Anda di halaman 1dari 16

Alat Ukur dan Pengukuran

%embatan Arus +olak,+alik

Oleh Kelompok X Prabarisma Dewantara Yulinar Astari A 241 12 0 ! A241 12 0"0

Program #tudi Pendidikan $isika %urusan Pendidikan &'PA $akultas Keguruan Dan 'lmu Pendidikan Uni(ersitas )adulako 2014
1* Pengertian dan Kegunaan

Rangkaian jembatan terutama digunakan sebagai sebuah alat pengukur perubahan tahanan yang akurat. Rangkaian seperti ini terutama berguna bila perubahan fraksional dalam impedansi sangat kecil. Rangkaian jembatan adalah rangkaian pasif yang digunakan untuk mengukur impedansi dengan teknik penyesuaian potensial. Dalam rangkaian ini, seperangkat impedansi yang telah diketahui secara akurat diatur nilaianya dalam hubungannya terhadap satu yang belum diketahui sampai suatu kondisi yang ada dimana perbedaan potensial antara dua titik dalam rangkaian adalah nol, yaitu setimbang . Kondisi ini menetapkan sebuah persamaan yang digunakan untuk menemukan impedansi yang tidak diketahui berkenaan dengan nilai-nilai yang diketahui. Bila kita ingin mengukur harga induktansi dan kapasitansi, maka metode yang mudah dan baik menggunakan jembatan arus bolak balik. Jembatan A hampir sama dengan jembatan D , tetapi menggunakan sumber A ini

dengan

frekuensi tertentu. Konsep jembatan yang dijelaskan dalam bagian ini dapat dipakai untuk penyesuaian impedansi secara umum seperti tahanan-tahanan. Dalam keadaan ini, jembatan direpresentasikan seperti dalam !ambar ".# dan memakai sebuah eksitasi a-c, biasanya sebuah sinyal tegangan gelombang sinus. Analisa tingkah laku jembatan pada dasarnya sama seperti pada cara sebelumnya tetapi tahanan diganti impedansi. Kemudian tegangan offset jembatan direpresentasikan sebagai

$"-"%& Dimana ' ( tegangan eksitasi gelombang )%, )", )*,)+ ( impedansi jembatan

Kondisi setimbang ditetapkan seperti sebelumnya dengan sebuah tegangan offset ,ero -. ( /. Dari 0ersamaan $"-"%& kondisi ini dijumpai jika impedansi memenuhi hubungan )*)" ( )%)+ $"-""& 0erhatikan bah1a kondisi ini sama seperti 0ersamaan $"-2& untuk jembatan resistif.

!ambar ".# 3ebuah jembatan a-c yang umum atatan khusus adalah perlu berkenaan dengan pencapaian kondisi setimbang dalam jembatan a-c. Dalam beberapa kasus, sistem deteksi setimbang adalah phase sensitive mengenai sinyal eksitasi jembatan. Dalam hal ini, perlu untuk memberikan sebuah kondisi setimbang dari kedua sinyal inphase dan quadrature $keluaran fase 2//& sebelum 0ersamaan $"-""& dipakai.

%embatan pembanding kapasitansi Dalam bentuk dasarnya jembatan arus bolak-balik dapat digunakan untuk pengukuran induktansi atau kapasitansi yang tidak diketahui dengan membandingkannya terhadap sebuah induktansi atau kapasitansi yang diketahui. 3ebuah jembatan pembanding kapasitansi dasar ditunjukkan pada gambar 4.".

!ambar 4." Jembatan pembanding kapasitansi

Kedua lengan perbandingan adalah resistif dan dinyatakan oleh R % dan R". lengan standar terdiri dari kapasotor
s

seri dengan tahanan Rs, di mana

s 6

adalah kapasitor standar kualitas tinggi dan R s adalah tahanan 5ariabel. kapasitor.

menyatakan kapasitansi yang tidak diketahui dan R 6 adalah tahanan kebocoran

Dua bilangan komplek adalah sama bila bagian-bagian nyata dan bagianbagian khayalnya adalah sama. Dengan menyamakan bagian-bagian nyata diperoleh
R1 R X = R 2 R s

atau

R X = Rs

R2 777777. $4.8& R1

samakan bagian-bagian khayal diperoleh


jR1 jR 2 = Cx Cs

atau

Cx = Cs

R1 777777. $4.4& R2

Agar memenuhi kedua syarat setimbang dalam konfigurasinya, jembatan harus mengandung dua elemen 5ariable. 3etiap dua dari empat elemen yang tersedia dapat dipilih 1alaupun dalam praktek kapasitor
s

merupakan kapasitor

standar presisi tinggi dengan nilai yang tetap dan tidak dapat diatur. 0emeriksaan terhadap persamaan-persamaan setimbang menunjukkan bah1a R s tidak muncul dalam bentuk
6

