Anda di halaman 1dari 36

Kuliah-1b Kuliah 1b Teknik Reservoir (3 SKS)

Dosen : Ir. D I Andry A d Halim, H li MM Universitas Trisakti - Jakarta 2012

Objective/Sasaran
Konsep Dasar Geologi Reservoir

Definisi Teknik Reservoir


Aplikasi A lik i prinsip-prinsip i i i i ilmiah il i h (scientific i ifi principles i i l ) untuk mendapatkan solusi masalah-masalah pengurasan p g minyak/gas y g y yang g timbul selama tahap p perencanaan pengembangan dan/atau tahap produksi suatu reservoir (Craft and Hawkins, 1991)

Pekerjaan Teknik Reservoir


Mempelajari karakteristik minyak, gas, dan air dalam reservoir di bawah kondisi statik maupun dinamik, a.l. : mengidentifikasi dan mendefinisikan suatu reservoir i menentukan sifat-sifat fisik reservoir memperkirakan mekanisme pendorongan memperkirakan kinerja reservoir menentukan jumlah minyak dan tingkat perolehan Mempelajari interaksi antar fluida dan antara fluida dengan batuan

Empat Tugas Pokok Ahli Teknik Reservoir (Dake):


1 b 1. bersama-sama dengan d geologist l i dan d petrophysicists, menghitung atau melakukan estimasi isi minyak y dan/atau g gas di tempat, p , 2. menentukan jumlah minyak dan/atau gas yang dapat diperoleh (recoverable) 3 menentukan jangka waktu perolehan 3. 4. melaksanakan pekerjaan teknik reservoir operasional sehari-hari.

Alat-alat dan Metode Perhitungan g Yang g Utama: U

1 P 1. Persamaan Aliran Ali Dalam D l Media M di Berpori: B i Models untuk production decline curve analysis Models untuk well test data analysis y Models untuk perhitungan water influx -2. Metode Material Balance Konsep digunakan pada hampir seluruh perhitungan teknik reservoir 3. Metode Volumetrik 4 Simulasi 4. Si l i Reservoir R i

Persamaan Aliran Dalam Media Berpori


Secara keilmuan, S i sekitar i 90% pekerjaan j teknik i reservoir i melibatkan penerapan prinsip-prinsip fisika, 4 yang utama (Dake): ( ) 1. Hukum konservasi massa 2. Hukum Darcy 3 Kompresibilitas isothermal, 3. isothermal dan 4. Hukum gerak Newton II dan III. menyangkut k f fenomena perubahan b h volume l d dan pergerakan minyak/ gas dalam reservoir p Persamaan Aliran Dalam Media Berpori

Hukum Konservasi Massa


Materi M t i tid tidak kd dapat t di diciptakan i t k atau t dimusnahkan. di hk Atau secara sederhana:

Hukum Darcy
Tahun 1856, 18 6 Henry Darcy, seorang inspektur jenderal (Inspector-General ( p of Bridges and Highways) pada perusahaan air di kota Dijon (The Public Fountains of the City of Dijon), Perancis, melakukan l k k percobaan b mengalirkan air melalui p media pasir.

Hukum Darcy
Kecepatan alir K li air i di dalam d l media di pasir i berbanding b b di lurus dengan gradient tekanan dan karakteristik dari media pasir p Karakteristik media pasir tersebut dinyatakan dengan k, yang menggambarkan kemampuan media pasir tersebut untuk mengalirkan air air.

Definisi Satu Darcy:


Suatu media berpori dikatakan mempunyai permeabilitas satu darcy jika satu fasa fluida dengan viskositas satu centipoise mengisi rongga pori-pori dan mengalir pada laju alir satu centimeter kubik per detik per satu centimeter kuadrat luas penampang di bawah tekanan atau gradien hidrolik satu atmosphere per centimeter dan dapat dinyatakan menurut hubungan:

Kompresibilitas Isothermal
Kompresibilitas batuan menyatakan ukuran perubahan volume batuan per satuan perubahan tekanan tekanan. Jika c = fraksi perubahan volume akibat perubahan tekanan, maka dapat ditulis:

Kombinasi dengan persamaan keadaan:

sangat useful dan powerful.

Hukum Newton Tentang Gerak


Hukum H k N Newton t P Pertama: t S b h partikel Sebuah ik l atau benda b d akan k tetap berada b d pada keadaan diam atau terus bergerak dengan kecepatan konstan kecuali terdapat gaya yang bekerja padanya yang mengganggu kesetimbangan. Hukum Newton Kedua: Percepatan suatu partikel atau benda adalah berbanding lurus dengan gaya yang sedang bekerja padanya dan berbanding terbalik dengan massa partikel atau benda tersebut. Hukum Newton Ketiga: Untuk setiap gaya yang bekerja antara dua benda, maka terdapat p gaya g y reaksi y yang g sama tapi p berlawanan p pada g garis aksi yang sama.

Ilmu Teknik Reservoir


Cabang C b il ilmu pendukung: d k geologi (misal tentang sedimen dan lingkungan pengendapan, p g p , karakteristik reservoir,dll) , ) pengetahuan kimia fisik (misal tentang fluida reservoir, diagram fasa, konduktivitas elektrik) pengetahuan matematika dan statistika (misalnya tentang metode numerik dan komputasi) Komputer /informatika

Contoh Model Matematis

Perkembangan g Ilmu Teknik Reservoir ( (Milestones) )


1856 : 1931 : 1933 : 1934 : 1935 : 1936 : 1942 : 1944 : 1949 : 1963 : 1960an : 1971 : flow (Fetkovich) Persamaan aliran P li fluida fl id dalam d l media di berpori b i (Henry (H Darcy) D ) Alat ukur Bottom Hole Pressure (Millikan dan Sidwell) Studi petrofisik (Fancher, Lewis, dan Barnes) Pengukuran permeabilitas (Wyckoff, Botset, Muskat, dan Reed) P Pengambilan bil sampel l dan d pengukuran k PVT (S (Schilthuis) hilth i ) Persamaan material balance (Schilthuis) Pendesakan tak tercampur (Buckley dan Leverett) Perhitungan perolehan minyak - solution gas drive (Tarner) Perhit ngan water Perhitungan ater infl influx - transient flo flow ( (van an Everdingen-Hurst) E erdingen H rst) Persamaan straight line material balance (Havlena dan Odeh) Pengembangan simulasi reservoir Perhitungan water influx yang disederhanakan - pseudo steady state

Minyak Dalam Pori-Pori Batuan

Porositas
Primary Porosity refers to the void spaces remaining after sedimentation of the granules in the matrix and hence is a matrix porosity. Secondary Porosity is the contribution from p pits, , bugs, g , fractures and other discontinuities in the bulkvolume of the matrix. The contribution of secondary porosity to the overall bulk porosity is generally small yet it can lead to dramatic increase in the ease with which hydrocarbons flow through the rock.

Minyak Dalam Pori Pori-Pori Pori Batuan


Minyak Mi k bermigrasi b i i dari d i source rock k ke k tempat tekanan lebih rendah Jika ada y yang g menghentikan, g , akan terakumulasi (bentukan batuan reservoir sebagai perangkap). Perangkap terbentuk karena proses geologi Jika telah mengandung minyak, minyak perangkap itu disebut reservoir

Minyak Dalam Pori Pori-Pori Pori Batuan

Minyak Dalam Pori Pori-Pori Pori Batuan


Jenis J i Reservoir R i RESERVOIR Berdasarkan diagram fasa: Reservoir minyak Reservoir gas Reservoir gas condensate (retrograde)

Geologi Reservoir (1)


Geologi : cabang ilmu yang mempelajari sejarah dan struktur bumi dan bentukbentuk kehidupan di dalamnya Dalam ilmu teknik reservoir untuk memperkirakan akumulasi minyak Prinsip utama: the present is the key to the p past

Geologi Geo og Reservoir ese o ( (2) )


Reservoir: suatu formasi yang terdiri dari batuan berongga (porous) Suatu reservoir harus: mempunyai bentuk dan konfigurasi tertentu mempunyai penyekat (seal) mempunyai porositas, bersifat permeable

Period (Jaman) Era Quarternary

Epoch Recent Pleistocene Pliocene Miocene

Durasi juta tahun 0.01 1 10 14 15 20 10 65 30 35 35 30 35 50 40 70 90 4500

Juta tahun yang lalu

1 11 25 40 60 70 2 135 5 165 10 200 20 235 30 265 35 300 40 350 40 380 40 460 40 550 50

Cenozoic Tertiary

Oligocene Eocene Paleocene

Cretaceous Mesozoic Jurassic Triassic Permian Pennsylvanian Mi i i i Mississippian Paleozoic Devonian Silurian Ordovician Cambrian Precambrian

Siklus Batuan
Proses geologi: erosi, erosi sedimentasi sedimentasi, sementasi, kompresi, dan pelelehan Batuan setelah partikel tererosi secara berurut: batuan sedimen batuan metamorf magma igneous rock Setelah tererosi kembali maka igneous rock menjadi batuan sedimen baru

Siklus Batuan

Compaction, Cementation

BATUAN SEDIMEN

SEDIMEN

Heat, H t Pressure

Erosion, W th i Weathering IGNEOUS ROCK


Cooling, Crystallization MAGMA

BATUAN METAMOR F Heat, Melting

Jenis Batuan
Klastik Carbonate Conglomerate Limestone Sandstone Siltstone Shale Limestone Dolomite Nonklastik Evaporite Gypsum Anhydrite Salt Potash Organic Peat Coal Diatomite Limestone Lainn ya Chert

Jenis Batuan Reservoir


Kebanyakan minyak/gas terakumulasi di dalam batuan sedimen Batuan metamorf dan igneous g sangat g jarang j g mengandung minyak Batuan sedimen diklasifikasikan sebagai klastik dan nonklastik Batuan klastik terdiri dari butiran-butiran akibat erosi i batuan b t sebelumnya b l yang kemudian k di tersemen Batuan nonklastik terjadi akibat sedimentasi jenis lain, misalnya pengendapan kimiawi

Pergerakan Bumi
Crust telah dan sedang bergerak secara terus menerus baik secara vertikal maupun horizontal Kebanyakan batuan telah terekahkan oleh gaya-gaya internal maupun eksternal Lapisan batuan pada satu sisi rekahan bergerak relatif terhadap sisi yang lain disebut fault (patahan) Jenis patahan: normal dip-slip, reverse atau thrust dip slip, lateral, overthrust, growth

Struktur Geologi g dan Perangkap g p Minyak y


1. Batuan sedimen terendapkan p pada p lapisan p horizontal; disebut strata atau bed 2. Lapisan ini terdeformasi oleh proses geologi: terlengkungkan atau terpatahkan 3. Pelengkungan ke bawah disebut anticline; sebaliknya pelengkungan ke atas disebut syncline 4 Bentuk 4. Bent k lain lain: dome, graben, horst 5. Bentuk struktural lain: unconformity disconformity dan angular unconformity

Struktur Geologi dan Perangkap Minyak

Kesimpulan: p Batuan Reservoir


1 Ad 1. Adalah l hb batuan t di bawah b h permukaan k yang mampu menjadi tempat terperangkapnya gas, minyak, air dan fluida reservoir lain 2. Badan (formasi) batuan harus cukup besar, berpori, dan permeable 3. Batuan sandstone dan carbonate (misalnya limestone dan dolomite) merupakan batuan sering i ditemukan dit k sebagai b i batuan b t reservoir i

Soal latihan
Suatu reservoir berbentuk persegi panjangmintak dengan data=2 sbb : P = 5 km L=1 km H= 10 m H Porositas = 20% Swi = 25% Boi = 1 bbl/STB RF = 20% Hitung : 1. IOIP 2. Recoverable Reserve 3. Kalau diketahui minyak yg sdh terproduksi sampai dg saat ini = 1,5 juta bbl, berapa sisa cadangan reservoir t b (remaining tsb ( i i reserve) )?

Questions ?

PR-1
1. Apa yang dimaksud dengan reservoir (30) 2. Sebutkan jenis2 mekanisme pendorong yang y g ada di reservoir ( (40) ) 3. Sebutkan jenis reservoir yang anda ketahui (40)

Soal Latihan
Suatu reservoir berbentuk persegi panjangmintak dengan data=2 sbb : (nilai 40) P = 5 km L=1 km H= 32,8 ft H Porositas = 25% Boi = 1.25 bbl/STB RF = 30% Hitung : 1. IOIP 2. Recoverable Reserve 3. Kalau diketahui minyak yg sdh terproduksi sampai dg saat ini = 1,5 juta bbl, berapa sisa cadangan reservoir tsb (remaining reserve) ?