Anda di halaman 1dari 33

BERAT JENIS ZAT PADAT DAN ZAT CAIR

M.1
I. TUJUAN
1) Menentukan berat jenis zat padat berbentuk balok
2) Menentukan berat jenis zat padat yang tidak beraturan
3) Menentukan berat jenis zat cair dengan gelas ukur dan neraca teknis
4) Menentukan berat zat cair dengan Piknometer
5) Menentukan berat jenis zat cair dengan Neraca Morh
) Mengenal dan belajar mempergunakan alat!alat yang bersangkutan
") Melatih ketelitian dalam mengukur

II. DASAR TEORI
1# $%&'()
$luida adalah zat alir adalah zat dalam keadaan bisa mengalir# )da dua macam
*luida yaitu cairan dan gas# +alah satu ciri *luida adalah kenyataan bah,a jarak antara dua
molekulnya tidak tetap- bergantung pada ,aktu# 'ni disebabkan oleh lemahnya ikatan antara
molekul yang disebut kohesi#
.aya kohesi antara molekul gas sangat kecil jika dibandingkan gaya kohesi antar
molekul zat cair# 'ni mnyebabkan molekul!molekul gas menjadi relati* bebas sehingga gas
selalu memenuhi ruang# +ebaliknya molekul!molekul zat cair terikat satu sama lainnya
sehingga membentuk suatu kesatuan yang jelas meskipun bentuknya sebagian ditentukan
oleh ,adahnya#
)kibat yang lainnya adalah si*at kemampuannya untuk dimampatkan#.as bersi*at
mudah dimampatkan sedangkan zat cair sulit#.as jika dimampatkan dengan tekanan yang
cukup besar akan berubah manjadi zat cair# Mekanika gas dan zat cair yang bergerak
mempunyai perbedaan dalam beberapa hal- tetapi dalam keadaan diam keduanya
mempunyai perilaku yang sama dan ini dipelajari dalam statika *luida#
/injauan dalam statika *luida bersi*at makroskopik#(an karenanya ketika kita
mengambil elemen 0olume yang sangat kecil- maka 0olume ini masih jauh lebih besar dari
ukuran m1lekul!m1lekul pembentuk *luida tersebut#
1
2# /23)N)N $%&'()
(e*inisi /ekanan
/ekanan dalam mekanika benda titik unsur dinamika yang utama adalah gaya- maka
dalam mekanika *luida unsur itu adalah tekanan#/ekanan adalah gaya yang dialami oleh
suatu titk pada suatu permukaan *luida persatuan luas dalam arah tegak lurus permukaan
tersebut# +ecara matematik tekanan P dide*inisikan melalui hubungan
d$4pd)-
dimana d$ adalah gaya yang dialami oleh elemen luas d) dari permukaan *luida#
+ehingga gaya yang bekerja pada suatu luas ) adalah5
$ 4 mg 4 )hg
/ekanan- p- adalah5
p 4 $6) 4)hg 6 ) 4 gh
/ekanan *luida sebanding dengan rapat massa dan kedalaman dalam *luida
+ecara mikroskopik gaya ini merupakan pertambahan momentum per satuan ,aktu
yang disebabkan oleh tumbukan molekul!molekul *luida di permukaan tersebut# Permukaan
ini bisa berupa permukaan batas antara *luida dengan ,adahnya- tetapi ia bisa pula
berbentuk permukaan imajiner yang kita buat pada *luida#/ekanan ini merupakan besaran
skalar- bukan suatu besaran 0ektor seperti halnya gaya#
7ubungan /ekanan dengan 3edalaman
(engan menggunakan hukum Ne,ton kita dapat menurunkan persamaan yang
menghubungkan tekanan dengan kedalaman *luida5
2

