Anda di halaman 1dari 35

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Penelitian tindakan kelas memang sangat penting dilakukan oleh seorang pendidik yang profesiolal. Tanpa adanya kegiatan penelitian tindakan kelas ini, maka kita selaku pendidik tak kan mampu mencapai visi dan misi dalam proses pembelajaran disekolah. Khususnya pembelajaran Sekolah Dasar yang banyak sekali terdapat bermacam- macam masalah didalam proses pembalajaran. ntuk itu penulis sangat optimis dan kreatif dalam Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan di Sekolah Dasar !egeri , berdasarkan beberapa masalah dalam proses pembelajaran, tanpa adanya tindakan kelas dari pendidik maka bagaimana nasip pendidikan disekolah tersebut. Khususnya dalam pembelajaran "P# yang masih terdapat murid yang tidak paham dengan materi ajar, memiliki minat brlajar yang masi rendah, serta suka jail dan lengah ketika proses pembelajaran "P# berlangsung. "ni perlu dilakukan tindakan khusus oleh guru kelas selaku pendidik. Pendidikan "P# di Sekolah Dasar bertujuan agar murid mengetahui dan menguasai pengetahuan, fakta, konsep, prinsip, proses penemuan serta memiliki sikap ilmiah yang akan bermanfaat bagi murid dalam mempelajari diri dan alam sekitar. Pendidikan "P# menekankan pada pemberian pengalaman langsung untuk mencari tahu dan berbuat sehingga mampu menjelajahi dan memahami alam sekitar secara ilmiah. $urid SD pada umumnya berada dalam usia yang masih senang bermain, senang melakukan kegiatan, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

$ereka tertarik melakukan kegiatan permainan, mendapatkan pengalaman yang berfariasi untuk memenuhi rasa ingin tahuannya. $ata pelajaran "P# di SD merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari oleh murid, yang dipelajari selama dua kali pertemuan setiap minggunya seperti halnya murid SD ! , murid belajar dengan seorang guru yaitu %ali kelasnya. Dengan demikian murid bosan dan tidak termotifasi dalam mengikuti pelajaran. #da saja pekerjaan lain yang dilakukan murid seperti menggambar, bercerita dengan teman sebangku, minta i&in keluar dan sebagainya, sehingga pelajaran yang dijelaskan guru hanya sekedar angin lalu bagi sebagian besar murid. "nilah sebanarnya yang membuat hasil pembelajaran rendah. Dari peristi%a diatas kita selaku guru kelas yang bertugas untuk mendidik murid, kita harus berfikir positif dalam menyelidiki kasus atau masalah ini. 'erbagai upaya pun harus dilakukan, bagaimana supaya murid jadi betah dan semangat belajar dikelas dalam pembelajaran "P#. #gar mata pelajaran "P# menarik bagi murid sehingga murid senang mengikutinya dan dapat menguasai materi pelajaran yang baik, diperlukan motifasi belajar murid yang maksimal. ntuk itu digunakan lah sarana belajar yang menyenangkan dan dapat mengaktifkan murid dalam proses pembelajaran "P#. $etode ini memang bagus untuk dipraktekkan dalam pembelajaran "P#, karena dengan motivasi dan menggunakan media gambar, anak tidak mudah bosan. $urid lebih senang bila suguhkan hal-hal yang berbentuk gambar. #palagi gambar yang kita tampilkan yaitu gambar yang disenangi oleh murid, selagi tidak menyimpang dari materi pembelajaran yang akan kita tampilkan. "tu malah membuat murid jadi lebih senang belajar. ntuk itu gunakanlah sarana atau media yang disenangi oleh murid, karena apabila dalam proses pembelajaran itu dapat membuat murid senang dan gembira, maka dengan sendirinya materi yang kita ajarkan akan mudah dicerna

oleh murid. 'ahkan murid menjadi senang terhadap guru kelasnya, sehingga suasana kelas akan menciptakan interaksi yang lancer dan menyenangkan. Tetapi yang harus kita garis ba%ahi , seluruh sarana yang kita pakai dalam pembelajaran harus sesuai dengan karakteristik materi yang membutuhkan banyak hafalan dan pemahaman sarana yang paling cocok dalam mata pelajaran "P# adalah media gambar. $elalui media gambar ini murid lebih aktif dan termotivasi dalm dalam belajar, dan apabila mereka diberikan tugas dan menja%ab beberapa pertanyaan guru merka siap menja%ab pertanyaan tersebut dengan bantuan media gambar sehinga sarana(alat ini akan dapat meningkatkan hasil belajar murid. Terkadang timbul suatu pertanyaan, mengapa hasil belajar rendah, yaitu ),* dengan taraf ketuntasan +,- , demikian juga tugas yang diberikan dengan menja%ab pertanyaan yang ada di .KS / .embar Kerja Sis%a 0, tidak jarang dikerjakan oleh murid dengan melihat .KS teman-temannya yang lain, padahal soal yang ada di .KS sudah pernah dibahas dan dijelaskan oleh guru kelars mereka. "ni ja%abannya tak lain dan tak bukan karena, hasil pelaksanaan belajar "P# kelas "1 di , sebagian besar murid tidak termotivasi dalam mengikuti pelajran "P#. Seperti yang pembehasan diatas, murid tidak nyaman didalam kelas, bosan atau pun tidak menarik dalam penyampain materi oleh guru kelasnya. Karna itu, mata pelajaran "P# tidak hanya sekedar bertujuan agar murid memperoleh nilai yang tinggi dalam ujian, tetapi lebih penting sesuai dengan tujuan tuntutan kurikulum sis%a mampu mengaplikasikan pelajaran yang telah dipelajari. Dan mengingat mata pelajaran "P# yang sangat butuh pemahaman dan hapalan, oleh sebab itu murid hendaknya dapat belajar dan memiliki motivasi yang tinggi sehingga hasil belajar menjadi optimal.

Kalau dilihat dari jabatan saya yang dilatar belakangi adanya kebutuhan tenaga guru. Kebutuhan ini meningkat dengan adanya lembaga pendidikan yang menghasilkan calon guru untuk menghasilkanguru yang profesional. Pada masa sekarang ini .PTK mejadi satu-satunya lembaga yang menghasilkan guru. 2alaupun jabatan profesi guru belum dikatakan penuh, namun kondisi ini semakin membaik dengan peningkatan penhasilan guru, pengkuan profesi guru, organisasi profesi yang semakin membaik, dan lembaga pendidikan yang menghasilkan tenaga guru sehingga ada sertifikasi guru melalui akta mengagar. 3rganisasi provesi berfungsi untuk menyatukan gerak langkah anggota profesi dan untuk meningkatkan provesionalitas para anggotanya. #dapun ruanglingkup layanan guru dalam melaksanakan profesinya yaitu terdiri atas4 5. .ayanan administrasi pendidikan , 6. .ayanan istruksional 7. Dan layanan bantuan, yaitu ketiganya berupaya untuk meningkatkan perkembangan murid secara optimal. !amun kalau diamati dari lingkungan sekolah, sekolah ada dan hidup dalam suatu masyarakat. $asyarakat yang ada disekitar sekolah selalu mempengaruhi perkembangan pendidikan disekolah, karena itu guru %ajib mengenal dan menghayati dunia sekitar sekolah, minimal masyarakat kelurahan atau desa dan kecamatan dimana sekolah dan guru berada. Dunia lingkungan sekolah mungkin dunia industri, dunia pertanian, dunia perkebunan, dunia perikanan,dan lain-lain tentunya dunia lingkungan disekitar sekolah tersebut mamiliki adat istiadat, kepercayaan, tatacara, sikap dan tingkah laku masyarakatnya yang berbeda. 8uru berperan agar dirinya dan sekolahnya dapat berfungsi sebagai unsur pembaruan bagi kehidupan dan kemajuan daerahnya. bersama-sama ntuk lebih memahami dunia sekitarnya, guru turut sekitarnya dalam berbagai aktifitas dan masyarakat

