Anda di halaman 1dari 32

Analisis Fisiko Kimia

Analisis Fisiko Kimia


Oleh : Dr. Harmita
Oleh : Dr. Harmita
KROMATOGRAFI

DEFINISI
DEFINISI

Kromatografi adalah teknik pemisahan


Kromatografi adalah teknik pemisahan
campuran didasarkan atas perbedaan
campuran didasarkan atas perbedaan
distribusi dari komponen-komponen
distribusi dari komponen-komponen
campuran tersebut diantara dua fase,
campuran tersebut diantara dua fase,
yaitu fase diam (padat atau cair) dan fase
yaitu fase diam (padat atau cair) dan fase
gerak (cair atau gas).
gerak (cair atau gas).

ila fase diam berupa !at padat yang


ila fase diam berupa !at padat yang
aktif, maka dikenal istilah kromatografi
aktif, maka dikenal istilah kromatografi
penyerapan (adsorption chromatography).
penyerapan (adsorption chromatography).
ila fase diam berupa !at cair, maka
ila fase diam berupa !at cair, maka
teknik ini disebut kromatografi pembagian
teknik ini disebut kromatografi pembagian
(partition chromatography).
(partition chromatography).

Jenis-jenis kromatografi
Jenis-jenis kromatografi

erdasarkan fase gerak yang


erdasarkan fase gerak yang
digunakan, kromatografi dibedakan
digunakan, kromatografi dibedakan
men"adi dua golongan besar yaitu
men"adi dua golongan besar yaitu
gas chromatography dan li#uid
gas chromatography dan li#uid
chromatography. $asing-masing
chromatography. $asing-masing
golongan dapat dibagi lagi seperti
golongan dapat dibagi lagi seperti
yang telah disebutkan pada definisi
yang telah disebutkan pada definisi
di atas.
di atas.

Cond
Cond
Kromatografi
PADAT GEL
ION EXCHANGE
PLATE KOLOM
GAS CAIR
KATION ANION
GPC
GC
EKSKLUSI
HPLC
FASA
GERAK
CAIR
PERTUKARAN ION
CAIR
HPTLC
FASA
DIAM
ADSORBSI
Keterangan
%&' ( %as &i#uid 'hromatography
%)' ( %as )olid 'hromatography
&&' ( &i#uid &i#uid 'hromatography
&)' ( &i#uid )olid 'hromatography
*' ( *aper 'hromatography
+&' ( +hin &ayer 'hromatography
%* ( %el *ermeation
%, ( %el ,iltration
H*&' ( High *erformance &iguid 'hromatography

Liquid Liquid Chromatography (LLC)
Liquid Liquid Chromatography (LLC)

&&' adalah kromatografi pembagian


&&' adalah kromatografi pembagian
dimana partisi ter"adi antara fase gerak
dimana partisi ter"adi antara fase gerak
dan fase diam yang kedua-duanya !at
dan fase diam yang kedua-duanya !at
cair.
cair.
Dalam hal ini fase diam tidak boleh
Dalam hal ini fase diam tidak boleh
larut dalam fase gerak.
larut dalam fase gerak.

-mumnya sebagai fase diam digunakan


-mumnya sebagai fase diam digunakan
air dan sebagai fase gerak adalah pelarut
air dan sebagai fase gerak adalah pelarut
organik. $isalnya pada kromatografi
organik. $isalnya pada kromatografi
kertas, sebagai fase diam adalah air yang
kertas, sebagai fase diam adalah air yang
terserap pada serat selulosa dari kertas.
terserap pada serat selulosa dari kertas.

Liquid Solid Chromatography (LSC)
Liquid Solid Chromatography (LSC)

&)' adalah kromatografi penyerapan.


&)' adalah kromatografi penyerapan.
)ebagai adsorben digunakan silika gel,
)ebagai adsorben digunakan silika gel,
alumina, penyaring molekul atau gelas
alumina, penyaring molekul atau gelas
berpori dipak dalam sebuah kolom dimana
berpori dipak dalam sebuah kolom dimana
komponen-komponen campuran
komponen-komponen campuran
dipisahkan dengan adanya fase gerak.
dipisahkan dengan adanya fase gerak.
Kromatografi kolom dan kromatografi lapis
Kromatografi kolom dan kromatografi lapis
tipis (+&') merupakan teknik pemisahan
tipis (+&') merupakan teknik pemisahan
yang masuk golongan ini.
yang masuk golongan ini.

