Anda di halaman 1dari 7

TEKNIK VOKAL Musik vokal adalah kegiatan musik yang disajikan menggunakan suara manusia yang umumnya disebut

menyanyi. Mutu suara manusia ditentukan oleh organ organ suara yang ada di dalam tubuhnya. Dengan demikian, kegiatan seseorang dalam menyanyi sangat dipengaruhi oleh keadaan fisik, sikap, dan gerak seseorang pada waktu menyanyi. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam bentuk vocal diantaranya : 1. Intonasi 2. Artikulasi 3. Pernapasan 4. Pembawaan 1. Intonasi Intonasi mengandung arti ketepatan suatu nada. Bunyi nada yang tepat menghasilkan suara jernih dan nyaring serta enak didengar. Untuk mendapatkan intonasi yang baik cobalah menyanyikan nada nada dibawah ini. Untuk membentuk intonasi yang baik diperlukan : a. Pendengaran yang baik Pendengaran yang baik sangat membantu seseorang untuk menghasilkan nada nada yang jernih. b. Kontrol pernafasan Seseorang harus mampu mengontrol pemanfaatan pernafasannya. Hal ini lebih untuk mencapai nada nada yang tinggi ataupun nada nada rata. c. Rasa musikalitas Perasaan music harus benar benar dikembangkan kepada penyanyi agar ia mampu mengikuti tempo, gerak irama, maupun menirukan bunyi nada pertama sewaktu akan melakukan insetting. Teknik teknik latihan intonasi Untuk mencapai hasil yang baik dalam melakukan latihan intonasi harus diperhatikan hal hal sebagai berikut : a. Tahap pertama harus dilakukan dengan tempo yang lambat dan meningkat ke tempo yang lebih cepat. b. Tahap berikutnya harus dilakukan dengan tempo yang bervariasi. c. Interval yang digunakan dalam melakukan latihan sebaiknya dimulai dari interval dekat dan mengikat ke interval jauh. d. Setelah melakukan latihan dengan nada nada natural berjalan dengan baik barulah latihan ditingkatkan dengan menggunakan nada kromatis. e. Jumlah nada nada yang digunakan harus dimulai dengan nada nada yang lainnya makin lama makin kecil serta jumlahnya meningkat. f. Mencoba lagu lagu yang sesuai dengan tahap tahap latihan yang sedang dilakukan. 2. Artikulasi Artikulasi adalah cara mengucapkan kata kata dalam menyanyi sehingga mampu menciptakan atau membentuk suara yang jelas, nyaring, bahkan supaya suara yang dihasilkan menjadi indah. Factor factor yang perlu diperhatikan dalam mendapatkan artikulasi yang baik adalah : a. Sikap badan b. Posisi mulut

c. Latihan vokalisasi d. Teknik pembentukan bunyi vocal e. Teknik pembentukan bunyi konsonan 3. Pernapasan Pernapasan adalah keluar masuknya udara melalui paru paru. Pernapasan udara yang digunakan untuk menyanyi harus lebih banyak jika dibandingkan dengan persediaan untuk bernapas sehari hari. Oleh karena itu, usaha mengisi paru paru diusahakan untuk tidak dapat cepat cepat dihabiskan. Harus dihemat penggunaannya. Teknik pernapasan : a. Teknik Penapasan Dada Teknik ini sangat popular dengan sebutan teknik Italia, karena hampir semua penyanyi zaman Renaisesance menggunakan teknik ini. Ketika rongga dada dibusungkan, bahu serta bagian leher pasti akan sedikit menegang. Akibatnya suara yang keluar sedikit kurang bebas. Teknik ini akan menguras banyak tenaga penyanyi. Lebih lebih bila harus menggunakan teknik falsetto. Dan disamping itu pada umumnya sedikit mengganggu penampilan. Kualitas suarapun cukup lantang, dan paru paru menanggung beban berat. b. Teknik Pernapasan Perut Sewaktu kita menghirup udara, bagian bagian sekitar pusar membesar. Karena seluruh kegiatan dan kekuatan ke perut maka akan mengurangi daya dorong paru paru. Akibatnya penyanyi sering mengalami kesulitan sewaktu berusaha menyajikan nada tinggi ataupun nada nada rendah atau bervolume besar. c. Teknik Pernapasan Diafragma Teknik dilakukan dengan cara menekankan diafragma yang melintang antara rongga dada dengan perut supaya posisi menjadi datar. Dalam keadaan demikian posisi rongga dada membesar dan kesempatan ini akan berakibat udara dengan leluasa akan mengisi paru paru sebanyak banyaknya. Teknik ini ternyata tidak mengganggu bagian leher, bahu, dan dada sehingga kelancaran organ organ lain tidak terganggu. Teknik ini cukup sulit dilakukan oleh penyanyi penyanyi pemula. 4. Pembawaan Salah satu keberhasilan seseorang penyanyi dalam membawakan sebuah lagu adalah ketepatan dalam menginterprestasikan sebuah karya music atau lagu yang sesuai dengan isi serta jiwa lagu tersebut, sehingga tepat dalam membawakannya. Uapaya menginterpretasikan sebuah karya musik atau lagu harus memperhatikan beberapa faktor yang sangat penting, yaitu sebagai berikut : a. Tema lagu b. Pesan dan kesan yang ingin disampaikan c. Kesulitan kesulitan lagu d. Unsur unsur dasar ekspresi lagu, yang meliputi : Pemilihan tempo Penggunaan ritmik pada lagu Bentuk melodi atau motif melodi yang dipilih dan Penggunaan harmoni yang dipilih dalam upaya memperindah lagu Tanda dinamik

