Anda di halaman 1dari 18

Tugas Fisika Modern

Sifat Partikel dari Gelombang

OLEH : PENDIDIKAN FISIKA NON REGULER 2010 UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA

3. Carilah energi foton 7000 ! Penyelesaian: Diketahui : = 7000 Ditanya : energi foton (E) ? Jawab

eV

4. Cari panjang gelonbang dan frekuensi foton 100 Mev Penyelesaian: Diketahui: E = 100 Mev = Ditanya :a) b) Jawab : a) kev

b)

9. Panjang gelombang ambang pancaran fotolistrik pada tungsten ialah 230 nm. Berapa besar panjang gelombang cahaya yang harus dipakai supaya elektron dengan energi maksimal 1,5 eV terlempar keluar. Penyelesaian: Jawab : Diketahui : 0 h hc = 230x10-9 m = 4,136x10-15 eV.det = 12,4 KeV

Emaks = 1,5 eV Ditanya : ....? Dijawab : Emaka = hv hv0 = = 1,5 eV 1,5 eV 1,5 eV 1,5 ev 6,9 eV = 12,4 KeV = 12,4 KeV = 12,4 KeV = = 9

10.

Frekuensi ambang pancaran fotoelektrik dalam tembaga ialah 1,1 x 1015 Hz. Cari energy maksimum fotoelektron (dalam elektronvolt) bila cahaya yang berfrekuensi 1,5 x 1015 Hz ditunjukkan pada permukaan tembaga. Penyelesaian : Diketahui : h = 6,626 x 10-34 J.S Vo = 1,1 x 1015 Hz V = 1,5 x 1015 Hz Ditanya : Kmax Jawab : Kmax = hv - hvo = h (v vo) = 6,626 x 10-34 J.S ( 0,4 x 1015 ) = 2,6504 x 10-19 J Kmax = = 1,654 eV

11. Berapa panjang gelombang maksimum yang dapat menyebabkan fotoelektron terpancar dari natrium ? Berapa energi kinetik maksimum dari fotoelektron bila cahaya 20 nm jatuh pada permukaan natrium. ? Penyelesaian : Diketahui : a. = 20 nm = 20 x 10-9 m b. Fungsi kerja natrium ( hvo ) = 2,3 ev = 3,68 x 10-19 J c. Tetapan Planck ( h ) = 6,626 x 10-34 J s Ditanya : a. Panjang gelombang maksimum yang dapat menyebabkan fotoelektron terpancar dari natrium ? b. Energi kinetik maksimm dari fofoelektron bila panjang gelombangnya 200 nm jatuh pada permukaan natrium ? Jawab :

a.

= 0,5391 x 10-6 = 539,1 x 10-9 = 539,1 nm

b.

hv

= K maks + hvo

K maks = hv - hvo K maks = 6,626 x 10-34 J s - 2,3 x 1,6 x 10-19 J K maks = 6,626 x 10-34 J s K maks = - 2,3 x 1,6 x 10-19 J

J 3,68 x 10-19 J

K maks = 0,09939 x 10-17 J 3,68 x 10-19 J K maks = 9,939 x 10-19 J 3,68 x 10-19 J K maks = 6,249 x 10-19 J K maks = 3,9 ev

18. Berapa tegangan yang harus dipasang pada tabung sinar-x supaya dalam tabung itu terpancar sinarx dengan panjang gelombang minimum 30 pm? Penyelesaian Diketahui Ditanya Jawab Ve : 30 pm = 30 x 10-12 m = 3 x 10-11 m : tegangan pemercepat ? : = h v maks =

Ve

min v v

= = 1,24 x 10-6 v m =

= = 0, 413 x 10-6 x 10-11 v = 0,413 x 105 v

= 4,13 x 104

19. Jarak antara bidang atomik yang bersebelahan dalam kalsit ialah supaya sinar-x yang terhambur dapat dideteksi? Penyelesaian : Diketahui: Ditanya: Jawab: in in in a c in ?