Ion-exchange chromatography
Ion-exchange chromatography

+eknik ini menggunakan !eolitas, resin


+eknik ini menggunakan !eolitas, resin
organik atau anorganik sebagai penukar
organik atau anorganik sebagai penukar
ion. )enya.aan yang mempunyai ion-ion
ion. )enya.aan yang mempunyai ion-ion
dengan afinitas yang berbeda terhadap
dengan afinitas yang berbeda terhadap
resin yang digunakan dapat dipisahkan.
resin yang digunakan dapat dipisahkan.

/nalisa asam-asam amino adalah yang


/nalisa asam-asam amino adalah yang
umum dilakukan dengan cara ini.
umum dilakukan dengan cara ini.

'ontoh lain adalah asam-asam nukleat


'ontoh lain adalah asam-asam nukleat
dan analisis garam-garam anorganik.
dan analisis garam-garam anorganik.

Exclusion chromatography
Exclusion chromatography

Dalam teknik ini, gel nonionik berpori banyak dengan Dalam teknik ini, gel nonionik berpori banyak dengan
ukuran yang sama digunakan untuk memisahkan ukuran yang sama digunakan untuk memisahkan
campuran berdasarkan perbedaan ukuran molekulnya campuran berdasarkan perbedaan ukuran molekulnya
($). $olekul-molekul yang kecil akan memasuki ($). $olekul-molekul yang kecil akan memasuki
pori-pori dari gel sedangkan molekul besar akan pori-pori dari gel sedangkan molekul besar akan
mele.ati sela-sela gel lebih cepat bila dibandingkan mele.ati sela-sela gel lebih cepat bila dibandingkan
dengan molekul yang mele.ati pori-porinya. 0adi dengan molekul yang mele.ati pori-porinya. 0adi
urutan elusi mula-mula adalah molekul yang lebih urutan elusi mula-mula adalah molekul yang lebih
besar, molekul sedang, dan terakhir molekul yang besar, molekul sedang, dan terakhir molekul yang
paling kecil. ila sebagai penyaring digunakan gel paling kecil. ila sebagai penyaring digunakan gel
yang hidrofil ()ephade1) maka teknik ini disebut yang hidrofil ()ephade1) maka teknik ini disebut gel gel
filtration chromatography filtration chromatography dan bila digunakan gel yang dan bila digunakan gel yang
hidrofob (polystyrene-di2inylben!ene) disebut hidrofob (polystyrene-di2inylben!ene) disebut gel gel
permeation chromatography. permeation chromatography.

+eknik kromatografi yang umum digunakan dibidang +eknik kromatografi yang umum digunakan dibidang
farmasi yaitu kromatografi kolom, kromatografi farmasi yaitu kromatografi kolom, kromatografi
kertas, kromatografi lapis tipis, kromatografi gas, dan kertas, kromatografi lapis tipis, kromatografi gas, dan
high performance li#uid chromatography high performance li#uid chromatography
(kromatografi cair kiner"a tinggi 3 K'K+). (kromatografi cair kiner"a tinggi 3 K'K+).

Teori
Teori

$artin dan )ynge adalah yang pertama


$artin dan )ynge adalah yang pertama
kali menulis tentang teori li#uid partition
kali menulis tentang teori li#uid partition
chromatography. *rinsip teori yang
chromatography. *rinsip teori yang
dikemukakan itu dapat diterapkan untuk
dikemukakan itu dapat diterapkan untuk
semua "enis kromatografi.
semua "enis kromatografi.

*emisahan ter"adi karena molekul sampel


*emisahan ter"adi karena molekul sampel
tertahan oleh fase diam atau diba.a oleh
tertahan oleh fase diam atau diba.a oleh
fase gerak, tergantung dari afinitas
fase gerak, tergantung dari afinitas
senya.a tersebut terhadap kedua fase ini.
senya.a tersebut terhadap kedua fase ini.

