Anda di halaman 1dari 46

GEOPOLITIK INDONESIA*

PENGANTAR Tujuan Pembelajaran

Geopolitik dan geostrategi merupakan permasalahan yang sangat penting pada dua abad terakhir ini. Permasalahan ini menjadi penting karena manusia yang telah membangsa membutuhkan wilayah sebagai tempat tinggalnya yang kemudian dikenal sebagai negara. Dalam perkembangannya pengertian negara tidak saja diartikan sebagai wilayah, namun diartikan lebih luas yaitu sebagai institusi. Prasyarat negara sebagai institusi menurut Prof. DR. Sri Soemantri (Dikti, !!"# $%& se'ara mininal meliputi unsur # wilayah, rakyat, dan pemerintah yang berkuasa. (nsur rakyat suatu negara disamping warganegara juga meliputi bukan warganegara. )gar negara dapat men'apai tujuan nasi-onal *aman dan sejatera (Pembukaan ((D-+, )linea -.&*perlu pendidikan kewarganegaraan. Pendidikan yang dimaksud agar warganegara -ndonesia tahu tentang hak dan kewajiban serta mampu berdiri dan tetap menjaga jati dirinya ditengah arus globalisasi. /ertitik tolak dari amanat (( no !0 !!$ ttg Sisdiknas, khususnya penjelasan pasal $1, tujuan pendidikan kewarganegaraan untuk membentuk peserta didik menjadi manusia yang memiliki rasa kebangsaan dan 'inta tanah air. Se'ara rin'i 2isi dan misi /ahan )jar adalah, agar peserta didik mampu # ". 3enjelaskan landasan historis perkembangan pengetahuan tentang geopolitik yang kini menjadi salah satu unsur dalam konsepsi peren'anaan pembangunan bangsa dan negara agar ter'apai tujuan nasional bangsa. . 3enjelaskan konsepsi 'ara pandang*wawasan nasional*bangsa -ndonesia yang didasari pada filsafat Pan'asila hakekatnya merupakan konsepsi geopolitik -ndonesia.

$. 3enguasai dan memahami tentang berbagai masalah dasar kehidupan masyarakat, bangsa dan negara -ndonesia dengan menerapkan pandangan bangsa -ndonesia tentang diri*meliputi, sejarah, filsafat, kebhinekaan etnik, budaya dan agama*dan lingkungan geografi*yang berbentuk negara kepulauan*berada di posisi silang antara dua benua dan dua lautan. +. 3engaplikasikan 'ara pandang bangsa -ndonesia dalam pembinaan dan pengendalian hidup, bangsa di 5egara 6esatuan Republik -ndonesia. Daftar Istilah Kunci ". Daerah frontier, daerah yang terbentuk karena sifat manusia yang saling tergantung, baik dengan manusia maupun alam sehingga terjadi simbiose . Deklarasi 7uanda, merupakan Pengumuman Pemerintaha R.-.yang menolak re8im hukum laut*9erritorial :ee en 3aritiem 6ringen ;rdonantie yang di-sesuaikan dengan hukum laut -nternasional* dan menentukan bahwa wilayah 56R- adalah " mil laut (nauti'al mile& dari garis pangkal (base line& bukan lagi garis pantai ('oast line&. $. Doktrin # himpunan prinsip atau teori yang diajarkan, dianjurkan dan diterima sebagai kebenaran, untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan, dalam usaha men'apai tujuan. +. Doktrin dasar adalah doktrin yang timbul dari pemikiran yang bersifat falsafah. ,. Geomorfologi. 3a8hab posibiliti menekankan perlunya pemikiran geomorfologi yang mengingatkan bahwa yang berkaitan dengan geografi tidak hanya keadaan fisik bumi namun juga diri pendu-duk *berupa sejarah, budaya, etnik, agama, moral dan hal-hal la-in* namun masih berkaitan 'iri khas bumi tempat berpijak. %. Geopolitik, singkatan dari geo-politik, geo berarti bumi dan politik diartikan sebagai pertimbangan dasar bangsa menentukan alternatif

kebijakan dasar nasional untuk mewujudkan tujuan nasional. Dengan demikian geopolitik pengetahuan dasar untuk menentukan kebijakan politik yang didasari atas konstalasi*keadaan fisik* geografi saja, sebagai tindak lanjutnya ma8hab determinis berwawasan pembangunan kekuatan negara dan berupaya ekspansi ke negara lainnya. 1. Geostationary satelit orbit (GS;& adalah suatu orbit yang berbentuk 'i'in terletak pada enam radian bumi di atas garis khatulistiwa. GS; untuk menempatkan satelit komunikasi agar satelit tersebut berada pada posisi tetap di ruang angkasa terhadap bumi. P// menetapkan sebagai sumber daya alam trerbatas. <. Geostrategi, diartikan sebagai pelaksanaan geopolitik dalam negara. (Poernomo, "=1 &. =. 6epulauan # merupakan suatu gugusan pulau, termasuk bagian pulau, perairan di antaranya dan lain-lain wujud alamiah yang hubungannya satu sama lainnya demikian eratnya sehingga pulaupulau, perairan dan wujud alamiah lainnya itu merupakan satu kesatuan geografi, ekonomi dan politik yang hakiki, atau yang se'ara historis dianggap sebagai demikian. "!. 5egara 6epulauan berarti suatu 5egara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat me'akup pulau-pulau lain. "". >awasan 5asional, >awasan dari kata wawas*memandang dan lain sebagainya (6//-, !! # " 1"&*yang selanjutnya diartikan sebagai 'ara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya. " . >awasan 5usantara # se'ara umum didefinisikan sebagai 'ara pandang dan sikap bangsa -ndonesia tentang dirinya yang bhineka, dan lingkungan geografinya yang berwujud negara kepulauan berdasarkan Pan'asila dan ((D "=+,.

GEOPOLITIK Latar Bela an! ;rang dan tempat tidak dapat dipisahkan ? sahkan rakyat dari bumi yang ada di bawah kakinya. %%&. 9idak dapat dipiDemikian kata -r.

Sukarno pada " 7uni "=+, dihadapan Sidang /P(P6- (Setneg R-, tt # ;leh karena itu, setelah membangsa orang menyatakan tempat tinggalnya sebagai negara. Dalam perkembangan selanjutnya pengertian negara tidak hanya wilayah tempat tinggal, namun diartikan lebih luas lagi yang meliputi institusi, yaitu # pemerintah, rakyat, kedaulatan dan lain sebagainya, yang kemudian disebut sebagai state. 6arena orang dan tempat tinggalnya tidak dapat dipisahkan, perebutan ruang menjadi hal yang menimbulkan konflik antar antar manusia*indi2idu, keluarga, masyarakat, bangsa*hingga kini, meskipun bentuknya dapat se'ara fisik maupun non fisik. (ntuk dapat mempertahankan ruang hidupnya bangsa harus mempunyai kesatuan 'ara pandang yang dikenal sebagai wawasan nasional. Para ilmuwan politik dan militer menyebutnya sebagai geopolitik yang merupakan kelanjutan dari geografi politik. 6onsep wawasan nasional setiap bangsa berbeda. @al ini berkaitan dengan profil diri bangsa*sejarah, pandangan hidup, ideologi, budaya*dan sudah barang tentu ruang hidupnya yaitu geografi. 6edua unsur pokok*profil bangsa dan geografi*inilah yang harus diperhatikan dalam membuat konsep geopolitik bangsa dan negara. Geopolitik -ndonesia dinamakan >awasan 5usantara, dengan alasan # ". 5egara 6esatuan Republik -ndonesia adalah negara kepulauan (Setneg R-, tt # %%& . /erada diantara dua benua ()sia dan )ustralia& dan dua lautan (Aautan -ndia dan Aautan Pasifik& sehingga tepatlah bila dinamakan nusa diantara laut0air yang selanjutnya dinamakan 5usantara. $. 6eunikan lainnya adalah bahwa wilayah nusantara berada di Garis 6hatulistiwa dan diliwati oleh Geo Stationary Satelite ;rbit (GS;&.

6onsep wawasan bangsa tentang wilayah mulai dikembangkan sebagai ilmu pada akhir abad B-B dan awal abad BB dan dikenal sebagai geopolitik, yang pada mulanya membahas geografi dari segi politik negara (state&. Selanjutnya berkembang konsep politik*dalam arti distribusi kekuatan*pada hamparan geografi negara, sehingga tidaklah berlebihan bahwa geopolitik sebagai ilmu CbaruD di'urigai sebagai upaya pembenaran pada kosepsi ruang (Sunardi. !!+ # ",1&. ;leh karena itu dalam membahas masalah wawasan nasional bangsa, disamping membahas sejarah terjadinya konsep wawasan nasional akan dibahas pula teori geopolitik dan implementasinya pada negara kita. Ge"m"rf"l"!i Ne!ara Sebelum membahas masalah geopolitik*suatu negara*perlu mendalami 'iri khusus negara berdasarkan bentuk geomorfologinya ('iri fisik dan non fisik&. Setelah abad B-B perkembangan geopolitik dipengaruhi oleh orientasi manusia pada konstalasi wilayah. 3asa lalu *pra abad B-B*pengertian negara identik dengan tanah, sehingga banyak bangsa menamakan negaranya dengan unsur tanah, misalnya # England, @olland, Poland, Rusland, 9hailand. 5egara berdasarkan bentuk geografinya dibedakan # ". Dikelilingi daratan (land lo'k 'ountry&. . /erbatasan dengan laut, dapat dibedakan menjadi # a. 5egara pulau (o'eani' ar'hipelago& b. 5egara pantai ('oastal ar'hipelago& '. 5egara kepulauan (ar'hipelago& Pengertian )sas 6epulauan, berdasarkan (5FA;S "=< # Kepulauan : merupakan suatu kesatuan utuh wilayah, yang batasbatasnya ditentukan oleh laut, dalam lingkungan mana terdapat pulaupulau dan gugusan pulau-pulau )tau

