Anda di halaman 1dari 13

1

BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pada era globalisasi sekarang ini, banyak sekali terjadi perubahan baik ilmu pengetahuan, tehnologi maupun perubahan pola pikir masyarakat. Tuntutan masyarakat terhadap kualitas dan profesionalisme pemberian pelayanan kesehatan semakin meningkat. Keperawatan sebagai profesi dan perawat sebagai tenaga professional juga dituntut untuk bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan keperawatan sesuai kompetensi dan kewenangan yang dimiliki secara mandiri maupun bekerja sama dengan anggota tim kesehatan lainnya. Tenaga perawat sebagai salah satu tenaga kesehatan memegang peranan penting dalam mencapai tujuan pembangunan kesehatan. Bahkan WH menyatakan bahwa perawat merupakan !back bone" untuk mencapai target#target global, nasional maupun daerah. Hal ini disebabkan karena perawat merupakan tenaga kesehatan dengan proporsi terbesar, melayani pasien selama $% jam secara terus menerus dan berkesinambungan serta berada pada garis terdepan dalam pemberian pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Proporsi tenaga perawat di sarana kesehatan merupakan proporsi terbesar yakni %& ' dibanding tenaga kesehatan lainnya. Tenaga tersebut ()' bekerja di *umah +akit, $, ' di Puskesmas dan selebihnya - ' di sarana kesehatan lainnya .ari aspek kualifikasi tinkat pendidikan terdapat beberapa kategori tenaga perawat yaitu perawat +PK -% ', ./// $0', +1 23ers4 $,-) ', +#$ 25agister46+pesialis dan +# 0 2.oktor4 Keperawatan &,$) '. 2PP3/, $&&)4 Pada saat ini, sistem pengembangan karir dalam konteks sistem penghargaan bagi perawat sudah dikembangkan untuk pegawai negeri sipil 2P3+4 melalui jabatan fungsional perawat yang ditetapkan berdasarkan +K 5enpan 3o. 7%6K8P65.P936116$&&1 tentang :abatan ;ungsional Perawat termasuk 9ngka Kreditnya, walaupun belum sepenuhnya berbasis kompetensi. .i samping itu beberapa *umah +akit +wasta6Khusus sudah mengembangkan jenjang karir sesuai kebutuhannya masing#masing meskipun belum mengarah pada pengembangan jenjang karir professional. Hal ini disebabkan karena belum ada acuan nasional tentang pengembangan karir professional bagi perawat.

2
Pengembangan jenjang karir profesional yang sudah diprakarsai berbagai sarana kesehatan, masih kurang memperhatikan tuntutan dan kebutuhan profesi, serta belum dikaitkan dengan kompetensi atau sistem penghargaan yang tepat. 3amun dengan adanya sistem jenjang karir profesional perawat yang diterapkan di setiap sarana kesehatan, diharapkan meningkatkan kinerja perawat, sehingga mutu pelayanan kesehatan juga meningkat. .ampak lain dari sistem jenjang karir profesional adalah mengarahkan perawat untuk menekuni bidang keahlian di tempat kerjanya dan meningkatkan profesionalismenya. Pengembangan karir pada saat ini lebih menekankan pada posisi6jabatan baik struktural maupun fungsional, sedangkan jenjang karir profesional berfokus pada pengembangan jenjang karir profesional yang sifatnya indi<idual. .engan berlakunya sistem jenjang karir profesional memacu perawat untuk meningkatkan kualitas dirinya, sesuai dengan bidang keahliannya masing#masing, sehingga nantinya diharapkan perawat dapat memberikan pelayanan yang bermutu bagi masyarakat. Berdasarkan hal tersebut di atas dan untuk memenuhi salah satu tugas mata ajaran Kecendrungan dan /su dalam Keperawatan, maka kami tertarik menganalisa trend dan isu karir perawat di 5aryland serta membandingkannya dengan trend dan isu yang sedang berkembang di /ndonesia. B. TUJUAN 1 Tujuan =mum 5engetahui jenjang karir perawat di 5aryland dan /ndonesia $ Tujuan Khusus a. 5engetahui perkembangan jenjang karir perawat di 5aryland b. 5emahami perkembangan jenjang karir perawat di /ndonesia c. 5embandingkan trend dan issu keperawatan di /ndonesia dan 5aryland d. 5ampu memberi saran yang efektif bagi perkembangan sistem jenjang karir perawat di /ndonesia