Koefisien distribusi
Koefisien distribusi

Distribusi dari molekul-molekul sampel


Distribusi dari molekul-molekul sampel
diantara dua fase ditentukan oleh tetapan
diantara dua fase ditentukan oleh tetapan
kesetimbangan yang dikenal dengan
kesetimbangan yang dikenal dengan
koefisien distribusi, K (koefisien partisi).
koefisien distribusi, K (koefisien partisi).
K (
K (
K ( koefisien partisi
K ( koefisien partisi
's
's
(
(
konsentrasi sampel dalam fase diam
konsentrasi sampel dalam fase diam



(stationary phase)
(stationary phase)
'm ( konsentrasi sampel dalam fase
'm ( konsentrasi sampel dalam fase


gerak (mobile phase)
gerak (mobile phase)
Cm
Cs

Faktor kapasitas ( Retention / K)
Faktor kapasitas ( Retention / K)

K= KVs/Vm = capacity factor =


K= KVs/Vm = capacity factor =
CsCv / CmVm = perbaningan
CsCv / CmVm = perbaningan
mo!e"#! sampe! a!am fase iam
mo!e"#! sampe! a!am fase iam
engan fase gera"$
engan fase gera"$

K aa!a% ni!ai yang men#n&#""an


K aa!a% ni!ai yang men#n&#""an
seberapa "#at "omponen'"omponen
seberapa "#at "omponen'"omponen
a!am samp!e yang iba(a o!e% fasa
a!am samp!e yang iba(a o!e% fasa
gera" berintera"si engan "o!om
gera" berintera"si engan "o!om
)fasa iam*$
)fasa iam*$


Cond
Cond

,aktor kapasitas (k4) didefinisikan sebagai .aktu tambahan ,aktor kapasitas (k4) didefinisikan sebagai .aktu tambahan
yang diperlukan !at terlarut untuk terelusi, dibandingkan yang diperlukan !at terlarut untuk terelusi, dibandingkan
dengan !at yang tidak tertahan (k4 ( 5), dibagi dengan dengan !at yang tidak tertahan (k4 ( 5), dibagi dengan
.aktu elusi dari !at yang tidak tertahan. ,aktor kapasitas .aktu elusi dari !at yang tidak tertahan. ,aktor kapasitas
dinyatakan berdasarkan persamaan : dinyatakan berdasarkan persamaan :
k4 ( (
k4 ( (
M
M R
t
t t
M
R
t
t
'
'
Keterangan : k4 ( faktor kapasitas
t
R
R
= waktu retensi zat
t
M
M
= waktu retensi zat inert (conto ! "elarut#

Cond
Cond
Kromatogram sampe! engan tiga "omponen
t$
t67
t68

Laju pemisahan
Laju pemisahan
/pabila bagian .aktu yang dibutuhkan oleh molekul /pabila bagian .aktu yang dibutuhkan oleh molekul
sampel sampel pada fase gerak dikalikan dengan kecepatan linier pada fase gerak dikalikan dengan kecepatan linier
(u) dari fase gerak maka diperoleh la"u pemisahan (rate of (u) dari fase gerak maka diperoleh la"u pemisahan (rate of
tra2el) dari molekul rata-rata. tra2el) dari molekul rata-rata.
6ate ( u 6ate ( u

0adi, la"u pemisahan ditentukan oleh : 0adi, la"u pemisahan ditentukan oleh :
7. Kecepatan fase gerak (sama untuk tiap komponen 7. Kecepatan fase gerak (sama untuk tiap komponen
campuran). campuran).
8. *erbandingan dari 2olume fase diam dengan fase gerak 8. *erbandingan dari 2olume fase diam dengan fase gerak
(sama untuk tiap komponen campuran) (sama untuk tiap komponen campuran)
9. Koefisien distribusi (spesifik untuk tiap komponen 9. Koefisien distribusi (spesifik untuk tiap komponen
campuran). campuran).
K' 1
1
+

