Anda di halaman 1dari 25

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Nn.

L DENGAN APPENDICTOMY DI BANGSAL MULTAZAM RS PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Makalah Ini Disusun Guna M ! nuhi Tu"as S !ina# K l$!%$k P#ak& k Klinik KMB '

Disusun Ol h ( ). ,. 5. 7. .. 9. 0. Ek$ S#i Pu#*an&i E#na Han2a3ani E6a Diana Sa#i 8an2a3an&i 8a#i2a An""a#a*a&i 8a#i2a Nu#ul Khasanah 8a#i2a Sh$liha&i +,--../0/1 +,--../041 +,--..//-1 +,--..//)1 +,--..//,1 +,--..//51 +,--..//71

AKADEMI KEPERAWATAN PKU MUHAMMADIYAH

SURAKARTA ,--/

LAPORAN PENDAHULUAN APPENDICSITIS A. K$ns % Dasa# 1. Pengertian Appendiks adalah ujung seperti jari-jari yang kecil panjangnya kirakira 10 cm (4 inchi), melekat pada sekum tepat di ba ah katup ile!sekal ("melt#er, "u#anne, $., 2001). Appendisitis adalah peradangan dari appendiks %ermi&!rmis, dan merupakan penyebab abd!men akut yang paling sering. Penyakit ini dapat mengenai semua umur baik laki-laki maupun perempuan, tetapi lebih sering menyerang laki-laki berusia antara 10 sampai '0 tahun ((ansj!er, 2000). Apendekt!mi adalah pembedahan untuk mengangkat apendiks dilakukan sesegera mungkin untuk menurunkan resik! per&!rasi. ("melt#er "u#anne, $., 2001). 2. Pat!&isi!l!gi Appendiks terin&lamasi dan mengalami edema sebagai akibat tersumbat, kemungkinan !leh &ekalit (massa keras dari &eses), tum!r atau benda asing. Pr!ses in&lamasi meningkatkan tekanan intraluminal yang akan menghambat aliran lim&e yang mengakibatkan edema, diapedesis bakteri dan ulserasi muk!sa menimbulkan nyeri abd!men atas atau menyebar hebat secara pr!gresi&, dalam beberapa jam, terl!kalisasi dikuadran kanan ba ah dari abd!men. Akhirnya appendiks yang terin&lamasi berisi pus. ("melt#er, "u#anne, $., 2001).

'

)ila sekresi mukus berlanjut, tekanan akan terus meningkat menyebabkan peradanganyang timbul meluas dan mengenai perit!neum setempat sehingga menimbulkan nyeri kanan ba ah disebut apendisitis supurati& akut. )ila kemudian aliran arteri terganggu akan terjadi in&ark dinding apendiks yang diikuti dengan gangren yang disebut apendisitis gangren!sa. )ila dinding yang telah rapuh pecah akan terjadi apendisitis per&!rasi. )ila semua pr!ses di atas berjalan lambat, !mentum dan usus berdekatan akan bergerak ke arah apendiks hingga timbul suatu massa l!kal yang dsebut in&iltrat apendikularis. Peradangan appendiks dapat menjadi abses atau menghilang. Pada anak-anak, !mentum lebih pendek dan apendiks lebih panjang, dinding apendiks lebih tipis. *eadaan tersebut ditambah dengan daya tahan tubuh yang menjadi kurang memudahkan terjadinya per&!rasi. Pada !rang tua per&!rasi mudah terjadi karena ada gangguan pembuluh darah ((ansj!er, 2000). '. (ani&estasi klinis a. +yeri kuadran ba ah b. ,emam ringan c. (ual-muntah d. -ilangnya na&su makan e. +yeri tekan l!kal pada titik mc )urney &. +yeri tekan lepas (hasil atau intesi&ikasi dari nyeri bila tekanan dilepaskan)

g. .anda r!%sing dapat timbul dengan melakukan palp!asi kuadran ba ah kiri yang secara parad!ksimal menyebabkan nyeri yang terasa di kuadran kanan ba ah h. ,istensi abd!men akibat ileus paralitik i. *!ndisi pasien memburuk ("melt#er, "u#anne, $, 2001) 4. *!mplikasi a. *!mplikasi utama apendisitis adalah per&!rasi appendiks, yang dapat berkembang menjadi perit!nitis atau abses. b. Abses sub &renikus c. /!kal sepsis intraabd!minal lain ((ansj!er, 2000) 0. Path ay Appendiks terin&lamasi Peningkatan tekanan intraluminal (enghambat aliran lim&e 1lserasi pada dinding muk!sa 2angren dan per&!rasi Appendikt!my 3uka p!st 4P +yeri akut "umber 6 - "melt#er, "u##ane, $ (2001) - (ansj!er (2000)