3
BAB II TINJAUAN ARTIKEL A. KARIR PERAWAT Tulisan ini menceritakan bagaimana seseorang memutuskan karir sebagai seorang perawat bagi dirinya. Perawat adalah pekerjaan kemanusiaan yang dihargai secara professional. :ika pilihan kita menjadi seorang perawat maka kita akan menghabiskan hidup untuk menolong orang lain, menggunakan skill, memadukan ilmu dengan caring serta tehnologi dan touching. Perawat merupakan bagian terbanyak dalam profesi kesehatan di seluruh dunia, yaitu $,( juta *3 dan banyak dibutuhkan di masa datang. :uga menjadi populasi terbanyak di rumah sakit dan home care. Pertumbuhan populasi yang terus menerus, membuat perawat tidak pernah kekurangan pekerjaan. .i berbagai negara termasuk 5aryland, rata#rata usia perawat meningkat, artinya akan banyak perawat berhenti dan selanjutnya kekurangan perawat. +eperti di Baby Boomer, saat perawat berhenti, sedikit yang terlatih yang menggantikannya. 9rtinya banyak kesempatan kerja bagi perawat dengan gaji yang tinggi. 9rtikel ini juga menjelaskan apa yang dilakukan seseorang bila ia telah menjadi perawat. Keperawatan merupakan perpaduan ilmu dan tehnologi dengan seni caring dan kemanusiaan. +etiap hari dalam bekerja perawat menggunakan ilmu yang telah dipelajarinya di sekolah. Ketika bekerja perawat mengambil kursus kelanjutan pendidikannya untuk mengikuti perkembangan ilmu keperawatan dan medis. Perawat bekerja akrab dengan dokter dan profesi kesehatan lanilla. Perawat juga memberi ad<okasi pada pasien dan keluarga. Kemajuan tehnologi yang terus menerus, menolong manusia hidup lebih lama, hidup lebih sehat, membuat perawat lebih dihargai bila dapat mengembangkan skillnya sesuai area pekerjaannya. Tulisan ini menggambarkan bagaimana perawat itu melakukan proses keperawatan dengan melakukan assessment di mana perawat mengumpulkan informasi tentang kondisi fisik pasien, status emosi, gaya hidup, famili, harapan dan rasa takut. Perawat juga menetapkan diagnosa di mana dia akan mengidentifikasi problem atau kebutuhan pasien, baik emosional, fisik dan spiritual. +elanjutnya perawat membuat suatu planning untuk mengatasi problem ini dan mensetting tujuan

4
spesifik untuk memperbaikinya. Bila memungkinkan perawat mendorong pasien untuk berpartisipasi dalam perencanaan yang dibuat. Berikutnya perawat melaksanakan rencananya. 5isalnya perawat melakukan treatmen, memberi obat dan mengajar pasien bagaimana cara merawat dirinya, menunjukkan bagaimana melakukan latihan untuk pemulihan fleksiibilitas pasca operasi. +etelah implementasi, perawat secara reguler melakukan re<iew hasil dari perencanaan dan membuat penyesuaian pada hal#hal yang penting. Perawatan pasien dilakukan dengan cara> 1 Perawat menolong melahirkan dan merawat ibu#ibu baru sebelum dan setelah persalinan $ Perawat menolong orang yang sakit dan terluka untuk menjadi lebih baik, sehat dan tetap sehat. 0 Perawat melakukan pemeriksam fisik % Perawat memberi obat dan treatmen yang telah diorder dokter ) Perawat memperhatikan kondisi emosional, sosial dan spiritual pasien ( Perawat meberi penkes pada pasien dan keluarga, menjelaskan apa yang dapat mereka lakukan pada saat proses pemulihan. - Perawat memberi penkes dan konselling pada komunitas , Perawat mengobser<asi, mengkaji, menge<aluasi dan mencatat kondisi pasien dan perkembangannya, kemudian menginformasikan kepada dokter dan tim kesehatan lainnya. 7 Perawat menolong pasien dan keluarganya untuk menentukan rumah sakit dan pelayanan kesehatan yang terbaik, home care, rehabilitasi, terapi fisik dan lain#lain 1& Perawat mengatur akti<itas yang sesuai dengan kegiatan keperawatan. 11 Perawat menolong pasien terminal agar meninggal dengan tenang dan menolong keluarga menghadapinya. 9rtikel ini menggambarkan bagaimana banyaknya peluang yang didapat karena menjadi perawat. Hal ini disebabkan karena kebutuhan akan tenaga perawat sangat besar, oleh karena perkembangan pelayanan kesehatan yang membuat manusia hidup lebih lama, semakin meningkat populasi lansia yang membutuhkan perawatan, jumlah orang yang sakit dan kebutuhan akan perawat yang mempunyai skill lebih banyak, kebutuhan akan tenaga perawat di luar rumah sakit dan banyak

