Anda di halaman 1dari 8

Konsep Health Belief Model

Health Belief Model Model perilaku ini dikembangkan pada tahun 1950an dan didasarkan atas partisipasi masyarakat pada program deteksi dini tuberculosis. Analisis terhadap berbagai factor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat pada program tersebut kemudian dikembangkan sebagai model perilaku. Health Belief Model didasarkan atas faktor esensial! 1. "esiapan indi#idu untuk merubah perilaku dalam rangka menghindari suatu penyakit atau memperkecil risiko kesehatan $. Adanya dorongan dalam lingkungan indi#idu yang membuatnya merubah perilaku . %erilaku itu sendiri. "etiga factor di atas dipengaruhi oleh factor&faktor lain yang berhubungan dengan kepribadian dan lingkungan indi#idu' serta pengalaman berhubungan dengan sarana ( petugas kesehatan. "esiapan indi#idu dipengaruhi oleh factor&faktor seperti persepsi tentang kerentanan terhadap penyakit' potensi ancaman' moti#asi untuk memperkecil kerentanan' dan adanya kepercayaan bah)a perubahan perilaku akan memberikan keuntungan. *actor yang mempengaruhi perubahan perilaku adalah perilaku itu sendiri yang dipengaruhi oleh karakterisitik indi#idu' penilaian indi#idu terhadap perubahan yang dita)arkan' interaksi dengan petugas kesehatan yang merekomendasikan perubahan perilaku' dan pengalaman mencoba merubah perilaku yang serupa. The Health Belief Model

Individual Perceptions

Modifying Factors Age' +e,' -thnicity %ersonality +ocioeconomics

Likelihood of Action %ercei#ed Benefits .s Barriers to

%ercei#ed +usceptibility/ +eriousness of

%ercei#ed 0hreat of 1isease

2ikelihood of Beha#ioral 3hange

3ues to Action -ducation +ymptoms Media

HBM tidak mempertimbangkan dampak komunikasi terhadap proses perubahan perilaku. "arena itulah dikembangkan matriks komunikasi/persuasi' yang berfokus pada e#aluasi dampak berbagai tipe komunikasi terhadap proses perubahan perilaku tersebut. HAM dikembangkan dalam upaya membentuk kerangka komprehensif yang menyatukan variabel-variabel utama yang mempengaruhi perilaku kesehatan. Interaksi dua arah yang terjadi antara system kepercayaan dan informasi dikuasai oleh prosesor!. "i satu sisi# input informasi dapat menciptakan kepercayaan baru dan merubah kepercayaan yang ada sekarang. "i sisi lain# kepercayaan yang ada saat ini dapat menghambat atau menyebabkan informasi baru tidak dapat masuk# misalnya sebagai bagian dari fenomena penolakan.
HBM Health Belief Model adalah suatu bentuk penjabaran dari model sosiopsikologis. Munculnya model ini didasarkan pada kenyataan bah$a problema kesehatan ditandai kegagalan individu% masyarakat menerima usaha pencegahan dan penyembuhan &Arvianti# '(()*

Teori Health Beliefe Model Health Belief Model adalah perubahan perilaku kesehatan dan psikologis yang dikembangkan oleh Irwin M. Rosenstock pada tahun 1966 untuk mempela ari dan mempromosikan pelayanan kesehatan. Model ini dikembagkan lebih lan ut oleh Becker di tahun 19!"#an dan 19$"#an. %etelah amandemen model dibuat hingga akhir 19$$& telah dikembangkan penelitian tentang peran pengetahuan dan persepsi dalam komunitas kesehatan. 'walnya& model hanya dirancang untuk memprediksi respons perilaku terhadap pengobatan yang diterima pada pasien dengan penyakit akut dan kronis& namun dalam beberapa tahun terakhir model ini telah digunakan untuk memprediksi perilaku kesehatan yang lebih umum. (alam hal ini& model keyakinan kesehatan adalah nilai harapan dari segi teori yang diasumsikan bahwa seseorang memiliki keinginan untuk menghindari penyakit atau untuk mendapatkan kebaikan didasarkan pada keyakinannya bahwa tindakan kesehatan tertentu akan dapat mencegah masalah kesehatan )*onner& 1996+. ,eori Health Belief Model menganut konsep bahwa indi-idu hidup pada lingkup kehidupan sosial atau masyarakat. ,eori ini merupakan analisis terhadap berbagai faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat terhadap kesehatan ).otoatmod o& /"1"+. Menurut Rosenstock model kepercayaan kesehatan ini merupakan suatu sistem kepercayaan yang mempengaruhi untuk mengambil tindakan yang dapat dilihat pada tabel 10 Tabel 1. Komponen-komponen Model Hubungan Kesehatan dengan Kepercayaan (HBM)

