Anda di halaman 1dari 10

Tugas Makalah SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

OLEH: ZULKIPLI MUHAMAD ASDAR ANDI NUSU (10573 0252511) (10573 02489 11)

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR 2013/2014

KATA PENGANTAR Assalamu Alaikum Wr.wb Alhamdulillah, segala puji bagi Allah penulis dapat merangkai beberapa kata yang dari kata itu terangkai pula menjadi kalimat dan dari rangkaian kalimat tersebut maka tersusunlah sebuah makalah tentang Tujuan. Penulis sengaja menyusun makalah ini untuk memenuhi tugas dari mata kuliah Sistem Pengendalian Manajemen (SPM). Terima kasih kepada dosen pengampuh, teman-teman dan semuanya yang telah membantu penulis demi terselesaikannya makalah ini. Dalam suatu organisasi tujuan merupakan hal utama dalam suatu organisasi.Seperti pengertiannya bahwa suatu wadah yang menampung dimana orang berkumpul dan bekerjasama dalam mencapai sesuatu. Menetapkan tujuan organisasi memberikan arah dan menghindarkan organisasi dari kekacauan. Tujuan dapat membantu memotivasi anggota dengan

mengkomunikasikan apa organisasi ini berjuang untuk serta menyediakan dasar mengakui prestasi dan keberhasilan. Organisasi yang tujuan ditetapkan lebih efektif dalam merekrut anggota. Makalh ini membahas mengenai peranan tujuan yang lebih menjurus pada organisasi/ perusahaan. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini tidak menutup kemungkinan masih terdapat kesalahan dan kekurangan. Dengan lapang dada penulis menerima saran dan kritiknya demi untuk menambah wawasan. Semoga karya ilmiah ini mendatangkan manfaat bagi penulis khususnya dan bagi rekan-rekan semua pada umumnya. Amin Billahi Fisabililhaq Fastabikul Khairat. Wassalam

Makassar, 14 April 2014

Penulis

DAFTAR ISI Halaman Sampul Kata Pengantar ...................................................................................................................... Daftar Isi ................................................................................................................................. PEMBAHASAN ..................................................................................................................... A. Definisi Tujuan ......................................................................................................... B. Tujuan dan Organisasi .............................................................................................. 1. Tingkatan Tujuan Organisasi ................................................................................ 2. Fungsi Tujuan Organisasi ..................................................................................... C. Tipe-tipe Tujuan ........................................................................................................ D. Proses Penentapan Tujuan ........................................................................................ E. Bidang-bidang Tujuan .............................................................................................. F. Kebutuhan Penyeimbangan Tujuan .......................................................................... G. Manajemen By Objective (MBO) .............................................................................

PEMBAHASAN

A.

Definisi Tujuan Penentuan tujuan merupakan langkah pertama dalam membuat perencanaan sehingga

dalam pelaksanaannya nanti terarah sesuai dengan tujuan dan hasil yang ingin dicapai. namun demikian, banyak individu / organisasi yang salah kaparah dalam menentukan tujuan dengan cara membuat beberapa tujuan dalam sebuah perencanaan. Hal ini tentu akan membingungkan dan berakibat kurang maksimalnya hasil yang bisa dicapai. Berikut ini adalah definisi tujuan dari bebagai ahli: 1. Spillane, sj Tujuan merupakan bagian dari proses mencapai keserasian dan konsentrasi kekuasaan 2. Ken Mcelroy Tujuan merupakan langkah pertama dalam proses mencapai kesuksesan dan tujuan juga merupakan kunci mencapai kesuksesan 3. Abubakar A & Wibowo Tujuan merupakan norma terakhir untuk organisasi menilai dirinya. Tanpa tujuan, organisasi tidak mempunyai dasar yang jelas 4. Tommy suprapto Tujuan merupakan realisasi dari misi yang spesifik dan dapat dilakukan dalam jangka pendek.

Secara umum tujuan dapat didefinisikan sebagai pernyataan tentang keadaan yang diinginkan di mana organisasi atau perusahaan bermaksud untuk mewujudkannya dan sebagai pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan datang di mana organisasi sebagai kolektivitas mencoba untuk menimbulkannya

B.

