Anda di halaman 1dari 7

SISTEM SARAF PUSAT Obat-obat sistem saraf pusat terdiri atas 1. Anastesi lokal untuk umum . Antidepresan !.

. Antikon"ulsi #. $ipnotik sedatif %. Antidepresan &. Anal'etik (. Anal'etik narkotika )eurotransmittern*a ada *an' bersifat eksitasi dan in+ibisi ter'antun' akibatn*a Obat SSP beker,a den'an men'uba+ beberapa ta+apan dalam neurotransmisidapat beker,a pada presinaps- mempen'aru+i produksi- pen*impanan atau ak+ir dari ker,a neurotransmitter Per.aban'ann*a lebi+ kompleks dan ,umla+ sinapsn*a ,au+ lebi+ ban*akmen''unakan lebi+ dari 1/ neurotransmitter )eurotransmitter SSP 1. 0olon'an asam amino a. 0lutamat Merupakan transmitor eksitansi sentral *an' utama- mendepolarisasi neuron den'an memi.u penin'katan konduktansi )a1 membran Men'eksitasi semua neuron sentral den'an men'akti"asi bbrpa ,enis asam amino eksitasi. Se.ra selektif atau tidk ole+ analo' 'lutamate. Reseptor tsb diklasifikasikan men,adi2 a. Reseptor kainat b. AMPA 3Asam-4-amino-!-+idroksi-% metil-# iso5a6ol-propionate7 .. )M8A3)-metal-8-Aspartat7 9u'a terdapat famil* reseptor metabotropik 3Protein 0-.oupled7 Potensial aksi ter,adi apabila depolarisasi .ukup besar untuk membuka kanal )a1- :a11- ;1 )a1masuk-- ;1 keluar b. 0A<A Merupakan transmitor in+ibisi utama *an' kemun'kinan dilepaskan ole+ 1=! sinaps sentral- 0A<A men*ebabkan +iperpolarisasi neuron den'an menin'katkan kondukti"itas :l > membran dan menstabilisasi potensial membran istira+at 0A<A terdapat terutama dalam interneuron in+bisi lokal dan den'an .apat men'+ambat neuron sentral

Reseptor 0A<A terdiri atas 0A<A A1- 0A<A <1 - 0aba : Reseptor 0A<A < terletak pada terminal saraf prasinaps dan akti"itasn*a men'uran'i pelepasan transmitor :onto+ obat *an' didu'a beker,a den'an memodifikasi transmisi sianptik 0A<A er'ik 2 ben6odia6epin- barbiturate- "i'abatrin- "alproat

.. 0?ISI)- merupakan transmitor in+ibisi terutama pada medula spinalis d. ASPARTAT . 0olon'an monoamine a. Asetilkolin bersifat eksitasi dalam otak b. 8opamine- se.ara umum men'+ambat neutron sentral den'an membuka kanal ;1 .. )orepinefrin- men'+ambat dan men'eksitasi neuron sentral d. Serotonin- terdapat dalam badan sel pada batan' otak *an' menon,ol ke ban*ak otak depan e. $istamine- transmitor *an' relatif minor dalam otak !. )europeptida- membentuk kelompok palin' ban*ak dari transmiter sentral tapi fun'sin*a +an*a sedikit diketa+ui #. Mitrat oksida- mempen'aru+i pelepasan transmiter *an' lain A)ASTESI Tin,auan dasar anastesi adala+ adala+ menetapkan keadaan n*aman- tenan'dan stabilitas fisiolo'is *an' re"ersible pada pasien sebelum-selama dan sesuda+ pelaksanaan suatu prosuder *an' mana tanpa ter.iptan*a keadaan tsb. Prosedur akan men*akitkam- menakutkan- dan memba+a*akan Anastesi terba'i atas2 a. Anastesi umum *akni intra"ena dan in+alasi Tanda anastesi umum-+ilan'n*a kesadaran *an' ditun,ukkan ole+ deskripsi sin'kat *an' memban'kitkan 'ambar- memori atau perasaan kuat- men'antuk Sifat-sifat=ta+apann*a 2 1. $ipnotis . Amnesia !. Anal'esia #. Relaksasi otot b. Anastesi lokal @ 'olon'an ester dan amida. <eker,a memblok konduksi sin*al disekitar saraf :onto+ obat 'olon'an ester @ kokain- prokain- tetrakain

