Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN HASIL DISKUSI PEMICU 2 BLOK 12: MUKOSA DAN PERIODNOTAL

GUSI KU BERDARAH

Disusun Oleh: Kelompok 2

FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS SUMATERA UTARA 2013

Ketua Sekertaris Anggota

: : :

Fredysen W Megosurya Khaera Cameliya Raeesa shafiqa Dinauli Fatwa Annisa Darayani Rambe Resti Befiana Rahayu Nisak Roni Rustam Afandi Denny Andrian Maria Lisna Rawaty S Cindy Amallia Aryetta Deasy Faradita Putri Sry Rezeki Adelina Restu Hayati Sandroto Dziah Marhani Chairani Ilma Ingrid P Khosalim Joule Siregar Octavina Dina Naulita M Ayesha Adisti Asbi Vandersun Lestari Indah Gayatri Vinda Anggela Dewi Artauli Octaviana

(110600042) (110600044) (110600027) (110600029) (110600030) (110600031) (110600032) (110600033) (110600034) (110600035) (110600036) (110600037) (110600038) (110600039) (110600040) (110600041) (110600043) (110600045) (110600046) (110600047) (110600048) (110600049) (110600050) (110600051) (110600052)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kedokteran gigi saat ini sudah mengalami perkembangan yang baik disegala bidang, tidak ketinggalan pada teknologi radiografi. Radiografi ialah penggunaan sinar pengionan (sinar X, sinar gama) untuk membentuk bayangan benda yang akan dikaji pada film. Radiografi umumnya digunakan untuk melihat benda tidak tembus pandang, misalnya bagian dalam tubuh manusia. Gambaran benda yang diambil dengan radiografi disebut radiograf. Radiografi dapat membantu dokter gigi dalam menegakkan diagnosa sesuai dengan indikasi dan keperluannya. Radiografi dalam kedokteran gigi dibagi menjadi radiografi intra oral dan ekstra oral. Dalam menegakkan diagnosa, terkdang masih dibutuhkan kombinasi antara satu jenis radiografi dengan yang lainnya. 1.2 Deskripsi Topik Cholia adalah laki-laki berumur 30 tahun yang mempunyai beberapa keluhan di rongga mulut antara lain, gigi 17 berlobang (gangren) dan bengkak, gigi 25 terlihat karies dengan pulpa yang sudah terbuka serta gigi 48 tidak tumbuh. Pada keadaan ini Cholia datang ke dokter gigi ingin melakukan pemeriksaan dan pengobatan terhadap keluhan/penyakit yang diderita nya. Selaku dokter gigi apa yang anda lakukan untuk memastikan dalam menegakkan diagnose serta rencana perawatan yang akan dilakukan terhadap pasien tersebut. Pertanyaan penuntun untuk menggali learning issue : 1. Apa tindakan yang akan anda lakukan saat pertama kali pasien datang dengan berbagai keluhan seperti yang tertera diatas? 2. Untuk kasus diatas gigi 17 jenis radiografi apa yang bias digunakan untuk melihat keadaan tersebut, lesi apa yang menyebabkan pembengkakan tersebut dan bagaimana gambarannya secara radiografis, apa yang menjadi indikasi radiografi yang anda pilih? 3. Keadaan gigi 48 adalah imbedded. Perlukah radiografi pada kasus ini? Apabila perlu jelaskan! Apabila tidak perlu jelaskan alasannya! 4. Ada berapa jenis radiografi yang mungkin digunakan untuk melihat keadaan gigi 48? Jenis mana yang dipilih? Berikan alasan !

5. Khusus pada kasus gigi 25, teknik apa yang digunakan agar semua saluran akar untuk perawatan saluran akar dapat terlihat? Uraikan dengan jelas! 6. Ada berapa jenis radiografi yang mungkin melihat keadaan ini? 7. Apabila anda harus melakukan lebih dari satu kali radiografi, hal apa yang menguatkan anda sehingga anda dibenarkan untuk melakukan hal ini? 8. Usaha apa yang akan anda lakukan agar pasien merasa aman akan bahaya radiasi yang mungkin terjadi?

BAB 2 PEMBAHASAN 2.1 Jenis-jenis Radiografi Radiografi di kedokteran gigi ada 2 macam, yaitu radiografi intra oral dan ekstra oral. 2.1.1 Radiografi Intra Oral Radiografi intra oral merupakan radiografi yang menggunakan film yang berada didalam mulut. Radiografi ini memperlihatkan gigi dan struktur disekitarnya. Tipe-tipe radiografi intra oral secara umum: - Radiografi Periapikal Bertujuan untuk memeriksa mahkota,akar, dan jaringan sekitar gigi. Indikasi radiografi periapikal :

Untuk mendeteksi adanya infeksi / inflamasi periapikal Penilaian status periodontal Pasca trauma gigi dan melibatkan tulang alveolar Dugaan adanya gigi yang tidak erupsi dan letaknya Penilaiaan morfologi akar sebelum ekstrasi Perawatan endodontik Penilaian sebelum dilakukan tindakan operasi dan penilaian pasca operasi apical Mengevaluasi kista radikularis secara lebih akurat dan lesi lain pada tulang alveolar

Evaluasi pasca operasi implant

- Radiografi Interproksimal/ Bitewing Bertujuan untuk melihat mahkota, crest tulang alveolar di maksila dan mandibula dalam satu film. Indikasi radiografi bitewing: - Radiografi Oklusal

Bertujuan untuk melihat area yang lebih luas lagi yaitu maksila atau mandibula dalam satu film. Indikasi radiografi oklusal: 2.1.2 Radiografi Ekstra Oral Radiografi ekstra oral merupakan radiografi yang menggunakan film yang berada diluar mulut. Pemeriksaan radiografi ini lebih luas dari kepala dan rahang. Radiografi ekstra oral meliputi : panoramik, lateral jaw, lateral chepalometric, postero-anterior, submentovertec, reverse towne, transcranial, dan tomografi projection. 2.2 DAFTAR PUSTAKA 1. Husada D. 2011. Pengaturan kadar glukosa darah. http://biokimia27 April

dian.blogspot.com/p/pengaturan-kadar-glukosa-darah.html (diakses tanggal 2012) 2. Poppy M. 2011. Sistem endokrin II. http://anfis-

mariapoppy.blogspot.com/2011/01/endokrin-ii.html (diakses tanggal 28 April 2012) 3. Medicinesia Team. 2011. Sistem endokrin dan hormon: overview. http://www.medicinesia.com/kedokteran-dasar/metabolik-endokrin/hormon-dan-kelenjarendokrin/ (diakses tanggal 27 April 2012) 4. Ochalia. 2012. Anatomi Pankreas. http://www.scribd.com/doc/30286861/anatomipankreas (diakses tanggal 27 April 2012) 5. Aini AQ, Ulfiah H, Ratnasari N, Wahyuningsih S. 2011. Keperawatan medikal bedah II Sindrom Cushing. http://www.scribd.com/doc/74380417/Makalah-Cushing-SindromKel-3-Fix (diakses tanggal 28 April 2012).