Anda di halaman 1dari 11

FUNGSI CHEMORESEPTOR PADA UDANG

Oleh : Nama NIM Rom%on&an Kelom(o) Asis+en : Hanifah Kholid Basalamah : B !" #$ : I' :* : Tenda A,&ana+a De-an+a,a

.APORAN PRAKTIKUM FISIO.OGI HE/AN II

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDA0AAN UNI'ERSITAS !ENDERA. SOEDIRMAN FAKU.TAS BIO.OGI PUR/OKERTO *" 1

I2 I2 .a+a, Bela)an&

PENDAHU.UAN

Makhluk hidup mempunyai alat indra untuk mengetahui keadaan luar. Alat indra ini mempunyai sel-sel saraf untuk menangkap rangsangan dari luar yang di sebut reseptor. Reseptor dapat dikelompokan menurut jenis rangsangan yang diterimanya, yaitu chemoreseptor rangsangan berupa kimia, mekanoreseptor rangsangan berupa mekanik atau fisik, fotoreseptor rangsangan berupa cahaya. Sumber rangsangan dapat berupa panas, cahaya dan perubahan mekanis dan kimia yang terjadi dalam lingkungan internal dan eksternal. Saraf juga berfungsi untuk mengorganisir dan mengatur baik secara langsung maupun tidak langsung sebagai fungsi tubuhh, terutama kegiatan motoris, visceral, endoktrin dan mental (Mahardiono, !"#$. Reseptor indra adalah indra saraf yang mengakui sebuah stimulus di lingkungan internal atau eksternal dari sebuah organisme sebagai tanggapan terhadap rangsangan yang memulai reseptor sensorik tranduksi indra dengan menciptakan aksi pada sel yang sama atau dalam satu berdekatan. Susunan saraf crustacea adalah tangga tali (%rnaningtyas, #&&'$. (dang adalah he)an dengan ukuran tubuh besar, panjangnya *-#* cm, bahkan ada yang sampai !& cm. +abitatnya di perairan pantai yang dipengaruhi oleh pasang surutnya air laut. ,iri khas dari udang ini memiliki pasangan kaki kedua pada ujung ini sangat panjang (Mahardiono, !"#$. -ubuh udang galah terdiri atas kepala dan dada yang bersatu (cephalothora.$. ,iri khas dari udang ini adalah rostrum. /agian dada terdapat * pasang kaki jalan (periopoda$ dan pada bagian badan terdapat lima ruas yang masing-masing dilengkapi dengan sepasang kaki renang (pleiopoda$. /agian ekor (uropoda$ merupakan ruas terakhir dari ruas badan yang kaki renangnya terdiri dari bagian luar (e.opoda$, bagian dalam (endopoda$ dan bagian ujungnya meruncing di sebut telson (/roto)idjoyo, !0!$. I2* T343an -ujuan praktikum ini adalah untuk mengetahui fungsi-fungsi kemoreseptor pada udang air ta)ar. II2 MATERI DAN METODE

II2 Ma+e,i Alat-alat yang digunakan dalam praktikum ini adalah lobster (Cherax sp.$, pakan berupa pelet, akuarium, stop)atch, gunting kecil dan senter. II2* Me+ode . 1iisi akuarium dengan air ta)ar bersih, lalu dimasukkan udang air ta)ar masing-masing sebanyak # ekor #. 1ilakukan ablasi antenulla pada udang pertama dan ablasi mata pada udang kedua 2. (dang ketiga dibiarkan dalam tiap akuarium utuh sebagai kontrol 3. 1isajikan pakan ditengah akuarium dan bersamaan dengan udang tersebut menyentuh pakan, tekan tombol pada stop)atch yang telah disiapkan *. 1iamati gerakan udang-udang di dalam akuarium dan catat )aktu yang diperlukan bagi udang %, %%, %%% sejak pakan disajikan sampai pakan dimakan '. 1ilakukan pengamatan selama & menit dengan dua kali ulangan