Retention time
Retention time
:aktu yang diperlukan oleh sebuah komponen
:aktu yang diperlukan oleh sebuah komponen
sampel untuk melintasi kolom sepan"ang & disebut
sampel untuk melintasi kolom sepan"ang & disebut
;retention time4 (t). Dari definisi ini, la"u pemisahan
;retention time4 (t). Dari definisi ini, la"u pemisahan
diperoleh:
diperoleh:


t( ( ( ( 7 < K4) ( t
t( ( ( ( 7 < K4) ( t
$ $
(7 < K4)
(7 < K4)
t
t
$ $
( .aktu yang diperlukan oleh fase gerak untuk
( .aktu yang diperlukan oleh fase gerak untuk
melintasi kolom sepan"ang &.
melintasi kolom sepan"ang &.
*ersamaan ini merupakan persamaan dasar untuk
*ersamaan ini merupakan persamaan dasar untuk
semua "enis kromatografi. Dalam praktek sering
semua "enis kromatografi. Dalam praktek sering
diterapkan pada kromatografi gas dan definisinya
diterapkan pada kromatografi gas dan definisinya
dapat diubah men"adi
dapat diubah men"adi
retention time
retention time
, yaitu .aktu
, yaitu .aktu
yang diperlukan oleh sampel mulai dari saat in"eksi
yang diperlukan oleh sampel mulai dari saat in"eksi
sampai timbulnya peak maksimum.
sampai timbulnya peak maksimum.
Rate
Length
u
L

Retention volume
Retention volume

ila kecepatan dari fase gerak konstan, maka 2olume dari ila kecepatan dari fase gerak konstan, maka 2olume dari
fase gerak yang diperlukan untuk memisahkan suatu fase gerak yang diperlukan untuk memisahkan suatu
komponen campuran dari kolom dapat dihitung dengan komponen campuran dari kolom dapat dihitung dengan
rumus berikut : rumus berikut :
=olume ( .aktu 1 kecepatan aliran =olume ( .aktu 1 kecepatan aliran
= =
6 6
( t ( t
6 6
, ,

ila persamaan retention time disubstitusikan ke dalam ila persamaan retention time disubstitusikan ke dalam
persamaan ini maka diperoleh: persamaan ini maka diperoleh:
= =
6 6
( =m (7 < K4) ( =m < K=s ( =m (7 < K4) ( =m < K=s
=m ( 2olume dari fase gerak dalam kolom =m ( 2olume dari fase gerak dalam kolom
=s ( 2olume dari fase diam =s ( 2olume dari fase diam

ila fase diam berupa !at padat maka =s dapat dirubah ila fase diam berupa !at padat maka =s dapat dirubah
men"adi luas permukaan 3 area (adsorption) atau men"adi luas permukaan 3 area (adsorption) atau
dengan kapasitas penukar ion. dengan kapasitas penukar ion.

Relative retention (selektiitas!
Relative retention (selektiitas!
"
"
)
)

>
>
adalah nilai yang menun"ukkan seberapa baik
adalah nilai yang menun"ukkan seberapa baik
sistem kromatografi dapat memisahkan dua
sistem kromatografi dapat memisahkan dua
komponen.
komponen.

6etention time dan retention 2olume kurang


6etention time dan retention 2olume kurang
tepat "ika dipakai untuk identifikasi dengan
tepat "ika dipakai untuk identifikasi dengan
membandingkan data-data lainnya karena harga-
membandingkan data-data lainnya karena harga-
harga ini sangat tergantung dari cara pembuatan
harga ini sangat tergantung dari cara pembuatan
kolom dan kondisi percobaan. -ntuk
kolom dan kondisi percobaan. -ntuk
menghilangkan efek dari operasional 2ariabel,
menghilangkan efek dari operasional 2ariabel,
maka lebih baik digunakan harga
maka lebih baik digunakan harga
relati2e
relati2e
retention
retention
yaitu perbandingan antara retention
yaitu perbandingan antara retention
time sampel dengan retention time standar yang
time sampel dengan retention time standar yang
diperoleh dari kolom yang sama dengan kondisi
diperoleh dari kolom yang sama dengan kondisi
percobaan yang sama
percobaan yang sama

