Anda di halaman 1dari 8

1

Translated by: Wishnu Basuki


wbasuki@gmail.com


SURAT KEPUTUSAN
DEWAN PIMPINAN NASIONAL
PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA

NOMOR: KEP. 2010/PERADI/DPN/XII/2013
TENTANG
PERSYARATAN DAN TATA CARA
PEMBERIAN REKOMENDASI BAGI
ADVOKAT ASING YANG BEKERJ A DI
INDONESIA

DECISION OF
THE NATIONAL BOARD OF
THE INDONESIAN ADVOCATES
ASSOCIATION
NUMBER: KEP. 2010/PERADI/DPN/XII/2013
CONCERNING
REQUIREMENTS AND PROCEDURES FOR
RECOMMENDATIONS TO FOREIGN
ADVOCATES EMPLOYED IN INDONESIA

DEWAN PIMPINAN NASIONAL
PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA,
THE NATIONAL BOARD OF
THE INDONESIAN ADVOCATES
ASSOCIATION,
Menimbang: Considering:
a. Bahwa berdasarkan Undang-Undang
Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2003
tentang Advokat (UU Advokat),
Perhimpunan Advokat Indonesia
(PERADI) didirikan sebagai Organisasi
Advokat sesuai Akta Pernyataan Pendirian
Perhimpunan Advokat Indonesia nomor 30
tanggal 8 September 2005, dibuat di
hadapan Buntario Tigris Ng, S.E., S.H.,
M.H., Notaris di J akarta;
a. That the Indonesian Advocates Association
(PERADI) is established as an
Organization of Advocates under Law of
the Republic of Indonesia Number 18 of
2003 concerning Advocates (Advocate
Law) and under Memorandum of
Association of the Indonesian Advocates
Association number 30 dated September 8,
2005, made before Buntario Tigris Ng,
S.E., S.H., M.H., Notary in J akarta;
b. Bahwa sebagai wadah satu-satunya
Organisasi Advokat, PERADI mempunyai
hak dan kewajiban menjalankan UU
Advokat yang telah diperkuat Putusan
Mahkamah Konstitusi Putusan Nomor:
014/PUU-IV/2006 jo. Nomor: 66/PUU-
VIII/2010, karena itu PERADI adalah organ
Negara dalam arti luas, bersifat mandiri
(independent state organ) yang juga
melaksanakan fungsi Negara;
b. That as an avenue of the Organization of
Advocates, PERADI has the rights and
obligations to fulfill the Advocate Law as
affirmed by Decision of the Constitutional
Court Number: 014/PUU-IV/2006 in
conjunction with Number: 66/PUU-
VIII/2010, and therefore, PERADI is, in a
broader sense, an organ of the State which
is independent (independent state organ)
and also serves the functions of the State;
c. Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 23 ayat
(2) UU Advokat, Kantor Advokat dapat
mempekerjakan Advokat Asing sebagai
karyawan atau tenaga ahli dalam bidang
hukum atas ijin Pemerintah dengan
rekomendasi Organisasi Advokat;
c. That under Article 23 section (2) of the
Advocate Law, an Advocate Office may
employ Foreign Advocates as employees or
law experts licensed by the Government
upon a recommendation of the Organization
of Advocates;
d. Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 7 huruf
(L) Anggaran Dasar PERADI, PERADI
berwenang untuk memberikan rekomendasi
kepada Kantor Advokat yang hendak
d. That under Article 7 point (L) of the
Articles of Association of PERADI,
PERADI is authorized to give a
recommendation to an Advocate Office to
2
memperkerjakan Advokat Asing sebagai
karyawan atau tenaga ahli dalam bidang
hukum;
employ Foreign Advocates as employees or
law experts;
e. Bahwa dalam rangka pemberian
rekomendasi untuk mempekerjakan
Advokat Asing, Dewan Pimpinan Nasional
(DPN) PERADI telah mengeluarkan
Surat Edaran Nomor:
015/PERADI/DPN/I/2012 pada tanggal 31
J anuari 2012;
e. That to give recommendations for
