Anda di halaman 1dari 4

23

PEMBALIK PUTARAN STANDAR FORWARD-REJERSE


MENGGUNAKAN PLC
Tujuan Instruksional Khusus
Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat :
1. Membuat dan menjelaskan diagram kontrol, diagram ladder dan tabel kode
mnemonik pembalik putaran standar forward-reverse.
2. Menghubungkan PLC dengan peralatan input-output luar untuk pembalik
putaran standar forward-reverse.
3. Mengetahui dan menganalisa kontrol pembalik putaran standar forward-reverse
dengan menggunakan PLC.
I. Dasat Teori
Rangkaian pembalik putaran standar forward-reverse digunakan untuk
mengaktiIkan motor sehingga motor akan berputar kemudian membalik arah
putaran motor kearah sebaliknya. PengaktiIan ini dilakukan dengan cara menekan
tombol start Iorward untuk memutar motor dengan arah Iorward kemudian untuk
arah reverse dengan menekan tombol start reverse yang digunakan untuk memutar
motor arah reverse. Hal ini dilakukan harus menekan tombol stop terlebih dahulu
untuk menghentikan putaran motor arah Iorward kemudian baru menekan tombol
start reverse dan ini dilakukan juga jika sebaliknya. Oleh sebab itu sering disebut
pembalik putaran standar forward-reverse. Pada rangkain ini dilengkapi dengan
penguncian (interlock) supaya kedua keluaran tidak dapat terenergis pada saat
bersamaan maka ditempatkan NC dari masing-masing rangkaian yang berbeda yaitu
NC ditempatkan pada R dan sebaliknya NC ditempatkan di F seperti terlihat pada
gambar rangkaian. Rangkaian ini dapat juga digunakan untuk aplikasi pengaturan
motor seperti kecepatan rendah dan kecepatan tinggi atau juga untuk sistem
pengaturan naik dan turun.
24
II. Alat Yang Digunakan
1. PLC Omron Type CPM 2A atau yang lain
2. Console Programmer untuk Omron
3. Satu set peralatan pratikum PLC
4. Sumber tegangan AC
5. Saklar push botton 3 buah
6. Lampu 2 buah
7. Jumper/Kabel penghubung
III. Langkah Percobaan
1. Pelajari rangkaian seperti pada gambar berikut ini.
Gambar 1. Rangkaian Kontrol
2. Buatlah diagram logika relay, diagram ladder dan tabel mnemonik dari gambar
1 rangkaian kontrol di atas.
3. Gambarkanlah rangkaian kontrol penyambungan pada PLC kemudian
rangkailah rangkaian tersebut.
4. Masukan program seperti dalam prosedur pengoperasian.
5. Periksa hasil program dengan tanda panah ke atas dan ke bawah apakah
hasilnya seperti dalam tabel mnemonik yang anda buat.
So
S
1
K
2
21
22
K
1
A1
A2
K
1
13
14
K
1
21
22
S
2
K
2
A1
A2
K
2
13
14
25
6. Pindahkan swicth selector mode dengan kunci ke posisi RUN.
7. Pastikanlah rangkaian kontrol benar kemudian cobalah dengan meng-on-kan
power supply kemudian tekan semua tombol switch satu per satu dan pastikan
semua berjalan dengan baik.
8. Buatlah rangkaian seperti dalam gambar 2 seperti berikut ini (Jangan
Dihubungan Dengan Motor Dulu).
Gambar 2. Rangkaian Utama
9. Gabungkan rangkaian kontrol dengan rangkaian utama.
10. Pastikan rangkaian gabungan benar, kemudian cobalah dengan meng-on-kan
power supply kemudian tekan semua tombol switch satu per satu dan pastikan
semua berjalan dengan baik.
11. Matikan power supply dan hubungkan dengan motor 3 seperti di dalam
gambar 2.
12. Operasikanlah rangkaian gabungan tersebut dan isi tabel berikut ini.


K2 K1
M
3

u w
v

Breaker
Thermal
Overload
26
NO
Posisi Saklar Lampu
Motor
S
o
S
1
S
2
L
1
L
2