Anda di halaman 1dari 18

224103582.doc pada anak TEORITIS FRAKTUR A.

Pengertian

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas jaringan tulang dan/atau tulang rawan yang umumnya dise a kan oleh rudapaksa. !"apita #elekta "edokteran$ %disi 3$ hal. 34&' Fraktur adalah putusnya kesinam ungan tulang/patah tulang. !(lmu )edah untuk *erawat$ hal. 21+' B. Anatomi dan Fisiologi ,da per edaan yang mendasar antara -raktur pada anak dengan -raktur pada orang dewasa$ per edaan terse ut pada anatomi$ iomekanik$ dan -isiologi tulang. *ada anak. anak antara epi-isis dan meta-isis terdapat lempeng epi-isis se agai daerah pertum uhan kongenital. /empeng epi-isis ini akan menghilang pada dewasa$ sehingga epi-isis dan meta-isis ini akan menyatu pada saat itulah pertum uhan memanjang tulang akan erhenti. 0ulang panjang terdiri dari 1 epi-isis$ meta-isis dan dia-isis. %pi-isis merupakan agian paling atas dari tulang panjang$ meta-isis merupakan agian yang le ih le ar dari ujung tulang panjang$ yang erdekatan dengan diskus epi-isialis$ sedangkan dia-isis merupakan agian tulang panjang yang di entuk dari pusat osi-ikasi primer. #eluruh tulang diliputi oleh lapisan -i rosa yang dise ut periosteum$ yang mengandung sel.sel yang dapat erproli-erasi dan erperan dalam proses pertum uhan trans2ersal tulang panjang. "e anyakan tulang panjang mempunyai arteria nutrisi. /okasi dan keutuhan dari pem uluh darah inilah yang menentukan erhasil atau tidaknya proses penyem uhan suatu tulang yang patah. *ada anak$ terdapat lempeng epi-isis yang merupakan tulang rawan pertum uhan. *eriosteum sangat te al dan kuat dimana pada proses one helding akan menghasilkan kalus yang cepat dan le ih esar daripada orang dewasa. *er edaan di atas menjelaskan per edaan iomekanik tulang anak.anak di andingkan orang dewasa$ yaitu 1 )iomekanik tulang 0ulang anak.anak sangat porous$ korteks erlu ang.lu ang dan sangat mudah dipotong oleh karena kanalis 3a2ersian menduduki se agian esar tulang. Faktor ini menye a kan tulang anak.anak dapat menerima toleransi yang esar terhadap

224103582.doc pada anak

de-ormasi tulang di andingkan orang dewasa. 0ulang orang dewasa sangat kompak dan mudah mengalami tegangan dan tekanan sehingga tidak dapat menahan kompresi. )iomekanik lempeng pertum uhan /empeng pertum uhan merupakan tulang rawan yang melekat pada meta-isis yang agian luarnya diliputi oleh periosteum sedang agian dalamnya oleh procesus mamilaris. 4ntuk memisahkan meta-isis dan epi-isis diperlukan kekuatan yang esar. 0ulang rawan lempeng epi-isis mempunyai konsistensi seperti karet yang esar. )iomekanik periosteum *eriosteum pada anak.anak sangat kuat dan te al dan tidak mudah mengalami ro ekan di andingkan orang dewasa. *ada anak.anak$ pertum uhan merupakan dasar terjadinya remodelling yang le ih esar di andingkan pada orang dewasa$ sehingga tulang pada anak.anak mempunyai per edaan -isiologi$ yaitu 1 a. *ertum uhan erle ihan !o2er growth' *ertum uhan dia-isis tulang panjang akan mem erikan stimulasi pada pertum uhan panjang$ karena tulang rawan lempeng epi-isis mengalami hiperemi pada waktu penyam ungan. . 5e-ormitas yang progresi"erusakan permanen pada lempeng epi-isis akan terjadi pemendekan atau angulasi. c. Fraktur total *ada anak.anak -raktur total jarang ersi-at komuniti- karena tulangnya sangat -leksi el di andingkan orang dewasa. C. Etiologi Fraktur dapat dise a kan karena oleh 1 1. 0rauma 0rauma dapat di agi menjadi trauma langsung dan trauma tidak langsung. 0rauma langsung erarti enturan pada tulang dan mengaki atkan -raktur di tempat itu$ sedangkan trauma tidak langsung ilamana titik tumpuan enturan dengan terjadinya -raktur ergantian. 2. 6on 0rauma Fraktur terjadi karena kelemahan tulang aki at kelainan patologis didalam tulang$ non trauma ini isa karena kelainan meta olik atau in-eksi. 3. #tress Fraktur stress terjadi karena trauma yang terus.menerus pada suatu tempat tertentu.

