Anda di halaman 1dari 16

TINJAUAN PUSTAKA

1. Anatomi Testis Saluran reproduksi pada pria terdiri atas scrotum, testis, epididimis, vas

deferens, vesicula seminalis, kelenjar prostat dan penis. Testis merupakan sepasang struktur berbentuk oval, agak gepeng dengan panjang sekitar 4 cm dan diameter sekitar 2,5 cm. Testis berada didalam skrotum bersama epididimis, yaitu kantung ekstraabdomen tepat dibawah penis. inding pada rongga yang memisahkan testis dengan epididimis disebut tunika vaginalis. Tunika vaginalis dibentuk dari peritoneum intraabdomen yang bermigrasi ke dalam skrotum primitive selama perkembangan genetalia interna pria, setelah migrasi ke dalam skrotum, saluran tempat turunnya testis (prosesus vaginalis! akan menutup.

"ambar # $ %natomi %lat &eproduksi 'aki(laki

Secara histopatologi, testis terdiri atas kurang lebih 25) lobuli dan tiap lobulus terdiri atas tubuli seminiferi. i dalam tubulus seminiferus terdapat sel(sel spermatogonia dan sel Sertoli, sedangkan diantara tubulus seminiferus terdapat sel(sel 'eydig. Sel(sel spermatogonia pada spermatogenesis menjadi sel spermato*oa. Sel(sel Sertoli berfungsi memberi makanan pada bakal sperma, sedangkan sel(sel 'eydig atau disebut sel interstitial testis berfungsi dalam menghasilkan hormon testosteron. Sel(sel spermato*oa yang diproduksi di tubuli seminiferi testis disimpan dan mengalami pematangan di epididimis. Setelahnya, sel(sel spermato*oa bersama(sama dengan getah dari epididimis dan vas deferens disalurkan menuju ke ampula vas deferens. Sel(sel tersebut kemudian dicampur dengan cairan(cairan dari epididimis, vas deferans, vesikula seminalis, serta cairan prostat membentuk cairan semen atau mani.

"ambar 2$ %natomi Testis

Testis mendapatkan darah dari beberapa cabang arteri, yaitu %rteri Spermatika +nterna yang merupakan cabang dari %orta, %rteri iferensialis cabang dari %rteri ,esikalis +nferior, dan %rteri -remasterika yang merupakan cabang %rteri .pigastrika. /embuluh vena yang meninggalkan testis berkumpul membentuk pleksus pampiniformis. /leksus ini pada beberapa orang akan mengalami dilatasi dan dikenal sebagai varikokel.
2

/ada masa janin, testis berada di rongga abdomen dan pada bulan ke 0 masa kehamilan hingga beberapa saat sebelum bayi dilahirkan, testis mengalami desensus testikulorum atau turun ke dalam kantung skrotum. iduga ada beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan testis ke dalam skrotum, antara lain$ 1#! adanya tarikan dari gubernakulum testis dan refleks dari otot kremaster, 12! perbedaan pertumbuhan gubernakulum dengan pertumbuhan badan, dan 10! dorongan dari tekanan intraabdominal.

10a!

10b!

10c!

10d!

"ambar 0. /enurunan testis $ 10a! /ada bulan ke 2 10b! /ada bulan ke 0 10c! /ada bulan ke 2 10d! /ada bulan ke 3

2. Definisi Hidrokel 4idrokel adalah penumpukan cairan berbatas tegas yang berlebihan diantara lapisan parietalis dan visceralis tunika vaginalis. alam keadaan normal, cairan yang apat dikatakan hidrokel berada di dalam rongga itu memang ada dan berada dalam keseimbangan antara produksi dan reabsorbsi oleh sistem limfatik di sekitarnya. visceralis tunika vaginalis testis. Tunika ,aginalis di skrotum sekitar testis normalnya tidak teraba, kecuali mengandung cairan membentuk hidrokel, yang jelas bersifat diafan 1 tembus cahaya ! pada transiluminasi. 5ika tidak dapat ditemukan karena besarnya hidrokel, testis harus dicari di sebelah dorsal karena testis terletak di ventral epididimis sehingga tunika vaginalis berada di sebelah depan. 6ila ada hidrokel, testis dengan epididimis terdorong ke dorsal oleh ruang tunika vaginalis yang membesar. 4idrokel testis mungkin kecil atau besar sekali. merupakan penumpukan cairan yang berlebihan diantara lapisan parietalis dan

14a!

