Anda di halaman 1dari 19

JUNAEDI-KG3A

PEMBESARAN MOMEN
1. Lokasi Tinjauan

Lantai 1: Jumlah kolom = 24 buah Dimensi = 300x300 fc = 25 Mpa 2. Nilai Pu (Output SAP) Dengan menggunakan kombinasi 1,2DL + 0,5LL

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A

3. Nilai Vu

unit (kG.m) Nilai V kolom pada lantai 1 = 6066,738 + 2834,065 + 4882,617 +1198,677 = 14982,10 Kg Vu1y = 100 % * 14982,10 Kg = 14982,10 Kg Vu1x = 35% * 14982,10 Kg = 5243.735 Kg 4.Nilai rata-rata simpangan U per-lantai

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A Lantai yang ditinjau lantai atasnya

Lantai yang ditinjau Dari tabel nilai rata-rata U perlantai didapatkan : U1x = 0,008247 m U1y = 0,009283 m U2x = 0,01335 m U2y = 0,01541 m

lantai atasnya

Sehingga didapat nilai simpangan lantai 1 yang di tinjau sebesar : ox = U2x-U1x = 0,005105 m oy = U2y-U1y = 0,006127 m Sehingga klasifikasi portal dapat dicari dengan menggunakan rumus : Arah X :

Arah Y :

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A 5.Mencari nilai tinggi kolom efektif EI kolom : Ka = Kb I = 1/12 bh3 = 1/12.300.3003 = 675000000 mm4 EI = 8225 x 675000000 = 5,552 x 1012 N/mm2 = 5551875 Kn/mm2 = 566291250 Kg/mm2 EI balok arah X : atas Br = Bl I = 1/12 bh3 = 1/12.400.5003 = 4166666667 mm4 EI = 16450 x 4166666,67 = 6,854x1013 N/mm2 = 68541666,67 Kn/mm2 = 6991250000 Kg/mm2 Bawah Br = Bl I = 1/12 bh3 = 1/12.300.4003 = 1600000000 mm4 EI = 16450 x 4166666,67 = 2,632 x1013 N/mm2 = 26320000 Kn/mm2 = 2684640000 Kg/mm2 EI balok arah Y : atas Br = Bl I = 1/12 bh3 = 1/12.250.3003

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A = 562500000 mm4 EI = 16450 x 562500000= 9,253x1012 N/mm2 = 9253125 Kn/mm2 = 943818750 Kg/mm2 Bawah Br = Bl I = 1/12 bh3 = 1/12.200.2503 = 260416666,7 mm4 EI = 16450 x 4166666,67 = 4,284 x1012 N/mm2 = 4283854,167 Kn/mm2 = 436953125 Kg/mm2

( ( ( ( ( ( ) ) ) ) ( ( ( ( ) ) ) )

) )

( ( )

( ( ( ( ( ( ) ) ) ) ( ( ( ( ) ) ) )

) )

( ( )

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A

Nilai Kx=0,75

Nilai Ky=0,65

Klasifikasi kolom langsing :

Dengan nilai : A=300x300=90000 mm Lu= 3500 mm I = 1/12 bh3 = 1/12.300.3003 = 675000000 mm4

6.Perbesaran Momen

Dimana : M1 adalah momen terkecil pada ujung kolom setelah diperbesar

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A M2 adalah momen terbesar pada ujung kolom setelah diperbesar M1ns adalah momen terkecil pada ujung kolom bukan karena goyangan M2ns adalah momen terbesar pada ujung kolom bukan karena goyangan M1s adalah momen terkecil pada ujung kolom karena goyangan M2s adalah momen terbesar pada ujung kolom karena goyangan s adalah faktor pembesaran momen Momen ujung kolom bukan karena goyangan (Output SAP) dengan kombo 1,2 DL + 0,5 LL

Dari diagram Momen diatas didapatkan : M1nsy = 344,20 Kg.m M2nsy = 347,20 Kg.m M1nsx = 84,44 Kg.m M2nsx = 301,17 Kg.m

Momen ujung kolom karena goyangan (Output SAP) dengan kombo Ex 0,3 Ey

Dari diagram Momen diatas didapatkan : M1sy = 2620,81 Kg.m M2sy = 2713,39 Kg.m M1sx = 2454,66 Kg.m M2sx = 2650,68 Kg.m

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A Faktor perbesaran momen :

Maka perbesaran momen kolom yang ditinjau sebesar : M1x = M1nsx + sx.M1sx = 84,44 + (1,304 x 2454,66) = 3280,1 Kg.m M2x = M2nsx + sx.M2sx = 301,17 + (1,304 x 2650,68) = 3757,66 Kg.m M1y = M1nsy + sy.M1sy = 344,20 + (1,110 x 2620,81) = 3253,3 Kg.m M2y = M2nsy + sy.M2sy = 347,20 + (1,110 x 2713,39) = 3359,1 Kg.m

DIAGRAM INTERAKSI
300

300

12 D19 fy= 360 Mpa, fc = 25 Mpa D = 50 mm

Analisa penampang kolom 4 muka. Luas penampang kolom

Total luas penampang total tulangan

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A

Rasio Tulangan,

Pengecekan rasio tulangan :

A. Kondisi Balance Langkah-langkah pembuatan diagram i nteraksi 1. Hitung kapasitas beban aksial Po

Po 0,85. f c' .Ag Ast Ast . f y


( )

2. Kondisi belanced Hitung garis netral cb

Hitung tinggi a, tinggi luas ekivalen tegangan beton

Hitung regangan tulangan baja untuk setiap baris i = 1,2,3,....