224103582.doc pada anak D. Klasifikasi "lasi-ikasi -raktur pada anak dapat dikelompokkan klinis dan -raktur yang khusus pada anak. 5. "lasi-ikasi 7adiologi a' Fraktur )uckle atau torus

3 erdasarkan radiologis$ anatomis$

!fraktur buckle atau torus) ' 0ulang melengkung c' Fraktur green.stick d' Fraktur total 4. "lasi-ikasi ,natomis a' Fraktur epi-isis ' Fraktur lempeng epi-isis c' Fraktur meta-isis d' Fraktur dia-isis 5. "lasi-ikasi "linis a' 0raumatik ' *atologik c' #tress &. Fraktur khusus pada anak a' Fraktur aki at trauma kelahiran Fraktur yang terjadi pada saat proses kelahiran sering terjadi pada saat melahirkan ahu ayi$ !pada persalinan sungsang'. Fraktur yang terjadi iasanya dise a kan karena tarikan yang terlalu kuat yang tidak disadari oleh penolong. ' Fraktur #alter.3aris "lasi-ikasi salter haris untuk patah tulang yang mengenai lempeng epi-isis distal ti ia di agi menjadi lima tipe 1 0ipe 1 1 %pi-isis dan cakram epi-isis lepas dari meta-isis tetapi periosteumnya masih utuh. 0ipe 2 1 *eriost ro ek di satu sisi sehingga epi-isis dan cakram epi-isis lepas sama sekali dari meta-isis. 0ipe 3 1 *atah tulang cakram epi-isis yang melalui sendi

224103582.doc pada anak epi-isis

0ipe 4 1 0erdapat -ragmen patah tulang yang garis patahnya tegak lurus cakram 0ipe 5 1 0erdapat kompresi pada se agian cakram epi-isis yang menye a kan kematian dari se agian cakram terse ut. )e erapa jenis -raktur khusus pada anak ,da 2 jenis -raktur khusus pada anak yaitu di daerah epi-isis dan di lempeng epi-isis. Fraktur epi-isis jarang terjadi tanpa disertai dengan -raktur lempeng epi-isis$ yang di agi dalam 1 1. Fraktur a2ulsi aki at tarikan ligamen 2. Fraktur kompresi yang ersi-at komuniti3. Fraktur osteokondral Fraktur pada lempeng epi-isis merupakan 1/3 dari seluruh -raktur pada anak.anak. /empeng epi-isis erupa diskus tulang rawan yang terletak diantara epi-isis dan meta-isis. )anyak klasi-ikasi -raktur lempeng epi-isis$ yaitu menurut *oland$ #alter.3arris$ ,itken$ 8e er$ 7ang dan 9gend. 0api yang paling sering digunakan adalah menurut #alter.3arris karena paling mudah$ praktis dan memenuhi syarat untuk terapi dan prognosis. "lasi-ikasi menurut #alter.3arris di agi dalam lima tipe$ yaitu !&$:' 1 0ipe ( %pi-isis dan cakram epi-isis lepas dari meta-isis tetapi periosteumnya masih utuh. 0ipe (( ;aris -raktur melalui sepanjang lempeng epi-isis dan mem elok ke meta-isis dan akan mem entuk suatu -ragmen meta-isis yang er entuk segitiga dise ut tanda Thurston-Holland. 0ipe ((( ;aris -raktur mulai permukaan sendi melewati lempeng epi-isis kemudian sepanjang garis lempeng epi-isis. 0ipe (< =erupakan -raktur intra.intraartikuler yang melalui permukaan sendi memotong epi-isis serta seluruh lapisan lempeng epi-isis dan meta-isis. erlanjut pada se agian