h
p 4 p
o
8 gh
(engan p
o
adalah tekanan di permukaan#
9umus ini menyatakan hubungan antara tekanan p dan kedalaman h# 7ubungan ini juga
menyatakan bah,a tempat!tempat yang mempunyai posisi 0ertikal sama akan mempunyai
tekanan yang sama#
3# 7&3&M!7&3&M 7'(9:+/)/'3)
(ari persamaan distribusi tekanan kita juga dapat turunkan hukum!hukum
hidrostatika yang terkenal#3arena persamaan distribusi tekanan adalah konsekuensi hukum
Ne,ton- maka dapat dosimpulkan bah,a hukum!hukum tsb bukanlah hukum
*undamental#)rtinya kita tidak memerlukan mekanika khusus untuk *luida#;erikut adalah
penurunan hukum!hukum hidrostatika dari persamaan tekanan *luida tersebut diatas#
7ukum Pascal
7ukum Pascal mengatakan bah,a5
<tekanan pada suatu titik akan diteruskan kesemua titik lain secara sama<#
)rtinya bila tekanan pada suatu titik dalam zat cair ditambah dengan suatu harga- maka
tekanan semua titik di tempat lain pada zat cair yang sama akan bertambah dengan harga
yang sama pula#
7ukum )rchimedes
+alah satu hukum hidrostatika yang lain adalah hukum archimedes yang mengatakan
bah,a5
<+etiap benda yang berada dalam satu *luida maka benda itu akan mengalami gaya keatas-
yang disebut gaya apung- sebesar berat air yang dipindahkannya<#
7ukum ini juga bukan suatu hukum *undamental karena dapat diturunkan dari hukum
ne,ton juga#
;ila gaya archimedes sama dengan gaya berat = maka resultan gaya 4> dan benda
melayang #
;ila $
)
?= maka benda akan terdorong keatas akan melayang
;ila $
)
@= maka benda akan terdorong keba,ah dan tenggelam
3
Aika rapat massa *luida lebih kecil daripada rapat massa balok maka agar balok
berada dalam keadaan seimbang-0olume zat cair yang dipindahkan harus lebih kecil dari
pada 0olume balok#)rtinya tidak seluruhnya berada terendam dalam cairan dengan
perkataan lain benda mengapung# )gar benda melayang maka 0olume zat cair yang
dipindahkan harus sama dengan 0olume balok dan rapat massa cairan sama dengan rapat
rapat massa benda#
Aika rapat massa benda lebih besar daripada rapat massa *luida- maka benda akan
mengalami gaya total ke ba,ah yang tidak sama dengan nol# )rtinya benda akan jatuh
tenggelam#
4# /ekanan )tmos*ir
Aika diatas permukaan *luida terdapat tekanan- p> maka tekanan dalam *luida
dengan kedalaman h adalah5
p 4 p> 8 gh
&ntuk permukaan di atas *luida yang terbuka- p> adalah tekanan atmos*ir# /ekanan
atmos*ir bumi berubah dengan ketinggian# /ekanan udara pada suatu tempat tertentu juga
ber0ariasi sesuai dengan kondisi cuaca# /ekanan atmos*ir rata!rata pada permukaan air laut
adalah5
1 atm 4 1#>13 B 1>5 N6m2 4 1>1#3 kPa
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan 0olume benda# +emakin tinggi
massa jenis suatu benda- maka semakin besar pula massa setiap 0olumenya# Massa jenis
4

p
0
rata!rata setiap benda merupakan total massa dibagi dengan total 0olumenya# +ebuah benda
yang memiliki massa jenis lebih tinggi Cmisalnya besi) akan memiliki 0olume yang lebih
rendah daripada benda bermassa sama yang memiliki massa jenis lebih rendah Cmisalnya
air)#
+atuan +' massa jenis adalah kilogram per meter kubik CkgDm
!3
)
Massa jenis ber*ungsi untuk menentukan zat# +etiap zat memiliki massa jenis yang berbeda#
(an satu zat berapapun massanya berapapun 0olumenya akan memiliki massa jenis yang
sama#
9umus untuk menentukan massa jenis adalah
dengan
E adalah massa jenis-
m adalah massa-
F adalah 0olume#
+atuan massa jenis dalam GH.+ Icenti!gram!sekonJG adalah5 gram per sentimeter kubik
Cg6cm
3
)#
1 g6cm
3
41>>> kg6m
3
Massa jenis air murni adalah 1 g6cm
3
atau sama dengan 1>>> kg6m
3
+elain karena angkanya yang mudah diingat dan mudah dipakai untuk menghitung- maka
massa jenis air dipakai perbandingan untuk rumus ke!2 menghitung massa jenis- atau yang
dinamakan GMassa Aenis 9elati*G
9umus massa jenis relati* 4 Massa bahan 6 Massa air yang 0olumenya sama
;erat jenis adalah perbandingan relati* antara massa jenis sebuah zat dengan massa jenis air
murni# )ir murni bermassa jenis 1 g6cmK atau 1>>> kg6mK#
+edangkan massa adalah suatu ukuran yang menyatakan zat yang terkandung dalam
suatu benda #+emakin besar massa suatu benda -semakin banyak zat yang terkandung
dalam benda tersebut #Massa suatu benda selalu tetap atau sama karena ia tidak
dipengaruhi gaya gra0itasi# &ntuk mengukur berat suatu benda -*aktor yang
mempengaruhinya adalah massa benda tersebut dan percepatan gra0itasinya#uh suatu
5
benda dari permukaan bumi - maka semakin kecil percepatan gra0itasinya berarti berat
akan berkurang #(engan demikian didapatkan rumus 5
,4m#g
(imana 5
, 4 berat benda CN6kg ms )
m 4 massa benda Ckg)
g 4 percepatan gra0itasi Cms)
1# Hiri 3has Molekul Lat Padat
! gaya tarik menarik sangat kuat
! susunannya berdekatan satu sama lain
! letaknya berdekatan
! tidak bisa bergerak bebas
2# Hiri 3has Molekul Lat Hair
! gaya tarik menarik tidak begitu kuat
! susunannya tidak beraturan
! letaknya agak renggang
! bergerak bebas berpindah!pindah tempat
III. ALAT-ALAT
Neraca /eknis
Neraca Mohr
Piknometer
)nak timbangan
)ir suling
Lat padat dan cair yang akan digunakan
.elas dan bangku
Aangka sorong

