Anda di halaman 1dari 15

B.

Neraca Massa Reaktor


Product : Dry Gas = Raw PP = LPG = Naftha = LCGO = HCGO = Slurry = Total =

Feed : Tk 191/192 Long residue M/HVGO MTC Total

= = = = = AlSiO3 regenerasi : 1293797,593 lb/hr

Katalis + Coke : AlSiO3 + (C + H2) = 1302383,50 lb/hr

Reaktor

Massa feed dan product diambil dari data shift and morning report PT Pertamina RU III Plaju Sungai Gerong pada tanggal 19 Juli, kemudian tanggal 22, 23, 24, dan 25 Juli 2013. Tabel B.12. Data Massa Feed dan Product Komponen Tk 191/192 Long residue M/HVGO MTC Dry gas Raw PP LPG Naftha LCGO HCGO Slurry Coke yield Total Feed (lb/hr) 19841,400 3766,192 208702,133 8055,976 240365,701 Product (lb/hr) 8294,808 21026,373 29266,065 122079,725 28999,676 1423,804 20052,674 8979,152 240122,276

(Sumber : Data shift and Morning Report PT. Pertamina RU III tanggal 19 Agustus 2013)

Product : Dry Gas = 8294,808 Raw PP = 21026,373 LPG = 29266,065 Naftha = 122079,725 LCGO = 28999,676 HCGO = 1423,804 Slurry = 20052,674 Total = 231143,124

lb/hr lb/hr lb/hr lb/hr lb/hr lb/hr lb/hr lb/hr

Feed : Tk 191/192 Long residue M/HVGO MTC Total

= 19841,400 lb/hr = 3766,192 lb/hr = 208702,33 lb/hr = 8055,976 lb/hr = 240365,701 lb/hr AlSiO3 regenerasi : 1293797,593 lb/hr

Katalis + Coke : AlSiO3 + (C + H2) = 1302383,50 lb/hr

Reaktor

Tabel B.13. Neraca Massa Reaktor Komponen Feed Catalyst Regenerated Spent Catalyst Coke Product Total Input (lb/hr) 240365,701 1293797,593 1534163,294 Output (lb/hr) 1293797,593 8585,916 231143,124 1534162,633

Coke yield :

= 3,696 %wt

Menghitung H content dalam coke :

= 17,856 %wt

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan % hydrogen dalam coke tanggal 19 Juli, kemudian tanggal 22, 23, 24, dan 25 Juli 2013 dapat ditabulasikan seperti berikut (Tabel B.14) Tabel B.14 Coke yield dan % hydorgen dalam coke Parameter (% wt) Coke yield H2 in coke 1 3,969 17,856 2 3,669 19,158 Hari ke3 3,717 18,191 4 3,752 17,856 5 3,736 17,856

C. Neraca Panas Regenerator


Gas Buang (flue gas) Panas yang hilang (radiation loss) Katalis terpakai (spent catalyst) Coke Katalis yang teregenerasi (regenerated catalyst)

Panas yang dibuang (heat removal)

Regenerator H Reaction

udara

1. Perhitungan Panas Pembakaran Coke Panas dari pembakaran dapat dihitung berdasarkan temperatur tertinggi ratarata di dalam regenerator. Temperatur rata-rata dari dense bed, dilute phase, dan stack (flue gas) dihitung dengan dasar perhitungan : Temp tertinggi rata-rata =
( )

= 1287,500 F

Hc (2C + O2

2CO) mol O2

= (H298 + (Cp suhu terpanas rata-rata regenerator)) membentuk CO = (46216 Btu/lbmol + (1,47 Btu/lbmol F 1287,5 F)) lbmol/hr = 11916660,137 Btu/hr

123,752

Hc (C + O2

CO2) mol O2

= (H298 + (Cp suhu terpanas rata-rata regenerator)) membentuk CO2 = (169135 Btu/lbmol + (0,5 Btu/lbmol F 1287,500 F)) 463,881 lbmol/hr = 78757056,445 Btu/hr

Hc (2H2 + O2

2H2O) mol O2

= (H298 + (Cp suhu terpanas rata-rata regenerator)) membentuk H2O = (104546 Btu/lbmol + (1,585 Btu/lbmol F 1287,500 F)) 383,283 lbmol/hr = 81705654,256 Btu/hr

Panas pembakaran coke : = Panas C CO + Panas C CO2 + Panas H H2O = (11916660,137 + 78757056,445 + 81705654,25) Btu/hr = 172379730,838 Btu/hr

