Anda di halaman 1dari 40

A.

KONSEP DASAR PENYAKIT a. DEFINISI Gout (pirai) merupakan kelompok keadaan heterogenous yang berhubungan dengan efek genetik pada metabolisme puri(hiperurisemia). Berikut ini pengertian Gout dari beberapa ahli diantaranya! a. "rtritis pirai ( Gout ) adalah kelompok penyakit heterogen sebagai akibat deposisi kristal monosodium urat pada #aringan atau akibat supersaturasi asam urat didalam $airan ekstraselular. ( Ed%ard Stefanus &'(' ) b. Gout merupakan kelainan metabolisme purin ba%aan yang ditandai dengan peningkatan kadar asam urat serum dengan akibat $. penimbunan kristal asam urat di sendi. ( Syamsuhidayat dan )im de *ong &''+ ) "rthritis pirai atau gout adalah suatu proses inflamasi yang ter#adi karena deposisi kristal asam urat pada #aringan sekitar sendi. ( ,isnadiarly &''- ) d. "rthritis gout adalah penyakit dimana ter#adi penumpukan asam urat ( uri$ a$id ) dalam tubuh se$ara berlebihan. ( .ita/ealth &''0 ) b. E1IDE,I232GI -4 5 1enderita gout ditemukan pada pria. Gout sering menyerang %anita pada post menopause usia 4' 6 7' tahun. *uga dapat menyerang laki 6 laki usia pubertas dan atau usia diatas 8' tahun. 1enyakit ini paling sering mengenai sendi metarsofaringeal ibu #ari kaki sendi lutut dan pergelangan kaki. $. E9I232GI 1enyebab utama ter#adinya gout adalah karena adanya deposit:penimbunan ;ristal asam urat dalam sendi. 1enimbunan asam urat sering ter#adi pada penyakit dengan metabolisme asam

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

urat abnormal dan kelainan metaboli$ dalam pembentukan purin dan eksresi asam urat yang kurang dari gin#al. Beberapa faktor lain yang mendukung seperti ! a) Faktor geneti$ seperti gangguan metabolisme purin yang menyebabkan asam urat berlebihan ( /iperuri$emia ) retensi asam urat atau keduanya. b) 1enyebab sekunder yaitu akibat obesitas diabetes mellitus hipertensi gangguan gin#al yang kan menyebabkan ! 1eme$ahan hiperuri$emia ;arena penggunaan obat 6 obatan yang menurunkan eksresi asam urat seperti ! aspirin diureti$ le<odopa dia=oksid etambutol. $) 1embentukan asam urat yang berlebih ! Gout primer metaboli$ disebabkan sistensi langsung yang bertambah. Gout sekunder metaboli$ disebabkan pembentukan asam urat berlebih karena penyakit lain seperti leukemia. d) ;urang asam urat melalui gin#al e) Gout primer renal ter#adi karena eksresi asam urat di tubulus distal gin#al yang sehat. f) Gout sekunder renal disebabkan oleh karena kerusakan gin#al misalnya glomeronefritis kronik atau gagal gin#al kronik. d. ,"NIFES9"SI ;3INIS ,anifestasi dari sindrom got men$akup artritis got yang akut(serangan rekuren inflamasi artikuler dan periartikuler yang berat) tofus( endapan kristal yang menumpuk dalam #aringan artikuler #aringan oseus #aringan lunak serta kartilago) nefropati
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2

asam

yang

dapat

menyebabkan

asam

nikotinat

aseta

=olamid

dan

got(gangguan gin#al) dan pembentukan batu asam urat dalam traktus urinarus. "da empat stadium penyakit got yang dikenali ! hiperurisemia simtomatis artritis got yang kronis got interkritikal dan got tofaseus. Gout akut berupa ! a) Nyeri hebat b) Bengkak dan berlangsung $epat pada sendi yang terserang $) Sakit kepala d) Demam Gangguan kronik berupa ! a) Serangan akut b) /iperurisemia yang tidak diobati $) 9erdapat nyeri dan pegal d) 1embengkakan sendi membentuk noduler yang disebut tofi ( penumpukan monosodium asam urat dalam #aringan ) e. ;3"SIFI;"SI Gout mempunyai empat peringkat yang nyata yaitu! "simptomatik "kut Interkritikal ;ronik Dalam peringkat pertama ("simptomatik) aras asid uri$ plasma bertambah tetapi tanpa sebarang ge#ala. Serangan gout menandakan peringkat kedua ("kut). Serangan> serangan yang tidak parah biasanya hilang dengan $epat manakala serangan> serangan yang pernah berlangsung beberapa hari atau #uga beberapa minggu. Selepas serangan pertama pesakit itu masuk peringkat interkritikal atau #arak %aktu yang bebas daripada ge#ala. 1eriode ini mungkin berlangsung selama beberapa bulan tau #uga
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 3

tahun. ;ebanyakan pesakit gout mengalami serangan kedua dalam enam bulan hingga & tahun serangan pertama. 1ada tingkat terakhir (kronis) seranagn> serangan gout men#adi sering dan poliartikular yaitu serangan itu melibatkan banyak sendi pada tiap %aktu. 9ofus> tofus #uga tersedia didalam banyak sendi. Dalam kasus gout kronis yang sudah parah kerusakan gin#al hypertensi dan karang gin#al dapat #uga ter#adi.