Merupakan gugusan pulau-pulau dengan perairan diantaranya dan angkasa di atasnya sebagai kesatuan utuh, dengan unsur air sebagai penghubung. Per emban!an Te"ri Ge"#"liti -stilah geopolitik semula sebagai ilmu bumi politik kemudian berkembang menjadi pengetahuan tentang sesuatu yang berhubungan konstelasi*'iri khas negara yang berupa # bentuk, luas, letak, iklim, dan sumber daya alam*suatu negara untuk membangun dan membina negara. Para penyelenggara pemerintahan nasional hendaknya menyusun pembinaan politik nasional berdasarkan kondisi dan situasi geomorfologi se'ara ilmiah berdasarkan 'ita-'ita bangsa. Sedangkan geostrategi diartikan sebagai pelaksanaan geopolitik dalam negara. (Poernomo, "=1 & . 9eori geopolitik kemudian berkembang menjadi konsepsi wawasan nasional bangsa. ;leh karena itu wawasan nasional bangsa Dengan wawasan nasional suatu selalu menga'u pada geopolitik. negara. Bebera#a Pan$an!an Para Pemi ir Ge"#"liti Sebelum membahas wawasan nasional terlebih dahulu perlu pembahasan tentang beberapa pendapat dari para penulis geopolitik. Semula geopolitik adalah ilmu bumi politik yang membahas masalah politik dalam suatu negara, namun berkembang menjadi ajaran yang melitimasikan @ukum Ekspansi suatu negara. @al ini tidak terlepas dari para penulis antara lain # ". Griedri'h Rat8el ("<++-"=!+&. 9eori yang dikemukakan adalah

negara kita dapat mempelajari kemana arah perkembangan suatu

teori Ruang yang dalam konsepsinya dipengaruhi oleh ahli biologi Fharles Darwin. -a menyamakan negara sebagai makhluk hidup yang makin sempurna serta membutuhkan ruang hidup yang makin meluas, karena kebutuhan. Dalam teorinya bahwa bangsa yang

berbudaya tinggi akan membutuhkan sumber daya yang tinggi dan akhirnya mendesak wilayah bangsa yang CprimitifD. Pendapat ini dipertegas Rudolf 6jellen ("<%+-"= & dengan teori kekuatan, yang pada pokoknya menyatakan bahwa negara adalah satuan politik yang menyeluruh serta sebagai satuan biologis yang memiliki intelektualitas. Dengan kekuatannya mampu ekploitasi negara CprimitifD agar negaranya dapat swasembada. /eberapa pemikir sering menyebutnya sebagai Darwinisme sosial. . 6arl @aushofer ("<%=-"=+%&. @aushofer yang pernah menjadi atase militer di 7epang meramalkan bahwa 7epang akan menjadi negara yang jaya di dunia. (ntuk menjadi jaya bangsa harus mampu benua-benua di dunia. -a berpendapat bahwa pada hakikatnya dapat dibagai atas empat kawasan benua (Pan Region& dan dipimpin oleh negara unggul. 9eori Ruang dan 6ekuatan, merupakan hasil penelitiannya serta dikenal pula sebagai 9eori Pan Regional # a. Aebensraum (ruang hidup& yang C'ukupD b. )utarki (swasembada&. '. Dunia dibagi +(empat& Pan Region, tiap region dipimpin satu bangsa (nasion& yang unggul. Pan region # Pan )merika, Pan )sia 9imur, Pan Rusia -ndia, Pan Eropa )frika. Dari pembagian daerah inilah kita dapat segera tahu per'aturan politik masa lalu dan masa depan. Pengaruh @aushofer*menjelang Perang Dunia --*sangat besar di 7erman maupun di 7epang. Semboyan Macht und Erde di 7erman serta doktrin Fukoku Kyohei melandasi pembangunan kekuatan angkatan perang kedua negara menjelang Perang Dunia --. $. Sir @alford 3a'kinder ("<%"-"=+1&. 9eori Daerah 7antung (dikenal pula sebagai wawasan benua&. Dalam teori ahli geografi ini mungkin terkandung agar negara lain selalu berpaling pada pembentukan kekuatan darat. Dengan

demikian tidak mengganggu pengembangan armada laut -nggris. 9eorinya dapat disimpulkan # a. Dunia terdiri # =0" air, 0" pulau dunia (Eropa, )sia, )frika&, "0" pulau lain b. Daerah terdiri # Daerah 7antung (@eartland&, terletak di pulau dunia yaitu # Rusia, Siberia, Sebagian 3ongolia, Daerah /ulan Sabit Dalam (inner 'resent& meliputi # Eropa /arat, Eropa Selatan, 9imur 9engah, )sia Selatan, )sia 9imur, dan /ulan Sabit Auar (outer 'resent& meliputi # )frika, )ustralia, )merika0 /enua /aru. '. /ila ingin menguasai dunia, harus kuasai Daerah 7antung, untuk itu diperlukan kekuatan darat yang memadai. 9eori geopolitik 3a'kinder dapat disimpulkan sebagai berikut (Sunardi, !!+ # "%%& adalah # >ho rules East Europe 'ommands the @eartland, >ho rules the @eartland 'ommands the >orld -sland, >ho rules the world -sland 'ommands the >orld. $. Sir >alter Raleigh (",,+-"%"<& dan )lfred 9. 3ahan ("<+!-"="+& 9eori 6ekuatan 3aritim yang di'anangkan oleh Raleigh, bertepatan dengan kebangkitan armada -nggris dan /elanda yang ditandai dengan kemajuan teknologi perkapalan dan pelabuhan serta semangat perdagangan yang tidak lagi men'ari emas dan sutera di 9imur (Simbolon."==, # + ,&. Pada masa ini pula lahir tentang pemikiran hukum laut internasional yang berlaku sampai tahun "==+ (setelah (5FA;S "=< disetujui melalui S( P//&. a. Sir >. Raleigh # Siapa yang kuasai laut akan menguasai perdagangan dunia0kekayaan dunia dan akhirnya menguasai dunia, oleh karena itu harus memiliki armada laut yang kuat. Sebagai tindak lanjut maka -nggris berusaha menguasai pantai-pantai benua, paling tidak menyewanya.

b. )lfred 9. 3ahan # Aaut untuk kehidupan, sumber daya alam banyak terdapat di laut, oleh karena harus dibangun armada laut yang kuat untuk menjaganya. 3enurut 3ahan disamping hal tersebut juga perlu diperhatikan juga, masalah akses ke laut, dan jumlah penduduk karena faktor ini juga akan memungkinkan kemampuan industri untuk kemandiran suatu bangsa dan negara. ,. Giulio Douhet ("<%=-"=$!& dan >illiam 3it'hel ("<1=-"=$%&. )wal abad BB merupakan kebangkitan ilmu pengetahuan penerbangan. 6edua orang ini men'ita-'itakan berdirinya )ngkatan (dara. Dalam teorinya, menyebutkan bahwa kekuatan udara mampu beroperasi hingga garis belakang lawan serta kemenangan akhir ditentukan oleh kekuatan udara. 1. 5i'holas 7. Spijkman ("<=$-"=+$& 9eori Daerah /atas (Rimland theory&. 9eorinya dipengaruhi oleh 3a'kinder dan @aushoffer, terutama dalam membagi daerah. 6arena ia adalah bangsa /elanda yang pada dasarnya bangsa maritim, maka menurutnya penguasaan daerah jantung harus ada akses ke laut dan hendaknya menguasai pantai sepanjang Eurasia. Dalam teorinya tersirat # a. Dunia menurutnya terbagi + yaitu daerah 7antung (@eartland&, /ulan Sabit Dalam (Rimland&, /ulan Sabit Auar dan Dunia /aru (/enua )merika&. b. 3enggunakan kombinasi kekuatan darat, laut, udara untuk kuasai dunia. '. Daerah /ulan Sabit Dalam (Rimland& akan lebih besar pengaruhnya dalam per'aturan politik dunia daripada daerah jantung. d. >ilayah )merika yang paling ideal dan menjadi negara terkuat. <. /angsa -ndonesia. >awasan bangsa -ndonesia tersirat melalui ((D "=+, antara lain # a. Ruang hidup bangsa terbatas diakui internasional.

b. Setiap bangsa sama derajatnya, berkewajiban menjaga perdamaian dunia. '. 6ekuatan bangsa untuk mempertahankan eksistensi dan kemakmuran rakyat. Dari pembahasan tersebut diatas dapaat disimpulkan bahwa teori geopolitik menjadi doktrin dasar bagi terbentuknya negara nasional yang kuat dan tangguh. Sebagai diktrin dasar ada empat unsur yang perlu diperhatikan yaitu (Sunardi, !!+ # "<= s0d "11& # ". 6onsepsi Ruang, yang merupakan aktualisasi dari pemikiran negara sebagai organisasi hidup. Ruang yang merupakan inti dari konsepsi geopolitik merupakan wadah dinamika politik dan militer. @al juga dapat dirasakan pada era Perang Dingin*antara /lok /arat dan /lok 9imur*dimana kedua kutub saling men'ari pengaruh di dunia ketiga (5egara Sedang /erkembang&. . 6onsepsi Grontier, yang merupakan konsekwensi dari kebutuhan dan lingkungan. Grontier merupakan batas imajiner antara dua negara yang saling mempengaruhi. ;leh karena itu batas resmi (boundary& dapat bergeser karena berbagai pengaruh terutama masalah sosial, budaya, maupun ekonomi. Pengaruh negara asing0tetangga*yang lebih maju*bila tidak ditangani se'ara serius akan menimbulkan gejolak politik yang melabilkan Pemerintah. $. 6onsepsi Politik 6ekuatan, yang ingin menjelaskan tentang kehidupan bernegara. Politik kekuatan yang merupakan faktor dinamika kehidupan bangsa karena dinamika organisme bangsa. Dunia yang menyempit dan per'epatan jalannya sejarah (>right, "=+" # , s0d 1& sebagai akibat re2olusi teknik dapat duinia makin terbuka dan 'ita-'ita dunia tanpa batas (;hmae, "==! # negara lebih-lebih ba-gi negara sedang berkembang. +. 6onsepsi 6eamanan 5egara dan /angsa, yang kemudian melahirkan konsepsi geostrategi. Geopolitik akhirnya bertujuan "+&* merupakan 'iri globalisasi*harus dapat ditangkal oleh setiap

untuk penga-manan negara baik se'ara fisik maupun sosial

(ekonomi, budaya dan kehidupan siosial lainnya&. (ntuk itu perlu dipersiapkan daerah penyangga yang dikenal sebagai daerah frontier yang berbatasan dengan negara jiran dan dipersiapkan se'ara sistematis pembangunannya.