Mikrometer +krup
IV. PELAKSANAAN PERCOBAAN
A. Menentukan berat en!" #at $a%at berbentuk ba&'k
a) &kur tebal benda dengan mikrometer skrup atau jangka sorong#
b) &kur panjang dan lebar benda dengan jangka sorong#
c) /imbang benda dengan Neraca /eknis#
B. Menentukan berat en!" #at (a!r %en)an )e&a" ukur %an nera(a
a) /imbang gelas dalam keadaan kosong
b) 'si gelas ukur dengan air sebanyak 3>> ml
c) /imbang gelas ukur setelah diisi zat cair
9umus matematis5
E
c
4 =
c
F
c
C. Menentukan berat en!" #at $a%at berbentuk t!%ak beraturan.
a) .antungkan benda tersebut pada neraca dan tentukan beratnya#
b) (alam keadaan tergantung seperti di atas - masukkan benda itu dalam air
suling- dan tentukan berat benda dalam air#
c) &kur dan catat suhu air suling yang sedang dipergunakan dalam percobaan
ini#
d) (ari hasil 1 dan 2 dapat ditentukan 0olume benda
9umus matematis 5
= 4 = udara M = air 4 $
)
4 E
c
# g# F
benda
benda
udara
Benda
Vol
W

"
V. DATA PEN*AMATAN
A. Menentukan berat en!" #at $a%at berbentuk ba&'k
Mengukur tebal balok- lebar balok-panjang balok dan massa balok
B. Menentukan berat en!" #at (a!r %en)an )e&a" ukur %an nera(a
Menimbang massa gelas ukur kosong dan massa gelas ukur 8 3>> ml air
N
Percobaan /ebalCcm) PanjangCcm) %ebarCcm) MassaCgr)
1 1-"N 12-"5 1-"2 2"-"
2 1-"N 12-"4 1-"1 2"-
3 1-"2 12-N> 1-"2 2"-"
4 1-"" 12-"N 1-"> 2"-
5 1-"N 12-N> 1-"2 2"-"
"" - 1 t "N - 12 p "1 - 1 l - 2" m
N' Ma""a *e&a"
+)r,
Ma""a )e&a" - a!r +)r, Ma""a a!r +)r,
1 2>O 4O2-3 2N3-3
2 2>O 4O2-4 2N3-4
3 2>O 4O2-3 2N3-3
4 2>O 4O2-3 2N3-3
5 2>O 4O2-4 2N3-4
2>O gelas m 34 - 4O2 +air gelas m 34 - 2N3 air m
C. Menentukan berat en!" #at $a%at berbentuk tak beraturan
+uhu air yang digunakan 4 2N-3P H
N' . %! u%ara +N, . %! a!r +N, . +N,
1 >-11 >-> >->5
2 >-11 >-> >->5
3 >-11 >->5 >->
4 >-11 >->5 >->
5 >-11 >-> >->5
11 - > udara W >5 - > air W
>54 - > W
VI. PER/ITUN*AN DATA
A. Menentukan berat en!" #at $a%at berbentuk ba&'k
=
V
g m
V
w #

dimana 5
F 4 p # l # t- dan
p 4 12-"5 cm
l 4 1-"N cm
t 4 1-"2 cm
m 4 2"-" gr
g 4 ON> cm6s
2

F 4
t l p
4 12-"5 B 1-"N B 1-"2
4 3O->35 cm
3
O
v
m
b


3
6 "1 - >
>4 - 3O
" - 2"
cm gr

Maka
g S #
4 >-"1 B ON>
4 O5-N dyne6cm
3
(engan cara yang sama diperoleh data sebagai berikut5
N' $
+(0,
&
+(0,
t
+(0,
0
b
+)r,
V
+(0
1
,
2
+)r3(0
1
,
S
+%4ne3(0
1,
1 12-"5 1-"2 1-"N 2"-" 3O->4 >-"1 O5-N
2 12-"4 1-"1 1-"N 2"- 3N-"N >-"1 O5-N
3 12-N> 1-"2 1-"2 2"-" 3"-N" >-"3 "15-4
4 12-"N 1-"> 1-"" 2"- 3N-4 >-"2 ">5-
5 12-N> 1-"2 1-"N 2"-" 3O-1O >-"1 O5-N
B. Menentukan berat en!" #at (a!r %en)an )e&a" ukur %an nera(a tekn!"
=
Va
g ma
Vc
wc #