f. 1"92FISI232GI /iperurisemia(konsentrasi asam urat dalam serum yang lebih besar dari 0 -' mg:?l)dapat (tetapi tidak selalu) menyebabkan penumpukan kristal monosodium urat. Serangan got tampaknya berhubungan dengan peningkatan atau penurunan mendadak kadar asam urat serum. ;alau kristal urat mengendap dalam sebuah sendi respons inflamasi akan ter#adi dan serangan got dimulail. Dengan serangan yang berulang>ulang penumpukan kristal atrium urat yang dinamakan tofus akan mengendap di bagian perifer tubuh seperti ibu #ari kaki tangan dan telinga. Nefrolitiasis urat (batu gin#al) dengan penyakit "renal kronis yang ter#adi sekunder akibat penumpukan urat dapat timbul. Gambaran kristal urat dalam $airan sino<ial sendi yang simtomatis menun#ukan bah%a faktor>faktor nonkrstal mungkin berhubungan dengan reaksi inflamasi. ;ristas monoodium urat yang ditemukan tersalut dengan imuniglobulin yang terutama berupa IgG. IgG akan meningkatakan fagositosis kristal dan dengan demikian memperlihatkan akti<itas imunologik. g. 1E,E@I;S""N i. FISI;

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1emeriksaan fisik berdasarkan pengka#in fungsi muskuluskletal dapat menun#ukan ! Akuran sendi normal dengan mobilitas penuh bila pada remisi. 9ofu dengan gout kronis. Ini temuan paling bermakna. 3aporan episode serangan got ii. DI"GN2S9I; 1ada pemeriksaan lab yang dilakukan pada penderita gout didapatkan kadar asam urat yang tinggi dalam darah ( B7 mg5 ). ;adar asam urat normal dalam serum pria C mg5 dan pada %anita 0mg5. Sampai saat ini pemeriksaan kadar asam urat terbaik dilakukan dengan $ara en=imatik. ;adang>kadang didapatkan leukositosis ringan dan 3ED yang meninggi sedikit. ;adar asam urat dalam urin #uga tinggi (4''mg5:liter per &+#am). 1emeriksaan radiografi pada serangan artritis gout pertama adalah non spesifik. ;elainan utama radiografi pada long standing adalah inflamasi asimetri arthritis erosi<e yang kadang>kadang disertai nodul #aringan lunak. h. 1EN"9"3";S"N""N i. ,EDIS Fase akut. 2bat yang digunakan ! () ?ol$hi$ine (' 7 mg) ;olkisin adalah suatu agen anti radang yang biasanya dipakai untuk mengobati serangangout akut dan unluk men$egah serangan gout "kut di kemudian hari. 2bat ini #ugadapat digunakan sebagai sarana diagnosis.1engobatan serangan akut biasanya tablet ' 4mg setiap #am sampai ge#ala>ge#ala serangan "kut
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 5

dapat dikurangi atau kalau ternyata dari berat pasien bersangkutan. Beberapa pasien mengalami rasa mual yang hebat muntah>muntah dan diarhea keadaan ini pemberian obat harus dihentikan. &) Fenilbuta=on. Fenilbuta=on suatu agen anti radang dapat #uga digunakan unluk mengobati artritis gout akut. 9etapi karena fenilbuta=on menimbulkan efek samping maka kolkisin digunakan sebagai terapi pen$egahan. Indometasin #uga $ukup efektif. 8) Indometasin ( 4' mg 8 D sehari selama +>0 hari) 1engobatan #angka pan#ang terhadap hyperuri$emia untuk men$egah komplikasi. a) Golongan urikosurik 1robenasid adalah #enis obat yang berfungsi menurunkan asam urat dalam serum. Sulfinpira=on merupakan diri<at pira=olon dosis &''>+'' mg perhari. "=apropa=on dosisi sehari + D 8'' mg. Ben=bromaron. b) Inhibitor Eantin (alopurinol). "dalah suatu inhibitor oksidase poten kon<ersi Eantin men#adi asam urat. Dilakukan pembedahan *ika ada tofi yang sudah mengganggu gerakan sendi karena tofi tersebut sudah terlalu besar. 2bat lain yang berguna untuk terapi penun#ang atau terapi pen$egahan seperti! "lopurinol dapat mengurangi pembentukan asamb urat. Dosis (''>+'' mg per hari dapat menurunkan kadar asam urat serum. 1robenesid dan Sulfinpira=in
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 6

dan pada

beker#a

men$egah kon<ersi hipoEantin men#adi Eantin dan

merupakan agen urikosurik artinya mereka dapat menghambat proses reabsorpsi urat oleh tubulus gin#al dan dengan dernikian meningkatkan ekskresi asam urat. 1emeriksaan kadar asam urat serum berguna untuk menentukan etekti<itas suatu terapi. ii. ;E1E@")"9"N a) Diet rendah purin. /indarkan alkohol dan makanan tinggi purin (hati gin#al ikan sarden daging kambing) serta banyak minum. b) 9irah baring. ,erupakan suatu keharusan dan di teruskan sampai &+ #am setelah serangan menghilang. Gout dapat kambuh bila terlalu $epat bergerak. i. ;2,13I;"SI () @adang sendi akibat asam urat (gouty arthritis) ;omplikasi hiperurisemia yang paling dikenal adalah radang sendi (gout). 9elah di#elaskan sebelumnya bah%a sifat kimia asam urat $enderung berkumpul di $airan sendi ataupun #aringan ikat longgar. ,eskipun hiperurisemia merupakan faktor resiko timbulnya gout namun hubungan se$ara ilmiah antara hiperurisemia dengan serangan gout akut masih belum #elas. "tritis gout akut dapat ter#adi pada keadaan konsentrasi asam urat serum yang normal. "kan tetapi banyak pasien dengan hiperurisemia tidak mendapat serangan atritis gout. Ge#ala klinis dari Gout berma$am>ma$am yaitu hiperurisemia tak berge#ala serangan akut gout ge#ala antara(inter$riti$al) serangan gout berulang gout menahun disertai tofus. ;eluhan utama serangan akut dari gout adalah nyeri sendi yang amat sangat yang disertai tanda peradangan (bengkak