14b!

"ambar 4. 1a! 4idrokel Testis 1b! %natomi Tunica ,aginalis

3. Etiologi Hidrokel
4

4idrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena belum sempurnanya penutupan /rocessus ,aginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke /rocessus ,aginalis. Selain itu, belum sempurnanya s+stem limfatik di daerah skrotum dalam melakukan reabsorbsi cairan juga dapat menyebabkan hidrokel. /ada bayi laki(laki, hidrokel dapat terjadi mulai dari dalam rahim. /ada usia kehamilan 27 minggu, testis turun dari rongga perut ke dalam skrotum, dimana setiap testis terdapat kantong yang mengikutinya sehingga terisi cairan yang mengelilingi testis tersebut. 4idrokel dapat disebabkan oleh rangsangan patologik seperti radang atau tumor testis. 4idrokel dapat dikosongkan dengan pungsi, tetapi sering kambuh kembali. /ada operasi, sebagian besar dinding dikeluarkan. -adang ditemukan hidrokel terbatas di funikulus spermatikus yang berasal dari sisa tunika vaginalis di dalam funikulus. 6enjolan tersebut jelas terbatas dan bersifat diafan pada transiluminasi. /ada pungsi di dapatkan cairan jernih. /ada orang dewasa, hidrokel dapat terjadi secara idiopatik 1primer! dan sekunder. /enyebab sekunder dapat terjadi karena didapatkan kelainan pada testis atau epididimis yang menyebabkan terganggunya sistem sekresi atau reabsorbsi cairan di kantong hidrokel. -elainan pada testis itu mungkin suatu tumor, infeksi, atau trauma pada testis dan epididimis. -emudian hal ini dapat menyebabkan produksi cairan yang berlebihan oleh testis, maupun obstruksi aliran limfe atau vena di dalam funikulus spermatikus.

. Klasifikasi Hidrokel 8enurut letak kantong hidrokel terhadap testis, hidrokel dapat dibagi menjadi $ a. 4idrokel testis -antong hidrokel seolah(olah mengelilingi testis sehingga testis tidak dapat diraba. /ada anamnesis, besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari.

b. 4idrokel funikuli
5

-antong hidrokel berada di funikulus yaitu terletak di sebelah cranial dari testis. Sehingga pada palpasi testis dapat diraba dan berada di luar kantong hidrokel. /ada anamnesis kantong hidrokel besarnya tetap sepanjang hari.

c. 4idrokel komunikans Terdapat hubungan antara /rocessus ,aginalis dengan rongga peritoneum sehingga /rocessus ,aginalis dapat terisi cairan peritoneum. /ada anamnesis kantong hidrokel besarnya dapat berubah(ubah yaitu bertambah pada saat anak menangis. /ada palpasi kantong hidrokel terpisah dari testis dan dapat dimasukkan ke dalam rongga abdomen.