=
{ }
Va
g m m m
gelas gelas a
# ) C +
4
( )
Va
g m m
gelas air gelas
#
+
-dimana m
a
4 Cm
gelas 8
)ir)! m
gelas
Per5!tun)an
m
gelas
Cm
g
) 4 2>O gr
1>
m
gelas8air
Cm
a
) 4 4O2-4 gr
m
air
4 4O3-"!2>N-O 4 2N3-34 gr
g 4 ON> cm6s
2
F
air
4 3>> ml4 3>> cm
3

a
2
air
6 O445 - >
3>>
34 - 2N3
F
cm gram
m
air

{ }
{ }
3
dyne6cm O2N-N4
3>>
ON> # O - 2>N 34 - 4O3

#

a
g c
air
V
g m m
S
(engan cara yang sama diperoleh data sebagai berikut5
N' Ma""a )e&a"
k'"'n) +0
)
,
Ma""a )e&a" -
a!r +0
(
,
0a""a a!r
+)r,
+0
a
,

a
S
a!r
+%4ne3(0
1
,
1# 2>O 4O2-3 2N3-3 >-O445 O2N-N4
2# 2>O 4O2-4 2N3-4 >-O445 O2N-N4
3# 2>O 4O2-3 2N3-3 >-O445 O2N-N4
4# 2>O 4O2-3 2N3-3 >-O445 O2N-N4
5# 2>O 4O2-4 2N3-4 >-O445 O2N-N4
C. Menentukan berat en!" #at $a%at 4an) berbentuk tak beraturan
6
benda
u
benda
udara
V
m
V
W

=
udara
M=
air
4
a
# g # F
benda
11
Cm
u
M m
a
) # g 4
a
# g # F
benda
F
benda
4
a
a
a
a
a u
V
m m m

Untuk $er('baan 1
a
a
a
V
m


3
ON - >
3>>
4 - 2O>
cm
gr

F
benda
4
a
a u
m m

4
ON - >
4O" 1 - 5N
4
3
45 - "3 cm
4
benda
u
V
g m #
4 3
N - "5
45 - "3
N - O # 1 - 5N
m
N

(engan cara yang sama diperoleh hasil 5


VII. Ra&at Kera)uan
a. Menentukan berat en!" #at $a%at 4an) berbentuk ba&'k
12
Percobaa
n

a
) C
3
cm
gr
F
b
) C
3
cm

) C
3
m
N
1 >-ON "3-45 "5-N
2 >-ON "3-45 "5-N
3 >-ON "3-24 "->1
4 >-ON "3-45 "5-N
5 >-ON "3-45 "5-N
) C
) )C C
Q
V V
g g m m
t
t t
t
7 Ra&at kera)uan untuk $8
No p Ccm)
p
Ccm) p !
p
Ccm) Cp !
p
)
2
Ccm)
1#
2#
3#
4#
5#
12-"5
12-"4
12-N>
12-"N
12-N>
12-"N
12-"N
12-"N
12-"N
12-"N
!>->3
!>->4
>->2
>
>->2
>->>>O
>->>1
>->>>4
>
>->>>4
>>33 - >

p p

) 1 C
) C
2



n n
P P
P

cm
cm
>13 - >
>>>15 - >
2>
>>33 - >
) 1 5 C 5
>>33 - >

cm P P >13 - > "N - 12 t t


9alat nisbi 4
R 1>> x
P
P
4
R 1>>
"N - 12
>13 - >
x
4 >-1>2R
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >-1>2R 4 OO-NONR
13
7Ra&at kera)uan untuk &8
No l Ccm) l Ccm) l ! l Ccm) Cl ! l )
2
Ccm)
1#
2#
3#
4#
5#
1-"2
1-"1
1-"2
1-">
1-"2
1-"1
1-"1
1-"1
1-"1
1-"1
>->1
>
>->1
!>->1
>->1
>->>>1
>
>->>>1
>->>>1
>->>>1
>>>4 - >
) 1 n C n
) l l C
l
2




cm
cm
>>45 - >
>>>>2 - >
2>
>>>4 - >
) 1 5 C 5
>>>4 - >

cm l l >>45 - > "1 - 1 t t


9alat nisbi 4
R 1>> x
l
l
4
R 1>>
"1 - 1
>>45 - >
x
4 >-23R
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >-23R 4 OO-"3"R
7 Ra&at kera)uan untuk t:
No t Ccm) t Ccm) t ! t Ccm) Ct ! t )
2
Ccm)
1#
2#
3#
4#
1-"N
1-"N
1-"2
1-""
1-""
1-""
1-""
1-""
>->1
>->1
!>->5
>
>->>>1
>->>>1
>->>25
>
14
5# 1-"N 1-"" >->1 >->>>1
>>2N - >
) 1 C
) C
2



n n
t t
t

>12 - >
>>>14 - >
2>
>>2N - >
) 1 5 C 5
>>2N - >


12 - > "" - 1 t t t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
t
t
4
R 1>>
"" - 1
12 - >
x
4 -"NR
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! -"NR 4 O3-22R
S Ra&at kera)uan untuk 0
b8
No m
b
Cgr) m
b
Cgr) m
b
! m
b
Cgr) Cm
b
! m
b
)
2
Cgr)
1#
2#
3#
4#
5#
2"-"
2"-
2"-"
2"-
2"-"
2"-
2"-
2"-
2"-
2"-
>->4
!>->
>->4
!>->
>->4
>->>1
>->>3
>->>1
>->>3
>->>1
>12 - >
) 1 n C n
) m m C
m
2
b
b
b