mengusahakan terciptanya kerjasama yang sebaik-baiknya antara sekolah,

orang tua dan masyarakat bagi kesempurnaan usaha pendidikan atas dasar kesadaran bah%a pendidikan merupakan tanggungja%ab bersama antar pemerintah, orang tua peserta didik dan masyarakat. 9aktor inilah yang membuat murid tidak senang dan tidak konsentrasi dalam belajar, karna faktor linkungan setempat yang tidak mendukung proses pembelajaran disekolah. $eskipun begitu kita selaku guru harus bisa menuntaskan masalah yang seperti ini. Dan mampu menanggulangi apa yang menjadi penyebab timbulnya kasus yang seperti ini. 1. Identifikasi Masalah 'erdasarkan latar belakang masalah yang dikemukakan dalam pelaksanaan pembelajaran "P# diatas, diidentifikasi masalah yang dihadapi dalam pembelajaran "P# kelas "1 adalah sebagai berikut4 a. Pada a%al pembelajaran guru sebagai pelaksana /peneliti0 kurang dalam mengelolah ruang dan fasilitas pembelajaran. b. Sebagian besar murid melakukan kegiatan lain seperti menggambar, bercerita dengan teman sebangku, minta i&in keluar kelas pada saat guru mengajukan materi pelajaran. c. Penggunaan media gambar kurang optimal, sehingga anak hanya bisa melihat dan menca%an saja. d. $etode yang dilakukan guru hanya berceramah saja. e. Sebagian besar murid malas mengerjakan tugas dan menja%ab pertanyaan yang ada di.KS, padahal materi tersebut mudah dan sudah dijelaskan oleh guru. f. Penggunaan %aktu kurang efisien. g. 8uru tidak menindak lanjuti pembelajaran.

Dalam

rencana

pembelajaran

"P#

pada

KD

pembelajaran

mendiskusikan bagaimana menerapkan cara memelihara kesehatan pada indra. Dimana panca indra merupakan pusat segala organ tubuh manusia, yang harus dijaga oleh manusia itu sendiri. :ang saya temui selama pelaksanaan pembelajaran berlangsung, banyak hal unik yang terjadi di kelas saya salah satunya anak acuh-tak acuh dalam pembelajaran ini, maka dari berbagai masalah yang didapat guru / saya sebagai peneliti 0 tersentuh untuk mengadakan penelitian yang tejadi dikelas saya selama proses P'$ berlangsung, kenapa saya tersentuh untuk mengadakan penelitian supaya anak didik saya termotifasi, bersemangat dan menerima apa yang sudah dipelajari.

Selain itu, kenapa yang berkeinginan kuat dalam meneliti yang terjadi dikelas saya mengajar karena dari 6, murid saya hanya ) murid yang mencapai tingkat penguasaan pembelajaran. 'erdasartkan hasil musya%arah yang dilakukan dengan ibuk

;arrniyenti, S.Pd selaku supervisor " dan supervisor "" kami yaitu ibuk $usdayeni, S.Pd. SD, maka perbaikan pembelajaran perlu dilakukan karena banyak hal-hal yang ditemukan dalam P'$ pada mata pelajaran "P#. Sebelum perbaikan pembelajaran dilakukan saya sebagai peneliti /guru 0 di kelas "1 juga mengadakan musya%arah dangan kepala sekolah kami yaitu ibuk Desnimar, S.Pd.SD yang menjabat sebagai pimpinan kami disekolah., dan guru-guru yang seperjuangan dengan saya. <adi dalam menangani masalah yang seperti ini, saya selaku pendidik harus apa-saja peran guru didalam pendidikan. $enurut buku buku yang pernah say abaca, Profesi Keguruan disini jijelaskan apa peran guru didalam pendidikan yaitu sebagai berikut4

Peran kepembibingan guru dalam proses pembelajaran, bimbingan disekolah dapat digolongkan kedalam bimbingan belajar, pribadi, social, dan juga karier. Teknik membantu murid bermasalah, upaya membantu peserta didik mengatasi perilaku bermasalah dan menggantinya dengan perilaku yang efektif menghendaki keterampilan khusus dari guru. Dan ada beberapa upaya yang dapat dilakukan oleh seorang guru untuk memperoleh lingkungan belajar yang sehat,yaitunya4 a. $emanfaatkan pengajaran kelas sebagai %ahana untuk bimbingan kelompok. b. $anfaat bimbingan 2. Analisis Masalah Kalau dilihat dari identifikasi masalah yang saya temukan dikelas "1 sekolah tempat saya mengajar, pada pembelajaran "P# pada materi memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya. $aka pada %aktu kegiatan apersepsi guru tidak memperhatikan keadaan ruang kelas dan tidak menyediakan pertanyaanpertanyaan yang memancing murid dalam pembelajaran, selain itu saya tidak menyampaikan tujuan pembelajaran yang harus dicapai oleh murid,serta tidak memfokuskanperhatian sis%a peda topik yang dibahas. Pada kesempatan kali itu, memang diluar dugaan saya. $emang pada saat itu tidak banyak yang betul-betul serius dalam pembelajaran. Karna pada saat itu metode yang saya terpkan kepada anak, metode ceramah, sehingga murid bosan dan terjadilah pembelajaran yang membosankan bagi anak. Pada penelitian yang telah saya lakukan di "1 juarai. Setiap pembelajaran yang saya lakukan saya selalu merasa ada yang kurang, perhatian pendekatan-pendekatan kelompok dalam melakukan

