Anda di halaman 1dari 48

BAB I PENDAHULUAN 1.

Latar Belakang Pembangunan Kesehatan pada hakikatnya merupakan bagian integral dari Pembangunan Nasional yang merupakan upaya bangsa Indonesia untuk mencapai kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk agar dapat mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal sebagai unsur kesejahteraan umum yang merupakan bagian dari tujuan nasional. Dalam beraktivitas, masyarakat menampilkan perilaku-perilakunya untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Diantara semua perilaku masyarakat, perilaku kesehatan adalah satu diantara perilaku masyarakat yang belum secara optimal ditingkatkan. Kesadaran masyarakat akan kesehatan masih dirasakan kurang sehingga angka kesakitan yang diakibatkan oleh perilaku masyarakat yang tidak baik dirasakan masih tinggi. Pembangunan kesehatan masyarakat, terutama pembangunan di tingkat pedesaan akan sulit dilakukan bila hanya dilaksanakan oleh tim kesehatan saja tanpa melibatkan masyarakat yang sebenarnya merupakan pelaksanaan utama dalam upaya peningkatan status kesehatan. asyarakat cenderung dipandang sebagai obyek atau reservoir dan tidak diperlakukan sebagai subyek pelaksana sehingga masyarakat hanya bisa menerima dan beranggapan bahwa upaya kesehatan mutlak hanya tanggung jawab tim kesehatan saja. Perawatan kesehatan masyarakat merupakan bidang khusus dalam ilmu keperawatan !"reeman, #$%&', yang merupakan gabungan ilmu keperawatan, ilmu kesehatan masyarakat dan sosial !()*, #$+$'. Dengan demikian dalam melakukan perawatan pada masyarakat akan bergantung kepada , unsur yaitu keperawatan, kesehatan masyarakat dan sosial !Peran -erta asyarakat'. Dalam mengaplikasikan keperawatan komunitas dengan memperoleh wilayah kajian di .( &/ Kelurahan -udajaya )ilir Kecamatan 0aros Kota -ukabumi, yang juga merupakan wilayah kerja Puskesmas 0aros, dapat digambarkan bahwa terdapat banyak hal yang harus diperhatikan dalam mengatasi masalah keperawatan yang berbasis komunitas.

2. Tujuan a. Tujuan Umum 0erdasarkan tujuan umum dari keperawatan komunitas, tujuan umum dari upaya 1okakarya ini !1ok in' adalah untuk meningkatkan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat sehingga tercapai derajat kesehatan yang optimal agar dapat menjalankan 2ungsi kehidupan sesuai dengan kapasitas yang mereka miliki. b. Tujuan Khusus a. b. c. engkaji kebutuhan dan masalah keperawatan komunitas di masyarakat. engidenti2ikasi masalah-masalah kesehatan dalam keperawatan komunitas di masyarakat. enetapkan intervensi asuhan keperawatan komunitas dalam rangka mengembangkan kemampuan kelompok, dan masyarakat dalam mengatasi masalah kesehatan d. elaksanakn kesehatan. e. engevaluasi tindakan keperawatan berdasarkan standar dan kriteria yang telah ditetapkan. implementasi asuhan keperawatan melalui pendekatan pendidikan kesehatan yang berhubungan dengan kebutuhan atau masalah

BAB II TINJAUAN TE !ITI" A. K#nse$ Ke$era%atan K#mun&tas Keperawatan komunitas !diadopsi dari pengertian 3ommunity )ealth Nursing' pertama kali dikenal sejak tahun #$4& yang merupakan kelanjutan sejarah keperawatan kesehatan publik terutama perkembangan di daratan 5ropa dan 6merika. Para perawat bekerja di klinik-klinik berbasiskan masyarakat yang merupakan koordinasi dalam menangani berbagai kasus-kasus kesehatan di masyarakat dengan melibatkan disiplin keilmuan. Komunitas adalah kelompok sosial yang tinggal di suatu tempat, saling berinteraksi satu sama lain, mempunyai minat dan interest yang umum !()*'. Keperawatan komunitas adalah perpaduan dari praktek keperawatan dan praktek kesehatan masyarakat dalam rangka meningkatkan dan memelihara kesehatan masyarakat !D5PK5- .I'. Kesehatan masyarakat merupakan ilmu dan seni dalam pencegahan penyakit, memperpanjang hidup dan meningkatkan kesehatan melalui pengorganisasian masyarakat dalam upaya sanitasi lingkungan, pengawasan penyakit menular, pendidikan mengenai kebersihan perseorangan, organisasi medis, dan pelayanan keperawatan, diagnosa dini, dan melakukan tindakan penyakit, mengembangkan perangkat sosial untuk menjamin kesehatan. Di Indonesia dikenal dengan sebutan perawatan kesehatan masyarakat

!P5.K5- 6-' yang dimulai sejak permulaan konsep Puskesmas diperkenalkan sebagai institusi pelayanan kesehatan pro2esional terdepan yang memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Keperawatan komunitas merupakan disiplin ilmu kesehatan masyarakat dengan ilmu keperawatan. Keperawatan komunitas juga dikenal sebagai suatu spesialisasi yang memiliki unit pelayanan yang berbasiskan pada masyarakat tertentu atau sekumpulan orang dimana perawat mengambil tanggung jawab untuk menolong meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Dilihat dari karakteristik yang dimilikinya, maka keperawatan komunitas dapat dilihat sebagai berikut 7 #. 0erorientasikan kepada masyarakat, artinya segala kegiatan mulai dari pengkajian, perencanaan, implementasi dan evaluasi semua diarahkan dari dan oleh masyarakat itu sendiri. 8. "okus pelayanannya ditujukan kepada populasi, artinya bahwa dalam pelayanan keperawatan ditujukan kepada sekumpulan orang yang didalamnya terdapat unsur berkaitan antar individu dalam suatu masyarakat. ,. Pelayanan dasar yang bersi2at relationsi2 artinya bahwa pelayanan yang diberikan meliputi beberapa aspek yang dibutuhkan kerjasama lintas program dan lintas sektoral. Perawat komunitas dapat melaksanakan praktek keperawatan pada enam tingkatan klien yaitu7 #. 8. ,. 9. +. %. Individu Keluarga Kelompok 0agian dari populasi Populasi asyarakat elihat kepada beragamnya klien yang dapat dilayani oleh perawat Puskesmas, maka tempat para perawat Puskesmas untuk melaksanakan praktek keperawatan menyebar dari tingkatan rumah sampai kepada tingkatan khusus yang ada di masyarakat. -ecara rinci dapat dijabarkan sebagai berikut7 #. .umah, dimana pelayanan keperawatan merupakan kelanjutan dari rumah sakit untuk dilakukan 2ollow up kesehatan, misalnya perawatan luka, promosi kesehatan yang meliputi perawatan keluarga, perawatan anak dan lain : lain. 8. Pelayanan kesehatan ambulatory, seperti Pusat Kesehatan ,. -ekolah meliputi ;saha Kesehatan -ekolah. 9. Industri, baik 2ormal !pabrik-pabrik' maupun in2ormal !home industry'. +. Institusi pelayanan kebutuhan masyarakat seperti tempat penitipan anak dan lain-lain. %. Institusi keagamaan, seperti pondok pesantren, dan lain : lain. asyarakat.