!. Patofisiologi Hidrokel 4idrokel adalah pengumpulan cairan pada sebagian /rocessus ,aginalis yang masih terbuka. -antong hidrokel dapat berhubungan melalui saluran mikroskopis dengan rongga peritoneum dan berbentuk katup. engan demikian cairan dari rongga peritoneum dapat masuk ke dalam kantong hidrokel dan sukar kembali ke rongga peritoneum. /ada kehidupan fetal, /rocessus ,aginalis dapat berbentuk kantong yang mencapai skrotum. 9jung bawah kantong ini mengelilingi testis dan disebut Tunica ,aginalis. %pabila terjadi atrofi pada ujung proksimal dan tengah sehingga bagian distal yang mengelilingi testis tetap terbuka, maka terjadi 4idrokeltestikularis. 4idrokel dapat ditemukan dimana saja sepanjang funikulus spermatikus, juga dapat ditemukan di sekitar testis yang terdapat dalam rongga perut pada undesensus testis. 4idrokel infantilis biasanya akan menghilang dalam tahun pertama, umumnya tidak memerlukan pengobatan, jika secara klinis tidak disertai 4ernia +nguinalis. 4idrokel testis dapat meluas ke atas atau berupa beberapa kantong yang saling
:

berhubungan sepanjang /rocessus ,aginalis peritonei. 4idrokel akan tampak lebih besar dan kencang pada sore hari karena banyak cairan yang masuk dalam kantong sewaktu anak dalam posisi tegak, tapi kemudian akan mengecil pada esok paginya setelah anak tidur semalaman.

". Diagnosa Hidrokel a. %namnesa /ada anamnesis keluhan utama pasien adalah adanya benjolan di kantong skrotum yang tidak nyeri. 6iasanya pasien mengeluh benjolan yang berat dan besar di daerah skrotum. 6enjolan atau massa kistik yang lunak dan kecil pada pagi hari dan membesar serta tegang pada malam hari. Tergantung pada jenis dari hidrokel biasanya benjolan tersebut berubah ukuran dan volume sesuai waktu tertentu. /ada hidrokel testis besarnya kantong hidrokel tidak berubah sepanjang hari. /ada hidrokel funikulus kantong hidrokel besarnya tidak berubah sepanjang hari. /ada hidrokel komunikans, kantong hidrokel besarnya dapat berubah(ubah yang bertambah besar pada saat anak menangis. /ada riwayat penyakit dahulu, hidrokel testis biasa disebabkan oleh penyakit seperti infeksi atau riwayat trauma pada testis.

b. /emeriksaan ;isik /ada inspeksi, skrotum akan tampak lebih besar dari yang lain. /ada palpasi, skrotum yang hidrokel terasa ada fluktuasi dan relatif kenyal atau lunak tergantung pada tegangan di dalam hidrokel, permukaan biasanya halus. /alpasi hidrokel seperti balon yang berisi air. 6ila jumlah cairan minimum, testis relatif mudah diraba. Sedangkan bila cairan yang terkumpul banyak, testis akan sulit diraba. /enting juga dilakukan palpasi pada korda spermatikus di atas insersi tunika vaginalis. /embengkakan kistik karena hernia, hidrokel, atau padat karena tumor. <ormalnya korda spermatikus tidak terdapat penonjolan, yang membedakannya dengan hernia skrotalis yang kadang(kadang transiluminasi nya
2

juga positif. /ada auskultasi dilakukan untuk mengetahui adanya bising usus untuk menyingkirkan adanya hernia. 'angkah diagnostic yang paling penting adalah transiluminasi massa hidrokel dengan cahaya di dalam ruang gelap. 4idrokel berisi cairan jernih, strawcoloured dan mentransiluminasi berkas cahaya. -egagalan transiluminasi dapat terjadi akibat penebalan tunika vaginalis karena infeksi kronik atau massa di skrotum tersebut bukan hidrokel. 4idrokel biasanya menutupi seluruh bagian dari testis. 5ika hidrokel muncul antara #7(05 tahun harus dilakukan aspirasi. 8assa kistik yang terpisah dan berada di bagian atas testis dicurigai spermatokel. /ada aspirasi akan didapatkan cairan kuning dari massa skrotum. 6erbeda dengan spermatokel, akan didapatkan cairan berwarna putih, opalescent, dan mengandung spermato*oa.

c. /emeriksaan /enunjang 9ltrasonografi dapat mengirimkan gelombang suara melewati skrotum dan membantu melihat adanya hernia, kumpulan cairan 1hidrokel atau spermatokel!, vena abnormal 1varikokel!, dan kemungkinan adanya tumor.