III2 HASI. DAN PEMBAHASAN 12 Hasil Ta%el 2 Da+a Pen&ama+an Chemo,ese(+o, (ada .o%s+e, 5Macrobrachium s(26 Pe,la)3an Fli7)in& #4#*5 #4*'5 24 *5 I 24#35 042244 /i+hd,a*4*#5 #4#!5 /i((in& "4**44 Ro+a+ion 34#"44 Mende )a+i (a)an 43&44 4*244 24&*44 *4 !44 !4*&44

&4#25 A%lasi No,mal 243#44 *43#44 "4 * II

4##5 #4&"5 042'44

&43*44 #4#&44 #42!44 342244 '4 '44 04 244 "4&*44 !4 344 !42#44 !43*44 -

34&044 34**44 '4#"44 04&&44

&43&5 &4*"44 343&44

A%lasi An+en3lla A%lasi Ma+a II I *4*344 04&244 "43344 !4&044 !4 #44 I

#34 #4&#44 !4&"44 !43"44 -

2344 *244 4&044 4#"44 42'5 43&5 #4&*5

'43*44

#4*#44 243*44 24*344 34*244 *4&244 *4##44 '42'44

#4##5 24 '44 34& 44 34 44 342344 *4 344 *43'44 '4*244 04 244 042244 04*&44 "4&!44 "42'44 "4**44 !4& 44 !4 !44 !4#244 !43 44 !4*#44 II 4*#44 #4& 44 #4&044 #4*!44 *43&44 *4*344 '4##44 "4#'44 "4* 44 !4&244 244 ##44 #"44 4&*44 4&!44 42344 43344 43044 4*"44 #42244 #43&44 24&044 24#!44 #4#'44 242044 243*44 4 244 24 !44 '42'44 04#*44 "4 *44 -

343 44 34*244 *4 &44 *4#"44 !4*244 43&44 #4#244 343&44 I A%lasi To+al II '43"44 042244 "4 "44 !4 44 &42244 43#44 242&44 '4&#44

12* Pem%ahasan /erdasarkan hasil percobaan mengenai fungsi chemoreseptor pada lobster maka didapatkan hasil bah)a dari berbagai perlakuan dengan )aktu # kali & menit menimbulkan gerakan-garakan atau tahapan dalam mendekati pakan yang berbedabeda. -idak semua perlakuan pada lobster dapat melakukan semua gerakan sekaligus dalam mendekati pakan. 1ata pengamatan menunjukan bah)a untuk gerakan flicking dan gerakan )ithdra) hanya dilakukan oleh lobster yang mengalami perlakuan ablasi mata dan normal. 6erakan )ipping tidak di lakukan lobster baik itu ablasi antenulla maupun ablasi total. 6erakan rotation dilakukan pada lobster yang mengalami perlakuan ablasi mata dan normal pada & menit pertama dan kedua, ablasi yang lainnya tidak mengalami rotation. 6erakan mendekati pakan terjadi ketika perlakuan ablasi normal pada & menit ke- dan ke-#, dan ablasi total pada & menit ke- juga ke-#, ablasi antenula pada menit ke- dan menit ke-# sedangkan pada ablasi mata tidak bergerak mendekati pakan. 1ata yang didapatkan dari praktikum chemoreseptor terhadap udang (lobster$ sesuai dengan pernyataan dari Storer ( !0*$, yang menyatakan bah)a antenulla pada lobster merupakan struktur sensor yang dapat bergerak untuk mencari perlindungan, makan, dan mencari pasangan serta menghindari predator. 7leh karena itu perlakuan ablasi antenulla merupakan gerak yang responsif terhadap pakan, karena fungsi dari antenulla tersebut akan hilang jika dilakukan ablasi atau pemotongan salah satu organ tertentu. 6erak yang paling responsif terhadap pakan adalah dengan perlakuan ablasi total, dimana fungsi dari antenulla masih bekerja dengan baik. Antenulla pada udang dan antenulla panjang adalah struktur gerakan yang berfungsi untuk menerima rangsang yang datang dari lingkungannya. 8ungsi lain dari antenulla ialah sebagai media komunikasi antar he)an, yaitu menengkap stimulus kimia berupa pheromon dari he)an la)an jenis (Roger, !0"$, juga untuk mengetahui posisi tubuh (Ache, !0*$. 9obster memiliki sepasang antena yang berfungsi sebagai perasa dan peraba terhadap pakan dan kondisi lingkungann dan sepasang antenulla yang berfungsi sebagai alat penciuman (Susanto, #& &$. Antenulla selain berfungsi sebagai alat pendeteksi bahan kimia (makanan$ juga dapat digunakan sebagai alat komunikasi dalam mengumpulkan ka)anannya. :erilaku ini timbul karena rangsangan kimia (9glutamate$. Ablasi antenulla tersebut mengakibatkan terganggunya keseimbangan