15

cm
cm
>25 - >
>>> - >
2>
>12 - >
) 1 5 C 5
>12 - >

gr m m
b
b >25 - > - 2" t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
m
m
b
b

4
R 1>>
- 2"
>25 - >
x
4 >->OR
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >->OR 4 OO-O1R
7 Ra&at kera)uan untuk V8
3
cm 3N-"
5
1O3-34

n
V
V
No F Ccm
3
)
V
Ccm
3
)
( ) V ! F
Ccm
3
)
( )
2
! F V
Ccm
3
)
1
2
3
4
5
3O->4
3N-"N
3"-N"
3N-4
3O-1O
3N-"
3N-"
3N-"
3N-"
3N-"
>#3"
>-11
!>-N
!>#21
>-52
>-13O
>->121
>-4
>->441
>-2">4

1>35 - 1
) 1 C
) C
2



n n
V V
V
1

3
3
235 - >
>551"5 - >
2>
1>35 - 1
cm
cm

3
235 - > " - 3N cm V V t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
V
V
4
R 1>>
" - 3N
235 - >
x
4 >-1R
3ebenaran praktikum 4 1>>R !>-1R 4 OO-3OR
7 Ra&at kera)uan untuk S8
) C
) C ) C
V V
g g m m
S S
b
b
t
t t
t

3
6 ) N4 - 4 ">1 C
) >>O - > ">1 ">1 C
) >> - > >>>O - > )C ">1 ">1 C
" - 3N
235 - >
N - 2"1>
4 - 24
" - 3N
N - 2"1>
" - 3N
N - 2"1>
) 235 - > " - 3N C
) 4 - 24 N - 2"1> C
) 235 - > " - 3N C
1
) >>>O - > N - 2"1> N - 2"1> C
) 235 - > " - 3N C
1
) > >>>O - > )C N - 2"1> N - 2"1> C
) 235 - > " - 3N C
1
ON>
>
- 2"
>25 - >
) ON> - 2" C ) ON> - 2" C
) C
1
) C ) C
cm dyne
V V g
g
m
m
g m g m
b
b
b b
t
t
+ t

,
_

+
,
_

t
,
_

t
t

t
t
t
+ t
t

,
_

+ t
t

,
_

t
9alat nisbi 4
R 1>> x
S
S
4
R 1>>
">1
N4 - 4
x
4 >-OR
3ebenaran praktikum 4 1>>R !>-O R 4 OO-31R
1"
b. Menentukan berat en!" #at (a!r %en)an )e&a" ukur %an nera(a
Ra&at kera)uan 0a""a )e&a" ukur - a!r +0
(
,
n
m
m
c
c


gr
gr
34 - 4O2
5
" - 24

No m
c
Cgr)
c
m
Cgr) m
g
!
c
m
Cgr)
Cm
g
!
c
m
)
2
Cgr)
1#
2#
3#
4#
5#
4O2-3
4O2-4
4O2-3
4O2-3
4O2-4
4O2-34
4O2-34
4O2-34
4O2-34
4O2-34
!>->4
>->
!>->4
!>->4
>->
>->>1
>#>>3
>->>1
>->>1
>->>3
2
) C
c c
m m
4>->12
) 1 C
) C
2



n n
m m
m
c c
c

>25 - >
>>> - >
2>
>12 - >
) 1 5 C 5
>12 - >

gr m m
c c
>25 - > 34 - 4O2 t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
m
m
c
c

4
R 1>>
34 - 4O2
>25 - >
x
1N
4 >->>5R
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >->>5R 4 OO#OO5R
Ra&at kera)uan 0a""a )e&a" ukur k'"'n)+0
)
,
n
m
m
g
g


gr
gr x
2>O
5
) 5 2>O C

) 1 C
) C
2



n n
m m
m
g g
g
1O
M
g
Cgr)
g
m
Cgr)
) C
g g
m m

Cgr)
2
) C
g g
m m
Cgr)
2>O 2>O > >
>
>
>
>

2
) C
g g
m m
> gr

>
>
2>
>
) 1 5 C 5
>

gr m m
g g
> 2>O t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
m
m
g
g

4
R 1>>
2>O
>
x
4 >R
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >R 4 1>>R
Ra&at kera)uan untuk 0a""a #at (a!r+0
a
,
n
m
m
a
a


gr
gr
34 - 2N3
5
" - 141

2>
M
a
Cgr)
a
m
Cgr)
) C
a a
m m

Cgr)
2
) C
a a
m m Cgr)
2N3-3
2N3-4
2N3-3
2N3-3
2N3-4
2N3-34
2N3-34
2N3-34
2N3-34
2N3-34
!>->4
>->
!>->4
!>->4
>->
>->>1
>#>>3
>->>1
>->>1
>->>3
2
) C
a a
m m
4 >->12 gr
) 1 C
) C
2