GEOPOLITIK INDONESIA %a&asan Nasi"nal >awasan dari kata wawas yang berarti meninjau, memandang, mengamati. Dengan demikian wawasan dapat diartikan konsepsi 'ara pandang (6//-, !! # " 1"&. Pada awal era reformasi menjadi kurang populer, sehingga para politisipun enggan menggunakan istilah ini (tidak lagi tersurat dalam G/@5 "=== sebagai wawasan bangsa&. >awasan nasional bangsa terbentuk karena bangsa tinggal dalam suatu wilayah*yang diakui sebagai miliknya*untuk kehidupannya. ;leh karena itu, apabila kita membahas bangsa akan terkait pula masalah # sejarah diri dan budaya, falsafah hidup serta tempat tinggal dan lingkungannya. Dari ketiga aspek ter'etus aspirasi bangsa yang kemu-dian dituangkan dalam perjanjian tertulis*konstitusi *maupun tidak tertulis namun tetap menjadi 'atatan hidup*moti2asi *yang semuanya dituangkan menjadi ajaran*doktrin*dasar untuk membangun negara yang berupa wawasan nasional. >awasan nasional bangsa -ndonesia, dinamakan >awasan 5usantara, yang merupakan implementasi perjuangan pengakuan sebagai negara kepulauan yang disesuaikan dengan kemajuan jaman. Pada masa lalu paham negara kepulauan hanya meliputi kumpulan pulau-pulau*berdasarkan 'ontour*yang dipisahkan oleh laut. Paham 5usan-tara menunjukkan ". 6e dalam # (dua& arah pengaruh # berlaku asas kepulauan, yang menuntut terpadunya

unsur tanah dan air yang selaras dan serasi guna merealisasikan wujud tanah air. . 6e luar penjuru. %a&asan Nusantara # berlakunya asas posisi antara, yang menuntut posisi kuat bagi -ndonesia untuk dapat berdiri tegak dari tarikan segala

Geopolitik -ndonesia dinamakan >awasan 5usantara, yang se'ara umum didefinisikan sebagai 'ara pandang dan sikap bangsa -ndonesia tentang dirinya yang bhineka, dan lingkungan geografinya yang berwujud negara kepulauan berdasarkan Pan'asila dan ((D "=+,. Sedangkan tujuannya adalah untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional dan turut serta men'iptakan dalam ketertiban dan perdamaian dunia. 6esemua itu dalam rangka men'apai Tujuan Nasional. arti # ". Penjabaran tujuan nasional yang telah diselaraskan dengan kondisi, posisi dan potensi geografi serta kebhinekaan budaya. . Pedoman pola tindak dan pola pikir kebijaksanaan nasional $. @akikat >awasan 5usantara persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan. Ke$u$u an %a&asan Nusantara Dalam sistem kehidupan nasional -ndonesia sebagai paradigma kehidupan 5asional -ndonesia yang urutannya sebagai berikut # ". Pan'asila sebagai filsafat, ideologi bangsa dan dasar negara. . ((D "=+, sebagai konstitusi negara. $. >awasan 5usantara sebagai geopolitik bangsa -ndonesia. +. 6etahanan 5asional sebagai geostrategi bangsa dan negara -ndonesia. ,. Politik dan strategi nasional sebagai kebijaksanaan dasar nasional dalam pembangunan nasional. >awasan 5usantara dan 6etahanan 5asional sebagai doktrin da-sar pengaturan kehidupan nasional. Sedangkan politik dan strategi na-sional sebagai kebijaksanaan dasar nasional dalam bentuk G/@5* masa ;rba*yang dijabarkan lebih lanjut dalam kebijaksanaan strategi pada strata di bawahnya. ;leh karena itu hakekat tujuan wawasan nusantara adalah kesatuan dan persatuan dalam kebhinekaan, yang mengandung

Doktrin dasar adalah himpunan prinsip atau teori yang diajarkan, dianjur-kan dan diterima sebagai kebenaran, untuk dijadikan pedoman dalam melaksanakan kegiatan, dalam usaha men'apai tujuan. Doktrin dasar adalah doktrin yang timbul dari pemikiran yang bersifat falsafah. Peranan %a&asan Nusantara Dalam kehidupan nasional, >awasan 5usantara dikembangkan peranannya untuk # ". 3ewujudkan serta memelihara persatuan dan kesatuan yang serasi dan selaras, segenap aspek kehidupan nasional. . 3enumbuhkan rasa tanggung jawab atau pemanfaatan lingkungannya. Peranan ini berkaitan dengan adanya hubungan yang erat dan saling terkait dan ketergantungan antara bangsa dengan ruang hidupnya. ;leh karena itu pemanfaatan lingkungan harus bertanggung jawab. /ila tidak, maka akan menimbulkan kerusakan lingkungan yang pada akhirnya akan merugikan bangsa itu sendiri. $. 3enegakkan kekuasaan guna melindungi kepentingan nasional. 6e-pentingan nasional menjadi dasar hubungan antara bangsa. )pabila satu bangsa kepentingan nasionalnya sejalan atau paralel dengan kepentingan nasional bangsa lain, maka kedua bangsa itu akan mu-dah terjalin hubungan persahabatan. +. 3erentang hubungan internasional dalam upaya ikut menegakkan perdamaian. %ajah %a&asan Nusantara Pengertian istilah wajah adalah roman muka. >ajah manusia hanya satu, tetapi wajah itu memiliki beberapa roman muka dan tiap roman muka berbeda satu dengan yang lain sesuai dengan situasi dan kondisi yang dihadapi. Dalam hubungan itu dapat dikatakan bahwa geopolitik -ndonesia hanya satu yaitu >awasan 5usantara (>asantara&. 9etapi wajahnya lebih dari satu yaitu ada + wajah meliputi #

". >ajah >asantara sebagai wawasan nasional yang melandasi konsepsi 6etahanan 5asional. . >ajah >asantara sebagai wawasan pembangunan nasional. $. >ajah >asantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan. +. >ajah >asantara sebagai wawasan kewilayahan. %asantara seba!ai Lan$asan K"nse#si Ketahanan Nasi"nal >ajah >awasan 5usantara dalam pengembangannya dipandang sebagai konsepsi politik ketatanegaraan dalam upaya mewujudkan tujuan nasional. Sebagai suatu konsepsi politik yang didasarkan pada pertim-bangan konstelasi geografis, wawasan nusantara dapat dikatakan meru-pakan penerapan teori geopolitik dari bangsa -ndonesia. Dengan demikian wawasan nusantara selanjutnya menjadi landasan penentuan kebijaksanaan politik negara. Dalam perjuangan men'a-pai tujuan nasional akan banyak menghadapi tantangan, an'aman, hambatan dan gangguan, baik yang datang dari luar negeri maupun dari dalam negeri sendiri. (ntuk menanggulanginya dibutuhkan suatu keku-atan, baik fisik maupun mental. Semakin tinggi kekuatan tersebut maka semakin tinggi pula kemampuannya. 6ekuatan dan kemampuan inilah yang diistilahkan ketahanan nasional. Semakin tinggi ketahanan nasi-onal yang dapat di'apai maka semakin mantap pula kesatuan dan persa-tuan nasional. Semakin mantapnya persatuan dan kesatuan nasional berarti semakin dekat kita dalam men'apai tujuan nasional. /erdasarkan rangkaian pemikiran yang demikian itu, maka ketahanan nasional diar-tikan sebagai konsepsi pengaturan dan penyelenggaraan dalam men'apai persatuan dan kesatuan nasional dalam rangka keseluruhan men'apai kesejahteraan dan keamanan nasional. /ertolak dari pandangan ini maka ketahanan nasional merupakan geostrategi nasional, untuk men'apai sasaran-sasaran yang telah ditegaskan dalam wawasan nusantara. 6etahanan nasional ini perlu dibina, dipelihara dan ditingkatkan dengan berpedoman pada wawasan nusantara yang juga serentak untuk memberi isi kepadanya.

%asantara seba!ai %a&asan Pemban!unan Nasi"nal 3enurut ((D "=+,, 3PR wajib membuat G/@5. G/@5 * masa ;rba*menegaskan bahwa wawasan dalam penyelenggaraan pem-bangunan nasional adalah >awasan 5usantara, yang bersumber pada Pan'asila dan berdasarkan ((DH+,. >awasan 5usantara adalah 'ara pandang dan sikap bangsa -ndonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang men'akup # ". Perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik dalam arti # a. /ahwa kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah, wadah, ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa, serta menjadi modal dan milik bersama bangsa. b. /ahwa bangsa -ndonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbi'ara dalam berbagai bahasa daerah serta memeluk dan meyakini berbagai agama dan keper'ayaan terhadap 9uhan Iang 3aha Esa harus merupakan kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluas-luasnya. '. /ahwa se'ara psikologis, bangsa -ndonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa dan setanah air, serta mempunyai satu tekad dalam men'apai 'ita-'ita bangsa. d. /ahwa Pan'asila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara yang melandasi, membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannnya. e. /ahwa kehidupan politik diseluruh wilayah 5usantara merupakan satu kesatuan politik yang diselenggarakan berdasarkan Pan'asila dan ((D J+,.

f. /ahwa seluruh kepulauan 5usantara merupakan satu kesatuan sistem hukum dalam arti bahwa hanya ada satu hukum nasional yang mengabdi kepentingan nasional. g. /ahwa bangsa -ndonesia yang hidup berdampingan dengan bangsa lain ikut men'iptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial melalui politik luar negeri bebas dan aktif serta diabadikan pada kepentingan nasional. . Perwujudan 6epulauan 5usantara sebagai satu kesatuan ekonomi, dalam arti # a. /ahwa kekayaan wilayah 5usantara baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. b. 9ingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah, tanpa meninggalkan kehidupan ekonominya. '. 6ehidupan perekonomian di seluruh wilayah 5usantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat. . Perwujudan kepulauan 5usantara sebagai satu kesatuan sosial dan budaya dalam arti # a. /ahwa masyarakat -ndonesia adalah satu, perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama, merata dan seimbang serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan tingkat kemajuan bangsa. b. /ahwa budaya bangsa -ndonesia pada hakekatnya adalah satu, sedangkan 'orak ragam budaya yang ada menggambarkan kekayaan budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa seluruhnya dengan tidak menolak nilai-

nilai budaya lain yang tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh bangsa. +. Perwujudan 6epulauan 5usantara sebagai satu kesatuan Pertahanan dan 6eamanan, dalam arti # a. /ahwa an'aman terhadap satu pulau atau satu daerah pada hakikatnya merupakan an'aman terhadap seluruh bangsa dan negara. b. /ahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam rangka pembelaan negara dan bangsa. Dari rangkaian uraian di atas dapat disimpulkan bahwa # ". >awasan 5usantara merupakan penjabaran tujuan nasional yang telah diselaraskan dengan kondisi, posisi dan potensi geografi serta kebhinekaan bangsa dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan. . >awasan 5usantara merupakan pola tindak dan pola pikir dalam melaksanakan pembangunan nasional. %asantara seba!ai %a&asan Pertahanan $an Keamanan Ne!ara >awasan 5usantara adalah pandangan geopolitik -ndonesia dalam mengartikan tanah air -ndonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan negara. 3engingat bentuk dan letak geografis -ndonesia yang merupakan suatu wilayah lautan dengan pulau-pulau di dalamnya dan mempunyai letak eKuatorial beserta segala sifat dan 'orak khasnya, maka implementasi nyata dari >awasan 5usantara yang menjadi kepentingan-kepentingan pertahanan keamanan negara harus ditegakkan. Realisasi penghayatan dan pengisian >awasan 5usantara disatu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan alam beserta penyelarasannya, sedangkan dilain pihak dapat menunjukkan kedaulatan negara Republik -ndonesia. (ntuk dapat memenuhi tuntutan itu dalam perkembangan dunia, maka seluruh potensi pertahanan keamanan negara haruslah sedini mungkin ditata dan diatur menjadi suatu

kekuatan yang utuh dan menyeluruh.