Dengan basis 1 lb coke : = = = 20076,992 Btu/lb coke

Panas pembakaran harus dikoreksi dengan kandungan coke hydrogen dengan menggunakan persamaan : Koreksi = 1133 134.6 (wt % H) = 1133 134.6 (17,856) = -1270,464 Btu/lb coke Hpembakaran = Hpembakaran coke + koreksi = 20873.93 Btu/lb coke + -1270,464 Btu/lb coke = 18806,529 Btu/lb coke Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas pembakaran coke tanggal 19 Juli, kemudian tanggal 22, 23, 24, dan 25 Juli 2013 dapat ditabulasikan seperti berikut (Tabel. B.15) Tabel B.15. Hasil Perhitungan Panas Pembakaran Coke Parameter (% wt)
Hc (2C + O2 2CO) Hc (C + 2O2 CO2) Hc (2H2 + O2 2H2O) DHc (2C + O2 2CO) DHc (C + O2 CO2) 2H2O DHc coke DHc coke dengan basis 1 lb Koreksi DHc coke akhir Btu/lb coke Btu/hr 81705654,256 87391632,967 84101925,842 82956237,617 82959569,192 172379370,838 176945981,195 175289069,476 175030866,936 175035832,932 20076,992 -1270,464 18806,529 20670,970 -1445,677 `9225,293 20200,204 -1315,472 18884,731 20073,385 -1270,464 18802,922 20073,955 -1270,464 18803,491 Btu/lbmol

Hari keSatuan 1
48108,625 169778,750 106586,688 11916660,137 78757056,445

2
48100,687 169776,050 106578,129 10920758,184

3
48082,165 168769,750 106558,158 12080844,403

4
48083,488 169770,200 106559,584 12095810,020

5
48087,547 169771,550 106563,864 12096808,456 79979455,284

78633590,044 791006299,231 79978819,298

Basis = 1 lb coke 2. Panas yang dibutuhkan untuk memanaskan udara Regenerator Temperatur udara panas keluaran dari MAB = 327,560 F dengan temperatur rata-rata tertinggi regenerator 1287,5 F Cp udara pada temperatur 325,94 F = 0,25 Btu/lbF Cp udara pada temperatur 1272,8 F = 0,27 Btu/lbF (sumber : buk Process Heat Transfer Kern, D.Q Fig 3. Specific heats of gases) H udara = n.Cp.T = =

= 4013,941

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas yang di butuhkan untuk memanaskan udara regenerator tanggal 19 juli , kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (tabel B.16) Tabel B.16. panas yang di butuhkan untuk memanaskan udara regenerator Parameter 1 Hudara, 4013,94 1 2 4036,56 6 Hari ke3 3946,37 6 4 3958,99 7 5 3940,18 1

3. panas yang di konsumsi untuk memanaskan udara yang di regenerasi Kandungan uap air di udara regenerasi akan di panasi dari temperatur 343,281 menjadi 1287,5 . = 0,48 = 0,52

Cp water pada temp 325,94 Cp water pada temp 1298

(sumber : buku process heat transfer kern, D.Q Fig 3. Specific heats of gases )

= n.Cp.T = =

= 195,892

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas yang di butuhkan untuk memanaskan uap air dalam regenerator tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B. 17).

Tabel. 17. Panas yang di butuhkan untuk memanaskan uap air Parameter 1 H , 195,892 2 197,034 Hari ke3 192,492 4 192,975 5 192,236

4. panas yang di butuhkan untuk memanaskan coke Coke yang di panaskan dari temperatur reaktor 944,6 tertinggi regenerator 1287,5 Hcoke dengan kalor jenis = 0,4
re enerat r

sampai ke temperatur

= (Trata tert n = 287,5 = 137,160

- Tr ser rea 0,4

t r

Cp

- 944,6

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas yang di butuhkan untuk memanaskan coke tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B. 18).

Tabel. 18. Panas yang di butuhkan untuk memanaskan coke Parameter 1 Hcoke Btu/lb coke 137,160 2 135,720 Hari ke3 130,723 4 130,493 5 132,840

5. neraca panas regenerator dan efisiensi regenerator. Dengan menggunakan ketetapan typical regenerator heat loss 250 = O -

= 8806,529 137,160 4013,941 195,892 250 0 = 14209,535

Tabel B.19 neraca panas regenerator Panas Panas pembakaran coke di regenerator Panas yang di konsumsi untuk memanaskan udara pembakaran Panas yang di konsumsi untuk memanaskan kandungan air di udara pembakaran Panas yang di konsumsi untuk memanaskan coke Panas yang di konsumsi untuk memanaskan katalis Panas yang hilang di regenerator Total Panas Input 18806,529 Output 4013,941

195,892

137,160

18806,529

1409535 250 18806,529

Efisiensi thermal regenerator

= = = 75,556 %

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan efisiensi thermal regenerator tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B.20). Parameter 1 14209,535 ( ) 18806,59 ( ) thermal 75,556 75,973 76,067 75,895 75,987 19225,293 18884,731 18802,922 18803,41 2 14605,973 Hari ke3 14365,140 4 14270,457 5 14288,234

Efisiensi regenerator, %

6. laju sirkulasi katalis CCR = =


( ( ) )

