Anda di halaman 1dari 28

BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Teori perkembangan keluarga menguraikan perkembangan keluarga dari waktu ke waktu dengan membaginya ke dalam satu seri tahap perkembangan dianggap sebagai masa-masa stabilitas relatif yang secara kuantitatif dan kualitatif berbeda dari tahap-tahap berdekatan (Mederer and Hill, 198 !" Tentang konsep tahap-tahap siklus kehidupan tergantung pada asumsi bahwa dalam keluarga terdapat saling ketergantungan yang tinggi antara anggota keluarga # keluarga dipaksa untuk berubah setiap kali ada penambahan atau pengurangan anggota keluarga, atau setiap kali anak sulung mengalami perubahan tahap perkembangan" Misalnya, perubahan dalam peran, penyesuaian terhadap perkawinan, mengasuh anak dan disiplin terbukti perubahan dari satu tahap ke tahap lain (Mederer dan $ill, 198 !" %eluarga mengambil satu &enis struktur ketika anak-anak masih berusia prasekolah ' struktur lain ketika orang tua mulai mengikuti puncak hidup dan anak-anak memasuki masa rema&a ' dan akhirnya bentuk struktur yang lain adalah ketika anak-anak mulai dewasa, menikah dan mulai mandiri" Teori stress keluarga dari Hill (19(9! dan Mc )ubbindan petterson (198 ! dalam *ussman and *teinmet+ (1988! mengemukakan bahwa stressor keluarga yang dapat men&adi suatu krisis, berhubungan dengan adanya sumber koping keluarga dan persepsi pada stresor tersebut" *edangkan sumber koping dan persepsi pada stressor dapat men&adi aspek yang penting dalam mengembangkan strategi koping keluarga untuk mengatasi krisis,masalah" $ila keluarga memiliki sedikit sumber kopingnya baik secara indi-idu maupun kolektif, maka proses koping tidak akan pernah dimulai dan krisis dapat ter&adi ketika ter&adi stress" $oss dalam *ussman and *teinmet+ (1988! mengatakan bahwa sumber koping keluarga merupakan kekuatan indi-idual dan kekuatan bersama pada saat menghadapi ke&adian,stressor sebagai penyebab stress" *u&mber koping tersebuat antara lain &aminan oekonomi, kesehatan, pengetahuan sikap (intelegensia!,

kedekatan, semangat beker&asama, hubungan degan yang lain serta dukungan social" B. Rumusan Masalah 1" .pa yang dimaksud dengan siklus perkembangan keluarga / 0" $agaimana -ariasi siklus kehidupan keluarga / " $agaimmana tahap-tahap siklus kehidupan keluarga inti dengan dua orangtua / (" $agaimana siklus 8 keluarga menurut du-al dan miller / C. Tujuan 1" 1ntuk mengetahui apa yang dimaksud dengan siklus perkembangan keluarga" 0" 1ntuk mengetahui bagaimana -ariasi siklus kehidupan keluarga" " 1ntuk mengetahui bagaimmana tahap-tahap siklus kehidupan keluarga inti dengan dua orangtua" (" 1ntuk mengetahui bagaimana siklus 8 keluarga menurut du-al dan miller"

BAB II PEMBAHASAN

A. Siklus

ehi!u"an

eluarga

2alam siklus kehidupan keluarga terdapat tahap-tahap yang dapat diprediksi" seperti indi-idu-indi-idu yang mengalami tahap pertumbuhan dan perkembangan yang berturut-turut, keluarga sebagai sebuah unit &uga mengalami tahap-tahap perkembangan yang berturut-turut" Ta#el Dela"an Taha" Siklus Tahap 3 Tahap 33 ehi!u"an eluarga

# %eluarga 4emula (&uga menu&u pasangan menikah atau tahap pernikahan! # %eluarga sedang mengasuh anak (anak tertua adalah bayi sampai umur 5 bulan!

Tahap 333 # %eluarga dengan anak usia prasekolah (anak tertua berumur 0 hingga 6 tahun! Tahap 37 # %eluarga dengan anak usia sekolah (anak tertua berumur 6 hingga 1 tahun!" Tahap 7 # %eluarga dengan anak rema&a (anak tertua berumur 1 hingga 08 tahun!" Tahap 73 # %eluarga yang melepas anak usia dewasa muda (mencakup anak pertama sampai anak terakhir! yang meninggalkan rumah" Tahap 733 # 9rangtua usia pertengahan (tanpa &abatan, pensiunan!" Tahap 7333 # %eluarga dalam masa pensiun dan lansia (&uga menun&uk kepada anggota keluarga yang berusia lan&ut atau pensiun! hingga pasangan yang sudah mengenalinya" 2iadaptasi dari 2upal, 19:: dan Miller, 1988

B. $ariasi Siklus

ehi!u"an

eluarga

%eluarga-keluarga selalu ber-ariasi, karena men&alani tahap-tahap siklus kehidupan keluarga" Tahap-tahap siklus kehidupan keluarga mengikuti suatu pola yang tidak kaku (2u-all, 19::!" *udah barang tentu bahwa banyak keluarga saat ini tidak cocok dengan tahap-tahap siklus kehidupan keluarga inti dengan orang tua dari 2u-all atau dari )harter dan Mc;oldrick" 7ariasi--ariasi dalam siklus kehidupan keluarga tradisional dapat dilihat pada keluarga-keluarga dimana pasangan suami istri tidak menikah, dan terdapat perkawinan sesama homoseksual, orangtua tunggal dan keluarga dengan orangtua tiri" $ahkan dalam keluarga inti tradisional dengan dua orangtua terdapat perubahan dalam penentuan tempo dari tahap-tahap siklus kehidupan keluarga" <umlah dewasa muda yang tinggal dengan tua, sendirian, atau dengan dewasa muda lainnya semakin bertambah (=diantara tahap-tahap siklus kehidupan keluarga> dari )harter dan Mc;oldrick!" $anyak pasangan menunda menikah dan memperpendek masa pengasuhan anak (hasil dari %$ dan ker&a!, dan mempunyai lebih sedikit anak" 2engan perubahan-perubahan ini dan umur harapan hidup yang lebih lama, terdapat tahun-tahun yang cocok dalam dua tahap terakhir siklus kehidupan keluarga ? tahap usia pertengahan dan tahap pensiunan dan lansia" C. Taha"%Taha" Siklus ehi!u"an eluarga Inti !engan Dua &rangtua

