Anda di halaman 1dari 2

OLAH RASA : KASIH SAYANG ORANG TUA Nama NIM : Arista Rizky Indriyanto : 125020304111027 Orang tua, sepasang

sosok yang sangat penting bagi kehidupan Saya. Ada yang bilang kasih sayang orang tua tiada tara, surga ada ditelapak kaki ibu, dan pernyataan lainnya yang menggambarkan betapa besarnya kasih sayang orang tua kepada anaknya. Pernyataan tersebut bukanlah suatu kalimat yang berarti bagi Saya dulunya. Saya lupa kapan tepatnya Saya merenungkan kasih sayang yang telah diberikan orang tua Saya kepada Saya, dan Saya kembali merenungkannya sekarang. Sejak Saya masih kecil bagaimana ayah dan ibu merawat dan menjaga Saya, tidak pernah letih mengajari dan mengingatkan Saya, yang sampai sekarang pun masih dapat Saya rasakan. Ibu yang masih sering mengingatkan Saya untuk halhal kecil yang sering Saya lewatkan. Bapak yang hingga sekarang masih saja bekerja dan mengajarkan Saya hal-hal mengenai kehidupan dan pengalamannya. Walaupun kedua anaknya telah bekerja, Bapak masih tetap bekerja dengan membuka usaha dagang sendiri, begitu pula Ibu yang masih sibuk dengan pengembangan kegiatan keorganisasian di kampung. Walaupun usia mereka tidak lagi muda, mereka masih ingin menunjukkan bahwa dalam usia seperti itu mereka masih bisa aktif di kegiatan yang positif, dengan harapan bahwa kedua anaknya juga tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan hidup yang ditemui di luar sana. Sejak kecil Saya sudah terbiasa ditinggal oleh Bapak tugas keluar kota selama beberapa minggu. Saat ini pekerjaan Bapak tidak lagi sering keluar kota seperti dulu, sehingga sering berada di rumah, berbeda dengan kedua anaknya sekarang yang semuanya bekerja di luar kota yang berjarak lumayan jauh. Namun syukurnya dalam 2 tahun terakhir ini kedua anaknya dapat berada lebih dekat dengan orang tuanya. Saya yang berkuliah di Malang, dan adik Saya yang ditugaskan di Surabaya, tidak begitu jauh dengan orang tua kami di Mojokerto. Sangat terasa betapa Bapak sangat merindukan kami untuk menjenguk beliau. Walaupun jika sudah di rumah pun, tidak banyak percakapan yang kami lakukan,

tapi dapat melihat langsung keadaan keluarga sendiri adalah hal yang sungguh luar biasa. Saya sangat bersyukur masih memiliki kedua orang tua Saya lengkap dan masih sehat. Saya hingga saat ini belum dapat memberikan apapun untuk kedua orang tua Saya, termasuk memberikan cucu untuk mereka, menikah pun belum. Saya ingin melihat kembali senyuman di wajah mereka karena kelulusan Saya, pernikahan Saya, serta saat mereka melihat cucunya kelak. Walaupun mereka tidak pernah mengungkapkan keinginan mereka tersebut, namun Saya dapat membaca keinginan tersebut dari mata mereka. Semoga Allah SWT masih memberikan Saya kesempatan untuk memberikan semua itu kepada kedua orang tua Saya.