Anda di halaman 1dari 6

Adakalanya kita ingin menguji pengaruh kelompok, tetapi biasanya perlakuanlah yang menjadi

perhatian utama , pengelompokan dilakukan sebagai alat untuk mereduksi keragaman galat
percobaan.
Hipotesis untuk menguji pengaruh kelompok :
H0 : Semua βj = 0
H1 : Tidak semua βj = 0
KTK
Statistik uji untuk pengujian pengaruh kelompok tersebut adalah Fhitung dengan keputusan
KTG
tolak H0 apabila Fhitung Fα(db1,db2) Fα(k 1,(r 1)(t 1)) dan sebaliknya.

Galat Baku

Galat baku (Standar error) untuk perbedaan di antara rata-rata perlakuan dihitung dengan formula
berikut:

2KTG
SY
t

Efisiensi Pengelompokan Dibandingkan Rancangan Acak Lengkap

Efisiensi relatif pengelompokan dibandingkan rancanngan acak lengkap dinyatakan sebagai berikut :

2
(db2 1)(db1 3) Sa
E
(db2 3)(db1 1) KTG

dengan E menunjukkan seberapa lebih besar ulangan diperlukan pada rancangan acak lengkap
dibandingkan dengan dengan rancangan kelompok untuk memperoleh sensitifitas rancangan acak
lengkap sama dengan ranacangan acak kelompok. Sedangkan db1 menyatakan derajat bebas galat
percobaan untuk rancangan acak lengkap dan db2 menyatakan derajat bebas galat percobaan
untuk rancangan kelompok , Sa2 menyatakan penduga ragam galat percobaan untuk rancangan acak
kelompok dan KTG menyatakan penduga ragam galat untuk rancangan acak kelompok.

Contoh Penerapan 1

Dari hasil penelitian mengenai pengaruh pencucian dan pembuangan kelebihan kelembapan dengan
cara melap atau menyemprotkan udara terhadap kandungan asam askorbat pada tanaman turnip
green diperoleh data dalam miligram per 100 gr bobot kering sebagai berikut :
Tabel 16. Data Turnip Green (mg/100gr Bobot Kering)
Total Perlakuan
Perlakuan Kelompok
1 2 3 4 5 (Yi.)
kontrol 950 887 897 850 975 4559
Dicuci dan dilap 857 1189 918 968 909 4841
Dicuci dan disemprot dengan udara 917 1072 975 930 954 4848
Total kelompok (Y.j) 2724 3148 2790 2748 2838 Y.. = 14248
Langkah-langkah perhitungan Analisis Ragam:

Langkah 1: Hitung Faktor Koreksi

Y ..2 14248 2
FK 13533700
tr (3)(5)

Langkah 2: Hitung Jumlah Kuadrat Total

JKT Yij 2 FK 950 2 857 2 ... 954 2 13533700 103216


i,j

Langkah 3: Hitung Jumlah Kuadrat Kelompok

Y. j 2 2724 2 3148 2 ... 2838 2


JKK FK 13533700 25148
j t 3

Langkah 4: Hitung Jumlah Kuadrat Perlakuan

Yi . 2 4559 2 4841 2 4848 2


JKP FK 13533700 10873
i r 5
Langkah 5: Hitung Jumlah Kuadrat Galat
JKG JKT JKK JKP 67194

Langkah 6: Buat Tabel Analisis Ragam beserta Nilai F-tabelnya


Tabel 17. Tabel Analisis Ragam Data Turnip Green
Kuadrat
Sumber Keragaman Derajat Jumlah
Tengah Fhitung F0.05 F0.01
(SK) Bebas (db) Kuadrat (JK)
(KT)
Kelompok 4 25148 6287 0.75 3.838 7.006
Perlakuan 2 10873 5436 0.65 4.459 8.649
Galat 8 67194 8399
Total 14 103216
F(0.05,4,8) = 3.838
F(0.01,4,8) = 7.006
F(0.05,2,8) = 4.459
F(0.01,2,8) = 8.649

Langkah 7: Buat Kesimpulan


Karena Fhitung (0.65) ≤ 4.459 maka kita gagal untuk menolak H0: μ1 = μ2 = μ3 pada taraf
kepercayaan 95%. Hal ini berarti bahwa pada taraf kepercayaan 95%, semua rata-rata perlakuan
tidak berbeda dengan yang lainnya. Atau dengan kata lain dapat diambil keputusan terima Ho,
artinya tidak ada perbedaan pengaruh perlakuan terhadap respon yang diamati.
Keterangan:
Biasanya, tanda tidak nyata (tn) diberikan, apabila nilai F-hitung lebih kecil dari F(0.05), tanda
bintang satu (*) diberikan, apabila nilai F-hitung lebih besar dari F(0.05) dan tanda bintang dua (**)
diberikan apabila nilai F-hitung lebih besar dari F(0.01)

Langkah 8: Hitung Koefisien Keragaman (KK)

KTG 8399
KK 100% 100%
Y .. 949.867
9.65%

Post-Hoc

Karena berdasarkan analisis ragam, pengaruh perlakuan tidak nyata, maka tidak perlu dilakukan
pengujian lanjut karena rata-rata diantara perlakuan tidak berbeda.
Contoh Penerapan 2

