Anda di halaman 1dari 25

# LEMBAR PENILAIAN

JUDUL PERCOBAAN

## NO.PERCOBAAN NAMA PELAPOR NAMA PARTNER

: 01 : Sentra Diako Ginting : Esti Loisa Lbn. Toruan Muhammad Iqbal Fauzi

## KELAS GROUP TANGGAL PERCOBAAN

: EL 4E : C : 23 Maret 2013

TANGGAL PENYERAHAN : 30 Maret 2013 INSTRUKTUR : Ir. JULI IRIANI, MT : N. BANU S, MT NILAI :

DAFTAR ISI

LEMBAR PENILAIAN....................................................................................................... i DAFTAR ISI....................................................................................................................... ii PENGANTAR ................................................................................................................... iii PERCOBAAN I .................................................................................................................. 1 1. 2. 3. 4. 5. 6. TUJUAN PERCOBAAN .................................................................................... 1 PENGANTAR TEORI ........................................................................................ 1 PERALATAN/KOMPONEN yang DIGUNAKAN............................................ 2 DIAGRAM RANGKAIAN ................................................................................. 3 LANGKAH PERCOBAAN ................................................................................ 8 TABEL EVALUASI ........................................................................................... 9

ANALISA/ EVALUASI HASIL PENGUKURAN .......................................................... 11 KESIMPULAN ................................................................................................................. 13 LEMBAR PENILAIAN.................................................................................................... 14 PERCOBAAN II ............................................................................................................... 15 1. 2. 3. 4. 5. TUJUAN PERCOBAAN .................................................................................. 15 PERALATAN/KOMPONEN yang DIGUNAKAN.......................................... 15 DIAGRAM RANGKAIAN ............................................................................... 16 LANGKAH PERCOBAAN .............................................................................. 20 TABEL EVALUASI ......................................................................................... 20

## ANALISA ......................................................................................................................... 21 KESIMPULAN ................................................................................................................. 22

ii

PENGANTAR

Percobaan pengukuran pengaman listrik (ESM 1,2) mendemontrasikan beberapa pengukuran pengaman pada sistem, sehingga dapat diperlihatkan keuntungan dan kerugian dari masing-masing hasil pengukuran. Untuk mengamankan mahasiswa terhadap kegiatan listrik, sekaligus memperoleh hasil percobaan yang nyata, tegangan sumber dikurangi menjadi sebenarnya. Semua harga tahanan sama dalam prakteknya, akan tetapi harga pengukuran tegangan dan arus pengukuran. Tegangan kontak badan (UB) yang dapat membahayakan disimbolkan terhadap modul yang berbentuk manusia. Lampu LED yang menyala menunjukkan bahwa harga tegangan yang diizinkan 65 V telah terlampaui. Harus diingat bahwa untuk berfungsi secara benar, modul membutuhkan tegangan sumber dan hal ini selalu dihubungkan diantara L3 dan tanah. Simulasi tanah digunakan untuk menunjukkan simbol daerah gangguan disekitar ujng tanah. dari harga yang sebenarnya adalah 10 kali hasil kali tegangan

iii

## PERCOBAAN I BAHAYA MENYENTUH BAHAGIAN BERTEGANGAN ( ESM 1 )

1. TUJUAN PERCOBAAN Mempelajari bahaya menyentuh bagian peralatan listrik yang bertegangan dan dialiri arus listrik. Memberi alasan mengapa suatu circuit breaker (switch) harus dipasang di sekitar daerah pekerjaan. Menunjukkan mengapa penting untuk membungkus bahagian yang berkonduksi dan bertegangan jika ia tidak dilengkapi switch. Membuktikan bahwa bahaya dapat dikurangi dengan menggunakan bahan isolasi jika hanya satu bagian yang berkonduksi tersentuh.