6esatuan Pertahanan dan

6eamanan negara mengandung arti bahwa an'aman terhadap sebagian wilayah manapun pada hakekatnya merupakan an'aman terhadap seluruh bangsa dan negara. %asantara seba!ai %a&asan Ke&ila'ahan Sebagai faktor eksistensi suatu negara wilayah nasional perlu ditentukan batas-batasnya agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga. ;leh karena itu pada umumnya batas-batas wilayah suatu negara dirumuskan dalam konstitusi negara (baik tertulis maupun tidak tertulis&. 5amun ((DH+, tidak memuat se'ara jelas ketentuan wilayah negara Republik -ndonesia, baik dalam Pembukaan maupun dalam pasal-pasalnya menyebut wilayah0daerah yaitu # ". Pada Pembukaan ((DH+,, alinea -. disebutkan CL..seluruh tumpah darah -ndonesiaL..D . Pasal "<, ((DH+, # CPembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil D (ntuk dapat memahami manakah yang dimaksudkan dengan wilayah atau tumpah darah -ndonesia itu, maka perlu ditelusuri pembahasan-pembahasan yang terjadi pada sidang-sidang /adan Penyelidik (saha Persiapan 6emerdekaan -ndonesia (/P(P6-&, pada bulan 3ei M 7uni"=+,, yang ditetapkan oleh Panitia Persiapan 6emerdekaan -ndonesia (PP6-&, sehari setelah Proklamasi 6emerdekaan tanggal "1 )gustus "=+,, adalah bersumberkan pada Ran'angan ((D dan Piagam 7akarta yang dihasilkan oleh /P(P6-. Dalam rangkaian sidang-sidang /P(P6bulan 3ei M 7uni "=+,, telah dibahas masalah wilayah 5egara -ndonesia merdeka yang lebih populer disebut tanah air atau juga Ctumpah darahD -ndonesia. Dalam sidang-sidang ini yang patut di'atat adalah pendapat # Dr. Supomo, S@ dan 3uh. Iamin, S@ pada tanggal $" 3ei "=+, serta -r. Sukarno tanggal " 7uni "=+,. Supomo mennyatakan, a.l.#

C9entang syarat mutlak lain-lainya, pertama tentang daerah, saya mufakat dengan pendapat yang mengatakan # pada dasarnya -ndonesia yang harus meliputi batas @india /elandaLD (Setneg R-, tt # ,& 3uh Iamin menghendaki, a.l # CL.. bahwa 5usantara terang meliputi Sumatera, 7awa-3adura, Sunda 6e'il, /orneo, Selebes, 3aluku)mbon, dan semenanjung 3alaya, 9imor dan Papua. L.Daerah kedaulatan negara Republik -ndonesia ialah daerah yang delapan yang menjadi wilayah pusaka bangsa -ndonesiaD. (Setneg R-, tt # +=& Sukarno dalam pidatonya, a.l. # C L.. ;rang dan tempat tidak dapat dipisahkan. 9idak dapat dipisahkan rakyat dari bumi yang ada di bawah kakinya. L 9empat itu yaitu tanah-air. 9anahair itu adalah satu kesatuan. )llah S>9 membuat peta dunia, menyusun peta dunia. 6alau kita melihat peta dunia, kita dapat menunjukkan dimana Ckesatuan-kesatuanD disitu. Seorang anak ke'ilpun, jikalau ia melihat dunia, ia dapat menunjukkan bahwa kepulauan -ndonesia merupakan satu kesatuan. L.D (Setneg R-, tt # %%& Iang disepakati sebagai wilayah negara -ndonesia adalah bekas wilayah @india /elanda. 5amun demikian dalam ran'angan ((D maupun dalam keputusan PP6- tentang ((D "=+,, ketentuan tentang mana wilayah negara -ndonesia itu tidak di'antumkan. @al ini dijelaskan oleh ketua PP6-*-r. Sukarno*bahwa # dalam ((D yang modern, daerah (N wilayah& tidak perlu masuk dalam ((D (Setneg R-, tt # $+1&. /erdasarkan penjelasan dari 6etua PP6- tersebut, jelaslah bahwa wilayah atau tanah air atau tumpah darah -ndonesia meliputi batas bekas >ilayah @india /elanda. (ntuk menjamin pelestarian kedaulatan, serta melindungi unsur wilayah dan kepentingan nasional dibutuhkan ketegasan tentang batas wilayah. 6etegasan batas wilayah tidak saja untuk mempertahankan wilayah tetapi juga untuk menegaskan hak bangsa dan negara dalam pergaulan internasional. >ujud geomorfologi -ndonesia berdasarkan Pan'asila*dalam arti persatuan dan kesatuan*menuntut suatu konsep

kewilayahan yang memandang daratan0pulau, lautan serta udara angkasa diatasnya, sebagai satu kesatuan wilayah. Dari dasar inilah laut bukan lagi sebagai alat pemisah wilayah. Dalam menentukan batas wilayah negara, Pemerintah R- menga'u pada )turan peralihan ((D-+,, pasal --*CSegala badan negara dan peraturan yang ada masih langsung berlaku, selama belum diadakan yang baru menurut (ndang-undang dasar iniD*yang memberlakukan undang-undang sebelumnya. Pemerintah @india /elanda telah mengeluarkan peraturan perundang-undangan wilayah dan termuat dalam ;rdomantie tahun "=$= yang diundangkan pada % )gustus "=$= yang dimuat dalam Staatblad 5o. + tahun "=$=, tentang C9erritoriale :ee en 3aritieme 6ringen ;rdonantieD. /erdasarkan ketentuan ordonansi ini, penentuan lebar laut wilayah sepanjang $ mil laut dengan 'ara penarikan garis pangkal berdasar garis air pasang surut, yang dikenal pula mengikuti 'ontour pulau0darat. 6etentuan demikian itu mempunyai konsekwensi bahwa se'ara hipotetis setiap pulau yang merupakan bagian wilayah negara Republik -ndonesia mempunyai laut teritorial sendiri-sendiri. Sedangkan disisi luar atau sisi laut (outer limits& dari tiap-tiap laut teritorial dijumpai laut bebas. 7arak antara satu pulau dengan pulau lain yang menjadi bagian wilayah negara Republik -ndonesia Cdipi-sahkanD oleh adanya kantong-kantong laut yang berstatus sebagai laut bebas yang berada diluar yuridiksi nasional kita. Dengan demikian dalam kantong-kantong laut nasional tidak berlaku hukum nasional. /erdasar itulah pada tanggal "$ Desember "=,1 dikeluarkan pengumuman Pemerintah Republik -ndonesia tentang wilayah perairan 5egara Republik -ndonesia yang dikenal sebagai CDeklarasi 7uandaD* -r. 7uanda pada periode itu sebagai Perdana 3enteri Republik -ndonesia*yang pada hakekatnya melakukan perubahan terhadap ketentuan ordonansi pada lembaran negara (staatblad& no. + berikut # tahun "=$= sebagai

". Fara penarikan batas laut wilayah tidak lagi didasarkan pada garis pasang surut (low water line&, tetapi didasarkan pada sistem penarikan garis lurus (straight base line& yang diukur dari garis yang menghubungkan titik-titik ujung yang terluar dari pada pulau-pulau atau bagian pulau yang termasuk kedalam wilayah negara Republik -ndonesia (N point to point theory&. . Penentuan lebar laut wilayah dari $ mil laut menjadi " mil laut. Deklarasi 7uanda pada hakikatnya adalah menerapkan asas ar'hipelago atau asas nusantara. Didalam deklarasi ini terkandung kepentingan dan tujuan bangsa -ndonesia ialah keutuhan wilayah negara di lautan. Deklarasi ini selanjutnya diakomodasikan dalam rangkaian peraturan perundang-undangan, sebagai berikut # ". (ndang-undang no. + PRP tahun "=%! tentang perairan -ndonesia. Dalam (( ini diberikan penjelasan dan kejelasan tentang # a. alasan atau argumentasi perlunya meninjau kembali peraturan tentang penentuan batas laut wilayah. b. 3akna dan pengertian # perairan -ndonesia, laut wilayah -ndonesia, perairan pedalaman -ndonesia. . Peraturan Pemerintah no. < tahun "=%! tentang lalu-lintas laut damai perairan -ndonesia. Peraturan ini menentukan aturan-aturan, antara lain tentang # lalu lintas laut damai kendaraan air asing di perairan pedalaman, pengertian dan makna lalu lintas damai kendaraan asing, bentuk dan luas kedaulatan wilayah 5usantara sejak CDeklarasi 7uanda "=,1D. Tantan!an Ban!sa In$"nesia A ibat De larasi (uan$a Dengan adanya Deklarasi 7uanda, se'ara yuridis formal negara kita menjadi utuh tidak terpe'ah lagi. @al ini menimbulkan reaksi beberapa negara yang beragam dan dapat dikatagorikan menjadi + (6usumaatmaja, !! # %& ". 5egara-negara )SE)5 termasuk )ustralia dan kini 9imor Aeste.

. $. +.

5egara-negara yang berepentingan terhadap usaha perikanan laut. 5egara-negara maritim yang memiliki armada angkutan niaga besar. 5egara maritim besar*terutama negara adidaya*dalam rangka mem'apai global strataegi. 9idak kalah penting adalah tantangan ke dalam yakni # mema-

hami makna negara kepulauan, makna Cbenua maritimD (:en, !!,&, menghilangkan faham bahwa batas wilayah tidak lagi berdasarkan garis pantai atau C'ontour0'oastlineD base, tetapi atas dasar base line.

GEOPOLITIK DAN )*K*+ KE%ILA,A)AN )u um Laut $an Per emban!ann'a Perkembangan Sejarah hukum laut tidak lepas dari kemajuan teknologi maritim*perkapalan dan kepelabuhanan*/elanda dan -nggris serta orientasi komoditi perdagangan dunia (Simbolon, "==,&. Pas'a Perang Sabil0Salib sampai dengan bagian akhir jaman pen'erahan (renaissan'e& laut praktis hanya menjadi milik Spanyol dan Portugal, sehingga ada sema'am pembagian wilayah yuridiksi dari kedua negara tersebut. /agian akhir jaman pen'erahan (renaissan'e&, tekno-logi maritim /elanda dan -nggris melampaui Spanyol dan Portugal. ;leh karena itu hukum laut banyak ditentukan oleh polemik bangsa /elanda dan -nggris. 5amun sebelum membahas polemik yang menghasilkan regim hukum laut, ada baiknya kita bahas lebih dahulu hakekat laut. @akekat laut adalah # ". /ebas, merdeka dan bergerak serta relatif tetap dan tidak mudah dirusak. . Datar dan terbuka, tidak dapat dipakai sembunyi. $. 9idak dapat dikuasai se'ara mutlak (tidak dapat dikapling, sulit diberi tanda&. +. 3edia ma'am-ma'am alat angkut, terutama yang ber2olume besar.