:onto+ obat 'olon'an amida@lidokain-bupi"akain-ropi"akain A)ASTESI UMUM Obat-obat ini di'unakan untuk menekan SSP sampai ke suatu tin'kat memadai untuk memun'kinkan dilakukann*a pembeda+an dan prosedur lain *an' berba+a*a atau tidak men*enan'kan. Obat-obat ini memiliki inde5 terapi renda+=sempit <eker,a den'an tar'et utama adala+ kanal ion ber'abun' li'an *aitu kanal :l *an' di'erban'i ole+ neurotransmiter in+ibitor 0A<A Anastesi umum men'+asilkan efek fisiolo'is pada tin'kat seluler

a. Anastesi in+alasi dapat men'+iperpolarisasi neuron. Ini pentin' dalam komunikasi sinaps- karena eksitabilitas *an' berkuran' pada neuron pas.asinaps dapat men'uran'i kemun'kinan suatu potensial aksi. b. Anastesi IA memiliki efek besar pada fun'si sinapas *an' meminimalkan pemban'kitan potensial aksi. In+alasi- men'+ambat sinaps eksiratori dan menin'katkan sinaps in+ibitor Semua anastesi IA beker,a terutama den'an menin'katkan neurotransmitter in+ibitor sinaps ke.uali ketamin beker,a di sinaps 'lutamate Tidak ada anastesi umum *an' berkompetensi den'an 0A<A= tempat ikatann*a pada reseptor Peran'san'an 0A<A dapat men*ebabkan ketidaksadaran Reseptor 0A<A adala+ kanal ion ber'abun' li'an termasuk 'lisin dan A.+ nikotinik In+alasi menin'katkan kemampuan 'lisin untuk men'akti"asi saluran klorida ber'erban' 'lisin pada medula spinalis dan batan' otak Propofol dan barbiturate akti"asi 'lisin Anastesi umum *an' tidak memiliki efek bermakna ter+adap reseptor 0A<A atau 'lisin adala+ ketamin- 5enon dan dinitro'en oksida. Sen*aBa ini beker,a pada reseptor *an' berbeda *akni )M8A den'an .ara men'+ambat )M8A )M8A adala+ kanal kation ber'erban' 'lutamate aspartat *an' a'ak selektif untuk kalsium dan terlibat dalam modulasi respon sinaps ,an'ka pan,an'. ;etamin men'+ambat )M8A den'an men'ikat tempat fensiklidein pada protein )O dan 5enon merupakan in+ibitor protein dan selektif untuk anastesi *an' diakti"asi ole+ )M8A *an' menun,ukkan ba+Ba sen*aBa ini dapat men'+asilkan ketidaksadaran melalui ker,an*a pada reseptor )M8A tar'et molekular lain anastesi in+alasi *an' pentin' ker,an*a2 A. Saluran kalium *an' pentin' dalam men'atur potensial mebran istira+at dan sen*aBa ini men'+iperpolarisasi neuron

<. Mekanisme molekular *an' terlibat dalam pelepasan neurotransmiter ker,a anastetik in+alasi memerlukan suatu kompleks protein 3sintaksin S)AP- %sinaptobre"in7 *an' terlibat dalam pelepasan neurotransmiter sinaps Anastesi in+alasi 2 $alotan Isofluran Enfluran )O Cenon Se"ofluran Metoksifluran

Anastesi IA a. <arbiturate T+iopental Tiamal Metoksi+eksital b. <en6odia6epine 8ia6epam ?ora6epam Midak6olam .. Opioid Fentanit Morfin Etomidat ;etamin Propofol

Anastesi lokal Men.e'a+ atau men'uran'i n*eri den'an memutuskan konduksi saraf. Sasaran utama adala+ saluran ion )a1 dan protein membran lainn*a. Mekanisme ker,a a. Anestesi lokal men.e'a+ pembentukan dan konduksi impuls saraf tempat kerta utama adala+ membran sel.

b. Memblok konduktansi den'an men'uran'i atau men.e'a+ penin'katan *an' tin''i pada permeabilitas membran *an' dapat tereksitasi ole+ )a1 *an' se.ara normal di+asilakn ole+ depolarisasi membran ;er,a anastesi lokal disebabkan ole+ interaksi lan'sun' den'an kanal )a1 atau menutup kanal. Terikat pada reseptor di kanal )a1 *an' akan memblok kanal depolarisasi *an' tidak men.apai amban' batas dan arena potensial aksi tidak diban'kitkan se+in''a ter,adi blok saraf men*ebabkan2 )ilai amban' eksibilitas elektrikn*a menin'kat se.ara berta+ap ?a,u penin'katan potensial aksi menurun ;onduksi impuls men,adi lambat Faktor keamanan konduksi ,u'a berkuran'

