Anda di halaman 1dari 12

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang

Dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat membuat setiap orang harus selalu update. Dengan banyaknya program-program baru, ini semakin memudahkan manusia dalam melakukan sebuah pekerjaan. Tidak dipungkiri lagi kecanggihan teknologi membuat semua orang kecanduan akan penggunaan metode-metode baru termasuk semua yang ada pada komputer baik itu software maupun hardwarenya begitupun dengan adanya jaringan internet. Menjadi mahasiswa kita dituntut untuk mampu mengaplikasikan semua hal, termasuk dengan program-program yang ada pada sebuah computer. Memahami sebuah program tidaklah semudah membalikkan tangan. Kita perlu memahami betul apa program tersebut? Untuk apa program tersebut (fungsi)? Apa saja yang ada pada program tersebut? Dan bagaimana cara mengoperasikan program tersebut? Salah satu program tersebut yang mungkin akan sangat bermanfaat terutama bagi mahasiswa Teknologi Industri Pertanian yaitu program Turbo Delphi . Sehingga perlu bagi kita untuk mempelajari betul tentang program ini baik itu di bangku kuliah maupun di praktikum.

1.2 Tujuan Pada praktikum kali ini praktikan diharapkan melakukan seleksi kondisi denngan stetment if.thenelse dan caseof. Mengenal Form

Component ,Property dan Event. Mengenal komponen Label, Edit, Button dan RadioButton

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Definisi Delphi Delphi adalah suatu bahasa pemograman (development language) yang digunakan untk merancang suatu aplikasi program. Delphi termasuk dalam pemrograman bahasa tingkat tinggi (high level lenguage). Maksud dari bahasa tingkat tinggi yaitu perintah-perintah programnya

menggunakan bahasa yang mudah dipahami oleh manusia. Bahasa pemrograman Delphi disebut bahasa prosedural artinya mengikuti urutan tertentu. Dalam membuat aplikasi perintah-perintah, Delphi menggunakan lingkungan pemrograman visual.Delphi merupakan generasi penerus dari Turbo Pascal. Pemrograman Delphi dirancang untuk beroperasi dibawah sistem operasi Windows. Program ini mempunyai beberapa keunggulan, yaitu produktivitas, kualitas, pengembangan perangkat lunak, kecepatan kompiler, pola desain yang menarik serta diperkuat dengan bahasa perograman yang terstruktur dalam struktur bahasa perograman Object Pascal.. (Pranata, 2005)

2.2 Seleksi Kondisi Delphi 2.2.1 Pernyataan If.Then..Else Pernyataan/kondisi pada delphi sama dengan pascal menggunakan dua statement IF dan statement Case Statement IF THEN Tunggal : Bentuk Umum 1.Statement tunggal biasanya

If<ungkapan> Then <statement> 2.Statement ganda If<Ungkapan> Then Begin <statement> <statement> .. .. End; Statement IF THEN ELSE Tunggal Bentuk Umum 1.Statement Tunggal If<Ungkapan> Then <Statement bila ungkapan benar> ; Else <Statement bela ungkapan Salah>; Else <Statement bila ungkapan Salah>; 2.Statement Ganda If<Ungkapan> Then Begin <Statement bila ungkapan benar> ;

<Stament bila ungkapan benar> ; Begin <Statement bila ungkapan benar> ; <Statement bila ungkapan benar> ; .. If<ungkapan> Then Begin <Statement bila ungkapan benar> ; <Statement bila ungkapan benar> ; .. End {Tanpa diakhiri titik koma} Else Begin <Statement bila ungkapan salah> ; <Statement bila ungkapan salah> ; .. End; IF THEN ELSE : Pemilihan 2 kasus Perintah bersyarat If umumnya digunakan untuk melakukan pencabangan sederhana (antara 2 atau 3 cabang). Atau untuk pencabangan yang banyak, dimana kondisi yang menjadi prasyaratnya melibatkan lebih dari satu parameter. Bentuk sintaks dari perintah bersyarat ini adalah:

If <kondisi_pencabangan> then Begin ... {aksi-1} end else Begin ... {aksi-2} end;

Statement IF THEN Bersarang Bentuk umum: If<ungkapan> then If<ungkapan> then <statement>

Statement IF THEN ELSE Bersarang Bentuk umum : If<ungkapan1> then Begin If<ungkapan2> then <statement> Else <statement2> Else <statement3>

2.2.2 Pernyataan CASE Of Bentuk umum : Case ungkapan of Nilai ungkapan 1 : statement ; Nilai ungkapan 2 : statement ; Nilai ungkapan 3 : statement ; Nilai ungkapan N : statement ; Else Statement. Jika semua nilai ungkapan tidak terpenuhi; End. (Pranata, 2005)

CASE OF CASE Pada struktur Case Of bila tidak ada kondisi yang terpenuhi berarti tidak ada statemen didalam lingkungan case of yang diproses. Dengan struktur case of else, bila tidak ada kondisi yang terpenuhi, maka statemen yang akan diproses didalam lingkungan case of adalah statemen yang ada di else. Contoh Program : Var Pilihan : bytec ; R, L, T, Luas : real ;