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

memerah hangat dan nyeri tekan). "danya peradangan #uga dapat disertai demam yang ringan. Serangan akut biasanya pun$aknya (>& hari se#ak serangan pertama kali. Namun pada mereka yang tidak diobati serangan dapat berakhir setelah 0> (' hari. Serangan biasanya bera%al dari malam hari. "%alnya terasa nyeri yang sedang pada persendian. Selan#utnya nyerinya makin bertambah dan terasa terus menerus sehingga sangat mengganggu. Biasanya persendian ibu #ari kaki dan bagian lain dari ekstremitas ba%ah merupakan persendian yang pertama kali terkena. 1ersendian ini merupakan bagian yang umumnya terkena karena temperaturnya lebih rendah dari suhu tubuh dan kelarutan monosodium uratnya yang berkurang. 9rauma pada ekstremitas ba%ah #uga dapat memi$u serangan. 9rauma pada persendian yang menerima beban berat tubuh sebagai hasil dari akti<itas rutin menyebabkan $airan masuk ke sino<ial pada siang hari. 1ada malam hari air direabsobsi dari $elah sendi dan meninggalkan se#umlah ,SA. Serangan gout akut berikutnya biasanya makin bertambah sesuai dengan %aktu. Sekitar 7'5 pasien mengalami serangan akut kedua dalam tahun pertama sekitar 0C5 mengalami serangan kedua dalam & tahun. /anya sekitar 05 pasien yang tidak mengalami serangan akut kedua dalam (' tahun. 1ada gout yang menahun dapat ter#adi pembentuk tofi. 9ofi adalah ben#olan dari kristal monosodium urat yang menumpuk di #aringan lunak tubuh. 9ofi merupakan komplikasi lambat dari hiperurisemia. ;omplikasi dari tofi berupa nyeri kerusakan dan kelainan bentuk #aringan lunak kerusakan sendi dan sindrom penekanan saraf.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

&) ;omplikasi /iperurisemia pada Gin#al 9iga komplikasi hiperurisemia pada gin#al berupa batu gin#al gangguan gin#al akut dan kronis akibat asam urat. Batu gin#al ter#adi sekitar ('>&45 pasien dengan gout primer. ;elarutan kristal asam urat meningkat pada suasana p/ urin yang basa. Sebaliknya pada suasana urin yang asam kristal asam urat akan mengendap dan terbentuk batu. Gout dapat merusak gin#al sehingga pembuangan asam urat akan bertambah buruk. Gangguan gin#al akut gout biasanya sebagai hasil dari penghan$uran yang berlebihan dari sel ganas saat kemoterapi tumor. 1enghambatan aliran urin yang ter#adi akibat pengendapan asam urat pada duktus koledokus dan ureter dapat menyebabkan gagal gin#al akut. 1enumpukan #angka pan#ang dari kristal pada gin#al dapat menyebabkan gangguan gin#al kronik. B. KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN a. 1ENG;"*I"N () "namnesis Identitas meliputi nama #enis kelamin usia alamat agama bahasa yang digunakan status perka%ainan pendidikan peker#aan asuransi golongan darah nomor register tanggal masuk rumah sakit dan diagnosis medis. 1ada umunya keluhan utama artritis reumatoid adalah nyeri pada daerah sendi yang mengalami masalah.Antuk mempperoleh pengka#ian yang lengkap tentang nyeri klien pera%at dapat menggunakan metode 1F@S9. 1ro<oking in$ident ! /al yang men#adi faktor presipitasi nyeri adalah peradangan. Fuality 2f 1ainn! Nyeri yang dirasakan atau digambarkan klien bersifat menusuk.
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 9

@egion @adition @elief ! Nyeri dapat men#alar atau menyebar dan nyeri ter#adi di sendi yang mengalami masalah. Se<erity(s$ale) 2f 1ain! Nyeri yang dirasakan ada diantara (>8 pada rentang skala pengukuran '>+. 9ime ! Berapa lama nyeri berlangsung kapan apakah bertambah buruk pada malam hari atau siang hari.

@i%ayat penyakit sekarang 1engumpulan data dilakukan se#ak mun$ul keluhan dan se$ara umum men$akup a%itan ge#ala dan bagaimana ge#ala tersebut berkembang. 1enting di tanyakan berapa lama pemakaian obat analgesi$ alopurinol @i%ayat penyakit dahulu 1ada pengka#ian ini ditemukan kemungkinan penyebab yang mendukung ter#adinya gout. ,asalah lain yang perlu ditanyakan adalah adakah klien pernah dira%at dengan masalah yang sama. ;a#i adanya pemakaian alkohol yang berlebihan dan penggunaan obat diureti$. @i%ayat penyakit keluarga ;a#i adakah keluarga dari genarasi terdahulu mempunyai keluhan yang sama dengan klien karena penyakit gout berhubungan dengan genetik. "da produksi :sekresi asam urat yang berlebihan yang tidak di ketahui penyebabnya. @i%ayat psikososial ;a#i respon emosi klien terhadap penyakit yang dideritanya dan penyakit klien dalam keluarga dan masyarakat. @espon yang di dapat meliputi adanya ke$emasan indi<idu dengan rentang <ariasi tingkat ke$emasan yang berbeda dan berhubungan erat dengan adanya sensasi nyeri hambatan
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 1 0

mobilitas fisik akibat respon nyeri dan ketidaktahuan akan program pengobatan dan prognosis penyakit peningkatan asam urat terhadap sirkulasi. dan "danya

perubahan peran dalam keluarga akibat adanya nyeri dan hambatan mobilitas fisik memberikan respon terhadap konsep diri yang maladaptif. &) 1engka#ian Berdasarkan 1ola 1ola 1ersepsi dan pemeliharaan kesehatan ;eluhan utama nyeri pada pada sendi 1en$egahan penyerangan dan bagaimana $ara mengatasi atau mengurangi serangan. @i%ayat penyakit Gout pada keluarga 2bat untuk mengatasi adanya ge#ala 1ola nutrisi dan metaboli$ 1eningkatan berat badan 1eningkatan suhu tubuh Diet 1ola aktifitas dan 3atihan @espon sentuhan pada sendi dan men#aga sendi yang terkena 1ola persepsi dan konsep diri @asa $emas dan takut untuk melakukan pergerakan 1resepsi diri dalam melakukan mobilitas 8) 1emeriksaaan fisik B( (Breathing) Inspeksi! bila tidak melibatkan sistem pernapasan biasanya ditemukan kesimetrisan rongga dada klien tidak sesak napas tidak ada penggunaan otot bantu pernapasan. 1alpasi! taktil fremitus seimbang kiri dan kanan 1erkusi ! Suara resonan pada seluruh lapang paru
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 1 1