para murid terhadap pambelajaran "P# tampaknya tidak menggembirakan. $urid lebih menganggap pembelajaran "P# sebagai mata pelajaran yang di%ajibkan dan hanya merupakan tugas rutin untuk mengikutinya. Saya merasa murid menganggap enteng pelajarannya. Setelah berulangkali merenung , saya menyimpulkan bah%a motifasi para murid untuk belajar "P# sangatlah rendah sekali. "ni terbukti dari seringnya sis%a absen dalam pelajaran dan nilai ratarata kelas "1 mata pelajaran "P# hanya *,+. Saya menjadi bingung bagaimana cata mengatasi masalah ini. $emang setiap kali saya melakukan npembelajaran saya tidak menggunakan media dan hanya berceramah didepan kelas pada kegiatan didepan kelas pada kegiatan evaluasi, saya tidak menjelaskan secara tepat bagaimana prosedur dalam mengerjakan .KS sehingga murid saya bingung dalam mengerjakan .KS. 3. Alternative dan Prioritas Pe e!ahan Masalah Disini saya akan mmbahas alternative dan prrioritas pemecahan masalah yang sering saya temui dalam pembelajaran di kelas "1 SD . Didalam proses pembelajaran "P# berlangsung, maka banyak hal-hal yang kurang menyenangkan dalam mengikuti P'$ dikelas tempat saya melakukan penelitian. $aka dari itu ketika saya melakukan proses pembelajaran ada anak yang berbicara dengan teman sebangkunya atau sering mintak i&in keluar. Dari hasil analisis tersebut saya menemukan bah%a hanya murid tertentu / sekitar 5* orang dari 6, murid 0 yang sering absen, dan memang ternyata murid yang sering tidak hadir nilainya rendah. Dari analisis tugas, bahan pelajaran, dan balikan, saya menemukan bah%a tugas yang saya berikan di ambil dari buku paket memang membosankan karena hanya menuntut murid untuk menghapal, tanpa meminta murid untuk mengungkapkan pikiran dan perasaannya secara bebas dalam bahasa tulis. 'alikan yang saya berikan pada tugas-tugas tersebut, ternyata hanya dua kata yaitu cukup dan kurang

Dari refleksi yang saya lakukan, saya merasa bersikap biasa-biasa saja, hanya saya merasa jarang memberikan penguatan. !amun kemudian saya menyimpulkan bah%a saya harus memilih masalah yang dapat saya atasi sendiri. Saya kemudian memutuskan bah%a saya akan memfokuskan usaha pada prbaikan tugas dan bahan ajar yang saya gunakan. Dari masalah ini maka langkah atau tindakan yang harus saya lakukan yaitu saya mempersiapkan bahan ajar berikutnya, seperti mempersiapkan atau mengunakan alat peraga yang berupa media gambar, yang berharap supaya dapat menunjang dalam proses pembelajaran yang saya lakukan. Dan yang juga menjadi harapan saya yaitu murid jadi lebih termotifasi dalam belajar, dan suasan ruang belajar menjadi lebih hidup melalui metode tersebut. "nsyaallah. B. "# #san Masalah 'eranjak dari penjelasan pada latarbelakang dan identifikasi masalah yang didapat diatas terlihat nilai murid masih rendah tinkat penguasaannya hanya 56 orang yang nilainya =, dari 6, orang jumlah murid. <adi masih ada sekitar > orang yang belum tuntas nilainya dalam poelajaran "P# yang saya ajarkan. Diduga yang menjadi penyebab dari hal tersebut diatas adalah kurang terlibatnya murid secara langsung dalam proses belajar mengajar, karena materi seharusnya bisa dipahami dengan bantuan alat peraga, sedangkan yang biasa saya lakukan hanya menjelaskan dan berceramah saja didepan kelas. $aka dari pada itu, masalah pada pembelajaran "P# kelas "1 ini dapat saya rumuskan yaitu sebagai berikut4 a. 'agaimana cara menampilkan media gambar yang baik anak murid menjadi tertarik dan dapat memberi motivasi dalam pembelajaran b. 'agaiman cara dalam melakukan pengolahan kelas pada a%al pembelajaran

c. 'agaimana agar murid dapat mencapai nilai dan dasil belajar yang kita harapkan d. 'agaiman agar murid dapat menyelesaikan soal-soal yang saya berikan e. 'agaimana metode yang sesuai dalam penanaman konsep supaya anak tidak bercerita dan keluar masuk ketika proses pembelajaran. $. %#&#an Penelitian Per'aikan Pe 'ela&aran ntuk meningkatkan penguasaan murid terhadap materi pelajaran "P# kelas "1 penulisan melaksanakan perbaikan pembelajaran melalui penelitian tindakan kelas /PTK0 dengan harapan guru mampu menilai dan memperbaiki pembelahjaran yang dikelola sendiri. Selain itu tujuan peneliti perbaikan pembelajaran ini agar meningkatkan penguasaan murid yang lebih aktif, kreatif dan menyenangkan serta sebagai guru dalam proses belajar-mengajar, guru harus mampu melaksanakan pembelajaran serta mengefaluasi pembelajaran yang telah dilaksanakan, menciptakan suasana belajar yang konduktif dan melibatkan peserta didik ikut serta aktif membangkitkan motifasi belajar murid yang maksimal. Disamping meningkatkan proses pembelajaran yang maksimal terhadap materi pembelajran, laporan ini juga dibuat sebagai persaratan yang %ajib dikuti oleh setiap mahasis%a dalam menyelesaikan jenjang pendidikan S5 /P8SD0 sebagai tugas akhir dalam mata kuliah Pemantapan Kemampuan Professional /PD8K +*,50 di T. .aporan ini disusun berdasarkan catatan yang dibuat ketika merancang rencana pembelajaran, sampai kepada pelaksanaan perbaikan pembelajaran yang diobserfasi oleh supervisor pelaksanaan perbaikan pembelajaran dilakukan "" siklus untuk mata pelajaran "P# di SD! . D. Manfaat Penelitian Per'aikan Pe 'ela&aran

;asil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi brbagai pihak. Pihak uyang dimaksud ialah4 5. $urid, terutama untuk murid kelas "1 agar lebih termotivasi dan

terampil dalam menerima pembelajaran "P# kususnya pada mata pelajaran, memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya 6. 8uru, guru kelas "1 sebagai %ali kelas, dapat dijadikan pedoman mengajar yan professional kedepannya. 7. Peneliti sendiri yaitu dapat dijadikan sebagai bahan kajian akademik di niversitas Terbuka. +. Peneliti selanjutnya, yang digunakan sebagai bahan acuan, baik perndekatan maupun materinya. BAB II (A)IAN PU*%A(A A. Pendidikan Kita sebagai pendidik di SD hanya dapat melaksanakan tugas dengan baik bila mana memiliki pemahaman yang baik pula tentang konsep pendidikan di SD. Pengetahuan,pemahaman dan pengalaman saya tentang pendidikan di SD adalah senantiasa perlu di persegar dan di perkaya,mengingat ilmu dan konsep tentang pendidikan di SD adalah hasil pemikiran manusia yang bersifat dinamis,berubah-ubah karena pengaruh situasi dan kondisi kehidupan umat manusia pada umum nya. Konsep pendidikan selalu mengalami perubahan seiring dengan tuntutan &aman dan peradaban umat manusia di dunia dalam berbagai aspek kehidupan. 'erkenaan dengan peranan pendidikan, orang yang beradap setidak nya memiliki common sense bah%a pendidikan memiliki peran sangat penting bagi