employment of Foreign Advocates, the
National Board (DPN) of PERADI has
issued Circular Letter Number:
015/PERADI/DPN/I/2012 on J anuary 31,
2012;
f. Bahwa berdasarkan hal-hal sebagaimana
disebutkan dalam huruf a, huruf b, huruf c,
huruf d, dan huruf e, maka dalam
pelaksanaannya perlu disesuaikan dan
dituangkan dalam Surat Keputusan DPN
PERADI;
f. That in consideration of the matters
provided in point (a), point (b), point (c),
point (d), and point (e) above, it is
necessary to incorporate them into Decision
of the National Board of PERADI;
Mengingat: Bearing in mind:
1. Keputusan Presiden Nomor 95 Tahun 1995
tentang Pembatasan Penggunaan Tenaga
Kerja Asing Pendatang;
1. Decision of the President Number 95 of
1995 concerning Restriction of Foreign
Employment;
2. Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003
tentang Advokat;
2. Law Number 18 of 2003 concerning
Advocates;
3. Pasal 3 ayat (2) Keputusan Menteri Hukum
dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
Nomor M.11-HT.04.02 Tahun 2004 tentang
Persyaratan dan Tatacara Mempekerjakan
Advokat Asing serta Kewajiban
Memberikan J asa Hukum Secara Cuma-
Cuma Kepada Dunia Pendidikan dan
Penelitian Hukum.
3. Article 3 section (2) of Decision of the
Minister of Law and Human Rights of the
Republic of Indonesia Number M.11-
HT.04.02 of 2004 concerning Requirements
and Procedures for Employment of Foreign
Advocates and Obligations to Provide Free
Legal Services to the World of Legal
Education and Research.
Memperhatikan: Having regard to:
1. Surat Edaran Dewan Pimpinan Nasional
PERADI Nomor: 15/PERADI/DPN/I/2012
tanggal 31 J anuari 2012;
1. Circular Letter of the National Board of
PERADI Number: 15/PERADI/DPN/I/
2012 dated J anuary 31, 2012;
2. Keputusan Rapat DPN PERADI tanggal 29
Agustus 2013.
2. Resolution of the Meeting of the National
Board of PERADI dated August 29, 2013.
MEMUTUSKAN: HAS DECIDED:
Menetapkan: To issue:
PERSYARATAN DAN TATA CARA
PEMBERIAN REKOMENDASI BAGI
ADVOKAT ASING YANG BEKERJ A DI
INDONESIA.


REQUIREMENTS AND PROCEDURES FOR
RECOMMENDATIONS TO FOREIGN
ADVOCATES EMPLOYED IN INDONESIA.
3
BAB I CHAPTER I
KETENTUAN UMUM GENERAL PROVISIONS
Pasal 1 Article 1
(1) Advokat Asing adalah Advokat
berkewarganegaraan asing yang
menjalankan profesinya di wilayah
Republik Indonesia berdasarkan
persyaratan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
(1) Foreign Advocate means a foreign-citizen
Advocate who practices his/her profession
in the territory of the Republic of Indonesia
under the laws and regulations.
(2) Rekomendasi adalah surat/keterangan yang
diberikan oleh PERADI kepada Advokat
Asing sebagai persyaratan untuk
mendapatkan ijin kerja dari Pemerintah
untuk dapat bekerja di kantor Advokat
Indonesia sebagai karyawan atau tenaga
ahli dalam bidang hukum asing.
(2) Recommendation means a letter/statement
that is issued by PERADI to a Foreign
Advocate as the requirement for a work
permit from the Government for
employment in an Indonesian Advocate
office as a foreign employee or foreign law
expert.
(3) Pemerintah, dalam hal ini Menteri yang
bertanggung jawab dalam bidang hukum
dan Hak Asasi Manusia (HAM).
(3) Government means or in this case is the
Minister in charge of the field of law and
Human Rights.
(4) Persyaratan adalah segala syarat-syarat
yang diatur untuk mendapatkan
Rekomendasi dari PERADI.