. jadi untuk menghilangkan setiap interaksi antara kedua

pengontrol kesetimbanga, Rs merupakan pilihan yang tepat se5agai elemen 5ariabel kedua seperti ditunjukkan pada gambar 4.". Karena kita mengukur kapasitor yang tidak diketahui yang efek tahanannya bisa kecil sekali, pengaturan pertama sebaiknya dilakukan pada bagian kapasitif yang berarti mengatur R% agar menghasilkan suara paling kecil dalam telepon kepala. Dalam kebanyakan hal suara tersebut tidak akan hilang seluruhnya, sebab syarat setimbang kedua belum dipenuhi. 9aka R s diatur untuk kesetimbangan bagian resistif dan suara dibuat agar semakin mengecil. :ernyata bah1a pengaturan kedua tahanan secara bergantian adalah perlu untuk menghasilkan keluaran nol dalam telepon kepala dan untuk mencapai kondisi setimbang yang sebenarnya. 0erlunya pengaturan secara bergantian menjadi jelas bila kita sadari bah1a setiap perubahan dalam R % bukan hanya mempengaruhi persamaan setimbang kapasitif, tetapi juga mempengaruhi persamaan setimbang resistif, sebab R% muncul dalam kedua bentuk persamaan tersebut. %embatan pembanding induktansi Konfigurasi umum jembatan pembanding induktansi mirip dengan jembatan pembanding kapasitansi. ;nduktansi yang tidak diketahui ditentukan dengan membandingkan terhadap sebuah induktor standar yang diketahui seperti ditunjukkan pada diagram gambar 4.*.

!ambar 4.* Jembatan pembanding induktansi

0enurunan persamaan setimbang pada dasarnya mengikuti langkah-langkah yang sama seperti pada jembatan pembanding kapasistansi dan tidak akan dikemukakan secara lengkap. Dapat ditunjukkan bah1a persamaan setimbang induktansi memberikan
L x = Ls R2 777777.$4.#& R1

dan persamaaan setimbang resistif memberikan <


R x = Rs R2 777777.$4.2& R1

Dalam jembatan ini, R" dipilih sebagai pengontrol kesetimbangan induktif, dan R s adalah pengontrol kesetimbangan resistif. %embatan &a-well Jembatan 9a61ell, yang diagram skemanya ditunjukkan pada gambar 4.+, mengukur sebuah induktansi yang tidak diketahui dinyatakan dalam kapasistansi yang diketahui.

!ambar 4.+ Jembatan 9a61ell 3alah satu lengan perbandingan mempunyai sebuah tahanan dan sebuah kapasistansi dalam hubungan pararel, dan untuk hal ini adalah lebih mudah untuk menuliskan persamaan kesetimbangan dengan menggunakan admitansi lengan % sebagai pengganti impedansi.

Dengan menyusun kembali persamaan umum kesetimbangan jembatan, diperoleh )6 ( )")*=%777777.$4.%/& Di mana =% adalah admitansi lengan %. Dengan melihat kembali ke gambar 4.+ ditunjukkan bah1a )6 ( R"> )* ( R*> dan
Y1 = 1 + j C1 777777.$4.%%& R1

3ubstitusi harga-harga ini ke dalam persamaan $4.%%& memberikan


Z x = R x + j L x = R 2 R 3 ( 1 + j C1 ) 777777.$4.%"& R1

0emisahan bagian nyata dan bagian khayal memberikan


Rx = R 2 R3 777777.$4.%*& R1

Jembatan 9a61ell terbatas pada pengukuran kumparan dengan Q menengah $%?@?%/&. 0rosedur yang biasa untuk menyetimbangkan jembatan 9a61ell adalah dengan pertama-tama mengatur R * untuk kesetimbangan induktif dan kemudian mengatur R% untuk kesetimbangan resistif. Kembali kepengaturan R* ternyata bah1a kesetimbangan resistif telah terganggu dan berpindah ke suatu nilai baru. 0roses ini diulang dan memberikan pemusatan yang lambat ke kesetimbangan akhir. Antuk kumparan-kumparan @ menengah, efek tahanan tidak dinyatakan, dan kesetimbangan tercapai melalui beberapa pengaturan. %embatan .a/ Jembatan Bay pada gambar 4.C berbeda dari jembatan 9a61ell yaitu mempunyai tahanan R% yang seri dengan kapasitor standar
%

sebagai pengganti

tahanan pararel. Dengan segera kelihatan bah1a pada sudut-sudut fasa yang besar, R% akan mempunyai nilai yang sangat rendah. Dengan demikian rangkaian Bay lebih menyenangkan untuk pengukuran @ tinggi.