1erilaku adalah hasil dari2. 1ersepsi 3erentanan 1ersepsi 'ncaman 1ersepsi Manfaat ,ingkat risiko yang dirasakan seseorang terhadap masalah kesehatan. ,ingkat kepercayaan seseorang bahwa konsekuensi masalah kesehatan yang akan men adi semakin parah. Hasil positif yang dipercaya sebagai hasil dari tindakan. 1etun uk untuk bertindak 1eristiwa eksternal yang memoti-asi seseorang untuk bertindak.
Sumber: Mark Edberg , 2009.

1ersepsi adalah proses yang memungkinkan seseorang menerima dan menganalisis informasi. Menurut %ereno persepsi adalah sarana yang memungkinkan kita memperoleh kesadaran akan sekeliling dan lingkungan kita. Menurut (e-ito persepsi adalah proses dengan mana kita men adi sadar akan banyaknya stimulus yang mempengaruhi indra kita. Menurut 3otler )/"""+& persepsi adalah proses yang dipakai seseorang untuk memilih mengorganisasikan serta menginterpretasikan informasi guna menciptakan gambaran yang memiliki arti dan persepsi tidak tergantung pada rangsangan fisik tetapi uga tergantung pada lingkungan sekitar dan keadaan indi-idu tersebut. 1ersepsi adalah bagaimana seorang indi-idu tersebut termoti-asi untuk bertindak. Bagaimana orang tersebut bertindak akan dipengaruhi oleh persepsinya terhadap situasi tertentu. 4rang dapat memiliki persepsi yang berbeda atas obyek yang sama. ,iga proses persepsi0 a. 1erhatian selektif5 seorang tidak mungkin dapat menanggapi semua rangsangan karena itu rangsangan yang masuk akan disaring. b. (istorsi selektif5 kecenderungan seseorang untuk mengubah informasi men adi bermakna secara pribadi dan menginterpretasikan informasi itu dengan cara yang akan mendukung mereka. c. Ingatan6retensi selektif0 orang cenderung untuk mengingat hal#hal yang baik tentang produk yang disukai )3otler&/"""+. 1ersepsi terbagi atas persepsi terhadap lingkungan fisik& persepsi sosial& dan persepsi budaya. 1ersepsi sosial terdiri atas persepsi berdasarkan pengalaman& persepsi bersifat selektif& persepsi bersifat dugaan& persepsi e-aluatif& dan persepsi tentang konteks. 1ersepsi yang dimaksud dalam penerimaan pengguna (user acceptance) adalah persepsi terhadap pengalaman& yaitu persepsi manusia terhadap seseorang& ob ek& atau ke adian dan reaksi mereka terhadap halhal itu berdasarkan pengalaman )dan pembela aran+ masa lalu mereka berkaitan dengan ob ek& orang& atau ke adian serupa )Mulyana& /""7+. 1ersepsi uga merupakan proses yang digunakan indi-idu untuk mengorganisasi dan menafsirkan kesan inderawi mereka untuk memberi makna kepada lingkungannya. Meski demikian apa yang dipersepsikan seseorang dapat berbeda dari kenyataan ob ektif. Berbagai

