Anda di halaman 1dari 12

LAPORAN PRATIKUM BIOKIMIA SISTEM RESPIRASI HEMOGLOBIN

Kelompok 4 Cempaka Putih De i Lailatul Rahmi NIM! "#$$%&#$"'

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN DOKTER (AKULTAS KEDOKTERAN DAN KESEHATAN UNI)ERSITAS MUHAMMADI*AH +AKARTA "#$$,"#$"

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Tuhan yang Mahakuasa yang telah membantu kami dalam menyelesaikan laporan pratikum biokimia. Makalah ini dibuat untuk memenuhi tugas pratikum, dengan makalah ini diharapkan para pembaca dan khususnya kami selaku penulis dapat mengetahui kandungan yang ada didalam tulang. Penulis menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna dan masih terdapat kekurangan, baik dari segi penulisan, maupun dari segi pembahasan. Karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun untuk perbaikkan makalah ini. Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam pembuatan makalah ini. Penulis juga berterima kasih kepada pembimbing pratikum , yaitu selaku penulis. dr. Hafis yang telah mengarahkan pratikum ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi para pembaca khususnya bagi kami

akarta, !pril "#$"

Penulis

Tinjauan Pustaka Hemoglobin merupakan protein yang terdapat di dalam sel darah merah %S&M'()ed *lood +ell %)*+' dan berfungsi antara lain untuk, $. Mengikat dan membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh, ". Mengikat dan membawa karbondioksida dari seluruh jaringan tubuh ke paruparu, .. Memberi warna merah pada darah, /. Mempertahankan keseimbangan asam basa dari tubuh. Hemoglobin merupakan protein tetramer kompak yang setiap monomernya terikat pada gugus prostetik heme dan keseluruhannya mempunyai berat molekul 0/./1# &alton. &arah mengandung 2,3 sampai $$," mMol hemoglobin monomer(4 %$",0 sampai $3,/ g(d4' tergantung pada umur dan jenis kelamin indi5idu. Hemoglobin dapat mengikat / atom oksigen per tetramer %satu pada tiap subunit heme'. !tom 6ksigen terikat pada atom 7e "8, yang terdapat pada heme, pada ikatan koordinasi kelima. Hemoglobin yang terikat pada oksigen disebut hemoglobin teroksigenasi atau oksihemoglobin %Hb6 "', sedangkan hemoglobin yang telah melepaskan oksigen disebut deoksihemoglobin %Hb'. Hemoglobin juga dapat mengikat gas hasil pembakaran yang tidak sempurna yaitu Karbonmonoksida %+6' dan disebut Karbonmonoksida Hemoglobin %Hb+6'. 9katan Hb dengan +6 "## kali lebih kuat daripada ikatan Hb. &engan oksigen dan akibatnya Hb tidak dapat lagi mengikat, membawa dan mendistribusikan oksigen ke jaringan. &alam keadaan lain, muatan atom 7e yang terdapat pada pusat heme dapat berubah menjadi 7e.8. Hal ini dapat terjadi karena oksidasi oleh senyawa-senyawa pengoksidasi. Hemoglobinnya disebut hemoglobin teroksidasi atau methemoglobin %MetHb' atau Hb %7e.8'. &alam bentuk ini Hb tidak dapat mengikat oksigen atau kehilangan fungsinya yang amat penting. *eberapa deri5at dari Hb, misalnya oksiHb, Hb, dan Hb+6 dapat dibedakan dengan melakukan pengenceran, dan pada pengenceran ini oksiHb terlihat berwarna merah kekuning-kuningan, Hb berwarna merah kecoklatan dan Hb+6 berwarna merah terang %carmine tint'. :ntuk lebih jelas lagi setiap deri5at Hb &apat pula dibedakan dengan membedakan spektoskop, yaitu

