Anda di halaman 1dari 20

TINJAUAN UMUM ETIKA

Pengertian Etika
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia etika adalah : Ilmu tentang apa yang baik dan yang buruk, tentang hak dan kewajiban moral. Kumpulan asas / nilai yang berkenaan dengan akhlak Nilai mengenai yang benar dan salah yang dianut masyarakat Dari asal usul kata, tika berasal dari bahasa !unani "ethos# yang berarti adapt istiadat / kebiasaan yang baik. $erkembangan etika studi tentang kebiasaan manusia berdasarkan kesepakatan, menurut ruang dan waktu yang berbeda, yang menggambarkan perangai manusia dalam kehidupan pada umumnya.

Moral

%ony Kera& ' ())( * : moralitas adalah system tentang bagaimana kita harus hidup dengan baik sebagai manusia. +rans Magnis %useno ' (),- * : etika adalah sebuah ilmu dan bukan sebuah ajaran. Moralitas menekankan, " inilah .ara anda melakukan sesuatu# tika lebih kepada, "mengapa untuk melakukan sesuatu itu harus menggunakan .ara tersebut /

Etika & Moral


%e.ara etimologi etika dapat disamakan dengan Moral. Moral berasal dari bahasa latin "mos# yang berarti adapt kebiasaan. Moral lebih kepada rasa dan karsa manusia dalam melakukan segala hal di kehidupannya. 0adi Moral lebih kepada dorongan untuk mentaati etika.

Faktor yang Mempengaruhi Pelanggaran Etika


Kebutuhan indi1idu Korupsi alasan ekonomi 2idak ada pedoman 3rea "abu4abu#, sehingga tak ada panduan $erilaku dan kebiasaan indi1idu Kebiasaan yang terakumulasi tak dikoreksi 5ingkungan tidak etis $engaruh dari komunitas $erilaku orang yang ditiru &ek primordialisme yang kebablasan

Sangsi Pelanggaran Etika


%anksi %osial %kala relati1e ke.il, dipahami sebagai kesalahan yang dapat "dimaa&kan#. %anksi 6ukum %kala besar, merugikan hak pihak lain. 6ukum pidana menempati prioritas utama, diikuti oleh hokum $erdata.

Etika & Teknologi


2eknologi adalah segala sesuatu yang di.iptakan manusia untuk memudahkan pekerjaannya. Kehadiran teknologi membuat manusia "kehilangan# beberapa sense of human yang alami. ' otomatisasi mesin re&leks / kewaspadaan melambat * 7ara orang berkomunikasi, by email or by surat, membawa perubahan signi&ikan, dalam sapaan / tutur kata. 8rang ber9akat dengan %M%, implikasi pada silaturahmi yang "tertunda# mosi ' "tou.h# * yang semakin tumpul karena jarak dan waktu semakin bias dalam teknologi in&ormasi.

BAB II
ETIKA K MPUTE! " SEJA!A# & PE!KEMBAN$ANN%A
Se&arah Etika Komputer
ra ():; < ()=;4an Diawali dengan penelitian Norbert >iener ' $ro&. dari MI2 * tentang komputasi pada meriam yang mampu menembak jatuh pesawat yang melintas di atasnya '$D II *. ?amalannya tentang komputasi moderen yang pada dasarnya sama dengan system jaringan syara& yang bisa melahirkan kebaikan sekaligus malapetaka. ra ()@;4an Angkapan Donn $arker : "that when people entered the computer center, they left their ethics at the door. Dalam .ontoh kasus pemrosesan data, spesialis .omputer bisa mengetahui data apa saja se.ara .epat. ra (),;4an Kemun.ulan kejahatan .omputer ' 1irus, unauthori9ed login, et. *. %tudi berkembang menjadi suatu diskusi serius tentang masalah etika .omputer. 5ahirlah buku "7omputer thi.s# ' 0ohnson, (),= *. ra ());4an sampai sekarang Implikasi pada bisnis yang semakin meluas akibat dari kejahatan .omputer, membuat lahirnya &orum4&orum yang peduli pada masalah tersebut. ( ETHICOMP y !imon "o#erson, CEPE y $eroe %an Ho%en etc &.