5
perawat yang pensiun sehingga membutuhkan banyak perawat untuk

menggantikannya. 9rtikel ini juga menggambarkan income perawat, yang dikemukakan oleh :oe Kilmartin direktur +alary.com. /a menyatakan gaji perawat *3 yang baru bekerja ? %%,(&&6tahun. Perbandingan antara rata#rata gaji untuk pekerja baru 9ccounting> ? %0,$(7, 5arketing> ? 00,,-0, 8konom> ? $%,((- dan guru > ? 01,-&%. 5enurut The Bureau of @abor +tatistic, perawat *3 dibayar rata#rata ?)$,00& tahun $&&%. +ekitar )& ' mereka dibayar antara ?%0,0-& dan ? (0,0(& dan yang paling rendah yakni sekitar 1& ' dibayar kurang dari ?0-,$&& dan yang tertinggi sekitar 1& ' dibayar lebih dari ?-%,-(&. Peningkatan gaji perawat bertambah sesuai bertambahnya pengalaman. apabila perawat bekerja shift dengan lembur maka gajinya bertambah di luar gaji dasar. +edangkan perawat klinik spesialist sekitar ?%1,$$(, perawat administrator ?%),&-1, perawat anestesi ?110,&&& dan perawat praktisioner ?-1,&&&. Pada artikel ini juga diuraikan tentang peluang perawat untuk bekerja pada banyak tempat, seperti pusat perawatan jangka panjang 2*ehabilitasi, Perawatan di rumah, Hospice4, klinik kesehatan komunitas, freestanding pasien dan +urgery center, 5edical office 2dokter mata, gigi, kebidanan, bedah4, Home care 2<isiting nurse, perawat pri<at4, sekolah perawat 2sebagai professor4, kumpulan health center 2keselamatan okupasional, konsultan, pendidik4, perusahaan asuransi dan manajemen care, perusahaan lain 2harmaceutical, tehnologi medical dan biotech4, pusat riset 2riset perawatan4, sekolah, militer, organisasi perdamaian internasional, dan regulator rumah sakit 2sur<ei kondukting, inspeksi4. +edangkan pada area rumah sakit, perawat dapat bekerja di unit perawatan pasien, kamar operasi, trauma center dan kamar emergensi, medical record atau unit A#ray atau bagian diagnostik lain, di /B=, surgical dan unit reco<ery, pediatric, merawat anak, beberapa surgery center, ruang rawat di rumah sakit atau unit perawatan intensif neonatus, merawat bayi baru lahir, obstetric, menolong ibu baru melahirkan, psikiatrik dan pusat perawatan pasien drug, laboratorium, helikopter dan ambulance, merawat pasien dalam perjalanan ke rumah sakit. Bila ditinjau dari jadwal kerja perawat perlu sangat fleksibel. Perawat bekerja siang, sore atau malam. +hift perawat antara ,#1$ jam. Beberapa perawat bekerja 0( jam dalam 0 hari atau %& jam dalam % hari 2kemudian libur 0#% hari4. Beberapa part

