Anda di halaman 1dari 5

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tumbuh Kembang 1.

Faktor Genetik Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Melalui instruksi genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi, dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan, derajat sensiti itas jaringan terhadap rangsang, umur pubertas, dan berhentinya pertumbuhan tulang. Termasuk !aktor genetik antara lain adalah berbagai !aktor ba"aan yang normal dan patologik, jenis kelamin, dan suku bangsa. #otensi genetik yang bermutu hendaknya dapat berinteraksi dengan lingkungan secara positi! sehingga diperoleh hasil akhir yang optimal. Gangguan pertumbuhan di negara maju lebih sering diakibatkan oleh !aktor genetik ini. $edangkan di negara yang sedang berkembang, gangguan pertumbuhan selain diakibatkan karena !aktor genetik, juga !aktor lingkungan yang kurang memadai untuk tumbuh kembang anak yang optimal. %ahkan kedua !aktor ini dapat menyebabkan kematian anak-anak sebelum mencapai usia balita. Di samping itu, banyak penyakit keturunan yang disebabkan oleh kelainan kromosom seperti sindrom Do"n, sindrom Turner, dan lain-lain. &. Faktor 'ingkungan 'ingkungan merupakan !aktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi ba"aan. 'ingkungan yang baik akan memungkinkan tercapainya potensi ba"aan, sedangkan lingkungan yang kurang baik akan menghambatnya. 'ingkungan ini merupakan lingkungan (bio-!isik-psiko-sosial) yang mempengaruhi indi idu setiap hari. a. Faktor 'ingkungan #ranatal 1. Gi*i +bu $aat ,amil Gi*i ibu yang buruk sebelum terjadinya kehamilan maupun selama kehamilan dapat menghasilkan bayi %%'- .berat badan lahir rendah/ atau lahir mati, dan terkadang cacat ba"aan. Dapat pula menyebabkan hambatan pertumbuhan otak janin, anemia, bayi yang mudah terkena in!eksi, abortus, dan sebagainya. &. Mekanis Trauma dan gangguan kehamilan lain seperti cairan ketuban yang kurang, dapat menyebabkan kelainan ba"aan pada bayi yang dilahirkan. Demikian pula dengan posisi janin pada uterus dapat mengakibatkan talipes, dislokasi panggul, tortikolis kongenital, palsi !asialis, atau kranio tabes. 0. Toksin atau 1at Kimia Masa organogenesis adalah masa yang sangat peka terhadap *at-*at teratogen. 2bat-obatan thalidomide, phenitoin, methadion, obat-obat anti kanker, dan lain sebagainya, dapat menyebabkan kelainan ba"aan.

Demikian pula dengan ibu hamil yang perokok berat atau peminum alkohol kronis sering melahirkan bayi berat badan lahir rendah, lahir mati, cacat, atau retardasi mental. 3. 4ndokrin ,ormon-hormon yang berperan dalam pertumbuhan janin adalah somatotropin, hormon plasenta, hormon tiroid, insulin, dan peptida-peptida lain dengan akti itas mirip insulin .insulin-like gro"th !actors atau +GFs/. $omatotropin .gro"th hormone/ disekresi oleh kelenjar hipo!isis janin sekitar minggu ke-5. #roduksinya terus meningkat sampai minggu ke-&6, selanjutnya menetap sampai lahir. 7amun, perannya belum jelas pada pertumbuhan janin. ,ormon-hormon tiroid seperti T-, .thyroid releasing hormone/, T$, .thyroid stimulating hormone/, T0 dan T3 sudah diproduksi oleh janin sejak minggu ke-1&. #engaturan oleh hipo!isis sudah terjadi sejak minggu ke-10. Meskipun perannya belum jelas, jika terdaoat de!isiensi hormon tersebut dapat terjadi gangguan pada pertumbuhan susunan sara! pusat yang dapat mengakibatkan retardasi mental. +nsulin mulai diproduksi oleh janin pada minggu ke-11, lalu meningkat sampai bulan ke-8 dan kemudian konstan. %er!ungsi untuk pertumbuhan janin melalui pengaturan keseimbangan glukosa darah, sintesis protein janin, dan pengaruhnya pada pembesaran sel sesudah minggu ke-06. $edangkan !ungsi +GFs pada janin belum diketahui dengan jelas. 9acat ba"aan sering terjadi pada ibu diabetes yang hamil dan tidak mendapat pengobatan pada trimester + kehamilan, umur ibu kurang dari 1: tahun atau lebih dari 0; tahun, de!isiensi yodium saat hamil, #K< .phenylketonuria/, dan lain-lain. ;. -adiasi -adiasi pada janin sebelum umur kehamilan 1: minggu dapat menyebabkan kematian janin, kerusakan otak, mikrose!ali, atau cacat ba"aan lainnya. Dan e!ek radiasi pada laki-laki dapat mengakibatkan cacat ba"aan pada anaknya. 8. +n!eksi +n!eksi intrauterin yang sering mnyebabkan cacat ba"aan adalah T2-9,. $edangkan in!eksi lainnya yang juga dapat menyebabkan penyakit pada janin adalah arisela, 9o=sackie, 4cho irus, malaria, lues, ,+>, polio, campak, leptospirosis, mikoplasma, irus in!luen*a, dan hepatitis. Diduga setiap hiperpireksia pada ibu hamil dapat merusak janin. ?. $tres $tres yang dialami ibu hamil dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin, antara lain cacat ba"aan, kelainan keji"aan, dan lain-lain.