"uskultasi ! suara napas hilang:melemah pada sisi yang sakit biasanya di dapat suara ronki atau mengi. B& (Blood)! pengisian kapiler kurang dari ( detik sering ditemukan keringat dingin dan pusing karena nyeri. B8 (Brain)! kesadaran biasanya kompos mentias kepala dan %a#ah mata leher normal B+ (Blader) ! produksi urin biasanya dalam batas normal dan tidak ada keluhan pada sistem perkemihan pielonefritis batu asam urat ke$uali penyakit gout sudah mengalami komplikasi ke gi#al berupa dan GG; yang akan menimbulka perubahan fungsi pada sistem ini B4 (bo%el) ! kebutuhan eliminasi pada kasus gout tidak ada gangguan tetapi perlu dika#i frekuensi konsistensi %arna serta nbau feses. Selain itu perlu di ka#i frekuensi konstitensi %arna bau dan #umlah urine. ;lien biasanya mual mengalami nyeri lambung dan tidak ada nafsu makan terutama klien yang memakai obat analgesik dan anti hiperurisemia B7 (Bone) ! pada pengka#ian ini ditemukan 3ook! keluhan nyeri sendi uyang merupakan keluhan utama yang mendorong klien men$ari pertolongan (meskipun sebelumnya sendi sudah kaku dan berubah bentuknya). Nyeri biasaya bertambah dengan gerakan dan sedikit berkurang dengan istirahat. Beberapa ferakan tertentu kadang menimbulkan nyeri yang lebuh dibandingkan dengan gerakan yag lain. Deformitas sendi (temuan tofus) ter#adi dengan temuan salah satu pergelangan sendi se$ara perlahan membesar feel! ada nyeri tekan pada sendi yang membengkak
1 2

! ada sianosis ! s$lera biasanya tidak ikterik ! biasanya *.1 dalam batas

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

,o<e! hambatan gerahan sendi biasanya semakin membera

b. DI"GN2S" ;E1E@")"9"N i. ;etidakefektifan 1erfusi *aringan 1erifer b:d 1engetahuan 9entang Faktor 1emberat d:d Edema ii. Nyeri "kut b:b "gen ?idera d:d ,elaporkan Nyeri Se$ara .erbal iii. /ambatan ,obilitas Fisik b:b ;aku Sendi d:d ;eterbatasan @entang 1ergerakan Sendi i<. Defisiensi 1engetahuan b:b ;urang 1a#anan d:d 1engungkapan ,asalah. <. Gangguan ?itra 9ubuh b:b 1enyakit d:d 1erasaan Negatif 9entang 9ubuh ;urang

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 3

$. @EN?"N" ;E1E@")"9"N Hari/Tgl No Dx ()* T!"!an #an $ri eria %a&il NOC Label : Circulation status Tissue perfusion : Cerebral Kri eria %a&il + () 9ekanan darah dalam batas normal &) ?@9 G 8 detik 8) 9idak ada edema perifer +) Nadi dalam rentang normal 7'> (''E:mnt () ,onitor adanya daerah tertentu yang hanya peka terhadap panas:dingin:ta#am:tumpul. &) Instruksikan keluarga untuk mengobser<asi kulit #ika ada laserasi. 8) ;olaborasi pemberian analgetik. +) ,onitor adanya Rencana Keperawa an In er'en&i NIC Label : Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer) Ra&ional NIC Label : Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer) () Antuk mengetahui adanya bagian tubuh yang peka terhadap panas:dingin:ta#am:tump ul. &) Antuk mengetahui perubahan yang ter#adi pada kulit klien. 8) ;olabrasi dalam pemberian analgetik kepada klien. +) Antuk mengetahui

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 4

tromboplebitis. 4) Diskusikan mengenai penyebab perubahan sensasi. (,* Setelah dilakukan tindakan kepera%atan selama HE NIC L !"L : Pain &+ #am nyeri pasien dapat berkurang dengan! NOC L !"L : Pain Control ;riteria hasil ! () ,engenali fa$tor penyebab &) ,enggunakan metode non analgetik untuk mengurangi nyeri 8) ,engenali ge#ala>ge#ala nyeri +) ,elaporkan nyeri yang sudah terkontrol &) () 3akukan pengka#ian nyeri () se$ara komprehensif termasuk lokasi karakteristik durasi frekuensi kualitas dan fa$tor presipitasi 2bser<asi reaksi non <erbal dan ketidaknyamanan &) management

adanya tromboplebitis pada klien. 4) Antuk mengetahui penyebab perubahan sensasi. NIC L !"L : Pain management Antuk mengetahui lokasi karakteristik durasi frekuensi kualitas dan fa$tor presipitasi dari nyeri. "gar dapat melakukan tindakan yang tepat dan tidak mengganggu kenyamanan klien

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 5

8)

Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien

8)

Antuk membantu dalam proses pengka#ian nyeri

+)

;ontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu ruangan pen$ahayaan dan kebisingan

+)

,emberi kenyamanan lingkungan pada klien

4)

"#arkan tentang teknik non farmakologi

4)

,enghindari efek samping penggunaan obat>obat.

