Anda di halaman 1dari 4

Metode Pembuangan Kotoran Manusia Service Type (Conservancy System) Metode pengumpulan tinja dari ember-ember khusus oleh

manusia disebut service type dan kakusnya disebut service latrines. Kotoran diangkut ke pembuangan akhir dan dimusnahkan dengan metode composting dan ditanam dalam lubang yang dangkal. Service latrines dapat menyebabkan pencemaran yang memfasilitasi siklus penyakit yang ditularkan melalui feses. Kotoran mudah diakses oleh lalat dan kemungkinan menyebabkan pencemaran pada tanah dan air. Ember dan wadahnya mudah mengalami korosi dan perlu sering diganti. Sanitary Latrines 1. Bore Hole Latrines Terdiri dari lubang dengan diameter 30-40 cm yang digali secara vertical ke dalam tanah dengan kedalaman 4-8 m, paling sering 6 m. Alat khusus yang disebut auger dibutuhkan untuk menggali lubangnya. Pada tanah yang lunak dan berpasir, lubang dilapisi dengan bambu untuk mencegah agar tanahnya tidak runtuh. Plat dengan lubang di tengah dan lubang untuk berpijak diletakkan di atas lubang hasil pengeboran tersebut. Sistem ini ditujukan bagi keluarga yang beranggotakan 5-6 jiwa dan dapat dipakai selama 1 tahun. Kotoran dalam lubang akan dipurifikasi oleh bakteri anaerobic yang akan mengubahnya menjadi massa yang tidak berbahya. Keuntungan: a. Tidak memerlukan pembersihan setiap hari untuk memindahkan tinja b. Lubangnya gelap dan tidak cocol bagi lalat untuk berkembang biak. c. Bila lokasinya 15 m dari sumber air, tidak akan menimbulkan pencemaran pada air

Dug Well Latrine Merupakan pengembangan dari bore hole latrine. Metode ini dilkukan dengan cara membuat lubang dengan diameter 75 cm dengan kedalaman 3-3,5 m. Di daerah dengan tanah berpasir, kedalamanna 1,5-2 m. Lubang dapat dilapisi dengan bambu untuk mencegah runtuhnya tanah. Manfaat: a. Mudah dibuat dan tidak membutuhkan alat khusus. b. Bisa digunakan lebih lama karena kapasitasnya lebih besar yaitu selama 5 tahun untuk 4-5 orang.

Water Seal Type Latrine Water seal ini dibuat untuk dua fungsi penting, yaitu mencegah kontak dengan lalat dan mencegah bau busuk. Sistem ini lebih bisa diterima oleh mayarakat desa daripada sister bore hole latrine. Keuntungan: a. Memenuhi syarat estetika b. Dapat ditempatkan di dalam rumah karena tidak bau sehingga pemakaiannya lebih praktis c. Aman untuk anak-anak

Septic Tank Merupakan cara yang memuaskan dalam pembuangan ekskreta untuk sekelompok kecil rumah tangga dan lembaga yang memiliki persediaan air yang mencukupi, tetapi tidak memiliki hubungan dengan sistem penyalur limbah masyarakat. 1. Kapasitas septic tank bergantung pada jumlah pemakai. Kapasitas 20-30 galor/orang dianjurkan untuk peggunaan rumah tangga. Kapasitas untuk rumah tangga itu tidak berlaku untuk septic tank yang dianjurkan untuk kepentingan umum (kapaitas minimal 50 galon/orang). 2. Ukuran panjang biasanya 2 kali lebar 3. Kedalaman lubang antara 1,5-2 meter 4. Kedalaman cairan dianjurkan hanya 1,2 meter 5. Ruangan udara minimal 30 cm di antara titik tertinggi cairan di dalam tank dengan permukaan bawah penutup 6. Dasar dibuat miring ke arah lubang pengeluaran 7. Memiliki lubang air masuk dan keluar, terdapat pipa masuk dan keluar 8. Pelapis septic tank terbuat dari papan yang kuat dengan tebal yang sama 9. Periode retensi septic tank dirancang selama 24 jam Beberapa hal yang perlu diperhatikan: a. Pengunaan air sabun dan desinfektan seperti fenol sebaiknya dihindari karena dapat membunuh flora bakteri di dalam septic tank b. Penumpukan endapan lumpur mengurangi kapasitas septic tank sehingga isi septic tank harus dibersihkan minimal sekali setahun

c. Septic tank baru sebaiknya diisi dahulu dengan air sampai saluran pengeluaran, kemudian dilapisi dengan lumpur dari septic tank lain untuk memudahkan proses dekomposisi oleh bakteri

Aqua Privy (Cubluk Berair) Fungsi aqua privy sama dengan septic tank dan telah banyak digunakan di berbagai Negara. Kakus ini memiliki bak yang kedap air. Bentuk tankinya sirkuler atau rektanguler. Pembuatan kakus ini dilakukan dengan cara membuat lubang pada tanah dengan diameter 80-120 cm dan dalam 2,5-8 m. Dindingnya diperkuat dengan batu bata dan hanya dapat ditembok agar tidak mudah runtuh. Lama pemakaian dapat mencapai 5-15 tahun. Jika tinja sudah mencapai 50 cm dari permukaan tanah ditimbun dengan tanah dan dibiarkan selama 9-12 bulan. Setelah itu, isi cubluk dapat diambil untuk digunakan sebagai pupuk, sedangkan lubangnya dapat dipergunakan kembali. Hal-hal yang perlu diperhatikan: a. Jangan pernah memasukkan desinfektan kedalam kakus karena dapat mengganggu proses pembusukan yang mengakibatkan cubluk cepat penuh b. Setiap minggu, kakus sebaiknya diberi minyak tanah untuk mencegah nyamuk bertelur di dalamnya c. Agar tidak terlalu bau, kakus dapat diberi kapur barus Kakus ini hanya dapat dibangun di tempat yang banyak mengandung air.

Chemical Closet Kloset ini terdiri dari tanki metal yang berisi cairan desinfektan yang juga ditambah dengan bahan penghilang bau. Tempat duduk diletakkan langsung di atas tanki. Tidak ada yang boleh dimasukkan ke dalam kloset kecuali kertas toilet. Jika sir dimasukkan ke dalam kloset, cairan kimia yang ada di dalamnya akan mengalami pengenceran sehingga kloset tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Chemical closet ini banyak digunakan dalam sarana transportasi, misanya kereta api dan pesawat.

Latrines Suitable for Camps and Temporary Use Kakus ini dipakai untuk kebutuhan sementara. Ada beberapa jenis kakus ini, diantaranya:

1. Shallow trench latrine Kakus ini memiliki lebar 30 cm dan dalam 90-150 cm. Panjangnya bergantung pada jumlah penggunanya (sekitar 3-3,5 m untuk 100 orang). Timbunan tanah harus tersedia di sisi setiap kali menggunakan kakus ini, penggunanya harus menutup sendiri kotorannya dengan tanah. Kakus ini ditujukan untuk penggunaan dalam waktu singkat. Jika isi saluran sudah mencapai 30 cm di bawah permukaan tanah, kakus ini harus ditutup.

2. Deep trench latrine Kakus ini digunakan dalam jangka waktu lebih lama, yaitu beberapa minggu sampai beberapa bulan. Ukuran kedalamannya mencapai 1,8-2,5 m, sedangkan lebarnya 75-90 cm. Penyediaan tempat berjongkok akan bergantung pada kebiasaan setempat. Kakus ini dilengkapi dengan rumah kakus untuk privasi dan perlindungan.