n n
m m
m
a a
a

>25 - >
>>> - >
2>
>12 - >
) 1 5 C 5
>12 - >

gr m m
a a
>25 - > 34 - 2N3 t t
9alat nisbi 4
R 1>> x
m
m
g
g

4
R 1>>
34 - 2N3
>25 - >
x
4 >->>NR
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! >->>NR 4 OO-OO2R
Ra&at untuk 0a""a en!" #at (a!r
2
1
) C t t
a a a
V V V
skala terkecil
21
3
6 1331 - > O45 - >
) >N333 - > >4 - > C O45 - > O45 - >
3>>
25
34 - 2N3
111 # 14
3>>
34 - 2N3
3>>
34 - 2N3
25 3>>
) >144 - > 34 - 2N3 C
25 3>>
2>O
>
34 - 4O2
>25 - >
) 2>O 34 - 4O2 C ) 2>O 34 - 4O2 C
25 3>>
)J > 2>O C ) >25 - > 34 - 4O2 IC
)J C ) IC
cm gram
V V
m m m m
g g c c
t
+ t
1
]
1

,
_

+ t
t
t

t
1
]
1

,
_

+ t

t
t t

t
t t

9alat nisbi 4
R 1>> x


4
R 1>>
O45 - >
1331 - >
x
4 14->N5R
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! 14->N5R 4 N5-O15R
Ra&at kera)uan untuk berat en!" ben%a + S ,
22
t
3
6 1"5 - "" 5"" - O25
) >N333 - > >>>>5 - > C 5"" - O25 5"" - O25
3>>
25
2 - 2"""3
111 # 14
3>>
2 - 2"""3
3>>
2 - 2"""3
25 3>>
) 111 - 14 2 - 2"""3 C
25 3>>
) >>>>5 - > C 2 - 2"""3 2 - 2"""3 C
25 3>>
ON>
>
34 - 2N3
>144 - >
ON> 34 - 2N3 ) ON> 34 - 2N3 C
25 3>>
) > ON> )C >144 - > 34 - 2N3 C
25 3>>
> ON>
2>O
>
34 - 4O2
>25 - >
) 2>O 34 - 4O2 C ) 2>O 34 - 4O2 C
25 3>>
> ON> )J > 2>O C ) >25 - > 34 - 4O2 IC
)J C ) IC
cm dyne
V V
g g m m m m
g g c c
t
+ t
1
]
1

,
_

+ t
t
t

1
]
1

t
t

t
1
]
1

,
_

+ t

t
t t

t
t
1
]
1

,
_

+ t

t
t t t

t
t t t

9alat nisbi 4
R 1>> x
S
S
4
R 1>>
5"" - O25
1"5 - ""
x
4 N-33NR
3ebenaran praktikum 4 1>>R ! N-33NR 4 O1-2R
(. Menentukan berat en!" #at $a%at 4an) berbentuk t!%ak beraturan
1. Ra&at kera)uan 0a""a batu - ta&! +0a""a ben%a %! u%ara,
23
S S t
Tm
u
4
) 1 C
) C
2


n n
u m mu
4
) 1 5 C 5
N4>3 - 1

gr
4
2>
N4>3 - 1 gr
4
gr >O2 - >
Tm
u
4 >-3>3 gr
gr u m mu ) 3>3 - > 22 - 33 C ) C t
9alat nisbi 5
R 1>>

u m
mu
24
m
u
Cgr) u m Cgr)
) C u m mu

Cgr)
2
) C u m mu Cgr)
32-" 33-22 !>-52 >-2">4
32-O 33-22 !>-53 >-2N>O
33-O5 33-22 >-"3 >-532O
32-"N 33-22 !>-44 >-1O3
33-O 33-22 >-"5 >-525

2
) C u m mu 1-N4>3 gr

R O12 - > R 1>>
22 - 33
3>3 - >

3ebenaran praktikum 5 1>>R ! >-O12R4 OO->OR
9. Ra&at kera)uan 0a""a ben%a %a&a0 a!r
Tm
a
4
) 1 C
) C
2


n n
m m
a a
4
) 1 5 C 5
>352 - >

gr
4
2>
>352 - > gr
4
gr >>1" - >
25
M
a
Cgr)
a
m
Cgr)
) C
a a
m m

Cgr)
2
) C
a a
m m Cgr)
2O>-4 2O>-4N !>->N >->>4
2O>-5 2O>-4N >->2 >->>4
2O>- 2O>-4N >-12 >->144
2O>-5 2O>-4N >->2 >->>4
2O>-4 2O>-4N !>->N >->>4