Tahap-tahap siklus kehidupan keluarga berikut ini telah diuraikan oleh 2u-all dan Miller (1988! dan )harter dan Mc;oldrick (1988!" Tahap-tahap tersebut terdiri dari 9 tahap siklus kehidupan keluarga (Tabel 0!" =Tahap antara> dari tipologi )harter dan Mc;oldrick ditambahkan pada model siklus kehidupan delapan tahap dari 2u-all dan Miller untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang perubahan kehidupan keluarga" Tahap-tahap siklus kehidupan keluarga ini menggambarkan keluarga inti .merika yang utuh, tapi terbatas pada aplikabilitas keluargakeluarga dengan orangtua tunggal, cerai dan tiri" Masalah-masalah kesehatan &uga dibicarakan dalam setiap tahap siklus perkembangan keluarga

'. Taha" Transisi (

eluarga antara )De*asa Mu!a +ang Belum

a*in,

Tahap ini menun&uk ke masa dimana indi-idu berumur 05 tahunan yang telah mandiri secara finansial, dan secara fisik telah meninggalkan keluarganya namun belum berkeluarga" Tahap-tahap keluarga antara tidak dianggap tahap siklus kehidupan keluarga oleh 2u-all dan sosiolog lainnya" @amun, karena masa ini umumnya dialami seseorang (rema&a tidak keluar secara langsung dari keluarga asalnya dan membentuk keluarga, seperti yang sering ditemukan pada masa lalu!, dan karena masa ini merupakan masa transisi yang sangat penting, tahap ini dimasukkan dalam naskah ini" Tahap ini benar-benar diabaikan oleh para profesional perawatan kesehatan keluarga dan para ahli terapi keluarga (.ylmerm 1988!" -. Tugas%Tugas Perkem#angan. Tahap ini adalah tahap =keluarga antara>, tugas-tugas perkembangannya bersifat indi-idual, bukan berorientasi pada keluarga" )arter dan Mc;oldrick (1985! men&elaskan bahwa tugas perkembangan utama dari dewasa muda yang belum kawin adalah =menerima keluarga asalnya> (hal" 1 !" Tiga tugas perkembangan yang dicantumkan oleh )arter dan Mc;oldrick (1988, hal" 18! # 4embedaan diri dalam hubungannya dengan keluarga asalnya" Men&alin hubungan dengan teman sebaya yang akrab" 4embentukan diri yang berhubungan dengan kemandirian peker&aan dan finansial"

Taha" Transisi ( Taha" Siklus

eluarga Antara !an Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga +ang Bersamaan. eluarga Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga

ehi!u"an

Tahap Transisi # %eluarga antara

1" 4isah dengan keluarga asal" 0" Men&alin hubungan intim dengan teman sebaya"

" Membentuk kemandirian dalam hal peker&aan dan finansial" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988!, 2u-all dan Miller (1988! .. Masalah%Masalah esehatan.

*elama masa transisi ini, masalah-masalah pribadi maupun masalah keluarga" 4enggunaan keluarga berencana dan pengendalian kelahiran merupakan masalah dan kebutuhan utama" 4enyakit-penyakit yang ditularkan secara seksual (*T2! lebih sering ditemukan dalam kelompok ini (penyakit kelamin, .32*, dll!" %ecelakaan dan bunuh diri merupakan penyebab utama moralitas" Masalah-masalah kesehatan mental &uga umum ter&adi, dan seperti di&elaskan diatas, terutama menghadapi isu pisah dengan cara fungsional dari keluarga asal sehingga hubungan homoseksual yang intim dan sehat dapat di&alin"

D. Dela"an siklus kehi!u"an keluarga '. Taha" I ( eluarga Pemula 4erkawinan dari sepasang insan menandai bermulanya sebuah keluarga baru ? keluarga yang menikah atau prokreasi dan perpindahan dari keluarga asal atau status la&ang ke hubungan baru yang intim" Tahap perkawinan atau pasangan menikah saat ini berlangsung lebih lmbat" Misalnya, menurut data sensus .merika *erikat tahun 1988, :8 persen pria dan 8: persen wanita .merika *erikat masih belum menikah pada usia 01 tahun, ini merupakan suatu pergeseran yang berarti dari 88 persen dan 6 persen masing-masing dalam tahun 19:5" a. Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga 1! Membangun 4erkawinan Aang *aling Memuaskan %etika dua orang diikat dalam ikatan perkawinan, perhatian awal mereka adalah menyiapkan suatu kehidupan bersama yang baru" *umber-sumber dari dua orang digabungkan, peran-peran mereka berubah, dan fungsi-fungsi barupun diterima" $ela&ar hidup bersama sambil memenuhi kebutuhan kepribadian yang
6