mual, muntah 5esik! tinggi kekurangan %!lume cairan

5esik! tinggi in&eksi

7. Pemeriksaan diagn!stik a. 8umlah leuk!sit lebih tinggi dari 10.000 9mm ', n!rmalnya 0.00010.0009mm' b. 8umlah netr!&il lebih tinggi dari :0; c. Pemeriksaan urin rutin, urinalisis n!rmal, tetapi eritr!sit atau lek!sit mungkin ada. d. Pemeriksaan ph!t! sinar < tidak tampak kelainan yang spesi&ik (,!eng!es, 1===) :. Penatalaksanaan a. Pembedahan diindikasikan bila diagn!sa apendisitis telah ditegakkan. b. Antibi!tik dan cairan >? diberikan sampai pembedahan dilakukan. c. Analgesik dapat diberikan setelah diagn!sa ditegakkan. ("met#er, "u#anne, $., 20010 B. K$ns % Dasa# K % #a*a&an (enurut ,!eng!es, 1=== 1. Pengkajian ,asar data pengkajian pasien (pra !perasi) a. Akti%itas atau istirahat 2ejala 6 (alaise b. "irkulasi .anda 6 .akikardia

c. @liminasi 2ejala 6 *!nstipasi pada a itan a al

,iare (kadang-kadang) .anda 6 ,istensi abd!men, nyeri tekan 9 nyeri lepas, kekakuan, penurunan atau tidak ada bising usus d. (akanan 9 cairan 2ejala 6 An!reksia (ual 9 muntah e. +yeri kenyamanan 2ejala 6 +yeri abd!men sekitar epigastrium dan umbilikus, yang meningkat berat dan terl!kalisasi pada titik (c. )urney. (c. )urney (setengah jarak antara umbilikus dan tulang ileum kanan), meningkat karena berjalan, bersin, batuk, atau na&as dalam (nyeri berhenti tiba-tiba di duga per&!rasi atau in&ark pada appendiks) keluhan berbagai rasa nyeri atau gejala tidak jelas (sehubungan dengan l!kasi appendiks, c!nt!h retr!sekal atau sebelah ureter). .anda 6 Perilaku berhati-hati, berbaring ke samping atau telentang dengan lutut ditekuk, meningkatnya nyeri pada kuadran kanan ba ah karena p!sisi ekstensi kaki kanan atau p!sisi duduk tegak +yeri lepas pada sisi kiri di duga in&lamasi perit!neal. &. *eamanan .anda 6 ,emam (biasanya rendah)

g. Perna&asan .anda 6 .akipnea, perna&asan dangkal

2. ,iagn!sa kepera atan a. >n&eksi, resik! tinggi berhubungan dengan tidak adekuatnya pertahanan utama, per&!rasi atau ruptur pada apendiks, perit!nitis, pembentukan abses. b. *ekurangan %!lume cairan, berhubungan dengan muntah pra !perasi, pembatasan pasca !perasi. c. +yeri (akut) berhubungan dengan adanya insisi bedah. d. *urang pengetahuan berhubungan dengan perjalanan penyakit. '. >nter%ensi dan rasi!nalisasi ,iagn!sa > >nter%ensi A asi tanda %ital, perhatikan demam, menggigil, berkeringat, perubahan mental, meningkatkan nyeri abd!men - 3akukan pencucian tangan yang baik dan pera atan luka aseptik 3ihat insisi dan balutan 5asi!nal ,ugaan adanya in&eksi atau terjadinya sepsis, abses, perit!nitis (enurunkan resik! penyebaran penyakit atau bakteri (emberikan deteksi dini terjadi nya pr!ses in&eksi dan penga asan penyembuhan perit!nitis yang telah ada sebelumnya.