7)

9ingkatkan istirahat

7)

,embantu menrelaksasikan tubuh klien

0)

Berikan analgetik untuk mengurangi nyeri

0)

Antuk menghindari penambahan rasa nyeri

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 6

NIC L !"L : nalgesic a#ministration () ?ek ri%ayat alergi

NIC L !"L : nalgesic a#ministration () ,enghindari mun$ulnya alergi pada obat yang diberikan

&)

?ek instruksi dokter tentang #enis obat dosis frekuensi.

&)

Antuk mengklarifikasi kembali pemberian obat ke klien.

8)

1ilih analgesi$ yang diperlukan atau kombinasi dan analgesi$ ketika pemberian lebih dari satu tentukan pilihan analgesi$ tergantung tipe dan beratnya nyeri

8)

"gar obat yang diberikan sesuai dengan obat yang dialergikan

+)

1ilih rute I. I, untuk pengobatan nyeri

+)

"gar lebih $epat proses

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 7

metabolismenya 4) Berikan analgesi$ tepat %aktu terutama saat nyeri (-* Setelah dilakukan tindakan kepera%atan selama HE &+ #am nyeri pasien dapat berkurang dengan! NOC Label : !o#$ Mechanics Performance Dengan kriteria hasil! () ;lien dapat mempertahankan fleksibilitas sendi &) ;lien dapat mempertahankan kekuatan otot 8) ;lien dapat menggunakan alat pendukung dengan benar NOC Label: !o#$ Positioning: Self % Initiate# () ;lien mampu bergerak dari berbaring ke duduk &) ;lien mampu bergerak dari duduk ke berdiri 8) ,embantu klien untuk ambulasi sesuai dengan kebutuhan +) Berkonsultasi dengan therapist tentang ren$ana ambulasi sesuai dengan hebat NIC Label: "&ercise Therap$: mbulation
1) ,emantau klien

4)

"gar rasa nyeri tidak timbul dengan hebat

NIC Label: "&ercise Therap$: mbulation () Antuk membantu klien menggunakan alat bantu yang benar &) Antuk membantu klien agar merasa lebih nyaman 8) Antuk menyesuaikan latihan ambulasi sesuai dengan kemampuan klien +) Antuk men#ad%alkan ren$ana ambulasi sesuai dengan

menggunakan kruk atau alat bantu ber#alan lainnya &) ,embantu klien untuk ambulasi dalam batas aman

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 8

kebutuhan klien

kebutuhan dan kemampuan klien

(.*

Setelah diberikan asuhan kepera%atan selama H E &+ #am diharapkan klien dan keluarga dapat menyatakan pemahaman proses penyakit dengan kriteria hasil ! NOC L !"L : 'no(le#ge: )isease Process menyatakan pemahaman proses penyakit

NIC L !"L : Teaching: In#i*i#ual () 9entukan persepsi klien tentang proses penyakit.

NIC L !"L : Teaching: In#i*i#ual () ,engetahui se#auh mana memahami penyakit tersebut. klien

&) 9entukan metode bela#ar dan materi yang akan didiskusikan dengan klien

&) ,engefektifkan proses bela#ar agar tu#uan dilakukan klien dari pada ter$apai implementasi yang

se$ara optimal.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

1 9

NIC L !"L : Teaching: )isease Process

NIC L !"L : Teaching: )isease Process

() ;a#i ulang proses penyakit penyebab:efek hubungan faktor yang menimbulkan ge#ala dan mengidentifikasi $ara menurunkan faktor pendukung. &) *elaskan tentang penyakit yang diderita klien.

() ,embantu penyampaian informasi tepat. se$ara

&) ,emberi informasi yang klien mengatasi penyakitnya. dibutuhkan untuk

8) Diskusikan kembali dengan klien dan

8) ,engetahui se#auh mana informasi

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 0

keluarga (/* Setelah dilakukan asuhan kepera%atan selama .......E &+ #am diharapkan pasien dengan gangguan $itra tubuh yang dialami dapat berkurang dengan kriteria hasil! NOC Label : !o#$ image
1) 2)

yang diterima klien !o#$ klien Image untuk penyebab karena dan keluarga NIC Label : !o#$ Image "nhancement () ,engetahui penyebab perubahan diri klien karena penyakitnya diharapkan klien dapat memahami proses penyakitnya dan bisa menerima kondisinya

NIC

Label

"nhancement () Bantu perubahan penyakitnya. mendiskusikan

Gambaran internal diri (skala +) ;esesuaian antara realitas tubuh tubuh ideal dan presentasi tubuh (skala 8) Deskripsi bagian tubuh yang terkena (skala +)

3)

&) ,onitor

frekuensi

&),enghitung frekuensi klien dalam mengkritik dirinya dapat membantu menge<aluasi beratnya gangguan $itra diri klien.

4)

1enerapan perubahan status kesehatan (skala +)

pernyataan mengkritik diri.

NOC label: #aptation to Ps$sical )isabilit$ () Beradaptasi dengan keterbatasan fungsinya &) ,ampu memodifikasi gaya hidup untuk menampung ketidakmampuan 8) Identifikasi strategi koping yang digunakan klien dalam

8),engetahui koping klien terhadap

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 1

merespon penampilan. +) Bantu klien

perubahan dalam bagian

perubahan kondisi fisiknya. +),engetahui dan dapat menilai sisi positif dari tubuh klien diharapkan klien tidak malu lagi terhadap dirinya.

mengidentifikasi positif. 4) Identifikasi

tubuh yang dipersepsikan

support

4) Support group:keluarga sangat penting untuk selalu mendukung klien dan meningkatkan $itra tubuh klien.

groups:keluarga untuk klien.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 2

0.