= 1293797,593

7. rasio katalis / minyak Rasio katalis/minyak = = = 5,569

8. delta coke (%-wt) Delta coke = = = 0,007 %wt Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan laju sirkulasi katalis, rasio katalis/minyak dan delta coke tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22,23,24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperto berikut (Tabel B.21). Tabel B.21 laju sirkulasi katalis, rasio C/O dan delta coke Paramete r Laju sirkulasi katalis ( Rasio katalis/ oil Delta coke (%wt) 0,007 0,006 0,006 0,006 0,006 ) 5,569 5,743 5,942 5,968 5,846 1 1293797,59 3 2 1339966,01 5 Hari ke3 1387022,72 6 4 1386987,84 0 5 1364177,92 6

D. perhitungan panas reaktor


Produk (vapor) Katalis terpakai (Spent Catalyst) Coke Panas yang hilang (Radiation Loss)

Katalis teregenerasi (Tegenerated Catalyst) Feed Steam

Basis perhitungan : 1 Ib raw oil feed 1. Panas yang di konsumsi untuk memanaskan dan menguapkan

combined feed Entalpi dari raw oil feed diperoleh dengan menggunakan metode persamaan UOP. Raw oil : Specific gravity API OP K faktor dari API = 0.8867 = 28.08 = 12

Feed di panakan dari suhu : dari furnace 539.6 F H pada 539,6 F H pada 944.6 F = 380 tu = 695 tu

T reaktor 944.6 F

(dapat dari grafik UOP, heat content of petroleum fractions)

Tabel B. 22. Entalpi furnace dan reaktor Parameter H dari furnace ( ) H reaktor ( ) H Hari ke1 380 695 2 380 693 3 380 692,960 4 380 694,990 5 380 692

= fresh feed = 232309,725 = 73177563,375 ( )

= = = 315

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas yang di butuhkan untuk memanaskan feed tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B.23).

Tabel B.23 panas yang di butuhkan untuk memanaskan combined feed


Parameter DH feed DH combined feed Sa tuan tu tu Hari ke1 73177563,375 315,000 2 73029212,167 313,000 3 73056101,820 312,960 4 73207936,214 314,990 5 72808788,910 312,000

2. Panas yang dibutuhkan untuk memanakan steam Steam yang masuk reaktor akan di panaskan dari temperatur steam 731.66 steam = =
( ( )

sampai temperatur reaktor 944,6

dengan jenis rata rata 0.5

= 7,80

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas yang di butuhkan untuk memanaskan steam tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B.24). Tabel B.24 panas yang di butuhkan untuk memanaskan steam Parameter ( ) Hari ke1 7,800 2 7,903 3 8,258 4 7,856 5 7,846

3. Panas dari gas inert yang terbawa dari regenerator ke reaktor oleh regenerated catalyst Di asumsikan jumlah inert gas yang terbawa ka reaktor adalah 0.7% (0,007) fresh feed (general operating manual UOP, 2007)

Panas jenis rata-rata (Cp)

= 0.275

( ) ( )

(general operating manual UOP, 2007) inert = (inert wt%) = 0,007 = - 0,6600825

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas gas inert tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B.25).

Tabel B.25 panas gas inert yang terbawa Parameter Hari ke1 -0,660 2 -0,653 3 -0,629 4 -0,627 5 -0,639

4. Panas reaktor Dengan menggunakan ketetapan heat loss reaktor yaitu 2

(general operating manual UOP, 2007) Maka ; reaktor reaksi = (315 + 7,80 + (-0,66)+ 2) + reaksi = combineed feed + steam + loss +

= 3,24,140 Kondisi dianggap steady state ; H regenerator 14209.535 H rea s Maka ; H regenerator = 14209.535 =

reaksi

H reaktor

= 525.169 H reaksi

= H regenerator - H reaktor = 525.169

= 201.029

Dengan cara yang sama maka hasil perhitungan panas reaksi dan panas reaktor tanggal 19 juli, kemudian tanggal 22, 23, 24 dan 25 juli 2013 dapat di tabulasikan seperti berikut (Tabel B.26). Tabel B.26 panas reaksi dan panas reaktor Parameter DH reaktor DH reagen DH reaksi BTU/Ib Raw Oil Satuan Minggu 1 324.140 525.1690542 201.029 2 322.250 535.8682908 213.618 3 322.589 534.000038 211.411 4 324.218 535.3903123 211.173 5 321.206 533.8796588 212.673

Tabel B.27. heat balance reaktor No Uraian Panas untuk memanaskan dan menguapkan combineed feed Panas untuk memanaskan steam Panas terbawa gas inert ke reaktor oleh regenerated catalyst Radiation loss H reaksi Panas reactor Total 525.1690542 202,369 202,369 Input ( Btu/ Ib raw oil ) -315.000 -7.800 -0.6600825 2 201.029 Output (Btu/ Ib raw oil)

1 2 3 4 5 6