,iagn!sa >> >nter%ensi A asi tekanan darah dan nadi 5asi!nal .anda yang membantu

mengidenti&ikasi &luktuasi 3ihat membran muk!sa, kaji turg!r %!lume intra %askuler >ndikat!r keadekuatan sirkulasi

kulit dan pengisian kapiler peri&er dan hidrasi seluler - A asi masukan dan haluaranB catat - Penurunan haluaran urin pekat arna urin atau k!nsentrasi, berat jenis dengan peningkatan berat jenis di duga dehidrasi atau kebutuhan peningkatan cairan. ,iagn!sa >>> >nter%ensi *aji nyeri, catat l!kasi, karakteristik beratnya (skala 0-10) 5asi!nal )erguna dalam penga asan kee&ekti&an !bat, kemajuan

penyembuhan Pertahankan istirahat dengan p!sisi - 2ra%itasi mel!kalisasi eksudat semi-&! ler in&lamasi dalam abd!men ba ah atau pel%is, menghilang-

,!r!ng ambulasi dini

kan tegangan abd!men (eningkatkan n!rmalisasi &ungsi !rgan, c!nt!h merangsang peristaltik dan kelancaran &latus, menurunkan ketidaknyamanan abd!men.

,iagn!sa >? >nter%ensi *aji ulang pembatasan akti%itas 5asi!nal (emberikan in&lamasi pada

pasca !perasi

pasien untuk merencanakan rutinitas biasa tanpa

,!r!ng akti%itas sesuai t!lerasi dengan peri!de istirahat peri!dik

menimbulkan masalah (encegah kelemahan, meningkatkan penyembuhan

Anjurkan menggunakan laksati& atau pelembek &eses ringan bila perlu dan hindari enema

dan perasaan sehat - (embantu kembali ke &ungsi usus semula

10

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Nn. L DENGAN POST APENDICTOMY DI RUANG MULTAZAM RS. PKU MUHAMMADIYAH SURAKARTA

A. P n"ka:ian .anggal pengkajian 8am pengkajian .anggal masuk 1. >dentitas a. >dentitas pasien +ama 1mur 8enis kelamin Alamat "uku )angsa Agama Pendidikan Pekerjaan 6 +n. 3 6 1: th 6 Perempuan 6 "ri edari, 3a eyan, "urakarta 6 8a a 6 >nd!nesia 6 >slam 6 "(A 6 Pelajar 6 14 April 200A 6 0A.00 C>) 6 11 April 200A

b. >dentitas penanggung ja ab +ama 1mur 8enis kelamin Alamat 6 .n. s 6 02 th 6 3aki-laki 6 "ri edari, 3a eyan, "urakarta

11

Agama Pekerjaan -ub. dgn pasien 2. *eluhan utama

6 >slam 6 Ciras asta 6 Ayah kandung

Pasien mengatakan nyeri pada luka bekas p!st !perasi. '. 5i ayat kesehatan a. 5i ayat kesehatan sekarang "ehari kiriman dr. ,, keluhan D 1 minggu nyeri perut kanan ba ah, mual kadang-kadang muntah, pasien dira at dibangsal (ulta#am dengan terapi in&us 53 20 tetes per menit, injeksi bi!tia< 1 gr9hari. b. 5i ayat kepera atan dahulu Pasien belum pernah m!nd!k, tidak pernah mengalami kecelakaan maupuan trauma, mempunyai ri ayat alergi kacang g!reng. c. 5i ayat kepera atan keluarga *eluarga pasien tidak ada yang menderita penyakti yang sama dengan pasien. 4. P!la &ungsi!nal (menurut 2!rd!ng) a. P!la persepsi dan manajemen kesehatan +n. 3 mengatakan bila ada angg!ta keluarga yang sakit diba a ke puskesmas bila belum sembuh diperiksakan ke d!kter. b. P!la nutrisi "ebelum sakit 6 Pasien mengatakan makan ' <9hari, mau makan sayur dan buah-buahan, minum D 1.000 cc.

12

"elama sakit

6 Pasien makan ' <9hari, makan habis E p!rsi, minum D 700 cc

c. P!la eliminasi "ebelum sakit 6 +n. 3 mengatakan )A* 4-0 <9hari arna kuning jernih, dan )A) 1 <9hari dengan k!nsistensi lembek "elama sakit 6 Pasien )A) 1 <9hari dan )A* '-4 <9hari

d. P!la keamanan dan kenyamanan Pasien mengatakan nyeri pada perut bagian kanan ba ah. P 6 nyeri saat bergerak nyeri seperti ditusuk-tusuk nyeri dirasakan di bagian perut kanan ba ah skala nyeri 4 nyeri dirasakan kadang-kadang

F 6 5 6 " 6

. 6

e. "istem perna&asan Pasien tidak mengalami gangguan perna&asan, tidak ada sumbatan pada saluran na&asnya. &. P!la akti%itas dan latihan "ebelum sakit 6 Pasien dapat memenuhi kebutuhan dan akti%itas seharihari dengan mandiri. "elama sakit 6 Pasien setiap hari berbaring di atas tempat tidur Pemenuhan kebutuhan sehari-hari dibantu keluarga dan pera at.