Faktor ini men'uran'i kemun'kinan perambatan potensial aksi se+in''a konduksi saraf ak+irn*a 'a'al. Se.ara umum anastesi lokal ker,an*a terbatas pada tempat pemberian se.ara .epat melaBan difusi dari tempat ker,a di saraf 9ika di'unakan se.ara lokal pada ,arin'an saraf den'an konsentrasi *an' sesuaianastesi lokal memblok sea.ar re"ersible potensial aksi *an' men*ebabkan konduksi saraf. ;euntun'ann*a- ker,an*a re"ersible pada konsentrasi *an' sesuai se.ara klinis. Pen''unaaan diikuti den'an pemuli+an fun'si saraf se.ara sempurna tanpa bukti adan*a kerusakan pada serabut atau sel saraf. Anastesi lokal ,u'a berikatan den'an protein membran- memblok kanal ;1 membutu+kan konsentrasi obat tin''i. <lokade konduksi tidak disertai den'an peruba+an *an' besar atau konsisten dalam potensial membran istira+at. $IP)OTI; SE8ATIF Obatn*a terdiri dari kelompok utama

a. 0olon'an ben6odia6epine ?i'an reseptor <8D dapat beker,a seba'ai a'onis- anta'onis atau a'onis lu"ers pada tempat reseptor <8D ter'antun' pada sen*aBa

A'onis beker,a menin'katkan arus :l- *an' di+asilkan dari akti"asi reseptor 0A<AA A'onis lu"ers beker,a menurunkan ,umla+ arus :l- *an' di+asilkan dari akti"asi reseptor 0A<AA ;edua efek ini dapat diblok ole+ anta'onis pada reseptor <8D Tanpa a'onis dan a'oni lu"ers reseptor <8D suatu anta'onis- reseptor <8D tidak mempen'aru+i fun'si reseptor 0A<AA Fluma6enil merupakan anta'onis kompetitif *an' di'unakan untuk memuli+kan efek <8D dosis tin''i.

Efek +ipnotik <8D didu'a disebabkan ole+ pen'uatan in+ibisi *an' diperantarai 0A<A pada SSP. 0A<A *an' dilepaskan dari terminal saraf terikat pada reseptor 0A<AA pada membran sel akan membuka saluran :l-. Aliran ion :l- *an' masuk men- men*ebabkan +iperpolarisasi lema+ menurunkan potensi post simpatik dari amban' letuk dan meniadakan pembentukan potensial aksi. <8D terikat pada reseptor spesifik dan afinitas tin''i *an' berdekatan den'an reseptor 0A<A. Pemdudukan tempat <8D ole+ a'onis reseptor <8D men*ebabkan peruba+an konformasi pada reseptor 0A<A se+in''a menin'katkan afinitas ikatan 0A<A dan memperkuat aksi 0A<A konduktansi :l- membran neuron= kanal :l- lebi+ serin' terbuka. ;eadaan ini akan mema.u +iperpolarisasi dan men'+ambta letupan neuron. <8D dan 0A<A se.ara bersama-sama akan menin'katkan afinitas ter+adap sisi ikatannn*a tanpa peruba+an ,umla+ total sisi tersebut. Reseptor 0A<A terdiri dari 4-E-F Pen'olon'an obat <8D 1. ;er,a lama 31-! +ari7

;lora6epat ;lordiasepoksid 8ia6epam Flura6epam Gua6epam . ;er,a sedan' 3 1/- / ,am7

Alpra6olam Esta6olam ?ora6epam Tema6epam !. ;er,a .epat 3!-& ,am7

Oksa6epam Tria6olam

b. 0olon'an barbiturat <arbiturate berker,a den'an .ara 1. Mempotensiasi arus :l *an' diinduksi 0A<A den'an memperpan,an' periode ter,adin*a pembukaan kanal :l . Memblok reseptor AMPA

<arbiturate kemun'kinan memn'an''u transport )a dan ; meleBati membran sel. $al ini men'akibatkan in+ibisi akti"itas sistem reti.ular mesensefatik. Transmisi polisinaptik SSP di+ambat <arbiturate ,u'a menin'katkan fun'si 0A<A memasukkan :l ke dalam neuron- meskipun obatn*a tidak terikat pada reseptor <8D. Obat-obat 'olon'an barbiturate

Amobarbital Fenobarbital Pentobarbital Sekobarbital T+iopental ;er,a obat pada SSP 1. Spesifik- men'+asilkan efek suatu sel tar'et dan beker,a melalui 1 mekanisme molekular . )onspesifik- men'+asilkan efek ban*ak sel tar'et *an' ebrbeda dan beker,a melalui mekanisme molekular *an' bera'am Reseptor 0A<A A palin' ban*ak diteliti

<ertan''un' ,aBab atas seba'ian besar neurotransmisi in+ibitor SSP Memiliki tempat ikatan untuk obat-obatan barbiturat 3barbiturate bindin' site7 Untuk obat- obat <8D 3<8D bindin' site7 Untuk obat-obat steroid 3Steroid bindin' site7 Untuk pirotoksin antikon"ulsi Reseptor 0A<AA inotopik terdiri dari % subunit *an' bersama-sama membentuk saluran :l utu+