Dari hakekat tersebut timbul falsafah hukum laut yang berbuntut pada perebutan wilayah laut, yakni # ". Res 5ullius # Aaut tidak ada yang memiliki, oleh karenanya dapat diambil dan dimiliki masing-masing negara. . Res Fommunis # Aaut milik masyarakat dunia, oleh karena itu tidak dapat diambil0dimiliki oleh masing-masing negara. /elanda dan -nggris merasa bahwa mereka tidak harus tunduk pada negara yang lebih CprimitifD. ;leh karena itu para ahli hukum dari kedua negara tersebut saling berpolemik mengeluarkan argumentasi tentang hak atas laut. ". @ugo Grotius, seorang ahli hukum internasional /elanda memberikan teori C3are AiberumD (laut bebas&. Aaut tidak dapat dikuasai suatu negara dengan jalan CokupasiD (menduduki&, oleh karena itu laut menjadi bebas. . 7ohn Selden, seorang -nggris seorang ahli hukum -nggris pada tahun "%$, menulis tentang hukum laut dengan judul, C3are FlausumD (hak kuasai laut&, sebagai jawaban atas teori Grotius. Setiap negara dapat menguasai laut. Sebagai koreksi atas tulisan tersebut diatas, Grotius membuat argumen bahwa, laut wilayah dapat dimiliki sepanjang dapat dikuasai dari darat. -ni berarti laut hanya milik negara pantai. Selanjutnya Selden menginginkan adanya hak lintas damai bagi kapal-kapal dengan alasan untuk membeli suplai segar dari negara pantai Fornelis /ijenkershoek (seorang /elanda&, berpendapat bahwa laut wilayah adalah $ mil laut dari pantai pada saat pasang surut. )rgumentasi ini didasari bahwa jangkauan meriam O $ mil. 6etentuan ini berlaku hingga tahun "==+ yaitu dengan adanya pengesahan melalui Sidang (mum P//, yang merupakan tindak lanjut dari (nited 5ations Fon2ention on the Aaw of the Sea*dikenal (5FA;S "=< *berdasarkan persetujuan ""< negara di 3ontego /ay, 7amai'a tahun "=< . Pemerintah 5egara 6esatuan Republik -ndonesia melalui Deklarasi tanggal "$ Desember "=,1 mengajukan 56R- perlu laut wilayah

(territory water& selebar " mil laut dari Garis Pangkal0Garis Dasar (/ase Aine& atas dasar CPoint to point theoryD. Dengan demikian laut antar pu-lau menjadi Perairan Pedalaman (internal waters&. Selanjutnya laut wilayah dan laut pedalaman dikenalkan sebagai laut 5usantara. Sebagai akibat kon2ensi hukum laut timbul berma'am tipe perairan, hal ini tidak terlepas karena perhatian orang yang besar pada laut. (ntuk itu dibahas beberapa masalah yang menyangkut hukum laut # ". Aaut 9eritorial0Aaut >ilayah (9erritorial Sea& # wilayah laut yang le-barnya tidak melebihi " mil dari garis pangkal0garis dasar (base line&. Garis dasar adalah garis yang menghubungkan titik-titik terluar pulau terluar. . Perairan Pedalaman (-nternal waters& # wilayah laut sebelah dalam dari da-ratan0sebelah dalam dari GP. 5egara pantai mempunyai kedaulatan penuh. $. :ona 9ambahan (Fontiguous :one& # wilayah laut yang lebarnya tidak boleh melebihi " mil dari Aaut 9eritorial, merupakan wilayah 5egara Pantai untuk melakukan pengawasan pabean, fiskal, imigrasi, sanitasi dalam wilayah laut territorial. +. :ona Ekonomi Eksklusif (EP'lusi2e E'onomi' :one& # wilayah laut yang tidak melebihi !! mil dari GP. 5egara yang bersangkutan mempunyai hak berdaulat untuk keperluan eksplorasi dan eksploitasi, konser2asi dan pengelolaan sumber kekayaan hayati perairan. ,. Aandas 6ontinen (Fontinental Shelf& # wilayah laut 5egara Pantai meliputi dasar laut dan tanah di bawahnya, terletak di luar laut teritorial sepanjang merupakan kelanjutan alamiah wilayah. 7arak !! mil GP atau maksimal $,! mil, atau tidak melebihi "!! mil dari kedalaman .,!! m. %. Aaut Aepas (@igh Seas& dikenal pula sebagai laut bebas0laut -nternasional # >ilayah laut Q !! mil dari Garis Pangkal. Dengan adanya ketentuan di atas negara lain menuntut beberapa hak*yang sebenarnya adalah jaminan*dari negara kepulauan #

". Aintas # pelabuhan.

berlayar0berna2igasi melalui laut territorial, termasuk

masuk dan keluar perairan pedalaman untuk singgah di salah satu . Aintas Damai # berna2igasi melalui laut teritorial suatu negara sepanjang tidak merugikan kedamaian, ketertiban, atau keamananan negara yang bersangkutan. $. Aintas 9ransit # berna2igasi melintasi pada selat yang digunakan untuk pelayaran internasional antara laut lepas0:EE yang satu dan laut lepas0:EE yang lain. +. )lur Aaut 6epulauan # a. )lur yang ditentukan oleh 5egara 6epulauan untuk alur laut dan jalur penerbangan diatasnya yang 'o'ok digunakan untuk lintas kapal dan pesawat terbang asing. b. )lur ditentukan dengan merangkai garis sumbu pada peta, kapal dan pesawat terbang tidak boleh melintas lebih dari , mil kiri0kanan dari garis sumbu ,. Aaut Aepas # a. semua bagian laut yang tak termasuk laut territorial, perairan pedalaman maupun :EE. b. laut terbuka untuk semua negara baik berpantai maupun tidak berpantai. '. dalam laut lepas semua negara berhak berlayar, terbang, riset ilmiah dan menangkap ikan. Bebera#a Perhatian +anusia Terha$a# Laut ". Perubahan peta bumi pas'a Perang Dunia -- telah lahir banyak nega-ra nasional baru yang miliki laut. a. laut untuk kelangsungan hidup bangsa dan kesejahteraan rakyat. b. perlu pengaturan bersama pemanfaatan laut dan lingkungan untuk bangsa-bangsa. . 6emajuan 9eknologi berdampak pada meningkatnya kemampuan manusia memanfaatkan laut

$. /ertambahnya jumlah penduduk, harus diimbangi dengan kenaikan produksi, khususnya dari sumber kekayaan laut. +. /agi bangsa -ndonesia, laut untuk menjamin integrasi, sarana perhubungan dan transportasi, menjadi salah satu sumber penghidupan, serta ditinjau dari segi militer merupakan wahana pertahanan. )u um Dir!antara $an Per emban!ann'a Ruang dirgantara dapat dibagi menjadi dua bagian, yaitu Ruang (dara dan Ruang )ntariksa. Ruang udara berada di atas suatu wilayah 5egara dikatagorikan sebagai ruang (dara 5asional atau wilayah kedaulatan 5egara kolong, yang pemanfaatannya dikendalikan oleh 5egara tersebut. )dapun Ruang )ntariksa pe-manfaatannya dikendalikan se'ara internasional dan tidak boleh dijadikan subyek negara kolong. /eberapa teori yang menjadi polemik para hukum adalah # ". 9eori (dara /ebas ()ir Greedom 9heory&. /ahwa ruang udara bebas, dapat digunakan siapa saja, timbul perbedaan persepsi # kebebasan udara tanpa ba-tas dan kebebasan udara terbatas. . 9eori 5egara /erdaulat di (dara ()ir So2ereignty 9heory&. /ahwa 5egara kolong berdaulat penuh tanpa batas keatas, timbul perbedaan persepsi # kedaulatan negara kolong dibatasi oleh ketinggian ter-tentu, negara kolong berda-ulat penuh tetapi dibatasi oleh hak lintas damai. $. 3asalah 6etinggian. Sampai kini masih belum ada kesepakatan ("="!& ditentukan O ,!! km. 9eori Penguasaan Fooper, bahwa batas ketinggian ditentukan kemampuan teknologi masing-masing negara. Sedangkan 9eori (dara S'ha'ter, bahwa ketinggian s0d $! km atau s0d balon dan pesawat terbang dapat mengapung dan diterbangkan. +. /atas >ilayah (dara. Fara menentukan wilayah udara ada perbedaan yaitu # apabila ditarik garis tegak lurus dari permukaan bumi keatas, luas daratan dan lautan N luas udara, ada daerah yang

lowong dan dapat menimbulkan masalah. Disepakati menarik garis dari Cpusat bumiD sampai batas ruang angkasa0antariksa membentuk keru'ut terbalik. ;leh karenanya luas daerah udara lebih luas daripada luas daratan dan lautan. ,. Perjanjian Ruang )ntariksa (Spa'e 9reaty& "=%1 menyepakati # Penggunaan damai bagi antariksa. )ntarariksa dan benda-bendanya menjadi wilayah internasional. 5amun dalam perjanjian ini juga berlaku pemanfaatan ruang antariksa berdasarkan Cfirst 'ome, first ser2eD yang merugikan negara sedang berkembang. -ndonesia memi-liki ruang dirgantara yang luas, apalagi di bawah 6hatulistiwa yang memiliki jalur GS;. Sementara batas ruang udara dan ruang anta-riksa ditetapkan "!!0""! km. Seperti halnya dengan hukum laut -ndonesia juga menuntut perla-kuan yang sama seperti hukum laut. Dalam hal ini -ndonesia menuntut berlakunya kedaulatan 5egara kolong terhadap ruang Dirgantara. Paling sedikit tujuan yang ingin di'apai ialah ruang udara -ndonesia sebagai wilayah udara (air sou2erignty& nasional dan ruang antariksa -ndonesia sebagai wilayah kepentingan (air juridi'tion& yang diperlakukan serupa dengan :EE atau landas kontinen, yang meliputi pemanfaatan wilayah Geo-stationary Satelite ;rbit (GS;&, 3edium Earth ;rbit (3E;&, Aow Earth ;rbit (AE;&. Ge" Stati"nar' Satellite Orbit (GS;& Geostationary satelit orbit adalah suatu orbit yang berbentuk 'in'in terletak pada enam radian bumi di atas garis khatulistiwa. GS; untuk menempatkan satelit komunikasi agar satelit tersebut berada pada posisi tetap di ruang angkasa terhadap bumi. 6etinggian GS; O $%.!!! km di atas permukaan bumi. 9iga keunikannya # ". GS; hanya pada padang khatulistiwa, ruas GS; ada di negara khatulistiwa. . (kuran terbatas # tebal O $! km dan lebar ",! km.