1'

g. P!la istirahat dan tidur "ebelum sakit 6 Pasien tidur D : jam9hari dan bisa tidur dengan nyenyak. "elama sakit 6 Pasien tidur D 7 jam shari.

h. P!la persepsi k!gniti& +n. 3 mengatakan sudah mengetahui tentang penyakitnya yaitu usus buntu. i. P!la peran dan hubungan +n. 3 mau diajak berk!munikasi, k!!perati&, +n. 3 mengatakan berhubungan baik dengan keluarganya dan teman-temanya. j. P!la repr!duksi dan seksual Pasien belum menikah, belum mempunyai anak. k. P!la k!ping terhadap stres Pasien sabar dalam menerima keadaannya sekarang dan tampak tenang. l. P!la nilai dan keyakinan Pasien beragama >slam, selalu menjalankan sh!lat 0 aktu, selama

sakit di atas tempat tidur, dan selalu berd!a agar penyakitnya cepat sembuh. 0. Pemeriksaan &isik a. *eadaan umum b. *esadaran 6 "edang 6 $!mp!s mentis, 2$" 6 10

c. .anda-tanda %ital 6 ., 6 110970 mm-g, 5r 6 20 <9menit + 6 A0 <9mnt, " 6 '7G$

14

d. *epala 1) (ata 2) -idung ') .elinga

6 6 $!njungti%a anemis, simetris kanan H kiri 6 .idak ada sekret, tidak ada p!lip 6 "imetris kanan dan kiri, tidak ada serumen, masih ber&ungsi dengan baik

4) 3eher e. ,ada 1) Paru > P P A 2) 8antung > P P A ') Abd!men 6> A P P &. @kstremitas Atas )a ah g.. 2eneta urinaria

6 .idak ada pembesaran kelenjar tir!id 6 6 Pengembangan paru kanan H kiri 6 /remitus raba kanan sama dengan kiri 6 "!n!r 6 .idak ada hee#ing 6 >ctus c!rdis tidak tampak 6 >ctus c!rdis kuat angkat 6 Pekak 6 )8 >, >> reguler 6 .erdapat jahitan luka p!st !perasi tertutup kassa 6 Peristaltik usus 12 <9menit 6 .idak ada massa 6 Ada nyeri tekan

6 .erpasang in&us 53 20 tpm 6 ,apat bergerak bebas 6 2enetalia bersih, terpasang ,$

10

h. *ulit 7. Pr!gram terapi a. )i!tria< 1 gr9 hari

6 )er arna sa ! matang, turg!r kulit baik

b. 5em!pain 1 ml912 jam c. /lagil sup ' < 1 :. Pemeriksaan penunjang -asil lab!rat!rium pada tanggal 11 April 200A -em!gl!bin 3ek!sit @rytr!sit -emat!krit .r!mb!sit A. ,ata &!kus a. ,ata subyekti& 6 1) Pasien mengatakan nyeri pada perut luka p!st !perasi 2) Pengkajian kenyamana P 6 nyeri dirasakan saat bergerak 1',= g9dl 7.A00 9mm' 4,== 4' 2==.000 + 6 Pr 6 11,0-17,0 g9dl B 3k 6 1'-1A g9dl + 6 4.000-11.000 9mm' + 6 3k 6 4,0-0,0 9mm' B Pr 6 4-0 9mm' + 6 3k 6 40-00 ; B Pr 6 ':-4' ; + 6 100.000-400.000

F 6 nyeri seperti ditusuk-tusuk 5 6 nyeri dirasakan di bagian perut kanan ba ah " 6 skala nyeri 4

. 6 nyeri dirasakan kadang-kadang

') Pasien mengatakan badannya masih lemas

17

4) Pasien mengatakan akti%itasnya dibantu !leh keluarga dan pera at. b. ,ata !byekti& 6 1) .erdapat luka p!st !perasi pada perut kanan ba ah 2) Paien tampak lemas ') ., 6 120970 mm-g, + 6 A0 <9menit, 55 6 20 <9menit, " 6 '7G$ 4) Akti%itas dibantu !leh keluarga dan pera at 0) Cajah meringis menahan nyeri di perutnya 7) *eadaan umum 6 sedang

