Anda di halaman 1dari 3

3.

Anti Cacing Pengertian Anthelmetika atau obat-obat anti cacing adalah obat-obat yang dapat memusnahkan cacing parasit yang ada dalam tubuh manusia dan hewan. Infeksi oleh cacing merupakan salah satu penyakit yang paling umum tersebar di dunia, di Indonesia termasuk penyakit rakyat yang umum dan sampai saat ini diperkirakan masih cukup banyak anakanak di Indonesia yang menderita infeksi cacing sehingga pemerintah perlu mencanangkan pemberantasan cacing secara masal dengan pemberian obat cacing kepada seluruh siswa sekolah dasar pada momen-momen tertentu. Penularan penyakit cacing umumnya terjadi melalui mulut, meskipun ada juga yang melalui luka dikulit. Larva dan telur cacing ada di mana-mana di atas tanah, terutama bila sistim pembuangan kotoran belum memenuhi syarat-syarat hygiene. Gejala penyakit cacing sering kali tidak nyata. Umumnya merupakan gangguan lambung usus seperti mulas, kejang-kejang kehilangan nafsu makanan pucat (anemia) dan lain lain. Pencegahannya sebenarnya mudah sekali yaitu : Menjaga kebersihan baik tubuh maupun makanan Mengkomsumsi makanan yang telah di masak dengan benar (daging, ikan dll) Mencuci tangan sebelum makanan. Penggolongan. Obat cacing digolongkan berdasarkan khasiatnya terhadap jenis cacing yang menginfeksi. a) Cacing kremi (Oxyuris vermicularis) Termasuk golongan cacing bulat, masa hidup cacing dewasa tidak lebih dari 6 minggu. Cacing betina menempatkan telurnya disekitar anus pada malam hari sehingga menyebabkan rasa gatal. Dengan garukan, telur cacing akan pindah ke tangan dan dapat tertelan kembali .Cara penularan yang demikian disebut reauto infeksi. Obat yang sesuai adalah mebendazol (obat pilihan untuk semua pasien di atas 2 tahun) dan piperazin. b) Cacing gelang (Ascaris lumbricoides) Termasuk cacing bulat yang dapat mencapai ukuran cukup besar dan cukup berbahaya karena dapat keluar dari usus, menjalar ke organ-organ lain bila tidak diobat dengan tepat. Obat pilihan yang paling efectif adalah levamisol. c) Cacing pita (Taenia saginata/Taenia solium/Taenia lata) Merupakan cacing pipih beruas-ruas, yang penularannya lewat daging yang mengandung telur cacing pita karena kurang lama dimasak.Taenia saginata terdapat dalam daging sapi, Taenia solium terdapat dalam daging babi, Taenia lata terdapat dalam daging ikan. Taenia sulit dibasmi karena kepala cacing yang memiliki semacam alat hisap terhunjam dalam selaput lendir usus sehingga sulit kontak dengan obat dan segmen segmen (bagian tubuh cacing) yang telah rusak karena obat, dapat dilepaskan dan cacing kemudian membuat segmen-segmen baru. Gejala yang tampak disamping gangguan lambung usus adalah anemia .Obat yang paling banyak digunakan untuk cacing pita adalah niklosamid dan prazikuantel. d) Cacing tambang (Ankylostoma duodenale dan Necator Americanus) Adalah dua macam cacing tambang yang menginfeksi manusia, penularannya melalui Larva yang