faktor yang berperan dalam dalam membentuk persepsi baik yang berada dalam pihak pelaku persepsi& ob ek atau target yang dipersepsikan& atau dalam konteks situasi dimana persepsi itu dibuat. 8aktor pada pemersepsi antara lain sikap& motif& kepentingan& pengalaman& pengharapan. 8aktor dalam situasi adalah waktu& kesadaran& tempat ker a& kesadaran sosial. 8aktor pada target adalah hal baru& gerakan& bunyi& ukuran& latar belakang& dan kedekatan. 3etika indi-idu memandang ke ob ek tertentu dan mencoba menafsirkan apa yang dilihatnya& penafsiran itu sangat dipengaruhi oleh karakteristik pribadi indi-idu pelaku persepsi itu )Robin& /""6+. 1. 1ersepsi Risiko )Percieved susceptibility+ 'gar seseorang bertindak untuk mngobati atau mencegah penyakitnya& ia harus merasakan bahwa ia rentan (susceptible) terhadap penyakit tersebut. (engan kata lain& suatu tindakan pencegahan terhadap suatu penyakit akan timbul bila sesorang telah merasakan bahwa ia atau keluarganya rentan terhadap panyakit tersebut. /. 1ersepsi 'ncaman )Percieved serieusness+ ,indakan indi-idu untuk mencari pengobatan dan pencegahan penyakit akan didorong pula oleh keseriusan panyakit tersebut atau ancaman yang dilihat mengenai ge ala dan penyakit terhadap indi-idu atau masyarakat. 9. 1ersepsi Manfaat dan rintangan#rintangan yang dirasakan )Percieved bena id and bariers+ 'pabila indi-idu merasa dirinya rentan untuk penyakit#penyakit yang dianggap gawat)serius+& ia akan melakukan suatu tindakan tertentu. ,indakan ini akan tergantung pada manfaat yang dirasakan dan rintangan#rintangan yang ditemukan dalam mengambil tindakan tersebut. 1ada umumnya manfaat tindakan lebih menentukan daripada rintangan#rintangan yang mungkin ditemukan didalam melakukan tindakan tersebut. 7. Isyarat atau petun uk aksi (!uest)& yaitu kesiapan untuk mengambil tindakan. Isyaratisyarat tersebut berupa faktor#faktor eksternal& misalnya pesan#pesan pada media massa& peringatan dari petugas kesehatan& dan sebagainya ).otoatmod o& /"1"+. ,eori Health Belief Model yang diuraikan di atas didasarkan atas 9 faktor esensial yaitu0 1. 3esiapan indi-idu untuk merubah perilaku dalam rangka menghindari suatu penyakit atau memperkecil risiko kesehatan. /. 'danya dorongan dalam lingkungan indi-idu yang membuatnya merubah perilaku. 9. 1erilaku itu sendiri. 3etiga faktor tersebut dipengaruhi oleh faktor#faktor lain yang berhubungan dengan kepribadian dan lingkungan indi-idu serta pengalaman yang berhubungan dengan sarana dan petugas kesehatan. 3esiapan Indi-idu dipengaruhi oleh persepsi tentang kerentanan terhadap penyakit& potensi ancaman& moti-asi untuk memperkecil kerentanan terhadap penyakit dan adanya kepercayaan bahwa perubahan perilaku akan memberikan keuntungan. %eseorang merasa perlu melakukan tindakan pengobatan ketika dirinya telah menerima kerentanan suatu penyakit dan menganggap hal itu serius. 3eyakinan terhadap sesuatu yang dianggap menguntungkan akan merangsang seseorang melakukan tindakan untuk memperoleh keuntungan tersebut ).otoatmod o& /""!+. Hasil penelitian menggambarkan bahwa seseorang akan mentaati segala sesuatu yang dian urkan petugas karena merasa ada manfaatnya. 3epercayaan seseorang terhadap sesuatu yang dianggap bahaya akan memunculkan respon positif untuk melakukan aktifitas pencegahan. %ebaliknya pen elasan yang tidak menguatkan kepercayaan seseorang tidak akan menggerakkan niatnya untuk menger akan sesuatu yang seharusnya dilakukan )*arlson& /""9+. 8aktor yang mempengaruhi perubahan perilaku adalah perilaku itu sendiri yang