B. Analisa Masalah +! ,ata 1. ," 6 - Pasien mengatakan nyeri pada perut luka p!st !perasi P 6 nyeri dirasakan saat bergerak F 6 nyeri seperti ditusuk-tusuk 5 6 nyeri dirasakan di bagian perut kanan ba ah " 6 skala nyeri 4 Pr!blem +yeri akut @ti!l!gi 3uka p!st !perasi apendikt!my

. 6 nyeri dirasakan kadangkadang ,4 6 - .erdapat luka p!st !perasi pada perut kanan ba ah - Cajah meringis menahan nyeri di

1:

+! perutnya 2. ," 6 -

,ata

Pr!blem 5esik! tinggi in&eksi

@ti!l!gi P!rt de entry

,4 6 - .erdapat luka p!st !perasi pada perut kanan ba ah - 3euk!sit 6 7.A00 9mm' - ., 6 120970 mm-g, + 6 A0 <9menit " 6 '7G$ '. 55 6 20 <9menit ," 6 - Pasien mengatakan akti%itas dibantu keluarga - Pasien mengatakan badannya masih lemas ,4 6 - Pasien tampak lemas - ., 6 120970 mm-g, + 6 A0 <9menit, " 6 '7G$ 55 6 20 <9menit - Akti%itas dibantu !leh keluarga dan pera at - .erpasang in&us 53 20 tpm C. Dia"n$sa K % #a*a&an

2angguan pemenuhan A,3

*elemahan &isik

1. 2angguan rasa nyaman 6 sakit kepala berhubungan dengan pelebaran pembuluh darah akibat dari peningkatan .,

1A

2. Perubahan nutrisi kurang dari kebutuhan tubuh berhubungan dengan an!reksia, mual muntah. '. 2angguan pemenuhan A,3 berhubungan dengan kelemahan &isik.

D. In& #6 nsi K % #a*a&an 1. ,iagn!sa > .ujuan 6 "etelah dilakukan asuhan kepera atan selama ' < 24 jam nyeri akut dapat berkurang. *6 - Cajah pasien rileks - +yeri pasien berkurang >nter%ensi 6 a. *aji keadaan umum pasien b. *aji skala nyeri PF5". c. (!nit!r %ital sign d. )erikan p!sisi yang nyaman e. Ajarkan teknik relaksasi distraksi na&as dalam &. >njeksi analgetik sesuai pr!gram 2. ,<. >> .ujuan 6 "etelah dilakukan asuhan kepera atan selama ' < 24 jam tidak terjadi in&eksi. *6 - .idak ada tanda in&eksi (d!l!r, rub!r, kal!r, &ungsi!lesa, tum!r)

>nter%ensi 6 a. 4bser%asi %ital sign

1=

b. *aji keadaan luka c. *aji adanya tanda in&eksi d. 3akukan pera atan luka e. *!lab!rasi dalam pemberian !bat antibi!tik '. ,iagn!sa >>> .ujuan 6 "etelah dilakukan asuhan kepera atan selama ' < 24 jam A,3 terpenuhi. *6 - A,3 dapat dipenuhi secara mandiri - *eadaan umum baik >nter%ensi 6 a. *aji tingkat ketergantungan pasien b. ,ekatkan alat atau barang yang dibutuhkan pasien c. (!ti%asi pasien untuk miring ke samping kanan dan kiri d. 3ibatkan keluarga dalam pemenuhan A,3 pasien

E. I!%l ! n&asi +!.,< > -ari9.gl9 jam "enin 14-04-0A > 0A.00 11.00 >mplementasi (engkaji keadaan umum pasien (!nit!r %ital sign 5esp!n *eadaan umum pasien lemah ., 6 1209A0 mm-g + 6 A0 <9menit 55 6 22 <9menit " 6 '7,2G$ Para&

20

+!.,< >>

-ari9.gl9 jam 0A.'0 -

>mplementasi (engkaji keadaan luka

5esp!n ,aerah sekitar luka tidak terdapat tandatanda in&eksi .idak ada tanda-tanda in&eksi 4bat masuk le at selang