> (
> (


(
(
> ( relati2e retention
> ( relati2e retention

tanda asetrik (?) ( harga untuk standar


tanda asetrik (?) ( harga untuk standar
m R
m R
t t
t t

* * K
K
Vm V
Vm V
R
R
=
+

@n"ek
%ambar : Kromatogram sampel dengan empat komponen
)elektifitas, > ( k48 ( t68 - t$
k47 t67 - t$

#late theory ($)
#late theory ($)

$artin dan )ynge melihat adanya


$artin dan )ynge melihat adanya
persamaan proses yang ter"adi pada
persamaan proses yang ter"adi pada
kolom kromatorafi dengan kolom
kolom kromatorafi dengan kolom
destilasi bertingkat kemudian
destilasi bertingkat kemudian
menerapkan konsep Atheoretical
menerapkan konsep Atheoretical
rateB pada pemisahan dengan
rateB pada pemisahan dengan
destilasi ke dalam kromatografi.
destilasi ke dalam kromatografi.

Rate theory
Rate theory

Dalam praktek harga H selalu lebih besar dari harga


Dalam praktek harga H selalu lebih besar dari harga
idealnya (nol) yang berarti ter"adi pelebaran peak.
idealnya (nol) yang berarti ter"adi pelebaran peak.
*elebaran ini disebabkan oleh 9 faktor yaitu:
*elebaran ini disebabkan oleh 9 faktor yaitu:
7 7
.
.
Cfek perbedaan "arak (eddy diffusion)
Cfek perbedaan "arak (eddy diffusion)
*erbedaan "arak yang dilalui oleh molekul yang satu
*erbedaan "arak yang dilalui oleh molekul yang satu
dengan yang lain disebabkan perbedaan bentuk,
dengan yang lain disebabkan perbedaan bentuk,
ukuran partikel-partikel pengisi kolom, cara pengisian
ukuran partikel-partikel pengisi kolom, cara pengisian
kolom, dan diameter dari kolom. *erbedaan ini
kolom, dan diameter dari kolom. *erbedaan ini
mengakibatkan perbedaan .aktu keluarnya molekul-
mengakibatkan perbedaan .aktu keluarnya molekul-
molekul dari kolom. -ntuk memperkecil efek ini,
molekul dari kolom. -ntuk memperkecil efek ini,
digunakan partikel-partikel kecil yang serba sama
digunakan partikel-partikel kecil yang serba sama
tetapi tidak menyebabkan penurunan tekanan dalam
tetapi tidak menyebabkan penurunan tekanan dalam
kolom terlalu tinggi, diameter kolom yang kecil,
kolom terlalu tinggi, diameter kolom yang kecil,
pengepakan yang mampat dan serba sama tanpa
pengepakan yang mampat dan serba sama tanpa
memecahkan partikel-partikel pengisi kolom tersebut.
memecahkan partikel-partikel pengisi kolom tersebut.
Cfek ini lebih lan"ut dapat di"elaskan dengan gambar
Cfek ini lebih lan"ut dapat di"elaskan dengan gambar
berikut :
berikut :

Cond
Cond
8.Difusi molekul sepan"an
8.Difusi molekul sepan"an
g kolom 'm
g kolom 'm


,ase Diam
,ase Diam
$olekul-molekul cenderung untuk
$olekul-molekul cenderung untuk
berdifusi dari daerah yang
berdifusi dari daerah yang
konsentrasinya tinggi ke daerah yang
konsentrasinya tinggi ke daerah yang
konsentrasiya rendah. /kibatnya, .aktu
konsentrasiya rendah. /kibatnya, .aktu
melintasi kolom, molekul-molekul akan
melintasi kolom, molekul-molekul akan
menyebar (berdifusi) ke belakang dan
menyebar (berdifusi) ke belakang dan
ke depan
ke depan

Cond
Cond
9.
9.
Cfek ketidaksinambungan
Cfek ketidaksinambungan
/liran yang terus-menerus dari fase gerak
/liran yang terus-menerus dari fase gerak
menyebabkan penyimpangan dari
menyebabkan penyimpangan dari
keseimbangan dimana 's3'm selalu lebih
keseimbangan dimana 's3'm selalu lebih
kecil dari K pada tepi !ona yang didepan
kecil dari K pada tepi !ona yang didepan
dan selalu lebih besar pada tepi !ona yang
dan selalu lebih besar pada tepi !ona yang
dibelakang seperti terlihat pada gambar di
dibelakang seperti terlihat pada gambar di
atas (c). *ada partition chromatography,
atas (c). *ada partition chromatography,
efek ini makin nyata bila kekentalan fase
efek ini makin nyata bila kekentalan fase
diam makin tinggi.
diam makin tinggi.