kehidupan manusia.pendidikan memiliki kekuatan /pengaruh0 yang di namis dalam menyiap kan kehidupan manuasia di masa depan. Pendidikan dapat mengembang kan sebagai potensi yang di miliki nya secara optimal,yaitu pengembangan potensi indifidu dan yang setingginya dalam dengan aspek tahap fisik,intellectual,emosional,social dimana dia hidup Salah satu pengertian yang sangat umum di kemukan kan oleh Driyarka /5?>,0 yang menyatakan bah%a pendidikan memiliki tiga ciri utama sebagai berikut. 5. Proses perkembangan kemampuan,sikap,dan bentuk-bentuk tingkah laku lainnya didalam masarakat di mana dia hidup. 6. Proses social,dimana seseorang di hadap kan pada pengaruh lingkungan yang terpilih dan terkontrol untuk mencapai kopentensi sosial dan pertumbuhan individual secara optimum. 7. Proses pengembangan pribadi dan %aktu manusia. Pengertian tersebut mirip dengan pendapat 8. Thompson / 5?*= 0 yang menyatakan bah%a pendidikan adalah pengaruh lingkungan atas individu untuk menghasilkan perubahan-perubahan yang tepat didalam kebiasaan-kebiasaan, pemikiran, sikap-sikap, dan tingkah laku. @ro% and @ro% / 5?), 0 mengemukakan4 harus diyakini bah%a fungsi utama pendidikan adalah bimbibingan terhadap individu dalam upaya memenuhi kebutuhan dan keinginan yang sesuai dengan potensi yang dimilikinya sehingga mereka memperoleh kepuasan dalam seluruh aspek keseluruhan pribadi dan kehidupan sosialnya. Tilaar / 5???46> 0 merumuskan hakikat pendidikan sebagai suatu proses menumbuhkembangkan eksistensi peserta-didik yang memasyarakat, adalah proses memanusiakan manusia muda. Didalam kamus internasional pendidikan setidiak tidaknya spiritual,sesuai

perkembangan serta karakteristik lingkungan fisik dan lingkungan sosio-budaya

membudaya, dalam tata kehidupan yang berdimensi local, nasional, dan global. Sunaryo Kartadinata / 5??) 0 mengemukakan pengertian pendidikan dalam rumusan yang cukup sederhana tetapi penuh makna, yaitu pendidikan adalah proses memba%a manusia dari apa adanya kepada bagaimana seharusnya. Kondisi apadanya adalah kondisi nyata peserta didik saat ini, suatu keberadaan anak dengan segala potensi, kemampuan, sifat, dan kebiasaan yang dimilikinya. Sedangkan kondisi bagai mana seharusnya adalah suatu kendisi yang diharapkan terjadi pada diri anak, berupa perubahan prilaku dalam aspek cipta, rasa, karsa, dan karya yang berlandaskan dan bermuatan nilai-nilai kemanusiaan yang dijunjung tinggi. #khirnya makna pendidikan yang mantap dinyatakan dalam ndang-

undang !o. 6, Tahun 6,,7 tentang system pendidikan nasional pasal 5 / 5 0 dinyatakan pendidikan sebagai usaha sadar untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya, masyarakat bangsa dan Negara. B. Alat indra an#sia + Mata ,

Pada penelitian yang saya lakukan di ini, saya mengukur kemampuan murid dalam pembelajaran bidang studi "P#, yang mana materi yang saya ajarkan yaitu 3rgan Pengindraan $anusia dan pada saat itu materi kusus yang saya sampaikan pada kesempatan yang singkat itu khusus pengindraan pada $ata. $ateri saya ambil dari berbagai buku sumber, sedikit penjelasan tentang organ indra / mata 0 pada manusia saya mencoba untuk menjelaskan nya. "ndra penglihatan , merupakan indra yang indra yang terpenting. 'agian otak yang berhibungan dengan indrain ini jauh lebih besar dari pada yang berhubungan dengan indra lain. $ata merupakan indra penglihatan bagi kita. 'ola mata terletak dalam rongga mata dan dilindungi oleh tulang-tulang

tengkorak. 'agian depan bola mata dilindungi oleh selaput tipis, kelopak mata, bulu mata, dan kelenjar air mata. Ketika mata kita terbuka bulu mata kita akan melindungi mata kita dari debu. Kedp mata yang tidak sadar kita lakukan merupakan usaha untuk mengeluarkan air mata kita. 'ola mata dilekatkan pada didinding sebelah dalam rongga mata oleh tiga pasang otot yang berfungsi menggerakkan bola mata kearah yang kita kehendaki untuk mendapatkan pandangan yang sebaik-baiknya. 3tot-otot tersebut melekat pada tulang tengkorak. 'agian-bagian bola mata yaitu sebagai berikut4 a. Kornea merupakan bagian yang bersifat tembus pandang b. Selaput pelangi atau iris, yang terletak dibelakan kornea dan berpitmen. Aat member %arna pada iris ini disebut melanin. Pikmen ini yang menentukan %arna mata c. .ensa, terletak dibelakang selaput pelangi. .ensa dapat mencembung dan menipis sesuai dengan jarak benda yang akan difokuskan. d. Betina, retina berupa selaput sel-sel indra. #da dua macam sel indra yaitu, sel bintang / rod 0 dan sel kerucut disebut / cone 0 jumlah sel bintang lebih banyak dari pada sel kerucut kira Ckira = selkerucut. Sel bintang sangat peka terhadap cahaya sehingga memungkinkan kita melihat dalam keremangan dan tetapi kita takkan bisa membedakan %arna. Pada retina terdapat terdapat bintik kuning dan buntik buta. 'intik kuning merupakan tempat yang sangat peka terhadap rangsangan cahaya. Supaya kita dapat melihat suatu benda dengan jelas, bayangan benda itu harus jatuh tepat pada bintik kuning. Sedangkan bintik buta merupakan tempat pada retina yang sama sekali tidak peka terhadap rangsangan cahaya, dan merupakan tempat keluarnya serabut-serabut saraf mata.