Klimaks lagu Gaya lagu yang digunakan untuk membawakan lagu Beberapa Hal di Dalam Bernyanyi Pada saat bernyanyi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain sebagai berikut : 1. Pengucapan adalah cara pengolahan dan pengeluaran suara. 2. Pernapasan adalah cara mengatur keluar masuknya udara yang kita butuhkan. 3. Phrasering adalah pemenggalan kata atau pemenggalan kalimat lagu yang sesuai dengan syairnya ( frase ). 4. Pembawaan adalah cara menampilkan suara yang sesuai dengan menginterpretasi lagu. Tanda tanda yang Ada pada Lagu Tanda tanda yang terdapat pada lagu antara lain sebagai berikut : 1. Tanda tempo, adalah tanda yang menunjukkan cepat atau lambatnya lagu (kecepatan lagu). Tanda tempo digolongkan menjadi tiga, yakni : a. Tempo lambat ( largo, adagio ) b. Tempo sedang ( andante, moderato ) c. Tempo cepat ( allegro, presto, mars ) Alat pengukur tempo disebut metronome 2. Tanda dinamik, adalah tanda yang menunjukkan keras lembutnya lagu. Tanda dinamik digolongkan menjadi tiga yaitu : a. Dinamik lembut ( piano (p), pianissimo (pp) ). b. Dinamik sedang ( mezzo piano (mp), mezzo forte (mf). c. Dinamik keras (forte (f), fortissimo (ff) ). Perubahan dinamik antara lain : a. Cressendo makin keras b. Decressendo makin lembut 3. Irama dan birama adalah gerak jalannya ( progresif ) bunyi atau suara di dalam musik yang mengikuti pola. Irama dan birama berhubungan erat dan tidak terpisahkan satu sama lain tetapi yang peling penting adalah irama.

Teknik Nyanyian - Penghasilan Ton


Penghasilan ton dipengaruhi oleh kemahiran penggunaan dan pengaw alan organ vokal (mulut, bibir, rahang dan lidah) bagi memanipulasi suara. Latihan untuk menghasilkan ton yang baik adalah seperti berikut: a) Mulakan dengan nyanyian vokal yang asas ( a, e, i, o, u). b) Mulakan dengan sebutan vokal secara lembut dan beransur-ansur kuat. c) Mulakan dengan nilai not yang pendek. Kemudian beransur-ansur dilanjutkan hingga ke nilai not yang panjang. Pastikan bentuk mulut mengikut vokal yang disebut dan keadaan kerongkong terbuka. Antara contoh-contoh latihan untuk penghasilan ton adalah: a) Glissando vokal dengan sebutan O dari pic tinggi ke rendah atau sebaliknya.

b) Menguap dengan bunyi ah. c) Mengajuk bunyi siren, angin, keretapi dan siulan. d) Latihan bercakap dan menyanyi seperti contoh berikut: Hee hee hee ! Apa khabar ?