!ambar 4.C Jembatan Bay

0ersamaan-persamaan

setimbang juga diturunkan dengan memasukkan nilai

impedansi lengan-lengan jembatan ke dalam persamaan umum kesetimbangan jembatan. 0ada rangkaian gambar 4.C kita peroleh bah1a
Z1 = R1 j ; ) " ( R" > C1

)* ( R* >

Z x = R x + j L x 77777.$4.%+&

dengan memasukkan nilai-nilai ini ke dalam persamaan kesetimbangan, diperoleh


j R1 C 1 ( R x + j L x ) = R 2 R 3 77777.$4.%C&

yang akan berubah menjadi


R1 R x + Lx jR x + j L x R1 = R 2 R 3 77777.$4.%8& C x C1

pemisahan bagian nyata dan bagian khayal menghasilkan


R1 R x + Lx = R 2 R 3 77777.$4.%4& Cx

Dan

Rx = L x R1 77777.$4.%#& C1

kedua persamaan $4.%4& dan $4.%#& mengandung D 6 dan R6, dan kita harus menyelesaikan persamaan-persamaan ini secara simultan. ;ni memberikan

Rx =

2C12 R1 R2 R3 7777.$4.%2& 1 + 2 C12 R12


R 2 R 3 C1
77777.$4."/&

Lx =

1 + 2 C12 R12

Kedua bentuk matematis untuk induktansi dan tahanan yang tidak diketahui ini mengandung kecepatan sudut dan dari sini kelihatan bah1a frekuensi sumber tegangan harus diketahui secara tepat. :angen sudut fasa induktif sama dengan
tan L =

Lx XL = = Q 7777.$4."%& R Rx

dan tangen sudut fasa kapasitif adalah


tan C = XC 1 = 77777.$4.""& R C1 R x

Bila kedua sudut fasa tersebut sama, tangennya juga adalah sama dan dapat dituliskan
tan L = tan C atau Q= 1 77777.$4."*& C1 R x

Dengan memperhatikan kembali suku $%E 2 C12 R12 & yang muncul dalam persamaan $4.%2& dan $4."/&, kita peroleh bah1a setelah memasukkan persamaan $4."*& ke dalam bentuk D6, persamaan $4."/& berubah bentuk menjadi
Lx = R 2 R 3 C1 1 + (1 / Q ) 2

77777.$4."+&

Antuk nilai @ yang lebih besar dari sepuluh, suku $%F@& " akan menjadi lebih kecil dari %F%// dan dapat diabaikan. Karena itu persamaan $4."/& berubah menjadi bentuk yang diturunkan untuk jembatan 9a61ell, yaitu < D6 ( R"R*
%

77777. $4."C&

Jembatan Bay cocok untuk pengukuran induktor @ tinggi, terutama yang mempunyai @ yang lebih besar dari sepuluh. Antuk nilai @ yang lebih kecil dari sepuluh, suku $%F@&" menjadi penting dan tidak dapat diabaikan. Dalam hal ini jembatan 9a61ell adalah lebih sesuai. %embatan #0hering Jembatan Schering, salah satu jembatan arus bolak-balik yang paling penting, dipakai secara luas untuk pengukuran kapasitor. Dia memberikan beberapa keuntungan nyata atas jembatan pembanding kapasitansi. Galaupun jembatan 3chering digunakan untuk pengukuran kapasitansi dalam pengertian yang umum, dia terutama sangat bermanfaat guna mengukur sifat-sifat isolasi yakni pada sudut-sudut fasa yang sama mendekati 2/ /. 3usunan rangkaian dasar ditunjukkan gambar 4.8, dan pemeriksaan rangkaian menunjukkan suatu kemiripan yang kuat terhadap jembatan pembanding.

!ambar 4.8 Jembatan 3chering

0erhatikan bah1a lengan % sekarang mengandung suatu kombinasi pararel dari sebuah tahanan dan sebuah kapasitor, dan lengan standar hanya berisi sebuah kapasitor. Biasanya kapasitor standar adalah kapasitor mikro bermutu tinggi dalam pemakaian pengukuran yang umum, atau sebuah kapasitor udara guna pengukuran isolasi. 3ebuah kapasitor mikro bermutu tinggi mempunyai kerugian yang sangt rendah $tidak ada tahanan& dan karena itu mempunyai sudut fasa yang mendekati 2//. 3ebuah kapasitor udara yang dirancang secara cermat memiliki nilai yang sangat stabil dan medan listrik yang sanagt kecil> bahan isolasi yang akan diuji dapat dengan mudah dihindari dari setiap medan yang kuat. 0ersyaratan setimbang menginginkan bah1a jumlah sudut fasa lengan % dan lengan + sama dengan jumlah sudut fasa lengan " dan lengan * akan menjadi / / E 2// ( 2//. )6 ( )" )* =%77777. $4."8& Atau R x
j j = R2 C Cx 3 1 R + j C 1 77777.$4."4& 1