Tujuan dan Organisasi

1. Tingkatan Tujuan Organisasi Dalam suatu organisasi tujuan merupakan hal utama dalam suatu organisasi.Seperti pengertiannya bahwa suatu wadah yang menampung dimana orang berkumpul dan bekerjasama dalam mencapai sesuatu. Dari situ sudah dapat kita ambil intisarinya yang utamanya adalah pencapaian tujuan. Menetapkan tujuan organisasi memberikan arah dan menghindarkan organisasi dari kekacauan, karena akan terstruktur. Tujuan dapat membantu memotivasi anggota dengan mengkomunikasikan apa organisasi ini berjuang untuk serta menyediakan dasar mengakui prestasi dan keberhasilan. Organisasi yang tujuan ditetapkan lebih efektif dalam merekrut anggota. Dalam tujuan organisasi terdapat 3 tingkatan. 1. Tujuan atau Misi adalah umum,pernyataan luas yang menceritakan mengapa organisi itu ada.biasanya tidak berubah dari tahun ke tahun dan sering pernyataan pertama dalam konstitusi 2. Tujuan adalah pernyataan yang menjelaskan apa yang organisasi ingin dicapai,yang berasal dari tujuan ataupun misi.Tujuan adalah ujung kearah mana usaha anda yang akan diarahkan dan sering berubah dari panjang untuk istilah atau tahun ke tahun,tergantung pada sifat kelompok 3. Tujuan adalah deskripsi dari apa yang harus dilakukan,berasal dari tujuan, spesifik yang jelas laporan tugas terukur yang akan dicapi sebagai langkah kearah menjacapi tujuan.

Menetapkan tujuan bersama adalah tetap menjadi sebuah tujuan kelompok. Hal ini menciptakan banyak hasil yang positif karena orang akan mendukung dan bertanggung jawab untuk apa yang akan meraka menciptakan.

Sebelum organisasi menentukan tujuannya, terlebih dulu menetapkan misi / maksud organisasi. Misi adalah suatu pernyataan umum dan abadi tentang maksud organisasi. Sedangkan Misi organisasi adalah maksud khas (unik) dan mendasar yang membedakan organisasi dari organisasi-organisasi lainnya dan mengidentifikasikan ruang lingkup operasi dalam hal produk danpasar.

Etzioni mendefinisikan tujuan organisasi sebagai : 1. Suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkan dimana organisasi bermaksud untuk merealisasikan 2. Pernyataan tentang keadaan di waktu yang akan datang di mana organisasi sebagai

kolektifitas mencoba untuk menimbulkannya

2. Berbagai Fungsi Tujuan Organisasi: 1. Pedoman Bagi Kegiatan, melalui penggambaran hasil-hasil di waktu yang akan datang. Fungsi tujuan memberikan arah dan pemusatan kegiatan organisasi mengenai apa yang harus dan tidak harus dilakukan 2. Sumber Legitimasi, akan meningkatkan kemampuan organisasi untuk mendapatkan sumber daya dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya 3. Standar Pelaksanaan, bila tujuan dilaksanakan secara jelas dan dipahami, akan memberikan standar langsung bagi penilaian pelaksanaan kegiatan (prestasi) organisasi 4. Standar Motivasi, berfungsi sebagai motivasi dan identifikasi karyawan yang penting. dalam kenyataannya, tujuan organisasi sering memberikan insentif bagi para anggota 5. Dasar Rasional Pengorganisasian, tujuan organisasi merupakan suatu dasar perancangan organisasi

C. Tipe- Tipe Tujuan Klasifikasi tujuan dari Penow bagi organisasi pada umumnya dibedakan menjadi 5 tujuan menurut sudut pandangan mereka yang berkepantingan , yakni : 1. Tujuan Kemasyarakatan (Societal Goals), berkenaan dengan kelas-kelas organisasi luas yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan masyarakat 2. Tujuan Keluaran (Output Goals), berkenaan dengan jenis-jenis keluaran tertentu dalam bentuk fungsi-fungsi konsumen. Contoh : barang- barang konsumen, jasa-jas bisnis 3. Tujuan Sistem (System Goals), cara pelaksanaan fungsi organisasi tidak tergantung pada barang / jasa yang diproduksi / tujuan yang diambil

4. Tujuan Produk (Product Goals) / Tujuan Karakteristik Produk, berbagai karakteristik barang- barang / jasa-jasa produksi 5. Tujuan Turunan (Derived Goals), tujuan digunakan organisasi untuk meletakkan kekuasaanya dalam pencapaian tujuan lain

D. Proses Penetapan Tujuan Merupakan usaha untuk menciptakan nilai-nilai tertentu melalui berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan organisasi. 6 Unsur dasar yang melatarbelakangi penetapan tujuan organisasi adalah : 1. Barang dan jasa yang diproduksi organisasi akan dapat memberikan berbagai manfaat, paling sedikit sama dengan harganya 2. 3. Barang dan jasa dapat memuaskankebutuhan konsumen/ langganan Teknologi yang digunakan dalam proses produksi akan menghasilkan barang dan jasa dengan biaya dan kualitas bersaing 4. Kerja keras dan dukungan seluruh sumber dayanya, organisasi dapat beroperasi dengan baik 5. Pelayanan manajemen akan memberikan public image yang mengguntungkan, sehingga mereka bersedia menanamkan modal dan menyumbangkan tenaganya untuk membantu sukses organisasi 6. Perusahaan mempunyai konsep diri (self concept) yang dapat dikomunikasikan dan ditularkan kepada para karyawan dan pemegang saham organisasi.