Posted by Nor Sohaila Abdul Hamid at 08:59 0 comments Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: Teknik Nyanyian, Ton Anda Juga Mungkin Meminati: Teknik Nyanyian - Sebutan Teknik Nyanyian Teknik Nyanyian - Postur Teknik Nyanyian - Pernafasan
Linkwithin

Teknik Nyanyian - Pernafasan


Dengan pengurusan pernafasan yang baik, seseorang dapat menghasilkan ton yang berkualiti, sebutan yang jelas serta nada dan pic yang tepat. Di samping itu murid dapat menyanyikan frasa yang panjang dengan selesa. Proses pernafasan melibatkan pengembangan pada rangka rusuk, abdomen dan diafragma. Kemahiran mengaw al pernafasan boleh dibina melalui latihan. Latihan pernafasan perlu dijalankan semasa aktiviti warm-up atau latihan persediaan. Terdapat banyak latihan pernafasan yang boleh dijalankan. Antaranya adalah seperti berikut:-

a) Menghembus dan menarik nafas - Hembuskan semua udara dari paru-paru sehingga anda terasa anda diperlukan udara. Kemudian tarik nafas secara perlahan dan tenang. b) Bernafas secara cepat - Biasanya apabila kita terkejut, kita akan menarik nafas dengan cepat. Ulang perbuatan seperti ini beberapa kali. c) Pernafasan staccato - Latihan ini dilakukan dengan sebutan ts secara berulang-ulang sehingga murid dapat merasakan otot-otot di bahagian perut ter libat dalam proses pernafasan. Latihan ini boleh menguatkan otot-otot tersebut untuk membantu mengaw al pernafasan. d) Hiss/Hoo - Sambil menarik nafas secara perlahan, angkat kedua-dua tangan ke atas secara perlahan dan hembuskan nafas dengan bunyi hiss. Contoh latihan:

hiss hoo

ss hoo

ss hoo

ss hoo

hiss hoo

Posted by Nor Sohaila Abdul Hamid at 08:50 0 comments Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to FacebookShare to Pinterest Labels: Pernafasan, Teknik Nyanyian Anda Juga Mungkin Meminati: Pelbagai Kaedah Mengajar Lagu Teknik Nyanyian Teknik Nyanyian - Postur Teknik Nyanyian - Sebutan
Linkwithin

Teknik Nyanyian - Postur


Kedudukan badan adalah penting untuk menghasilkan nyanyian yang bermutu. Postur yang baik akan membantu pernafasan dan pengeluaran suara semasa menyanyi. Postur Berdiri Secara konvensionalnya, perkara-perkara yang perlu diberi perhatian ketika menyanyi dalam keadaan berdiri adalah seperti ber ikut:

Kaki - berdiri tegak dengan keadaan kaki direnggang sedikit. Lutut - dilonggarkan (rileks), tidak kaku. Badan - belakang badan serta kepala dalam keadaan lurus. Dada - dinaikkan. Bahu - ditarikkan ke belakang sedikit. Dagu - selari dengan lantai. Tangan - di sisi. Postur Duduk Secara konvensionalnya, perkara-perkara yang perlu diberi perhatian ketika menyanyi dalam keadaan duduk adalah seperti berikut: Bahagian badan hingga kepala - keadaannya sama seperti postur berdiri. Belakang badan - tidak bersandar. Punggung - terletak di tengah kerusi. Kaki - diletak di atas lantai dengan satu kaki ke hadapan sedikit. Tangan - diletak di atas paha.

Pengenalan
Muzik ialah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeza bergantung kepada sejarah, lokasi, budaya dan citarasa seseorang. Definisi sebenar muzik juga berbeza:

Bunyi yang dikira sedap oleh pendengarnya Apa apa bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan

Walaupun muzik adalah sejenis fenomena intuisi, untuk mencipta, memperbaiki dan mempersembahkannya adalah suatu seni. Mendengar muzik pula adalah sejenis hiburan manakala mempelajari dan memahaminya adalah sejenis bidang/disiplin. Muzik adalah sebuah fenomena yang sangat unik. Ian boleh dibunyikan dengan beberapa gabungan alat muzik.

Muzik boleh dibahagikan kepada genre dan subgenres,walaupun garis-garis dan hubungan antara genre muzik yang membezakannya sering tidak ketara, namun kadang-kadang ianya terbuka kepada tafsiran individu, dan kadangkadang kontroversi. Dalam lingkungan "seni", muzik boleh dikelaskan sebagai seni persembahan, seni halus, dan seni auditori. Terdapat juga pertalian kuat antara muzik dan matematik.

Anda mungkin juga menyukai