$. Satelit pada orbit ini akan mengelilingi bumi dari barat ke timur dengan masa orbit O + jam ( $ jam, ,% menit, + detik&. Panjang garis khatulistiwa -ndonesia %.""! km, GS; -ndonesia =.==1 km atau " ,, R keliling GS;. terbatas %ila'ah Nasi"nal Ne!ara Kesatuan Re#ubli In$"nesia ". 3asa Penjajahan (/elanda dan 7epang&. Dasar # ;rdonansi Aaut 9eritur dan Aingkungan 3aritim no ++ 0"=$= (9erritoriale :ee en 3aritiem 6ringen ;rdonantie no. ++ 0"=$=& (kuran # $ mil dari garis pantai pada saat pasang surut (low water& Auas >ilayah Dasar # # O juta km . Setelah Proklamasi s0d "$ Desember "=,1 6etentuan Peralihan ((D "=+,, 6onstitusi R-S, ((DS "=,!, tetap berlaku ;rdonansi no ++ 0"=$=. $. Deklarasi Pemerintah R.-. tanggal "$ Desember "=,1 -Deklarasi 7uanda. Dasar "=,1 PEPERP( no +0"=%! tentang Perairan -ndonesia (kuran # " mil dari garis pangkal (point to point theory& # bertambah O $,= juta km , menjadi ,,= juta km Auas >ilayah 6ontingen& Dasar # Deklarasi Pemerintah R- tanggal "1 Gebruari "=%= (( no "0"=1$ tentang Aandas 6ontingen Auas >ilayah # /ertambah O !,< juta km , menjadi O %,1 juta km ,. Pengumuman Pemerintah R.-/ tahun "=<! (:ona Ekonomi Eksklusif& Dasar # Pengumuman Pemerintah tentang :one Ekonomi Eksklusif # Pengumuman Pemerintah R- tanggal "$ Desember GS; menjadi Sumber daya alam

+. Deklarasi Pemerintah R.-. tanggal "1 Gebruari "=%= (Aandas

(( no ,0"=<$ tentang :one Ekonomi Ekslusif (Pembenahan 6ekayaan )lam dan Potensi )lam& Auas >ilayah # /ertambah O ,, juta km , menjadi O =, juta km

GEOPOLITIK DAN OTONO+I DAERA) Latar Bela an! Sentralisasi pelayanan dan pembinaan kepada rakyat tidak mungkin dilakukan dari Pusat saja. ;leh karenanya wilayah negara dibagi atas daerah besar dan daerah ke'il. (ntuk keperluan tersebut diperlukan asas dalam mengelola daerah, yang meliputi # ". Desentralisasi pelayanan rakyat0publik. Dan filsafat yang dianut adalah # Pemerintah Daerah ada karena ada rakyat yang harus dilayanani. Desentralisasi merupakan power sharing (otonomi formal dan otonomi material&. ;tonomi daerah bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada rakyat0publik. ;leh karena outputnya hendaknya berupa pemenuhan bahan kebutuhan pokok rakyat* publi' goods*dan peraturan daerah*publi' regulation*agar tertib dan adanya kepastian hukum. yanan kepada rakyat0publik. . Dekonsentrasi # diselenggarakan, karena tidak semua tugas-tugas tek-nis pelayanan kepada rakyat dapat diselenggarakan dengan baik oleh Pemerintah Daerah (kabupaten0kota&. Dekonsentrasi # fungsional (kanwil0kandep& dan terintegrasi (kepala wilayah&. 6ebijakan desentralisasi # tujuan politis dan tujuan administrasi, namun tujuan utamanya adalah pela-

Pada kenyataannya otonomi daerah di -ndonesia se'ara luas tidak0belum pernah terlaksana. Sejah masa penjajahan /elanda, 7epang dan setelah kemerdekaan otonomi masih dalam bentuk dekonsentrasi. Pemba!ian Daerah >ilayah 5egara 6esatuan Republik -ndonesia dibagi atas daerah-daerah pro2insi dan daerah pro2insi itu dibagi atas kabupaten dan kota yang masing-masing mempunyai pemerintah daerah (ps no $ 0 !!+&. (( Pemerintah pro2insi yang berbatasan dengan laut

memiliki kewe-nangan wilayah laut sejauh " mil laut diukur dari garis pantai ke arah laut lepas dan atau ke arah perairan kepulauan (ps "< ayat (+& (( no $ 0 !!+&. )sas ini bertentangan Deklarasi Pemerintah R.dan telah dikukuhkan melalui (5FA;S serta telah diratifikasi dengan (( no %0"==% ttg Perairan -ndonesia. Iang patut diwaspadai bahwa semangat otonomi tidak menjurus pada semangat pembentukan daerah berdasarkan etnik atau sub kultur. 3asa penjajahan /elanda wilayah kita terbagai atas dasar pembagaian sub kultur dengan dibentuknya daerah 6aresidenan. Iang selanjutnya terbagi habis menjadi # Pro2insi, 6aresidenan, 6abupaten06ota, 6awedanaan, dan 6e'amatan. Globalisasi yang meyebabkan adanya global ParadoP (5aisbit, "=<1 # ,,& jangan sampai menyemangati pemekaran wilayah atas atas dasar pendekatan kebudayaan sehingga menimbulkan benturan budaya yang berakibat pe'ahnya negara nasional (@untington, "==% # "!!&. ;leh karena itu kita perlu perhatian khusus pada wilayah yang dilalui )lur Aaut 6epulauan*Riau, Resiau 6epulauan, 6alimantan /arat, /angka-/elitung, /anten, Sulawesi 9engah, Sulawesi /arat, Pulau Aombok serta 3aluku, 3aluku (tara*yang beberapa saat lalu hingga kini tetap ber-gejolak, baik yang berupa konflik fisik maupun konflik non fisik (kei-nginan memisahkan diri dengan membentuk pro2insi baru&. Pemba!ian Ke&enan!an ((( no $ 0 !!+ ttg Pemerintahan Daerah&

".

6ewenangan Pemerintah (ps "! ayat ($&& # a. politik luar negeriS b. pertahananS '. keamananS d. yustisiS e. moneter dan fiskal nasionalS dan f. agama

. "$&

6ewenangan >ajib Pemerintah Daerah Pro2insi (ps a. peren'anaan dan pengendalian pembangunanan b. peren'anaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata ruangS '. penyelenggaraan masyarakatS d. penyediaan sarana dan prasarana umumS e. penanganan bidang kesehatanS f. penyelenggaraan pendidikan dan alokasi sumber daya masusia potensialS g. penanggulangan masalah sosial lintas kabupaten0kotaS h. pelayanan bidang ketenagakerjaan lintas kabupaten0kotaS i. j. l. fasilitasi pengembangan koperasi, usaha ke'il, dan menengah termasuk lintas kbupaten0kotaS pengendalian lingkungan hidupS pelayanan kependudukan, dan pen'atatan sipilS k. pelayanan pertanahan termasuk lintas kabupaten0kotaS m. pelayanan administrasi umum pemerintahanS n. pelayanan administrasi penanaman modal termasuk lintas kabupaten0 kotaS o. penyelenggaraan pelayanan dasar lainnya yang belum dapat dilaksanakan oleh kabupaten0kotaS dan p. urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. ketertiban umum dan ketenteraman

$. 6ewenangan Pemerintah Daerah 6abupaten dan 6ota (pada dasarnya sama namun dalam skala kabupaten0kota, ps "+& # a. peren'anaan dan pengendalian pembangunananS b. peren'anaan, pemanfaatan, dan pengawasan tata ruangS '. penyelenggaraan masyarakatS d. penyediaan sarana dan prasarana umumS e. penanganan bidang kesehatanS f. penyelenggaraan pendidikanS g. penanggulangan masalah sosialS h. pelayanan bidang ketenagakerjaanS i. j. l. fasilitasi pengembangan koperasi, usaha ke'il, dan menengahS pengendalian lingkungan hidupS pelayanan kependudukan, dan pen'atatan sipilS ketertiban umum dan ketenteraman

k. pelayanan pertanahanS m. pelayanan administrasi umum pemerintahanS n. pelayanan administrasi penanaman modalS o. penyelenggaraan pelayanan dasar lainnyaS dan p. urusan wajib lainnya yang diamanatkan oleh peraturan perundang-undangan. +. 6ewenangan Pemerintah Daerah untuk mengelola sumber daya alam dan sumber daya lainnya di wilayah laut meliputi (ps "<&# a. lautS b. '. d. pengaturan administrasiS pengaturan tata ruangS penegakan oleh PemerintahS e. f. ikut serta pemeliharaan keamananS dan ikut serta dalam pertahanan kedaulatan negara. hukum terhadap peraturn yang dikeluarkan oleh daerah atau yang dilimpahklan kewenganannya eksplorasi, eksploitasi, konser2asi dan pengelolaan

Sedangkan batas wilayahnya adalah paling jauh " mil laut diukur dari garis pantai kerah laut lepas dan "0$ nya menjadi kewengan daerah kabupaten0kota. Sumber Penerimaan Pela sanaan Desentralisasi (ntuk mendukung jalannya pemerintahan di daerah diperlukan dana, namun tidak semua daerah mampu mendanai sendiri jalannya roda pemerintahan. ;leh karenanya Pemerintah harus mampu membagi adil dan merata hasil potensi masyarakat. diperlukan aturan yang baku. ". Pendapatan )sli Daerah # a. pajak daerahS b. retribusi daerahS '. hasil pengelolaan kekayaan daerahS d. lain-lain Pendapatan )sli Daerah yang sah. . Dana Perimbangan Daerah terdiri atas # a. Dana bagi hasil dari pajak dan sumber daya alam. b. Dana alokasi umum '. Dana alokasi khusus $. Pinjaman Daerah, daerah dapat meminjam dari dalam negeri dan luar negeri (melalui Pemerintah Pusat&, dengan persetujuan DPRD. +. Aain-lain penerimaan yang sah termasuk Dana Darurat, berasal dari Pinjaman )P/5. Daerah 0r"ntier /anyak pimpinan daerah*politisi dan pejabat*daerah yang tidak menyadari dan mendalami makna filosofi otonomi daerah, sehingga ada wilayah yang terpe'il bahkan terisolasi pada era globalisasi. 3ereka sering mengabaikan daerah ChinterlandD, namun apabila hinterland ini berada di tapal batas*batas resmi, yang dikukuhkan melalui perjanjian internasional*dengan negara jiran daerah ini merupakan daerah CfrontierD. Daerah frontier terbentuk karena sifat manusia yang saling )gar adil dan merata Dari ketentuan tersebut dikeluarkan

beberapa istilah tentang dana untuk keperluan pembinaan wilayah #

tergantung, baik dengan manusia maupun alam sehingga terjadi simbiose. 6ehidupan masyarakat -ndonesia dengan masyarakat negara jiran menjadi saling pengaruh mempengaruhi. Sebagai akibatnya terjadi pergeseran batas negara se'ara imajiner. Daerah frontier (Sunardi, !!+ # ","& terjadi a. l. # ". Dorongan ekonomi, berupa kemudahan masyarakat untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup. . Dorongan sosial budaya, berupa kesamaan sub-kultur (suku& dan kemudahan mendapatkan fasilitas perlindungan masa depan (sekolah, kesehatan0so'ial se'urity&. $. Dorongan politik, antara lain adanya kepastian hukum dan tidak me-nutup kemungkinan menuntut adanya referendum. 6emudahan di negeri jiran dapat mendorong perbuatan kriminal yang berupa a.l # pen'urian kayu, penyelundupan barang dan orang, penggeseran patok batas, penjualan pasir di pulau terluar dan lain sebagainya. Pembinaan wilayah frontier laut hendaknya mendapat prioritas mengingat banyak pulau-pulau sepanjang perbatasan yang rawan untuk dikuasai negara tetangga. Dari =" pulau yang menjadi titik batas (point& ada " pulau yang rawan diserobot oleh negara lain baik melalui akupasi diam-diam (silent o''upation& maupun melalui penetrasi budaya dan ekonomi. (ntuk itu perlu berdirinya jawatan pen'atatan pulau0pantai yang dikenal sebagai 3arine Fadastre. Dengan adanya 3arine Fadastre dengan upaya pro aktif, diharap-kan kita mampu mengin2entarisasi jumlah pulau lengkap dengan tata letak (koordinat pada peta laut&, konfigurasi*luas, letak, 'iri flora dan fauna*sehingga & kita akan mudah mendaftarkan ke P// di 5ew Iork. 6euntungan yg didapat antara lain # ". Dapat menuntut hak ('laim& atas pulau tersebut di wilayh -ndonesia apabila diduki se'ara diam-diam oleh negara tetangga.