ASUHAN KEPERAWATAN a. 1ENG;"*I"N


1. Identitas Pasien Nama Umur Jenis kelamin Pendidikan Peke jaan !tatus "e ka#inan $%a&a !uku $la&at Tan%%al &asuk Tan%%al "en%kajian !u&'e In(o &asi )ia%nosa &asuk Penan%%un% *a&a +u'un%an den%an "asien 2. ,i#a-at kelua %a .eno% a& /kalau "e lu) 0ete an%an %eno% a& 3. !tatus kesehatan a. !tatus 0esehatan !aat Ini Keluhan utama (saat MRS dan saat ini) *-e i "ada "e sendian Alasan masuk Rumah Sakit dan perjalanan Penyakit saat ini P: klien &en%atakn n-e i "ada "e sendian1 keluhan di asakan ti'a dan &e&'e at sejak tadi &ala& 2: klien &e asakan n-e i he'at te asa dala& ,: klien &en%eluh n-e i "ada "e sendian
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2 3

: Tn. Tejo : 58 tahun : laki-laki : ........................................ : ........................................ : ....................................... : ....................................... : ....................................... : ....................................... : ........................................ : ........................................ : ........................................ : ........................................

: ........................................ : ........................................

!: skala n-e i 7 / entan% 0-10) T: klien &en%eluh n-e i sejak 3 ha i -an% lalu. 0eluhan di asakan ti'a-ti'a dan &e&'e at sejak tadi &ala& Upaya yang dilakukan untuk mengatasinya > datang ke 1oliklinik '. !tatus 0esehatan 3asa 4alu Pen-akit -an% "e nah diala&i : Pe nah di a#at ,i#a-at ale %i ,i#a-at t an(usi Kebiasaan : 0lien &en%atakan senan% &en%konsu&si je ohan dan jus ad5okat 4. ,i#a-at Pen-akit 0elua %a ! "iagn#sa Medis dan therapy : $%U& 6. Pola 6un%si 0esehatan a. Pe&eliha aan dan "e se"si te hada" kesehatan '. *ut isi7 &eta'oli8 8. Pola eli&inasi d! P#la akti'itas dan latihan 0e&a&"uan "e a#atan di i 3akan7&inu& 3andi Toiletin% 9e "akaian 3o'ilisasi di te&"at tidu 9e "indah $&'ulasi ,:3 0 1 2 3 4

'! mandiri (! alat bantu &! dibantu orang lain 8! dibantu orang lain dan alat +! tergantung total.
e. Pola tidu dan isti ahat (! P#la k#gniti()perseptual ;lien mengatakan tidak tahu mengenai proses penyakit yang dideritanya ;lien mengatakan tidak tahu faktor>faktor pembentuk dari penyakitnya %. Pola "e se"si di i7konse" di i h. Pola seksual dan e" oduksi
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA 2 4

i. Pola "e an-hu'un%an j. Pola &anaje&en ko"in% st ess k. Pola ke-akinan-nilai 7. ,i#a-at 0esehatan dan Pe&e iksaan (isik &&*
0

T) : 140790 &&+%

*: 74 ;7&enit ,: 16 ;7&enit !: 3715

< 0ulit1 ,a&'ut dan 0uku 0e"ala dan 4ehe 3ata dan Telin%a !iste& Pe na(asan: !iste& 0a dio5askula : Pa-uda a =anita dan P ia: !iste& .ast ointestinal: !iste& > ina ius : !iste& ,e" oduksi =anita7P ia : !iste& !a a(: Sistem Muskul#skeletal:

a! b! +! d! e! (! g! h! i! j! k!

Te da"at "e&'en%kakan "ada "e sendian ja i kaki dan tan%an dise tai e ite&a <,T 3 detik Te jadi "e u'ahan ka akte istik kulit #a na ke&e ahan1 kulit tidak elastis suhu te a'a han%at "ada "e sendian -an% sakit l! m! !iste& I&un: !iste& ?ndok in:

8. Pe&e iksaan Penunjan% a! "ata lab#rat#rium yang berhubungan kada asa& u at : 713 &%7dl '. Pe&e iksaan ,adiolo%i 8. +asil 0onsultasi d. Pe&e iksaan "enunjan% dia%nostik lain

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 5

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 6

b. "N"3IS" D"9" No ( Tgl DS 4 1! klien mengatakan nyeri pada persendian keluhan dirasakan tiba dan memberat se#ak tadi malam F! klien merasakan nyeri hebat terasa dalam @! klien mengeluh nyeri pada persendian S! skala nyeri 0 (rentang '>(') 9! klien mengeluh nyeri se#ak 8 hari yang lalu. ;eluhan dirasakan tiba>tiba dan N1eri A$! ,ekanisme nyeri ,enstimulas Nosisepto /ipotalamus 1elepasan mediato ;imia oleh sel masf Bradiktain histamin prostaglandin Da a Pen1e2a2/In erpre a&i ,ekanisme 1eradangan 3a&ala% Nyeri "kut

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 7

memberat se#ak tadi malam DO4 99.! 9D ! (+':-' mm/g N! 0+ E:menit @! (7 E:menit S! 80 4 '? ;lien tampak meringis & DS4 ;lien mengatakan ter#adi pembengkakan pada #ari kaki dan tangannya DO4 9erdapat pembengkakan pada persendian #ari kaki dan tangan disertai
$ku&ulasi 8ai an eksudat "d ja in%an Inte stisial :ede&a ja in%an

,ekanisme 1eradangan

;etidakefektifan perfusi #aringan perifer

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 8

eritema ?@9 8 detik 9er#adi perubahan karakteristik kulit %arna kemerahan kulit tidak elastis suhu teraba hangat pada persendian yang sakit 8 DS4 ;lien mengeluh tidak mampu bergerak dengan bebas karena ada pembengkakan pada persendian DO4 9erdapat pembengkakan pada persendian #ari kaki dan tangan

Penekanan "ada ja in%an sendi Ketidake(ekti(an per(usi jaringan peri(er

Te 'entuk to(us 6i' osus1akilosis "d tulan% Pe&'entukan tukak "d sendi To(us-to(us &en%e in% 0ekakuan "d sendi