Isu'Isu Pokok Etika Komputer


Kejahatan Komputer Kejahatan yang dilakukan dengan .omputer sebagai basis teknologinya. Birus, spam, penyadapan, .arding, Denial o& %er1i.es ' Do% * / melumpuhkan target Cy er ethics Implikasi dari IN2 ?N 2 ' Inter.one.tion Networking *, memungkinkan pengguna I2 semakin meluas, tak terpetakan, tak teridenti&ikasi dalam dunia anonymouse. Diperlukan adanya aturan tak tertulis Netiket, moti.on. 4.ommer.e 8tomatisasi bisnis dengan internet dan layanannya, mengubah bisnis proses yang telah ada dari transaksi kon1ensional kepada yang berbasis teknologi, melahirkan implikasi negati1eC berma.am kejahatan, penipuan, kerugian karena ke4 anonymouse'an tadi. $elanggaran 63KI

Masalah pengakuan hak atas kekayaan intelektual. $embajakan, .ra.king, illegal so&tware dst. 2anggung jawab pro&esi %ebagai bentuk tanggung jawab moral, perlu di.iptakan ruang bagi komunitas yang akan saling menghormati. Misalnya I$KIN ' Ikatan $ro&esi Komputer D In&ormatika4()-: *

BAB III
PEKE!JAAN( P! FESI )AN P! FESI NA*
Manusia & Ke+utuhannya
3bdulkadir Muhammad ' E;;( * Mengklasi&ikasikan kebutuhan manusia sebagai berikut : a. Kebutuhan ekonomi ' material * b. Kebutuhan psikis ' non4materi * .. Kebutuhan biologis ' proses regenerasi * d. Kebutuhan pekerjaan ' kebutuhan akan status dan derajat *

Peker&aan & Pro,esi


2homas 3Fuinas seperti dikutip %umaryono ' ())= * mengatakan bahwa wujud kerja memiliki tujuan : a. $emenuhan kebutuhan hidup b. Mengurangi tingkat pengangguran / kriminalitas .. Melayani sesame $ri&esi merupakan bagian dari pekerjaan, namun tidak setiap pekerjaan adalah pro&esi. %eorang petugas sta& administrasi bisa berasal dari berbagai latar ilmu, namun tidak demikian halnya dengan 3kuntan, $enga.ara, Dokter yang membutuhkan pendidikan khusus. $ro&esi merupakan suatu pekerjaan yang mengandalkan keterampilan dan keahlian khusus yang tidak didapatkan pada pekerjaan4pekerjaan sebelumnya. $ro&esi merupakan suatu pekerjaan yang menuntut pengemban pro&esi tersebut untuk terus memperbaharui keterampilannya sesuai perkembangan ilmu pengetahuan D teknologi.

Pro,esi Pro,esional
()e*er+alah den#an cinta, $i*a en#*aun tida* dapat e*er+a den#an cinta, -e ih ai* en#*au menin##al*annya.. .an men#am il tempat di depan pintu #er an# Candi'candi, meminta sede*ah *epada mere*a /an# e*er+a den#an penuh su*a dan cita ( 0ahlil 1i ran & %eorang pelaku pro&esi harus memiliki si&at < si&at berikut : a. Menguasai ilmu se.ara mendalam di bidangnya b. Mampu mengkon1ersi ilmu menjadi keterampilan .. Menjunjung tinggi etika dan integritas pro&esi

$ro&esional adalah orang yang menjalankan pro&esinya se.ara benar menurut nilai4nilai normal. Antuk menjadi orang yang pro&essional, diperlukan : komitmen, tanggung jawab, kejujuran, sistematik ber&ikir, penguasaan materi, menjadi bagian masyarakat pro&essional.