tubuh sehingga sulit untuk mendeteksi makanannya (Schmidt, #&&3$. Ada tiga tahap respon tingkah laku pakan terhadap pakan bagi udang yaitu orientasi, mencari dan mendeteksi pakan. 8ungsi dari antenulla menangkap stimulus kimia berupa pheromon dari he)an la)an jenis (Roger, !0"$, juga untuk mengetahui posisi tubuh (Ache, !0*$. Menurut +arpa; ( !!&$, ada tiga tahap respon tingkah laku pakan terhadap pakan bagi lobster yaitu orientasi, mencari dan mendeteksi pakan. 6erakan-gerakan pada lobster menurut Richard and 6ordon ( !"!$, antara lain< . 8licking yaitu gerakan pelecutan antenula ke depan, gerak ini terjadi jika ada pakan di depan lobster. Respon dilakukan untuk menangkap ion-ion. #. =ithdra) yaitu gerakan pelecutan antenula ke belakang. 6erak ini terjadi jika ada pakan di belakang lobster dan untuk menghindari musuh. 2. Rotation yaitu gerakan pemutaran antenula. 6erak ini terjadi jika ada pakan di atas lobster. Selain itu, gerakan ini berfungsi untuk mengacaukan ion-ion dalam pakan sehingga pakan dapat dengan mudah dan cepat berdifusi ke dalam sel-sel kemoreseptor. 3. =ipping yaitu gerakan pembersihan antenula. :embersihan antenula biasanya terjadi bila ada rangsangan mekanik dari aesthetic. 6erakan )ipping adalah gerakan membersihkan antenula dengan mengarahkannya ke ventral diantara ketiga ma.illa dan terus ke belakang (dorsal$ pada posisi normal sehingga menyebabkan filamen tersisir dan tergosok oleh ma.illa yang terayun ke belakang. Rotasi berupa gerakan dari daerah proksimal ke daerah medial. 6erakan flicking dan )ipping berbeda dengan )ithdra) dan rotation. 1ua gerakan ini cenderung bukan untuk beradaptasi melainkan untuk persiapan lokomosi yaitu untuk mengenali lingkungan sekitar ( >ay, !""$. Mekanisme stimulus (pakan$ sampai pada organ chemoreseptor udang yaitu makanan yang dimasukkan ke dalam akuarium akan berdifusi ke dalam air dalam bentuk ion-ion, kemudian ion-ion tersebut akan diterima oleh sel-sel chemoreseptor pada antennula. %mpuls dari antennula akan ditransfer menuju otak oleh neuron afferen. %mpuls ini oleh otak diproses menjadi tanggapan dan diteruskan ke organ reseptor melalui neuron efferen. 7rgan reseptor kemudian melakukan gerakan sesuai dengan informasi dari otak (?ille et al., !""$. 8aktor yang mempengaruhi udang