. Berapa

sudut terkecil antara bidang-bidang ini dengan berkas sinar-x 0,3 yang datang

20. Kalsium khloride (KCl) membentuk kristal kubik seperti NaCl ; kerapatannya ialah 1,98 x 103 kg/m3. (a) Cari jarak antara atom yang bersebelahan dalam kristal KCl. (b) Cari sudut terkecil hamburan Bragg untuk sinar-X 3,00 . Massa rumus KCl adalah 74,55u. Penyelesaian : Diketahui : KCl MKCl Ditanya : a) d? b) ika ina x : Jawab : Dalam KCl setiap satuan rumus kimia terdiri dari 2 atom (K+Cl) sehingga K=2 x
-10m

= =

1,98 x 103 Kg/m3 74,55 u

a) d = *( )

=*

=(

= = 6,97 x 10-2 m =6,97 x 10-11 nm

b)

d in 2.(6,97 x 10-2 (13,94 x 10-2 in in in

n = 3 x 10-10

in = 1(3 x 10-10)

=
= 0,21 x 10-8 = 1,212 x 10-7

24. Berkas sinar-x ekawarna yang panjang gelombangnya 55,8pm terhambur dengan sudut 46. Cari panjang gelombang berkas yang terhambur. Penyelesaian :

25. Seberkas sinar-X terhambur oleh elektron bebas. Pada sudut 450 dari arah berkas

itu sinar-X yang terhambur mempunyai panjang gelombang 22 pm. Berapa besar panjang gelombang sinar-x datang? Penyelesaian : ' ' c c co - co

22 pm + 0,293 c 22 . 10-12 m + 0,293 . ( 2,426 . 10-12 m )


-12 m

= 22 . 10-12 m + 0,71 . 10-12 m Jadi besar panjang gelombang sinar X datang adalah 22,71 . 10-12 m.

I.

Pembentukan Sinar Cosmic


Dalam astrofisika, sinar kosmik adalah radiasi dari partikel bermuatan berenergi

tinggi yang berasal dari luar atmosfer Bumi. Sinar kosmik dapat berupa elektron, proton dan bahkan inti atom seperti besi atau yang lebih berat lagi. Kebanyakan partikel-partikel tersebut berasal dari proses-proses energi tinggi di dalam galaksi, misalnya seperti supernova. Dalam perjalanannya, sinar kosmik berinteraksi dengan medium antarbintang dan kemudian atmosfer Bumi sebelum mencapai detektor. Hampir 90% sinar kosmik yang tiba di permukaan Bumi adalah proton, sekitar 9% partikel alfa dan 1% elektron. Suatu petunjuk baru mengenai darimana sinar kosmis, partikel energi-tinggi misterus yang membombardir Bumi, berasal telah diungkapkan oleh observatorium sinar X Chandra milik NASA. Suatu citra yang sangat detail dari sisa sebuah bintang yang meledak telah memberikan pencerahan bagi para astronom mengenai pembentukan sinar kosmis. Untuk pertama kalinya, para astronom berhasil memetakan tingkat akselerasi elektron sinar kosmis yang berasal dari sisa sebuah supernova. Peta tersebut dibuat berdasarkan citra dari Cassiopeia A, sisa dari ledakan yang menandai akhir riwayat sebuah bintang masif, 325 tahun lalu, yang juga dikenal sebagai supernova paling muda di galaksi Bimasakti. maksimum Peta secara itu menunjukkan bahwa ini elektron berakselerasi mendekati tingkatan teoritis. Penemuan menyediakan bukti kuat bahwa sisa sebuah supernova merupakan lokasi kunci dari partikel bermuatan berenergi tinggi. Sebagaimana terlihat pada gambar disamping,
http://edo360.blogspot.com/pojok-ilmu

bagian berwarna biru di gambar tersebut menandai tempat dimana akselerasi terjadi dalam suatu gelombang kejut yang menyebar akibat ledakan supernova. Bagian berwarna merah dan hijau adalah material yang tersisa dari bintang yang meledak yang memanas hingga jutaan derajat.