masuk ke dalam kulit kaki yang terluka cacing tambang hidup pada usus halus bagian atas dan menghisap darah pada tempat dia menempelkan dirinya di mukosa usus. Seperti cacing pita, cacing ini menyebabkan anemia karena defisiensi besi. Pengobatan: mencakup pembasmian cacing sekaligus pengobatan anemia. Mebendazol merupakan pilihan karena memiliki Spectrum luas dan efektif terhadap cacing tambang. e) Filaria Ditularkan oleh Larva microfilaria dari cacing Wuchereria bancrofti dan Brugia malay melalui gigitan nyamuk culex. Microfilaria dari cacing akan membendung getah bening pada kaki dan daerah sekitar kandung kemih sehingga mengakibatkan daerah yang diserang menjadi bengkak dan besar sehingga keadaan ini disebut elephantiasis. f) Schistosoma Adalah sebangsa cacing halus yang ditularkan oleh larva yang disebut myracidium melalui kulit atau siput yang dimakan manusia. Schistosoma hematobium dewasa hidup dalam vena saluran kemih sedangkan Schistosoma mansonii hidup di vena kolon. Schistosoma japonicum tersebar lebih luas dalam saluran cerna dan sistem porta. Gejala penyakit tergantung pada tempat yang terinfeksi , bisa gatal gatal, kulit kemerahan, diare berlendir, hematuria dan lain lain. Obat pilihan Frazikuantel efektif terhadap semua jenis schistosoma. g) Cacing benang (Strongiloides stercularis) Ditularkan melalui kulit oleh larva yang berbentuk benang dan hidup dalam usus. Larva yang dihasilkan dapat menembus dinding usus dan menyusup ke jaringan, menimbulkan siklus auto infeksi. Obat pilihan : Tiabendazol, obat alternatif : albendazol. Invermectin merupakan obat alternatif yang paling efektif untuk infeksi kronis. Obat generik, indikasi, kontra indikasi dan efek samping 1. Mebendazol Indikasi Infeksi tunggal maupun campuran yang disebabkan cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk. Kontra indikasi Kehamilan (efek teratogenik) dan ibu menyusui Efek samping Kadang-kadang sakit perut, diare, reaksi hipersensitiv Peringatan Tidak dianjurkan untuk anak di bawah 2 tahun, kadang-kadang cacing askaris akan bermigrasi keluar melalui hidung/ mulut selama pengobatan terutama pada anak dengan infeksi berat. Sediaan Mebendazol (generik) tabl. 100 mg 2. Piperazin Indikasi Cacing kremi dan cacing gelang Kontra indikasi Gangguan fungsi ginjal, epilepsi,kehamilan Efek samping Mual, muntah, kolik, diare Peringatan Tidak dianjurkan dipakai terus menerus pada anak-anak (nefrotoksik) Sediaan Piperazin (generik) Sirup 1 gr/ 5 ml, Tablet 300 mg, 500 mg Cara Penyimpanan Wadah kedap udara, terlindung dari sinar

3. Pyrantel pamoat Indikasi Infeksi tunggal/ campuran cacing gelang, cacing kremi, cacing tambang. Obat pilihan untuk cacing gelang dan kremi Kontra indikasi Efek samping Sangat jarang (sakit kepala, insomnia, mual, muntah, ruam kulit) Peringatan Tidak untuk anak di bawah 2 tahun Sediaan Pyrantel Pamoat (generik)tablet 365 mg Suspensi 115 mg/5 ml Cara Penyimpanan Terlindung dari sinar. 4. Dietil karbamazin Indikasi Filariasis Kontra indikasi Penyakit hati, ginjal yang berat, kehamilan Efek samping Menyebabkan kambuhnya malaria, sakit kepala, pusing, mual,muntah. Sediaan Dietil karbamazin (generik) tabl. 1000 mg Cara Penyimpanan Wadah kedap udara (hidroskopis) 5. Albendazol Indikasi Terapi tambahan (sesudah operasi) untuk kista hidatid atau obat primer strongiloides Kontra indikasi Kehamilan Efek samping Gangguan saluran cerna, sakit kepala, gangguan darah. Sediaan Albenazol (generik) tabl. 200 mg Spesialite obat-obat anti cacing: NO GENERIK dan LATIN DAGANG PABRIK 1 Piperazin (Piperazinum) Piperacyl Bode Upixon Bayer 2 Mebendazol (Mebendazolum) Vermox Janssen 3 Pirantel Pamoat (Pyranteli Pamoas) Combantrin Pfizer 4 Levamizol HCl Ascaridil Janssen 5 Oxantel Pamoate+Pyrantel Pamoate Quantrel Pfizer 6 Dietil karbamazin Filarzan Mecosin 7 Albendazol Helben Mecosin