2
) C
a a
m m >->352 gr
Tm
a
4 >->42gr
gr m m
a a
) >42 - > 4N - 2O> C ) C t
9alat nisbi 5
R 1>>

a
a
m
m

R >145 - > R 1>>
4N - 2O>
>42 - >

3ebenaran praktikum 5 1>>R ! >->145R 4 OO-ONR
1. Ra&at kera)uan :'&u0e ben%a
2
F
b
Cmm
3
)
b
V
Cmm
3
)
) C
b b
V V

Cmm
3
)
2
) C
b b
V V Cmm
3
)
12-5 12-4 >-1 >->1
12-> 12-4 !>-4 >-1
12-5 12-4 >-1 >->1
12-5 12-4 >-1 >->1
12-5 12-4 >-1 >->1

2
) C
b b
V V >-2 gr
TF
b
4
) 1 C
) C
2


n n
V m V
b b
4
) 1 5 C 5
2 - >
3

mm
4
2>
22 - >
3
mm
4
3
>1 - > mm
TF
b
4 >-1 mm
3
3
) 1 - > 4 - 12 C ) C mm V m V
b b
t
9alat nisbi 5
R 1>>

b
b
V
V

R N> - > R 1>>
4 - 12
1 - >

3ebenaran praktikum 5 1>>R ! >-N>R 4 OO-1O4R
;. Ra&at kera)uan 0a""a a!r
2"
F
ba
Cgr)
a
V Cgr)
) C
a a
V V

Cgr)
2
) C
a a
V V Cgr)
>-2N"25 >-2NN>1 !>->>>" 5"-"#1>
!N
>-2N" >-2NN>1 !>->>>41 1-N1#1>
!N
>-2NN1 >-2NN>1 >->>>>O N-1#1>
!O
>-2NN5 >-2NN>1 >->>>4O 24->1#1>
!N
>-2NN >-2NN>1 >->>>5O 34-N1#1>
!N

2
) C
a a
V V 13-42#1>
!"
TFa 4
) 1 C
) C
2


n n
V m V
a a
4
) 1 5 C 5
1> # 42 - 13
"

gr
4
2>
1> # 42 - 13
"
4
N
1> # " -

TF
a
2-#1>
!4
3 4
) 1> # - 2 2NN>1 - > C ) C mm V m V
a a

t
9alat nisbi 5 R 1>>

Va
V
a

R >>>>O>2 - > R 1>>
2NN>1 - >
>>>2 - >

3ebenaran praktikum 5 1>>R ! >->>>>O>2R 4 OO-OOR
<. Ra&at kera)uan berat en!" #at $a%a berbentuk t!%ak beraturan
2N
( )( )
( )( )
( )
( ) ( )
( )
( )
( ) ( ) { }
( ) { }
( ) >5 - 45 45 - 225 ) C
) >1"1 - > C 45 - 225 45 - 225 ) C
>>N> - > >>O1 - > 45 - 225 45 - 225 C
4 - 12
1 - >
- 32555
O> - 2O
4 - 12
- 32555
4 - 12
- 32555
) C
) 1 - > 4 - 12 C
O> - 2O - 32555
) C
1 - > 4 - 12
>>O12 - > - 32555 - 32555
) C
1 - > 4 - 12
ON>
>
22 - 33
3>3 - >
ON> # 22 - 33 ON> # 22 - 33
) C
) 1 - > 4 - 12 C
> ON> 3>3 - > 22 - 33
) C
) C
) C
) > ON> C ) C
t t
t t
+ t t

'

,
_

,
_

+ + t

'

t
t
t

'

t
t
t

'

,
_

,
_

t t
t
t
t t
t
t
t t
t
t t









V
V V
g g m m
g g
b b
u u
9alat nisbi 5
R 1>>


R "1 - 1 R 1>>
45 - 225
>5 - 45

3ebenaran praktikum 5 1>>R ! 1-"1R 4 ON-2N4R
VIII. PEMBA/ASAN
Pada percobaan ;erat jenis Lat Padat dan Lat cair ini digunakan balok kayu
sabagai contoh untuk mencari berat jenis Lat padat yang beraturan- batu digunakan
sebagai contoh untuk menentuakn berat jenis zat padat berbentuk tidak beraturan-
sedangkan untuk menentukan beart jenis zat cair digunakan air#
(alam menentukan berat jenis zat padat berbentuk balok dilakukan dengan
mencari 0olume balok terlebih dahulu# Folume balok dapat dicari dengan mengukur
tebal balok sebagai tinggi balok- lebar - dan panjang balok dengan mikrometer
2O
skrup# 3emudian untuk mencari massa balok- digunakan neraca teknis untuk
menimbangnya# 3emudian dicari berat jenisnya dengan rumus 5
balok
Balok
balok
V
W

