dan sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan sekali setahun. #lat yang sering digunakan +!2K untuk menge<aluasi keefektifan keamanan radiasi adalah$ a. Alat Sur2e* Radiasi #lat sur<ey radiasi adalah alat monitor daerah yang mendeteksi dan/atau mengukur radiasi. /istem detektor menunjukkan ada atau tidak adanya radiasi sedang sistem dosimeter mengukur intensitas radiasi. +ila ada radiasi ionisasi di daerah tertentu alat sur<ey memberi respon terhadap ion (partikel bermuatan) yang terbentuk bila radiasi berinteraksi dengan jumlah total arus listrik yang berasal dari ionisasi gas kecepatan terbentuknya arus listrik. #lat sur<ey tipe ruang ionisasi (cutie-pie) kounter proporsional dan detektor Ceiger-Muller (C-M) merupakan ketiga detektor berisi gas untuk alat sur<ey lapangan yang mendeteksi adanya radiasi dan menunjukkan adanya penyinaran. @ictoreen kondenser --meter juga menggunakan ruang ionisasi berisi gas tetapi dapat melakukan pengukuran penyinaran dengan lebih tepat dan tidak digunakan secra rutin. #lat ini digunakan untuk mengkalibrasi peralatan sinar x. S*arat alat sur2e* radiasi Mudah diba'a sehingga satu orang saja dapat mengaktifkan alat ini secara efisien Kuat untuk menahan penggunaan normal penggunaan rutin yang terjadi selama prosedur kerja standart.

11

Tepat sehingga penyinaran radiasi atau kecepatan penyinaran pada daerah tertentu dapat diperiksa dengan cermat. #lat monitor daerah harus berinteraksi dengan radiasi ionisasi sama seperti reaksi jaringan tubuh manusia sehingga doss dapat ditentukan dengan lebih tepat.

,apat mendeteksi semua tipe radiasi ionisasi Anersi radiasi tidak boleh mempengaruhi respon detekor dan arah radiasi tidak boleh mempengaruhi kerja unit tersebut? sifat ini memastikan konsistensi unit kerja indi<idual.

#lat sur<ey harus efektif serta murah? biaya a'al dan biaya pera'atan harus serendah mungkin.

Ti'e Alat Sur2e* Radiasi 1) Ti'e ruang ionisasi (cutie pie) /ur<ey meter tipe ruang ionisasi atau cutie-pie adalah alat pengukur kecepatan (mengukur kecepatan penyinaran) yang digunakan untuk sur<ey lapangan. #lat ini dapat mengukur radiasi sinar-x atau gamma dan bila diperlengkapi dengan jendela yang tepat juga dapat mencatat radiasi beta. #lat ini dapat digunakan untuk memonitor instalasi sinar x diagnostik bila dipergunakan 'aktu penyinaran % detik atau lebih untuk mengukur kecepatan dosis fluoroskopik penyinaran pada pasien pada alat penyimpanan radiosotop dan dosis yang diterima di luar lapisan pelindung. 2) Kounter Pro'orsional Kounter proporsional tidak bermanfaat dalam radiodiagnostik. 7mumnya digunakan pada laboratorium untuk mendeteksi radiasi alpha dan beta serta sejumlah kecil tipe kontaminasi radioaktif yang kecil. 3) Detektor )eiger#,uller (),) ,etektor Ceiger-Muller (CM) berfungsi sebagai alat sur<ey radiasi untuk monitor lapangan pada fasilitas kesehatan nuklir. 7nit akan mendeteksi partikel atau poton radioaktif juga dapat mendeteksi daerah yang terkontaminasi dengan bahan radioaktif. Karena monitor yang cepat dapat dilakukan dengan detektor C-M unit ini dapat digunakan untuk menentukan letak sumber radioaktif.

12

&. Alat Kali&rasi #lat sur<ey berisi gas dapat digunakan untuk alat kalibrasi sinar x. #lat kalibrasi yang paling populer adalah @ictoreen kondensor - meter. @ictoreen kondensor --meter mengukur radiasi dengan cara mencatat jumlah seluruh penyinaran yang diterima selama 'aktu tertentu. Kesensitifan unit ruang ionisasi cenderung tergantung pada enersi poton yang berarti bah'a unit dapat digunakan untuk berbagai penyinaran. Ketepatan dan ketahanan alat ini membuat alat ini dipilih untuk alat kalibrasi sinar x.