dipengaruhi oleh karakteristik indi-idu& interaksi yang berkaitan dengan informasi kesehatan& dan pengalaman yang merubah perilaku. 1erilaku seseorang tergantung pada informasi yang diterimanya selama melakukan interaksi sosial secara terus menerus. :ika informasi yang diterima benar& seseorang akan men alaninya dengan benar demikian uga sebaliknya. :adi dorongan dari lingkungan sosial uga mempunyai peranan yang cukup tinggi dalam perubahan perilaku ).otoatmod o& /""!+. Berikut kerangka teori perilaku "ealt" belie m#del dalam %oekid o .otoatmod o )/""!+ dilukiskan pada gambar 1. Gambar 1. Kerangka Teori Health Beliefe Model alam !okid"o #otoatmo"o Tentang Beberapa $aktor %ang Berhubungan engan &engambilan Keputusan (ari gambar 1 yang menguraikan tentang kerangka teori ini dapat dilihat faktorfaktor yang mempengaruhi perilaku seseorang dalam mengambil tindakan yang tepat untuk kesehatannya. (ibangun berdasarkan teori "ealt" belie m#del dalam soekid o .otoatmod o ini& -ariabel#-ariabel yang mempengaruhi perilaku ibu dalam memilih tenaga penolong persalinan adalah0

Individual Perceptions Individual perceptions speak directly to the kno$ledge and beliefs that a person has about his behaviors and the outcomes they could have. +his section of the paper includes t$o main sections, -erceived .usceptibility and -erceived .everity. A. Perceived Suscepti ility
/ithin the health field susceptibility refers to the risk a person has to a particular disease or health outcome. /ithin the conte0t of the HBM# perceived susceptibility e0amines the individual!s opinions about ho$ likely the behaviors they partake in are going to lead to a negative health outcome. 1or e0ample# look at an individual $ho smokes. .moking is kno$n to have many complications such as lung cancer# bladder cancer# etc. If a smoker does not feel that he is at risk of developing any of these diseases# he has no reason in his mind to make a behavior change. 2ne of the 3oals of the HBM is to change perceptions of susceptibility in order to move to$ards behavior change. B. Perceived Severity Most people are familiar $ith the $ord severity as ho$ serious a situation or action can be. In the HBM perceived severity addresses ho$ serious the diseases that a person is susceptible to can be. In the case of a smoker# lung cancer is one of the leading causes of death among the American population. A smoker may not understand ho$ difficult lung cancer can be to detect and ho$ difficult it can be to treat. +hey also may not kno$ ho$ painful and long lasting a disease it can be later in life. +he HBM seeks to increase a$areness of ho$ serious the outcomes of behaviors can be in order increase the 4uality of one!s life. 5o$ that there is an understanding of Individual -erceptions it is important to understand ho$ Modifying 1actors can affect some ones decision to change. Modifying Factors /hile Individual -erceptions $ere internali6ed# In the Health Belief Model Modifying 1actors step outside the body to e0amine and use outside influences to affect the ho$ threatened a person feels by the outcomes of continuing the same behaviors that put him at risk. As seen by the arro$s in the diagram# perceived susceptibility and severity do have their o$n impact on threat as $ell. A. Perceived Threat

.usceptibility as stated before displayed ho$ someone ackno$ledged that their behavior could lead to a specific disease. +hreat takes the idea one step further by e0amining just ho$ likely it is that the disease could be developed. +o use lung cancer again# someone $ho has been smoking for a year may not feel threatened by potential disease because they have not been doing it very long and if they 4uit their body can recover. 2n the other hand# a smoker $ho has been doing so for '7 years may feel very threatened by lung cancer if he has developed a strong cough. +he cough could be a symptom that increases his level of threat and triggers his decision to 4uit. B. !nviron"ental Factors 8nvironmental factors can add to the threat of disease. "emographic background can cause one to be more at risk such as race# ethnicity# and socioeconomic status. .omeone living in poverty 8van Burke +he Health Belief Model -age 9 :

