Anda di halaman 1dari 3

MACAM-MACAM LESI PUTIH Lesi putih adalah penebalan mukosa yang disertai dengan warna putih atau kebiruan

dan dapat dibedakan dengan jaringan mukosa yang sehat. Bermacam-macam penyebab bercak bercak putih ini yaitu iritasi, trauma, terbakar, infeksi, jamur atau infeksi yang spesifik seperti penyakit syphilis, dll. Ada juga etiologi yang sampai saat ini belum diketahui seperti penyakit leukoplakia dan lichen palnus. Bercak putih pada mukosa dapat disertai dengan adanya perubahan perubahan di dalam jaringan mukosa itu sendiri atau adanya perubahan yang terdapat di atas jaringan mukosa tersebut. Jika terdapat perubahan-perubahan di dalam jaringan atau di atas mukosa yang mengganggu refleksi cahaya terdapat pembuluh darah, maka dari situ akan menghasilkan lesi yang nampak putih. Pembesaran dan odema yang terdapat dalam jaringan epitel akan menghasilkan warna putih diffuse, sedangkan penebalan karena adanya keratinisasi dari lapisan permukaan mukosa akan menyebabkan lesi yang jelas berwarna putih atau kebiruan.

Macam-macam lesi putih pada mukosa 1. Lesi putih yang disebabkan trauma rangsangan chemis dan physis a. Friksional keratosis Terjadi karena gesekan mukosa pipi dan lidah atau karena kebiasaan menggigit pipi biasannya terlihat bercak keputihan

b. Lesi putih pada perokok Bercak-bercak putih keratosisi terlihat pada area dimana ludah terkumpul yaitu pada vestibulasi bagian bawah, dan kadang pada dorsum lingua. c. Lesi putih pada peminum alkohol Keratosis biasanya nampak pada pipi bagian bawah 2. Lesi putih karena infeksi a. Moniliasis Disebut juga candidiosis, yang disebabkan karena jamur ragi candida albican. Biasanya menyerang membran mukosa mulut dan jaringan epitel bawahnya. Dapat juga mengenai tractus gastrointestinalis, tractus repiratorius, vaginam dan kulit. Bercak ini biasnaya tidak sakit dan sukar diangkat, bila diangkat akan meninggalkan permukaan yang kasar dan berdarah.

b. Lupus vulgaris Bercak ini akibat adanya TBC yang post primair. Selain jaringan menunjukkan ulcus TBC, pada mukosa mulut terdapat bercak putih yang teratur terdapat disekeliling luka tersebut. c. Syphylis Luka karena sipilis baik di papula atau gumma adalah merupakan luka yang spesifik, tetapi disamping luka biasanya terdapat bercak-bercak putih yang diffuse terdapat diseluruh rongga mulut terutama pada pasien yang tidak mendapat perawatan. 3. Lesi putih karena penyakit kulit a. Lichen planus Penyakit ini belum diketahui sebab pastinya. Kemungkinan emosi, keadaan keluarga yang tidak tenang, situasi yang tegang dari seseorang dapat menimbulkan penyakit ini. Lesi putih yang timbul pada lichen planus ini muncul di oral mukosa dapat didahului dengan bercak-bercak yang ada di kulit atau bisa besamaan atau mendahului.

b. Lupus erythematosus Penyakit ini dapat meluas ke membran mukosa mulut. lesi pada mukosa nampak sesudah lesi pada kulit terlihat. Biasanya terlihat terlihat pada lisah, palatum durum dan bibir, jarang pada gingiva. Lesi ini berwarna merah, athropi dan mudah berdarah.

c. Papilloma Biasanya terdapat penonjolan yang terjadi di daerah membran mukosa mulut. Sering terjadi tonjolan yang single dan kecil, tetapi ada juga yang multiple dan berukuran besar.

d. Leukoplakia Merupakan jaringan prekanker atau malahan sudah maligna. Pasien dengan leukoplakia biasanya disertai dengan keadaan umum yang jelek.

e. Squamous cell carcinoma Luka pada carcinoma ini dengan daerah keratinisasinya dapat terjadi dimana saja pada membran mukosa.

Manson & Eley. 1993. Buku Ajar Periodonti. Jakarta: Hipokrates