8angguan pada mata biasanya diakibatkan kurangnya asupan sari makanan yang menganmdung 1itamin #. ini dapat terjadi kekurangan mengkonsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Sayuran dan buah yang ber%arna kuning kemerahan,seperti %ortel, tomat dan papaya mengandung &at %arna yang disebut karoten. Di dalam hati, karoten dibuah menjadi

$. Media ga 'ar

Pembentukan kemampuan murid disekolah sangat dipengaruhi oleh proses belajar yang ditempuhnya. 3leh karena itu agar murid memiliki kemampuan yang diharapkan proses belajar harus dikendalikan oleh guru berdasarkan oleh kurikulum yang berlaku. Prose belajar akan terberntuk berdasarkan pemahaman dan pandangan guru terhadap pengertian dan hakikat belajar mengajar. #gar proses belajar efektif, guru harus memahami bah%ea tugas dan peran nya dalam mengajar harus berfungsi sebagai pembimbing, fasilator dan narasumber atau pemberi informasi. Pandangan yang dianggap paling sesuai dengan kebutuhan dan hakikat belajar saat ini adalah bah%a mengajar merupakan suatu proses membimbing memberikan informasi dan mengatur lingkungan sehingga terjadi proses belajar yang efektif. ntuk mendukung semua itu diperlikan pengetahuan dan pengalaman dalam mengajar serta sarana dan prasarana yang mendukung sekaligus sebagai pasilitator dalam penyampaian ilmu pengetahuan, salahsatu sarana yang penting yaitu media pembelajaran. Tingkat keefektifan pembelajaran disekolah dasar /SD0 salah satunya dipengaruhi oleh kemampuan guru menerapkan asal kekongkritan dalam mengelolah proses pembelajaran, maksudnya guru harus mampu menjadikan

apa yuang diajarkannya sebagai sesuatu yang kongkrit /nyata0 sehingga mudah dipahamiu oleh sis%a. 8uru pada umumnya sering menggunakan media pembelajaran yang bertujuan agar informasi dan bahan ajar trsebut dapat diterima dan diserap dengan baik oleh para murid sebagai %ujud bahan ajar tersebut dapat diterima oleh para sis%a yang dibutuhkan dengan terjadinya perubahan-pereubahan perilaku baik berupa pengetahuan, sikap dan keterampilan. $enurut @lart /5?*)0, pengertian media gambar dapat dilihat dari berbagai sudut, diantaranya media dipandang sebagai teknilogi, tutor, materi, agen, alat mental berpikir dalam pemecahan masalah. $enurut ;einick ddk / 5??) 0 media / jamak atau medium 0 tinggal secara umum adalah saluran komunikasi yaitu segala sesuatu yang memba%a informasi dfari sumber informasi untuk disampaikan kepada penerima informasi contohnya ialah4 film, T1, diagram, materi pembelajaran, computer dan instruktur. Sedangkan @ritters /5?*)0 mengemukakan media pembelajaran dipandang sebagai alat atau %ahana untuk menyampaikan atau mengomunikasikan pesan pembelajaran kepada murid. Tujuan penggunaan media gambar secara umum adalah memfasilitasi komunikasi. Dalam pembelajaran tujuan penggunaan media antara lain adalah untuk meningkatkan kualitas dan efektif pembelajaran memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran, memberikan arahan tujuan yang dicapai, menyediakan evaluasi untuk kreatif, menyampaikan materi pembelajaran dan membantu pembelajaran yang memiliki kekusukan tertentu. $iarso4 media gambar pembelajaran secara makro dalam keseluruhan syistim pendidikan didefenisikan sebagai segala sesuatu yang dapat merangsang terjadi proses balajar, dalam pengertian yang lebih kusus, media

merupakan alat bantu pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran di SD termasuk pembelajaran "P#. $enurut 2inn /5?*)0, fungsi media gambar pada pembelajaran antara lain 4 menyampaikan pembelajaran kontruksi dari lingkungan,dimana media membantu murid mengali dan membangun pemahaman dari pengetahuan serta mengembangkan keterampilan kognitif dimana media sebagai modal, kreasi atau pengembangan keterampilan mental. $edia gambar pembelajaran menurut 8agne adalah4 komponen sumber belajar dilDingkungan murid yang dapat meransang murid untuk belajar sedangkan menurut. $enurut 'rigs, media belajar adalah4 %ahana fisik yang mengandung materi pembelajaran dengan media pembelajaran merupakan sesuatu yang digunakan untuk mengkomunikasikan materi pembelajaran. Scrammber berpendapat bah%a media gambar dalam pendidikan sebagai suatu teknik utuk menyampaikan pesan sehingga sebagai teknologi pemba%a informasi atau pesan pembelajaran. Penggunaan media gambar dalam pembelajaran "P# sangat dibutuhkan karena media tersebut berfungsi sebagai4 $engaktifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan murid

dan antar sesama murid dalam pembelajaran bagi murid. $embangkitkan keinginan dan minat belajar murid. $embangun dasar-dasar untuk perkembangan belajar sehingga $erangsang pikiran, perasaan, perehatian dan kemampuan

dalam pembelajaran, sehingga member pengalaman belajar lebih bermakna

pelajaran lebih lama diingat.

kemandirian.

$emberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan

$anfaat alat peraga dalam media gambar pada pembelajaran "P# bagi murid ialah sebagai berikut4 $eningkatkan motivasi belajar. $enyediakan variasi belajar. $emberikan gambaran struktur yang memudahkan belajar. $ember contoh yang selektif. $erangsang berfikir analisis. $enyediakan situasi belajar yang kurang bersifat formal / tanpa ada beban dan tekanan0. Selain bermanfaat bagi murid, manfaat alat peraga dalam pembelajaran "P# bagi guru antara lain4 $emberikan pedoman dalam merumuskan tujuan pembelajaran. $emberikan sistimatika mengajar. $emudahkan kendali mengajar. $embengkitkan rasa percaya diri dalam mengajar. $eningkatkan kualitas mengajar.

$edia gambar dalm pem,belajaran "P# memiliki nilai praktis yaitu4 a. $enampilkan objek yang sagat besar yang tidak bisa mungkian diba%a kedalam kelas seperti4 bumi, bulan, matahari, peristi%a alam dan sebagainya.

b. $enampilkan objek yang langka seperti4 bintang, tumbuhan, manusia beserta strukturnyha masing-masing. Selain itu menurut $ahmuduin dan Kusnadi /6,,60 menyatakan seseorang guru dalam menggunakan alat peraga yang merupakan media gmbar haruslah mendesain alat peraga "P# tersebut, yang meliputi merancang, memilih dan membuat alat peraga "P# yany sesuai dan cocok untuk mengajarkan suatu kosep, prinsip teori-teori "P# bagi murid SD. $endesain alat peraga "P# berarti menampilkan bentuk asli atau memodifikasikan benda asli menjadi sebuah model. $odel dapat dibuat secara sederhana yang disesuaikan dengan kebutuhan dalam pembelajaran "P# di SD.