(4) Requirement means any terms/conditions
that are imposed to acquire a
recommendation from PERADI.
(5) Tenaga ahli dalam bidang hukum asing
adalah Advokat Asing yang mempunyai
pengetahuan atau kepakaran dalam bidang
hukum asing berasal dari Negara asal,
tempat dimana Advokat Asing berada.
(5) Foreign Law Expert means a Foreign
Advocate with knowledge or expertise in
foreign law of the country of the Foreign
Advocate.
(6) J asa Hukum secara Cuma-Cuma adalah
pemberian materi ajar kepada dunia
pendidikan serta melaksanakan penelitian
hukum untuk sewaktu-waktu tertentu
selama Advokat Asing bekerja sebagai
tenaga ahli dalam bidang hukum asing di
Indonesia tanpa menerima imbalan jasa.
(6) Free Legal Service mean the provision of
learning materials to the world of education
and the conduct of legal research at any
definite period of time in the course of
Foreign Advocates employment as a
foreign law expert in Indonesia at no
charge.
(7) Kode Etik adalah Kode Etik Advokat
Indonesia berdasarkan Pasal 33 UU
Advokat yang telah disahkan pada tanggal
23 Mei 2002 oleh Ikatan Advokat Indonesia
(IKADIN), Asosiasi Advokat Indonesia
(AAI), Ikatan Penasihat Hukum Indonesia
(IPHI), Himpunan Advokat dan Pengacara
Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara
Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan
Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).
(7) Code of Ethics means the Code of
Professional Ethics for Indonesian
Advocates under Article 33 of the
Advocates Law adopted on May 23, 2002
by Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN),
Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Ikatan
Penasihat Hukum Indonesia (IPHI),
Himpunan Advokat dan Pengacara
Indonesia (HAPI), Serikat Pengacara
Indonesia (SPI), Asosiasi Konsultan
Hukum Indonesia (AKHI), Himpunan
Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM).
4
(8) Mata Ajar Keadvokatan adalah materi dasar
keadvokatan yang terdiri dari fungsi dan
peran organisasi Advokat serta Kode Etik
Profesi Advokat sebagaimana termaksud di
dalam lampiran 1 Peraturan PERADI
Nomor 3 Tahun 2006 tentang Pendidikan
Khusus Profesi Advokat.
(8) Subjects for Advocates Profession means
basic materials for advocates profession
that include the functions and the roles of
the organization of Advocates as well as the
Code of Professional Ethics for Advocates
as referred to in attachment 1 of Regulation
of PERADI Number 3 of 2006 concerning
Advocate Special Professional Education
Program.
(9) Advokat Indonesia adalah orang yang
berprofesi memberikan jasa hukum, baik di
dalam maupun di luar pengadilan yang
memenuhi persyaratan nomor 18 Tahun
2003 tentang Advokat.
(9) Indonesian Advocate means any person
who provides legal services by profession,
both within and outside the court, and is
eligible under Law number 18 of 2003
concerning Advocates.
(10) Kantor Advokat Indonesia adalah suatu
persekutuan perdata (maatschap) yang
didirikan oleh para Advokat Indonesia yang
mempunyai tugas memberikan pelayanan
jasa hukum kepada masyarakat.
(10) Indonesian Advocate Office means a
professional partnership that is formed by
Indonesian Advocates engaged in the
provision of legal services to the public.
(11) Surat Permohonan adalah surat yang
diajukan Advokat Asing kepada PERADI
untuk mendapatkan rekomendasi sebagai
ijin kerja.
(11) Application Letter means a letter that is
submitted by a Foreign Advocate to
PERADI for a recommendation on a work
permit.
BAB II CHAPTER II
PERSYARATAN DAN TATA CARA
PEMBERIAN REKOMENDASI
REQUIREMENTS AND PROCEDURES FOR
RECOMMENDATIONS
Pasal 2 Article 2
(1) Untuk mendapatkan rekomendasi, Advokat
Asing mengajukan Surat Permohonan
kepada DPN PERADI.
(1) To acquire a recommendation, a Foreign
Advocate shall submit an Application
Letter to the National Board of PERADI.