Begin Clrscr ; GotoXY (10,2) ; writeln (Pilihan ); GotoXY (10,4) ; writeln (1. Menghitung Luas Lingkaran ); GotoXY (10,6) ; writeln (2. Menghitung Luas Segitiga ); GotoXY (10,8) ; writeln (3. Menghitung Luas Bujur Sangkar ) ; GotoXY (10,20) ; writeln (Pilih nomer[1-3] = ); readln ( Pilihan ); Clrscr; Case Pilihan of 1: Begin write (Jari lingkaran = ); readln ( R ) ; Luas : = Pi * R * R ; Writeln ; Writeln (Luas lingkaran =, Luas : 9 : 2 ) ; End; 2: Begin write (Panjang sisi alas = ); readln ( L ) ; write (Tinggi segitiga = ); readln ( T ); Luas : = 0.5 * L * T ; Writeln ; Writeln (Luas segitiga =, Luas : 9 : 2 ) ; End; 3: Begin write (Panjang bujur sangkar = ); readln ( T ) ; write (Lebar bujur sangkar = ); readln ( L ); Luas : = T * L ; Writeln ; Writeln (Luas bujur sangkar =, Luas : 9 : 2 ) ; End;

Else Begin Writeln (Pilihannya hanya 1, 2, dan 3 !!! ); Writeln (silahkan ulangi lagi ); End ; End ; End (rudyanto, 2004)

2.3 Komponen Dhelpi

2.3.1 Form File form adalah file biner yang dibuat oleh Delphi untuk menyimpan informasi yang berkaitan dengan form. Inti dari setiap aplikasi delphi adalah form. Form dapat dianggap sebagai sebuah window. Informasi yaitu : file

mengenai form di simpan didalam dua file

.DFM dan file .PAS. File .DFM berisis informasi mengenai tampilan form, ukuran, lokasi dan lain-lain. File .PAS atau unit untuk mengontrol form, setiap kali menambah even handler atau menambah perintah, file ini akan diubah. (Suarga, 2007)

2.3.2 Component Component berisi kumpulan icon yang

melambangkan komponen-komponen pada VCL( Visual

Component Library ).VCL adalah merupakan pustaka komponen yang dengannya anda dapat membangun sebuah aplikasi.pada coment palette,terdapat beberapa tab yaitu standart,additionals,data acces,data controls dan lain

sebagainya. (Suarga, 2007)

2.3.3 Property Sebuah objek di akses melalui propertinya. Property dari object delphi mempunyai nilai yang dapat diubah pada saat desain tanpa perlu menuliskan program. Semua form dan semua komponen (visual component) mempunyai properties. Form mempunyai ukuran (tinggi dan lebar), warna background, batas dan juga nama. Penampilan objekobjek tersebut dengan memanipulasi atribut atau

propertinya. (Suarga, 2007) 2.3.4 Event Event adalah peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu object. Untuk membuat suatu procedure dilaksanakan jika suatu object menerima event, antara lain sebagai berikut:

1. Dengan melakukan klik ganda pada object yang bersangkutan saat mendesain form.

2. Dengan membuat procedure secara langsung pada editor kode program, untuk kemudian lewat tab Events pada jendela Object inspector.

3. Dengan memilih object yang diinginkan, misalnya dengan mengklik object button, object form atau object lain. (Suarga, 2007)

2.3.2 Label,Edit,Button,Radio Button 2.3.5 Radio Button Komponen yang di gunakan untuk memberikan sekelompok pilihan dan hanya satu pilihan yang dapat di pilih.untuk memilih salah satu pilihan adalah dengan mengklik tombol pilihan yang diinginkan. (Binanto, 2005) 2.3.6 Button Komponen yang di pakai untuk membuat button yang akan dipakai untuk memilih pilihan di dalam aplikasi.jika mengkik komponen button tersebut maka suatu perintah atau kejadian akan di jalankan. (Binanto, 2005)

2.3.7 Label Deklarasi Label adalah suatu deklarasi yang di gunakan untuk memberi tanda (MARK) pada program agar program dapat berpindah atau meloncat pada tanda (MARK) yang di tentukan.deklarasi ini mirip dengan bahasa Pemograman Basic yang menggunakan nomor baris untuk berpindah dari baris ke baris.penulisan deklarasi label ini harus menggunakan perintah label yang di pisahkan menggunakan tanda koma (,).(Binanto, 2005)

2.3.8 Edit Komponen yang di gunakan untuk menerima satu baris teks yang merupakan data input pemakai.komponen ini juga dapat di gunakan untuk menampilkan teks. (Binanto, 2005)

2.3.9 Spin edit Spin edit adalah komponen dengan tampilan berupa sebuah nilai yang dapat ditambah dan dikurangi.

Penambahaan dan pengurangan nilai dapat dilakukaan dengan mengklik icon segitiga dibagian kanan . jika mengklik segitiga denga arah atas , maka spin edit akan menambah data. Sedangkan jika mengklik segitiga dengan arah bawah , maka sptin edit akan mengurangi data.

DAFTAR PUSTAKA

Binanto, I. 2005. Konsep Pemrograman. Yogyakarta: Andi. Goodman, C. 2004. A Delphi Survey of Clinical Nursing Research Priorities within a Regional Health Autority. London: university of London. Linstone, H. 2005. The Delphi Method. London. Pranata, A. 2005. Algoritme dan Pemrograman. Yogyakarta: J&J Learning Yogyakarta. Reid, N. 2008. The Delphi Technique. London: Chapman & Hall. Suarga. 2007. Algoritme Pemrograman. Yogyakarta: Andi.