Anda di halaman 1dari 3

PEMASANGAN INFUS

NO DOKUMEN
RSUP Dr M.
DJAMIL PADANG

REVISI
KE
I

TANGGAL REVISI:
STANDAR
PROSEDUR
OPERASIONAL

HALAMAN 1/1

Ditetapkan Oleh Direktur Utama

13 Desember 2013
Dr. IRAYANTI,Sp.M
NIP: 196201231989012001

PENGERTIAN

Urutan tindakan keperawatan yang dilakukan untuk

TUJUAN

memasang infuse.
Sebagai acuan untuk melakukan tindakan memasang
infusi

KEBIJAKAN
PROSEDUR

1. Persiapan Petugas :
a. Pastikan pasien yang akan dilakukan tindakan.
b. Jelaskan kepada klien mengenai prosedur yang akan
dilakukan
c. Identifikasi kebutuhan mengukur denyut nadi.
d. Perawat menggunakan alat pelindung diri ( APD )
sesuai kebutuhan
e. Cuci tangan sesuai prosedur ( lihat SPO cuci tangan)
2. Persiapan Pasien :
a. Pastikan klien bersedia dilakukan tindakan
b. Siapkan lingkungan klien
c. Atur posisi pasien sesuai kebutuhan
3. Persiapan Alat :
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.

Standar infus
Set infus
IV kateter sesuai dengan kebutuhan
Cairan sesuai hasil kolaborasi
Pengalas
Tourniquet/ karet pembendung
Kapas alcohol dalam wadah tertutup

h.
i.
j.
k.
l.
m.

Plester
Betadin
Gunting
Kassa steril
Sarung tangan bersih
Bengkok

Pelaksanaan :
1. Lakukan salam terapeutik (senyum, sapa,
perkenalan diri dan pastikan identitas klien yang
akan dilakukan tindakan)
2. Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan
3. Minta kerja sama dari klien dan lakukan kontrak
waktu 3 5 menit
4. Jaga privasi pasien
5. Dekatkan alat pada pasien
6. Cuci tangan dan gunakan APD sesuai kebutuhan
7. Buka infuse set, letakkan klem 2 4cm di bawah bilik
pengatur, pastikan klem dalam keadaan tertutup.
8. Ujung klem ditutup dengan jarum yang tersedia.
9. Buka tutup botol cairan maksimal, tusukkan infuse
set ke dalam cairan.
10. Isi gelas infuse set dengan cairan infuse, dengan
cara menekan ruang tetesan hingga terisi sampai
batas.
11. Buka klem slang hingga cairan memenuhi slang dan
udara mengalir keluar.
12. Tutup ujung slang infuse dengan jarum penutup,
letakkan slang pada standar infuse.
13. Cari lokasi vena yang akan ditusuk.
14. Letakkan pengalas di daerah yang akan ditusuk.
15. Lakukan pembendungan dengan tourniquet 10 12
cm di atas tempat penusukan.
16. Anjurkan klien untuk menggenggam
17. Perawat mengenakan sarung tangan
18. Desinfeksi daerah yang akan ditusuk dengan kapas
alcohol secara melingkar, dengan diameter 5 cm dari
daerah yang akan dirusuk ( menggunakan saru
kapas alcohol) saru kapas saru kali usap. Buang
kapas ke dalam bengkok.
19. Buka intraket lalu pengang dengan posisi 3 jari di

bawah intraket, dan ibur jari dibagian atasnya.


20. Tahan vena dengan ibu jari tangan yang tidak
dominant
21. Lakukan penusukan pada vena dengan posisi jarum
mengarah ke atas, dengan sudut 20 30 derajat.
22. Pastikan keluarnya darah melalui jarum/ surflo, tarik
keluar sebagian jarum (mandrin) sambil meneruskan
kateter ke dalam vena.
23. Setelah kateter masuk semua, lepaskan mandrin,
tekan bagian atas vena dengan jari tangan agar
darah tidak keluar.
24. Sambungkan slang infuse dengan lumen IV kateter,
alirkan cairan infuse sesuai dengan program terapi
25. Observasi bila ada odema pada ujung jarum yang
sudah masuk ke pembuluh darah.
26. Oles betadin pada tempat masuknya jarum.
27. Fiksasi pangkal jarum dengan plester dengan cara
menyilang tanpa mengenai tempat penusukan, tutup
tempat penusukan dengan kassa steril, plester
melintang.
28. Untuk klien anak dan pasien gelisah, fiksasi
disesuaikan.
29. Lepaskan sarung tangan dan cuci tangan.
30. Tuliskan tanggal dan waktu pemasangan
31. Rapikan alat dan cuci tangan
32. Dokumentasikan tindakan yang telah dilakukan .
UNIT TERKAIT
DOKUMEN
TERKAIT
DAFTAR
RUJUKAN

.
Seluruh unit pelayanan Keperawatan di RSUP Dr. M.Djamil
1. SPO cuci tangan
2. SPO APD
3. SPO Komunikasi terapeutik