7angan sampai kita kehilangan pulau tetapi tidak tahu apa0pulau mana yang hilang.

$.

3emberikan batas wewenang kepada daerah otonom batas laut ber-dasarkan koordinat tidak berdasarkan perkiraan seperti sekarang ini yang berakibat pada konflik di kalangan rakyat.

Rencana Tata Ruan! %ila'ah /erkaitan dengan diundangkannya (( no $ 0 !!+ perlu ditinjau kembali ren'ana tata ruang wilayah (R9R>&, baik pro2insi maupun kabupaten dan kota. Pada saat menga'u (( no. 0"=== ttg Pemerintahan Daerah, R9R> Pro2insi sudah sesuai, dan telah menjadi Perda. 5amun R9R> 6abupaten dan 6ota masih dibawah ,! R yang telah menjadi Perda (dikukuhkan&. Dengan diundangkannya (( no. Pengubahan R9R> $ 0 !!+, ternyata perlu mengubah R9R>.

hendaknya meng-a'u pada 6epentingan 5asional, tidak hanya menga'u pada kepentingan daerah semata ((( no. +0"== &. ;leh karena itu perlu standarisasi penataan ruang, dan sudah barang tentu menga'u pada asas negara kepulauan. Selama ini sering R9R> lebih berorientasi pada negara kontinen, sehingga upaya pembenahan pantai kurang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup. 6urangnya pemahaman akan makna hakekat negara nusantara menyebabkan meningkatnya kerusakan lingkungan tidak saja di darat tetapi di daerah maritim. Reklamasi pantai utara D6- 7akarta dengan menebang hutan bakau menimbulkan banjir yang tidak saja di D6- 7akarta tetapi juga pro2insi lain. 6asus yang sekarang masih terkatung-katung hingga kini adalah masih adanya limbah /-$ dari Singapura yang dionggokkan di pulaupulau Pro2insi 6e-pulauan Riau. Pulau-pulau tempat teronggokannya limbah /-$ ternyata belum teren'ana peruntukannya oleh Pemerintah, baik pusat maupun daerah. 3asuknya limbah /-$ sebagai barang import menandakan bahwa kita masih belum*mungkin tidak*tahu akan

bahaya limbah /-$ yang dimasukkan sebagai pupuk untuk pertanian. 6erusakan lingkungan pada pulau-pulau yang tidak berpenghuni pada gilirannya akan merugikan kita. Dari gambaran tersebut diatas, jelaslah bahwa kita sering mengabaikan baku mutu lingkungan, terabaikannya salah satu sektor. >ajib memiliki analisa dampak lingkungan (amdal& sering terabaikan karena kurang disadari oleh para pejabat di daerah. Padahal kita hendaknya menga'u pada filsafat yang mendasarinya yaitu # ". Pemanfaatan ruang bagi semua kepentingan se'ara terpadu, berdaya guna dan berhasil guna, serasi, selaras dan berkelanjutan. . 6eterbukaan, persamaan, keadilan dan perlindungan hukum. Dengan menyadari akan filsofi ini maka akan didapat hal-hal a.l. # ". 9er'apai kelestarian, keserasian, dan keseimbangan antara manusia dan alam. . 9erwujud manusia -ndonesia sebagai insan lingkungan hidup yang miliki sikap untuk melindungi dan membina lingkungan hidup. $. 9erjamin generasi masa kini dan generasi masa depan. +. 9er'apai kelestarian lingkungan hidup. ,. 9erkendali pemanfaatan sumber daya se'ara bijaksana. %. 9erlindung 56R- terhadap dampak usaha kegiatan di luar wilayah 56R- yang menyebabkan pen'emaran dan atau perusakan lingkungan hidup. ;leh karena itu penyusunan R9R> perlu benarbenar terpadu. Pen$aftaran %ila'ah +aritim -+arine ca$aster. 9anah )ir -ndonesia memiliki sebanyak "1.,!+ pulau dan yang bernama hanya ,.1!$ pulau dan sisanya sebanyak "".<!" belum bernama (Data 3abes 95-, !!,&. Sebagai akibatnya dokumentasi nasional ten-tang konfigurasi kepulauan kita tidak jelas bahkan gelap. -ni juga dise-babkan kurangnya perhatian pengambil kebijaksanaan* negarawan dan politisi, serta para pemimpin non formal*di negeri ini. Sebagai akibat-nya banyak pulau-kita yang hilang*dituntut

kepemilikan oleh negara jiran maupun kerusakan oleh alam dan manusia -ndonesia*yang kita tidak ketahui. (ntuk itu perlu berdirinya jawatan pen'atatan pulau0pantai yang dikenal sebagai 3arine Fadastre. )danya 3arine Fadastre dengan upaya pro aktif, diharapkan kita mampu mengin2entarisasi jumlah pulau lengkap dengan tata letak (koordinat pada peta laut&, konfigurasi*luas, letak, 'iri flora dan fauna*sehingga & kita akan mudah mendaftarkan ke P// di 5ew Iork. 6euntungan yg didapat antara lain # ". Dapat menuntut hak ('laim& atas pulau tersebut di wilayh -ndonesia apabila diduduki se'ara diam-diam oleh negara tetangga. . 7angan sampai kita kehilangan pulau tetapi tidak tahu apa0pulau mana yang hilang. $. 3emberikan batas wewenang kepada daerah otonom batas laut berdasarkan koordinat tidak berdasarkan perkiraan seperti sekarang ini yang berakibat pada konflik di kalangan rakyat.

*#a'a +en!ha$a#i Ge"#"liti $an Ge"strate!i Ne!ara (iran 3enghadapi )SE)5 dan )ustralia tindakan kita paling tidak # ". 3ewaspadai Csilent o''upationD dengan pemantapan pembinaan kekuatan maritim. . 3enghadapi )ustralia dengan proyek )ustralia 3aritime -dentifi'ation :one ()3-:&, kita harus segera mengidentifikasikan pulaupulau yang tersebar lauas. $. 3enghadapi 3alaysia dan Singapura dengan kekerasan perlu mewaspadai adanya CGi2e Power Defen'e )greementD yang masih berlaku. +. 9entunya kunjungan Presiden dan >akil Presiden keperbatasan akan meningkatkan rasa nasionalisme rakyat. 3enghadapi 5egara Iang /erkepentingan dengan Perikatan #

".

3eningkatkan kemampuan nelayan dari nelayan pantai menjadi nelayan laut, nelayan belajar memba'a peta laut dan menggunakan peralatan na2igasi lebih baik.

Pembangunan desa pantai, yang diisi oleh keluarga nelayan0pelaut tidak seperti sekarang ini yang masih dibangun oleh petani gunung.

$.

5elayan dijadikan monitor terhadap pengganggu negara terhadap pen'urian ikan, pen'emaran lingkungan dan perusakan alat na2igasi laut. 3enghadapi 5egara yang memilik armada angkutan laut besar

yang ingin tetap berperan dalam era globalisasi # ". Penambahan )A6- sesuai dengan permintaan -nternational

3aritime ;rgani8ation tetap ditolak karena pada hakekatnya membuat wilayah kita terbuka sehingga merupakan 'ontra produ'ti2e dari Deklarasi 7uanda. . )A6- perlu diinforemasikanb lebih intensif kepada masyarakat maritim -ndonesia, dengan ditindak lanjuti proaktif pengawasan. 3enghadapi negara adi daya yang sejak semula menentang negara nusantara hendaknya kita tetap menolak penambahan )A6-. Penambahan )A6- dapat berakita wilayah kita terbuka kembali. Aaut 5usantara menjad high seas. Daftar Acuan )nderson, /enedi't, !! . Imagined ommunities : !e"lection on the #rigin and $pread o" %ationalism. Iogyakarta, Penerbit -nsist. /asrie, Fhaidir Drs., 3.Si., "==,. &awasan %usantara, &awasan %asional Indonesia. Serpong, Aembaga -lmu @umaniora -9-, Depdiknas, !! , Kamus 'esar 'ahasa Indonesia. 7akarta, /alai Pustaka Ditjen Dikti, !!". Kapita $elekta (endidikan Kewarganegaraan )untuk Mahasiswa* bag I + II, 7akarta, Ditjen Dikti Depnas --------, !! . Modul ,cuan (roses (embela-aran M(K (endidikan Kewarganegaraan. 7akarta, Ditjen Dikti Follins, 7ohn 3., "=1+. .rand $trategy,(rinciple and (ractices. )nnapolis, 3a # (S 5a2al -nstitute

Djalal, @asyim, "==,. Indonesia and the /aw o" the $ea. 7akarta, FS-S @ardjasumantri, 6usnadi, "=<=. 0ukum 1ata /ingkungan. Iogyakarta, (G3 Pres @untington, Samuel P., "==%. 1he lash o" i2ili3ation and the !emaking o" the &orld #rder. Aondon, (6, 9ou'hstone /ook 'o. 6usumatmadja, Prof. DR. 3o'htar, !!$, Konsep 0ukum %egara %usantara (ada Kon2ensi 0ukum /aut III. /andung, )lumni. 3irhad, R.P. Purnomo, "=1$. .eopolitik dan .eostrategi Indonesia. 7akarta, Aemhannas (diktat untuk 6R)& 5aisbitt, 7ohn (terjemahan&, "==+. .lobal (arado4, $emakin 'esar Eko-nomi 5unia $emakin Kuat (erusahaan Kecil.7akarta, /inarupa )ksara ;hmae, 6eni'hi, "==". 1he 'orderless &orld, (ower and $trategy in the Interlined Economy. Aondon, Gontana. Simbolon, Parakitri 9. "==,, Men-adi Indonesia, 'uku I, ,kar-akar Kebangsaan Indonesia. 7akarta # 6ompas Sekretariat 5egara R-, tt. 0impunan !isalah $idang-sidang '(6(KI dan ((KI yang berhubungan dengan (enyusunan 665-78. 7akarta, Setneg Soewarso ("=<"&, &awasan %usantara, Ketahanan %asional. @ak Fipta. Sumardi, 7uajir, "==%. 0ukum !uang ,ngkasa )$uatu (engantar*. 7akarta, P9. Pradnya Paramita Sunardi, R. 3. ( !!+&, (embinaan Ketahanan 'angsa, dalam rangka memperkokoh keutuhan %egara Kesatuan !epublik Indonesia. 7akarta# P9. 6uadernita )didarma. Suradinata, Ermaya dan )leP Dinuth (Pnyt& ( !!"&, .eopolitik dan Kon-sepsi Ketahanan %asional. 7akarta# Paradigma Fipta 9atrigama. >right, Tuin'y, "=+ . $tudy o" &ar.Fhi'ago -ll, 9he (ni2ersity of Fhi'ago Press

