Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA TN.

S DENGAN HIPERTENSI DI PANTI WERDHA BUDHI DARMA YOGYAKARTA

Disusun oleh : Bayu Tri Hardiyanto NIM. 2120101702

AKADEMI KEPERAWATAN NOTOKUSUMO YOGYAKARTA 2013

LEMBAR PENGESAHAN Laporan asuhan keperawatan erontik pada Tn.!"! den an hipertensi di #anti $erdha Budhi Dar%a yo yakarta ini disusun una %e%enuhi tu as askep indi&idu #'' (erontik se%ester )I* disahkan dan disetu+ui pada: Hari , Tan Te%pat al : : #anti $erdha Budhi Dar%a yo yakarta

#raktikan*

Bayu Tri Hardiyanto NIM. 2120101702

Men etahui* -i .kade%ik* -i Lahan*

/00000000000001

/0000000000000..1

BAB I KONSEP LANSIA A. Proses Men ! Menua /%en+adi tua1 adalah suatu proses %en hilan nya se2ara perlahan3lahan ke%a%uan +arin an untuk %e%per4aiki diri , %en nor%alnya sehin yan diderita /-onstantinides* 16671. #roses %enua %erupakan proses yan terus %enerus /4erlan+ut se2ara ala%iah1. Di%ulai se+ak lahir dan u%u%nya pada se%ua %akluk hidup. "a%pai saat ini 4anyak sekali teori yan %eneran kan proses %enua. Mulai dari teori de enerati5 yan didasari oleh ha4isnya daya 2adan an &ital* teori ter+adinya atropi yaitu teori yan %en atakan 4ahwa proses %enua adalah proses e&olusi dan teori i%unolo ik yaitu teori adanya produk sa%pah dari tu4uh yan %akin 4ertu%puk. Tetapi seperti diketahui lan+ut usia akan selalu 4er anden an den an peru4ahan 5isiolo is %aupun psikolo is* yan pentin untuk diketahui 4ahwa akti&itas 5isik dapat %en ha%4at , %e%perla%4at ke%unduran 5un si alat tu4uh yan dise4a4kan 4erta%4ahnya u%ur. .dapun 5aktor35aktor yan %e%pen aruhi ketuan %eliputi : hereditas* nutrisi* status kesehatan* pen ala%an hidup* lin kun an dan stress. Menurut 88 No. 19 tahun 166: tentan kese+ahteraan lan+ut usia yan =an 4er4unyi ;Lan+ut usia adalah seseoran yan Maha >sa. "e%ua oran %en2apai usia <0 tahun ke atas. "e4enarnya lansa %erupakan suatu proses ala%i yan tidak dapat ditentukan oleh Tuhan akan %en ala%i proses %en+adi tua dan %asa tua terakhir* di%ana pada %asa ini seseoran a 4a i ke4anyakan oran * %asa yan %erupakan %asa hidup %anusia yan anti den an %e%pertahankan 5un si a tidak dapat 4ertahan terhadap in5eksi dan %e%per4aiki kerusakan

%en ala%i ke%unduran 5isik* %ental dan sosial sedikit de%i sedikit sa%pai tidak dapat %elakukan tu asnya sehari3hari la i sehin %erupakan %asa yan kuran %enyenan kan. B. Pe"#!$%!n L!ns%! Menurut or anisasi kesehatan dunia lan+ut usia %eliputi : 1. 8sia perten ahan /%iddle a e1 : usia 7?3?7 tahun 2. Lan+ut suia /elderly1 : antara <0377 tahun 9. Lan+ut usia tua /old1 : antara 7?360 tahun 7. 8sia san at tua /&ery old1 : di atas 60 tahun.

