Anda di halaman 1dari 6

I.

ARSITEKTUR INDIA

I.I SEJARAH Tradisi membuat bangunan di India berawal sejak 2000 tahun Sebelum Masehi, ditujukan sebagai bangunan religius. Bangunan-bangunan awal menampilkan kuil-kuil Buddha dan Hindu yang dibuat dari kayu dan selanjutnya denganbatu bata. Di abad ke-4 SM, batu digunakan untuk mendirikan bangunan dan seterusnya keterampilan mengukir berkembang pesat di India. Pada Zaman Gupta (abad ke-4 sampai 6 Masehi), arsitektur kuilkuil berkembang pesat dan seringkali didekorasi dengan ukir-ukiran yang indah. Pada abad ke-11, pengaruh arsitektur Islam mulai melebar ke India yang ikut memperkenalkan seni arsitektur dan dekorasi Islam. Salah satu karya agung tersebut adalah Taj Mahal yang didirikan pada masa Kesultanan Mughal (abad ke-16 sampai 18). Masa selanjutnya, dengan kedatanganbangsa Inggris, seni arsitektur Eropa diperkenalkan ke India.

I.II KARAKTERISTIK Arsitektur India sangat melambangkan kebinekaan kebudayaan India. Sebagian di antaranya, termasuk monumen megah seperti Taj Mahal dan bangunan berarsitektur Mughal di India Selatan merupakan campuran dari tradisi kuno dan beraneka ragam tradisi lokal dari berbagai wilayah di India dan luar negeri. Arsitektur vernakular juga menunjukkan variasi regional yang mencolok. Sejumlah elemen arsitektur India seperti stupa, sikhara, pagoda (meru), torana (gerbang) telah menjadi simbol terkenal arsitektur Hindu dan Budha yang berkembang dan digunakan di Asia Timur dan Asia Tenggara seperti yang terdapat pada bangunan candi Angkor Wat di Kamboja dan Prambanan di Indonesia.

I.III TIGA LANGGAM ARSITEKTUR HINDU 1. Langgam Hindu Selatan, dipraktekkan oleh bangsa ras Tamil dan seluruh wilayah yang terletak antara Cape Comorin dan Nerbuddha atau wilayah Vidya. 2. Langgam Utara atau Hindu Arya, ditemukan hanya di wilayah Himalaya yang berbatasan dengan ras Arya yang berbahasa Sancrit atau dikenal dengan The Bengal Presidency. 3. Langgam Kasmir atau Punjab, berbeda dari kedua diatas, akan tetapi lebih mirip kepada langgam yang di selatan.

I.IV CONTOH BANGUNAN 1. Taj Mahal

Tj Mahal adalah sebuah monumen yang terletak di Agra, India. Dibangun atas keinginan Kaisar Mughal Shh Jahn, anak Jahangir, sebagai sebuah musoleum untuk istri Persianya, Arjumand Banu Begum, juga dikenal sebagai Mumtaz-ulZamani atau Mumtaz Mahal. Pembangunannya menghabiskan waktu 22 tahun (1630-1653) dan merupakan sebuah adi karya dari arsitektur Mughal. Shah Jahan, kaisar dari Kekaisaran Mughal memiliki kekayaan yang besar selama masa kejayaannya. Pada 1631 istri ketiganya dan merupakan istri yang paling dicintainya wafat sewaktu melahirkan putrinya Gauhara Begum.

2. Candi Tungnath

Candi Tungnath, berlokasi pada ketinggian 12,073 kaki di atas permukaan laut. Candi ini merupakan yang candi Siwa tertinggi di dunia. Candi berumur 1.000 tahun ini dianggap berhubungan langsung dengan legenda Pandawa dari kisah Mahabarata. Candi ini berlokasi di Tehri Gahrwal, India.

II. ARSITEKTUR ASIA TENGGARA

II. I LOKASI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Kamboja Laos Myanmar Thailand Vietnam Brunei Filipina Indonesia Malaysia Singapura Timor Leste

II. II SEJARAH Nama untuk kawasan ini pertama kali dipakai pada abad ke-20. Sebelumnya Asia Tenggara dikenal dengan nama India Belakang (jika dibandingkan dengan anak benua India). Subkawasan Asia Tenggara terdiri dari sebelas negara, beberapa di antaranya berada di daratan utama (mainland), yang juga dikenal sebagai Asia Tenggara Daratan (Indocina) dan sebagian lagi seluruhnya merupakan kepulauan (Asia Tenggara Maritim), yang dikenal dengan istilah beragam, seperti Kepulauan Selatan (Nan Yang, Cina dan Vietnam), Kepulauan Melayu (Malay Archipelago menurut A.R. Wallace), Malayunesia (Logan), Indonesia (Logan dan Adolf Bastian), Hindia Timur (Oost-Indie, Belanda), Malaysia, Insulinde (oleh orang Hindia Belanda di awal abad ke-20), atau Nusantara(oleh masyarakat Indonesia). Agak menarik bahwa Semenanjung Malaya biasanya dimasukkan dalam wilayah kepulauan meskipun masih tersambung dengan benua Asia. II. III PRINSIP & FILOSOFI Arsitektur Hindu& Budha Vastu Purusa Mandala: terdapat kekuatanspiritual/energi/mitis/kosmologis dalamsatuan spasial. Mandala : spasial Purusa : mikro kosmos Sumbu : utara-selatan, gunung-laut gunung Kosmologis Simetri Repetisi

II. IV CONTOH BANGUNAN 1. Candi Borobudur

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia,[1][2] sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.[3] Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[4] Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia.[3] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra(memutar roda dharma).

2. Angkor War

Angkor Wat terletak 5,5 kilometer (3.4 mil) di utara kota modern Siem Reap, dan bergeser ke timur dari bekas ibu kota sebelumnya yang berpusat di candi Baphuon. Candi ini berada di kawasan kelompok percandian terpenting di Kamboja, juga menjadi candi paling selatan dari kelompok candi di kota Angkor.

Candi ini menyaingi (kemegahan) Bait Salomo, dibangun oleh Michelangelo purba pantas menduduki tempat terhormat sebagai salah satu bangunan terindah (di dunia). Bangunan ini lebih besar dari segala peninggalan Yunani atau Romawi, dan menyajikan kontras yang sangat menyedihkan dengan kondisi kini yang jatuh terpuruk ke dalam kebiadaban. Angkor Wat, yang terletak di 132445LU 103520BT, adalah kombinasi unik bukit candi, desain standar untuk candi negara kekaisaran dan kemudian denah galeri konsentris. Candi tersebut adalah representasi dari Meru, tempat para dewa: menara kwinkunks tengah melambangkan lima puncak bukit, dan dinding dan parit melambangkan barisan bukit dan samudra. Akses ke kawasan paling atas candi tersebut semakin lebih eksklusif, namun kaum awam hanya boleh ke lantai terbawah.

PERKEMBANGAN ARSITEKTUR
(Arsitektur Dalam Kebudayaan India dan Asia Tenggara)

NAMA KELAS NPM

: YUNA ARIFAH : 2TB01 : 27312952

FAKULTAS TEKNIK SIPIL & PERENCANAAN/ S1 TEKNIK ARSITEKTUR UNIVERSITAS GUNADARMA