B. K#nse$ Asuhan Ke$era%atan k#mun&tas Dalam keperawatan kesehatan masyarakat, perlu diperhatikan tiga bagian yang diantaranya yaitu konsep masyarakat dan masalah kesehatan, proses keperawatan masyarakat di tingkat masyarakat, serta pengelolaan kesehatan masyarakat di Puskesmas. 1. K#nse$ Dasar 'as(arakat )an 'asalah Kesehatan asyarakat adalah sekumpulan manusia yang saling bergaul atau istilah lain saling berinteraksi. Kesatuan hidup manusia yang berinteraksi menurut suatu sistem adat istiadat tertentu yang bersi2at kontinyu dan terikat oleh suatu rasa identitas bersama. !Koentjoroningrat, #$$& ' a* +&r& , -&r& mas(arakat #. Interaksi diantara sesama anggota masyarakat 8. 9. +. enempati wilayah dengan batas-batas tertentu emiliki adat istiadat tertentu < kebudayaan emiliki identitas bersama enurut =illin dan =illin lembaga lembaga masyarakat diklasi2ikasikan sebagai berikut7 Dilihat dari sudut perkembangannya 1* 3resive institution erupakan lembaga masyarakat paling primer, yang secara tidak sengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat. 2* 5nacted institution 1embaga masyarakat yang sengaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu dari sudut sistem nilai yang diterima oleh masyarakat /* 0asic institution 1embaga kemasyarakatan yang penting untuk memelihara tata tertib dalam masyarakat. 0* -ubsidiari institution 1embaga kemasyarakatan yang muncul untuk memenuhi kegiatan tertentu saja -* +&r& , -&r& mas(arakat In)#nes&a #' asyarakat desa )ubungan keluarga dan masyarakat sangat kuat
5

,. -aling bergantung satu dengan lainnya

b* T&$e , t&$e mas(arakat .

)ubungan didasarkan atas adat istiadat yang kuat sebagai organisasi sosial Percaya kepada kekuatan-kekuatan gaib >ingkat buta hurup relati2 tinggi 0erlaku hukum tidak tertulis >idak ada lembaga pendidikan khusus dibidang teknologi dan

keterampilan -istem ekonomi sebagian besar ditu?jukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan sebagian kecil tujuan dipasaran untuk memenuhi kebutuhan lainnya 8' -emangat gotong royong dalam bidang ekonomi sangat kuat asyarakat madya )ubungan keluarga tetap kuat, hibingan masyarakat mulai mengendor 6dat istiadat masih menghormati, mulai terbuka dari pengaruh luar >imbul rasionalitas pada cara ber2ikir >imbul lembaga pendidikan 2ormal dalam masyarakat terutama

pendidikan dasar dan menengah >ingkat buta hurup mulai menurun )ukum tertulis mulai mendampingi hukum tidak tertulis 5konomi masyarakat banyak mengarah pada produksi pasaran =otong royong tradisional tingkat utnuk keperluan sosial dikalangan keluarga dan tetangga ,' 3iri : ciri masyarakat modern )ubungan antar manusia didasarkan atas kepentingan pribadi )ubungan antar manusia dilakukan secara terbuka dalam suasana saling mempengaruhi Keperluan masyarakat yang kuat terhadap man2aat ilmu pengetahuan dan teknologi. -trata masyarakat digolongkan menurut pro2esi dan keahlian >ingkat pendidikan 2ormal tinggi dan merata )ukum yang berlaku adalah hukum tertulis yang komplek 5konomi hampir seluruhnya ekonomi pasar
6

)*

+&r& , -&r& mas(arakat sehat #. Peningkatan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat 8. engatasi masalah kesehatan sederhana melalui upaya peningkatan, pencegahan, penyembuhan penyakit dan pemulihan kesehatan terutama untuk ibu dan anak ,. Peningkatan upaya kesehatan lingkungan terutama penyediaan sanitasi dasar 9. Peningkatan status gi@i masyarakat berkaitan dengan peningkatan status sosial ekonomi masyarkat +. Penurunan angka kesakitan dan kematian dari berbagai sebab dan penyakit

2. Pr#ses Ke$era%atan Kesehatan 'as(arakat Pa)a T&ngkat 'as(arakat Proses keperawatan pada tingkat masyarakat mencakup individu, keluarga dan kelompok khusus yang memerlukan pelayanan asuhan keperawatan. Dalam perawatan kesehatan masyarakat keterlibatan kader kesehatan, tokoh-tokoh masyarakat 2ormal dan in2ormal sangat diperlukan pada setiap tahap pelayanan keperawatan secara terpadu dan menyeluruh, sehingga masyarakat benar-benar mampu dan mandiri dalam setiap upaya pelayanan kesehatan dan keperawatan yang diberikan. a* Pengkaj&an Pengkajian dalam asuhan keperawatan komunitas dapat dilihat dari , dimensi komunitas, yaitu dimensi lokasi, dimensi populasi dan dimensi sistem. lainnya dapat saling melengkapi. b* Peng#lahan Data -etelah data diperoleh kegiatan selanjutnya adalah pengolahan data, dengan langkah-langkah7 #. Klasi2ikasi< kategori data 8. Perhitungan presentasi cakupan menggunakan tally ,. >abulasi data 9. Interpretasi data asingmasing dimensi ini mempunyai berbagai variabel dimana antara satu dengan yang

-*

Anal&sa Data 6dalah kemampuan untuk mengaitkan dan menghubungkan data untuk mengetahui kesenjangan atau masalah yang dihadapi oleh masyarakat, baik masalah keperawatan maupun masalah kesehatan.

)*

Perumusan 'asalah 0erdasarkan analisa data diketahui masalah kesehatan dan keperawatan yang dihadapi masyarakat. -emua masalah tidak mungkin diatasi sekaligus, sehingga perlu prioritas masalah.

e*

Pr&#r&tas 'asalah Perlu mempertimbangkan berbagai 2aktor 7 #' Perhatian masyarakat 8' Prevalensi ,' 0erat ringannya masalah 9' Kemungkinan masalah untuk diatasi