Teo i yang dianut

ejak tahun

-an menyatakan bahwa sinar kosmis

seharusnya muncul dari kekacauan medan magnet pada gelombang kejut, namun disini kita dapat mengamati eca a lang ung bagaimana hal ini te jadi jela Michael Stage da i Unive ity of Ma achu et Amhe t Menjela kan da imana a al ina ko mi dapat membantu untuk memahami fenomena misterius lainnya dalam semesta energi-tinggi Dalam analisis terhadap sejumlah besar data, tim peneliti berhasil memisahkan sinar X yang muncul dari elektron yang berakselerasi yang berasal dari sisa-sisa sebuah bintang yang memanas. Data yang didapat menunjukkan bahwa sebagian dari elektron telah berakselerasi dalam tingkatan maksimum yang diprediksi oleh teori. Sinar kosmis tersusun atas elektron, proton, dan ion, dimana hanya pendar dari elektron yang dapat dideteksi dalam bentuk sinar X. Proton dan ion, yang merupakan bagian terbesar dari sinar kosmis diperkirakan memiliki sifat yang sama dengan elektron. Sinar kosmis energik partikel subatomik bermuatan, yang berasal di luar angkasa. Mereka mungkin menghasilkan partikel sekunder yang menembus atmosfer bumi dan permukaan. Sinar panjang adalah sejarah sebagai sinar kosmik yang dianggap radiasi elektromagnetik. Sinar kosmik paling utama (mereka yang memasuki atmosfer dari ruang angkasa dalam) terdiri dari partikel subatomik akrab stabil yang biasanya terjadi di Bumi, seperti proton, inti atom, atau elektron. Namun, sebagian kecil adalah partikel stabil antimateri, seperti positron atau antiproton, dan sifat yang tepat dari sebagian kecil yang tersisa adalah area penelitian aktif.
http://gizmoos.blogspot.com/2010/sinarcosmic

II.

Komposisi

Sekitar 89% dari sinar kosmik proton sederhana atau inti hidrogen, 10% adalah inti helium atau partikel alfa, dan 1% adalah inti elemen berat. 99% Inti ini sinar merupakan kosmik. sumber 1% dari

Elektron utama yang

menyendiri tidak tersisa.

(seperti partikel beta, meskipun mereka diketahui) merupakan lebih dari Berbagai energi partikel mencerminkan berbagai sumber. Kisaran asal dari proses pada Matahari (dan mungkin bintang lain
Spektrum energi untuk sinar cosmic. Sumber : http://en.wikipedia.org

juga), untuk yang belum diketahui mekanisme fisik di terjauh alam semesta teramati. Ada bukti bahwa sinar kosmik energi yang sangat tinggi yang dihasilkan selama periode jauh lebih lama dari ledakan sebuah bintang tunggal atau peristiwa galaksi tiba-tiba, menunjukkan proses percepatan beberapa yang mencakup jarak yang sangat jauh dalam hal ukuran bintang. Mekanisme tidak jelas produksi sinar kosmis pada jarak galaksi ini sebagian hasil dari fakta bahwa (tidak seperti radiasi lainnya) medan magnet di galaksi kita dan galaksi lain tikungan arah sinar kosmik parah, sehingga mereka tiba hampir secara acak dari segala arah, menyembunyikan petunjuk apapun dari arah sumber awal mereka. Sinar kosmik dapat memiliki energi lebih dari 1020 eV, jauh lebih tinggi dari 1012-1013 eV bahwa akselerator partikel Terestrial dapat menghasilkan. Ada minat dalam menyelidiki sinar kosmik energi yang lebih besar . Sinar kosmik yang diperkaya dengan lithium, berilium, dan boron berkaitan dengan kelimpahan relatif dari unsur-unsur di alam semesta dibandingkan dengan hidrogen dan

helium, dan dengan demikian dianggap memiliki peran utama dalam sintesis ketiga unsur melalui proses " sinar kosmik nukleosintesis ". Mereka juga menghasilkan beberapa disebut isotop stabil dan radioisotop cosmogenic di Bumi, seperti karbon-14. [2] Dalam sejarah fisika partikel, sinar kosmik adalah sumber penemuan positron, muon, dan pi meson. Sinar kosmik menulis bagian dari radiasi latar belakang alam di Bumi, rata-rata sekitar 10-15% dari itu. Namun, orang yang hidup di ketinggian yang lebih tinggi dapat memperoleh beberapa kali lebih banyak radiasi kosmik dari pada permukaan laut, dan awak penerbangan jarak jauh dapat melipatgandakan radiasi pengion paparan tahunan mereka karena sumber ini [rujukan?]. Karena intensitas sinar kosmik jauh lebih besar di luar atmosfer bumi dan medan magnet, diharapkan memiliki dampak besar pada desain pesawat ruang angkasa yang aman dapat mengangkut manusia dalam ruang antarplanet.

DAFTAR PUSTAKA

http://wikipedia.id/sinar-cosmic.html