Di @a%an sekaran lansia ter4a i dala% 4e4erapa tipe yaitu : a. Tipe ari5 4i+aksana 4. Tipe %andiri 2. Tipe tidak puas d. Tipe pasrah e. Tipe 4in un Lansia dala% literatur la%a di4a i dala% 2 olon an yaitu : 1. "erat $redta%a /Man ku Ne oro I)1 a. $on "epuh Aran tua yan sepi hawa na5su* %en uasai il%u3il%u dwitun al* %a%pu %e%4edakan antara 4aik dan 4uruk* antara se+ati dan palsu* diantara Tuhan dan 'awulan a. 4. Tua "epuh Aran tua yan koson * tidak tahu rasa* 4i2ara %uluk3%uluk tanpa isi* tin kah laku yan di4uat34uat dan 4erle4ihan serta %e%alukan. 2. "erat 'alatida /Bon Aran yan o $arsito1 a. Aran yan 4er4udi sentosa %eskipun diridhai Tuhan den an ri@ki tapi tetap 4erusaha terus disertai in at dan waspada. 4. Aran yan le%ah Aran tua yna 4erputus asa* sudah tua %au apa* se4aiknya hanya %en+auhkan diri dari keduniawian supaya %endapat kasih sayan Tuhan. Lansia dapat di4edakan ke dala% 4e4erapa tipe yan ter antun pada karakter* pen ala%an hidupnya* lin kun an* kondisi 5isik* %ental* sosial* dan ekono%inya. Tipe ini antara lain : 1. Tipe opti%is 2. Tipe konstrukti5 9. Tipe putus asa 7. Tipe de5ensi5 ?. Tipe %ilitan , serius <. Tipe keter antun an 7. Tipe %arah , 5rustasi

Menurut ke%a%puan dala% 4erdiri sendiri para lansia dapat di olon kan dala% kelo%pok antara lain : 1. Lansia %andiri sepenuhnya 2. Lansia %andiri den an 4antuan lan sun keluar anya 9. Lansia %andiri den an 4antuan tidak lan sun 7. Lansia di4antu oleh 4adan sosial ?. Lansia panti sosal tresna werdha <. Lansia yan dirawat di B" 7. Lansia yan %enderita an uan %ental

BAB II LANSIA DENGAN HIPERTENSI !. dan TD %enin L!&!r Be'!(!n$ Dari 4anyak penelitian epide%iolo i didapatkan 4ahwa den an %enin katnya u%ur i. Hipertensi %en+adi %asalah pada lan+ut usia karena serin dite%ukan dan penyakit +antun dan 2ero4a dan %en+adi 5ak5or uta%a stroke* payah +antun

&askuler. "e2ara nyata ke%atian karena -8D* %or4iditas penyakit kardio&askuler %enurun den an pen o4atan hipertensi. "aat ini penelitian lon itudinal telah %e%4uktikan hal ini pada pen o4atan hipertensi diastoli2. #. De5inisi 3 3 3 Hipertensi dide5inisikan se4a ai TD persisten dia%an tekanan sistoliknya diatas 170 %%H dan tekanan diastoliknya di atas 60 %%H /"%elt@er C Bare* 2001 : :6<1. Hiperetnsi adalah penin katan tekanand arah yan %enetap di atas 4atas nor%al yan disepakati yaitu: diastoli2 60 %%H , sistolik 170 %%H /'ee C Hayes* 166< : 7761. Hipertensi adalah penin katan tekanan darah yan %enetap di atas 4atas nor%al yan disepakati yaitu: diastoli2 60 %%H , sistolik 170 %%H /#ri2e C $ilson* 166?: 6991. Hipertensi pada lan+ut usia di4edakan atas : 3 3 Hipertensi pada tekanan sistolik sa%a , le4ih 4esar dari 170 %%H , tekanan diastoli2 sa%a , le4ih 4esar dari 170 %%H Hipertensi sistolik terisolasi : tekanan sistolik le4ih 4esar dari 1<0 %%H * dan tekanan diastoli2 le4ih rendah dari 60 %%H #ada hipertensi sistolik ini %asih 2ontro&ersial. Men enai tar et tekanan darah dian+urkan penurunan yan "ida4ular*16771. K'!s%*%(!s% +%,er&ens% 'ate ori Nor%al D Nor%al tin Hipertensi I i "istolik* %%H E 190 1903196 Diastolik* %%H E :? :?3:6 4ertahap sa%pai sekitar sistolik 17031<0 %%H . /B.#. Pen$er&%!n )!n K'!s%*%(!s%