mendasar merupakan sebuah tugas perkembangan yang penting" 4asangan harus saling menyesuaikan diri terhadap banyak hal kecil yang bersifat rutinitas" Misalnya mereka harus mengembangkan rutinitas untuk makan, tidur, bangun pagi, membersihkan rumah, menggunakan kamar mandi bergantian, mencari rekreasi dan pergi ke tempat-tempat yang menyenangkan bagi mereka berdua" 2alam proses saling menyesuaikan diri ini, terbentuk satu kumpulan transaksi berpola dan lalu dipelihara oleh pasangan tersebut, dengan setiap pasangan memicu dan memantau tingkah laku pasangannya 0! Menghubungkan <aringan 4ersaudaraan secara Harmonis" 4erubahan peran dasar ter&adi dalam perkawinan pertama dari sebuah pasangan, karena mereka pindah dari rumah orangtua mereka ke rumah mereka yang baru" $ersamaan dengan itu, mereka men&adi anggota dari tiga keluarga, yaitu # men&adi anggota keluarga dari keluarga mereka sendiri yang baru sa&a terbentuk" 4asangan tersebut menghadapi tugas-tugas memisahkan diri dari keluarga asal mereka dan mengupayakan berbagai hubungan dengan orangtua mereka, sanak saudara dan dengan ipar-ipar mereka, karena loyalitas utama mereka harus diubah untuk kepentingan hubungan perkawinan mereka" $agi pasangat tersebut, hal ini menuntut pembentukan hubungan baru dengan setiap orangtua masing-masing, yaitu hubungan yang tidak hanya memungkinkan dukungan dan kenikmatan satu sama lain, tapi &uga otonomi yang melindungi pasangan baru tersebut dari campur tangan pihak luar yang mungkin dapat merusak bahtera perkawinan yang bahagia" ! %eluarga $erencana" .pakah ini memiliki anak atau tidak dan penentuan waktu untuk hamil merupakan suatu keputusan keluarga yang sangat
7

penting" Bittlefield (19::! menekankan pentingnya pertimbangan semua rencana kehamilan keluarga ketika seseorang beker&a di bidang perawatan maternitas" Tipe perawatan kesehatan yang didapat keluarga sebagai sebuah unit selama masa prenatal sangat mempengaruhi kemampuan keluarga mengatasi perubahanperubahan yang luar biasa dengan efektif setelah kehamilan bayi" b" Masalah%Masalah esehatan"

Masalah-masalah utama adalah penyesuaian seksual dan peran perkawinan, penyuluhan dan konseling keluarga berencana, penyuluhan dan konseling pranatal, dan komunikasi" %onseling semakin perlu diberikan sebelum perkawinan" %urangnya informasi sering mengakibatkan masalah-masalah seksual dan emosional, ketakutan, rasa bersalah, kehamilan yang tidak direncanakan, dan penyakit-penyakit kelamin baik sebelum maupun sesudah perkawinan" %e&adian-ke&adian yang tidak menyenangkan ini menghambat pasangan tersebut merencanakan kehidupan mereka dan memulai hubungan dengan dasar yang mantap c" eluarga Beren/ana" %arena %eluarga $erencana merupakan tanggung&awab utama dari perawat yang beker&a dengan keluarga, maka bidang ini perlu dibahas lebih mendalam" %eluarga berencana yang kurang diinformasikan dan kurang efektif mempengaruhi kesehatan keluarga dalam banyak cara # mobiditas dan moralitas ibu-anak ' menelatarkan anak ' sehat sakit orangtua ' masalah-masalah perkembangan anak, termasuk inteligensia kemampuan bela&ar dan perselisihan dalam perkawinan" 4embentukan keluarga dengan senga&a dan terinformasi meliputi membuat keputusan sendiri tentang kapan dan,atau apakah ingin mempunyai anak, terlepas dari pertimbangan kesehatan keluarga" <umlah kelahiran di .merika *erikat sedang menan&ak, dalam tahun 19:8 mengalami penurunan dan terus mengalami kenaikan
8

setelah itu hingga tahun 1995, seperti yang diproyeksikan dalam tahun 198( hingga 1995 (Family Service America, 1984)" Meningkatnya kehamilan rema&a yang sangat besar, khususnya diantara wanita kulit hitam yang belum menikah dan terutama dipandang sebagai masalah karena kerentanan dan kurangnya sumber-sumber pada kelompok rema&a yang malang ini ()hilman, 1988!" %ehamilan penyebab utama rema&a wanita keluar dari sekolah dan &uga penyebab sering ter&adinya perkawinan prematur" 2alam perkawinan, kehamilan awal (sebelum dua tahun! mengurangi penyesuaian perkawinan" *emua ini merupakan faktor-faktor kesehatan mental yang penting bagi orangtua dan anak-anak ()ohn dan Bierberman, 19:(!" !. Diagn0sa +ang mungkin "a!a keluarga "emula ;angguan komunikasi -erbal 4erubahan proses keluarga 4erubahan penampilan peran ;angguan interaksi sosial 2isfungsi seksual -. Taha" II ( eluarga +ang Se!ang Mengasuh Anak

Tahap kedua dimulai dengan kelahiran anak pertama sehingga bayi berusia 5 bulan" $iasanya orangtua tergetar hatinya dengan kelahiran pertama anak mereka, tapi agak takut &uga" %ekuatiran terhadap bayi biasanya berkurang setelah beberapa hari, karena ibu dan bayi tersebut mulai saling mengenal" .kan tetapi kegembiraan yang tidak dibuatbuat ini berakhir ketika seorang ibu baru tiba di rumah dengan bayinya setelah tinggai di rumah sakit untuk beberapa waktu" 3bu dan ayah tiba-tiba berselisih dengan semua peran-peran mengasyikkan yang telah dipercayakan kepada mereka" 4eran tersebut pada mulanya sulit karena perasaan ketidakadekuatan men&adi orangtua baru ' kurangnya