1*

D&agn#sa Ke$era%atan Ditetapkan berdasarkan masalah yang ditemukan. Diagnosa keperawatan akan memberikan gambaran tentang masalah dan status kesehatan masyarakat baik yang nyata !aktual', dan yang mungkin akan terjadi !potensial'. Diagnosa keperawatan mengandung komponen utama yaitu 7 #. Problem !masalah' 8. 5tiologi !penyebab' ,. -ign<symptom !tanda atau gejala' )al-hal yang perlu dipertimbangkan 7 a. Kemampuan masyarakat untuk menanggulangi masalah b. -umber daya yang tersedia dimasyarakat c. Partisipasi dan peran serta masyarakat

g*

Peren-anaan Disusun berdasarkan diagnosa keperawatan yang telah ditetapkan. .encana keperawatan yang tersusun harus mencakup 7 #' erumuskan tujuan keperawatan yang akan dicapai 8' .encana tindakan yang akan dilaksanakan ,' Kriteria hasil untuk menilai pencapaian tujuan

h*

'erumuskan tujuan Kriteria rumusan tujuan


8

#. 0er2okus kepada masyarakat 8. Aelas dan singkat ,. Dapat diukur dan diobservasi 9. .ealistik +. (aktu relati2 dibatasi !jangka pendek, menengah dan panjang' %. &* elibatkan peran serta masyarakat !en-ana T&n)akan Ke$era%atan 1angkah-langkah dalam perencanaan keperawatan kesehatan masyarakat 7 #. Identi2ikasi alternati2 tindakan keperawatan 8. >etapkan alternati2 tindakan keperawatan ,. 1ibatkan peran serta masyarakat 9. Pertimbangan sumber daya dan 2asilitas yang tersedia +. >indakan yang dilakukan harus memenuhi kebutuhan yang dirasakan oleh masyarakat %. engarahkan kepada tujuan yang akan dicapai 4. >indakan harus bersi2at realitas /. Disusun secara berurutan j* Pelaksanaan erupakan tahap realisasi dari rencana asuhan keperawatan yang telah disusun. Prinsip-prinsip dalam pelaksanaan keperawatan 7 #. 0erdasarkan respon masyarakat 8. Disesuaikan dengan sumber daya yang ada di masyarakat ,. eningkatkan kemampuan masyarakat dalam pemeliharaan diri sendiri serta lingkungannya 9. 0ekerja sama dengan pro2esi lain +. %. 4. /. eningkatkan pada aspek peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit empertimbangkan kebutuhan kesehatan dan keperawatan masyarakat secara esensial emperhatikan perubahan lingkungan masyarakat elibatkan partisipasi dan peran serta masyarakat dalam pelaksanaan keperawatan )al-hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaan keperawatan 7 #. Keterlibatan petugas non keperawatan, kader, tokoh masyarakat, dalam rangka alih peran
9

8. >erselenggaranya rujukan medis dan kesehatan ,. Keterpaduan !tenaga, biaya, waktu, lokasi sarana, perasarana' dengan pelayanan kesehatan maupun dengan sektor lainnya. 9. -etiap tindakan keperawatan yang dilaksanakan dicatat k* #. 8. E2aluas& Kegiatan yang dilakukan adalah7 embandingkan hasil tindakan yang telah dilaksanakan dengan tujuan yang telah ditetapkan enilai e2ekti2itas proses keperawatan mulai dari pengkajian sampai pelaksanaan ,. )asil penilaian keperawatan digunakan sebagai hasil perencanaan selanjutnya apabila masalah belum teratasi Kegiatan penilaian 7 #' enentukan perkembangan perawatan kesehatan masyarakat yang dibutuhkan 8' ;ntuk menilai hasil guna, daya guna dan produkti2itas asuhan keperawatan yang diberikan ,' enilai asuhan keperawatan yang diberikan -ebagai umpan balik untuk memperbaiki atau menyusun siklus baru dalam proses keperawatan +. K#nse$ Peer&laku H&)u$ Bers&h "ehat 3PHB"* 1* De1&n&s& P)0- adalah semua perilaku kesehatan yang dilakukan atas kesadaran sehingga anggota keluarga atau keluarga dapat menolong dirinya sendiri dibidang kesehatan dan berperan akti2 dalam kegiatan-kegiatan di masyarakat !Depkes, 8&&4 7 8'. P)0- adalah perilaku yang berkaitan dengan upaya atau kegiatan seseorang yang mempertahankan dan meningkatkan kesehatannya. !Notoatmodjo, 8&&, 7 ##/' P)0- di rumah tangga adalah upaya untuk memperdayakan anggota rumah tangga agar tahu, mau dan mampu melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta berperan akti2 dalam gerakan kesehatan di masyarakat. P)0- di rumah

10

tangga di lakukan untuk mencapai rumah tangga 0er-P)0-. .umah tangga 0erP)0- adalah rumah tangga yang melakukan #& P)0- di rumah tangga 2* 'an1aat menera$kan PHB" 0agi .umah >angga 7
a) -etiap anggota keluarga menjadi sehat dan tidak mudah sakit. b) 6nak tumbuh sehat dan cerdas. c) 6nggota keluarga giat bekerja. d) Pengeluaran biaya rumah tangga dapat ditujukan untuk memenuhi gi@i

keluarga, pendidikan dan modal usaha untuk menambah pendapatan keluarga. 0agi
a) b)

asyarakat7

asyarakat mampu mengupayakan lingkungan sehat. asyarakat mampu mencegah dan menanggulangi masalah :masalah kesehatan. asyarakat meman2aatkan pelayanan kesehatan yang ada. asyarakat mampu mengembangkan ;paya jamban, ambulans desa dan lain-lain Kesehatan 0ersumber asyarakat !;K0 ' seperti Posyandu, tabungan ibu bersalin, arisan

c) d)

/* In)&kat#r PHB" >erdapat #& Indikator P)0- antara lain 7 a* Persal&nan )&t#l#ng #leh Tenaga Kesehatan 6dalah persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan !bidan, dokter, dan tenaga para medis lainnya'yang merupakan orang yang sudah ahli dalam membantu persalinan, sehingga keselamatan ibu dan bayi lebih terjamin. -ehingga 6pabila terdapat kelainan dapat diketahui dan segera ditolong atau dirujuk ke puskesmas atau rumah sakit. Persalinan yang ditolong oleh tenaga kesehatan menggunakan perlatan yang aman,bersih, dan steril sehingga mencegah terjadinya in2eksi dan bahaya kesehatan lainnya. b* Pember&an A"I Eksklus&1 Diberikan pada bayi usia &-% hanya diberi 6-I saja tanpa memberikan tambahan makanan atau minuman lain. 6-I adalah makanan alamiah berupa
11

cairan dengan kandungan gi@i yang cukup dan sesuai untuk kebutuhan bayi, sehingga bayi tumbuh dan berkembang dengan baik. 6ir -usu ibu pertama berupa cairan bening berwarna kekuningan !kolostrum', sangat baik untuk bayi karena mengandung @at kekebalan terhadap penyakit. keunggulan 6-I #. 8. ,. engandung @at gi@i sesuai kebutuhan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan 2isik serta kecerdasan. engandung @at kekebalan. elindungi bayi dari alergi. bayi dalam keadaan segar. +. >idak akan pernah basi, mempunyai suhu yang tepat dan dapat diberikan kapan saja dan di mana saja. %. embantu memperbaiki re2leks menghisap, menelan dan pernapasan bayi an2aat Pemberian 6-I 0agi ibu7 #. 8. ,. 9. +. enjalin hubungan kasih sayang antara ibu dengan bayi. engurangi pendarahan setelah persalinan. ampercepat pemulihan kesehatan ibu. enunda kehamilan berikutnya. engurangi resiko terkena kanker payudara. membutuhkan. 0agi bayi7 #. 0ayi lebih sehat, lincah dan tidak cengeng. 8. 0ayi tidak sering sakit. 0agi keluarga7 #. praktis dan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pembelian susu 2ormula dan perlengkapannya. 8. >idak perlu waktu dan tenaga untuk menyediakan susu 2ormula misalnya merebus air dan perlengkapannya.