Lam#iran 1 Stu$i Kasus 2A3 Pencurian Ka'u Sasaran Pembelajaran # 3ahasiswa mampu menjelaskan dengan pikiran logis mengenai masalah pen'urian kayu berkaitan dengan ajaran Geopolitik -ndonesia (>awasan 5usantara&, Geostrategi -ndonesia (6etahanan 5asional&, Pembangunan 5asional0Pembangunan /erkelanjutan, masalah konser2asi sumber daya alam dan lingkungan. Keti a Ten$a Biru Bermunculan. )da pemandangan unik di sepanjang sungai kapuas (6alimantan& sekarang ini. 6ayu-kayu gelondongan yang jumlahnya !!-$!! batang dijalin menyerupai rakit raksasa sehingga memenuhi pinggiran sungai. Aalu lintas sungai menjadi agak terganggu karena rakit tersebut panjangnya dapat lebih dari "!! meter dengan lebar lebih dari , meter. Rakit tersebut ditarik kapal dari bagian hulu ke bagian hilir selama berhari-hari. Di tengah rakit raksasa ada bangunan sederhana terbuat dari kayu. Di tempat inilah pemilik kayu tinggal, beristirahat dan memasak saat menghanyutkan kayu. 6arena atap bangunan itu biasanya hanya terbuat dari terpal plastik biru untuk menahan hujan, masyarakat menyebutnya tenda biru. 9enda biru itu bermun'ulan saat musim hujan, ketika air sungai sedang deras. Saat itu paling baik menghanyutkan kayu. 3usim kemarau untuk menebang kayu sebanyak-banyaknya dan musim peng-hujan untuk mengangkut kayu-kayu tersebut. 6ayu hasil tebang liar ma-syarakat dilakukan di bagian hulu sungai yang sulit dijangkau. @asil penebangan perorangan dikumpulkan menjadi lebih dari sungai yang deras. ! penebang, kemudian diikat menjadi satu agar tak ter'erai berai saat melintasi arus

Soemiarno/2005/+"0+%

5amun pembalakan hutan (penebangan liar& yang sangat merugikan kita apabila terjadi di daerah frontier. Grontier*yang terbentuk karena tidak 'ukup perhatian pemerintah pada daerah asimilasi dan tidak ada sarana sirkulasi yang 'ukup (Sunardi, !!+ # "% &*di wilayah kita diperparah dengan rusaknya patok perbatasan karena diterjang oleh kayu ilegal, yang didorongkan ke arah negara jiran. Patok-patok perbatasan antara -ndonesia*6alimantan /arat dan 6alimantan 9imur*dengan 3alaysia 9imur*Serawak dan Sabah*sepanjang !!+ km serta hanya ada $! pos penjagaan 95- )D, bergeser sekitar %!! m ke arah -ndonesia (di 6albar&. Pergeseran patok batas resmi (boundary& tidak mustahil terjadi karena kekurang sadaran masyarakat kita akan pentingnya ruang hidup. Penebangan kayu ini patut di'urigai legalistasnya. -jin hak pemanfaatan hasil hutan sudah di'abut dua tahun lalu oleh Pemerintah (pusat&. 6alau kayu masih bagus berarti kayu itu hasil tebangan ilegal, menurut 2ersi Pemerintah. 5amun tidak mustahil menjadi legal karena direstui oleh Pemerintah daerah (pro2insi atau kabupaten&. 9entunya ini sangat berkaitan erat dengan CsemangatD pemanfaatan (( no $ 0 !!+ ttg Pemerintah Daerah dan (( no $$0 !!+. tentang Perimbangan 6euangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Dan apabila sinyalemen ini benar, kiranya kita perlu meninjau pula Ren'ana 9ata Ruang >ilayah. Dengan demikian semua orang akan menikmati kegunaan ruang, sehingga tidak tumpang tindih serta adanya kedamaian antar golongan. /agaimana pandangan anda terhadap masalah di atasU upaya mengatasi masalah tersebut. @anya untuk Pengajar # @al penting yang sebaiknya menjadi isu pembelaran mahasiswa # ". Gungsi hutan sebagai unsur lingkungan hidup. . Gungsi hutan sebagai penghasil de2isa negara. Posisikan diri anda sebagai orang yang diminta untuk memberikan saran dalam

Soemiarno/2005/+

0+%

$.

6erusakan lingkungan akibat penebangan hutan. kayu.

+. Pergeseran batas wilayah (boundary& yang dilakukan oleh pen'uri ,. @ilangnya plasma mutfah dan gagalnya upaya pembangunan berwawasan lingkungan. Daftar Pustaka yang dianjurkan. ". Perundangan # - (("=+, ()mandemen - s0d -.& - (( no +0"== tentang Penataan Ruang - (( no. $0"==1 tentang Pengelolaan Aingkungan @idup. - (( no. $ 0 !!+ tentang Pemerintahan Daerah - (( no. $$0 !!+ tentang Perimbangan 6euangan Pusat-Daerah. . @arjasumantri, 6usunadi, "=<=, 0ukum 1ata /ingkungan, Iogyakarta, Gajah 3ada (ni2ersity Press. $. 6usumaatmadja, Prof. DR. 3o'htar, S@, !!$, Konsepsi 0ukum %egara %usantara, (ada Kon"erensi 0ukum /aut III, /andung, )lumni +. Soemarwoto, ;tto, !!", ,tur diri sendiri, paradigma baru pengelolaan lingkungan hidup, Iogyakarta, Gajah 3ada (ni2ersity Press. ,. Sunardi R.3. !!+, (embinaan Ketahanan 'angsa dalam rangka memperkokoh ketahanan %K!I, 7akarta, 6uaterminta )didarma. Stu$i Kasus 2B3 Pemilihan Ke#ala Daerah Lan!sun! Sasaran Pembelajaran # 3ahasiswa mampu menjelaskan dengan pemikiran yang logis mengenai masalah otonomi daerah berkaitan dengan wilayah sebagai ruang hidup, upaya bela negara, pembangunan nasional, sumber daya alam dan lingkungan.

Soemiarno/2005/+$0+%

Pemilihan Ke#ala Daerah $an *#a'a +ence!ah Dis4inte!rasi 5egara 6esatuan Republik -ndonesia dibagi atas daerah-daerah pro2insi dan da-erah pro2insi itu dibagi atas kabupaten dan kota serta diberikan otonomi (ps "< ((D H+, amandemen -.&. ;tonomi daerah berarti daerah menerima hak, wewenang, dan kewajiban daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri sesuai dengan perundangan yang berlaku. ;tonomi daerah berarti, pemerintah*pro2insi, kabupaten dan kota*harus me-layani rakyat karena pemerintah pusat tidak mampu melayani daerah yang jauh dan terpen'il. ;tonomi daerah merupakan power sharing (pembagian kewenangan& antara Pusat-Daerah. Se'ara politis bertujuan administrasi yang terpadu dan harmonis sehingga dapat melayani rakyat dengan baik dan benar. Daerah yang berbatasan dengan laut memiliki wewenang untuk eksplorasi, eksploitasi, konser2asi dan pengelolaan kekayaan laut serta pengaturan administrasi dan tata ruang di laut. Auas wilayah laut daerah kabupaten dan kota adalah sepertiga luas wilayah laut pro2insi atau negara dihitung dari garis pantai ((( no $ 0 !!+, ps "<&. -ni akan menimbulkan kesulitan menentukan batas wilayah di laut, apalagi semua (( ttg pro2insi maupun kabupaten0kota tidak se'ara tegas menunjukkan titik-titik koordinatnya. )palagi sifat laut yang bebas, dan bergerak serta dinamis. (ntuk membiayai otonomi Pemerintahan Daerah bersumber pada pendapatan asli daerah (P)D& antara lain, pajak daerah, retribusi daerah dan pengelolaan kekayaan daerah. Pendapatan lain berasal dari perimbangan keuangan pusat dan daerah serta pinjaman daerah dan perusahaan daerah ((( no. $$0 !!+, /)/ -. s0d /)/ .-& Sehungan hal tersebut ada ke'enderungan beberapa kabupaten yang kaya sumber daya alamnya ingin berotonomi*membentuk pro2insi baru *dengan dalih pemekaran wilayah. Pemekaran wilayah terutama di sepanjang )lur Aaut 6epulauan -ndonesia perlu disimak, mengingat

Soemiarno/2005/++0+%

daerah-daerah tersebut menjadi rawan konflik (Sulawesi 9engah, Sulawesi /arat, 3aluku, 3aluku (tara, Riau dan 6epulauan Riau&. 6einginan yang ter-kandung*bila kita simak*adalah membentuk wilayah sub etnis. Dengan kewenangan daerah yang semakin luas maka jabatan 6epala Daerah men-jadi ajang rebutan. Pemilihan kepala daerah se'ara langsung yang diselenggarakan oleh 6omisi Pemilihan (mum Daerah* merupakan lembaga independen*sangat baik untuk pendidikan politik rakyat, namun malah banyak menimbulkan konflik. Dengan adanya ke'enderungan ini banyak orang yang meninggalkan budaya malu untuk memperebutkan kedudukan 6epala Daerah maupun pejabat di daerah. Setelah memperoleh kedudukan mereka akan mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan lagi dampak negatif bagi anak 'u'unya. 3ereka kadang lupa untuk membina daerah perbatasan*frontier*dan tidak mustahil akan merugikan negara. Sedangkan tujuan otonomi daerah untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berbudaya. Iang terjadi malahan timbulnya penguasa-penguasa ke'il di daerah yang menguras sumber daya alam dan menimbulkan konflik dengan pemerintah pusat maupun dengan sesama pemerintah daerah. 3isalnya, konflik batas laut antar daerah, batas daratan dan lain sebagainya. /agaimana pandangan anda terhadap masalah di atasU upaya mengatasi masalah tersebut. @anya untuk para pengajar. @al penting yang sebaiknya menjadi isu pembelajaran mahasiswa ". . $. +. ,. 9ujuan otonomi daerah. 3anfaat otonomi daerah. Permasalahan otonomi daerah. 6erugian otonomi daerah. Pemekaran daerah. Posisikan diri anda sebagai orang yang diminta untuk memberikan saran dalam

Soemiarno/2005/+,0+%

%.

Pemilihan 6epala Daerah.

Daftar Pustaka. ". Perundangan# -(("=+, ()mandemen - s0d -.& -(( no +0"== tentang Penataan Ruang -(( no. $0"==1 tentang Pengelolaan Aingkungan @idup. -(( no. $ 0 !!+ tentang Pemerintahan Daerah -(( no. $$0 !!+ tentang Perimbangan 6euangan Pusat-Daerah. . $. +. ,. @arjasumantri, 6usnadi, "=<=, 0ukum 1ata /ingkungan, Iogyakarta, Gajah 3ada (ni2ersity Press. 6usumaatmadja, Prof. DR. 3o'htar, Konsepsi 0ukum %egara %usantara, (ada Kon"erensi 0ukum /aut III, /andung, )lumni, Soemarwoto, ;tto, !!", ,tur diri sendiri, paradigma baru pengelolaan lingkungan hidup, Iogyakarta ,Gajah 3ada (ni2ersity Press. Sunardi R.3. !!+, (embinaan Ketahanan 'angsa dalam rangka memperkokoh ketahanan %K!I, 7akarta, 6uaternita )didarma.

Soemiarno/2005/+%0+%