suatu teknik berdasarkan perbedaan absorpsi

warna-warna tertentu dari spectrum

cahaya putih. *ila suatu larutan berisi suatu ;at warna diletakkan antara alat tersebut dan sumber cahaya, maka akan terlihat daerah %pita ' berwarna hitam pada bagian spectrum tempat terjadinya penyerapan warna tersebut. &engan menentukan letak serta intensitas pita-pita absorpsi itu, maka dapat ditemukan pigmen apa yang sedang diperiksa itu. Pada spektroskop yang tidak dilengkapi dengan skala panjang gelombang cahaya, letak pita absorpsi itu ditentukan dengan membandingkan dengan garis-garis fraunhofer itu akan terletak pada perkiraan , *< 032 mu, +< 010 mu, &< 13= mu, b<1$2 mu, 7< /30 mu, dan ></.$ mu. &iagram spectrum matahari dengan garis-garis 7ranho5er dapat dilihat pada gambar di bawah ini , * > + & ?b 7

jingga Merah 2## /## 0##

kuning

hijau

biru

ungu 1##

Tujuan praktikum : $. Memperlihatkan bahwa oksigen dapat mengikat dan melepaskan oksigen ". Memperlihatkan bahwa ikatan Hb dengan karbonmonoksida jauh lebih kuat dibendinngkan ikatan Hb da tidak dapat mengikat oksigen lagi .. Memperlihatkan bahwa besi dalam molekul Hb bila dioksidasi akan menjadi MetHb dan tidak dapat mengikat oksigen lagi /. Penetapan kadar Hb kuantitatif %cara sianmethemoglobin'

PERCOBAAN 1 Uji Oksihemoglobin dan eoksihemoglobin A. Tujuan Membuktikan hemoglobin dapat mengikat oksigen membentuk oksihemoglobin %H*6"' dan terurai kembali menjadi #" dan deoksihemoglobin.

B. Dasar &alam keadaan tereduksi 7e dalam molekul Hb dapat mengikat dan melepaskan oksigen tergantung pada tekanan 6 " dan +6". Hb %7e"8' 8 6" &eoksi Hb Hb %7e"8' 6" @ 6ksi Hb

C. Bahan dan Pereaksi $. &arah segar ". Pereaksi Stokes .. 4arutan AH/6H

D. Cara Kerja

$. 6ksihemoglobin a. Ke dalam sebuah tabung reaksi mengencerkan " m4 darah dengan 0 m4 air suling. Mencampurkan dengan baik dan memperhatikan warna merah kekuning-kuningan dari oksihemoglobin yang terbentuk. b. Membagi " isi tabung sehingga masing-masing tabung berisi / m4. Menggunakan tabung $ sebagai kontrol. ". Pembentukan &eoksihemoglobin a. Mengisi tabung ketiga dengan " m4 pereaksi stokes dan tambahkan AH/6H secukupnya untuk melarutkan endapan yang segera terbentuk. +ampuran ini merupakan pereduksi yang amat kuat. b. Memasukkan beberapa tetes larutan stokes ke dalam tabung ". Terlihat perubahan warna karena terbentuknya deoksihemoglobin. Membandingan dengan tabung $. c. Memindahkan " m4 larutan deoksihemoglobin ke tabung lain sebagai kontrol

.. Pembentukan Kembali 6ksihemoglobin dan &eoksihemoglobin a. Mengocok kuat-kuat tabung yang berisi deoksihemoglobin, maka akan kembali terjadi oksigenasi dari udara. Memperhatikan dan mencatat warna Hb6" yang kembali terbentuk. b. 6ksigenasi dan deoksigenasi ini dapat dilakukan berulang-ulang.