/ambatan ,obilitas Fisik

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

2 9

"D3 pasien sebagian dibantu keluarga karena pergerakan sendi terbatas + DS4 ;lien mengatakan tidak tahu mengenai proses penyakit yang dideritanya ;lien mengatakan tidak tahu faktor> faktor pembentuk dari penyakitnya ;lien mengatakan senang mengkonsumsi #erohan dan #us ad<okat DO4 ;lien tampak bingung

3e&'atasi Pe %e akan sendi ,ambatan M#bilitas -isik 0u an% in(o &asi dan "ajanan 3en%enai "en-akit "e(isiensi pengetahuan

Defisiensi 1engetahuan

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 0

dan gelisah $. DI"GN2S" ;E1E@")"9"N i. ;etidakefektifan 1erfusi *aringan 1erifer b:d ;urang 1engetahuan 9entang Faktor 1emberat d:d Edema ii. Nyeri "kut b:b "gen ?idera d:d ,elaporkan Nyeri Se$ara .erbal iii. /ambatan ,obilitas Fisik b:b ;aku Sendi d:d ;eterbatasan @entang 1ergerakan Sendi i<. Defisiensi 1engetahuan b:b ;urang 1a#anan d:d 1engungkapan ,asalah d. @EN?"N" ;E1E@")"9"N Hari/Tgl No Dx T!"!an #an $ri eria %a&il ()* NOC Label : Circulation status Tissue perfusion : Cerebral Kri eria %a&il + () 9ekanan darah dalam batas normal &) ?@9 G 8 detik 8) 9idak ada edema perifer () ,onitor adanya daerah tertentu yang hanya peka terhadap panas:dingin:ta#am:tumpul. () Antuk mengetahui adanya bagian tubuh yang peka terhadap panas:dingin:ta#am:tu Rencana Keperawa an In er'en&i NIC Label : Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer) Ra&ional NIC Label : Peripheral Sensation Management (Manajemen sensasi perifer)

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 1

+) Nadi dalam rentang normal 7'> (''E:mnt &) Instruksikan keluarga untuk mengobser<asi kulit #ika ada laserasi. 8) ;olaborasi pemberian analgetik. +) ,onitor adanya tromboplebitis. 4) Diskusikan mengenai penyebab perubahan sensasi. (,* Setelah dilakukan tindakan kepera%atan selama H E &+ #am nyeri pasien dapat berkurang dengan! NOC L !"L : Pain Control ;riteria hasil ! 4) ,engenali fa$tor penyebab 7) ,enggunakan metode non analgetik () 3akukan pengka#ian nyeri se$ara komprehensif termasuk () NIC L !"L : Pain management

mpul. &) Antuk mengetahui perubahan yang ter#adi pada kulit klien. 8) ;olabrasi dalam pemberian analgetik kepada klien. +) Antuk mengetahui adanya tromboplebitis pada klien. 4) Antuk mengetahui penyebab perubahan sensasi. NIC L !"L : Pain management Antuk mengetahui lokasi karakteristik durasi frekuensi

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 2

untuk mengurangi nyeri 0) ,engenali ge#ala>ge#ala nyeri C) ,elaporkan nyeri yang sudah terkontrol &)

lokasi karakteristik durasi frekuensi kualitas dan fa$tor presipitasi 2bser<asi reaksi non <erbal dan ketidaknyamanan 8) Gunakan teknik komunikasi terapeutik untuk mengetahui pengalaman nyeri pasien +) ;ontrol lingkungan yang dapat mempengaruhi nyeri seperti suhu ruangan pen$ahayaan dan kebisingan 4) farmakologi "#arkan tentang teknik non 7) 4) +) 8) &)

kualitas dan fa$tor presipitasi dari nyeri. "gar dapat melakukan tindakan yang tepat dan tidak mengganggu kenyamanan klien Antuk membantu dalam proses pengka#ian nyeri ,emberi kenyamanan lingkungan pada klien

,enghindari efek samping penggunaan obat>obat. ,embantu

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 3

menrelaksasikan tubuh klien 7) istirahat 9ingkatkan 0) Antuk menghindari penambahan rasa nyeri NIC L !"L : nalgesic 0) nyeri NIC L !"L : nalgesic a#ministration () alergi ?ek ri%ayat Berikan analgetik untuk mengurangi a#ministration () ,enghindari mun$ulnya alergi pada obat yang diberikan &) Antuk mengklarifikasi kembali pemberian obat ke klien. 8) "gar obat yang diberikan sesuai dengan obat yang dialergikan &) ?ek instruksi dokter tentang #enis obat dosis frekuensi.

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 4

8)

1ilih analgesi$ yang diperlukan atau kombinasi dan analgesi$ ketika pemberian lebih dari satu tentukan pilihan analgesi$ tergantung tipe dan beratnya nyeri

+) "gar lebih $epat proses metabolismenya 4) "gar rasa nyeri tidak timbul dengan hebat

+)

1ilih rute I. I, untuk pengobatan nyeri

4)

Berikan analgesi$ tepat %aktu

(-*

Setelah dilakukan tindakan kepera%atan selama H E &+ #am nyeri pasien dapat berkurang dengan! NOC Label : !o#$ Mechanics Performance Dengan kriteria hasil! () ;lien dapat mempertahankan fleksibilitas

terutama saat nyeri hebat NIC Label: "&ercise Therap$: mbulation


1) ,emantau klien

NIC Label: "&ercise Therap$: mbulation () Antuk membantu klien menggunakan alat bantu yang benar

menggunakan kruk atau alat bantu ber#alan lainnya

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 5

sendi &) ;lien dapat mempertahankan kekuatan otot 8) ;lien dapat menggunakan alat pendukung dengan benar NOC Label: !o#$ Positioning: Self % Initiate# () ;lien mampu bergerak dari berbaring ke duduk &) ;lien mampu bergerak dari duduk ke berdiri