bantuan dari keluarga dan teman-teman, dan para profesional perawatan kesehatan yang bersifat membantu dan sering terbangun tengah malam oleh bayi yang berlangsung hingga ( minggu" 3bu &uga letih secara psikologis dan fisiologis" 3a sering merasakan beban tugas sebagai ibu rumah tangga dan barangkali &uga beker&a, selain merawat bayi" %hususnya terasa sulit &ika ibu menderita sakit atau mengalami persalinan dan pelahiran yang lama dan sulit atau seksio besar" a" Masa Transisi menja!i &rangtua" %elahiran anak pertama merupakan pengalaman keluarga yang sangat penting dan sering merupakan krisis keluarga, sebagaimana yang digambarkan secara konsisten pada penelitian keluarga selama tahap siklus kehidupan keluarga ini ()lark, 1966 ' Hobbs dan )ole, 19:6 ' BeMaster, 198:!" 1ntuk mengetahui bagaimana anak yang baru lahir mempengaruhi keluarga, BeMaster, 198:, dalam studi klasik tentang penyesuaian keluarga terhadap kelahiran anak pertama, mewawancarai (6 orang tua dari kalangan kelas menengah di %ota (berusia 08 ? 08 tahun! dan memperkirakan se&auhmana mereka dalam keadaan krisis" 3a menemukan bahwa 1: persen pasangan tidak mengalami masalah atau hanya masalah-masalah sedang, tapi sisanya mengalami masalah berat atau luar biasa" Masalah-masalah yang paling la+im dilaporkan adalah # 1! *uami merasa diabaikan (ini paling sering disebutkan oleh suami! 0! Terhadap peningkatan perselisihan dan argumen antara suami dan istri" ! 3nterupsi dalam &adwal yang kontinu =begitu lelah sepan&ang waktu>, merupakan sebuah kometar khas!" (! %ehidupan seksual dan sosial terganggu dan menurun"

10

#. Tugas%Tugas Perkem#angan Taha" e!ua Siklus

eluarga eluarga Inti +ang se!ang

ehi!u"an

mengasuh anak !an Tugas%Tugas Perkem#angan +ang Bersamaan. Taha" Siklus ehi!u"an %eluarga Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga

eluarga sedang 1" Membentuk keluarga muda sebagai sebuah unit yang mantap (mengintegrasikan bayi baru ke dalam keluarga!" 0" Cekonsiliasi tugas-tugas perkembangan yang bertentangan dan kebutuhan anggota keluarga" " Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan" (" Memperluas persahabatan dengan keluarga besar dengan menambahkan peran-peran orangtua

mengasuh anak

dan kakek dan nenek" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988! ' 2u-all dan Miller (1988! %elahiran seorang anak membuat perubahan-perubahan yang logika dalam organisasi keluarga" Dungsi-fungsi pasangan suami istri harus dibedakan untuk memenuhi tuntutan-tututan baru perawatan dan penyembuhan" *ementara pemenuhan tanggung&awab ini ber-ariasi menurut posisi sosial budaya suami istri, sebuah pola yang umum adalah untuk orang tua agar
11

menerima peran-peran tradisonal atau pembagian tanggung&awab (Ba Cossa dan Ba Cossa, 1981!" /. Masalah%Masalah esehatan.

Masalah-masalah utama keluarga dalam tahap ini adalah pendidikan maternitas yang terpusat pada keluarga, perawatan bayi yang baik, pengenalan dan penanganan masalah-masalah kesehatan fisik secara dini, imunisasi, konseling perkembangan anak, keluarga berencana, interaksi keluarga dan bidang-bidang peningkatan kesehatan umum (gaya hidup!" !. emungkinan !iagn0se ;angguan @utrisi # kurang dari kebutuhan tubuh 2isfungsi seksual ;angguan tumbuh kembang Menyusui tidak efektif Cesiko cidera 4erubahan penampilan peran ;angguan komunikasi -erbal e. Peran "era*at Monitor perawatanprenatal dan peru&ukan untuk masalahmasalah kehamilan %onselor pada nutrisi prenatal %onselor pada kebiasaan maternal prenatal 4endukung amnionsintesis %onselor pada menyusui %oordinator dengan layanan pediatrik 4enyelia imunisasi 4eru&ukan ke layanan-layanan tenaga sosial .. Taha" III ( eluarga !engan Anak Usia Prasek0lah
12

Tahap ketiga siklus kehidupan keluarga dimulai ketika anak pertama berusia 0 E tahun dan berakhir ketika anak berusia 8 tahun" *ekarang, keluarga mungkin terdiri dari tiga hingga lima orang, dengan posisi suami-ayah, istri-ibu, anak laki-laki-saudara, anak perempuan-saudari" %eluarga lebih men&adi ma&emuk dan berbeda (2u-all dan Miller, 1988!" %ehidupan keluarga selama tahap ini penting dan menuntut bagi orangtua" %edua orangtua banyak menggunakan waktu mereka, karena kemungkinan besar ibu beker&a, baik beker&a paruh waktu atau beker&a penuh" @amun, menyadari bahwa orangtua adalah =arsitek keluarga>, merancang dan mengarahkan perkembangan keluarga (*atir, 198 !, adalah penting bagi mereka untuk memperkokoh kemitraan mereka secara singkat, agar perkawinan mereka tetap hidup dan lestari"
a. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga. eluarga +ang

Sek0lah !an Tugas%Tugas Perkem#angan Bersamaan. Taha" Siklus ehi!u"an eluarga %eluarga dengan anak 1" Memenuhi usia 4rasekolah" keluarga

Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga

kebutuhan seperti rumah,

anggota ruang

bermain, pri-asi, keamanan" 0" Mensosialisasikan anak" " Mengintegrasi sementara anak tetap yang baru memenuhi

kebutuhan anak-anak yang lain" (" Mempertahankan hubungan yang sehat dalam keluarga (hubungan perkawinan dan hubungan orangtua dan anak! dan di luar keluarga
13