(2) Surat Permohonan sebagaimana dimaksud
pada ayat (1) dilengkapi dengan lampiran
dokumen:
(2) An Application Letter as intended by
section (1) shall enclose the following
documents:
a. Perjanjian kerja antara kantor advokat
di Indonesia dengan Advokat Asing
yang akan bekerja di kantor Advokat
Indonesia, yang dilegalisasi oleh
Notaris;
a. A notarized employment agreement
between the Indonesian advocate office
and the Foreign Advocate to be
employed by the Indonesian advocate
office;
b. Curriculum Vitae (riwayat hidup) yang
ditandatangani oleh Advokat Asing
yang bersangkutan;
b. A Curriculum Vitae that is signed by
the Foreign Advocate concerned;
c. Surat keterangan sebagai advokat aktif
dari organisasi profesi advokat atau
lembaga resmi sejenis di negara
Advokat Asing berasal, yang dilegalisir
oleh Kedutaan Besar Republik
c. A certificate as an active advocate from
an organization of advocates or an
official institution of similar type in the
country of the Foreign Advocate,
certified by the Embassy of the
5
Indonesia; Republic of Indonesia;
d. Surat keterangan tidak dicegah dan
tidak ditangkal dari Direktorat J enderal
Imigrasi;
d. A no-exit ban certificate and no-entry
ban certificate from the Directorate
General of Immigration;
e. Surat pernyataan bermaterai cukup dari
pimpinan kantor advokat Indonesia
bahwa Advokat Asing yang
bersangkutan akan bekerja sebagai
karyawan di kantor advokat Indonesia
tersebut, tidak berpraktik dan/atau
beracara di sidang pengadilan dan
hanya dapat sebagai tenaga ahli dalam
bidang hukum dari negara asalnya
dan/atau hukum internasional di bidang
bisnis dan arbitrase;
e. An adequately-stamped statement from
the management of the Indonesian
advocate office certifying that the
Foreign Advocate concerned will be
employed as an employee in the
Indonesian advocate office, shall not
practice in any court and may only be
an expert in law of his/her country
from where he/she is and/or in
international business and arbitration
law;
f. Surat pernyataan (bermaterai cukup)
dari Advokat Asing untuk tunduk pada
peraturan perundang-undangan yang
berlaku di Indonesia, Kode Etik
Advokat Indonesia, serta Peraturan
Perhimpunan Advokat Indonesia;
f. A (adequately stamped) statement of a
Foreign Advocate to comply with the
laws and regulations prevailing in
Indonesia, the Code of Professional
Ethics for Indonesian Advocates, and
Regulation of the Indonesian
Advocates Association (PERADI);
g. Fotokopi Paspor Advokat Asing g. A photocopy of the Passport of the
Foreign Advocate;
h. Pas photo berwarna ukuran 4x6
sebanyak 4 (empat) lembar;
h. Four 4x6 passport photographs in
color;
i. Nomor pokok wajib pajak atas nama
kantor advokat Indonesia dan atas
nama Advokat Asing;
i. The Taxpayer ID Number in the name
of the Indonesian advocate office and
in the name of the Foreign Advocate;
j. Fotokopi Surat Keputusan Menteri
Hukum dan HAM tentang persetujuan
perpanjangan mempekerjakan Advokat
Asing (bagi pemohon perpanjangan);
j. A photocopy of the Decision of
Minister of Law and Human Rights
concerning extension of employment
of the Foreign Advocate (for the
applicant for extension only);
k. Fotokopi Surat Keputusan Menteri
Tenaga Kerja dan Transmigrasi tentang
Pemberian ijin mempekerjakan tenaga
kerja asing (bagi pemohon
perpanjangan).
k. A photocopy of the Decision of
Minister of Manpower and
Transmigration concerning licensing of
employment of the Foreign Advocate
(for the applicant for extension only).