E. Bidang-bidang Tujuan Peter Drucker dan GE mengidentifikasikan 8 bidang pokok di mana perusahaan harus menetapkan tujuan yaitu sebagai berikut: 1. Posisi Pasar 2. Produkivitas / Efesiensi, adalah rasio antara masukkan (tenaga kerja, peralatan dan keuangan) dengan keluaran organisasi 3. Sumber Daya Phisik dan Keuangan, tujuan harus ditetapkan dengan memperhatikan mesin dan peralatan serta penyediaan bahan baku 4. Profitabilitas

5. Inovasi 6. Prestasi dan Sikap Karyawan 7. Prestasi dan Pengembangan Manajer 8. Tanggung Jawab Sosial dan Publik

F. Kebutuhan Penyeimbangan Tujuan

Hampir semua organisasi mempunyai serangkaian tujuan yang berganda untuk memenuhi permintaan trade off dari berbagai pihak berkepentingan yang terlibat dalam operasi organisasi. Akibatnya, sering menimbulkan konflik antara pihak-pihak tersebut. Dalam proses pencapaian tujuan, manajemen harus menentukan keseimbangan / campuran optimum tujuan-tujuan dan memadukan berbagai kepentingan pihak-pihak yang terlibat dalam organisasi. Tujuan dirumuskan dengan mempertimbangkan seluruh kekuatan yang terlibat dalam operasi organisasi. Perumusan tujuan merupakan Hasil usaha perpaduan untuk memuaskan semua pihak / himpunan berbagai tujuan individu dan organisasi.

Agar perumusan tujuan efektif manajer perlu memperhatikan beberapa ketentuan sebagai berikut : 1. Proses perumusan tujuan hendaknya melibatkan individu-individu yang bertanggung jawab terhadap pencapaian tujuan 2. Manajer puncak (sebagai perumus tujuan umum) hendaknya bertanggung jawab untuk menurunkan tujuan-tujuan pada tingkatan yang lebih rendah 3. Tujuan harus realistic, diselaraskan dengan lingkungn internal dan eksternal 4. Tujuan harus jelas, beralasan dan bersifat menantang anggota organisasi 5. Tujuan umum hendaknya dinyatakan secara sederhana agar mudah dipahami dan diingat oleh pelaksana 6. Tujuan bidang fungsional organisasi harus konsisten dengan tujuan umum 7. Manajemen harus selalu meninjau kembali tujuan telah ditetapkan.

G. Managemen By Objective (MBO) Berkenaan dengan penetapan prosedur-prosedur formal yang dimulai dengan penetapan tujuan dapat dilanjutkan dengan serangkaian kegiatan (langkah) sampai peninjauan kembali pelaksanaan kegiatan. Gagasan dasar MBO adalah bahwa MBO merupakan proses partisipatif, secara aktif melibatkan manajer dan para anggota pada setiap tingkatan organisasi. MBO dapat dicapai melalui beberapa upaya untuk efektivitas dari program MBO (unsur evektifitas MBO) , yaitu : 1. Pendidikan dan pelatihan bagai manajer 2. Keterikatan antara tujuan pribadi dan tujuan organisasi 3. Pelaksanaan umpan balik secara efektif 4. Didorong adanya peserta dari bawahan Keunggulan dari manajemen berdasarkan sasaran MBO adalah : Meningkatkan komunikasi antara manajer dan bawahan Kekuatan Dan Kelemahan MBO Kebaikan-kebaikan program MBO : 1. Memungkinkan para individu mengetahui apa yang diharapkan dari mereka 2. Membantu dalam proses perencanaan dengan membuat para manajer menetapakan tujuan dan sasaran 3. Memperbaiki komunikasi antara manajer dan bawahan 4. Membuat individu lebih memusatkan perhatiannya pada tujuan organisasi 5. Membuat proses evaluasi lebih dapat disamakan melalui pemusatan pada pencapaian tujuan tertentu

Kelemahan-kelemahan MBO, mempunyai 2 katagori : 1. Kelemahan-Kelemahan yang melekat (inherent) mencakup konsumsi waktu dan usaha yang cukup besar dalam proses belajar untuk menggunakan teknik-teknik MBO, serta meningkatkan banyaknya kertas kerja 2. Menyangkut masalah pokok yang harus dikendalikan agar program MBO sukses : a. Gaya dan dukungan manajemen b. Penyesuaian dan perubahan MBO c. Keterampilan- Keterampilan antar pribadi d. Deskripsi jabatan e. Penetapan dan pengorganisasian tujuan f. Pengawasan metoda pencapaian tujuan g. Konflik anatara kreativitas dan MBO

(sumber: http//anandazulkipli.blogspot.com/)