Data pada tabel berikut merupakan Hasil padi (kg/petak) Genotif S-969 yang diberi 6 perlakuan.
Faktor-faktor yang diteliti adalah kombinasi pupuk NPK sebanyak 6 taraf, yaitu Kontrol, PK, N, NP,
NK, NPK.
Tabel 18. Data Hasil Padi Genotif S-969 (kg/petak)
Kelompok Total Perlakuan
Kombinasi Pemupukan
1 2 3 4 (Yi.)
Kontrol 27.7 33.0 26.3 37.7 124.7
PK 36.6 33.8 27.0 39.0 136.4
N 37.4 41.2 45.4 44.6 168.6
NP 42.2 46.0 45.9 46.2 180.3
NK 39.8 39.5 40.9 44.0 164.2
NPK 42.9 45.9 43.9 45.6 178.3
Total kelompok (Y.j) 226.6 239.4 229.4 257.1 952.5

Langkah-langkah perhitungan Analisis Ragam:

Langkah 1: Hitung Faktor Koreksi

Y ..2 952 .52


FK 37802.3438
tr (6)(4)

Langkah 2: Hitung Jumlah Kuadrat Total

JKT Yij 2 FK 27 .7 2 33 .0 2 ... 43 .9 2 45 .6 2 37802.3438


i,j

890.42625

Langkah 3: Hitung Jumlah Kuadrat Kelompok

Y. j 2 226 .6 2 239 .4 2 229 .4 2 257 .12


JKK FK 37802.3438
j t 6
95.1045833

Langkah 4: Hitung Jumlah Kuadrat Perlakuan

Yi . 2 124.7 2 136.4 2 168.6 2 ... 178.3 2


JKP FK 37802.3438
i r 4
658.06375
Langkah 5: Hitung Jumlah Kuadrat Galat
JKG JKT JKK JKP
890 .42625 95.1045833 658 .06375
137 .2579167
Langkah 6: Buat Tabel Analisis Ragam beserta Nilai F-tabelnya
Tabel 19. Tabel Analisis Ragam Hasil Padi
Kuadrat
Sumber Keragaman Derajat Jumlah
Tengah Fhitung F0.05 F0.01
(SK) Bebas (db) Kuadrat (JK)
(KT)
Kelompok 3 95.1045833 31.7015278 3.46 * 3.287 5.417
Perlakuan 5 658.06375 131.61275 14.38 ** 2.901 4.556
Galat 15 137.257917 9.15052778 -
Total 23 890.42625

F(0.05,3,15) = 3.287
F(0.01,3,15) = 2.901
F(0.05,5,15) = 5.417
F(0.01,5,15) = 4.556

Langkah 7: Buat Kesimpulan


Karena Fhitung (14.39) > 2.901 maka kita menolak H0: μ1 = μ2 = μ3 pada taraf kepercayaan 95%. Hal
ini berarti bahwa pada taraf kepercayaan 95%, ada satu atau lebih dari rata-rata perlakuan yang
berbeda dengan yang lainnya. Atau dengan kata lain dapat diambil keputusan tolak Ho, artinya
terdapat perbedaan pengaruh perlakuan terhadap respon yang diamati.

Keterangan:
Biasanya, tanda tidak nyata (tn) diberikan, apabila nilai F-hitung lebih kecil dari F(0.05), tanda
bintang satu (*) diberikan, apabila nilai F-hitung lebih besar dari F(0.05) dan tanda bintang dua (**)
diberikan apabila nilai F-hitung lebih besar dari F(0.01)

Langkah 8: Hitung Koefisien Keragaman (KK)

KTG 9.1505
KK 100% 100%
Y .. 39.688
7.62%
Post-Hoc

Langkah pengerjaan pengujian perbedaan rata-rata dengan menggunakan uji Tukey HSD.
Hitung nilai Tukey HSD ( ):

KTG
q (p , )
r
KTG
q 0.05 (6,15)
r
9.1505
4.595
4
6.95

Bandingkan selisis rata-rata perlakuan dengan nilai Tukey HSD ( )


Urutkan rata-rata perlakuan (urutan menaik/menurun)
Buat Tabel Matriks selisih antara rata-rata perlakuan
Bandingkan selisih rata-rata dengan nilai HSD
6.95 maka kedua rata - rata berbeda nyata
Jika i j
6.95 maka kedua rata - rata tidak berbeda nyata

Kontrol PK NK N NPK NP Notasi


rata-rata 31.18 34.10 41.05 42.15 44.58 45.08
Kontrol 31.18 0.00 a
PK 34.10 2.93 0.00 a
NK 41.05 9.88* 6.95* 0.00 b
N 42.15 10.98* 8.05* 1.10 0.00 b
NPK 44.58 13.40* 10.48* 3.53 2.43 0.00 b
NP 45.08 13.90* 10.98* 4.03 2.93 0.50 0.00 b

Hasil akhirnya adalah sebagai berikut:


Tabel rata -rata perlakuan dikembalikan urutannya sesuai dengan No Urut perlakuan)

Pupuk (P) Rata-rata


Kontrol 31.18 a
PK 34.10 a
N 42.15 b
NP 45.08 b
NK 41.05 b
NPK 44.58 b