III.

-SA3A#-SA3A PROTEKSI RADIASI

7saha-usaha proteksi radiasi ditujukan untuk melindungi radiografer pasien dan masyarakat sekitar/lingkungan dari radiasi sinar utama (primer) dan radiasi sekunder. dan -adiasi primer merupakan pancaran sinar utama terdiri dari poton-poton sinar-x yang berjalan lurus melalui kolimator. -adiasi sekunder terdiri dari radiasi yang terpantul radiasi ini lebih besar dibanding radiasi primer. Kebocoran dari 'adah tabung sinar-x dan radiasi pendar (primer dari pasien) membentuk radiasi sekunder. !erlindungan terhadap radiasi primer dan sekunder ini dilakukan dengan memasang lapisan pelindung pada ruang tempat alat sinar-x berupa !elindung /truktural. !elindung struktural merupakan lapisan pelindung yang ditambahkan pada dinding dan langit-langit ruang tempat alat sinar-x. 8apisan ini terbuat dari bahan yang dapat mengatenuasi pancaran sinar utama atau radiasi pendar. 8embaran timah dengan ketebalan tertentu yang diletakkan di dinding ruang radiograf menghasilkan lapisan struktural yang baik. 8apisan pelindung untuk fasilitas radiodiagnostik harus ditentukan oleh petugas keamanan radiasi dari +!2K (+alai !engamanan 2asilitas Kesehatan) atau dokter gigi spesialis radiologi kedokteran gigi. !elindung struktural terdiri dari $ a. 8apisan !elindung !rimer 8apisan pelindung primer diletakkan tegak lurus terhadap garis perjalanan sinar-x primer. +ila enersi puncak dari sinar adalah 59 k@p pelindung utama adalah instalasi yang terdiri dari timah %/%4 inchi dan meluas 6 feet (& % m) ke atas dari lantai ruang radiografi bila tabung terletak (-; feet dari dinding. b. 8apisan !elindung /ekunder 8apisan pelindung sekunder menghasilkan perlindungan dari radiasi sekunder (kebocoran tabung dan radiasi pendar) dan diletakkan sejajar terhadap arah berjalannya

13

sinar- x. 8apisan ini harus menutupi lapisan pelindung primer D inchi dan harus meluas sampai ke langi-langit. !ada ruang yang tidak memiliki lapisan timah di dindingnya dapat digunakan screen timah yang dapat dipindah-pindah. /creen timah ini dapat digeser untuk melindungi radiografer sesuai arah pancaran sinar primer. Tetapi anda harus selalu berada tegak lurus terhadap sinar primer untuk mendapat perlindungan maksimal selama pemajanan radiografi. -adiografer dapat mengamati pasien dari jendela kaca yang berlapis timah. 7ntuk keamanan radiografer tali pemajan harus cukup panjang sehingga tombol dapat diaktifkan bila radiografer sudah terlindung di balik lapisan pelindung. /elain perlindungan struktural perlindungan terhadap radiasi sinar-x yang dikeluarkan dari pesa'at sinar-x dapat dilakukan dengan menggunakan alat sinar-x yang memiliki $ %. Eadah tabung yang dikelilingi timah $ diperlukan untuk melindungi baik radiografer maupun pasien dari radiasi yang tidak terpusat dengan cara membatasi pengeluaran sinar-x ke daerah pancaran sinar efektif atau primer (sinar x tersebut dikeluarkan melalui jendela tabung sinar x atau port). &. !enggunaan alat untuk membatasi pancaran $ #lat untuk membatasi sinar adalah lubang diaphragma cone dan kolimator. #lat-alat ini dapat memperkecil pancaran sinar efektif (sinar primer atau sekunder) sebelum masuk ke daerah klinis yang diinginkan sehingga mengurangi jumlah jaringan tubuh yang teradiasi. Tindakan ini akan mengurangi radiasi yang terpendar dan terserap pada jaringan sehingga jaringan sekitarnya tidak perlu menerima penyinaran yang tidak perlu. a. 8ubang ,iaphragma 8ubang diaphragma adalah alat untuk memperkecil pancaran sinar yang paling sederhana. Terdiri dari sepotong timah datar dengan lubang dalam ukuran dan bentuk tertentu di bagian tengahnya. ,imensi lubang menentukan ukuran dan bentuk pancaran sinar radiografi. ,iaphragma memperkecil pancaran sinar radiograf sampai ukuran tertentu yang tetap untuk ukuran film tertentu dengan jarak tertentu pula. !enggunaan diaphragma dapat mengurangi radiasi pendar karena diaphragma membatasi ukuran bidang (daerah tubuh yang teradiasi) dan jumlah radiasi pendar yang terbentuk merupakan fungsi dan <olume jaringan yang teradiasi. b. 3one 3one adalah tabung logam yang dilekatkan pada tempat tabung sinar x untuk memperkecil pancaran sinar ke ukuran dan bentuk yang sudah ditentukan. ,esain alat kolimasi ini sederhana terdiri dari cone retangular (silinder lurus). Ealaupun panjang