BAB IP! FESI )I BI)AN$ TEKN * $I INF !MASI

%ebelum kita melihat lebih jauh tentang pro&esi di bidang teknologi in&ormasi, pertanyaan pertama yang harus dijawab adalah apakah pekerjaan di bidang teknologi in&ormasi tersebut dapat dikatakan sebagai suatu pro&esi /

$am+aran Umum Peker&aan .i Bi.ang Teknologi In,ormasi


%e.ara umum, pekerjaan di bidang teknologi in&ormasi setidaknya terbagi dalam : kelompok sesuai bidangnya. a. 0elompo* pertama, adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak ' so&tware *, baik mereka yang meran.ang system operasi,database maupun system aplikasi.

$ada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan4pekerjaan seperti : Sistem analis, merupakan orang yang abertugas menganalisa system yang akan diimplementasikan, mulai dari menganalisa system yang ada, kelebihan dan kekurangannya, sampai studi kelayakan dan desain system yang akan dikembangkan.

Programer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan ran.angan system analis, yaitu membuat program ' baik aplikasi maupun system operasi * sesuai system yang dianalisa sebelumnya.

Web designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan peren.anaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web. Web programmer, merupakan orang yang bertugas mengimplementasikan ran.angan web designer, yaitu membuat program berbasis web sesuai desain yang telah diran.ang sebelumnya. b. 0elompo* *edua, adalah mereka yang bergelut di bidang perangkat keras ' hardware *. $ada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan4pekerjaan seperti : Technical engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berke.impung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat system .omputer.

Networking engineer, adalah orang yang berke.impung dalam bidang teknis jaringan .omputer dari maintenan.e sampai pada troubleshooting4nya.

.. 0elompo* *eti#a, adalah mereka yang berke.impung dalam operasional system in&ormasi. $ada lingkungan kelompok ini, terdapat pekerjaan4pekerjaan seperti : EDP Operator, adalah orang yang bertugas mengoperasikan program4program yang berhubungan dengan electronic data processin# dalam lingkungan sebuah perusahaan atau organisasi lainnya. System Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap system, memiliki kewenangan menggunakan hak akses terhadap system, serta hal4hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional sebuah system.

Mis Director, merupakan orang yang memiliki wewenang paling tinggi terhadap sebuah system in&ormasi, melakukan manajemen terhadap system tersebut se.ara keseluruhan baik perangkat keras, perangkat lunak maupun sumber daya manusianya.

Pro,esi .i Bi.ang TI Se+agai Pro,esi


Antuk mengatakan apakah suatu pekerjaan termasuk pro&esi atau bukan, .riteria pekerjaan tersebut harus diuji. %ebagai .ontoh, pekerjaan sebagai sta& operator .omputer ' sekedar mengoperasikan *, tidak masuk dalam golongan pro&esi jika untuk bekerja sebagai sta& operator tersebut tidak membutuhkan latar belakang pendidikan tertentu. 3dapun seorang software en#ineer dapat dikatakan sebagai sebuah pro&esi karena seseorang yang bekerja sebagai so&tware engineer haruslah berpengetahuan dan memiliki pengalaman kerja di bidangnya. 0ulius 6ermawan ' E;;G *, men.atat dua karakteristik yang dimiliki oleh software en#ineer sehingga pekerjaan tersebut layak disebut sebuah pro&esi, yaitu : (. Kompetensi Kompetensi yang dimaksud yaitu si&at yang selalu menuntut pro&essional so&tware engineer untuk memperdalam dan memperbaharui pengetahuan dan keterampilannya sesuai tuntutan pro&esinya. E. 2anggung jawab pribadi !ang dimaksud yaitu kesadaran untuk membebankan hasil pekerjaannya sebagai tanggung jawab pribadi. 3gar dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya se.ara baik dan benar, seorang so&tware engineer perlu terus mengembangkan bidang ilmu dalam pengembangan perangkat lunak, seperti : a. Bidang ilmu metodologi pengembangan perangkat lunak b. Manajemen sumber daya .. Mengelola kelompok kerja d. Komunikasi