9. 6man dan terjamin kebersihan, karena langsung disusukan kepada

%. 1ebih praktis krena 6-I lebih mudah di berikan pada saat bayi

12

-* 'en&mbang Bal&ta Penimbangan balita di lakukan setiap bulan mulai dari umur # tahun sampai + tahun diposyandu di maksudkan untuk memantau pertumbuhannya setiap bulan. an2aat penimbangan balita setiap bulan di posyandu 7 #' ;ntuk mengetahui apakah balita tumbuh sehat. 8' ;ntuk mengetahui dan mencegah gangguan pertumbuhan balita. ,' ;ntuk mengetahui balita yang sakit, !demam<batuk<diare'. )* 'enggunakan A&r Bers&h 6ir adalah kebutuhan dasar yang dipergunakan sehari-hari untuk minum, memasak, mandi, berkumur, membersihkan lantai, mencuci alat-alat dapur, mencuci pakaian, dan sebagainya, 6gar kita tidak terkena penyakit atau terhindar sakit. syarat-syarat air bersih itu
1) 6ir bersih secara 2isik dapat dibedakan melalui indra kita, antara lain

!dapat dilihat, dirasa, dicium, dan diraba'


2) 6ir tidak berwarna harus bening<jernih. 3) 6ir tidak keruh, harus bebas dari pasir, debu, lumpur, sampah, busa

dan kotoran lainnya.


4) 6ir tidak berasa, tidak berasa asin, tidak berasa asam, tidak payau, dan

tidak pahit harus bebas dari bahan kimia beracun.


5) 6ir tidak berbau seperti bau amis, anyir, busuk atau belerang.

man2aat menggunakan air bersih


1) >erhindar dari gangguan penyakit seperti Diare, Kolera, Disentri,

>hypus, Kecacingan, penyakit mata, penyakit kulit atau keracunan.


2) -etiap anggota keluarga terpelihara kebersihan dirinya.

sumber air bersih


1)

ata air

2) 6ir sumur atau air sumur pompa 3) 6ir ledeng atau perusahaan air minum 4) 6ir hujan 5) 6ir dalam kemasan 13

0agaimana menjaga kebersihan sumber air bersih


1) Aarak letak sumber air dengan jamban dan tempat pembuangan

sampah paling sedikit #& meter.


2) -umber mata air harus dilindungi dari pencemaran. 3) -umur gali, sumur pompa, kran umum dan mata air harus dijaga

bangunannya atidak rusak seperti lantai sumur tidak boleh retak, bibir sumur harus diplester dan sumur sebaiknya diberi penutup.
4) )arus dijaga kebersihannya seperti tidak ada bercak-bercak kotoran,

tidak berlumut pada lantai<lantai dinding sumur. 5mber<gayung pengambil air harus tetap bersih dan diletakan di lantai !ember<gayung digantung di tiang sumur'. e* 'en-u-& tangan )engan menggunakan a&r bers&h )an sabun 6ir yang tidak bersih banyak mengandung kuman dan bakteri penyebab penyakit. 0ila digunakan, kuman berpindah ke tangan. Pada saat makan, kuman dengan cepat masuk ke dalam tubuh, yang bisa menimbulkan penyakit. -abun dapat membersihkan kotoran dan membunuh kuman, karena tanpa sabun kotoran dan kuman masih tertinggal di tangan. Kapan saja harus mencuci tangan
1) -etiap kali tangan kita kotor !setelahB memegang uang, memegang

binatang, berkebun, dll'.


2) -etelah buang air besar 3) -etelah menceboki bayi atau anak 4) -ebelum makan dan menyuapi anak 5) -ebelum memegang makanan 6) -ebelum menyusui bayi

man2aat mencuci tangan


1) 2)

embunuh kuman penyakit yang ada ditangan encegah penularan penyakit seperti Diare, Kolera Disentri, >ypus, kecacingan, penyakit kulit, In2eksi -aluran Pernapasan 6kut !I-P6', "lu burung atau -evere 6cute .espiratory -yndrome !-6.-'.

3) >angan menjadi bersih dan bebas dari kuman.

3ara mencuci tangan yang benar


14

1) 3uci tangan dengan air bersih yang mengalir dan memakai sabun. 2) 0ersihkan telapak, pergelangan tangan, sela-sela jari dan punggung

tangan.
3) -etelah itu keringkan dengan lap bersih.

1* 'enggunakan jamban sehat Aamban adalah suatu ruangan yang mempunyai 2asilitas pembuangan kotoran manusia yang terdiri atas tempat jongkok atau tempat duduk dengan leher angsa !cemplung' yang dilengkapi dengan unit penampungan kotoran dan air untuk membersihkanya. Aenis jamban yang digunakan
1) Aamban cemplung

6dalah jamban yang penampungannya berupa lubang yang ber2ungsi menyimpan kotoran<tinja ke dalam tanah dan mengendapkan kotoran kedasar lubang. ;ntuk jamban cemplung diharuskan ada penutup agar tidak berbau.
2) Aamban tangki septik<leher angsa

6dalah jamban berbentuk leher angsa yang penampungannya berupa tangki septik kedap air yang be2ungsi sebagai wadah proses penguraian<dekomposisi kotoran manusia yang dilengkapi dengan resapan. memilih jenis jamban
1) Aamban cemplung digunakan untuk daerah yang sulit air. 2) Aamban tangki septik<leher angsa digunakan untuk 7

Daerah yang cukup air Daerah yang padat penduduk, karena dapat menggunakan Cmultiple latrineD yaitu satu lubang penampungan tinja<tangki septik digunakan oleh beberapa jamban !satu lubang dapat menampung kotoran<tinja dari ,-+ jamban'

Daerah pasang surut, tempat penampungan kotoran<tinja hendaknya ditinggikan kurang lebih %& cm dari permukaan air pasang.

6lasan harus menggunakan jamban


1)

enjaga lingkungan bersih, sehat, dan tidak berbau.


15

2) >idak mencemari sumber air yang ada disekitarnya. 3) >idak mengundang datangnya lalat atau serangga yang dapat menjadi

penular penyakit Diare, Kolera Disentri,>ypus, kecacingan, penyakit saluran pencernaan, penyakit kulit, dan keracunan. -yarat jamban sehat
1) >idak mencemari sumber air minum !jarak antara sumber air minum

dengan lubang penampungan minimal #& meter'


2) >idak berbau. 3) Kotoran tidak dapat dijamah oleh serangga dan tikus. 4) >idak mencemari tanah sekitarnya. 5) mudah dibersihkan dan aman digunakan. 6) Dilengkapi dinding dan atap pelindung. 7) Penerangan dan ventilasi yang cukup. 8) 1antai kedap air dan luas ruangan memadai. 9) >ersedia air, sabun, dan alat pembersih.

