Anda di halaman 1dari 4

Tetapan pegas

Dasar Teori
Dalam batas elastisitas, pertambahan panjang (x) pegas yang dikenai gaya (F) menurut Hooke adalah: F=kx Bentuk grafik F = f(x) merupakan garis lurus. Jika pegas digetarkan, periode (T) nya adalah : T = 2 Dengan M = massa beban (mb) + massa tabung (mt) + massa pegas (fmp), dengan 0<f<1. Persamaan (2) dapat juga ditulis T2 =

(mb + mt + fmp)

Bentuk grafik T2 sebagai fungsi (mb) sesuai persamaan (3) merupakan garis lurus.

Tujuan
Menentukan tetapan pegas

Alat dan bahan


1. 2. 3. 4. 5. Pegas Tabung dengan jarum skala Sepuluh beban keping logam Stopwatch Statif berskala dengan klem penggantung

Prosedur Percobaan
1. 2. 3. 4. Ukurlah massa pegas (mp) dan massa tabung (m1) dengan neraca. Atur semua piranti alat pada gambar 1. Amati posisi ujung jarum skala pada papan skala. Amati posisii ujung jarum skala setelah berturut-turut 1, 2, 3, ..., 10 beban keping logam dimasukkan ke dalam tabung.

5. Ulangi dengan cara menggetarkan pegas (angkat ke atas dengan jari dan lepaskan), dan ukur untuk 10 getaran dengan stopwatch.

Energi dan Momentum


Dasar teori
Jika terjadi tumbuken pada dua buah benda maka jumlah momentum sebelum dan setelah tumbukan tidak berubah. Jika tumbukannya lenting sempurna maka juga akan dipenuhi bahwa jumlah energi kinetik sebelum dan setelah tumbukan tidak berubah, sehingga koefisien restitusinya = 1. Dengan air track diharapkan gerakan kedua benda yang bertumbukan tidak mengalami gesekan dengan jalan yang dilaluinya sebagai akibat dari hembusan udara dari blower yang dapat mengangkat kedua benda ke atas melalui lubang lubang kecil di sepanjang jalan yang dilaluinya. Dari gambar terlihat bahwa pada saat benda P bergerak ke kanan akan melewati sensor ab dan ba yang jaraknya x1, sensor ab menunjukkan waktu sebesar tab. Setelah P bertumbukan dengan benda Q dan kembali bergerak ke kiriserta tepat melewati sensor ba dan ab, sensor ba menunjukkan waktu tba. Dari sini dapat diketahui bagaimana kecepatan benda P sebelum dan sesudah tumbukan. Demikian pila benda Q yang semula bergerak ke kiri dengan waktu tcd dan setelah tumbukan kembali ke kanan dengan waktu tdc. Selanjutnya dengan membandingkan beda kecepatan kedua benda sebelum dan sesudah tumbukan dapat diketahui harga koefisien restitusi (e) tumbukannya.

Tujuan
Menentukan koefisien restitusi tumbukan dari dua benda

Alat Dan Bahan


1. 2. 3. 4. 5. Air Track Dua benda yang bertumbukan Blower Empat sensor pencatat waktu Mistar

Prosedur Percobaan
1. Perhatikan 4 buah sensor ab, ba, cd, dan dc; ukurlah jarak sensor ab ke ba (misal x1) dan sensor cd ke dc misal (x2). Upayakan kedua benda P dan Q dapat lewat di bawahnya dengan lancar tanpa tersangkut pada sensor. 2. Letakkan benda P di sebelah kiri sensor ab dan ba, benda Q di sebelah kanan sensor cd dan dc. 3. Hembuskan udara dari blower, dorong sedikit saja benda P ke kanan dan benda Q ke kiri. 4. Baca dan catat waktu yang ditunjukkan oleh sensor ab dan sensor cd.

5. Setelah terjadi tumbukan antara kedua benda tersebut, benda P kembali ke kiri dan benda Q kembali ke kanan. 6. Baca dan catat waktu yang ditunjukkan oleh sensor ba dan dc. 7. Ulangi beberapa kali.