14

dan diameter cone ber<ariasi tepi ba'ah conelah yang menentukan pembatasan sinar. !embatasan yang lebih besar diperoleh bila silinder lebih panjang dengan diameter lubang kecil. c. Kolimator Kolimator adalah alat penting untuk mendefinisikan ukuran dan bentuk pancaran sinar radiografi. Kolimasi pancaran sinar x dilakukan dengan menggunakan 'adah pencuci timah disebut diaphragma dan/atau cone logam. Eadah pencuci atau cone logam ini diletakkan pada arah keluarnya sinar x. Kolimasi tidak terlalu banyak mengurangi jumlah radiasi pada daerah tertentu tetapi mengurangi penyinaran pada daerah sekitar yang tidak perlu disinari d. 2iltrasi 2iltrasi pancaran sinar-x dapat mengurangi penyinaran pada kulit pasien dan jaringan superfisial dengan menyerap sebagian besar poton enersi ba'ah (gelombang panjang atau sinar x yang lembut) dari pancaran heterogenus. Karena filtrasi menyerap beberapa poton pada pancaran radiograf intensitas radiasi (jumlah atau k'antitas) akan berkurang. !oton enersi tinggi yang tertinggal akan lebih berdaya tembus dan kurang mudah terserap dalam jaringan tubuh. 1adi dosis penyerapan pasien berkurang bila filtrasi yang tepat diletakkan pada arah keluarnya pancaran sinar radiografi. +ila filtrasi tidak diletakkan pada arah keluarnya sinar poton berenersi sangat rendah (poton dengan enersi &9 ke@ atau kurang) selalu terserap dalam tubuh. 1adi poton harus dihilangkan dari pancaran sinar radiografi dengan proses filtrasi. /elain itu tindakan perlindungan terhadap radiasi sinar-x yang harus dilakukan selama pemajanan adalah $ A. Perlindungan Radiasi "agi Radiogra!er %. Konsep )+, !eraturan standart pemerintah memperbolehkan radiografer menerima dosis maksimal seluruh tubuh %9 kali lebih besar daripada dosis tahunan yang diperbolehkan untuk anggotaanggota populasi umum yang bukan pekerja radiasi. #lasan dari dosis penyerapan yang lebih besar untuk pekerja radiasi karena $

15

prosedur monitor radiasi termasuk monitor radiasi indi<idual dari semua radiografer melalui alat seperti film badge memungkinkan terbentuknya kebiasaan kerja sehingga dosis radiasi pekerja selalu diba'ah batas dosis absorbisi nasional yang diperbolehkan.

jumlah tenaga kerja pada bidang radiasi lebih kecil bila dibanding dengan seluruh populasi sehingga jumlah radiasi yang diterima tenaga ini dapat lebih besar daripada jumlah radiasi yang diterima masyarakat umum.