&ntuk menentukan berat jenis zat cair Cdalam percobaan ini digunakan air)
dengan gelas ukur dan neraca- ditimbang terlebih dahulu gelas yang kosong
denngan neraca teknis# 3emudian diisi dengan air 3>> m%# setelah gelas ukur diisi
air 3>> m% ditimbang kembali dengan neraca teknis# +ehingga untuk mencari berat
air dapat dicari dengan mengurangkan berat gelas ukur yang diisi air dengan gelas
ukur yang kosong# &ntuk mencari berat jenis zat cair digunakan rumus 5
( )
air
gelas air gelas
air
V
g m m #
+

(alam menentukan berat jenis zat padat yang berbentuk tidak beraturan terlebih
dahulu dicari 0olume benda Cdalam percobaan ini di gunakan batu)- batu ini tidak
bisa dicari 0olumenya dengan rumus
t l p
- karena bentuknya tidak beraturan#
&ntuk itu diterapkan 7ukum )rchimedes- yang berbunyi <+etiap benda yang berada
dalam satu *luida maka benda itu akan mengalami gaya keatas- yang disebut gaya
apung- sebesar berat air yang dipindahkannya<#
&ntuk menerapakan teori diatas- terlebih dahulu isi gelas ukur dengan air#
Hatat 0olume air a,al C
>
V
)- kemudian batu dimasukkan ke dalam air sehingga
0olumenya bertmbah C
1
V )# +esuai dengan hukum )rchimedes- maka 0olume
benda sama dengan perubahan 0olume air C V ) atau secara matematis dapat
dituliskan 5
> 1
V V V V
batu

+etelah medapat 0olumenya- batu diikat dan ditimbang dengan neraca Morh
dengan cara digantungkan# 3emudian pada saat posisi batu tergantung- di ba,ahnya
diletakkan gelas ukur yang sudah diisi air- sehinnga batu tercelup dalam air# +eperti
telah diketahui pada percobaan ini- terjadi perbedaan berat antara batu di air dengan
3>
berat batu di udara# 7al ini karena air dalam gelas ukur memberikan gaya ke atas
terhadap batu- sehingga beratnya lebih ringan pada saat dalam air dibandingkan
berat di udara#
+ebenarnya ada lagi satu percobaan menentukan berat jenis zat cair dengan
Piknometer- namun karena piknometernya rusak- maka percobaan mencari berat
jenis zat cair dengan piknometer tidak bisa dilakukan#
(alam proses pengambilan data untuk menentukan berat jenis benda ini-
masih banyak terdapat kekurangan dan kesalahan yang menyebabkan ralat keraguan
yang didapatkan bernilai kecil# 7al ini dapat disebabkan kurangnya ketelitian kami
sebagai praktikan dalam menimbang benda- mengukur panjang- lebar- dan tinggi
benda- ataupun dapat juga disebabkan oleh adanya sedikit kerusakan pada alat!alat
yang digunakan sehingga hasil yang diperoleh menjadi kurang signi*ikan#
31
I=. KESIMPULAN
Lat cair menekan ke segala arah# Lat cair akan memberi tekanan ke semua arah yang
ada dengan besar yang sama#
/ekanan zat cair bergantung pada kedalamannya
;erat jenis adalah perbandingan relati* antara massa jenis sebuah zat dengan massa
jenis air murni#
Massa jenis adalah pengukuran massa setiap satuan 0olume benda# +ecara
matematis- massa jenis dirumuskan 5
v
w

7ukum )rchimedes berbunyi 5"Setiap benda yang berada dalam satu fluida maka
benda itu akan mengalami gaya keatas, yang disebut gaya apung, sebesar berat air
yang dipindakannya"!
;ila gaya archimedes sama dengan gaya berat = maka resultan gaya 4 > dan
benda melayang #
;ila $
)
?= maka benda akan terdorong keatas akan melayang
;ila $
)
@= maka benda akan terdorong keba,ah dan tenggelam#
Aika rapat massa *luida lebih kecil daripada rapat massa benda maka agar benda
berada dalam keadaan seimbang-0olume zat cair yang dipindahkan harus lebih kecil
dari pada 0olume benda
Pada benda yang bentuk beraturan -berat jenis zat padat tergantung pada
! Massa benda
! Folume zat padat
! Percepatan gra0itasi
(engan rumus 5
V
g m

;erat jenis benda tidak beraturan dipengaruhi oleh 5
! Massa zat padat di udara
! Massa zat padat di air
32
Da>tar Pu"taka
1# =iba,a- +atriya ' Made# 2>># Penuntun Praktikum "isika #asar $# ;ukit
Aimbaran5 Aurusan $isika $M'P) &ni0ersitas &dayana#
2# +ears- $rancis =# dan Mark =# Lemansky- 1OO4- "isika %ntuk %niversitas
&istrik,'agnet! ;andung 5 ;inacipta#
3# 9oes,ati- )di .una,an (rs#3# 2>>2# (angkas "isika S'%! +urabaya5 3artika
4# /im penyusun# 2>>3! P) "isika %ntuk *elas $ S&(P! 3laten5 P/# 'ntan Pari,ara#
5# Mangun,iyoto- =idagdo# 1ON4! $lmu +lam# Aakarta5 2rlangga#

33