#. Diagnosa $anding Secara umum, adanya pembengkakan skrotum memberikan gejala yang hampir sama dengan hidrokel, sehingga sering terjadi salah diagnosis. =leh karena itu, diagnosis banding hidrokel adalah $

<o

iagnosis 6anding

%namnesa

/emeriksaan ;isik

,arikokel

/asien biasanya mengeluh +nspeksi

dan

/alpasi
7

belum setelah

mempunyai beberapa

anak terdapat bentukan seperti tahun cacing di dalam kantung, dari testis testis, licim,

menikah. Terdapat benjolan yang letaknya di sebelah di atas testis yang tidak cranial nyeri. Terasa berat pada permukaan testis. 2 Torsio Testis Timbul mendadak,

konsistensi elastis. nyeri /ada inspeksi terjadi arah ke testis retraksi cranial, funikulus

hebat dan pembengkakan bengkak, skrotum. Sakit perut hebat, testis kadang mual dan muntah. karena daerah inguinal.

<yeri dapat menjalar ke spermatikus terpuntir dan memendek, testis pada sisi yang terkena lebih tinggi dan lebih hori*ontal jika dibandingkan teraba testis sisi yang sehat. /ada palpasi lilitan>penebalan funikulis spermatikus 0 Spermatocele 6enjolan kecil, tidak nyeri, Teraba massa kistik,

merupakan benjolan kistik mobile, lokasi di cranial yang berasal dari epididimis testis, transiluminasi 1?!, dan berisi sperma pada aspirasi cairan encer, keruh keputihan 4 4ematocele 6enjolan merupakan darah di vaginalis, pada dalam testis, 8assa kistik, transiluminasi tunika biasanya

penumpukan 1(!

didahului oleh trauma. 5 4ernia +nguinalis 'ateral 6enjolan di daerah inguinal Timbul yang hilang timbul. batuk, saat atau mengedan, menangis.

4ilang pada pasien tidur. Transiluminasi 1(!

Tumor Testis

-eluhan

adanya 6enjolan pada testis yang


3

pembesaran

testis

yang padat, keras, tidak nyeri palpasi. Transiluminasi 1(!.

tidak nyeri. Terasa berat pada pada kantong skrotum.

%. Penatalaksanaan 4idrokel biasanya tidak berbahaya dan pengobatan biasanya baru dilakukan jika penderita sudah merasa terganggu, merasa tidak nyaman, atau jika hidrokel nya sedemikian besar sehingga mengancam aliran darah ke testis. /engobatan dapat berupa aspirasi dengan bantuan sebuah jarum atau pembedahan. Tetapi jika dilakukan aspirasi, kemungkinan hidrokel akan berulang dan dapat terjadi infeksi. Setelah dilakukan aspirasi, disuntikkan *at sklerotik untuk menyumbat atau menutup lubang di kantung skrotum sehingga cairan tidak tertimbun kembali. 4idrokel yang berhubungan dengan 4ernia +nguinalis harus diatasi dengan pembedahan sesegera mungkin. 4idrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia # tahun dengan harapam setelah /rocessus ,aginalis menutup, hidrokel akan sembuh sendiri. Tetapi jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar, perlu dilakukan koreksi. 6eberapa indikasi untuk melakukan operasi pada hidrokel diantaranya$ #. 4idrokel yang besar sehingga dapat menekan pembuluh darah 2. +ndikasi kosmetik 0. 4idrokel per magna yang dirasakab terlalu berat dan mengganggu pasien dalam melakukan aktivitas sehari(hari Tindakan pembedahan berupa Hidrocelectomy. /engangkatan hidrokel dapat dilakukan dengan anastesi umum maupun spinal. Secara singkat, teknik Hidrocelectomy dapat dijelaskan sebagai berikut $ #. /embiusan secara umum maupun spinal 2. /osisi pasien telentang 1 supinasi ! 0. esinfeksi lapangan pembedahan dengan larutan antiseptik
#)