224103582.doc pada anak 0ipe <

0erdapat kompresi pada se agian cakram epi-isis yang menye a kan kematian dari se agian cakram terse ut.

F. Gam aran Klinis 0idak semua gejala ini terdapat secara ersamaan. :. 6yeri tekan dan pem engkakan di sekitar patahan tulang dapat terlihat di dalam luka. 8. 5e-ormitas dapat erupa 1 a. ,ngulasi$ tidak hanya dise a kan oleh kekerasan yang menye a kannya$ tetapi juga oleh otot.otot ekstremitas yang menarik patahan tulang. . *emendekan. 0onus otot.otot ekstremitas menarik patahan tulang sehingga ujung patahan saling ertumpuk$ misalnya otot.otot paha yang menarik patahan tulang pada -raktur os -emur. +. =otilitas a normal. 0empat patah menjadi sendi palsu. )agian ini harus sedikit mungkin digerakkan karena dikhawatirkan kalau terjadi kerusakan le ih lanjut pada jaringan lunak$ misalnya pem uluh darah dan sara-. 10. ;angguan -ungsi ekstremitas tidak digunakan. 11. "repitasi 1 rasa gemeretak ketika ujung tulang ergeser. agian -raktur$ jika -rakturnya ujung

224103582.doc pada anak G. Patofisiologi

&

!. Kom"likasi *er edaan panjang ekstermitas "eganjilan pada sendi "eter atasan gerak >edera sara- yang menye a kan mati rasa ;angren *er urukan sirkulasi I. U#i $a oratori%m dan Diagnostik 1. *emeriksaan sinar ? pada tempat cedera 2. *emindahan tulang dilakukan jika hasil rontgenogram negati3. 3itung darah lengkap 4. /aju endap darah

224103582.doc pada anak &. Penatalaksanaan Frakt%r

*ilihan adalah terapi konser2ati- atau operati-. *ilihan harus mengingat tujuan pengo atan -raktur$ yaitu 1 mengem alikan -ungsi tulang yang patah dalam jangka waktu sesingkat mungkin. (. 0erapi "onser2atia. *roteksi saja =isalnya mitella untuk -raktur collum chirurgicum humeri dengan kedudukan aik. . (mmo ilisasi saja tanpa reposisi =isalnya pemasangan gips atau idai pada -raktur inkomplit dan -raktur dengan kedudukan aik. c. 7eposisi tertutup dan -iksasi dengan gips =isalnya -raktur supracondylair$ -raktur colles$ -raktur smith. 7eposisi dapat dengan anestesi umum atau anestesi lokal dengan menyuntikkan o at anestesi dalam hematoma -raktur. Fragmen distal dikem alikan pada kedudukan semula terhadap -ragmen proksimal dan dipertahankan dalam kedudukan yang sta il dalam gips. =isalnya -raktur distal radius$ immo ilisasi dalam pronasi penuh dan -leksi pergelangan. d. 0raksi 0raksi dapat untuk reposisi secara perlahan dan -iksasi hingga sem uh atau dipasang gips setelah tidak sakit lagi. *ada anak.anak dipakai traksi kulit !traksi 3amilton 7ussel/traksi )ryant'. 0raksi kulit ter atas untuk 4 minggu dan e an @ 5 kg$ untuk anak.anak waktu dan e an terse ut mencukupi untuk dipakai se agai traksi de-initi-$ ilamana tidak maka diteruskan dengan immo ilisasi gips. 4ntuk orang dewasa traksi de-initi- harus traksi skeletal erupa alanced traction.

((. 0erapi 9peratia. 0erapi operati- dengan reposisi secara tertutup dengan im ingan radiologis !image intensi-ier$ >.arm' 1 1. 7eposisi tertutup.Fiksasi eksterna #etelah reposisi aik erdasarkan kontrol radiologis intraoperati- maka dipasang alat -iksasi eksterna.

224103582.doc pada anak 2. 7eposisi tertutup dengan kontrol radiologis diikuti -iksasi interna =isalnya 1 reposisi -raktur tertutup supra condylair pada anak diikuti dengan

pemasangan paralel pins. 7eposisi tertutup -raktur collumum pada anak diikuti pinning dan immo ilisasi gips. >ara ini sekarang terus dikem angkan menjadi Aclose nailingB pada -raktur -emur dan ti ia$ yaitu pemasangan -iksasi interna intra meduller !pen' tanpa mem uka -rakturnya. . 0erapi operati- dengan mem uka -rakturnya 1 1. 7eposisi ter uka dan -iksasi interna 97(F !9pen 7eduction and (nternal FiCation' "euntungan cara ini adalah 1 . 7eposisi anatomis. . =o ilisasi dini tanpa -iksasi luar. (ndikasi 97(F 1 a. Fraktur yang tak isa sem uh atau ahaya a2asculair nekrosis tinggi$ misalnya 1 . Fraktur talus. . Fraktur collum -emur. . Fraktur yang tidak isa direposisi tertutup. =isalnya 1 . Fraktur a2ulsi. . Fraktur dislokasi. c. Fraktur yang dapat direposisi tetapi sulit dipertahankan. =isalnya 1 . Fraktur =onteggia.

(Variasi fraktur Monteggia)

224103582.doc pada anak . Fraktur ;aleaDDi.

(Rontgen fraktur Galeazzi) . Fraktur ante rachii. . Fraktur pergelangan kaki. d. Fraktur yang erdasarkan pengalaman mem eri hasil yang le ih aik dengan operasi$ misalnya 1 -raktur -emur. 2. %Ccisional ,rthroplasty =em uang -ragmen yang patah yang mem entuk sendi$ misalnya 1 . Fraktur caput radii pada orang dewasa. . Fraktur collum -emur yang dilakukan operasi ;irdlestone. 3. %Ccisi -ragmen dan pemasangan endoprosthesis 5ilakukan eCcisi caput -emur dan pemasangan endoprosthesis =oore atau yang lainnya. #esuai tujuan pengo atan -raktur yaitu untuk mengem alikan -ungsi maka sejak awal sudah harus diperhatikan latihan.latihan untuk mencegah disuse atropi otot dan kekakuan sendi$ disertai mo ilisasi dini. *ada anak jarang dilakukan operasi karena proses penyem uhannya yang cepat dan nyaris tanpa komplikasi yang erarti. (((. *engo atan Fraktur 0er uka Fraktur ter uka adalah suatu keadaan darurat yang memerlukan penanganan segera. 0indakan sudah harus dimulai dari -ase pra.rumah sakit 1 *em idaian =enghentikan perdarahan dengan per an tekan =enghentikan perdarahan esar dengan klem 0i a di 4;5 rumah sakit harus segera diperiksa menyeluruh oleh karena 40E dari -raktur ter uka merupakan polytrauma.

224103582.doc pada anak work' K. Pen'em %(an Frakt%r "ada Anak

10

0indakan li-e.sa2ing harus selalu didahulukan dalam kerangka kerja terpadu !team

*roses penyem uhan -raktur adalah suatu proses iologis alami yang akan terjadi pada setiap -raktur. #etiap tulang yang mengalami -raktur dapat sem uh tanpa jaringan parut. *roses penyem uhan mulai terjadi segera setelah tulang mengalami kerusakan ila lingkungannya memadai maka isa sampai terjadi konsolidasi. Faktor mekanis seperti imo ilisasi sangat penting untuk penyem uhan$ selain itu -aktor iologis juga sangat esensial dalam penyem uhan -raktur. *roses penyem uhan -raktur er eda. eda pada tulang kortikal !pada tulang panjang'$ tulang kanselosa !pada meta-isis tulang panjang dan tulang.tulang pendek' dan pada tulang rawan persendian. 1) Penyembuhan fraktur pada tulang kortikal *roses penyem uhan -raktur pada tulang kortikal terdiri atas lima -ase$ yaitu 1 1. Fase hematoma ,pa ila terjadi -raktur pada tulang panjang$ maka pem uluh darah kecil yang melewati kanalikuli dalam sistem 3a2ersian mengalami ro ekan pada daerah -raktur dan akan mem entuk hematoma diantara kedua sisi -raktur. 3ematoma yang esar diliputi oleh periosteum. *eriosteum akan terdorong dan dapat mengalami ro ekan aki at tekanan hematoma yang terjadi sehingga dapat terjadi ekstra2asasi darah ke dalam jaringan lunak. 9steosit dengan lakunanya yang terletak e erapa milimeter dari daerah -raktur akan kehilangan darah dan mati$ yang akan menim ulkan suatu daerah cincin a2askuler tulang yang mati pada sisi.sisi -raktur segera setelah trauma. 2. Fase proli-erasi seluler su periosteal dan endosteal *ada -ase ini terjadi reaksi jaringan lunak sekitar -raktur se agai suatu reaksi penyem uhan. *enyem uhan -raktur terjadi karena adanya sel.sel osteogenik yang erproli-erasi dari periosteum untuk mem entuk kalus eksterna serta pada daerah endosteum mem entuk kalus interna se agai akti-itas seluler dalam kanalis medularis. ,pa ila terjadi ro ekan yang he at pada periosteum$ maka penyem uhan sel erasal dari di-erensiasi sel.sel mesenkimal yang tidak erdi-erensiasi ke dalam jaringan lunak. *ada tahap awal dari penyem uhan -raktur ini terjadi pertam ahan jumlah dari sel.sel osteogenik yang mem eri pertum uhan

224103582.doc pada anak

11

yang cepat pada jaringan osteogenik yang si-atnya le ih cepat dari tumor ganas. *em entukan jaringan seluler tidak ter entuk dari organisasi pem ekuan hematoma suatu daerah -raktur. #etelah e erapa minggu$ kalus dari -raktur akan mem entuk suatu massa yang meliputi jaringan osteogenik. *ada pemeriksaan radiologis kalus elum mengandung tulang sehingga merupakan suatu daerah radiolusen. 3. Fase pem entukan kalus !-ase union secara klinis' #etelah pem entukan jaringan seluler yang ertum uh dari setiap -ragmen sel dasar yang erasal dari osteo las dan kemudian pada kondro las mem entuk tulang rawan. 0empat osteo last diduduki oleh matriks interseluler kolagen dan perlengketan polisakarida oleh garam.garam kalsium mem entuk suatu tulang yang imatur. )entuk tulang ini dise ut se agai woven bone. *ada pemeriksaan radiologi kalus atau woven bone sudah terlihat dan merupakan indikasi radiologik pertama terjadinya penyem uhan -raktur. 4. Fase konsolidasi !-ase union secara radiologik' 8o2en one akan mem entuk kalus primer dan secara perlahan.lahan diu ah menjadi tulang yang le ih matang oleh akti2itas osteo las yang menjadi struktur lamelar dan kele ihan kalus akan diresorpsi secara ertahap. 5. Fase remodeling )ilamana union telah lengkap$ maka tulang yang aru mem entuk agian yang menyerupai ul us yang meliputi tulang tetapi tanpa kanalis medularis. *ada -ase remodeling ini$ perlahan.lahan terjadi resorpsi secara osteoklastik dan tetap terjadi proses osteo lastik pada tulang dan kalus eksterna secara perlahan.lahan menghilang. "alus intermediat eru ah menjadi tulang yang kompak dan erisi sistem 3a2ersian dan kalus mem entuk ruang sumsum. 2) Penyembuhan fraktur pada tulang kanselosa) *enyem uhan -raktur pada tulang kanselosa terjadi secara cepat karena -aktor$ yaitu 1 1. <askularisasi yang cukup. 2. 0erdapat permukaan yang le ih luas. 3. "ontak yang aik mem erikan kemudahan 2askularisasi yang cepat. 4. 3ematoma memegang peranan dalam penyem uhan -raktur. e erapa agian dalam akan mengalami peronggaan untuk

224103582.doc pada anak 0ulang kanselosa yang

12 erlokalisasi pada meta-isis pada tulang panjang$ tulang

pendek serta tulang pipih diliputi oleh korteks yang tipis. *enyem uhan -raktur pada daerah tulang kanselosa melalui proses pem entukan kalus interna dan endosteal. *ada anak.anak proses penyem uhan pada daerah korteks juga memegang peranan penting. *roses osteogenik penyem uhan sel dari agian endosteal yang menutupi tra ekula$ erproli-erasi untuk mem entuk wo2en one primer didalam daerah -raktur yang disertai hematoma. *em entukan kalus interna mengisi ruangan pada daerah -raktur. *enyem uhan -raktur pada tulang kanselosa terjadi pada daerah dimana terjadi kontak langsung diantara kedua permukaan -raktur yang erarti satu kalus endosteal. ,pa ila terjadi kontak dari kedua -raktur maka terjadi union secara klinis. #elanjutnya wo2en one diganti oleh tulang lamelar dan tulang mengalami konsolidasi. ) Penyembuhan fraktur pada tulang ra!an persendian 0ulang rawan hialin permukaan sendi sangat ter atas kemampuannya untuk regenerasi. *ada -raktur intraartikuler penyem uhan tidak terjadi melalui tulang rawan hialin$ tetapi ter entuk melalui -i rokartilago.

$. )akt% "en'em %(an frakt%r


8aktu penyem uhan tulang pada anak.anak jauh le ih cepat daripada orang dewasa. 3al ini terutama dise a kan karena akti-itas proses osteogenesis pada periosteum dan endosteum dan juga erhu ungan dengan proses remodelling tulang pada anak sangat akti- dan makin erkurang apa ila umur ertam ah. #elain itu -ragmen tulang pada anak mempunyai 2askularisasi yang aik dan penyem uhan iasanya tanpa komplikasi. 8aktu penyem uhan anak secara kasar adalah setengah kali waktu penyem uhan pada orang dewasa.

224103582.doc pada anak ASU!A* KEPERA)ATA*PADA A*AK DE*GA* GA*GGUA* +USKU$OSKE$ETA$ ,FRAKTUR1. *engkajian a. (dentitas klien

13

=eliputi nama$ alamat$ nomor telepon$ usia dan tanggal lahir$ tempat lahir$ suku$ jenis kelamin$ agama$ kewarganegaraan$ tanggal wawancara$ pem eri in-ormasi. . "eluhan utama !"4' 0idak dapat melakukan pergerakan $ nyeri$ lemah dan tidak dapat melakukan se agian akti2itas sehari.hari. c. 7iwayat penyakit sekarang =enceritakan kapan klien mengalami -raktur$ dimana dan agaimana terjadinya sehingga mengalami -raktur$ anggota mana yang mengalami -raktur. "lien yang -raktur akan mengeluh nyeri pada daerah tulang yang patah dan pada jaringan yang lunak yang mengalami luka sehingga dengan adanya nyeri klien tidak dapat menggerakan anggota adannya yang terkena -raktur. 6yeri dirasakan isa pada saat ergerak saja atau terus.menerus. ,ki at tidak isa ergerak yang dise a kan karena nyeri akan menye a kan klien tidak dapat memenuhi ,5/.nya secara maksimal. d. 7iwayat masa lalu *erlu dikaji untuk mengetahui apakah klien pernah mengalami suatu penyakit yang erat atau penyakit tertentu yang memungkinkan akan erpengaruh pada kesehatan sekarang. e. 7iwayat medis keluarga *erlu diketahui untuk menentukan apakah dalam keluarga ada penyakit keturunan atau penyakit.penyakit karena lingkungan yang kurang sehat yang erdampak negati2e pada seluruh anggota keluarga termasuk pada klien sehingga memungkinkan untuk memper erat penyakitnya. 2. *emeriksaan Fisik a. "eadaan umum *ada kien yang immo ilisasi perlu dilihat dalam hal 1 keadaan umumnya meliputi penampilan $ postur tu uh$ kesadaran$ dan gaya icara$ karena klien yang diimo ilisasikan . ,kti2itas dan istirahat. . "eter atasan/ kehilangan -ungsi pada agian yang terlena. c. #irkulasi.

224103582.doc pada anak . . . *em engkakan jaringan atau hematoma pada sisi cedera.

14

3ipertensi !kadang.kadang terlihat se agai respon terhadap nyeri/ ansietas' atau hipotensi !kehilangan darah'. *enurunan/ tidak ada nadi pada agian distal yang cedera$ pengisian kapiler lam atm pucat pada agian yang terkena.

d. 6eurosensori. . . . "ehilangan gerakan atau sensasi$ spasme otot. "e as atau kesemutan. 5e-ormitas lokalF pemendekan$ rotasi$ krepitasi$ terlihat kelemahan atau hilang -ungsi. e. 6yeri/kenyamanan. . . . . 6yeri erat ti a.ti a. #pasme setelah imo ilisasi. *edarahan$ laserasi kulit. *em engkakan lokal.

-. "eamanan.

3. 5iagnosa keperawatan yang mungkin muncul a. 6yeri erhu ungan dengan cedera -isik . "erusakan mo ilitas -isik erhu ungan dengan kerusakan muskuloskeletal c. 7isiko tinggi cedera erhu ungan dengan adanya gips$ pem engkakan jaringan$ kemungkinan kerusakan sarad. 7isiko tinggi kerusakan integritas kulit erhu ungan dengan gips e. 0akut erhu ungan dengan penggunaan dan pengangkatan gips 4. *erencanaan keperawatan a. 6yeri erhu ungan dengan cedera -isik 0ujuan 1 ketidaknyamanan yang dirasakan pasien tidak ada atau minimal "3 1 ,nak tidak menunjukan ukti. ukti ketidaknyamanan "etidaknyamanan minor dapat ditoleransi (60%7<%6#( 1. "aji skala tingkat nyeri 2. )ila perlu atasi akti2itas yang melelahkan 3. )eri posisi yang nyaman$ isa menggunakan antal 4ntuk menyokong area dependen 7,#(96,/ =em erikan pengukuran su jeti- dan kuantitati- tentang intensitas nyeri 4ntuk mencegah nyeri

224103582.doc pada anak 4. 3indari penggunaan edak atau lotion di awah gips #u stansi ini mempunyai

15

kecenderungan untuk menggumpal dan menim ulkan iritasi

. "erusakan mo ilitas -isik erhu ungan dengan kerusakan muskuloskeletal 0ujuan 1 pasien mempertahankan penggunaan otot pada area yang tidak sakit "3 1 %kstermitas yang tidak sakit tetap mempertahankan tonus otot yang aik ,nak melakukan akti2itas yang sesuai dengan usia dan kondisi anak (60%7<%6#( 1. 5orong untuk am ulasi sesegera mungkin 2. #okong lengan yang di gips dengan am in/mitela !sling' 3. ,jarkan penggunaan alat mo ilisasi seperti kruk untuk kaki yang di gips 4. 5orong akti2itas ermain dan pengalihan 5. 5orong anak untuk menggunakan sendi.sendi di atas dan di awah gips 4ntuk mempertahankan -leksi ilitas dan -ungsi sendi 4ntuk menopang e an erat adan 4ntuk melatih otot yang tidak sakit 7,#(96,/ 4ntuk meningkatkan mo ilisasi