(keluarga besar dan komunitas!" 2iadaptasi dari )arter dam Mc;oldrick (1988! ' 2u-all dan Miller (1988! %arena daya tahan spesifik terhadap banyak bakteri dan penyakit -irus dan paparan yang meningkat, anak-anak usia prasekolah sering menderita sakit dengan satu penyakit infeksi minor secara bergantian" 4enyakit infeksi sering ter&adi bolak-balik dalam keluarga" *ering ke dokter, merawat anak-anak yang sakit, kembali ke rumah untuk men&emput anak sakit dari taman kanakkanak merupakan krisis mingguan" <adi kontak anak dengan penyakit infeksi dan menular dan kerentanan umum mereka terhadap penyakit merupakan masalah-masalah kesehatan utama

b. Masalah kesehatan

$anyak sekali masalah kesehatan yang telah diidentifikasi sepan&ang pembahasan kita tentang keluarga dengan anak usia prasekolah" *eperti telah dinyatakan sebelumnya, masalah kesehatan fisik yang utama adalah penyakit-penyakit menular yang la+im pada anak dan &atuh, luka bakar, keracunan dan kecelakaankecelakaan yang lain yang ter&adi selama usia prasekolah" Masalahmasalah kesehatan psikososial keluarga yang utama adalah hubungan perkawinan *trategi-strategi promosi kesehatan umum berhubungan erat selama tahap ini, karena tingkah laku gaya hidup yang dipela&ari selama masa kanak-kanak dapat menyebabkan konsekuensikonsekuensi &angka pendek dan &angka pan&ang"

c. Diagn0sa +ang mun/ul

Cesiko cidera
14

Cesiko trauma Cesiko keracunan Cesiko infeksi ;angguan penanganan pemeliharaan rumah 4erubahan men&adi orang tua 4erubahan pertumbuhan dan perkembangan ;angguan komunikasi -erbal
d. Peran "era*at

Monitor perkembangan awal masa kanak-kanak, peru&ukan bila ada indikasi 4endidik dalam tindakan pertolongan pertama dan kedaruratan %oordinator dg layanan pediatri 4enyelia imunisasi %onselor pada nutrisi dan latihan 4endidik dlm isu pemecahan masalah mengenai kebiasaan kesehatan 4endidik tentang higiene perawatan gigi %onselor pada keamanan lingkungan di rumah Dasilitator dalam hubungan interpersonal 1. Taha" I$ ( eluarga !engan Anak Usia Sek0lah

Tahap ini dimulai ketika anak pertama telah berusia 6 tahun dan mulai masuk sekolah dasar dan berakhir pada usia 1 tahun, awal dari masa rema&a" %eluarga biasanya mencapai &umlah anggota maksimum, dan hubungan keluarga di akhir tahap ini (2u-all, 19::!" Bagi-lagi tahun-tahun pada masa ini merupakan tahun-tahun yang sibuk" %ini, anak-anak mempunyai keinginan dan kegiatan-kegiatan masingmasing, disamping kegiatan-kegiatan wa&ib dari sekolah dan dalam hidup, serta kegiatan-kegiatan orangtua sendiri" *etiap orang men&alani tugas-tugas perkembangannya sendiri-sendiri, sama seperti keluarga berupaya memenuhi tugas-tugas perkembangannya sendiri (Tabel :!"
15

Menurut Frikson (1985!, orangtua ber&uang dengan tuntutan ganda yaitu berupaya mencari kepuasan dalam mengasuh generasi berikutnya (tugas perkembangan generasi-itas! dan memperhatikan perkembangan mereka sendiri ' sementara anak-anak usia sekolah beker&a untuk mengembangkan sense of industry ? kapasitas untuk menikmati peker&aan dan mencoba mengurangi atau menangkis perasaan rendah diri"
a. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga.

*alah satu tugas orangtua yang sangat penting dalam mensosialisasikan anak pada saat ini meliputi meningkatkan prestasi anak pada saat ini meliputi meningkatkan prestasi anak di sekolah" Tugas keluarga yang signifikan lainnya adalah mempertahankan hubungan perkawinan yang bahagia" *ekali lagi dilaporkan bahwa kebahagiaan perkawinan selama tahap ini menurun" 2ua buah penelitian yang besar menguatkan obser-asi ini ($urr, 19:5 ' Collins dan Deldman, 19:5!" Meningkatkan komunikasi yang terbuka dan mendukung hubungan suami istri merupakan hal yang -ital dalam beker&a dengan keluarga dan anak usia sekolah" %emungkinan diagnosa dan peran perawat sama dengan keluarga dengan anak usia pra sekolah 2. Taha" $ ( eluarga !engan Anak Remaja

%etika anak pertama melewati umur 1 tahun, tahap kelima dari siklus kehidupan keluarga dimulai" Tahap ini berlangsung selama 6 hingga : tahun, meskipun tahap ini dapat lebih singkat &ika anak meninggalkan keluarga lebih awal atau lebih lama &ika anak masih tinggal di rumah hingga 19 atau 05 tahun" .nak-anak lain dalam rumah biasanya masih dalam usia sekolah" Tu&uan keluarga yang terlalu enteng pada tahap ini yang melonggarkan ikatan keluarga memungkinkan tanggung&awab dan kebebasan yang lebih besar bagi rema&a dalam persiapan men&adi dewasa muda (2u-all, 19::!"
16

4reto (1988! dalam membahas tentang transformasi sistem keluarga dalam masa rema&a, menguraikan metamorfosis keluarga yang ter&adi" Metamorfosis ini meliputi =pergeseran yang luar biasa pada pola-pola hubungan antar generasi, dan sementara pergeseran ini pada awalnya ditandai dengan kematangan fisik rema&a, pergeseran ini seringkali se&alan dan bertepatan dengan perubahan pada orangtua karena mereka memasuki pertengahan hidup dan dengan transformasi utama yang dihadapi oleh kakek nenek dalam usian tua> Tahap kehidupan keluarga ini mungkin yang paling sulit, atau sudah tentu yang paling banyak diperbincangkan dan ditulis (%idwell et al, 198 !" %eluarga .merika dipengaruhi oleh tugas-tugas perkembangan rema&a dan orangtua dan menciptakan konflik dan kekacauan yang luar biasa yang tidak bisa dihindarkan" Tugas perkembangan rema&a menghendaki pergerakan dari ketergantungan dan kendali orangtua dan orang dewasa lainnya, melalui periode aktifitas dan pengaruh kelompok teman sebaya yang kokoh hingga saat menerima peran-peran orang dewasa (.dams, 19:1!"
a. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga.