6
time atau hanya pada weekends. Biasanya perawat bekerja %& jam perminggu seperti profesi lain. 9rtikel ini juga menceritakan banyak perawat *3 menambah pendidikannya untuk menjadi Perawat klinik spesialis seperti kanker, kesehatan jiwa, bidan bersertifikat, perawat anestesi, perawat riset, perawat praktisioner dan perawat psikiatrik. =ntuk menjadi perawat profesional, maka diperlukan kepemimpinan dan skill tentang organisasi, skill atau keahlian, kesabaran, fleksibilitas, rasa kasihan, skill problem sol<ing, sense humor dan kemampuan untuk bersikap tenang pada saat kritis. Bila tertarik pada karir keperawatan harus belajar pada sekolah perawat yang terakreditasi. +emua sekolah perawat di 5aryland telah terakreditasi. Kursusnya meliputi biologi, kimia, fisika, ilmu sosial, teori keperawatan dan praktek serta humanistik. Pelajar juga mendapat super<isi dari tenaga klinik berpengalaman di rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya. Pelajar harus giat belajar, mempunyai kritikal thingking dan skill problem sol<ing. Konfiden, keteguhan hati, rajin belajar akan menjadikan seseorang menjadi perawat. Terdapat 1)&& program pendidikan keperawatan di =+9 dengan 0 tipe program training yaitu> 1 Bachelor of +cience in 3ursing 2B+34, dengan program % tahun di =ni<ersitas $ 9ssociate .egree of 3ursing 293.4, program $ tahun pada junior college atau komunitas. Beberapa pendidikan keperawatan di rumah sakit dan =ni<ersitas menyelenggarakan program 93. ini. 0 .iploma untuk rumah sakit, program $#0 tahun berdasarkan setting rumah sakit. Banyak pendidikan diploma bergabung dengan junior college di mana pelajarnya mengambil ilmu dasar dan 8nglish sesuai kebutuhan. Tidak ada program diploma di 5aryland. B+3 memberi peluang lebih tinggi untuk kemajuan dan lebih fleksibel pada 0 tipe tingkatan dan syarat pada tingkat master keperawatan. Tingkat master diperlukan untuk oleh perawat yang ingin praktek pada area spesialist yaitu nurse praktisioner, nurse anestesi, nurse midwi<e, nurse klinik spesialist dan *3 assistant pertama pada kamar operasi. Perawat yang berminat menjadi perawat riset atau professor perawatan biasanya harus pada tingkat .oktor. Pada artikel ini juga dijelaskan tentang biaya kuliah, ber<ariasi tergantung pada apakah seseorang kuliah di swasta atau kampus negeri dan apakah seseorang

7
residen atau tidak dan bagaimana cara mendapatkan beasiswa. Bek petunjuk yang ada untuk menentukan dari mana sumber bisa diperoleh. +eorang perawat harus mempunyai lisensi, dengan syarat kelulusan nasional untuk menjadi *3, ujian dilakukan di mana seseorang tersebut berencana untuk praktek. @ihat 5aryland website untuk informasi lisensi, kadang#kadang dibutuhkan pendidikan berkelanjutan atau praktek untuk mempertahankan lisensi perawat. B. TREND DAN ISU PERAWAT

1 Kebutuhan akan tenaga perawat di luar negeri seperti 5aryland sangat banyak
karena banyaknya perawat yang akan pensiun tanpa diikuti adanya tenaga pengganti perawat tersebut. Hal ini memberi peluang bagi perawat /ndonesia untuk bekerja tetapi harus mempunyai skill dan pengetahuan yang mendukung. 5enurut *obiun 5unadi 2$&&(4 dalam artikelnya mengatakan bahwa ada 1&&.&&& 2seratus ribu perawat4 yang menganggur di /ndonesia. /ronisnya data WH $&&) menyebutkan dunia membutuhkan $ juta perawat di 9+, 8ropa, 9ustrallia dan Timur Tengah. /ni seharusnya memberi peluang bekerja bagi perawat /ndonesia, namun kenyataannya perawat kita tidak mampu bersaing dengan perawat di negeri lain. Hal ini disebabkan kesulitan berbahasa /nggris bila dibanding dengan perawat ;iliphina, Bangladesh dan /ndia.2http>66www.kompas.com4

2 Besar gaji perawat di 5aryland disesuaikan dengan tingkatan karir perawat,


sesuai skill, waktu kerja dan tingkat pendidikannya. +ebaliknya situasi di /ndonesia sangat berbeda dengan 5aryland. Besar gaji perawat di /ndonesia masih berdasarkan golongan dan masa kerja 2P3+4. /ni sesuai dengan artikel kompas tentang perawat yang menyatakan pemerintah sulit membayar perawat karena defisit anggaran. :adi diharapkan konsumen penerima manfaat yang membayar gaji tersebut. .isadari saat ini belum ada koordinasi yang baik antara perencanaan, pendidikan dan pemanfaatan tenaga perawat. .epkes dan Kessos sebagai perencana, institusi pendidikan yang melakukan pendidikan, rumah sakit, puskesmas atau masyarakat yang menggunakan belum pernah duduk bersama membicarakan model keperawatan seperti apa yang sebaiknya diterapkan. 2http>66www.inna.ppni4. 9kibatnya tenaga perawat menjadi surplus tanpa diimbangi penempatan dan pembayaran yang tepat, tanpa memperhitungkan tingkat pendidikan, keahlian seseorang dan juga lamanya waktu ia bekerja.

