Anda di halaman 1dari 3

Tugas NASB

Mutiara Ismi (060479)


Marrendy Oktaria (060485)
Devi Pratiwi (060491)
Kelas A Semester 7

Aplikasi Persamaan Diferensial

(1 – x2) y” – 2xy’ + p (p+1)y = 0


Dimana p suatu konstanta, disebut persamaan Legendre. Penyelesaian di atas, sangat penting
dalam banyak cabang matematika terapan. Sebagai contoh, persamaan Legendre muncul dalam
kajian persamaan potensial dalam koordinat bola. Jelaslah persamaan potensial
∂2V∂x2+∂2V∂y2+∂2V∂z2=0
Dipetakan ke koordinat bola
x = r sin θ cos ∅ , y = r sin θ sin ∅ , z = cos θ
menjadi
∂2V∂r2+2r∂V∂r+1r∂2V∂θ2+cotθ∂Vr2+1r2sin2θ∂2V∂∅2=0
Jika kita tertarik pada penyelesaian yang bebas dari θ berbentuk V = rp θ, dimana θ merupakan
fungsi dari θ saja, kita dapatkan
d2Θdθ2+cotθ dΘdθ+pp+1Θ=0
Dengan menggunakan penggantian peubah x = cos θ dan menggati θ dengan y, kita peroleh
persamaan Legendre seperti di atas.

Aplikasi dari polinomial Legendre dalam fisika

Polinomial Legendre pertama kali diperkenalkan pada 1782 oleh Adrien-Marie Legendre sebagai
koefisien dalam perluasan potensi Newtonian

dimana r dan r 'adalah panjang dari vektor and dan masing-masing dan γ adalah sudut
antara kedua vektor. Seri menyatu ketika r> r '. Ekspresi memberikan potensial gravitasi
dihubungkan ke titik massa atau potensial Coulomb terkait ke titik muatan. Perluasan
menggunakan polinomial Legendre mungkin berguna, misalnya, ketika mengintegrasikan
ekspresi ini lebih dari massa yang kontinu atau distribusi muatan.

Polinomial Legendre terjadi dalam pemecahan persamaan Laplace dari potensi, ,


Di daerah bebas biaya ruang, dengan menggunakan metode pemisahan variabel, di mana kondisi

batas mempunyai simetri aksial (tidak ada ketergantungan pada sudut azimuthal). Dimana

adalah sumbu simetri dan θ adalah sudut antara posisi pengamat dan sumbu (sudut puncak),
solusi potensial akan
dan harus ditentukan sesuai dengan kondisi batas setiap masalah [2].

Polinomial Legendre dalam perluasan multipole

Gambar 2
Polinomial Legendre juga bermanfaat dalam memperluas fungsi dari bentuk (ini adalah sama
seperti sebelumnya, yang ditulis sedikit berbeda):

yang muncul secara alami di multipole ekspansi. Di sisi kiri dari persamaan adalah fungsi
pembangkit untuk polinomial Legendre.
Sebagai contoh, potensi listrik Φ (r, θ) (dalam koordinat bola) akibat muatan titik yang terletak
pada sumbu z pada z = a (Gambar 2) bervariasi seperti

Jika jari-jari r dari titik pengamatan P adalah lebih besar daripada seorang, yang potensial dapat
dikembangkan dalam polinomial Legendre

di mana kita telah mendefinisikan η = a / r <1 dan x = cos θ. Perluasan ini digunakan untuk
mengembangkan normal multipole ekspansi.
Sebaliknya, jika jari-jari r dari titik pengamatan P adalah lebih kecil daripada, potensi masih
dapat diperluas dalam polinomial Legendre seperti di atas, tetapi dengan a dan r bertukar.
Perluasan ini adalah dasar dari interior multipole ekspansi.
Menyelesaikan Integral Lipat Dua Dengan Metode Trapesium – Gauss Legendre
Quadrature
Perumusan metode Kudratur Gauss Lagendre ditulis sebagai berikut.
I≈-11fb-at+b+a2b-a2dt
a dan b adalah harga batas bawah dan batas atas dari integral dan t = akar polinom Legendre.
Jika (9) telah dipenuhi, penyelesaian dapat digunakan dengan menggunakan deret
-11f(x)dx≈i=1ncifb-ati+b+a2
dimana c1 merupakan koefisien – koefisien polinom Legendre yang didapat dari rumus :
ci=-2n+1Pn1xiPn+1(xi)
i = 1,2,…,n
Pn(x) = Polinom Legendre

Sebagai metode pendekatan numerik untuk integral lipat dua digunakan Metode Trapesium
untuk mendekati nilai integral pada sisi dalam dari integral lipat dua tersebut. Metode Kuadratur
Gauss Legendre digunakan untuk mendekati nilai integral atas nilai hampiran integral sisi dalam
yang telah diperoleh dari metode trapesium.
Kasus daerah integral pada daerah nonpersegi panjang
Integral lipat dua dapat diselesaikan dengan metode Gauss Legendre Quadrature sebagai berikut:
Gx=(dx-cx)fx,dx+f(x,cx)2+i=1n-1fx,cx+ih(x))
1nabgxd(x)≈b-a2n-11gb-at+b+a2dt
≈(b-a)2n-11db-at+b+a2-cb-at+b+a2*fb-at+b+a2;db-at+b+a2+fb-at+b+a2;cb-
at+b+a2+i=1n-1fb-at+b+a2;cb-at+b+a2+ihb-at+b+a2