Tidak perlu dikatana bahwa orangtua mengasuh rema&a merupakan tugas paling sulit saat ini" @amun demikian, orangtua perlu tetap tegar menghadapi u&ian batas-batas yang tidak masuk akan tersebut, yang telah terbentuk dalam keluarga ketika keluarga mengalami proses =melepaskan"> 2u-all (19::! &uga mengidentifikasi tugas-tugas perkembangan yang penting pada masa ini yang menyelaraskan kebebasan dengan tanggung&awab ketika rema&a men&adi matang dan mengatur diri mereka sendiri" Driedman (198:! &uga mendefinisikan serupa bahwa tugas orangtua selama tahap ini adalah bela&ar menerima penolakan tanpa meninggalkan anak"

17

%etika orangtua menerima rema&a apa adanya, dengan segala kelemahan dan kelebihan mereka, dan ketika mereka menerima se&umlah peran mereka pada tahap perkembangan ini tanpa konflik atau sensiti-itas yang tidak pantas, mereka membentu pola untuk semacam penerimaan diri yang sama" Hubungan antara orangtua dan rema&a seharusnya lebih mulus bila orangtua merasa produktif, puas dan dapat mengendalikan kehidupan mereka sendiri (%idwell et al, 198 ! dan orangtua,keluarga berfungsi secara fleksibel (4reto, 1988!" Ta#el Taha" Siklus $ ehi!u"an eluarga Inti !engan anak remaja !anTugas%Tugas Perkem#angan eluarga +ang Bersamaan Tugas-Tugas 4erkembangan %eluarga Taha" Siklus ehi!u"an eluarga %eluarga dengan rema&a anak 1" Menyeimbangkan kebebasan dan tanggung&awab men&adi mandiri" dewasa ketika dan rema&a semakin

0" Memfokuskan kembali hubungan perkawinan" " $erkomunikasi secara terbuka antara orangtua dan anak-anak" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988!, 2u-all dan Miller (1988!
b. Masalah kesehatan

4ada tahap ini kesehatan fisik anggota keluarga biasanya baik, tapi promosi kesehatan tetap men&adi hal yang penting" Daktorfaktor resiko harus diidentifikasikan dan dibicarakan dengan keluarga, seperti pentingnya gaya hidup keluarga yang sehat" Mulai dari usia 8 tahun, resiko penyakit &antung koroner meningkat

18

dikalangan pria dan pada usia ini anggota keluarga yang dewasa merasa lebih rentan terhadap penyakit sebagai bagian dari perubahan-perubahan perkembangan dan biasanya mereka ini menerima strategi-strategi promosi kesehatan" *edangkan pada rema&a, kecelakaan-terutama kecelakaan mobil-merupakan bahaya yang amat besar, dan patah tulang dan cidera karena atletik &uga umum ter&adi %ebutuhan kesehatan yang lain adalah dalam bidang dukungan dan bantuan untuk memperkokoh hubungan perkawinan dan hubungan rema&a dengan orangtua" %onseling langsung yang bersifat menun&ang dan memulai ru&ukan ke sumber-sumber dalam komunitas untuk konseling,
c. Diagn0sa +ang mun/ul3

Cesiko trauma ;angguan komunikasi -erbal %oping indi-idu tidak efektif 4erubahan men&adi orang tua 4erubahan proteksi 4erubahan proses keluarga # .lkoholisme
d. Peran "era*at

4endidik tentang faktor-faktor resiko terhadap kesehatan 4endidik dalam issu pemecahan masalah mengenai alkohol, merokok, diit dan latihan Dasilitator tentang keterampilan-keterampilan interpersonal dengan rema&a dan orang tua 4endukung, konselor, peru&ukan langsung pada sumber-sumber kesehatan mental %onselor pada keluarga berencana 4eru&ukan untuk penyakit hubungan seksual

19

4eserta dalam organisasi komunitas pada pengendalian penyakit" 4. Taha" $i ( eluarga 5ang Mele"askan Anak Usia De*asa Mu!a

4ermulaan dari fase kehidupan keluarga ini ditandai oleh anak pertama meninggalkan rumah orangtua dengan =rumah kosong>, ketika anak-anak terakhir meninggalkan rumah" Tahap ini dapat singkat atau agak pan&ang, tergantung pada berapa banyak anak yang ada dalam rumah atau berapa banyak anak yang melum menikah yang masih tinggal di rumah setelah tamat dari *M. dan perguruan tinggi" Meskipun tahap ini biasanya 6 atau : tahun, dalam tahun-tahun belakangan ini, tahap ini berlangsung lebih lama dalam keluarga dengan dua orangtua, mengingat anak-anak yang lebih tua baru meninggalkan orangtua setelah selesai sekolah dan mulai beker&a" Motifnya adalah seringkali ekonomi-tingginya biaya hidup bila hidup sendiri" .kan tetapi, trend yang meluas dikalangan dewasa muda, yang umumnya menunda perkawinan, hidup terpisah dan mandiri dalam tatanan hidup mereka sendiri" 2ari sebuah sur-ey besar yang dilakukan terhadap orang %anada ditemukan bahwa anak-anak yang berkembangan dalam keluarga dengan orangtua tiri dan keluarga dengan orangtua tunggal meninggalkan rumah lebih dini dari pada mereka yang dibesarkan dalam keluarga dengan dua orangtua" 4erbedaan ini tidak dipandang karena dipengaruhi oleh faktor-faktor ekonomi, melainkan karena perbedaan orangtua dan lingkungan keluarga (Mitchel et al, 1989!"
a. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga.