8
0 Pendapatan seorang perawat di 5aryland meningkat ketika ia menjadi perawat praktisioner, perawat klinik spesialis, atau perawat riset. .i /ndonesia hal ini masih menjadi trend dan issue, umumnya belum berjalan masih dalam tahap sosialisasi. Pada beberapa rumah sakit swasta di /ndonesia ada yang telah menjalankan sistim jenjang karir seperti di luar negri, yang akan kelompok bahas pada bagian berikut.

C. PENERAPAN JENJANG KARIR DI INDONESIA =mumnya di /ndonesia sistem jenjang karir perawat masih dalam tahap wacana dan rencana. Belum mempunyai kepastian penjenjangan yang diikuti standar pendapatan perawat, sesuai dengan kompetensinya. Beberapa rumah sakit di /ndonesia telah mencoba membuat sistem tersebut dengan tujuan agar kinerja perawat yang dianggap sebagai tenaga mayoritas dalam pelayanan kesehatan dapat meningkat sehingga mutu pelayanan juga meningkat. 5ari kita melihat beberapa sistem jenjang karir berikut> 1 Jenjang karir pera a! "#e$ DEPKES RI %ari &'()er PPNI
Bi%. Penge(). Penge(). Jenj ang Karir Pr"*e&&i"na# pera a!

PK C PK /C PK // / PK // PK /

P5 C P5 / C P5 / / / P5 // P5 /

PP C PP /C PP // / PP / / PP /

P* C P* /C P* // / P* / / P* /

Ke&i(p'#an+ +istem jenjang karir .epkes */ baru dalam tahap draft belum ditetapkan sebagai suatu sistem. .an yang kami cermati adalah bahwa setelah PK C baru menjadi P* /. +edangkan pada kenyataannya bahwa pada PK / pun mungkin saja ada perawat yang mampu melakukan penelitian. Karena itu

9
sebaiknya ada suatu kejelasan yang lebih terperinci mengenai penjenjangan tersebut. , Jenjang karir pera a! %i RS I--ANUEL Ban%'ng

Model JK Perawat di RS. Immanuel Bandung

.
3.) 8Dpert 3.% Proficient 3.0 Bompetent 3.$ 9d<anced Beginner 3.1 Beginner63o<ice 3.& ;resh graduated PK E Perawat Klinik PP E Perawat Pendidik P5 E Perawat 5anajer P* E Perawat *iset
PK.) PK.% PK.0 PK.$ PK.1 P5.% P5.0 P5.$ P5.1 PP.0 PP.$ PP.1 P*.$ P*.1

Ke&i(p'#an+ +istem jenjang karir telah dilaksanakan selama satu tahun di *+ /mmanuel Bandung dan setelah dilakukan e<aluasi maka disimpulkan bahwa mutu pelayanan meningkat khususnya pelayanan keperawatan. Kami mencermati bahwa setelah PK % baru menjadi P* 1. Pada kenyataannya PK 1 pun mungkin juga mampu melakukan penelitian. Karena itu sebaiknya ada suatu kejelasan yang lebih terperinci mengenai penjenjangan ini.

. Jenjang karir /ang %i)'a! "#e$ RS JANTUNG HARAPAN KITA JAKARTA

10

PK KC /C PK KC /// PK KC //
Bompetent 9d<ance Beginner Proficient

PK KC C

PK KC C/

8Dpert // 8Dpert /

PK KC / PK KC &
Pre Beginner Beginner

Ke&i(p'#an+ +istem jenjang karir telah dilaksanakan di *+ :antung Harapan Kita namun tidak disampaikan hasil e<aluasi terhadap dampak pelaksanaan sistem tersebut terhadap pelayanan. 0 Jenjang karir pera a! %i RS S!. Car"#'& Jakar!a
J ENJ ANG FUNGSI TENAGA PERAWAT PER AWAT (J FTK)