BAB III PELA(*ANAAN PENELI%IAN PE"BAI(AN PEMBELA)A"AN

A. *#'&ek- %e .at dan /akt# Penelitian serta Pihak 0ang Me 'ant# Pada kesempatan ini saya selaku pendidik dan sekaligus melakukan Penelitian Tindakan Kelas. $aka objek penelitian yang dimaksud adalah orang yang melakukan penelitian atau yang menulis penelitian ini, Bi&al !ofriandi nama lengkap penulis. Penelitian perbaikan pembelajaran ini dilakukan di Kecamatan Kabupaten , kebetulan ditempat melakukan penelitian ini juga merupakan tempat penulis mengajat. Penulis melakukan penelitian dikelas "1 yang tingkat kemampuannya tidsak sama, yang dilatarbelakangi oleh bermacam-macam latar belakang. $ata pelajaran yang saya tampilkan pada pelaksanaan penelitian ini yaitu mata pelajaran "lmu Pengetahuan #lam "P# kelas "1 semester ". Sedangkan %aktu penelitian ini dilakukan selama 7 minggu, tiap minggunya saya melakukan penelitian di kelas "1 semester " ini melakukan pembelajaran. Penelitian dilakukan "" siklus yaitu4 Prasiklus pada hari Babu tanggal 7, 3ktober 6,57 pada saat inilah penulis menemukan masalah-masalah yang terdapap pada

murid kelas "1 SD!. 'ermacam-macam bentuk masalah ditemukan. Siklus " pada hari Sabtu tanggal ,6 !ofember 6,57 pada kesempatan ini murid dilakukan atau diberikan suatu perbaikan. Pada saat ini murid dilakukan dengan kondisi perbaikan atau perubahan dari metode yang lama ke metode yang dianggap lebih memperbarui dan lebih meyakinkan terhadap hasil belajar lebih meningkat. Siklus "" pada hari Selasa tanggal ,* !ofember 6,57 nah pada pertemuan siklus "" inilah hasil belajar murid sudah membaik.

B. Desain Prosed#r Per'aikan Pe 'ela&aran Pada bagian ini menjelaskan prosedur penelitian perbaikan yang mencakup studi pendahuluan dan langkah-langkah PTK yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan pengamatan, serta refleksi untuk setiap siklus pembelajaran. 5. Prasiklus Didalam pra siklus ini menjelaskan tentang kegiatan atau persiapan yang kita persiapkan pasa sebelum kita melakukan penelitian yaitu yang dapat kita jelaskan pada penjelasan berikut, Pada perencanaan pra siklus penelitian sebagai guru kelas "1 SD meren canakan pembelajaran yang akan dilaksanakan didepan kelas, yaitu membahas tentang pembelajaran "P# yang materinyaE memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, srta pemeliharaannyaE kelas "1 "1 <uirai dengan berpedoman pada BPP Kurikulum KTSP 6,,). Kemudian penelitian menyusun persiapan tindakan yangf akan dilaksanakan sebagai berikut4

5. $umbuat susunan rencana pelaksanaan pembelajaran 6. $empersiapkan media gambar pembelajaran, dan bahan-bahan lain yang dibutuhkan 7. ;al-hal yang perlu untuk mengatasi masalah dalam kelas +. $empersiapkan instrumen tes tau nontes *. $elakukan konsultasi dan kondisi dengan teman seja%ad tentang kegiatan yang akan dilaksanakan ). $emeriksa ketersediaan alat pengumpul data Setelah menyusun persiapan tindakan yang akan dilaksanakan. Penelitian berkonsultasi dengan teman seja%ad tentang apa tindakan perbaikan yang akan dilakukan, sebelum tindakan perbaikan teman seja%ad meminta untuk menampilkan pembelajaran yang sesuai dengan meterinya. "ni dilaksanakan dikelas sendiri saya mengajar, se%aktu pelaksanaan materi teman seja%ad mengamati guru / mahasis%a 0 dalam proses belajar-mengajar brlangsung dengan menggunakan lembaga obserfasi untuk guru. Setelah berkolaborasi dengan teman seja%ad maka penelitian mengkaji untuk identivikasi masalah yang timbul akibat, adapun masalah yang timbul yaitu4 5. Pada kegiatan a%al absen tidak diambil secara perorangan

6. $elakukan apersepsi tidak disampaikan 7. Kurangnya dalam penyampaian motivasi anak +. Penyampaian konsep tidak tepat *. Tidak mengunakan alat peraga / media gambar 0 ). Pelaksanaan tindak lanjut masih kurang

=. Pada penutupan pembelajaran %aktu sudah tidak efisien

6. Siklus " a. Perencanaan Didalam perencanaan pada siklus " ini secara prakteknya sama dengan perencanaan yang kita lakuikan pada pra silkusnya. Selanjutnya berpedoman pada hasil pengamatan teman seja%ad dari pelaksanaan yang sudah dilakukan, maka penulis mengadakn musya%arah lagi. $aka hasil musya%arah dengan teman seja%ad yaitu perlu tindakan-tindakan perbaikan pada pelaksanaan pembelajaran. #dapun langkah-langkah perbaikan guna mengatasi masalah yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu4 5. $enyusun rencana pembelajaran sebaik mungkin dengan

mempedomani KTSP 6. $engembangkan dan mengorganisasi materi, serta sumber belajar 7. $elaksanakan apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran sejelas mungkin +. $engurangi metode yang bervariasi *. Selalu menggunakan media-media yang menarik, materi yang disajikan adalah peristi%a alam ). $embimbing murid dalam melaksanakan latihan dan kerja kelompok mengadakan penilaian dengan lembar obserfasi =. $emberikan ujian kepada murid untuk terlibat aktif dalam pembelajaran

>. $enutup pelajaran dengan mengumpulkan hasil pembelajaran dengan brsama-sama b. Tindakan Pelaksanaan perbaikan "P# diSD kelas "1 pada materi 4 memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya, pembelajaran. ini dia%ali scenario mempersiapkan scenario #dapun

pembelajaran tersebut yang dipersiapkan adalah BPP " perbaikan. BPP " perbaikan tersebut telah disusun dengan bantuan supervisor "" kami yaitu ibuk $usdayeni, S.PD. SD yang bertugas sebagai guru bidang study "P# di SD! . Sebelum pelaksanaan perbaikan pembelajaran pengamatan ( supervisor "" menginformasikan kepada guru bagai mana kiat-kiat dalam pelaksanaan, dengan menguji lembar observasi tentang pelaksanaan perbaikan pembelajaran. Pengamat menginformasikan langkah-langkah kegiatan yang dilakukan yaitu4 kegiatan a%al, guru hendaknya melakukan obsrvasi yang tepat, menyampaikan tujuan yang jelas sehingga murid dapat memusatkan perhatiannya dalam pembelajaran dan memahami manfaat dalam mempelajarai materi yang dipelajari. Pada kegiatan inti guru hendaknya berusaha membimbing murid dengan media gambar yang sudah disiapkan serta member petunjuk yang jelas dan rici dalam kerja kelompok. 8uru juga member kesempatan kepada sis%a untuk terlibat aktif dalam pembelajaran serata member pujian dan motifasi bagi kelompok yang telah berhasil. Pada kegiatan akhir pun guru hendaknya membimbing murid untuk menarik kesimpulan dari pembelajaran yang telah dipelajari dari pembnelajaran yang telah dipelajari, yang penting sekali adalah guru harus

mengadakan evaluasi, untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan yang telah dicapai oleh guru sekaligus upah balik bagi guru untuk menentukan tindak lanjut dengan menganalisa hasil pembelajaran. .angkah langkah pelaksanaan tindakan perbaikan pembelajaran yaitu sebagai berikut4