Taha" $I Siklus ehi!u"an eluarga Inti +ang mele"askan anak usia !e*asa mu!a !an Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga +ang Bersamaan Taha" Siklus %eluarga ehi!u"an Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga eluarga melepas anak 1" Memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga baru yang
20

dewasa muda

didapatkan

melalui

perkawinan anak-anak" 0" Melan&utkan untuk memperbaharui dan menyesuaikan kembali hubungan perkawinan" " Membantu orangtua lan&ut usia dan sakit-sakitan dari suami maupun istri" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988!, 2u-all dan Miller (1988!
b. Masalah kesehatan

Masalah utama kesehatan meliputi masalah komunikasi kaum dewasa muda dengan orangtua mereka ' masalah-masalah transisi peran bagi suami istri, masalah orang yang memberikan perawatan (bagi orangtua lan&ut usia! dan munculnya kondisi kesehatan tingkat kolesterol tinggi, obesitas dan tekanan darah tinggi" %eluarga berencana bagi rema&a dan dewasa muda tetap penting" Masalah-masalah manupouse dikalangan wanita umum ter&adi" Ffek-efek yang dikaitkan dengan kebiasaan minum, merokok yang lama dan praktek diet semakin lebih &elas" Terakhir, perlunya strategi promosi kesehatan dan =gaya hidup sehat> men&adi lebih penting bagi anggota keluarga yang dewasa" 6. Taha" $ii ( &rangtua Usia Pertengahan Tahap ketu&uh dari siklus kehidupan keluarga, tahap usia pertengahan bagi orangtua, dimulai ketika anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat pensiun atau kematian salah satu pasangan" Tahap ini biasanya dimulai ketika orangtua memasuki usia (8-88 tahun dan berakhir pada saat seorang pasangan pensiun, biasanya 16-18 tahun kemudian" $iasanya pasangan suami istri dalam usia pertengahannya merupakan sebuah keluarga inti meskipun masih berinteraksi dengan orangtua mereka yang lan&ut usia dan anggota keluarga lain dari keluarga asal mereka dan &uga anggota keluarga dari hasil perkawinan keturunannya"
21

4asangan semakin

postparental banyak

(pasangan usia

yang

anak-anaknya

telah

meninggalkan rumah! biasanya tidak terisolasi lagi saat ini ' pasangan pertengahan hidup hingga menghabiskan sebagian masa hidupnya dalam fase postparental, dengan hubungan ikatan keluarga hingga empat generasi, yang merupakan hal yang biasa (Troll, 19:1!"
a. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga.

4ada saat anak bungsu meninggalkan rumah, banyak wanita yang menyalurkan kembali tenaga dan hidup mereka dalam persiapan untuk mengisi rumah yang telah ditinggalkan anak-anak" $agi se&umlah wanita, krisis usia pertengahan (telah dibicarakan dalam tahap sebelumnya! dialami selama masa awal siklus kehidupan ini" Ganita berupaya mendorong anak mereka yang sedang sedang tumbuh agar mandiri dengan menegaskan kembali hubungan mereka dengan anak-anak tersebut (tidak mengusik kehidupan pribadi dan kehidupan keluarga mereka!" 2alam upaya untuk mempertahankan perasaan yang sehat dan se&ahtera, lebih banyak wanita memulai gaya hidup yang lebih sehat yaitu pengontrolan peran badan, diet seimbang, program olahraga yang teratur, dan istirahat yang cukup, dan &uga memperoleh dan menikmati karier, peker&aan, kecakapan yang kreatif" Ta#el Taha" $II Siklus ehi!u"an eluarga Inti !engan 0rang tua usia "ertengahan !an Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga +ang Bersamaan Taha" Siklus ehi!u"an Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga 1" Menyediakan lingkungan yang

eluarga 9rangtua usia pertengahan

meningkatkan kesehatan" 0" Mempertahankan hubunganhubungan yang memuaskan dan penuh arti dengan para orangtua
22

lansia dan anak-anak" " Memperkokoh hubungan perkawinan" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988!, 2u-all dan Miller (1988!
b. Masalah kesehatan

Masalah kesehatan yang disebut dalam seluruh deskripsi tahap siklus kehidupan ini meliputi # %ebutuhan promosi kesehatan, istirahat yang cukup, kegiatan waktu luang dan tidur, nutrisi yang baik, program olahraga yang teratur, pengurangan berat badan hingga berat badan yang optimum, berhenti merokok, berhenti atau mengurangi penggunaan alkohol, pemeriksaan skrining kesehatan pre-entif" Masalah-masalah hubungan perkawinan" %omunikasi dan hubungan dengan anak-anak, ipar, dan cucu, dan orangtua yang berusia lan&ut" Masalah yang berhubungan dengan perawatan ' membantu perawatan orangtua yang berusia atau tidak mampu merawat diri" 7. Taha" $iii ( eluarga Dalam Masa Pensiun Dan Lansia

Tahap terakhir siklus kehidupan keluarga dimulai dengan salah satu atau kedua pasangan memasuki masa pensiun, terus berlangsung hingga salah satu pasangan meninggal, dan berakhir dengan pasangan lain meninggal (2u-all dan Miller, 1988!" <umlah lansia-berusia 68 tahun atau lebih di negara kami meningkat dengan pesat dalam dua dekade terakhir ini, dua kali lipat dari sisa populasi" 4ada tahun 19:5, terdapat 19,9 &uta orang berusia 68 tahun, &umlah ini merupakan 9,8 persen dari seluruh populasi" Men&elang tahun 1995, menurut angka-angka sensus, populasi lansia berkembangan hingga angka 1,: &uta (10,: persen dari total populasi!" Men&elang tahun 0505, 1:,0 persen penduduk negara ini berusia

23

68 tahun atau lebih (gambar 1!" 3nformasi tentang usia populasi menyatakan =penduduk yang lebih tua> populasi 88 tahun ke atas secara khusus tumbuh dengan cepat" 4opulasi berumur di atas 88 tahun tumbuh hingga 0,0 &uta &iwa pada tahun 1985" 2iproyeksikan pada tahun 0505 populasi ini akan ber&umlah hingga :,1 &uta &iwa (0,: persen dari seluruh populasi!" .kibat dari semakin ma&unya pencegahan penyakit dan perawatan kesehatan, lebih banyak orang yang diharapkan dapat bertahan hidup hingga 15 dekade" %arena bertambahnya populasi lansia, maka semakin mungkin orang-orang yang lebih tua akan memiliki minimal 1 orangtua yang masih hidup ($iro *ensus .merika, 198(!
a.