:. +munitas -hesus atau @%2 inkomtabilitas sering menyebabkan abortus, hidrops !etalis, kern ikterus, atau lahir mati. 5. @noksia embrio Menurunnya oksigenasi janin melalui gangguan pada plasenta atau tali pusat dapat menyebabkan berat badan lahir rendah.

b. Faktor 'ingkungan #erinatal %ayi baru lahir harus berhasil mele"ati masa transisi, dari suatu sistem yang teratur yang sebagian besar tergantung pada organ-organ ibunya, ke suatu sistem yang tergantung pada kemampuan genetik dan mekanisme homeostatik bayi itu sendiri. Masa perinatal yaitu masa antara &: minggu dalam kandungan sampai ? hari setelah dilahirkan merupakan masa ra"an dalam proses tumbuh kembang anak, khususnya tumbuh kembang otak. Trauma kepala akibat persalinan akan berpengaruh besar dan dapat meninggalkan cacat yang permanen. -isiko palsi serebralis lebih besar pada %%'- yang disertai as!iksia berat, hiperbilirubinemia yang disertai kern ikterus, +D-$ .idiopatic respiratory distress syndrome/, asidosis metabolik, dan meningitis atau ense!alitis.

c. Faktor 'ingkungan #ostnatal Dalam tumbuh kembang anak, tidak sedikit oeranan ibu dalam ekologi anak, yaitu !aktir ibu sebagai (genetik !aktor) yang memiliki pengaruh biologis terhadap pertumbuhan janin dan pengaruh psikobiologisnya terhadap pertumbuhan postnatal dan perkembangan kepribadian. Di samping itu, pemberian @$+ adalah periode ekstragestasi dengan payudara sebagai (plasenta eksternal) karena menggantikan !ungsi plasenta tidak hanya dalam memberikan nutrisi pada bayi, tetapi juga dalam mempertahankan hubungan ibu dan anak. Demikian pula dengan memberikan @$+ sedini mungkin segera setelah bayi lahir, merupakan stimulasi dini terhadap tumbuh kembang anak. 'ingkungan postnatal yang mempengaruhi tumbuh kembang anak secara umum dapat digolongkan menjadiA 1. 'ingkungan biologisA a. -as atau suku bangsa b. Benis kelamin c. <sia

<sia yang paling ra"an adalah masa balita karena pada masa itu anak mudah sakit dan mudah terjadi kekurangan gi*i. Di samping itu, masa balita merupakan dasar pembentukan kepribadian anak sehingga memerlukan perhatian khusus. d. Gi*i Makanan memegang peran penting dalam tumbuh kembang anak, di mana kebutuhan anak berbeda dengan orang de"asa karena makanan bagi anak dibutuhkan juga untuk pertumbuhan. e. #era"atan kesehatan !. Kepekaan terhadap penyakit

g. #enyakit kronis h. Fungsi metabolisme i. ,ormon ,ormon-hormon yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang antara lain adalahA gro"th hormone, tiroid, hormon seks, insulin, +GFs, dan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal. &. Faktor !isikA a. 9uaca, musim, keadaan geogra!is suatu daerah. b. $anitasi lingkungan. c. Keadaan rumahA struktur bangunan, entilasi, cahaya, dan kepadatan hunian. d. -adiasi. 0. Faktor psikososialA a. $timulasi $timulasi merupakan hal yang penting dalm tumbuh kembang anak. @nak yang mendapat stimulasi yang terarah dan teratur akan lebih cepat berkembang dibandingkan dengan anak yang kurang atau tidak mendapat stimulasi. b. Moti asi belajar c. Kelompok sebaya d. $tres e. $ekolah !. 9inta dan kasih sayang

g. Kualitas interaksi anak dan orang tua. 3. Faktor keluarga dan adat-istiadat a. #ekerjaan atau pendapatan keluarga b. #endidikan orang tua c. Bumlah saudara d. $tabilitas rumah tangga e. Kepribadaian orang tua !. @dat-istiadat dan norma

g. @gama h. Kehidupan politik dalam masyarakat yang mempengaruhi prioritas kepentingan anak, anggaran, dll.

$oetjiningsih. &61&. Tumbuh Kembang Anak. BakartaA 4G9. ,alA &-11.