Dan dengan menghasilkan tanda kurung


Rx R C jR 2 j = 2 1 77777.$4."#& Cx C3 C 3 R1

dengan menyamakan bagian nyata dan bagian khayal kita peroleh bah1a
R x = R2 C1 C3

77777.$4."2&
R1 77777.$4.*/& R2

C x = C3

Faktor daya (power factor,

F! dari sebuah kombinasi seri R

didefinisikan

sebagai cosinus sudut fasa rangkaian. Dengan demikian faktor daya yang tidak diketahui sama dengan 0H ( R6F)6. Antuk sudut-sudut fasa yang sangat mendekati 2//, reaktansi hampir sama dengan impedansi dan kita dapat mendekati faktor daya menjadi

PF

Rx = C x R x 77777.$4.*%&I Xx

Faktor disipasi (dissipation factor! dari sebuah rangkaian seri R adalah


D = Rx = C x Rx Xx

didefinisikan

sebagai cotangen sudut fasa dan karena itu, menurut definisi, faktor disipasi

77777.$4.*"&

%embatan 1ien Jembatan Gien dikemukakan di sini bukan hanya untuk pemakaiannya sebagai jembatan arus bolak-balik guna mengukur frekuensi, tetapi juga untuk berbagai rangkaian bermanfaat lainnya. Jembatan Gien memiliki sebuah kombinasi seri R sebuah kombinasi pararel R dalam satu lengan dan

dalam lengan di sebelahnya $lihat gambar 4.4&.

!ambar 4.4 Jembatan Gien

;mpedansi lengan % adalah )% ( R% JjF j


*

. Admitansi lengan * adalah = * ( %FR* E

. Dengan menggunakan persamaan dasar untuk kesetimbangan jembatan

dan memasukkan nilai-nilai yang tepat, diperoleh

j R2 = R1 C 1

R4

1 R + j C 3 77777.$4.**& 3

dengan menguraikan bentuk ini diperoleh


R2 = R C R1 R 4 jR 4 + ( j C 3 R1 R 4 ) + 4 3 77777.$4.*+& R3 C1 R3 C1

dengan menyamakan bagian-bagian nyata diperoleh


R2 = R1 R 4 R 4 C 3 + 77777.$4.*C& R3 C1

yang berubah menjadi


C R2 R = 1 + 3 77777.$4.*8& R4 R3 C1

Dengan menyamakan bagian-bagian khayal diperoleh

C 3 R1 R 4 =
di mana ( "f,

R4 77777.$4.*4& C1 R 3

dan penyelesaian bagi f diperoleh


f = 1 2 C1 C 3 R1 R3

77777.$4.*#&

Dalam kebanyakan rangkaian jembatan Gien, komponen-komponen dipilih sedemikian sehingga R% ( R* dan
%

. ;ni menyederhanakan persamaan

$4.*8& menjadi R"FR+ ( " dan persamaan $4.*#& menjadi


f = 1 77777.$4.*2& 2RC

Karena sensiti5itas frekuensinya, jembatan Gien mungkin sulit dibuat setimbang $kecuali bentuk gelombang tegangan yang dimasukkan adalah sinus murni&. Karena jembatan tidak setimbang untuk setiap hormonik yang terdapat di dalam

tegangan yang dimasukkan, harmonik-harmonik ini kadang-kadang akan menghasilkan suatu tegangan keluar yang menutupi titik setimbang yang benar.

2* Prinsip Ker2a
Bentuk umum sebuah jembatan bolak-balik ditunjukkan pada gambar 4.%. Keempat lengan jembatan ) %, )", )*, dan )+ ditunjukkan sebagai impedansi yang nilainya tidak ditetapkan dan detektor dinyatakan oleh telepon kepala.

!ambar 4.% Bentuk umum jembatan arus bolak-balik 0ersyaratan kesetimbangan jembatan memerlukan bah1a beda potensial dari A ke adalah nol. ;ni akan terjadi bila penurunan tegangan dari B ke A sama untuk besar $ magnitude& dan fasa. dengan penurunan tegangan dari B ke Dalam notasi kompleks dapat dituliskan < "#$ % "#& atau '( )( % '* )* 777777. $4.%& Agar arus detektor nol $kondisi setimbang&, arus-arus adalah
I1 = E 777777. $4."& Z1 + Z 3 E 777777. $4.*& Z2 +Z4

I2 =

3ubstitusi pers $4."& dan $4.*& ke dalam persamaan $4.%& memberikan


Z 1 Z 4 = Z 2 Z 3 777777. $4.+&

( Z 1 1 )( Z 4 4 )

= ( Z 2 2 )( Z 3 3 ) 777777. $4.C&

3* 4ara &enggunakan
Rangkai rangkaian seperti gambar diba1ah ini untuk menggunakan jembatan A

4* Data .asil Pengukuran +erupa Angka Penting dan 5alat