4. 'apangan pembedahan dipersempit dengan linen steril 5. +nsisi kulit pada raphe pada bagian skrotum yang paling menonjol, lapis demi lapis sampai tampak Tunica ,aginalis :. ilakukan preparasi tumpul untuk meluksir hidrokel, bila hidrokelnya besar sekali dilakukan aspirasi isi kantong terlebih dahulu 2. +nsisi bagian yang paling menonjol dari hidrokel, kemudian dilakukan $ a. Teknik 5aboulay$ tunika vaginalis parietalis dimarsupialisasi dan bila diperlukan diplikasi dengan benang chromic cat gut. b. Teknik 'ord $ tunika vaginalis parietalis dieksisi dan tepinya

diplikasi dengan benang chromic cat gut.

&. Kom'likasi #. -ompresi pada peredaran darah testis 2. 5ika dibiarkan, 4idrokel yang cukup besar mudah mengalami trauma dan hidrokel per magna dapat menekan pembuluh darah yang menuju testis, sehingga menimbulkan atrofi testis 0. /erdarahan yang disebabkan trauma dan aspirasi 4. +nfeksi sekunder

(AP)*AN KASUS HID*)+E(E

A. IDENTITAS
##

<ama 9sia

$ %n. % $ 0 tahun

5enis -elamin $ 'aki(laki %lamat 8&S -&S $ 5l. Seruni gang 2 <o # ))3>))# Sukabumi, -ota /robolinggo $ )0 ;ebruari 2)#0 $ )7 ;ebruari 2)#0

$. ANA,NESA -eluhan 9tama $ 6enjolan di testis &iwayat /enyakit Sekarang $ /asien datang ke /oli 6edah dengan keluhan terdapat benjolan di testis sebelah kanan sejak usia 0 bulan. 6enjolan tidak nyeri dan teraba kenyal. 6enjolan tidak hilang timbul dan ukuran sama besar dengan saat pertama kali muncul. &iwayat /enyakit ulu $ 6enjolan di testis sebelah kanan sejak usia 0 bulan. jika usia pasien sudah lewat dari # tahun. ulu pernah diperiksa ke

dokter dan di diagnosa sebagai hidrokel testis. okter menyarankan untuk operasi

+. PE,E*IKSAAN -ISIK -eadaan 9mum $ 6aik -esadaran "@S ,ital Sign $ @ompos 8entis $ 4(5(: $ Tensi $ 3)>:) mm4g <adi $ 77 kali per menit
#2

Suhu $ 0:)@ && Status "eneralis #. /emeriksaan 8ata a. /alpebra b. -onjunctiva c. Sklera d. /upil $ $ dalam batas normal $ %nemis (>( $ +kterik (>( $ refleA cahaya ?>? , pupil kanan dan kiri isokor $ 2) kali per menit

2. /emeriksaan Telinga $ dalam batas normal 0. /emeriksaan 4idung $ dalam batas normal 4. /emeriksaan 8ulut dan ;aring 5. /emeriksaan ThoraA $ /aru(paru $ $ 6entuk normal, simetris, retraksi 1(!, gerakan tertinggal 1(!, $ dalam batas normal

a. +nspeksi

deformitas 1(!, pernafasan thorakoabdominal b. /alpasi $ ,okal fremitus kanan B kiri, gerakan tertinggal 1(!, nyeri

tekan 1(!, krepitasi 1(!, massa 1(! c. /erkusi $ Sonor di semua lapangan paru

d. %uskultasi $ Suara nafas vesikuler, kanan dan kiri simetris, tidak ada suara nafas tambahan 5antung $

a. +nspeksi $ +ctus cordis tidak terlihat b. /alpasi c. /erkusi $ +ctus cordis tidak teraba $ &edup pada batas jantung
#0

d. %uskultasi$ 6unyi 5antung S# S2 tunggal, murmur 1(! :. /emeriksaan %bdomen 2. /emeriksaan .kstremitas Status 'okalis $ a. +nspeksi $ Terdapat benjolan di testis sebelah kanan ? 4 cm. $ Supel, istensi %bdomen 1(!, %scites 1(! $ akral hangat, edema 1(!