T#'F. KF8"#T#! PF$'F.#<#B#! Kegiatan Sis%a menga%ali pembelajaran dengan doGa, mengabseni #%al sis%a untuk melihat kehadirannya dalam pembelajaran, melakukan apersepsi yaitu mengkondisikan dan memotivasi murid untuk melaksanakan proses pembelajaran

Kegiatan -guru menyampaikan tujuan pembelajaran "nti -guru mempoerhatikan dengan seksama dari media-media yang diberikan -murid mengomentari atau menanggapi media gambar tersebut -murid bertanya ja%ab dengan guru tentang cara mnjaga alat indara seperti mata manusia -guru member penjelasan dan penugasan tentang gambargambar yang dilihat -guru menjadi model dalam memaparkan media-media gambar -salah seorang murid diminta menceritakan isi gambar yang ada -guru member komentar tentang cerita diri anak menjadi panduan memperbaiki murid lain -$urid secara kelompok mempersiapkan hasil kerjanya

kedepan, dari tugas yang diberikan gambar tentang memahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan fungsinya, serta pemeliharaannya tersebut -refleksi Kegiatan -guru menilai penampilan murid #khir -guru melibatkan murid, mengumpulkan pembelajaran yang telah berlangsung -guru memberikan latihan tes tertulis kepada murid

c. Pengamatan Sesuai dengan kriteria PTK, penulisan berkolaborasi dengan supervisor "", untuk melakukan pengamatan dan mengisi lembar pengamatan selama proses berlangsung. Tindakan digantikan berhasil apa bila kemampuan murid diatas KK$ yang ditetapkan disekolah tersebut. "nstrument utama pada penelitian ini adalah penelitian sendiri yang juga berperan sebagai pelaksanaan perbaikan pembelajaran dikelas dan dibantu oleh teman seja%ad dan supervisor "" kami, instrument penunjang adalah4 a. .embar observasi b. Data hasil observasi c. 'uku nilai dalam latihan d. @atatan guru 'erdasarkan hasil pengamatan dari supervisor "" maka hasil pembelajaran menunjukan bah%a4

5> murid kelas "1, hanya = murid yang mendapat kesempatan menja%ab pertanyaan guru

Dari = orang murid yang menja%ab, dan hanya * oarang yang ja%abannya benar

Ketika diadakan diskusi kelompok, terjadi keributan kecil karena semua anak ingin melihat gambar-gambar yang ada pada media, karena gambar-gambar tersebut terlalu sedikit 'erdasarkan data yang terkumpul, peneliti mencoba

menyimpulkan hasil perbaikan yang telah dilakukan dan hasil kesimpualan menunjukan bah%a penguasaan murid sudah meningkat, masih belum optimal 56 dari 6, murid yang menja%ab dengan benar semua pertanyaan target menyebarkan pertanyaan kepada minimal 5, anak juga belum tercapai, disamping gambar yang diba%ah anak belum dimanfaatkan. d. Befleksi Pada tahap ini merupaka kegiatan yang dijadikan sebagai titik tolak penelitian pada pra siklus. Kelebihan pada prasiklus tetap dipertahankan, sedangkan kelemahan yang ditemukan diusahakan untuk memperbaikinya pada siklus ". 'erdasarkan hasil refleksi penelitian mengadakan perbaikan dan penyempurnaan pelaksanaan perbaikan pembelajaran pada tindakan siklus berikutnya. Dari hasil pengamatan guru / penulis 0 melakukan refleksi dengan mengajukan pertanyaan berikut pada diri sendiri yaitu diantara nya4 5. #pakah saya terpaku kepada anak-anak yang paling belakang saja H 6. Kalau begini hasilnya, apa yang harus saya perbaiki dalam tindakan perbaikan berikutnyaH

7. $engapa saya tidak dapat menyebarkan pertanyaan kepada minat 5, murid H +. $engapa saya tidak memberi kesempatan kepada anak untuk bertanya dan menceritakan seluruh kelompok dari gambar mata pada indra penglihatan manusiaH

7. Siklus "" a. Perencanaan Pada bagian ini , penulis masih berpedoman kepada refleksi, karena refleksi masih dijadikan dasar untuk menyusun rencana perbaikan pada siklus "" ini, disamping menyusun rencana perbaikan juga disusun lembaran observasi dan lembaran hasil tes murid. Sedangkan materi yang dipelajari adalah menjelaskan kedepan tentang struktur oragan penglihatan manusia, dan metode yang digunakan ialah dengan memberikan bimbingan melalui metode pemberian tugas dan resitas. Bencana perbaikan disusun lebih baik dari pada siklus ". b. Tidakan Pelaksanaan perabaikan pembelajaran pada siklus " ini masih dilaksanakan dikelas saya mengajar, yaitu dan %aktu pelaksanaan tiga hari setelah prasiklus dilaksanakan. Setelah mengkomodasikan dari siklus "" dalam rencana perbaikan siklus ", saya meneliti sekaligus guru kelas "1 SD! , melakukan musya%arah lagi dengan supervisor saya. Setelah itu, penulis bersiap-siap melaksanakan perbaikan siklus "" yang topik pembelajaran adalah lanjutan dari topi yang lalu yaitu

cara mera%at dan memelihara alat indra / mata 0. Topik yang sama karena masih ada ? orang murid yang belum dapat menja%ab pertanyaan. $emahami hubungan antara struktur organ tubuh manusia dengan funsinya serta pemeliharaannya. Tujuan perbaikan iniu terfokus pada + hal yaitu4 5. $ampu menkoordinasikan murid pada a%al belajar. 6. $ampu menggunakan media gambar yang digunakan untuk pemahaman arah. 7. $ampu menyebarkan pertanyaan minimal kepada 5, murid. +. Pada evaluasi murid tuntas dalam pembelajaran. Kegiatan inti4 8uru memasang media gambar struktur panca indra manusia. 8uru meminta murid menyebutkan satu-persatu apa yang diperhatikan pada media gambar secara bergantian. $urid diminta duduk secara berkelompok. Kemudian mencatat ilustrasi dari media gambar yang dilihat secara berdiskusi. ;asil diskusi ditampilkan didepan kelas.