Resolusi (R)
Resolusi (R)

Mer#pa"an #"#ran apa"a%


Mer#pa"an #"#ran apa"a%
se#at# senya(a terpisa% secara
se#at# senya(a terpisa% secara
bai" ata# tia" engan senya(a
bai" ata# tia" engan senya(a
!ain
!ain


Cond
Cond

*erubahan kecil pada nilai


*erubahan kecil pada nilai
>
>
akan
akan
menyebabkan nilai resolusi berubah
menyebabkan nilai resolusi berubah
secara segnifikan, hal ini dapat
secara segnifikan, hal ini dapat
dilihat pada contoh diba.ah ini.
dilihat pada contoh diba.ah ini.
selekti2it
as
+it#ng!a% R &i"a = ,-, an
= ,-.
/e!e"tifitas-

Cond
Cond

6esolusi atau daya pisah menun"ukkan apakah dua komponen 6esolusi atau daya pisah menun"ukkan apakah dua komponen
terpisah baik. 6esolusi didefinisikan sebagai "arak (t) antara terpisah baik. 6esolusi didefinisikan sebagai "arak (t) antara
dua puncak dibagi rata-rata lebar (:) dua puncak yang dua puncak dibagi rata-rata lebar (:) dua puncak yang
diukur pada alas puncak. diukur pada alas puncak.
:
7
:
8
t
6
t
67
t
68
$enghitung resolusi

Cond
Cond

'ara menghitung resolusi :


'ara menghitung resolusi :
6 (
6 (

Keterangan : t
Keterangan : t
67 67
( .aktu retensi komponen 7
( .aktu retensi komponen 7


t
t
68 68
( .aktu retensi komponen 8
( .aktu retensi komponen 8


:
:
7 7
( lebar puncak komponen 7
( lebar puncak komponen 7


:
:
8 8
( lebar puncak komponen 8
( lebar puncak komponen 8

ila nilai resolusi lebih besar dari 7,DE maka


ila nilai resolusi lebih besar dari 7,DE maka
pemisahan yang dihasilkan baik atau lebih dari
pemisahan yang dihasilkan baik atau lebih dari
FF,G H dan bila nilai resolusi lebih kecil dari 7,D
FF,G H dan bila nilai resolusi lebih kecil dari 7,D
maka pemisahan yang dihasilkan tidak baik.
maka pemisahan yang dihasilkan tidak baik.
2 1
1 2
) ( 2
W W
t t
R R
+


KR$MA%$&RAFI CAIR KINER'A %IN&&I
KR$MA%$&RAFI CAIR KINER'A %IN&&I

H*&' (
H*&' (
High Performance Liquid
High Performance Liquid
Chromatography
Chromatography
) atau K'K+
) atau K'K+
(Kromatografi 'air Kiner"a +inggi)
(Kromatografi 'air Kiner"a +inggi)
merupakan teknik analisis yang
merupakan teknik analisis yang
paling cepat berkembang dalam
paling cepat berkembang dalam
kimia analitik. *enggunaannya yang
kimia analitik. *enggunaannya yang
sangat banyak terdiri atas berbagai
sangat banyak terdiri atas berbagai
metode dalam kromatografi cair
metode dalam kromatografi cair


,$ ,$
Metoe a!am "romatografi cair ibagi atas
Metoe a!am "romatografi cair ibagi atas