0agaimana cara memelihara jamban sehat


1) 1antai jamban hendaknya selalu bersih dan tidak ada genangan air. 2) 0ersihkan jamban secara teratur sehingga ruang jamban dalam keadaan

bersih.
3) Di dalam jamban tidak ada kotoran yang terlihat. 4) >idak ada serangga,!kecoa,lalat,' dan tikus yang berkeliaran. 5) >ersedia alat pembersih !sabun, sikat, dan air bersih'. 6) 0ila ada kerusakan, segera perbaiki.

g. 'emberantas Jent&k )& !umah .umah bebas jentik adalah rumah tangga yang setelah dilakukan pemeriksaan jentik secara berkala tidak terdapat jentik nyamuk.Pemeriksaan jentik berkala !PA0' 6dalah pemeriksaan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk !tempat-tempat penampungan air' yang ada didalam rumah seperti bak mandi<(3, vas bunga, tatakan kulkas, dll dan diluar rumah seperti talang air, alas pot kembang, ketiak daun, lubang pohon, pagar bambu, dll yang dilakukan secara teratur sekali dalam seminggu. Pelaku Pemeriksaan Aentik 0erkala
16

1) 6nggota rumah tangga 2) Kader 3) Auru pemantau jentik !Aumatik' 4) >enga pemeriksa jentik lainnya.

)al hal yang perlu dilakukan agar .umah 0ebas Aentik #' elakukan Pemberantasan -arang Nyamuk !P-N' dengan cara, plus ! enguras, enutup, engubur, plus enghindari gigitan nyamuk'. P-N merupakan kegiatan memberantas telur, jentik, dan kepompong nyamuk penular berbagai penyakit seperti Demam 0erdarah Dengue, 3hikungunya, tempat-tempat perkembangannya. 8' , ,' Plus adalah tiga cara plus yang dilakukan pada saat P-N yaitu7 enguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minum burung. 9' enutup rapat-rapat tempat penampungan air seperti lubang bak control, lubang pohon, lekukan-lekukan yang dapat menampung air hujan. +' engubur atau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air seperti ban bekas, kaleng bekas, plastik-plastik yang dibuang sembarangan !bekas botol<gelas akua, plastik kresek, dll'. %' Plus enghindari gigitan nyamuk, yaitu 7 enggunakan kelambu ketika tidur. emakai obat yang dapat mencegah gigitan nyamuk, misalnya obat nyamuk B bakar, semprot, oles<usap ke kulit, dll. enghindari kebiasaan menggantung pakaian didalam kamar. engupayakan pencahayaan dan ventilasi yang memadai emperbaiki saluran talang air yang rusak enaburkan larvasida !bubuk pembunuh jentik' di tempat-tempat yang sulit dikuras misalnya di talang air atau di daerah sulit air. emilihara ikan pemakan jentik di kolam<bak penampung air, misalnya ikan cupang, ikan nila, dll. alaria, "ilariasis !kaki gajah' di

17

enanam

tumbuhan

pengusir

nyamuk

misalnya,

Eodia,1avender,.osemerry, dlll.

an2aat .umah 0ebas Aentik #' Populasi nyamuk menjadi terkendali sehingga penularan penyakit dengan perantara nyamuk dapat dicegah atau dikurangi. 8' Kemungkinan terhindar dari berbagai penyakit semakin besar seperti Demam 0erdarah Dengue !D0D', gajah. ,' 1ingkungan rumah menjadi bersih dan sehat. alaria, 3ikungunya atau kaki

3ara Pemeriksaan Aentik 0erkala #' engunjungi setiap rumah tangga yang ada di wilayah kerja untuk memeriksa tempat yang sering menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk<tempat penampungan air di dalam dan di luar rumah serta memberikan penyuluhan tentang P-N kepada anggota rumah tangga. 8' enggunakan senter untuk melihat keberadaan jentik. enyaksikan<melihat jentik, kemudian langsung dilanjutkan dengan P-N kepada anggota rumah tangga 9' encatat hasil pemeriksaan jentik pada Kartu Aentik .umah !kartu yang ditinggalkan di rumah' dan pada 2ormulir pelaporan ke puskesmas. h* 'emakan buah )an sa(ur set&a$ har& -etiap anggota rumah tangga mengkonsunsi minimal , porsi buah dan 8 porsi sayuran atau sebaliknya setiap hari. akan sayur dan buah setiap hari sangat penting, karena mengandung vitamin dan mineral, yang mengatur pertumbuhan dan pemeliharaan tubuh dan juga engandung serat yang tinggi. an2aat vitamin yang ada di dalam sayur dan buah #' Fitamin 6 untuk pemeliharaan kesehatan mata 8' Fitamin D untuk kesehatan tulang ,' Fitamin 5 untuk kesuburan dan awet muda
18

,' Aika ditemukan jentik, anggota rumah tangga diminta untuk ikut.

9' Fitamin K untuk pembekuan darah +' Fitamin 3 meningkatkan daya tahan tubuh terhadap in2eksi %' Fitamin 0 mencegah penyakit beri-beri 4' Fitamin 0#8 meningkatkan na2su makan. an2aat serat yang ada di dalam sayur dan buah -erat adalah makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan yang sangat ber2ungsi untuk memelihara usus. -erata tidak dapat dicerna oleh pencernaan sehingga serat tidak menghasilkan tenaga dan dibuang melalui tinja. -erat tidak untuk mengenyangkan tetapi dapat menunda pengosongan lambung sehingga orang menjadi tidak cepat lapar. an2aat makanan berserat, yaitu7 #' 8' ,' 9' +' %' 4' /' $' encegah Diabetes . elancarkan buang air besar. enurunkan berat badan. embantu proses pembersihan racun !detoksi2ikasi' embuat awet muda. encegah kanker emperindah kulit, rambut dan kuku. embantu mengatasi 6nemia !kurang darah' embantu perkembangan bakteri yang baiok dalam usus. -ayur harus dimakan 8 porsi setiap hari, dengan ukuran satu porsi sama dengan satu mangkuk sayuran segar atau setengah mangkuk sayuran matang. -ebaiknya sayuran dimakan segar atau dikukus, karena jika direbus cenderung melarutkan vitamin dan mineral. 0uah-buahan harus dimakan 8-, kali sehari. 3ontohnya, setiap kali makan setengah mangkuk buah yang diiris, satu gelas jus atau satu buah jeruk, apel, jambu biji atau pisang. buah. -emua sayur bagus dimakn, terutama sayuran yang berwarna !hijau tua, kuning, dan oranye' seperti bayam, kangkung, daun katuk, wortel, selada hijau atau daun singkong. akanlah berbagai macam buah karena akan memperkaya variasi @at gi@i yang terkandung dalam