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

JUNAEDI-KG3A

( d4 ( d3 ( ( ( d1 ( d2 ( )

untuk d4

d3

d2

d1

Hitung gaya-gaya pada beton dan baja

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

10

JUNAEDI-KG3A

Gaya tekan beton


Cc 0,85 . f c' .b.a

Gaya pada tulangan baja

F1(Ts)

F2(Ts)

F3(Cs)

F4(Cs)

3. Hitung kapasitas aksial nominal Pnb=Cc+Cs-Ts ( ) ( )

4. Hitung kapasitas momen Mnb=Cc+Cs+Ts ( ( ( ) ) ( ) ) ( ( ) ) ( )

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

11

JUNAEDI-KG3A

( ( (

) ) )

( (

) )

B. Coba Kondisi c > cb 1 Kondisi belanced Hitung garis netral c = 220 Hitung tinggi a, tinggi luas ekivalen tegangan beton

Hitung regangan tulangan baja untuk setiap baris i = 1,2,3,....

( d4 ( d3 ( d2 ( d1 ( ) ( ( )

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

12

JUNAEDI-KG3A

untuk d4

d3

d2

d1

Hitung gaya-gaya pada beton dan baja

Gaya tekan beton


Cc 0,85 . f c' .b.a

Gaya pada tulangan baja

F1(Ts)

F2(Cs)

F3(Cs)

F4(Cs)

Hitung kapasitas aksial nominal Pn=Cc+Cs-Ts

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

13

JUNAEDI-KG3A

Hitung kapasitas momen Mn (


( ) ( ( ) )

)
(

(
)

)
( )

) (

( )

) (

( )

Menghitung e1

C. Coba Kondisi c < cb 1 Kondisi belanced Hitung garis netral c = 100 Hitung tinggi a, tinggi luas ekivalen tegangan beton

Hitung regangan tulangan baja untuk setiap baris i = 1,2,3,....

( d4

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

14

JUNAEDI-KG3A

( d3 ( ( d2 ( ( d1 (

) untuk

d4

d3

d2

d1

Hitung gaya-gaya pada beton dan baja

Gaya tekan beton


Cc 0,85 . f c' .b.a

Gaya pada tulangan baja

F1(Ts)

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

15

JUNAEDI-KG3A

F2(Ts)

F3(Ts)

F4(Cs)

Hitung kapasitas aksial nominal Pn=Cc+Cs-Ts ( ) ( )

Hitung kapasitas momen Mn (


( ) ( ( ) )

)
(

(
)

)
( )

) (

( )

) (

( )

Menghitung e2

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

16

JUNAEDI-KG3A

DIAGRAM INTERAKSI Pn-Mn


3500.0 0, 3065.5 3000.0 2500.0 2000.0 Pn (kN) 1500.0 1000.0 500.0 0.0 -500.0 0, -1225.3 -1000.0 -1500.0 0 50 100 150 Mn (kN.m) 200 250 300 121.03, -297.709 131.08, 1604.0 247.70, 846.7

DIAGRAM Pn-e
3500.0 0, 3065.5 3000.0 2500.0

Px

2000.0

0.08173, 1604.0

Py 1500.0
Pn (kN) 1000.0 500.0 0.0 -500.0 0 0.05 0.1 0.15 0.2 0.25 0.3 0.35 0.4 0.45 0.407, -297.7

e3*

e2*

e (m)

Mc2 = 3359,1 Kg.m (hasil perbesara momen) Mc3 = 3757,66 Kg.m (hasil perbesaran momen) Pu = 64246,01 Kg (dari SAP dengan kombinasi 1,2DL+0,5LL)

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

17

JUNAEDI-KG3A

PERENCANAAN GESER KOLOM


1. Nilai Vu dari SAP

2. Nilai Pu dari SAP dengan kombo 1,2DL+1,6LL Pu = -830,816 kN (max tumpuan) Pu = -829,543 kN (max lapangan) 3. Tumpuan : ( (
( ( ) )

) )

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

18

JUNAEDI-KG3A

) (

) ( )

Menentukan jarak sengkang pada daerah Lo Ket : jarak Lo tidak kurang dari 1/6 tinggi bersih kolom = 2600 mm, dimensi sisi penampang terbesar = 300 mm, dan 500 mm Digunakan Lo = 500 mm

Asumsi sengkang D12, 2 kaki maka As = 2 (113,0974) = 226,195 mm2

Maka jarak sengkang diambil D10-50 sepanjang 500 mm (tumpuan)

4. Lapangan
( ) ( )

) ( )

Pada daerah lapangan secara perhitungan tidak diperlukan sengkang, tetapi sengkang dibutuhkan untuk mengikat tulangan longitudinal, mencegah tekuk pada tulangan tekan, dan membentuk kekangan. Maka jarak sengkang pada daerah lapangan diambi sesuai persyaratan SNI yaitu S max = 2.so = 2 (50) = 100 mm Maka jarak sengkang diambil D10-100 (pada daerah lapangan)

PERENCANAAN STRUKTUR GEMPA

19