BAB III CHAPTER III
BAHAN AJ AR UNTUK REKOMENDASI
ADVOKAT ASING
LEARNING MATERIALS FOR
RECOMMENDATIONS OF FOREIGN
ADVOCATES
Pasal 3 Article 3
(1) Untuk mendapatkan rekomendasi, advokat
asing diwajibkan mengikuti pendidikan dan
(1) To acquire a recommendation, a foreign
advocate must complete education and take
6
ujian Kode Etik Advokat Indonesia dan
Peran dan Fungsi Organisasi Advokat yang
dilaksanakan oleh Bidang Pendidikan dan
PKPA Dewan Pimpinan Nasional PERADI.
examination on the Code of Professional
Ethics for Indonesian Advocates and the
Roles and Functions of the Organization of
Advocates administered by the Education
and Advocate Special Professional
Education Division of the National Board
of PERADI.
(2) Tanda lulus kepada Advokat Asing yang
telah lulus sebagaimana pada ayat (1) di
atas dikeluarkan oleh Bidang Pendidikan
dan PKPA Dewan Pimpinan Nasional
PERADI dengan sepengetahuan serta
persetujuan Ketua Umum DPN PERADI.
(2) A test pass certificate for a passed Foreign
Advocate as intended by section (1) shall be
issued by the Education and Advocate
Special Professional Education Division of
the National Board of PERADI, upon
acknowledgement by and approval of the
Chairman of the National Board of
PERADI.
BAB IV CHAPTER IV
J ASA HUKUM SECARA CUMA-CUMA FREE LEGAL SERVICES
Pasal 4 Article 4
(1) Sebagai perwujudan Pasal 5 ayat (3) huruf c
Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi
Manusia Republik Indonesia nomor M.11-
HT.04.02 Tahun 2004 tentang Persyaratan
dan Tata Cara Mempekerjakan Advokat
Asing serta Kewajiban Memberikan J asa
Hukum Secara Cuma-Cuma Kepada Dunia
Pendidikan Dan Penelitian Hukum,
PERADI akan melakukan koordinasi
kepada kantor Advokat yang
mempekerjakan Advokat Asing.
(1) To give effect to Article 5 section (3) point
(c) of Decision of the Minister of Law and
Human Rights of the Republic of Indonesia
Number M.11-HT.04.02 of 2004
concerning Requirements and Procedures
for Employment of Foreign Advocates and
Obligations to Provide Free Legal Services
to the World of Legal Education and
Research, PERADI shall coordinate with
the Advocate office that employs Foreign
Advocates.
(2) Advokat Asing wajib berkewajiban: (2) A Foreign Advocate must:
a. Menjunjung tinggi dan menaati
peraturan perundang-undangan yang
berlaku;
a. Uphold and abide by the prevailing
laws and regulations;
b. Mengalihkan pengetahuan dan
kemampuan profesionalnya kepada
para Advokat Indonesia;
b. Transfer his/her knowledge and
professional capability to Indonesian
Advocates;
c. Memberikan jasa hukum secara cuma-
cuma kepada dunia pendidikan dan
penelitian hukum di wilayah Indonesia
sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) jam
kerja setiap tahun;
c. Provide free legal services to the world
of legal education and research in the
territory of Indonesia for at least ten
(10) hours of work every year;
d. Sebagai narasumber dalam seminar
dan/atau workshop (pelatihan) yang
mengenai hukum asing yang menjadi
keahliannya sekurang-kurangnya 30
(tiga puluh) jam kerja setiap tahun.
d. Be a resource person at seminars
and/or workshops (training) concerning
the foreign law at which he/she excels
for at least thirty (30) hours of work
every year.
7
(3) PERADI akan menerbitkan surat
keterangan Advokat Asing yang
melaksanakan kewajiban sebagaimana
dimaksud pada pasal 4 ayat (2) huruf b & c
sebagai syarat pemberian rekomendasi.
(3) PERADI shall issue a certificate to a
Foreign Advocate who has fulfilled the
obligations as intended by Article 4 section
(2) point (b) and point (c) as the
requirement under which a recommendation
shall be issued.