$ould be more threatened by a disease if they could not afford health care. Also -eers and other influential people can have an influence. If an entire group of friends smoke together# it is going to be more difficult for one person to 4uit. #. #ues to Action ;astly cues to action are reasons $hy an individual reali6es he could be threatened by serious disease. +hese could be media or concerned loved ones. <ues to action are anything that triggers a decision to change behavior. +he previous t$o categories have built on each other and lead to ;ikelihood of Action. Likelihood of Action After becoming a$are of the potential for developing a disease if behavior does not change# it is important to $eigh out the benefits and the barriers to taking action and determine if it is $orth it. A. Perceived Benefits /hat are the benefits to change= In the HBM the goal is greater 4uality of life for an individual both mentally and physically. <learly a benefit to change $ould be increased health but there could be other factors that e0ist on an individual level. B. Perceived Barriers /hat are the reasons that I cannot change my behavior= Barriers could be anything from losing friends to not having enough money or even self-efficacy problems such as not believing in one!s self. 1or change to take place the benefits must be stronger than the barriers. &8van Burke*

Model Kepercayaan Kesehatan (Health Belie' Models) Model kepercayaan adalah suatu bentuk pen abaran dari model sosiopsikologis seperti pengertian kerentanan terhadap penyakit& pengertian keseluruhan dari penyakit& keuntungan yang diharapakan dari pengambilan tindakan dalam menghadapi penyakit& kesiapan tindakan indi-idu ).otoatmod o& /""!+. Munculnya model ini didasarkan pada kenyataan bahwa problem#problem kesehatan ditandai dengan kegagalan orang atau masyarakat untuk menerima usaha#usaha pencegahan dan penyembuhan penyakit yang diselenggarakan oleh pro-ider. 3egagalan ini akhirnya memunculkan teori yang men elaskan perilaku pencegahan penyakit )pre-enti-e health beha-iour+& yang oleh Becker )19!7+ dikembangkan dari teori lapangan )8ieldtheory& ;ewin& 19<7+ men adi model kepercayaan kesehatan )"ealt" belie m#dels+. 'pabila indi-idu bertindak untuk melawan atau mengobati penyakitnya& ada empat -ariabel kunci yang terlibat di dalam tindakan tersebut& yakni 0 1. 3erentanan yang dirasakan )perceived susceptibility+ 'gar seseorang bertindak untuk mengobati atau mencegah penyakitnya& ia harus merasakan bahwa ia rentan )susceptible+ terhadap penyakit tersebut. (engan kata lain& suatu tindakan pencegahan terhadap suatu penyakit akan timbul apabila seseorang telah merasakan bahwa ia atau keluarganya rentan terhadap penyakit tersebut. /. 3eseriusan yang dirasakan )perceived seri#usness+ ,indakan indi-idu untuk mencari pengobatan dan pencegahan penyakit akan didorong pula oleh keseriusan penyakit tersebut terhadap indi-idu atau masyarakat. 1enyakit polio misalnya& akan dirasakan lebih serius bila

>)

dibandingkan dengan flu. 4leh karena itu& tindakan pencegahan polio akan lebih banyak dilakukan apabila dibandingkan dengan pencegahan )pengobatan+ flu. 9. Manfaat dan rintangan#rintangan yang dirasakan ) perceived bena is and barriers+. 'pabila indi-idu merasa dirinya rentan untuk penyakit#penyakit yang dianggap gawat )serius+& ia akan melakukan suatu tindakan tertentu. ,indakan ini akan tergantung pada manfaat yang dirasakan dan rintangan#rintangan yang ditemukan dalam mengambil tindakan tersebut. 1ada umumnya manfaat tindakan lebih menentukan daripada rintangan#rintangan yang mungkin ditemukan didalam manentukan tindakan tersebut. 7. Isyarat atau tanda#tanda =ntuk mendapatkan tingkat penerimaan yang benar tentang kerentanan& kegawatan dan keuntungan tindakan& maka diperlukan isyarat#isyarat yang berupa factor#faktor eksternal. 8aktor#faktor tersebut misalnya pesan#pesan pada media massa&nasihat atau an uran kawan#kawan atau anggota keluarga lain dari si sakit& dan sebagainya

Anda mungkin juga menyukai