"tadiu% 1 /rin an1 "tadiu% 2 /sedan 1 "tadiu% 9 /4erat1 "tadiu% 7 /san at 4erat1 !. E&%o'o$%

17031?6 1<03176 1:03206 F 210

60366 1003106 1103116 F 120

Berdasar penye4a4nya hipertensi di4a i %en+adi 2 olon an yaitu : 1. Hipertensi pri%er , esensial =aitu hipertensi yan penun+an antara lain : 3 3 3 3 3 3 3 Herediter Lin kun an Hiperakti&itas "usunan syara5 si%patis "iste% rennin on iotensin De5ek dala% %ensekresi Na Gaktor35aktor yan %enin katkan resiko seperti : al2ohol* %erokok serta poliste%ia* stress /I nati&i2ius* 1661 : 21671. 2. Hipertensi sekunder , hipertensi renal =aitu terhadap sekitar ?H kasus penye4a4 spesi5iknya diketahui seperti pen sindro% 2ushin * 5eokro%asito%a* koarktasio aorta* hipertensi yan den an keha%ilan* pen intro&askuler* luka 4akar. !. %enin kat. "ehin P!&o*%s%o'o$% Tekanan darah yan %enin kat pada penyakit hipertensi %enye4a4kan aliran darah a dala% pe%4uluh darah ter+adi s2lerosis yan ke%udian aliran darah a otot terse4ut %en+adi statis /adanya retensi ara%1. Hal terse4ut %enye4a4kan penin katan ker+a +antun yan ditandai den an penin katan kontraksi otot +antun sehin +antun %en ala%i pe%4esaran dan %en aki4atkan penurunan 2ardia2 output. unaan estro en* penyakit in+al* hipertensi &askuler renal* hiperal dias teronis%e pri%er dan 4erhu4un an unaan konstrasepsi oral* penyakit renal &askuler dan renal tidak diketahui penye4a4nya* tetapi ada 4e4erapa 5aktor

parendry%al* kelainan endokrin* tu%or otak* en2ephalitis* penin katan &olu%e

#enin katan TD dapat %enye4a4kan s2lerosis yan

%eni%4ulkan pen e2ilan a suplai darah ke otak

pe%4uluh darah. Iika dala% sere4ral ter+adi penin katan &askuler /aliran darah1 karena adanya penin katan ini %enye4a4kan aliran darah turun* sehin kuran dan dapat ter+adi nyeri. 'arena suplai darah ke otak 4erkuran %aka A2 yan diedarkan oleh darah ke otak %en+adi 4erkuran pula* sehin a ter+adi an uan per5usi +arin an. Da%pak hipertensi pada in+al ter+adi &askontriksi pe%4uluh darah in+al yan %enye4a4kan penurunan aliran darah. Hal ini %enye4a4kan rennin /yan %erupakan en@i% yan disekresi oleh sel +unkta lo%erulus in+al1 4eker+a pada su4stratnya 4erupa pe%4entukan en iotensin peptida II yan 4erpen aruh terhadap aldosteron untuk %en ikat natriu% dan air ke inter stisial* hal terse4ut %en aki4atkan penin katan &olu%e 2airan dala% tu4uh* /#ri2e C $ilson* 166?1 #eru4ahan 5isik pada lansia terkait den an hipertensi pada siste% kardio&askuler : 3 3 3 3 >lastisitas* dindin aorta %enurun 'atu4 +antun %ene4al dan %en+adi kaku 'e%a%puan +antun %e%o%pa darah %enurun 1H setiap tahun sesudah u%ur 20 tahun* hal ini %enye4a4kan %enurunnya kontraksi dan &olu%enya. 'ehilan an elastisitas pe%4uluh darah* kuran nya e5ekti&itas pe%4uluh darah peri5er untuk oksi enasi* peru4ahan posisi dari tidur ke duduk /duduk ke 4erdiri1 4isa %enye4a4kan tekanan darah %enurun %en+adi <? %%H /%en aki4atkan pusin %endadak1. 3 Tekanan darah %enin i diaki4atkan oleh %enin katknya resistensi dari pe%4uluh darah peri5er* sistolis nor%al J 170 %%H . Distolis nor%al J 60 %%H . /"%elt@er C Bare* 20011 Den an adanya penurunan suplai A2 ke otak %aka ke4utuhan otak akan A2 4erkuran . Hal terse4ut dapat %enye4a4kan pin san pada akhirnya akan ter+adi resiko in+uri. /(anon * 20091 #. 1. Neurolo i 3 3 3 3 #usin , %i raine #enurunan ke%a%puan 4er4i2ara Dis5un si siste% syara5 In5eksi sere4ral M!n%*es&!s%