19

-emua buah bagus untuk dimakan, terutama yang berwarna !merah, kuning' seperti mangga, papaya, jeruk, jambu biji atau apel lebih banyak kandungan vitamin dan mineral serta seratnya. Pilihan buah dan sayur yang bebas pestisida dan @at berbahaya lainnya. 0iasanya cirri-ciri sayur dan buah yang baik ada sedikit lubang bekas dimakan ulat dan tetap segar. 3ara mengolah sayur dan buah dengan tidak merusak atau mengurangi kandungan gi@inya Konsumsi sayur dan buah yang tidak merusak kandungan gi@inya adalah dengan memakannya dalam keadaan mentah atau dikukus. Direbus dengan air akan melarutkan beberapa vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur dan buah tersebut. Pemanasan tinggi akan menguraikan beberapa vitamin seperti vitamin 3. Peran keluarga untuk menanamkan Kebiasaan makan sayur dan buah #' 8' eman2aatkan pekarangan dengan menanam sayur dan buah enyediakan sayur dan buah setiap hari di rumah dengan harga terjangkau. ,' Perkenalan sejak dini kepada anak kebiasaan makan sayur dan buah pagi, siang, dan malem 9' eman2aatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya makan sayur dan buah. &* 'elakukan akt&1&tas 4&s&k -emua anggota keluarga melakukan aktivitas 2isik ,& menit setiap hari. 6ktivitas 2isik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan 2isik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari dengan jenis aktivitas 2isik yang dapat dilakukan seperti berupa kegiatan sehari-hari, yaitu7 berjalan kaki, berkebun, kerja tana, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga, membawa belanjaan, 0isa berupa olah raga, yaitu7 push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bermain tenis, yoga, 2itness, angkat beban<berat.

20

6ktivitas 2isik dilakukan secara teratur paling sedikit ,&menit dalam sehari, sehingga dapat menyehatkanjantung, paru-paruserta alat tubuh lainnya. Aika lebih banyak waktu yang di gunakan untuk beraktivitas 2isik maka man2aat yang di peroleh juga lebih banyak. Aika kegiatan ini di lakukan setiap hari secara teratur maka dalam waktu , bulan kedepan akan terasa hasilnya. 3ara melakukan akti2itas yang benar
1) 1akukan secara bertahap hingga mencapai ,& menit.jika belum terbiasa

dapat di mulai dengan beberapa menit setiap hari dan di tingkatkan secara bertahap.
2) 1akukan aktivitas 2isik sebelum makan atau 8 jam sesudah makan. 3) 6wali aktivitas 2isik dengan pemanasan dan peregangan. 4) 1akukan gerakan ringan dan perlahan ditingkatkan sampai sedang. 5) Aika sudah terbiasa melakukan aktivitas tersebut, lakukan secara rutin

paling sedikit ,& menit setiap hari. Keuntungan melakukan aktivitas 2isik secara teratur
1) >erhindar dari penyakit jantung, stroke, osteoporosis, kanker, tekanan

darah tinggi, kencing manis, dll.


2) 0erat badan terkendali 3) *tot lebih lentur dan tulang lebih kuat 4) 0entuk tubuh menjadi bagus 5) 1ebih percaya diri 6) 1ebih bertenaga dan bugar 7) -ecara keseluruhan keadaan kesehatan menjadi lebih baik

>ips dalam beraktivitas 2isik 7


1) Aalan cepat 7 perlu sepatu yang lebih enak di pakai agar kaki nyaman

dan sehat, apalagi untuk berjalan ke ke kantor atau naik tangga.


2) .renang, lakukan renang secepat mungkin dengan na2as yang dalam

Peran keluarga dan kader untuk mendorong anggota keluarga melakukan aktivitas 2isik setiap hari
1)

an2aatkan setiap kesempatan di rumah untuk mengingatkan tentang pentingnya melakukan akytivitas 2isik

21

2) 0ersama anggota keluarga sering melakukan kegiatan 2isik secara

bersama, misalnya kalan pagi bersama, membersihkan rumah secara bersama-sama, dll.
3) 6da pembagian tugas untuk membersihkan rumah atau melaksanakan

pekerjaan di rumah
4) Kader mendorong lingkungan tempat tinggal untuk menyediakan

2asilitas olahraga dan tempat bermain untuk anak.


5) Kader

memberikan penyuluhan tentang pentingnya melakukan

aktivitas 2isik. j* T&)ak 'er#k#k -etiap anggota keluarga tidak boleh merokok di dalam rumah. .okok ibarat pabrik bahan kimia. Dalam satu batang rokok yang di hisap akan di keluarkan sekitar 9.&&& bahan kimia berbahaya, diantanya yang paling berbahaya adalah Nikotin, >ar, dan 3arbon monoksida !3*'. Nikotin menyebabkan ketagihan dan merusak jantung dan aliran darah. >ar menyebabkan kerusakan sel paruparu dan kanker. 3* menyebabkan berkurangnya kemampuan darah membawa oksigen, sehingga sel-sel tubuh akan mati. Perokok akti2 dan perokok pasi2
1) Perokok akti2 adalah orang yang mengkonsumsi rokok secara rutin

dengan sekecil apapun walaupun itu 3uma # batang dalam sehari. 6tau orang yang menghisap rokok walau walau tidak rutin sekalipun atau hanya sekedar coba-coba dan cara menghisap rokok 3uma sekedar menghembuskan asap walau tidak diisap masuk ke dalam paru-paru.
2) Perokok pasi2 adalah orang yang bukan perokok tapi menghirup asap

rokok orang lain atau orang yang berada dalam satu ruangan tertutup dengan orang yang sedang merokok. .umah adalah tempat berlindung, termasuk dari asap rokok. Perokok pasi2 harus berani menyuarakan haknya tidak menghirup asap rokok. 0ahaya perokok akti2 dan perokok pasi2
1)

enyebabkan kerontokan rambut

2) =angguan pada mata, seperti katarak.

22

3) Kehilangan pendengaran lebih awal dibanding bukan perokok. 4) 5) 6)

enyebabkan paru-paru kronis. erusak gigi dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. enyebabkan stroke dan serangan jantung. enyebabkan kanker kulit. enyebabkan kemandulan dan impotensi. enyebabkan kanker rahim dan keguguran. 6da , cara untuk berhenti merokok, yaitu 0erhenti -eketika, enunda, dan engurang. )al yang paling utama adalah niat dan tekad

7) >ulang lebih mudah patah. 8) 9) 10)

3ara berhenti merokok

yang bulat untuk melaksanakan cara tersebut 7 #' 0erhenti -eketika 3ara ini merupakan upaya yang paling berhasil. 0agi perokok berat, mungkin perlu bantuan tenaga kesehatan untuk mengatasi e2ek ketagihan karena rokok mengandung @at 6dikti2.
2)

enunda Perokok dapat menunda menghisap rokok pertama 8 jam setiap hari sebelumnya dan selama 4 hari berturut-turut. -ebagai contoh 7 seorang perokok biasanya merokok setiap hari pada pukul &4.&& pagi, maka pada7 )ari # 7 pukul &$.&& )ari 8 7 pukul ##.&& )ari , 7 pukul #,.&& )ari 9 7 pukul #+.&& )ari + 7 pukul #4.&& )ari % 7 pukul #$.&& )ari 4 7 pukul 8#.&&

3)

engurangi Aumlah rokok yang diisap setiap hari dikurangi secara berangsurangsur dengan jumlah yang sama sampa & batang pada hari ke 4 atau yang ditetapkan. menghabiskan 8/ isalnya dalam sehari-hari seorang perokok batang rokok maka -i perokok dapat