Tegangan contact badan maksimum yang diizinkan UB dapat dihitung dengan mengambil rata-rata dari tahanan manusia RM = 1300 , dan arus yang mengalir IF = 50 mA, diambil harga rata-rata grup II. Jadi UB = IF . RM

= 0,05 x 1300 = 65 V

3. PERALATAN/KOMPONEN yang DIGUNAKAN Kabel Multimeter digital Resistor 1 K Resistor 2,2 K Resistor 5,6 Modul Praktek ESM 1,2 1 Set 2 buah 2 buah 1 buah 1 buah

L1 L2 L3 N

UB V

IM RM

L1 L2 L3 N

UB V

IM RM

## 4.3 SAAT MENYENTUH 1 PHASA DAN CASING METAL PERALATAN

L1 L2 L3 N

UB V

A
Earthed metal part e.g. hausing

IM RM

RC

PE
Kaki Tidak Menginjak Tanah

## 4.4 SAAT MENYENTUH 1 PHASA

L1 L2 L3 N

IM RM V

UB

RC

PE
Kaki Tidak Menginjak Tanah

5. LANGKAH PERCOBAAN 5.1.1 Buat rangkaian seperti diagram rangkaian 4.1 sambil bekerja dengan konductor yang hidup, seorang mechanic menyentuh L2 dan L3 pada waktu bersamaan. Ukuran tegangan contact badan UB dan arus yang mengalir melalui tubuh IM, jika tegangan a. b. basah ( RM = 1 K ) kering ( RM = 2,2 K ) tuliskan hasil pengukuran pada tabel evaluasi.

5.1.2 Evaluasikan Hasil Pengukuran 5.2.1 Buat rangkaian seperti diagram 4.2. tulis hasil pengukuran pada tabel evaluasi. 5.2.2 Evaluasikan Hasil Pengukuran 5.3.1 Buat rangkaian seperti diagram 4.3. ukur tegangan UB dan arus IM jika manusia menyentuh suatu konduktor yang bekerja(hidup) dan bahagian metal ditanahkan. Tahanan contact tanah RC = 5,6 Tuliskan hasil pengukuran. 5.3.2 Evaluasikan Hasil Pengukuran. 5.4.1 Buat rangkaian seperti diagram 4.4. manusia sekarang menyentuh dengan hanya satu tangan L3 dan berdiri di atas: a. b. Carpet dari karet dengan RC Lantai dari batu dengan RC 1 K

## 5.4.2 Evaluasikan Hasil Pengukuran.

6. TABEL EVALUASI 6.1.1 Tabel evaluasi jika manusia menyentuh L2 dan L3 secara bersamaan. UB Tangan Kering Tangan-Tangan Kond. AktifKond. Aktif RM = 2,2 K Tangan Basah RM = 1 K 389 V IM 182 mA

387 V

390 mA

6.1.2 Jika L2 dan L3 kedua-duanya disentuh pada saat yang sama maka pekerja yang menyentuh kedua phasa akan mengalami

bahaya(kematian) karena arus yang mengalir pada tubuh pekerja melebihi 100 mA dan tegangan pada tubuh pekerja melebihi 65 V yang menjadi tegangan maksimal pada tubuh manusia. Tubuh pekerja menjadi penghantar yang membuat phasa yang satu dengan phasa yang lainnya mengalami short circuit. 6.2.1 Tabel evaluasi jika manusia menyentuh L3 dan Netral bersamaan. UB Tangan Kering Tangan-Tangan Kond. AktifNetral RM = 2,2 K Tangan Basah RM = 1 K 223 V IM 103 mA

222 V

223 mA

6.2.2 Jika sebuah konduktor yang bekerja dan netral keduanya disentuh pada saat yang sama maka pekerja yang menyentuhnya akan mengalami bahaya (kematian), karena arus yang mengalir pada tubuh pekerja melebihi arus maksimal yang bisa pada mengalir pada manusia yaitu lebih besar dari 50 mA, dan tegangan pada tubuh pekerja melebihi 65 V.

6.3.1 Tabel evaluasi jika manusia menyentuh L3 dan body earthed metal part e.g.housing. UB Tangan Kering Tangan-Tangan Kond. AktifTanah RM = 2,2 K Tangan Basah RM = 1 K 222 V IM 102 mA

221 V

221 mA

6.3.2 Jika sebuah konduktor yang bekerja dan sebuah titik tanah disentuh pada saat yang sama maka pekerja yang menyentuhnya akan mengalami bahaya(kematian), karena arus yang mengalir pada pekerja melebihi 50 mA yang merupakan nilai arus maksimal yang aman mengalir pada manusia, dan tegangan yang terukur pada pekerja melebihi batas aman 65 V. 6.4.1 Tabel evaluasi jika manusia menyentuh L3 dan berdiri pada lantai atau carpet. UB Tangan-Kaki Kond. AktifTanah RM= 1 K RC = ~ RC = 1 K 0V 100 V IM 0 mA 103 mA

6.4.2 A. Jika pekerja berdiri di atas carpet maka pekerja dalam keadaan aman (safety), karena carpet tempat berdirinya pekerja menjadi isolator yang membuat arus tidak mengalir pada tubuh pekerja, sehingga arus mengalir melalui penghantar sistem pentanahan. B. Jika pekerja berdiri diatas lantai terbuat dari batu maka pekerja akan mengalami bahaya(kematian), karena arus dan tegangan pada tubuh pekerja melebihi batas aman.(50 mA, 65 V).