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 !.

In5ark otak #erdarahan sere4ral >de%a 2ere4ral "troke He%iple ia Mual Muntah #oliuria Nokturia He%aturia %ikroskopik #olidipsi (a al in+al #roteinuria My2o2ardia2 in5ark "esak na5as Mudah %arah -e%as "ulit tidur (an uan ta+a% pen elihatan

2. (astro intestinal

9. 8rolo i

7. 'ardio&askuler ?. Bespiratorius <. #sikolo is

7. "ensori #andan an ak4ur 'e4utaan Betinopati Pen!&!'!(s!n!!n #enatalaksanaan pada penderita hipertensi terdiri dari penatalaksanaan non 5ar%akolo is dan 5a%arkolo is. #enatalaksanaan non 5ar%akolo is terdiri dari : 1. #enurunan 4erat 4adan

2. #e%4atasan al2ohol 9. #e%4atasan konsu%si natriu% 7. #e%4atasan pen unaan te%4akau ?. Latihan dan relaksasi #enatalaksanaan 5ar%akolo is terdiri dari : 1. Diuretik /2hlorthalidone 2hy raton1 2. Diuretika pen anti kaliu% 9. Diuretika loop /5rerase%ide /lasik1 7. Inhi4itor asener ik /propanolo2 /iinderal1 ?. )askodilaton /hydrola@ine hydro2holoride /apresoline1 <. #en ha%4at en@i% pen u4ah an iotensin /2aptopril /2apoten1 7. .nta onis kalsiu% /diltia@e% hydro2hloride /2ardi@e%1 #. 1. .kti&itas , istirahat (e+ala : kele%ahan* letih* na5as pendek* aya hidup %onoton. Tanda : 3 3 3 Grekuensi +antun %enin kat #eru4ahan ira%a +antun Takipnea Pen$(!-%!n .o( s

2. "irkulasi (e+ala : 3 3 3 3 3 3 Biwayat hipertensi* aterosklerosis* penyakit +antun koroner , katup dan penyakit 2ere4ra&askuler >pisode palpitasi* perspirasi 'enaikan TD Hipotensi postural Grekuensi , ira%a takikardi* 4er4a ai disrit%ia Mu%ur stenosis &al&ular Tanda :

9. Inte ritas e o (e+ala : 3 Biwayat peru4ahan kepri4adian* ansietas* depresi* euphoria atau %arah kronik.

3 3 3

Gaktor35aktor %ultiple Letupan suasana hati* %eledak (erak 4adan e%pati* otot %uka te an * erakan 5isik 2epat* penin katan pola 4i2ara elisah* penye%pitan kontinu perhatian* tan isan yan

Tanda :

7. >li%inasi (e+ala : an (e+ala : 3 3 3 3 3 Makanan yan tin i kolesterol Mual %untah #eru4ahan 4erat 4adan Biwayat pen unaan diuretik disukai yan %en2akup %akanan tin i ara%* tin i le%ak* uan in+al saat ini , yan lalu. ?. Makanan , 2airan