23

merencanakan pengurangan jumlah rokok selama 4 hari dengan jumlah pengurangan sebanyak 9 batang sehari. -ebagai contoh 7 )ari # 7 89 btang )ari 8 7 8& batang )ari , 7 #% batang )ari 9 7 #8 batang )ari + 7 / batang )ari % 7 9 batang )ari 4 7 & batang Peran keluarga dan kader untuk menciptakan .umah >anpa 6sap .okok #' 8' ,' emberikan penyuluhan tentang pentingnya perilaku tidak merokok kepada seluruh anggota keluarga. enggalang kesepakatan keluarga umtuk mwnciptakan .umah >anpa 6sap .okok. enegur anggoata rumah tangga yang merokok di dalam rumah. apapun, antara lain dengan tidak memberikan uang untuk membeli rokok,tidak memberikan kesempatan siapa pun untuk merokok di dalam rumah, tidak menyediakan asbak. +' >idak menyuruh anaknya membelikan rokok untuknya. %' *rang tua bisa menjadi panutan dalam perilaku tidak merokok. 4' elarang anak tidak merokok bukan karena alasan ekonomi, tetapi justru karena alas an kesehatan. 9' >idak memberi dukungan kepada orang yang merokok dalam bentuk

24

BAB III 'ET DE A"UHAN KEPE!A5ATAN 1. !an-angan Asuhan .ancangan asuhan keperawatan komunitas yang dilakukan oleh kelompok adalah menggambarkan kegiatan 6suhan Keperawatan Komunitas dengan pendekatan analitik deskri2ti2. 2. P#$ulas& )an "am$le Populasi Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. 6pabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. !6rikunto, 8&&%7#,&' -esuai dengan hal tersebut, maka populasi dalam penelitian ini adalah semua masyarakat warga .( &/ Kelurahan -udajaya )ilir Kecamatan 0aros Kota -ukabumi yang berjumlah #+9 Kepala Keluarga atau +88 jiwa. -ampel -ampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Dinamakan penelitian sampel apabila kita bermaksud untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel. !6rikunto, 8&&%7#,#' 6dapun sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling yaitu seluruh warga masyarakat .( &/ keluaraha -udajaya )ilir Kecamatan 0aros Kota sukabumi yang terdiri dari #+9 kepala keluarga /. 6ar&able )an "ub 2ar&abel
25

Fariabel adalah suatu konsep !konstruk' yang telah dide2inisikan secara spesi2ik sehingga menentukan observasi yang tepat dan pengukuran dapat tercapai !Dorothy Goung, 8&&&7 /9'. 6dapun yang menjadi variabel dalam hal ini adalah Perilaku )idup 0ersih -ehat !P)0-', dan yang menjadi sub variabelnya adalah #& indikator P)0- yang terdiri dari 7 #. Persalinan yang ditolong oleh >enaga Kesehatan 8. ,. 9. +. %. 4. /. $. emberikan makan bayi 6-I 5ksklusi2 enimbang bayi secara rutin enggunakan air bersih encuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun enggunakan jamban sehat emberantas jentik di .umah emakan buah dan sayur setiap hari elakukan akti2itas 2isik

#&. >idak merokok 0. Tekhn&k )an +ara Pengum$ulan Data 3ara pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dimana responden tinggal menjawab pertanyaan-pertanyaan yang berasal dari kuesioner, juga dengan observasi situasi #' Data Primer Data primer merupakan data yang didapat dari sumber pertama baik individu atau perorangan seperti hasil dari hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan oleh peneliti ;mar !#$$$7 9,'. Data primer dalam penelitian ini merupakan data yang diperoleh secara langsung dari jawaban responden melalui kuesioner. 8' Data -ekunder Data sekunder adalah data primer yang telah diolah lebih lanjut dan disajikan, baik oleh pengumpul data primer atau pihak lain Aadi data sekunder merupakan data yang secara tidak langsung berhubungan dengan responden yang diselidiki dan merupakan pendukung bagi penelitian yang dilakukan. ;mar !#$$$79,'. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini adalah data yang dihimpun dari puskesmas, posyandu, yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas 0aros.

26

BAB I6 HA"IL DAN PE'BAHA"AN A"UHAN KEPE!A5ATAN K 'UNITA" !5 7 KELU!AHAN "UDAJA8A HILI! KE+A'ATAN BA! " K TA "UKABU'I A. Pengkaj&an 1. !&%a(at9sejarah Pada awalnya .( &/ itu termasuk wilayah kabupaten namun pada tahun 8&&& menjadi bagian wilayah kota madya<kota sukabumi. 2. N&la& )an Ke(ak&nan >idak ada nilai dan keyakinan yang bertentangan dengan kesehatan /. Agama >erdapat mesjid di daerah ini dan semua penduduk menganut agama Islam Dari diagram berikut dapat dilihat bahwa hampir seluruh warga .( &/ menganut agama islam !#&&H'. -eluruh .( &/ menganut agama Islam, baik .> &#, &8, dan &, 0. L&ngkungan 4&s&k Di daerah .( &/ Kelurahan -udajaya )ilir Kecamatan 0aros Kota -ukabumi dengan jumlah penduduk #+9 Kepala Keluarga atau +88 jiwa di .w. &/ ini, wilayah atau kawasan rumah penduduk padat atau saling berdempet antar rumah warga. Kualitas udara di daerah 3ibodas sejuk, cukup bersih karena banyak pepohonan dan sebagian besar wilayahnya sawah. Pengembangan area di daerah .w. &/ sangat pesat, apalagi dengan sebagian besar pekerjaaan warga .( &/ sebagai petani, &4,. Pengelolaan sampah di .w. &/ kurang e2ekti2, karena masih banyak warga yang tidak
27

bisa meman2aatkan >P- yang ada, malah lebih baik membuang sampah ke selokan atau sungai-sungai yang berada di kampung 3ibodas Kelurahan -udajaya )ilir :. Pengum$ulan Data a. Dimensi 1okasi 0inaan #' 0atasan Komunitas 0atas wilayah .( / dibatasi a' Karakteristik batasan wilayah #. ;tara 7 kelurahan sindang sari 8. 0arat 7 kelurahan sindang sari ,. -elatan 7 kelurahan cikundul 9. >imur 7 .( 4 b' Peta wilayah >erlampir 8' 1okasi Pelayanan Kesehatan a' >empat Gankes -arana pelayanan kesehatan bagi masyarakat .( / Kelurahan -udajaya )ilir adalah puskesmas 0aros dan puskesmas pembantu b' Aarak Gankes Aarak antara puskesmas dengan warga .w &/ jauh di daearah .( &/ hanya ada pustu dan posyandu sedangkan Puskesmas berada di wilayah 0aros. c' 3ara encapai 1okasi Gankes 0isanya penduduk pergi ke pelayanan kesehatan khususnya posyandu dengan berjalan kaki, sedangkan sarana transportasi yang digunakan untuk mencapai puskesmas dan rumah sakit biasanya menggunakan kendaraan umum !angkot' atau motor. ,' "lora dan "auna a' Aenis >anaman -ecara umum jenis tanaman yang ada di .( / Kelurahan -udajaya )ilir yaitu padi serta di sebagian pekaragan rumah warga terdiri dari tanaman hias, padi, juga buah-buahan seperti mangga, jeruk, jambu dll b' Aenis )ewan ! >ernak '

28

Aenis binatang yang ada di wilayah di .( / Kelurahan -udajaya )ilir terdiri dari hewan ternak seperti ayam, burung , dan bebek. 9' 1ingkungan 0uatan a' -arana *lah .aga -arana olah raga yang diman2aatkan oeh warga .( / adalah lapang bulu tangkis yang berada di .( &4 yaitu di sekitar sekolah 6n-Naba b' -arana .ekreasi >idak terdapat sarana rekreasi di .( / Kelurahan -udajaya )ilir c' 1ingkungan Pemukiman -ecara umum lingkungan pemukiman didaerah .( / Kelurahan -udajaya )ilir relati2 padat penduduk di sebagian tempat dan sebagian lagi persawahan yang luas. b. D&mens& P#$ulas& #' ;kuran Aumlah penduduk di .( / Kelurahan Karang tengah yang tersebar di , .> yaitu +88 jiwa dengan luas wilayah #%,&++ )a. 8' Kepadatan a' Perbandingan jumlah penduduk dengan luas wilayah keseluruhan Aumlah penduduk di .( &/ I +88 jiwa 1uas (ilayah di .( &/ I #%,&++ )a -. D&mens& "&stem "#s&al
#'

-istem Kesehatan a'. Aenis Pelayanan Kesehatan Gang >ersedia Posyandu B - ada - Aumlah 7 # buah Posbindu B - tidak ada Puskesmas B - tidak ada di tetapi ada puskesmas pembantu Aumlah 7 # buah Klinik swasta B - tidak ada - akti2 b'. Aumlah Kader Kesehatan 7 , orang. Keakti2an kader 7 c'. Aenis Pembiayaan Kesehatan keluarga 6-K5A6 K5- 6>;N6I
29

8'

A6 -*->5K 6-K5-KIN >idak ada

Program Pemberantasan 0uta )uru2 -istem 5konomi a'. ata Pencaharian 7 sebagian besar warga masyarakat keluarahan sudajaya hilir khususnya di .( &/ bermata pencaharian sebagai petani. b'. Industri .umah >angga ! )ome Industri ' >erdapat industri rumah tangga 7 - ya dan pembuatan kusen
,'

- jenis 7 pembuatan kandang burung

-istem Politik a'. 6da tokoh masyarakat 2ormal !.>< .( ' 7 - ya b'. 3ara Pemilihan >okoh asyarakat "ormal secara musyawarah 7 - ya

9'

-istem Komunikasi masyarakat 6da jenis sarana komunikasi 7 hampir seluruh warga masyarakat .( &/ -istem Keagamaan 6danya pengajian -istem 1egal Peraturan atau ketentuan di wilayah<masyarakat 7 - tidak ada tertulis memiliki alat komunikasi pribadi yaitu handphone.

+'

%'

4'

-istem Keamanan -istem keamanan di penduduk 7 - ada, jenis system keamana pos kamling

1* D&str&bus& 4rekuens& Data Dem#gra1&

30

31

32

2.

D&str&bus& 1rekuens& sesua& &n)&-at#r PHB" a. In)&kat#r melah&rkan )& $ela(anan kesehatan

b. As& ekslus&1

33

-. In)&kat#r men&mbang bal&ta set&a$ ; bulan

34

). In)&kat#r a&r bers&h

35

36

37

e. In)&-at#r men-u-& tangan

38

1. In)&-at#r jamban sehat

39

40

g. In)&kat#r $emberantasan jent&k n(amuk

41

h. In)&kat#r keluarga (ang mengk#nsums& buah )an sa(ur

42

&. In)&kat#r akt&1&tas 1&s&k

43

j.

In)&kat#r mer#k#k

44

In)&kat#r sam$ah

In)&kat#r kan)ang

45

46

B. ANALI"A DATA K 'UNITA" 1. Klas&1&kas& Data N# Data #. )asil wienshield survey 7 'asalah Penyimpangan perilaku

-ebagian besar warga .( &/ kelurahan -udajaya yang tidak sehat !P)0-' di )ilir kurang peduli dengan kebersihan .( &/ kelurahan -udajaya )ilir Kecamatan 0aros Kota -ukabumi. lingkungannya. )asil sensus 7 #/H warga memiliki kandang ternak dengan7 +8 H letak kandang ternak menempel dengan rumah. %%H sumber air bersih berasal dari sumur gali dan #&H dari sungai. Kualitas air bersih 7 89 H kotor. #9H belum mempunyai Keadaan ##H kotor. (arga membersihkan Penggunaan 3K keluarga 7 #& H # 3K keluarga di rumah,

3K keluarga #% H kering dan terbatas,

bulan sekali, ,# H bila perlu. 3K umum +#H, dan 8+ H tidak pernah dibersihkan, % H satu bulan sekali. +# H tidak melakukan kegiatan , "rekuensi melakukan kegiatan , , 89 H tidak tentu, #9 H sebulan sekali. Aarak sumber air dengan tempat pebuangan 7 89 H J #& meter. Kepemilikan saluran pembuangan air 7 %# H tidak punya. ,,H tidak membersihkan saluran air. engkonsumsi buah dan sayur 7 9+ H seadanya.

48 H tidak membersihakn buah dan sayur sebelum di konsumsi. Kegiatan 2isik 7 9&H tidak melakukan kegiatan
47

2isik 4, H warga merokok. 94 H merokok di dalam ruang keluarga dan 4 H di dalam kamar. >empat pembuangan sampah 7 8/ H kesungai, 4 8. H dibakar. )asil wienshield survey .esiko tinggi meningkatnya kejadian penyakit

-ebagian besar lansia warga di .( &/ Kelurahan angka diabetes melitus !gula'. )asil sensus 7 Aumlah penduduk .( &/ 7 +88 jiwa, Aumlah lansia #88 jiwa. 9$ H I.>, ,% H buruh<petani, 4 H wiraswasta, 9H karyawan, , H tidak bekerja, # H PN-. Keluhan lansia , bulan terakhir 7 ,$H rematik, ,+ H hipertensi, #9 H D , 4H sesak na2as, + H lain-lain. >empat pemeriksaan kesehatan lansia 7 +$ H puskesmas, #, H ke bidan, 8#H rumah sakit, 88H dokter praktek, #&H lain-lain. Pengetahuan keluarga tentang kesehatan lansia 7 94 H tidak mengetahui. Pengetahuan lansia tentang adanya Posbindu 8H tahu, dan $/ H tidak tahu. Penting Posbindu bagi lansia 7 99 H penting, 84 H sangat penting, 8# H biasa saja dan /H tidak penting. 4, H warga merokok

-udajaya hilir mengeluh rematik, hipertensi, degenerati2 !.ematik,D ,)ipertensi' di .( &/ -udajaya )ilir.

48

Anda mungkin juga menyukai