c. 7isiko tinggi cedera erhu ungan dengan adanya gips$ pem engkakan jaringan$ kemungkinan kerusakan sara0ujuan 1 1. *asien tidak mengalami kerusakan neurologis atau sirkulasi 2. *asien mempertahankan integritas gips 3. *asien tidak mengalami cedera -isik "31 1. Gari kaki/ jari tangan hangat$ merah muda$ sensiti- dan menunjukan pengisian kailer yang segera 2. ;ips mengering dengan cepat$ tetap ersih dan utuh 3. ,nak tetap e as dari cedera (60%7<%6#( 1. 0inggikan ekstermitas yang di gips 7,#(96,/ . 4ntuk menurunkan pem engkakan$ karena meninggikan ekstermitas meningkatkan aliran darah 2ena 2. 7awat gips asah dengan telapak tangan$ . "erenaa penekanan akan

224103582.doc pada anak hindari menekan gips dengan ujung jari !gips plester' 3. Gangan menutup gips yang masih asah 4. Gangan mengeringkan gips dengan kipas pemanas atau pengering

1& menye a kan area tekan . 4ntuk engeringkannya dari dalam keluar . "arena dapat terjadi luka akar dan gips hanya akan kering di agian luar tetapi tidak di agian dalam

5. *osisikan okong le ih rendah dari ahu selama toileting &. Gaga agar jalur am ulasi tetap ersih

. 4ntuk mencegah urin mengelir ke gips pada agian punggung . 4ntuk mencegah pasien jatuh

d. 7isiko tinggi kerusakan integritas kulit erhu ungan dengan gips 0ujuan 1 pasien tidak mengalami iritasi kulit "3 1 7,#(96,/ (60%7<%6#( 1. *astikan ahwa semua tepi gips halus dan e as dari proyeksi pengiritasi$ kikir atau lapisi tepi gips terse ut ila perlu 2. Gangan mem iarkan anak atau orang lain memasukan sesuatu ke dalam gips 3. Gaga agar kulit yang terpajan tetap ersih dan e as dari iritan 4. /indungi gips selama mandi$ kecuali jika gips sintetik tahan terhadap air 5. #etelah gips dilepas$ rendam dan asuh kulit dengan perlahan "ulit dapat teriritasi aki at adanya air di dalam gips ;ips akan mengeras dengan kulit terdeskuamasi dan sekresi se asea e. 0akut erhu ungan dengan penggunaan dan pengangkatan gips 0ujuan 1 *asien mendapatkan dukungan yang adekuat selama pemasangan dan pengangkatan gips "3 1 ,nak menjalani prosedur pemasangan dan pengangkatan gips dengan distres minimal dan kerjasama (60%7<%6#( 1. Gelaskan apa yang akan 7,#(96,/ 4ntuk mem antu menghilangkan rasa 4ntuk mencegah trauma kulit

224103582.doc pada anak dilakukan dan apa yang dapat dilakukan anak 2. Gelaskan apa yang akan dialamai anak selama pengangkatan gips$ ke isingan gergaji$ sensasi geli karena getaran$ ketidakmungkinan cedera karena prosedur 3. =enunjukan keamanan gergaji pada diri sendiri atau orang lain takut dan mendorong kerjasama

1:

4ntuk menghilangkan rasa takut kulit terpotong

224103582.doc pada anak

18

DAFTAR PUSTAKA 1. ,sep #etiawan$ #"*$ dkk$ ,suhan "eperawatan klien dengan ;angguan #istem =uskuloskeletal$ ,kper *adjajaran )andung$ 2000. 2. )runner H #uddart$ "eperawatan =edikal )edah$ %;>$ Gakarta$ 2001. 3. 5oengoes %. =arilynn$ 7encana ,suhan "eperawatan$ %;>$ Gakarta$ 1+++.