Tanda : BB naik atau o4esitas <. Neurosensori (e+ala : 3 3 3 3 3 3 'eluhan penin , pusin Berdenyut* sakit kepala su4oksipital 'ele%ahan pada satu sisi tu4uh >pisode epistaksis "tatus %ental : peru4ahan keter+a aan* orientasi* %e%ori Bespon %otorik : penurunan kekuatan an uan tan an

Tanda :

7. Nyeri , ketidaknya%anan (e+ala : 3 3 3 3 .n in Nyeri hilan ti%4ul pada tun kai "akit kepala oksipital 4erat Nyeri a4do%en , %assa

:. #erna5asan (e+ala :

3 3 3 3 3 3

Dispnea yan 4erkaitan den an akti&itas , ker+a Takipnea* ortopnea* dispnea noktural paroksi%al Biwayat %erokok Distres respirasi Bunyai na5as ta%4ahan "ianosis

Tanda :

6. 'ele%ahan (e+ala : 3 3 3 !. (an uan koordinasi , 2ara 4er+alan >spisode parestesia unilateral transient Hipotensi pastural Pe"er%(s!!n D%!$nos&%( terhadap &olu%e 2airan /&iskositas1 dan dapat %en indeti5ikasi 5aktor35aktor resiko seperti hiperkoa ula4ilitas* ane%ia 2. 'reatinin : %e%4erikan in5or%asi tentan per5usi , 5un si in+al 9. (lukosa : hiper like%ia dapat diaki4atkan oleh penin katan kadar katekola%in 7. 8rinalisa : darah* protein* dia4etes ?. #e%eriksaan Tiroid : hipertiroidi%se dapat %eni%4ulkan &asokontriksi dan hipertensi <. -T "2an : %en ka+i 2ere4ral* -"8* ense&alopati , 5eokro%osito%a 7. >'B : dapat %enun+ukkan pe%4esaran +antun * pola re an an* an aorta* pe%4esaran +antun 6. I)# : dapat %en identi5ikasi penye4a4 hipertensi seperti penyakit parenki% in+al* 4atu in+al , uterter /Doen oes* 16661. #. Ko",'%(!s% #ada u%u%nya ko%plikasi ter+adi pada hipertensi 4erat yaitu +ika tekanan diastoli2 uan konduksi :. Goto dada : dapat %enun+ukkan o4truksi klasi5ikasi pada area katu4* de5isit pada torik lukosa* %en isyaratkan di5un si in+al atau adanya

1. Hae%o lo4ine , he%atokrit : 4ukan dia nostik tetapi %en ka+i hu4un an dari sel3sel

190 %%H atau pada kenaikan tekanan darah yan ter+adi se2ara %endadak dan
tin i.

Be4erapa ne ara %e%punyai pola ko%plikasi yan an sedan kan di .%erika dan >ropa ko%plikasi +antun ko%plikasi +antun serin dite%ukan.

4er4eda34eda. Di Iepan

uan sere4ra&askuler le4ih %en2olok di4andin kan den an kelainan or an yan lain* dite%ukan le4ih 4anyak. Di

Indonesia 4elu% ada data %en enai hal ini* akan tetapi ko%plikasi sere4ral &askuler dan #ada hipertensi rin an dan sedan ko%plikasi yan ter+adi adalah pada %ata* in+al* +antun dan otak. #ada %ata 4erupa perdarahan retina* an den an ke4utaan. (a al +antun hipertensi 4erat disa%pin %erupakan kelainan yan uan pen elihatan sa%pai serin dite%ukan pada

kelainan koroner dan %iokardio. #ada otak serin ter+adi

perdarahan yan dise4a4kan oleh pe2ahnya %ikroor anis%e yan dapat %en aki4atkan ke%atian. 'elainan lain yan dapat ter+adi adalah proses tro%4oe%4ali dan seran an iske%ia otak se%entara /transisent is2hee%i2 atta2k1. (a al in+al serin di+u%pai se4a ai ko%plikasi hipertensi yan la%a dan pada proses akut pada hipertensi %ali na. /. .o( s In&er0ens% )!n R!s%on!' 4erhu4un an den an 4e4an akhir %enin kat* &asokontriksi iske%ik %iokard T8M : Tidak ter+adi penurunan 2urah +antun . T8' : 3 3 3 3 3 TD %enin kat Nadi :0 K,%nt #en ikisan kapiler E 9 detik "uhu 9<*? L 97 0BB 1<327 K,%nt