/emeriksaan Transiluminasi 1?! b. /alpasi $ 6enjolan tidak nyeri, konsistensi kenyal.

D. PE,E*IKSAAN PENUNJAN. #. arah 'engkap $ a. b. c. d. e. 4aemoglobin 'eukosit iff @ount $ #0,: g>d' $ #).3)) > cmm $ 4 > ( > 2 > 4# > 42 > #

/@, 1 4ematokrit ! $ 40 C Trombosit $ 4)).))) > cmm $ %cak $ #2# mg>d' $ $ #:,5 detik $ 04,2 detik $ <egatif $ $ #),0 mg>d' $ ),3 mg>d'
#4

2. "ula arah 0. 4emostasis a. /TT b. -/TT 4. 46s%g 5. ;aal "injal a. 69< b. -reatinin

c. 9ric %cid

$ 0,5 mg>d'

E. ASSES,ENT 4idrokel Testis eAtra -. P(ANNIN. ilakukan tindakan operasi yaitu 4idrocelectomy. /asien 8&S terlebih dahulu sebelum dilakukan tindakan operasi untuk menstabilkan kondisi pasien dan melakukan persiapan operasi, setelah operasi dilakukan perawatan di ruangan. Tindakan =perasi $ 4idrocelectomy /erawatan pra(=perasi $

#. %namnesa dan /emeriksaan ;isik 2. /emeriksaan penunjang berupa pemeriksaan patologi klinik seperti 'engkap, "ula arah, 4emostasis, ;aal "injal, 4bs%g, dll 0. =bservasi ,ital Sign 4. /erbaikan Status "i*i 5. /emasangan +, 'ine :. -+. pada anak dan keluarga /erawatan /ost(=perasi #. %namnesa dan /emeriksaan ;isik 2. =bservasi ,ital Sign 0. /emberian medikamentosa seperti $ a. %nalgesik Suppositoria b. %ntipiretik c. %ntiemetik $ -etoprofen Suppositoria #)) mg 0A# $ /yreA 0 A #>0 $ =ndansetron 0 A #>0
#5

arah

PE,$AHASAN

/ada anamnesa, pasien mengeluh terdapat benjolan di testis sebelah kanan sejak usia 0 bulan. 6enjolan tidak nyeri dan teraba kenyal. 6enjolan tidak hilang timbul dan ukuran sama besar dengan saat pertama kali muncul. /ada pemeriksaan dengan transiluminasi didapatkan hasil yang positif. =leh karena itu, pasien di diagnosa sebagai 4idrokel testis kanan. -emudian pada saat dilakukan Hidrocelectomy, didapatkan cairan jernih yang keluar dari kantong hidrokel. 4idrokel adalah penumpukan cairan berbatas tegas yang berlebihan diantara lapisan parietalis dan visceralis tunika vaginalis. alam keadaan normal, cairan yang berada di dalam rongga itu memang ada dan berada dalam keseimbangan antara produksi dan reabsorbsi oleh sistem limfatik di sekitarnya. 4idrokel yang terjadi pada bayi baru lahir dapat disebabkan karena belum sempurnanya penutupan /rocessus ,aginalis sehingga terjadi aliran cairan peritoneum ke /rocessus ,aginalis. 4idrokel pada bayi biasanya ditunggu hingga anak mencapai usia # tahun dengan harapam setelah /rocessus ,aginalis menutup, hidrokel akan sembuh sendiri. Tetapi jika hidrokel masih tetap ada atau bertambah besar, perlu dilakukan koreksi. iharapkan setelah dilakukan Hidrocelectomy pasien akan sembuh dan tidak menunjukkan gejala kambuhnya 4idrokel.

#: