Anda di halaman 1dari 8

HYDRAULIC FRACTURING

Hydraulic adalah stimulasi dengan memompakan fluida bertekanan tinggi pada permukaan batuan sampai terjadi perekahan. Perekahan lebih lanjut akan menambah panjang dan lebar rekahan ke dalam formasi. Selanjutnya dipompakan slurry (proppant dan fluida) yang digunakan untuk mengganjal rekahan. Selama injeksi juga ditambahkan proppant dengan permeabilitas besar, yang digunakan untuk mengganjal rekahan jika pemompaan berhenti kenaikan permeabilitas : 31 kali. Fracturing berasal dari kata !to fra"ture! yg berarti meme"ahkan. #ydrauli" $ra"turing adalah salah satu proses stimulasi (stimulation) dimana formasi hidrokarbon kita !pe"ahkan! dengan "ara memompa fluida tertentu dalam rate dan tekanan tertentu (di atas fra"ture pressure formasi tsb). Proppant atau pasir dipompa bersama-sama dengan fluida (yang umumnya sangat eksotik, berteknologi "hemistry terdepan dan sangat mahal pergalonnya) bertujuan untuk menahan agar rekahannya tetap terbuka, tidak tertutup, setelah proses pemompaan berhenti. %ekahan (fra"tures) yang terisi proppant akan membypass damage di sekitar &ellbore dan akan menjadi sema"am jalan toll berkondukti'itas tinggi, sehingga hidrokarbon dapat mengalir lebih efisien dari formasi ke dalam sumur. (jungnya, produksi akan naik dan smiling fa"e. #ydrauli" fra"turing atau sering hanya disebut fra"turing termasuk proses stimulasi yg sangat populer umumnya untuk reser'oir berpermeabilitas rendah, baik oil maupun gas.

Hydraulic fracturing adalah suatu teknik stimulasi yang digunakan untuk memperbaiki atau meningkatkan produkti'itas sumur. )ujuan adalah membentuk saluran konduktif dan kontinyu yang menembus *ona skin (yang mengalami kerusakan), jauh ke dalam reser'oir. (ntuk men"apai tujuan itu, maka dibuat rekahan untuk jalan mengalirnya fluida reser'oir ke lubang sumur dengan "ara menginjeksikan fluida perekah dengan laju dan tekanan tertentu diatas tekanan rekah formasi. Setelah formasi mengalami perekahan fluida terus diinjeksikan untuk memperlebar rekahan yang terjadi. (ntuk menjaga agar rekahan tidak menutup kembali, maka rekahan yang terjadi diberi pengganjal (proppant). Proppant yang digunakan harus mampu mengalirkan fluida dan dapat menahan agar rekahan tidak menutup kembali, oleh karena itu proppant tersebut harus memiliki permeabilitas yang besar dan kekuatan yang "ukup baik agar tidak mudah han"ur terkena tekanan dan temperatur tinggi.

Proses Perekahan Proses Perekahan dimulai berturut-turut dengan menginjeksikan prepad , pad , slurry , lalu flush. +enis fluida yang digunakan pada #ydrauli" $ra"turing : Fluida Prepad $luida Prepad ($luida dengan 'is"ositas rendah , gel , Surfaktan yang loss tidak besar) Prepad adalah proses untuk memudahkan terjadinya rekahan dan mendinginkan formasi. -aitu fluida ber'iskositas rendah, seperti air, oil

atau

foam

ditambah

sedikit

gel.addi"ti'e

fri"tion

redu"er

surfa"tant./0l. Prepad tidak diperlukan untuk formasi dengan temperatur dan gradien rekah rendah. Fluida Pad $luida Pad ($luida dengan 'is"ositas tinggi) Proses pad adalah fluida ber'iskositas tinggi tanpa proppant. $ungsinya untuk melebarkan dan mempertinggi rekahan dan membuat jalan bagi slurry dengan proppant. Pad akan mengurangi leak off . kebo"oran pada penggunaan slurry karena membentuk filter "ake. Fluida Proppant + Slurr $luida proppant , slurry adalah proses "ampuran fluida ber'iskositas tinggi dengan proppant, konsentrasi proppant tergantung dari formasinya, sistem fluida dan gel. 1ula-mula proppant dimasukkan dengan kadar rendah, kemudian ditingkatkan sampai ke harga maksimum lalu konstan. Fluida Flush $luida $lush adalah proses fluida yang dipompakan dibelakang slurry. $ungsinya untuk mengslurry agar proppant masuk ke formasi atau mendorong proppant sampai ke dalam fra"turing, dengan mempunyai 'iskositas yang tidak tinggi dengan friksi rendah.

Peren!anaan Perekahan : o o o o o o o o %eser'oir ro"k deli'erability 2oundary *one /arakteristik fluida perekah /eterbatasan 3perational Proppant dan proses penggunaannya 1ekanika perekahan dari *ona produktif Sistem aliran sumur diba&ah dan di permukaan 2iaya dan perhitungan keekonomian.

#ydrauli" $ra"turing digunakan untuk sumur yang memiliki formasi sandstone bukan karbonat. Peralatan yang digunakan adalah : 1. )&in Pump 2. $ra"ture Pump 3. 2lender 4. 2at"h 1i4er 5. 1i4ing )ank 6. Sand sillo , dan 7. $ra"ture monitoring "abin.

FLUIDA P"R"#AH $luida perekah akan dipompakan dalam beberapa stage atau tingkat dimana tiap stage mempunyai tujuannya masing-masing. Stage dalam perekahan hydrauli" adalah Pad, Slurry, dan $lush. Pad adalah suatu fluida perekah tanpa proppant, kegunaannya untuk memulai rekahan dan memperluas rekahan. Seiring dengan berkembangnya rekahan terjadi fluida loss atau leak off dalam formasi (mempunyai arah tegak lurus dengan dinding rekahan) dan membentuk filter "ake. Setelah Pad, slurry akan dipompakan yaitu proppant yang ditambahkan dalam fluida perekah sampai pada harga maksimum yang telah ditentukan. 2esar harga maksimum ini tergantung dari kemampuan fluida dalam memba&a proppant dan kapasitas dari rekahan yang terbentuk. Setelah slurry dipompakan selanjutnya diberi flush yang gunanya adalah mendesak slurry dan proppant ke dalam formasi dan tidak tertinggal di dalam sumur. 5kan tetapi fluida ini tidak boleh diinjeksikan terlalu banyak karena mengakibatkan terdorongnya proppant jauh ke dalam formasi dan rekahan dapat kembali menutup karena tidak ada proppant yang mengganjal atau menahan rekahan di sekitar lubang sumur, akibatnya proses perekahan hydrauli" tidak efektif.

Si$at Fluida Perekah : $luida Perekah harus dapat memperlebar atau memperpanjang rekahan $luida perekah harus dapat mentransport dan menempatkan proppant 1empunyai sifat fluid loss yang rendah )idak menyebabkan friksi yang besar di tubing 1udah dibersihkan $luida Perekah harus "ompatible dengan fluida formasi $luida perkah harus dapat mudah di"ampur $luida perekah harus tidak mahal.

FLUIDA DASAR %&AS"D FLUID' 6ipilih berdasarkan sifat reformasi, kandungan mineral "lay pada formasinya, jenis reser'oir, terdapat parafin atau asphaltin dengan tekanan reser'oir. $luida dasar dapat berupa air, hidrokarbon, "ampuran air atau alkohol, emulsi, foam dan kombinasi bahan-bahan tersebut. 1) $luida Perekah 2erbahan 6asar 5ir $luida perekah berbahan dasar air umumnya didapat dan mudah digunakan karena mudah didapat dan murah juga mudah di monitor dan diantisipasi karakteristiknya pada berbagai kondisi reser'oir. 2) $luida Perekah 2erbahan 6asar 1inyak $luida perekah berbahan dasar minyak termasuk mahal, mempunyai 'is"ositas yang sesuai digunakan untuk Pressure lo& inje"tion rates, kedalaman rekahan rendah sampai sedang, karakteristiknya mudah

berubah pada berbagai kondisi reser'oir dan digunakan pada formasi yang sensitif terhadap air. 3) $luida Perekah 2erbahan 6asar $oam $luida perekah berbahan dasar foam merupakan "ampuran fluida dan gas juga agar stabil digunakan surfa"tant. $oam mengandung gas bertekanan dan akan mengembang ketika sumur dialirkan kembali. Penggunaan foam hanya pada sumur dengan formasi yang sensitif terhadap air.

PR(PPANT Proppant digunakan untuk menahan perekahan yang terbentuk dari tekanan o'erbudden batuan diatasnya selain itu juga membentuk saluran aliran fluida, menuju lubang sumur dengan permeabilitas tinggi. Pemilihan dan penempatan dengan konsentrasi yang tepat akan menentukan konduktifitas rekahan. Semakin keras suatu formasi diperlukan proppant yang juga keras. Penggunaan dari proppant ini tergantung pada ukuran, distribusinya kualitasnya, roundnessnya (kehalusan permukaan), sphericity (bentuk bulat).

Perekahan dengan Proppant 7 )ujuannya untuk mengisi rekahan dengan proppant (partikel8 ke"il) sehingga setelah operasi perekahan selesai dan produksi dimulai, rekahan akan tetap konduktif. 7 6engan fluida perekah minyak 'iskositas rendah atau air, proppant "enderung mengendap "epat.

7 9iskositas 1

-:

"p dapat di"apai dengan "rosslinked polymer sehingga

settling dapat dikendalikan untuk mendapatkan distribusi proppant yang diinginkan dalam rekahan.

Sumber : 1. S"he"ter, %obert S. ;3il <ell Stimulation=. )he (ni'ersity of )e4as. 5ustin. 1>>:. 8. Sumantri. %. 2uku Pelajaran )eknik %ese'oir. $akultas )e"hnology /ebumian dan ?nergy. (ni'ersitas )risakti. +akarta. 1>>@. 3. http:..&&&.migasindonesia."om.hydrauli"fra"turing.html