Kegiatan akhir4 Pada akhir pembelajaran, guru memberi tes tertulis dan menulis soal dipapan tulis dan murid menja%ab pertanyaan dikertas selmbar.

c. Pengamatan a. Sis%a bersemangat dalam menja%ab pertanyaan dari 6, murid ada yang tidadk menja%ab pertanyaan dengan benar. b. 8uru dan sis%a menyimpoulkan hasil pembelajaran bersamasama kemudian hasil disimpulkan oleh anak-anak dibuku catatan dengan bantuan guru. Data yang saya dapat dari hasil obsevasi pada murid kelas "1 disupervisor atau penilai ialah sebagai berikut4 5. #nak begitu semangat ketika guru memajang media gambar yang guru gunakan. 6. Semua pertanyaan yang guru berikan murid bisa menja%ab dengan benar, namun ada 6 murid yang pengetahuannya rendah yang tidak dapat menja%ab pertanyaan. 7. #da kelompok anak-anak yang sedang berdiskusi kompak dan aman. +. $urid tidak ada yang rebut, bermain-main dalam kelas. @atatan guru atau penulis yaitu sebagai berikut4 $urid saya semangat, dan dapat menja%ab seluruh peretanyaan yang saya berikan kepada murid. Seluruh murid senang mengikuti proses pembelajaran dan tidak ada yang bermain atau meribut didalam kelas. ;asil belajar meningkat sesuai dengan apa yang kita inginkan.

$. %eknik Analisis Data 1. Data dan *# 'er Data a. Data Penelitian Pemerolehan data penelitian saya ambil dari hasil proses pembelajaran yang terdapat pada interaksi murid kelas "1 SD! Sago Kecamatan "1 <uarai. $ulai dari pelaksanaan prasiklus sampai kepadareaksi yang timbul setaelah berlangsungnya siklus " dan "". "ni semua disusun dan ditulis dalam catatan guru atau atau yang melakukan penelitian. Dada penbelitian ini berupa hasil pengantar, ctatan lapangan dan data hasil belajar dari setiap hasil belajar dari setiap tindakan perbaikan pada setiap tindakan perbaikan pada pembelajaran "lmu Pengetahuan #lam /"P# 0 dengan pendekatan kontekstual pada sis%a kelas "1 dengan pendekatan kontekstual sperti berikut ini4 5. @atatan tentang pelaksanaan pembelajaran yang

berhubungan dengan perilaku guru dengan murid, yang meliputi interaksi pembelajaran antara guru dengan murid, murid dengan murid, dan murid dengan guru dalam pembelajaran "P# diSD. 6. Fvaluasi pembelajaran "lmu Pengetahuan #lam /"P# 0 baik yang berupa evaluasi proses maupun evaluasi hasil.

'. *# 'er Data

:ang dimaksud dengan sumber data yaitu, dari mana penulis mendapatkan hasil penelitian, atau dimana penelitian dilakukan. Sumber data penelitian adalah proses pembelajaran "lmu Pengetahuan #lam /"P# 0 dengan pendekatan kontekstual dikelas "1 SD! ,Kecamatan Kabupaten yang meliputi pelaksanaan pembelajaran dan kegiatan evaluasi se%aktu proses pembelajaran "lmu Pengetahuan #lam / "P# 0. Data diperoleh dari subjekterteliti yakninya guru dan murid kelas "1 kecamatan .

2. Instr# ent Penelitian Didalam kamus ilmiah "nstrumen ialah alat atau perlengkapan, jadi yang dimaksud instrument penelitrian ialah perlengkapan yang digunakan ketikaka proses penelitian berlangsung. Sedangkan instrrumen yang digunakan pada penelitian dan proses perbaikan ini adalah berupa tes prestasi belajar yang diberikan kepada murid untuk mengukur ketercapaian hasil belajar murid. Serta lembar obsrvasi yang digunakan untuk mengamati bagaimana proses pembelajaran berlangsung. :ang dimaksu dengan tes disini yaitu pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur keterampilan, Pengetahuan, intelegensi, kemmpuan atau bakat yang dimiliki serta individu maupun kelompok. Sedangkan tes prestasi ialah tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang setelah mempelajari sesuatu / #rikunto, 6,,) 4 5*, 0 sedangkan observasi ialah secara sistematis dengan prosedur yang berstandar / #rikunto, 6,,) 4 666 0

@ara yang digunakan untuk memperoleh data yang valid dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut4 a. .embar observasi ini digunakan untuk mengamati latar kelas tempat berlangsungnya pembalajaran "lmu Pengetahuan #lam / "P# 0, dengan berpedoman pada lembar-lembar observasi yang telah disediakan. Supervisor mengamati apa yang telah terjadi dalam proses pembelajaran ditandai dengan memberikan ceklis pada kolom yang terdapat dalam lembar observasi sesuaai denagan pengamatan terhadap proses pembelajaran. b. Tes, untuk memperkuat data observasi yang terjadi dalam kelas terutama pada butir penguasaan materi pada pembelajaran "P# yang diddapat dari murid. c. @atatan lapangan, didalam pembuatan catatan lapangan ini pada dasarnya berisi tentang deskripsi atau berupa paparan tentang latar pengamatan terhadap tindakan praktisi dan murid pada %aktu pembelajaran "P#. nsur-unsur yang diamati dalam pelaksanaan mengacu pada apa yang tertera pada butir-butir pengamatan. Pembutan rancangan refleksi harus berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan oleh guru dan pengamat penelitian. <adi yang selaku instrument utama dalam penelitian ialah

peneliti sendiri,guru kelas sebagai pengamat pembelajaran di kelas. Peneliti sebagai instrument utama bertugas menyaring, menilai, menyimpulkan, dan memutuskan data yang diperlukan. 3. Analisis Data :ang dimaksud dengan #nalisis Data yaitu upaya yang dilakukan oleh guru yang berperan sebagai peneliti untuk merangkum secara akurat data yang telah dikumpulkan dalam

bentuk yang dapat dipercaya dan benar adanya. Didalam pelaksanaannya dilakukan dengan cara sebagaiberikut4 memilih, memilah, mengelompokkan data yang ada dan merangkumnya, kemudian menyajikannya dalam bentuk yang mudah dibaca dan dipahami. Dalam memperoleh data penelitian dianalisis dengan

menggunkan model #nalisis Data Kualitatif dan #nalisis Data Kuantitatif. #nalisis data kualitatif yang dita%arkan oleh $iles dan ;uberman / dalam Kunandar 6,,> 4 5,5 0 yakni analisis data dimulai dengan menelaah sejakpengumpulan data sampai seluh data terkumpul. Pada hasil pembelajaran "lmu Pengetahuan #lam dengan menggukan pendekatan kontekstual yang kemudian dipresentasekan, hal ini berdasarkan model analisis kuantitatif Soendjojo Dirdjosoemarto / 5??, 4 +>7 0 dengan rumus yaitu4 Sekor yang diperoleh Persentase perolehan skor IJJJJJJJJJJJJJJJJJJJ K 5,,Sekor maksimal Bentang sekor untuk masing-masing kategori dihitung dapat dibuat dengan cara berikut sebagai berikut4 ?,- - 5,,>,- - >?=,- - =?),- - )?L),Sangat baik 'aik @ukup Kurang Sangat kurang

Dari penjelasan diataslah kita menentukan bagai mana hasil analisis data tersebut. Dan langkah-langkah diatas bisa diterapkan oleg guru kelas yang akan melakukan atau membuat analisis data anak muridnya.