1. Besiko penurunan 2urah +antun

Inter&ensi : a. Monitor tanda &ital dan pen ikisan kapiler Basional : per4andin an dari tekanan %e%4erikan a%4aran yan le4ih len kap tentan keterli4atan , 4idan %asalah &askuler. 4. .uskultasi 4unyi na5as Basional : ?7 u%u% terden ar pada pasien hipertensi 4erat karena adanya hipertro5i atriu%* perke%4an an s9 %enun+ukkan hipertensi &entrikel dan kerusakan 5un si. 2. Berikan lin kun an yan tenan dan nya%an

Basional : %e%4antu untuk %enurunkan ran san relaksasi.

si%pati* %enin katkan un dan leher*

d. Lakukan tindakan3tindakan yan nya%an seperti pin+atan pun %enin ikan kepala te%pat tidur

Basional : %en uran i ketidaknya%anan dan dapat %enurunkan ran san sipatis. e. .n+urkan teknik relaksasi* panduan i%a+inasi* akti&itas #en alihan Basional : dapat %en uran i kete an an otot dan %elan2arkan aliran darah. 2. Nyeri /sakit kepala1 4erhu4un an den an penin katan tekanan &askuler 2ere4ral T8M : nyeri 4erkuran sa%pai den an hilan T8' : a. "kala nyeri E 9 4. >kpresi wa+ah rileks 2. 'lien %enyatakan nyeri 4erkuran , hilan Inter&ensi : a. 'a+i status nyeri /skala* Durasi* ira%a* kualitasnya1 Basional : akti&itas yan %enin katkan &asokontriksi %enye4a4kan sakit kepala karena adanya penin katan tekanan &askuler2ere4ral. #ertahankan tirah 4arin . Basional : %e%ini%alkan sti%ulasi , %enin katkan relaksasi. 4. .n+urkan teknik relaksasi dan distraksi Basional : tindakan yan %enurunkan tekanan &askuler dan yan %e%perla%4at , %e%4lok respon si%patis e5ekti5 dala% %en hilan kan sakit kepala dan ko%plikasinya. 2. Bantu pasien dala% a%4ulasi sesuai ke4utuhan Basional : pusin kepala. d. Berikan 2airan* %akanan lunak* perawatan yan teratur 4ila ter+adi perdarahan hidun , ko%pres hidun telah dilakukan untuk %en hentikan perdarahan Basional : %enin katkan kenya%anan u%u%. 9. Bisiko peru4ahan per5usi +arin an 4erhu4un an den an an T8M : per5usi +arin an adekuat T8' : 3 TD naik uan sirkulasi dan pen elihatan ka4ur serin 4erhu4un an den an sakit

3 3 3 3

Nadi :0 K,%nt "uhu 9<*? L 97 oBB 1<327 K,%nt Tak ada keluhan sakit kepala , pusin

Inter&ensi : a. #ertahankan tirah 4arin Basional : tirah 4arin %e%4antu ke4utuhan ener i. 4. Monitor tanda &ital Basional : untuk %en etahui , %en ka+i keadaan klien. 2. Monitor 4alan2e 2airan Basional : 2airan yan 4erle4ihan %enurunkan sirkulasi A2. d. 'ola4orasi pe%4erian o4at anti hipertensi Basional : untuk %enurunkan tekanan darah. 7. Bisiko tin renal. T8M : tidak ter+adi keletihan &olu%e 2airan. T8' : a. Tidak ada ede%a 4. Bunyi paru 4ersih 2. Balan2e sei%4an Inter&ensi : a. 'a+i diet klien terhadap in adekuat %asukan protein , kele4ihan natriu% Basional : penurunan aliran in+al %en aki4atkan penin katan aldosteron dan sekresi hor%on antidiuretik* %enye4a4kan retensi air dan natriu% dan ekskresi kaliu%. 4. Doron klien untuk %enurunkan %asukan ara% Basional : penurunan aliran kaliu%. 2. #astikan den an dokter apakah dapat %en ko%a hepati2. d. Lakukan tindakan untuk %elindun i ede%a kulit dari 2edera unakan ara% ta%4ahan Basional : a%%oniu% %enin katkan kadar a%%onia seru% dan dapat %enun+an in+al %en aki4atkan penin katan aldesteron disekresi hor%on anti deuretik* %enye4a4kan retensi air dan Na dan sekresi i kele4ihan &olu%e 2airan 4erhu4un an den an kele4ihan intake ara% dala% diet* pe%enuhan %ekanis%e re ulasi he%odina%ik neurolo y dan siste%