&. Konsep #8#-# Konsep ini mengatakan bah'a dosis penyinaran pada radiografer harus dibuat sekecil mungkin. .al ini berarti bah'a besar dosis absorbsi harus dibuat lebih kecil daripada dosis absorbsi maksimal. 3ara terbaik bagi radiografer untuk melakukan hal ini adalah dengan menggunakan prosedur pengkontrolan radiasi yang tepat (misalnya kolimasi pancaran sinar radigraf) karena keamanan dari bahaya penyinaran radiasi terjamin. (. Menggunakan #lat-alat !erlindungan #pron timah dan sarung harus digunakan bila radiografer tidak dapat berdiri di balik lapisan pelindung selama penyinaran. #pron akan melindungi radiografer dari radiasi pendar. /edangkan sarung tangan timah harus dipakai bila tangan perlu dilindungi dari sinar-x. B. Menggunakan #lat /inar-x ,engan #lat !elindung -adiasi. -adiasi pendar merupakan sumber penyinaran utama bagi radiografer gigi penggunaan alat atau teknik untuk mengurangi jumlah radiasi pendar akan mengurangi dosis penyinaran untuk radiografer gigi. !enggunaan alat pembatas pancaran sinar seperti kolimator akan mengurangi sinar-x sedemikan rupa sehingga tepinya tidak lebih besar daripada reseptor gambar (film). +erkurangnya ukuran pancaran sinar menyebabkan berkurangnya jumlah poton sinar x yang dapat mengalami pendar 3ompton. Karena radiasi pendar berkurang dosis penyinaran pada radiografer menjadi berkurang.

". Perlindungan Radiasi "agi Pasien %. Komunikasi Afektif !era'atan pasien yang menyeluruh prosedur radiologi dimulai dengan komunikasi efektif antara radiografer dan pasien. +ila keterangan <erbal (kata-kata) dan non <erbal (gerak atau bahasa tubuh) dimengerti komunikasi menjadi efektif. Komunikasi menimbulkan rasa dekat

16

mengurangi kecemasan atau stress emosi

menambah penghargaan tentang gambaran

profesional seorang radiografer atau operator sebagai orang yang FmemperhatikanG dan menambah kemungkinan keberhasilan pemeriksaan radiologi kedokteran gigi. +ila prosedur kerja tidak dijelaskan atau kurang jelas bagi pasien ia Fakan merasa takutG dan cemas serta ner<us. /tres akan menambah kebingungan ji'a pasien dan menimbulkan depresi. 7ntuk menghilangkan kesulitan ini radiografer harus mempunyai cukup 'aktu untuk menjelaskan prosedur dengan istilah sederhana yang dapat dimengerti pasien. +aru kemudian radiografer harus memberi kesempatan pada pasien untuk bertanya. !ertanyaan-pertanyaan tersebut harus dija'ab dengan jujur oleh radiografer dalam lingkup etik yang memungkinkan. Tindakan ini menghasilkan rasa percaya dari pasien terhadap radiografer dan mendorong timbulnya komunikasi yang lebih baik. +ila prosedur radiografi menimbulkan rasa sakit tidak enak atau rasa lain (misalnya reflek muntah penempatan film terlalu ke belakang atau gangguan dari torus) pasien harus diberitahu sehingga pasien bersiap-siap untuk menghadapi penempatan film. 7ntuk mencegah agar pasien tidak membayangkan rasa sakit atau rasa tidak enak yang lebih hebat daripada prosedur yang sebenarnya radiografer harus berusaha untuk tidak terlalu melebih-lebihkan penjelasan tentang cara pemeriksaan ini. &. Menggunakan #lat /inar-x ,engan #lat !elindung -adiasi. +ila pancaran sinar-x difiltrasi poton berenersi rendah dihilangkan dari sinar primer. Tanpa filtrasi sejumlah poton berenersi rendah akan berinteraksi dengan jaringan tubuh pasien. /ejumlah kecil poton mungkin mengalami pendar 3ompton. ,osis radiasi radiografer gigi akan meningkat karena radiasi pendar ini. Tetapi sebagian besar poton berenersi rendah ini akan terabsorbsi pada pasien serta tidak berpengaruh pada gambar radiograf. 1adi filtrasi sangat bermanfaat untuk mengurangi radiasi yang diterima pasien. (. !enggunaan #lat-#lat !elindung !embuatan radiografi di bidang kedokteran gigi pada umumnya terbatas pada penyinaran region dentomaksilofasial. Ealaupun daerah penyinarannya terbatas namun pasien membutuhkan perlindungan untuk organ-organ reproduksi dari radiasi yang dikeluarkan dari pancaran sinar efektif. 7ntuk tujuan tersebut maka penggunaan alat sinar-x dengan Kolimator yang tepat merupakan tahap pertama dalam perlindungan terhadap radiasi yang dikeluarkan ke daerah-daerah tubuh yang tidak diradiograf. /edangkan perlindungan yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan #pron.