10

## ANALISA/ EVALUASI HASIL PENGUKURAN

1. SAAT MENYENTUH 2 PHASA Sesuai dengan teori tubuh manusia memiliki tahanan yaitu sekitar 2,2 K pada saat tangan kering dan 1 K pada saat tangan basah, tubuh manusia juga masih aman saat arus yang mengalir maksimal 50 mA, dengan

11

12

KESIMPULAN
1. Arus aman maksimal pada tubuh manusia adalah 50 mA 2. Tegangan aman maksimal pada tubuh manusia adalah 65 V 3. Pada saat arus yang mengalir pada tubuh manusia melewati batas aman maka akan menyebabkan kejang otot, kerusakan paru-paru, kerusakan jantung bahkan kematian. 4. Manusia dilarang memegang 2 phasa aktif, 1 phasa aktif dan netral, 1 phsa aktif dan metal peralatan yang dilengkapi pentanahan, 1 phasa aktif dan berdiri di atas tanah tanpa alas kaki dimana sistem jaringan memiliki sistem pentanahan. 5. Saat melakukan perbaikan baiknya pekerja menggunakan alas kaki dengan tahanan isolator yang baik. 6. Sistem jaringan dan peralatan dengan casing metal harus memiliki sistem pentanahan untuk mencegah arus bocor pada saat pekerja menyentuh peralatan. 7. Pekerja juga harus menggunakan peralatan yang sesuai standart saat bekerja. 8. Pekerja harus bekerja sesuai standart yang berlaku. 9. Pekerja harus mengecek kondisi semua peralatan yang ingin digunakan dan yang ingin dikerjakan agar aman saat bekerja. 10. Pengaman yang menjadi pemutus sambungan jaringan yang ingin diperbaiki sebaiknya berada dekat pekerja sehingga pekerja dapat mengawasi pengaman itu, baik swicth pemutus sehingga tidak akan terjadi penyambungan oleh orang lain saat pekerja sedang melakukan perbaikan.

13

LEMBAR PENILAIAN

JUDUL PERCOBAAN

## NO.PERCOBAAN NAMA PELAPOR NAMA PARTNER

: 02 : Sentra Diako Ginting : Esti Loisa Lbn. Toruan Muhammad Iqbal Fauzi

## KELAS GROUP TANGGAL PERCOBAAN

: EL 4E : C : 23 Maret 2013

TANGGAL PENYERAHAN : 30 Maret 2013 INSTRUKTUR : Ir. JULI IRIANI, MT : N. BANU S, MT NILAI :

14

PERCOBAAN II
BAHAYA MENYENTUH BADAN DARI PERALATAN LISTRIK

2. PERALATAN/KOMPONEN yang DIGUNAKAN Kabel Multimeter digital Resistor 1 K Resistor 820 Resistor 2,2 Modul Praktek ESM 1,2 1 Set 2 buah 2 buah 1 buah 1 buah

15

L1 L2 L3 N

820

RV A IM RM

RC

PE

16

L1 L2 L3 N

820

RV A IM RM

RC

UB

PE

17

L1 L2 L3 N

820

RV A
2,2

RM

RF

IM

RC

UB

PE

18

## 3.4 Ada Gangguan, Paralatan Dengan Pentanahan.

L1 L2 L3 N

820

RV A
2,2

RM

RF

IM

RC

UB

PE

19

4. LANGKAH PERCOBAAN Buatlah rangkaian seperti diagram rangkaian, kemudian ukur tegangan dan arus yang terbaca pada multimeter. 5. TABEL EVALUASI Tidak Ada Gangguan, Peralatan Dengan Pentanahan.

RM
1 K

IM 0 mA

VM 0V

RM
1 K

IM 0 mA

VM 0V

RM
1 K

IM 223 mA

VM 215 V

RM
1 K

IM 0 mA

VM 0V

20

ANALISA

21

KESIMPULAN

## Sentra Diako Ginting

22

### Dapatkan aplikasi gratis kami

Hak cipta © 2021 Scribd Inc.