E. Hasil

Pembentukan kembali oksiHb dari deoksiHb

!asil

Tabung 1 Oksi!b

Tabung "" eoksi!b

Tabung """ Reoksigenasi eoksi!b

Barna yang terbentuk

Merah terang kekuningkuningan

Merah >elap

Merah terang kekuningkuningan

F. kesimpulan Hb merupakan komponen dalam darah yang mengandung Heme dan >lobin dimana dua komponen yang bersatu ini dapat mengikat ion 7e "8. Satu kesatuan inilah yang menyebabkan Hb dapat mengikat 6 ". Sedangkan pereaksi stokes adalah pereduksi kuat yang dapat mengoksidasi 7e "8 menjadi 7e.8. )eaksi ini menyebabkan Hb berubah menjadi MetHb dan tidak dapat lagi mengikat 6 ". Sehingga 6ksiHb %merah segar kekuningan' berubah menjadi deoksi Hb %lebih gelap'.

G. Pertanyaan

Peristiwa faal apakah yang ditiru dari percobaan ini C awab, !danya peristiwa keseimbangan asam-basa %buffer' dalam darah yaitu perubahan oksihemoglobin menjadi deoksihemoglobin

PERCOBAAN # Uji karbomonoksida !emoglobin $!bCO% A. Tujuan Membuktikan bahwa Hb dapat mengikat +6 yang ikatannya lebih kuat daripada Hb dengan 6"

B. Dasar >as +6 yang berasal dari proses-proses pembakaran yang tidak sempurna dapat mengikat Hb membentuk Hb+6. 9katan ini sangat kuat %kurang lebih "## kali lebih kuat dibandingkan ikatan Hb dengan 6 "'. Hb+6 berwarna merah terang. Hb6" 8 +6 Hb+6 8 6" Hb+6 8 Stokes tidak bereaksi % tetap berwarna merah terang '

C. Bahan dan pereaksi $. &arah segar ". Sumber gas +6 .. Pereaksi stokes /. AH/6H

D. Cara kerja

$. ?ncerkan " m4 darah dengan /3 m4 air suling. *gai " darah encer itu %masing-masing 1 m4' dalam " tabung reaksi. ". Pada tabung $ alirkan gas +6 %dalam lemari asam'. 6ksihemoglobin akan berubah menjadi karbonmonoksida hemoglobin. *andingkan kedua warna tabung tadi. .. Pindahkan masing-masing $ m4 dari tabung $ %yang berisi Hb+6' ke dalam tabung . dan tabung /, dan masing-masing $ m4 dari tabung " %yang berisi Hb6"' ke dalam tabung 1 dan 0. /. Tambahkan pereaksi stokes pada tabung . dan 1. Perhatikan hasil yang diperoleh. 1. ?ncerkan isi tabung ke-/ dan tabung ke-0 dengan / m4 air suling. *andingkan warna kedua cairan itu. oksiHb berwarna kekuning-kuningan, sedangkan Hb+6 berwarna merah terang %carmine tint'.

E. Hasil

&arah

&arah &icampur Stokes

Tabung . %Merah Terang' dan tabung 1

Tabung / +6 dan tabung 0 Hb

Tabung Barna sebelum penambahan pereaksi stokes Barna setelah penambahan pereaksi stokes

oksi!b Merah terang kekuningkuningan Merah gelap

karbomonoksida!b Merah mawar %carmine tint' Merah mawar %carmine tint'

F. Kesimpulan >. Hb dalam darah yang dialiri gas +6 akan cenderung menjadi Hb+6 dapat dibuktikan dengan menambah pereduksi stokes pada darah yang telah dialiri +6, ternyata tidak ada perubahan warna. Tidak seperti darah pada percobaan satu, yang mengalami perubahan setelah dioksidasi dengan stokes. Hal ini menunjukkan ikatan Hb terhadap +6 lebih kuat dibanding dengan 6 ".

H. Pertanyaan : >ejala-gejala apakah yang terlihat pada seseorang yang keracunan +6 C $. Sakit Kepala ". )asa Mual .. Muntah /. )asa 4elah 1. *anyak mengeluarkan keringat 0. Pola pernafasan meningkat 2. )asa gugup berlebih 3. Kehilangan penglihatan =. Kehilangan kesadaran dan sakit dada yang mendadak, nyeri ini berarti +6 telah menyerang organ jantung.