17

/ebagian besar daftar acuan menunjukkan bah'a apron sebaiknya digunakan untuk semua pasien 'anita berumur %: tahun ke atas atau 'anita hamil. !eriode 'aktu paling berbahaya terhadap radiasi untuk 'anita hamil adalah selama trisemester pertama dan pada umumnya kehamilan baru terdiagnosa setelah :-%9 minggu kehamilan. .al ini dapat diasumsikan bah'a besar kemungkinannya secara tidak sengaja meradiasi fetus selama &/( periode kehidupannya yang paling berbahaya bila tidak digunakan #pron. *leh karena itu akan lebih aman untuk menggunakan apon pada semua pasien baik pria maupun 'anita muda atau tua dan tanpa tergantung jumlah film yang dibuat. #lat pelindung lain yang dapat digunakan adalah penutup leher yang berguna sebagai pelindung tiroid dan sarung tangan yang terbuat dari timah. B. !emilihan Teknik -adiografik Hang Tepat !emilihan teknik radiografik yang tepat untuk tiap pemeriksaan radiogrfi merupakan keharusan untuk mendapat radiograf yang berkualitas dengan dosis pasien yang sekecil mungkin. 2aktor teknis yang dipilih harus cukup dapat menebus daerah klinis yang diperlukan menyinari film dengan tepat dan menghasikan jumlah kontras radiografi antara kepadatan jaringan di sekitarnya yang tepat. ;. !emrosesan 2ilm Hang Tepat !emrosesan film radiografi yang tepat dapat meningkatkan kualitas gambar sehingga menghasilkan interpretasi dan radiodiagnosis yang akurat dari hasill radiograf. -adiograf yang terproses kurang baik menghasilkan informasi diagnosis yang kurang baik sehingga perlu dilakukan pembuatan radiografik ulang tambahan pada pasien. 4. !emilihan 2ilm ,engan 0ntesifying /creen !emilihan kombinasi film-screen berpengaruh pada dosis radiasi yang diterima pasien karena film berkecepatan tinggi dan screen membutuhkan penyinaran sinar- x yang lebih kecil dibanding yang tidak. 6. Menghindari !embuatan -adiografi 7lang !embuatan radiografi ulang akan memperbesar dosis radiasi yang diterima pasien karena region dentomaksilofasial akan menerima dosis ganda bila dilakukan pemeriksaan ulang. *leh karena itu pembuatan radiografi ulang sedapat mungkin dihindari. -adiograf ulang hanya kadang-kadang saja boleh dilakukan untuk mendapat informasi diagnosa tambahan. sehingga mengakibatkan terjadinya penyinaran

18

Tetapi pemeriksaan ulang karena kesalahan pada metode dan teknik radiografik harus dihindari untuk menghilangkan penyinaran tambahan baik untuk pasien maupun radiografer gigi.

:. 0mobilisasi +ila pasien bergerak selama dilakukan pemajanan radiografi radiograf akan memberikan gambaran kabur. .al ini mengakibatkan perlu dilakukan pemeriksaan ulang sehingga mengakibatkan pasien dan radiografer menerima radiasi tambahan. 0mobilisasi film dalam rongga mulut sebaiknya dilakukan oleh pasien namun bila tidak memungkinkan dapat dilakukan dengan menggunakan alat imobilisasi khusus atau oleh anggota keluarga atau tenaga kesehatan yang menyertai pasien. +erikan apron timah dan sarung tangan timah pada asisten ini. 4. Perlindungan Radiasi "agi ,as*arakat !erlindungan radiasi bagi masyarakat sekitar dapat dilakukan oleh instalasi radiologi kedokteran gigi dengan $ %. Memiliki 0jin *perasional !enggunaan #lat /inar-x &. /umber daya manusia yang terlibat dalam pelayanan radiologi kedokteran gigi memiliki pengetahuan dan kemampuan yang kompeten. (. +ekerja sesuai /tandar *perasional !rosedur (/*!)

19