&) ,embantu klien untuk ambulasi dalam batas aman


3) ,embantu klien untuk

&) Antuk membantu klien agar merasa lebih nyaman 8) Antuk menyesuaikan latihan ambulasi sesuai dengan kemampuan klien +) Antuk men#ad%alkan ren$ana ambulasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan klien NIC L !"L : Teaching: In#i*i#ual () ,engetahui mana memahami tersebut. se#auh klien penyakit

ambulasi sesuai dengan kebutuhan +) Berkonsultasi dengan therapist tentang ren$ana ambulasi sesuai dengan kebutuhan klien

(.*

Setelah diberikan asuhan kepera%atan selama H E &+ #am diharapkan klien dan keluarga dapat

NIC L !"L : Teaching: In#i*i#ual tentang proses penyakit.

menyatakan pemahaman proses penyakit dengan () 9entukan persepsi klien kriteria hasil ! NOC L !"L : 'no(le#ge: )isease Process menyatakan pemahaman proses penyakit &) 9entukan metode bela#ar dan

&) ,engefektifkan

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 6

materi yang akan didiskusikan dengan klien

proses bela#ar agar tu#uan implementasi ter$apai optimal. dari yang se$ara

dilakukan pada klien

NIC L !"L : Teaching: )isease Process () ;a#i ulang proses penyakit penyebab:efek hubungan faktor yang menimbulkan ge#ala dan mengidentifikasi $ara menurunkan faktor pendukung.

NIC L !"L : Teaching: )isease Process () ,embantu penyampaian informasi tepat. se$ara

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 7

&) *elaskan tentang penyakit yang diderita klien.

&) ,emberi untuk

informasi mengatasi

yang dibutuhkan klien penyakitnya.

8) Diskusikan kembali dengan klien dan keluarga

8) ,engetahui diterima keluarga

se#auh dan

mana informasi yang klien

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 8

D.

PENDIDIKAN KESEHATAN ,ana#emen Diet 9u#uan utama diet adalah menurunkan kadar asam urat darah dan #uga agar berat badan tidak melebihi ukuran ideal yang disarankan. Diet yang dian#urkan bagi penderita arthritis gout antara lain! a. ,enghindari makanan berlemak kaya purin tinggi () 1urin 9inggi (('' 6 (''' mg purin dalam ('' gr bahan ) sebaiknya dihindari ! otak hati gin#al #eroan ekstrak daging bebek ikan sardin makarel dan kerang. &) 1urin sedang (-'' 6 ('' mg purin dalam ('' gr bahan ) sebaiknya dibatasi ! daging ikan unggas ayam udang kepiting atau ra#ungan tahu tempe ka$ang kering bayam asparagus daun singkong kangkung daun dan bi#i mlin#o 8) 1urin rendah ( diba%ah 4' mg purin dalam ('' gr bahan ) sebaiknya dibatasi! gula telur dan susu. b. 1erbanyak minum air C sampai (' gelas setiap hari untuk memperlan$ar pembuangan asam urat melalui gin#al. /indari minuman yang mengandung alkohol kopi bir karena banyak mengandung senya%a purin yang dapat memperberat fungsi gin#al. $. 1erbanyak konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega>8 dan omega>7 misalnya flax s ! o"l dan minyak ikan ( fish oil ) yang dapat mengurangi radang dan men$egah serangan berikutnya. d. ;onsumsi buah>buahan dan sayuran yang berfungsi menurunkan tingkat keasaman tubuh sehingga baik untuk men$egah peningkatan kadar asam urat. Buah yang mengandung <itamin ? dan biofla<onoid dapat men$egah radang seperti! #eruk stroberi tomat paprika hi#au dan sayuran berdaun hi#au terutama buah $eri yang merupakan nutrisi penyembuh dan pengurang kadar asam urat. Selain itu konsumsi sayuran seperti! %ortel bayam piterseli seledri #uga dapat menurunkan kadar asam urat. ( .ita/ealth &''0 )

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

3 9

1endidikan kesehatan yang dapat diberikan pada pasien dan keluarga antara lain! a. b. $. d. 1enyuluhan kepada pasien agar tidak mengonsumsi makanan yang mengandung sedang atau tinggi purin. ,en#elaskan kepada pasien yang minum alkohol untuk mengurangi asupan alkohol. Etanol menyebabkan retensi urat pada gin#al. ,en#elaskan pembatasan gerak dan akti<itas fisik berat bagi pasien agar radang sendi tidak bertambah kronik. ,emberikan pen#elasan pada penderita hiperurisemia dengan hipertensi tidak dian#urkan memakai obat golongan tia=id asetosal dosis rendah dan fenilbuta=on karena dapat menyebabkan kenaikan asam urat darah. E. DA5TAR PUSTAKA a. N"ND" International. &'(&. D"ag#os"s K p ra$ata#% D f"#"s" !a# Klas"f"&as" '()'*'()+. *akarta! EG? b. ,orhead Sue *ohnson ,arion ,aas ,eriden 3. S%anson Eli=abeth. &''7. Nurs"#g Out,o- s .lass"f",at"o# /NO.01 Fourt2 E!"t"o#. ,issouri! ,osby $. Do$hterman *oanne ,$$loskey Bule$hek Gloria ,. &''+. Nurs"#g I#t r3 #t"o#s .lass"f",at"o# /NI.01 Fourt2 E!"t"o# . ,issouri! ,osby d. Smelt=er S? I Bare BG. &''&. 4u&u A5ar K p ra$ata# M !"&al 4 !a2 4ru## r 6 Su!!art21 E!"s" 7 Vol '8 EG?8 *akarta e. 1ri$e Syl<ia "nderson. Patolog" Ko#s p Kl"#"s Pros s*Pros s P #9a&"t E!"s" '. 1enerbit Buku ;edokteran. *akarta. EG?. (--'

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS UDAYANA

4 0