Si&!e( penjenjangan pera a! (e#a#'i k"(pe!en&i Di&'&'n (en'r'! %a&ar pen%i%ikan -a&ing 1 (a&ing jenjang (e(p. peringka! &))+ 2 J3 I 2 J3 II 2 J3 III 2 J3 I7 2 J3 7 + I.1 1 I.. 4Penjenang Ke&e$a!an5 + II.1 1 II.6 4SPK5 + III.1 1 III.0 4D.5 + I7.1 1 I7.. 4S15 + 7.1 1 7.. 4S,5

Ke&i(p'#an+ +istem jenjang karir telah dilaksanakan di *+ +t. Barolus :akarta secara kontiniu, namun tidak disampaikan hasil e<aluasi terhadap dampak pelaksanaan sistem tersebut terhadap pelayanan.

11
BAB III RANGKU-AN DAN USULAN A. RANGKU-AN +istem jenjang karir perawat di luar negeri khususnya 5aryland sangat jelas dan perawat sangat dihargai sebagai pemberi layanan kesehatan kepada manusia. Pendapatan perawat sangat baik dan telah diatur dengan jelas. Hal ini sangat membantu seseorang untuk menetapkan pilihan karir dalam hidupnya. .an hal ini juga sangat mempengaruhi mutu layanan keperawatan secara khusus dan layanan kesehatan pada umumnya. +uatu kenyataan yang kita hadapi di /ndonesia yang masih memprihatinkan adalah belum ada sistem secara nasional untuk menentukan dengan pasti jenjang karir dan pendapatan perawat. Keadaan ini mempengaruhi kinerja perawat yang juga berpengaruh terhadap mutu layanan keperawatan maupun layanan kesehatan seperti yang kita alami. Beberapa rumah sakit di /ndonesia yang telah menyadari pentingnya jenjang karir dan pendapatan perawat dikelola dengan baik untuk meningkatkan mutu layanan secara umum di rumah sakit tersebut telah menetapkan dan menerapkan secara local sistem jenjang karir perawat. 3amun yang kita harapkan adalah adanya suatu sistem secara nasional yang dikelola oleh .epkes dan Keperawatan. +istem yang ada juga masih dipertanyakan kebenarannya untuk mempengaruhi mutu layanan. B. USULAN +etelah mempelajari sistem jenjang karir di luar negeri khususnya 5aryland, maka kelompok memberikan usulan sebagai berikut> 1 .epkes bersama organisasi profesi keperawatan 2PP3/4 perlu dengan sungguh# sungguh untuk duduk bersama membuat jenjang karir perawat yang jelas dan baik dengan maksud meningkatkan kinerja perawat yang berdampak pada peningkatan mutu pelayanan kesehatan di /ndonesia. $ 5embentuk tim yang terdiri dari Keperawatan .epkes, PP3/ dan perwakilan dari pelayanan keperawatan di rumah sakit, Puskesmas serta pelayanan kesehatan lainnya untuk meyusun sistem jenjang karir perawat 0 5ensosialisasikan sistem yang telah disusun rganisasi Profesi kejelasan dan

12
% 5elaksanakan dan memonitor sistem dengan konsisten ) 5enge<aluasi dampak pelaksanaan sistem untuk menetapkan hasil dan melakukan re<isi yang diperlukan.

13
DA3TAR PUSTAKA

Prayetni

2$&&-4,

Pola

Karir

Perawat

Profesional,

.irektorat

Bina

Pelayanan

Keperawatan .itjen Fanmed .epkes, 5ateri +emiloka di *+K. :akarta +ekarsari *., 2$&&-4 Pengalaman Penerapan Sistem Remunerasi Berdasarkan Kompetensi di RSJK Harapan Kita Jakarta, 5ateri +emiloka di *+K. :akarta +hea *., 2$&&-4, The Canadian Journal of Career Development, <olume ) number 1 +usana 9., 2$&&-4 Pola Pelatihan Perawat ungsional di RS !mmanuel Bandung, 5ateri +emiloka di *+K. :akarta Wahyuni T.5.B., 2$&&-4 Pengalaman Penerapan Penilaian Kiner"a Berdasarkan Kompetensi di PK St# Carolus Jakarta, 5ateri +emiloka di *+K. :akarta http>66www.kompas.com., $&&http>66www.inna.ppni., $&&-