BAB V CHAPTER V
TARIF / BIAYA RATES / FEES
Pasal 5 Article 5
Permohonan pemberian/perpanjangan surat
rekomendasi untuk mempekerjakan Advokat
Asing kepada PERADI akan dibebankan biaya
sebagai berikut:
An application for granting/extension of a
recommendation for employment of Foreign
Advocates to PERADI shall be charged as
follows:
a. Biaya pendidikan dan ujian Advokat Asing
sebesar Rp5.000.000,- (lima juta rupiah)
dibayarkan pada saat pertama kali kantor
yang mempekerjakan Advokat Asing
mengajukan Surat Permohonan;
a. Foreign Advocate education and
examination fees of Rp5,000,000 (five
million dollars) shall be first payable at the
submission of an Application Letter by the
advocate office employing the Foreign
Advocate;
b. Biaya iuran sebesar Rp1.000.000,- (satu
juta rupiah) per bulan yang dibayarkan
sekaligus untuk 12 (dua belas) bulan setiap
kali Advokat Asing mengajukan
permohonan/perpanjangan rekomendasi
Asing.
b. Dues of Rp1,000,000 (one million rupiah)
per month shall be paid in a lump sum for
12 (twelve) months in advance each time a
Foreign Advocate submits an application
for or extension of a/the recommendation.
c. Biaya tersebut di atas akan disesuaikan
dengan perkembangan ekonomi setiap
tahun.
c. The fees and dues above shall be adjusted
to the economic development every year.
BAB VI CHAPTER VI
REKOMENDASI RECOMMENDATIONS
Pasal 6 Article 6
(1) Rekomendasi dikeluarkan apabila
permohonan telah memenuhi syarat.
(1) A recommendation shall be issued upon the
application being compliant.
(2) Advokat Asing yang telah mendapat ijin
kerja dari Menteri Tenaga Kerja dan
Transmigrasi diwajibkan mendaftarkan
pada Sekretariat Nasional (SEKNAS)
PERADI dalam jangka waktu selambat-
lambatnya 14 (empat belas) hari kerja
setelah dikeluarkan ijin tersebut.
(2) A Foreign Advocate issued with a work
permit from the Minister of Manpower and
Transmigration must register with the
National Secretariat (SEKNAS) of
PERADI within 14 (fourteen) working days
of the issue of the permit.
(3) Bagi Advokat Asing yang telah memenuhi
persyaratan ayat (2), PERADI akan
mencatatkan dalam Buku Daftar Anggota
dengan status sebagai Anggota PERADI
dengan status Advokat Asing.
(3) A Foreign Advocate compliant with section
(2) shall be recorded in the PERADI
Membership Register Book as a member of
PERADI with the status as a Foreign
Advocate.
8
Translated by: Wishnu Basuki
wbasuki@gmail.com
(4) Perpanjangan Rekomendasi bagi Advokat
Asing dikeluarkan setelah surat
permohonan diajukan dengan pembayaran
biaya iuran dalam pasal 5 di atas.
(4) An extended Recommendation for a
Foreign Advocate shall be issued upon the
the application letter being submitted by the
payment of dues as intended by article 5
above.
BAB VII CHAPTER VII
PENUTUP CONCLUDING PROVISIONS
Pasal 7 Article 7
(1) Keputusan ini berlaku sejak tanggal dan
ditandatangani oleh Dewan Pimpinan
Nasional PERADI.
(1) This decision shall come into effect from
the date it is signed by the National Board
of PERADI.
(2) Apabila di kemudian hari terdapat
kekeliruan dalam Keputusan ini, akan
dilakukan perubahan sebagaimana
mestinya.
(2) Any error/mistake in this decision found at
a later date will be corrected as appropriate.
Ditetapkan di J akarta
Pada tanggal 20 Desember 2013
Issued in J akarta
On December 20, 2013
DEWAN PIMPINAN NASIONAL
PERHIMPUNAN ADVOKAT INDONESIA
THE NATIONAL BOARD OF
THE INDONESIAN ADVOCATES
ASSOCIATION

Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M.
[ttd.]
Ketua Umum / Chairman
Hasanuddin Nasution, S.H.
[sgd.]
Sekretaris J enderal / Secretary General