#a macam
#a macam
0
0
a. Kromatografi 'air 6etensif
a. Kromatografi 'air 6etensif
*emisahan dicapai melalui interaksi antara !at
*emisahan dicapai melalui interaksi antara !at
terlarut dengan fase diam. +ipe ini mencakup
terlarut dengan fase diam. +ipe ini mencakup
f
f
ase normal, fase terbalik, dan kromatografi ion.
ase normal, fase terbalik, dan kromatografi ion.


b. Kromatografi 'air Ion-retensif
b. Kromatografi 'air Ion-retensif
*emisahan yang dicapai tergantung kepada
*emisahan yang dicapai tergantung kepada
perbedaan besar molekul !at terlarut dimana
perbedaan besar molekul !at terlarut dimana
ter"adi interaksi antara !at terlarut dengan pori-
ter"adi interaksi antara !at terlarut dengan pori-
pori yang terdapat di permukaan fase diam. +ipe
pori yang terdapat di permukaan fase diam. +ipe
ini dikenal sebagai kromatografi ekslusi.
ini dikenal sebagai kromatografi ekslusi.

Cond
Cond

1$ Ke#nt#ngan KCKT antara !ain 0 1$ Ke#nt#ngan KCKT antara !ain 0


a. a. :aktu analisis cepat :aktu analisis cepat
:aktu yang diperlukan biasanya kurang dari satu "am, seringkali hanya 7D :aktu yang diperlukan biasanya kurang dari satu "am, seringkali hanya 7D
menit hingga 95 menit. -ntuk analisis yang mudah .aktu yang diperlukan menit hingga 95 menit. -ntuk analisis yang mudah .aktu yang diperlukan
kurang dari D menit. kurang dari D menit.
b. Daya pisahnya baik. b. Daya pisahnya baik.
c. *eka c. *eka
Kepekaannya sangat tergantung pada "enis detektor dan eluen yang Kepekaannya sangat tergantung pada "enis detektor dan eluen yang
digunakan. digunakan.
d. *emilihan kolom dan eluen sangat ber2ariasi. d. *emilihan kolom dan eluen sangat ber2ariasi.
e. Kolom dapat dipakai kembali. e. Kolom dapat dipakai kembali.
f. Dapat digunakan untuk molekul besar dan kecil. f. Dapat digunakan untuk molekul besar dan kecil.
$udah untuk memperoleh kembali cuplikan. $udah untuk memperoleh kembali cuplikan.
+idak seperti kebanyakan detektor dalam kromatografi gas, detektor K'K+ +idak seperti kebanyakan detektor dalam kromatografi gas, detektor K'K+
tidak merusak komponen !at yang dianalisis, sehingga !at yang telah tidak merusak komponen !at yang dianalisis, sehingga !at yang telah
dielusi dapat dikumpulkan dengan mudah setelah mele.ati detektor. dielusi dapat dikumpulkan dengan mudah setelah mele.ati detektor.
h. Dapat menghitung sampel dengan kadar yang sangat rendah. h. Dapat menghitung sampel dengan kadar yang sangat rendah.
Hal ini sangat bergantung kepada detektor yang digunakan, namun Hal ini sangat bergantung kepada detektor yang digunakan, namun
detektor K'K+ dapat mendeteksi !at sampai dengan kadar ppt ( detektor K'K+ dapat mendeteksi !at sampai dengan kadar ppt (part per part per
trillion trillion). ).

nstrumentasi
nstrumentasi

K'K+ memiliki beberapa komponen yang


K'K+ memiliki beberapa komponen yang
berbeda. )ebagai akibatnya banyak
berbeda. )ebagai akibatnya banyak
instrumen-instrumen K'K+ yang atau
instrumen-instrumen K'K+ yang atau
telah tersedia secara komersial telah
telah tersedia secara komersial telah
menggunakan desain standar. entuk
menggunakan desain standar. entuk
desain ini sangat menguntungkan karena
desain ini sangat menguntungkan karena
instrumen dapat diperbaharui(mengikuti
instrumen dapat diperbaharui(mengikuti
teknologi terkini) hanya dengan
teknologi terkini) hanya dengan
menambahkan komponen lain atau
menambahkan komponen lain atau
dengan mengganti dengan komponen-
dengan mengganti dengan komponen-
komponen lain yang sesuai.
komponen lain yang sesuai.