mendekati pakan antara lain berupa sensori berupa kimia, cahaya, osmotik, rangsangan mekanik dan adanya chemoatractant yang dikeluarkan oleh pelet@pakan. ,hemostimulan yang dimasukkan pada lingkungan yang terkontrol untuk beberapa spesies ,rustaceae, mampu memacu perilaku makan, dan dalam kondisi alami, udang menunjukkan respon rangsangan pada campuran kimia yang sangat sinergis (+arpa;, !!&$. Menurut Anger (#&&'$, proses pengenalan sinyal kimia dan fisik dari habitatnya bergantung pada sensor dan sistem saraf yang berfungsi baik, khususnya untuk melakukan fungsi chemoreseptor. Mekanisme chemoreseptor pada udang disebabkan adanya rangsangan berupa senya)a kimia atau ion baik berupa gas maupun cairan. :akan yang diberikan pada )aktu gelap akan terurai menjadi ion-ion kimia yang dideteksi oleh antenulla, kemudian rangsangan ini disampaikan ke otak, dari otak ke neuron afferen. Rangsangan ini oleh otak diproses menjadi tanggapan, kemudian dilanjutkan ke organ reseptor melalui neuron eferent dan kembali lagi ke efektor yang berupa gerakan antenulla (1all, !!&$.

I'2 KESIMPU.AN I'2 Kesim(3lan /erdasarkan hasil dan pembahasan sebelumnya dapat diambil kesimpulan bah)a< . Antenulla pada udang sebagai organ chemoreseptor berfungsi untuk mendeteksi adanya pakan, pertahanan diri, komunikasi antar sesamanya dan untuk mencari pasangannya. #. 2. 6erakan antenulla meliputi flicking, )ipping, )ithdra) dan rotation. Respon udang terhadap pakan dimulai ketika pakan dimasukkan ke air yang kemudian berdifusi dalam bentuk ion dan diterima antenulla. Rangsangan kemudian diteruskan ke otak, di otak rangsangan diubah menjadi tanggapan dan dikirim ke efektor yang berupa antenulla.

DAFTAR REFERENSI

Ache, /. =. !0*. Antenular Mediated +ost 9ocationby Symbiotic ,rustaceans Mar /ehaviour :hysiology. -he Mac Millan ,ompany, Ae) Bork. Anger, >laus. #&&'. ,ontributions of 9arval /iology -o ,rustacean Research< A Revie). /alaban, :hiladelphia. /roto)idjoyo, +. 1. !0!. Coologi 1asar . Drlangga, Eakarta.. 1all, =. !!&. Advances in Marine /iology. Academic :ress, 9ondon. 6ordon, M. S., 6.A. /artholomeno, A.1., 6rinele, ,. /arker and 8red, A.=., !"#. Animal :hysiology. Mac Millan :ublishing ,o 9td, Ae) Bork. +aipa;, S.1. and R, 6alun. !"0. 8ariability in 8eeding /ehaviour of Malaysian 1e)a) (Macrobrachium rosenbergii de Man$ 1iving man puring the Molt ,ycle, 9ondon. +arpa;, S. !!&. ?ariability in 8reeding /ehavior of Malaysian :ra)n Macrobrachium Rosenbergii de Man during -he Molt ,ycle. D.E. /rill, 9ondon. %rnaningtyas. #&&'. 8isiologi +e)an %nvertebrata #. 8akultas /iologi (AS7D1. :ur)okerto. >ay, %. !"". %ntroduction to Animal :hysiology. /ios Scientific :ublisher, 9ondon. Mahardiono, A. :ratingyo, 0F %skandar. !"#. Anatomi (dang. %ntermasa Eakarta@ Richard, =.+. and 6ordon. !"!. Animal :hysiology. +arper-,ollins :ublisher, Ae) Bork. Roger. !0". :hysiology of Animal. :rentice-+all %nc, Ae) Eersey. Schmidt, M., 1erby, ,.1. #&&3. Aon-olfactory chemoreceptors in asymmetric setae activate antennular grooming behavior in the ,aribbean spiny lobster Panulirus argus. -he Eournal 7f D.perimental /iology, (SA. Storer, -. %. !0*. 6eneral Coology. Mc 6ra) +ill /ook ,ompan, Ae) Bork. Susanto, 6 Augroho. #& &. :rospek :engembangan /erbagai Eenis 9obster Air -a)ar Sebagai /iota Akuakultur di %ndonesia. /andar 9ampung ?ille, ,.A., =alker, =.8. dan /arners, R.1. Eakarta. !"". Coologi (mum. Drlangga,