Para&

>> > >>> >>> >>>

0A.10 0A.00 0A.20 11.'0 0=.00

(engkaji adanya

tanda in&eksi - (elakukan injeksi

5em!pain 1 ml912 jam >? Pasien belum bisa - (engkaji tingkat ketergantungan pasien bangun tidur Pasien makan habis E - (emberi &!!ding p!rsi (!ti%asi pasien untuk Pasien belum berani miring ke samping miring ke kiri dan kanan *eluarga selalu membantu pasien dalam pemenuhan A,3 Pasien mau mengikuti dengan na&as dalam *eadana umum pasien baik ., 6 120970 mm-g " 6 '7G$ 5r 6 20 <9menit + 6 A0 <9menit

>>>

0:.'0

kanan dan kiri - (elibatkan keluarga dalam pemenuhan

>

11.10

A,3 pasien - (engajarkan pasien tehnik relaksasi, na&as

>

"elasa 10-04-0A

dalam - (engkaji keadaan umum pasien (!nit!r %ital sign

>

10.00 17.00

21

+!.,< >>

-ari9.gl9 jam 21.00 17.'0 14.'0 -

>mplementasi (elakukan injeksi

5esp!n 4bat masuk melalui selang in&us /!!ding diterima keluarga pasien Pasien mau mengikuti na&as dalam Pasien mau mengikuti na&as dalam *eadaan umum sedang

Para&

)i!tra< 1 gr9hari - (emberi &!!ding (engajarkan pasien tehnik relakasi (na&as

10.00

dalam) (enyiapkan air untuk sibin

>, >>

5abu 17-04-0A 0A.00

(engkaji keadaan umum pasien

(elakukan %ital sign ., 6 1209A0 mm-g + 6 AA <9menit 5 6 20 <9menit

>, >>

0A.'0

(elakukan injeksi le at selang in&us rem!pain 1 ml, )i!tra<

" 6 '7,0G$ 4bat masuk le at selang in&us

>> >>

0=.00

1 gram9 24 jam - (elakukan medikasi - (em!ti%asi pasien untuk miring kanan

3uka tampak bersih Pasien k!!perati&

>>>

dan kiri - (endekatkan alat-alat Pasien k!!perati& yang dibutuhkan

22

+!.,< >>, >>>

-ari9.gl9 jam 11.00

>mplementasi

5esp!n

Para&

pasien - (elakukan %ital sign ., 6 1209=0 mm-g dan mengkaji tingkat " 6 '7G$

ketergantungan pasien + 6 A0 <9menit >>> 12.00 (engantarkan makanan 5r 6 20 <9menit Pasien k!!perati&

8. E6aluasi .gl9jam *amis 1: April 200A 0A.00 " 4 @%aluasi 6 Pasien mengatakan nyeri berkurang 6 P 6 nyeri dirasakan saat bergerak F 6 nyeri seperti ditusuk-tusuk 5 6 nyeri dirasakan di bagian perut kanan ba ah " 6 skala nyeri 4 . 6 nyeri dirasakan kadang-kadang A 6 (asalah nyeri teratasi sebagian P 6 >nter%ensi dilanjutkan - 3akukan medikasi sesuai pr!gram 0A.00 " - *!lab!rasi dalam pemberian analgetik 6 ..,

4 6 3uka masih tertutup kassa, p!st !p hari ke-0,

2'

.gl9jam

@%aluasi leuk!sit 7.A00 9mm' A 6 >n&eksi tidak terjadi P 6 >nter%ensi dilanjutkan - 3akukan medikasi sesuai pr!gram

..,

0A.00

"

- )erikan injeksi sesuai pr!gram 6 Pasien mengatakan akti%itas masih dibantu

4 6 Pasien masih tampak lemas .erpasang in&us 53 20 tpm Akti%itas dibantu keluarga dan pera at A 6 (asalah A,3 belum teratasi P 6 >nter%ensi dilanjutkan - 3ibatkan keluarga dalam pemenuhan A,3 - ,ekatkan barang-barang yang dibutuhkan.

24

DA8TAR PUSTAKA

,!eng!es, (arilynn, @., 2000, Rencana Asuhan Keperawatan, EGC, 8akarta. (ansj!er, Ari&, 2000, *apita "elekta *ed!kteran, (edia Aesculapius, /*1>, 8akarta. "melt#er, $. "u#anne, $. )renda, 2. )are, 2001, Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah, )runner I "uddarth, @2$, 8akarta.

20