Peker&aan .i Bi.ang TI Stan.ar Pemerintah


Mengingat pentingnya teknologi in&ormasi bagi pembangunan bangsa maka pemearintah pun merasa perlu membuat standarisasi pekerjaan dibidang teknologi in&ormasi bagi pegawainya. Institusi pemerintah telah mulai melakukan klasi&ikasi pekerjaan dalam bidang teknologi in&ormasi sejak tahun ())E. Klasi&ikasi pekerjaan ini mungkin masih belum dapat mengakomodasi klasi&ikasi pekerjaan pada teknologi in&ormasi se.ara umum. 2erlebih kagi, deskripsi pekerjaan masih kurang jelas dalam membedakan setiap sel pekerjaan. $egawai Negri %ipil yang bekerja dibidang teknologi in&ormasi, disebut pranata .omputer. Beberapa penjelasan tentang pranata .omputer sebagai berikut : a. $engangkatan $ejabat $ranata Komputer $engangkatan $egawai Negri %ipil dalam jabatan $ranata Komputer ditetapkan oleh Mentri, 0aksa 3gung, $impinan Kesekretariatan 5embaga 2ertinggi / 2inngi Negara. $impinan 5embaga $emerintah Nondepartemen dan Hubernur Kepala Daerah 2ingkat (. b. %yarat4%yarat 0abatan $ranata Komputer

Bekerja pada satuan organisasi instansi pemerintah dan bertugas pokok membuat, memelihara dan mengembangkan dan mengambangkan system dan atau program penelolahan dengan .omputer. 4 Berija9ah serendah4rendahnya %arjana Muda / DG atau yang sederajat. 4 Memiliki pendidikan dan atau latihan dalam bidang .omputer dan pengalaman melakukan kegiatan di bidang .omputer. 4 Memiliki pengetahuan dan atau pengalaman dalam bidang tertentu yang berhubungan dengan bidang .omputer. 4 %etiap unsure penilaian pelaksanaan pekerjaan sekurang4kurangnya bernilai baik .. 0enjang dan $angkat $ranata Komputer

d. $embebasan sementara $ranata Komputer Antuk tetep berada pada jalur pro&esionalitasny, pemerintah juga menetapkan bahwa $ranata Komputer harus dapat mengumpulkan angka kredit minimal. 3ngka kredit minimal yang harus dikumpulkan adalah : (. 3sisten $ranata Komputer Madya sebanyak E; angka kredit E. 3sisten $ranata Komputer sebanyak E; angka kredit G. 3jun $ranata Komputer Muda %ebanyak E; angka kredit :. 3jun $ranata Komputer Madya sebanyak =; angka kredit =. 3jun $ranata Komputer sebanyak =; angka kredit @. 3hli $ranata Komputer $ratama sebanyak (;; angka kredit -. 3hli $ranata Komputer Muda sebanyak (;; angka kredit ,. 3hli $ranata Komputer Madya sebanyak (=; angka kredit ). 3hli $ranata Komputer Atama $ratama sebanyak (=; angka kredit (;. 3hli $ranata Komputer Atama Muda sebanyak (=; angka kredit e. $emberhentian dari 0abatan $ranata Komputer $ejabat $ranata Komputer diberhentikan dari jabatannya, apabila $ejabat $ranata Komputer yang telah

dibebaskan sementara dari jabatannya tidak dapat mengumpulkan angka kredit yang dipersyaratkan dalam waktu G tahun setelah pembebasan sementara. %elain itu, $ejabat $ranata Komputer juga dapat diberhentikan dari jabatannya, apabila $ejabat $ranata Komputer dijatuhi hukuman disiplin $egawai Negri %ipil berdasarkan peraturan $emerintah No.G; tahun (),; dengan tingkat hukuman disiplin berat yang telah mempunyai kekuatan hokum yang tetap.

Stan.arisasi Pro,esi TI Menurut S!I$'PS SEA!//


3dalah jenis pengelompokan lain untuk pekerja di kalangan teknologi in&ormasi. !ang sering digunakan adalah pengklasi&ikasian standarisasi pro&esi di bidang teknologi in&ormasi menurut S!I$'PS SEA!//0 !E2"CC ( !outh 2sia "e#ional Computer Confideration & merupakan suatu &orumatau badan yang beranggotakan himpunan pro&essional I2 ' In&ormation 2e.hnology4 2eknologi In&ormasi * yang terdiri dari (G negara. % 3?77 dibentuk pada +ebruari ()-,, di %ingapura oleh @ ikatan .omputer dari Negara4negara tetangga seperti 6ongkong, Indonesia Malaysia, +ilipina, %ingapura dan 2hailand. Indonesia sebagai anggota % 3?77 telah akti& turu serta dalam berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh % 3?77. %alah satunya adalah !"I1'P! ( !pecial "e#ional Interest 1roup on Professional !tandarisation & yang men.oba merumuskan standarisasi pekerjaan dalam dunia teknologi in&ormasi. Model % 3?77 untuk pembagian jobdalam lingkungan 2I merupakan model E dimensi yang mempertimbangkan jenis pekerjaan dan tingkat keahlian ataupun tingkat pengetahuan yang dibutuhkan. Beberapa kriteria menjadi pertimbangan dalam mengembangkan klasi&ikasi job ini, yaitu: a. Cross Country, cross'enterprise applica ility Ini berarti bahwa job yang diidenti&ikasi tersebut harus rele1an dengan kondisi region dan setiap Negara pada region tersebut,serta memiliki kesamaan pemahaman atas setiap &ungsi pekerjaan. b. 3unction Oriented u*an tittle oriented Klasi&ikasi pekerjaan berorientasi pada &ungsi, yang berarti bahwa gelar atau title yang diberikan dapat saja berbeda, tapi yang penting &ungsi yang diberikan pada pekerjaan tersebut sama. Helar atau title dapat berbeda pada Negara yang berbeda. .. Testa le 4 certifica le Klasi&ikasi pekerjaan harus bersi&at testable, yaitu bahwa &ungsi yang dide&inisikan dapat diukur / diuji. d. 2pplica le +ungsi yang dide&inisikan harus dapat diterakan pada region masing4masing.

Hambar Model Klasi&ikasi yang direkomendasikan %etiap jenis pekerjaan dari skema di atas masing < masing memiliki G tingkatan, yaitu: 5. !uper%ised ( ter im in# & 2ingkatan awal dengan ;4E tahun pengalaman, membutukan pengawasan dan petunjuk dalam pelaksanaan tugasnya. 6. Moderately super%ised ( madya & 2ugas ke.il dapat dikerjakan oleh mereka, tetapi tetap membutuhkan bimbingan untuk tugas yang lebih besar, G4= tahun pengalaman. 7. Independent 4 Mana#in# ( mandiri & Memulai tugas, tidak membutuhkan bimbingan dalam pelaksanaan tugas.

BAB /%BE! ET#I/S" ETIKA MEN$$UNAKAN INTE!NET


%ejak awal peradaban, manusia selalu termoti1asi memperbaharui teknologi yang ada. 6al ini merupakan perkembangan yang hebat dan terus mengalami kemajuan. Dari semua kemajuan yang signi&ikan yang dibuat oleh manusia sampai hari ini, mungkin hal yang terpenting adalah perkembangan internet.

Perkem+angan Internet
Internet ( Interconection 8etwor*in# & merupakan suatu jaringan yang menghubungkan .omputer diseluruh dunia tanpa dibatasi oleh jumlah unit menjadi satu jaringan yang bisa saling mengakses. Dengan internet tersebut, satu .omputer dapat berkomunikasi se.ara langsung dengan .omputer lain diberbagai belahan dunia. 3lasan mengapa era ini memberikan dampak yang .ukup signi&ikan bagi berbagai aspek kehidupan. a. In&ormasi pada internet bisa diakses E: jam dalam sehari b. Biaya murah dan bahan gratis .. Kemudahan akses in&ormasi dan melakukan transaksi d. Kemudahan membangun relasi dengan pelanggan e. Materi dapat di up4date dengan mudah &. $engguna internet telah merambah ke segala penjuru

Karakteristik )unia Maya


Internet identik dengan cy erspace atau dunia maya. Dysson '()):* cy erscape merupakan suatu ekosistem bioelektronik di semua tempat yang memiliki telepon, kabel .oaIial, &iber opti. atau elektomagnetik wa1es. 6al ini berarti bahwa tidak ada yang tahu pasti seberapa luas internet se.ara &isik.

Karakteristik dunia maya ' Dysson : ()): * sebagai berikut :

a. b. .. d.

Beroperasi se.ara 1irtual / maya Dunia .yber selalu berubah dengan .epat Dunia maya tidak mengenal batas4batas territorial 8rang4orang yang hidup dalam dunia maya tersebut dapat melaksanakan akti1itas tanpa harus menunjukkan identitasnya e. In&ormasi di dalamnya bersi&at publi.

Pentingnya Etika .i )unia Maya


adirnya internet dalam kehidupan manusia telah membentuk komunitas masyarakat tersendiri. %urat menyurat yang dulu dilakukan se.ara tradisional 'merpati pos atau kantor pos* sekarang bisa dilakukan hanya dengan duduk dan mengetik surat tersebut di depan .omputer. Beberapa alasan mengenai pentingnya etika dalam dunia maya adalah sebagai berikut: a. Bahwa pengguna internet berasal dari berbagai negara yang mungkin memiliki budaya, bahasa dan adat istiadat yang berbeda4beda. b. $engguna internet merupakan orang4orang yang hidup dalam dunia anonymouse, yang tidak mengharuskan pernyataan identitas asli dalam berinteraksi. .. Berbagai ma.am &asilitas yang diberikan dalam internet memungkinkan seseorang untuk bertindak etis seperti misalnya ada juga penghuni yang suka iseng dengan melakukan hal4hal yang tidak seharusnya dilakukan. d. 6arus diperhatikan bahwa pengguna internet akan selalu bertambah setiap saat dan memungkinkan masuknya "penghuni# baru didunia maya tersebut.

Netiket " /ontoh Etika Berinternet


Netiket atau 8etti9uette, adalah etika dalam berkomunikasi menggunakan internet. a. Netiket pada one to one communications !ang dimaksud dengan one to one communications adalah kondisi dimana komunikasi terjadi antarindi1idu "&a.e to &a.e# dalam sebuah dialog.

b. Netiket pada one to many communications Konsep komunikasi one to meny communications adalah bahwa satu orang bisa berkomunikasi kepada beberapa orang sekaligus. 6al itu seperti yang terjadi pada mailin# list dan net news.

.. In&ormation ser1i.es $ada perkembangan internet, diberikan &asilitas dan berbagai layanan baru yang disebut layanan in&ormasi (information ser%ice&. Berbagai jenis layanan ini antara lain seperti 1ropher, :ais, :ord :ide :e (:::&, Multi';ser .imensions (M;.s&, Multi';ser .imensions which are o +ect Oriented (MOOs&

Pelanggaran Etika
%eperti halnya etika dalam kehidupan bermasyarakat, sanksi yang diperoleh terhadap suatu pelanggaran adalah sanksi so.ial. %anksi so.ial bisa saja berupa teguran atau bahkan diku.ilkan dari kehidupan bermasyarakat. Demikian juga dengan pelanggaran etika berinternet. %anksi yang akan diterima jika melanggar etika atau norma4norma yang berlaku adalah diku.ilkan dari kehidupan berkomunikasi berinternet.

BAB -I
/%BE! /!IME " M )US( PEN%EBAB )AN PENAN$$U*AN$ANN%A
7yber 7rime : %ebua 1olusi Kejahatan 0enis kejahatan "kon1ensional# : a. K. kerah biru ( lue collar crime& $en.urian, penipuan, pembunuhan b. K. kerah putih (white collar crime& Kejahatan korporasi, k. birokrat, malpraktek dll

Penertia /y+er1rime
7yber.rime merupakan bentuk4bentuk kejahatan yang ditimbulkan karena peman&aatan teknologi internet. Dapat dide&inisikan sebagai perbuatan melawan hokum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada ke.anggihan teknologi .omputer dan telekomunikasi.

Karakteristik Unik .ari /y+er1rime


(. E. G. :. =. ?uang lingkup kejahatan %i&at kejahatan $elaku kejahatan Modus kejahatan 0enis kerugian yang ditimbulkan

Jenis /y+er1rime
Ber.asarkan Jenis Akti2itasnya 5. ;nauthori<ed 2ccess. 2erjadi ketika seseorang memasuki atau menyusup ke dalam suatu system jaringan .omputer se.ara tidak sah, tanpa i9in atau tanpa sepengetahuan dari pemilik system jaringan .omputer yang dimasukinya. Pro in# dan Port !cannin# merupakan .ontoh dari kejahatan ini. 3kti1itas "$ort s.anning# atau "probing# dilakukan untuk melihat ser1is4ser1is apa saja yang tersedia di ser1er target. 6. Ille#al Contents Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan memasukkan data atau in&ormasi ke internet tentang sesuatu hal yang tidak benar, tidak etis, dan dapat dianggap melanggar hokum atau mengganggu ketertiban umum. 7. Penye aran =irus !ecara !en#a+a

$enyebaran 1irus umumnya dilakukan dengan menggunakan email. %eringkali orang yang system emailnya terkena 1irus tidak menyadari hal ini. Birus ini kemudian dikirimkan ke tempat lain melalui emailnya. 7ontoh kasus : Birus Mellisa, I 5o1e !ou, dan %ir.am. >. .ata 3or#ery Kejahatan jenis ini bertujuan untuk memalsukan data pada dokumen4dokumen penting yang ada di Internet. ?. Cy er Espiona#e, !a ota#e and E@tortion Merupakan kejahatan yang meman&aatkan jaringan internet untuk melakukan kegiatan mata4mata terhadap pihak lain dengan memasuki system jaringan .omputer pihak sasaran. %elanjutnya, sabotage and eItortion merupakan jenis kejahatan yang dilakukan dengan membuat gangguan, perusakan atau penghan.uran terhadap suatu data, program .omputer atau system jaringan .omputer yang terhubung dengan internet. A. Cy erstal*in# Dilakukan untuk mengganggu atau mele.ehkan seseorang dengan meman&aatkan .omputer, misalnya menggunakan e4mail dan dilakukan berulang4ulang. Kejahatan tersebut menyerupai terror yang ditujukan kepada seseorang dengan meman&aatkan media internet. B. Cardin# Merupakan kejahatan yang dilakukan untuk men.uri nomor kartu kredit milik orang lain dan digunakan dalam transaksi perdagangan di internet. C. Hac*in# dan Crac*in# Istilah hac*er biasanya menga.u pada seseorang yang mempunyai minat besar untuk mempelajari system .omputer se.ara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang ha.ker dapat mendorongnya untuk memiliki kemampuan penguasaan system di atas rata4rata pengguna. 0adi, ha.ker memiliki konotasi yang netral. 3kti1itas crac*in# di internet memiliki lingkungan yang sangat luas, mulai dari pembajakan a..ount milik orang lain, pembajakan situs web, probing, menyebarkan 1irus, hingga pelumpuhan target sasaran. D. Cy ers9uattin# and Typos9uattin# Merupakan kejahatan yang dilakukan dengan menda&tarkan domain nama perusahaan orang lain dan kemudian berusaha menjualnya kepada perusahaan tersebut dengan harga yang lebih mahal. Typos9uattin# adalah kejahatan dengan membuat domain yang mirip dengan nama domain orang lain. 5E. Hi+ac*in# Merupakan kejahatan melakukan pembajakan hasil karya orang lain. !ang paling sering terjadi adalah %o&tware $ira.y 'pembajakan perangkat lunak* 55. Cy er Terorism %uatu tindakan Iyber.rime termasuk .yber terorism jika mengan.am pemerintah atau warganegara, termasuk .ra.king ke situs pemerintah atau militer.

Ber.asarkan Moti, Kegiatannya 5. !e a#ai tinda*an murni *riminal Kejahatan yang murni merupakan tindak .riminal yang dilakukan karena moti& kriminalitas. Kejahatan jenis ini biasanya menggunakan internet hanya sebagai sarana kejahatan. 7ontoh kejahatan sema.am ini adalah 7arding. 6. Cy ercrime se a#ai *e+ahatan (a u'a u $ada jenis kejahatan di internet yang masuk dalam "wilayah abu4abu# .ukup sulit menentukan apakah itu merupakan tindakan .riminal atau bukan, mengingat moti& kegiatannya terkadang bukan untuk berbuat kejahatan. 7ontohnya adalah pro in# atau portscannin#. Ber.asarkan Sasaran Ke&ahatannya (. Menyerang Indi1idu '3gainst $erson* 0enis kejahatan ini, sasaran serangannya ditujukan kepada perorangan atau indi1idu yang memiliki si&at atau .riteria tertentu sesuai tujuan penyerangan tersebut. Beberapa .ontoh kejahatan ini antara lain : $ornogra&i, 7yberstalking, 7yber 2resspass E. Menyerang 6ak Milik '3gainst $roperty* 7yber.rime yang dilakukan untuk mengganggu atau menyerang hak milik orang lain. 7ontoh: .arding, .ybersFuatting, typosFuatting, hija.king, data &orgery G. Menyerang $emerintah '3gainst Ho1ernment* 7yber.rime 3gainst Ho1ernment dilakukan dengan tujuan khusus penyerangan terhadap pemerintah

Faktor'Faktor %ang Mempengaruhi Ter&a.inya /y+er /rime


(. +aktor $olitik E. +aktor konomi G. +aktor %osial Budaya 3da beberapa aspek untuk +aktor %osial Budaya: a. Kemajuan 2eknologi In&ormasi b. %umber Daya Manusia .. Komunitas Baru

)ampak /y+er1rime Terha.ap Keamanan Negara


(. Kurangnya keper.ayaan dunia terhadap Indonesia E. Berpotensi menghan.urkan negara

)ampak /y+er1rime Terha.ap Keamanan )alam Negri


(. Kerawanan so.ial dan politik yang ditimbulkan dari 7yber.rime antara lain isu4 isu yang meresahkan, memanipulasi simbol4simbol kenegaraan, dan partai politik dengan tujuan untuk menga.aukan keadaan agar ter.ipta suasana yang tidak kondusi&. E. Mun.ulnya pengaruh negati1e dari maraknya situs4situs porno yang dapat diakses bebas tanpa batas yang dapat merusak moral bangsa.

Menu&u UU /y+er !epu+lik In.onesia

Strategi Penanggulangan /y+er /rime a. %trategi 0angka $endek (. $enegakan hokum pidana E. Mengoptimalkan AA khusus lainnya G. ?ekruitment aparat penegak hokum b. %trategi 0angka Menengah (. 7yber poli.e E. Kerjasama internasional .. %trategi 0angka $anjang (. Membuat AA .yber .rime E. Membuat perjanjian bilateral