Anda di halaman 1dari 3

V.

Analisis Formula Pada proses pembuatan tablet dengan metode kempa langsung, digunakan dua formula, formula tersebut yaitu : Formula A CTM Primogel Mg. Stearat Talk Avicel pH 102 Formula B CTM Starch 1500 Mg. Stearat Talk Avicel pH 102 4 mg 10% 1% 2% q.s 4 mg 10 % 1% 2% q.s

Pada metode kempa langsung digunakan CTM (Klorfeniramin maleat) sebagai zat aktif karena CTM merupakan zat aktif yang memiliki sifat aliran yang baik dan memiliki kompresibilitas yang baik pada kondisi penerapan pembuatan tablet metode kempa langsung. Namun stabilitas CTM mudah mengalami penguraian pada suasana asam. Bahan tambahan yang digunakan pada formula A maupun B semuanya sama yang berbeda hanya penghancur atau desintegran. Penghancur berfungsi untuk menghancurkan tablet bila tablet kontak dengan cairan. Hancurnya tablet akan menaikkan luas permukaan dari fragmen-fragmen tablet sehingga akan mempermudah terlepasnya obat dari tablet. Pada formula A digunakan Primogel sebagai penghancur, karena primogel memiliki stabilitas yang baik. Walaupun bersifat higroskopik namun primogel merupakan senyawa yang tetap stabil sehingga baik untuk membuatan tablet metode kempa langsung. Sedangkan pada formula B digunakan Starch 1500 sebagai penghancur karena stabilitas dari stach 1500 baik, karena stabil terhadap kelembapan yang tinggi. Karena stabil terhadap kelembapan yang tinggi maka dapat digunakan sebagai zat tambahan pada metode kempa langsung.

Untuk zat tambahan lainnya yaitu Avicel pH 102 sebagai bahan pengisi dan pengikat, Mg stearate berfungsi sebagai lubrikan dan Talk berfungsi sebagai glidan. Bahan tambahan ini memiliki alasan untuk ditambahkan kedalam formula pembuatan tablet metode kempa langsung. Bahan pengisi dimaksudkan untuk memperbesar volume dan berat tablet. Bahan ini ini ditambahkan jika jumlah zat aktif sedikit atau sulit dikempa. Bahan pengisi menjamin tablet memiliki ukuran dan massa yang dibutuhkan. Bahan pengisi yang digunakan yaitu Avicel pH 102. Avicel pH 102 banyak digunakan pada metode kempa langsung karena tablet yang menggunakan Avicel pH 102 menunjukkan kekerasan, friabilitas serta sifat alir yang baik. Lubrikan berfungsi untuk mengurangi gesekan antara sisi tablet dengan dinding ruang cetakan (die) dan atara dinding die dengan punch sehingga tablet mudah dikeluarkan dari cetakan. Lubrikan yang digunakan yaitu Mg Stearat. Mg stearate merupakan Boundary-type lubricant karena memiliki daya adheren yang lebih baik baik dan lebih kuat terhadap permukaan metal oksida dibandingkan fluid-type lubricant. Dan bahan tambahan yang terakhir yaitu glidan. Glidan berfungsi untuk mengurangi gesekan antar partikel yang mengalir dari hopper ke ruang cetak (die), sehingga memperbaiki sifat alir serbuk atau granul yang akan dikempa dan akan berpengaruh pada keseragaman bobot tablet. Glidan yang digunakan adalah talk. Talk sebagai glidan karena memiliki sifat lubrikan yang kurang baik. Secara umum glidant yang baik adalah memiliki sifat lubrikan yang kurang.

Prosedur Pembuatan di Page selanjutnya^^

VIII. Prosedur Pembuatan Pembuatan Tablet Kempa Timbang bahan-bahan (CTM, Primogel, Starch 1500, Avicel pH 102, Mg Stearat, Talk) sesuai kebutuhan

Campur semua bahan (CTM, Primogel dan Starch untuk formula yg berbeda, Avicel pH 102) kecuali Mg Stearat dan Talk. Campur selama 15 menit hingga homogen

Tambahkan Mg Stearat dan Talk, campur selama 2 menit hingga homogen

Lakukan evaluasi terhadap massa kempa seperti pada granul

Tabletasi massa kempa dengan punch diameter 6-8 mm sesuai bobot tablet yang telah ditentukan

Lakukan evaluasi tablet terhadap tablet yang diperoleh