Basional : kulit ede%a te an dan %udah 2edera* kulit kerin le4ih rentan untuk rusak dan 2idera. ?. Besiko tin Interensi : a. Arientasikan indi&idu terhadap sekelilin Basional : %en enalkan indi&idu pada yan dirasa 4ahaya. 4. .wasi indi&idu se2ara ketat Basional : %e%persiapkan diri untuk %e%4eri pertolon an +ika di4utuhkan. 2. (unakan la%pu %ala% Basional : %en hindari ke2elakaan. d. .n+urkan indi&idu untuk %e%inta 4antuan sela%a seran an Basional : %en uran i resiki ke2elakaan. e. #ertahankan te%pat tidur pada ketin Basional : %en uran i resiko +atuh. 5. Mintalah tekan seka%ar* +ika %a%pu untuk %en in atkan perawatan tentan adanya %asalah Basional : untuk se era %e%4eri 4antuan kepada klien +ika ter+adi ede%a. ian palin rendah i in+ury 4erhu4un an den an A2 ke otak %enurun

T8M : tidak ter+adi in+ury

DA.TAR PUSTAKA 3 3 3 3 3 -arpenito* Lynda Iuall* 2000* Buku Saku Diagnosa Keperawatan* .lih Bahasa oleh Moni2a >ster* />d. :1* >(-* Iakarta. Doen oes* Marilyn >* 1666* Rencana Asuhan Keperawatan dan Pendokumentasian Perawatan Pasien* Ter+e%ahan oleh I Made 'assise /ed.I1. >(- : Iakarta. (anan * $illia%* G* 2002* Buku Ajar Fisiologi Kedokteran* />d.201* .lih 4ahasa oleh Brah% 8 #anit /et.al1* >(- : Iakarta. Issel4a2her* 'urt* 2000* Horison Prinsip-prinsip Ilmu Pen akit Dalam* >(- : Iakarta. #ri2e* "yl&ia .nderson dan $ilson* Lorraine M2. -arty* 166?* Pato!isiologi Konsep Klinis Proses-proses Pen akit* /ed.7* 4uku 21* Ter+e%ahan oleh : #eter .nu rah* >(- : Iakarta. 3 "%elt@er* "u@anne - dan Bare* Brenda* 2001* Buku Ajar Keperawatan "edikal Bedah # Brunner dan Suddarth /ed.:* &ol.21* Ter+e%ahan oleh . un $aluyo* /et*all1* >(- : Iakarta. 3 Nu roho* $ahyudi "'M* 2000* Keperawatan $erontik /edisi 21* penerit 4uku 'edokteran >(- : Iakarta.

P!&+1!2 Ke,er!1!&!n

>tiolo i : 8%ur A4esity Ienis kela%in (aya hidup Hipertensi

)asokontriksi pe%4uluh darah

(in+al )asokontriksi pe%4uluh darah in+al aliran darah

Atak

a5ter load -A#

suplay A2 ke otak

Besistensi pe%4uluh darah otak tekanan pe%4uluh darah otak Nyeri tekan

Bespon rennin an iotensin dan aldosteron aldesteron Betensi Na

#in san Besiko tin i in+uri

(an uan per5usi +arin an

Nyeri

>de%a 'ele4ihan &olu%e 2airan