ehilangan% ehilangan +ang La8im #agi Lansia !an

eluarga

%arena proses menua berlangsung dan masa pensiun men&adi suatu kenyataan, maka ada berbagai macam stressor atau kehilangankehilangan yang dialami oleh mayoritas lansia dan pasangan-pasangan yang mengacaukan transisi peran mereka" Hal ini meliputi #

Fkonomi ' menyesuaikan terhadap pendapatan yang turun secara substansial, mungkin kemudian menyesuaikan terhadap ketergantungan ekonomi (ketergantungan pada keluarga atau subsidi pemerintah!" 4erumahan ' sering pindah ke tempat tinggal yang lebih kecil dan kemudian dipaksa pindah ke tatanan institusi" *osial ' kehilangan (kematian! saudara, teman-teman dan pasangan" 4eker&aan ' keharusan pensiun dan hilangnya peran dalam peker&aan dan perasaan produktifitas" %esehatan ' menurunnya fungsi fisik, mental dan kognitif ' memberikan perawatan bagi pasangan yang kurang sehat"

b. Pensiun" 24

2engan hilangnya peran sebagai orangtua dan ker&a, maka perlu ada suatu reorientasi dikalangan indi-idu dan pasangan lansia" 4ensiun membutuhkan resosialisasi terhadap peran-peran baru dan gaya hidup baru" .kan tetapi, perubahan macam apa yang dikehendaki, benar-benar tidak &elas, karena peran dan normanorma bagi lansia adalah ambigu
c. Tugas%Tugas Perkem#angan

eluarga"

Ta#el Taha" $III Siklus ehi!u"an eluarga Inti !engan keluarga !alam masa "ensiun !an lansia9 !an Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga +ang Bersamaan. Taha" Siklus ehi!u"an eluarga %eluarga Bansia Tugas%Tugas Perkem#angan eluarga

1" Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan" 0" Menyesuaikan terhadap pendapatan yang menurun" " Mempertahankan perkawinan" (" Menyesuaikan diri terhadap kehilangan pasangan" 8" Mempertahankan ikatan keluarga antar generasi" 6" Meneruskan untuk memahami eksistensi mereka (penelaahan dan hubungan

integrasi hidup!" 2iadaptasi dari )arter dan Mc;oldrick (1988!, 2u-all dan Miller (1988! 4engaturan hidup seseorang merupakan suatu prediktor kese&ahteraan yang ampuh dikalangan lansia ($erresi et al, 198(!" Celokasi merupakan pengalaman traumatik bagi lansia, apakah itu

25

perpindahan sukarela atau tidak" 3tu berarti meninggalkan pertalian tetangga dan persahabatan yang telah memberikan lansia rasa aman dan stabilitas" Celokasi berarti berpisah dari warisan seseorang dan isyarat yang mendukung kenangan lama (Bawton, 1985!" Tugas perkembangan yang kedua bagi keluarga lansia adalah penyesuaian terhadap pendapatan yang menurun" %etika pensiun, ter&adi penurunan pendapatan secara ta&am dan seiring dengan berlalunya tahun, pendapatanpun semakin menurun dan semakin tidak memadai karena terus naiknya biaya hidup dan terkurasnya tabungan" 4ada tahun 1989, seperlima dari populasi .merika *erikat tergolong miskin atau hampir miskin (..C4, 1995!"

BAB III PENUTUP A. esim"ulan 2alam siklus kehidupan keluarga terdapat tahap-tahap yang dapat diprediksi" seperti indi-idu-indi-idu yang mengalami tahap pertumbuhan dan
26

perkembangan yang berturut-turut, keluarga sebagai sebuah unit &uga mengalami tahap-tahap perkembangan yang berturut-turut" Menurut Du:al )Nia/h0las ';71, a!a 7 tingkat<siklus "erkem#angan keluarga 1" Tahap 3, %eluarga pemula (pasangan pada tahap pernikahan! 0" Tahap 33,%eluarga sedang mengasuh anak (anak tertua bayi- 5 bln!" " Tahap 333, %eluarga dengan anak usia pra sekolah (anak tertua berusia 0-6 tahun!" (" Tahap 37, %eluarga dengan anak usia sekolah (anak tertua berumur 6-1 tahun! 8" Tahap 7, %eluarga dengan anak rema&a (anak tertua berumur 1 -05 tahun!" 6" Tahap 73, %eluarga melepas anak usia dewasa muda (anak yang meninggalkan rumah!" :" Tahap 733, 9rangtua usia pertengahan (pensiunan!" 8" Tahap 7333, %eluarga dalam masa pensiun dan lansia B. Saran 4enulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan pada makalah ini" 9leh karena itu, penulis mengharapkan sekali kritik yang membangun bagi makalah ini, agar penulis dapat berbuat lebih baik lagi di kemudian hari" *emoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan pembaca pada umumnya"

DA=TAR PUSTA A
27

Driedman" M, Marilyn" 1998" Keperawatn Keluarga" <akarta" F;) Driedman" M, Marilyn" 0550" Keperawatn Keluarga" Fdisi " <akarta" F;) Driedman, M, Marilyn" 0515" u!u A"ar Keperawatan Keluarga# $iset, %eori & 'ra!te!" Fdisi 8" <akarta" F;) Murwani, arita" 0559" 'engantar !onsep dasar !eperawatan( 'engantar !onsep dasar !eperawatan( Aogyakarta# fitraatma&a*etiawati, santun" 0558" Asu)an !eperawatan !eluarga(<akarta# tim0558 Tamher, sayuti dkk"0559"peng!a"ian !eperawatan "adi individu, !eluarga & !omunitas( <akarta# tim-0559

28