Anda di halaman 1dari 6

STRATEGI PENGAJARAN BAHASA ARAB PADA ANAK USIA DINI

A. Latar Belakang Pendidikan sangat penting bagi manusia, baik anak-anak maupun dewasa. Anak mempunyai hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Pendidikan seharusnya dimulai dari sejak masih usia dini. Pendidikan bahasa bagi manusia sangat penting, sebab bahasa adalah sebagai alat komunikasi antar sesama. Selain itu, bahasa juga dijadikan sebagai alat identitas seseorang atau Negara. Setiap Negara mempunyai bahasa tersendiri yang dijadikan sebagai bahasa nasional dari negaranya. Bahasa sangat erat dengan manusia, manusia dapat berkreasi serta memajukan peradaban. Menurut alliday !"#$%&'() ada tiga *ungsi, yaitu ideational, interpersonal,social, dan textual. Bahasa yang ada di dunia banyak sekali, salah satunya bahasa Arab. Bahasa Arab adalah bahasa Semitik yang di gunakan sebagai alat komunikasi yang digunakan di daerah Arab Saudi. Pada awalnya bahasa Arab berupa +esusasteraan kemudian dijadikan bahasa baku !Standard) dan dipergunakan oleh setiap penyair dan ahli pidato serta para ,endikiawan ! ukamaa-). Bahasa Arab kemudian tumbuh dan berkembang sangat ,epat. Bahasa Arab juga adalah bahasa kedua setelah bahasa .nggris. /ari segi pembelajaran dan pengajaran, bahasa Arab sama dengan bahasa-bahasa yang lainnya, bahasa tersebut. +ebanyakan orang menganggap bahasa Arab sulit dipelajari karena sejak ke,il kurang diperkenalkan se,ara detail apa itu bahasa Arab0 /an bagaimana bahasa Arab itu0. Selain itu bahasa Arab juga kurang dibiasakan sejak usia dini. Pada usia dini, anak-anak senang berakti1itas dan mengetahui apa yang tidak ia ketahui. 2sia anak-anak adalah usia yang paling mudah untuk mempelajari bahasa dan penyampaian materi pada anak-anak tentu berbeda dengan ,ara penyampaian untuk orang dewasa. Mempelajari bahasa Arab banyak sekali metode maupun strategi yang dapat digunakan. Sejak usia dini anak seharusnya diperkenalkan dengan bahasa kedua di dunia itu. 3leh karena itu dalam makalah ini akan membahas strategi pengajaran bahasa Arab pada anak usia dini. B. ". 5. (. '. 4ujuan Pembahasan 2ntuk mengetahui pengertian anak usia dini. 2ntuk mengetahui strategi pengajaran bahasa Arab. 2ntuk mengetahui pengertian strategi. 2ntuk mengetahui a6as-a6as pengajaran.

BAB .. P7MBA ASAN A. Strategi Pengajaran


". Pengertian Strategi Pengajaran

Starategi pada umumnya mempunyai pengertian garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha men,apai sasaran yang telah ditentukan. Strategi bila dikaitkan dengan pengajaran memiliki makna, bahwa strategi adalah suatu pola umum tindakan guru-peserta didik dalam mani*estasi akti1itas pengajaran. +ebanyakan para ahli menyatakan bahwa pengajaran merupakan suatu terjemahan dari kata instruction atau teaching. .tu bersinggungan dengan pendapat 8agne dan Briggs, menyatakan bahwa instruction adalah meliputi semua kejadian atau peristiwa yang berpengaruh langsung pada proses belajar manusia tidak hanya terpaku pada peristiwa yang dilakukan oleh guru maupun instruktur, namun juga peristiwa yang melalui media ,etak, *ilm, program tele1isi, dan lain-lainnya. Pengajaran adalah salah satu bentuk instruction. Pengajaran merupakan proses akti1itas belajar-mengajar di kelas pengajaran yang tentunya bersi*at *ormal. +elas pengajaran bukan hanya sebatas arti kelas, namun sebagai tempat suatu proses pengajaran !belajar-mengajar) berlangsung dengan suatu sistem yang telah ditentukan. Selain itu proses pengajaran tidak hanya *okus pada kelas *ormal, namun juga bisa kelas yang si*atnya non*ormal dan kegiatan belajar tidak terpaku adanya guru ataupun instruktur. 9adi, dapat dipahami bahwa pengajaran adalah suatu interaksi belajar dan mengajar yang didalamnya terdapat penyampaian pengetahuan yang saling mempengaruhi antara guru dan murid atau dengan siapapun. Strategi pengajaran adalah suatu ren,ana nyata untuk man,apai tujuan yang berhubungan dengan akti1itas belajar-mengajar. 5. A6as-a6as Pengajaran A6as-a6as pengajaran merupakan prinsip-prinsip umum yang harus guru kuasi betulbetul dalam melaksanakan kegiatan belajar-mengajar. /engan adanya a6as-a6as tersebut diharapkan dalam akti1itas pengajaran menuai hasil yang memuaskan. Adapun a6as-a6as tersebut adalah, sebagai berikut& a. Peragaan Adalah suatu ,ara yang dilakukan guru untuk menjelaskan apa yang telah disampaikan atau apa yang dimaksud guru se,ara realita atau nyata, sehingga murid mengerti yang dijelaskan guru. Peragaan meliputi semua pan,a indra, agar murid mengerti betul yang disampaikan oleh guru. Peragaan terbagi menjadi dua, yaitu& ") Peragaan langsung, yaitu peragaan yang menunjukkan se,ara langsung benda atau sesuatu yang dimaksudkan dihadapan para murid. /engan kata lain, benda yang ditunjukkan asli. Misalnya, membawa anak ke laboratorium, ke kebun binatang dan pabrik-pabrik, dan lainnya. 5) Peragaan tidak langsung, yaitu peragaan yang dilakukan dengan menunjukkan benda tiruan dari benda aslinya atau dengan menunjukkan suatu model apa yang dimaksud oleh guru. Sebagai ,ontohnya& *oto, gambar-gambar, *ilm, poster, dan lain-lainnya. b. +erja Sama dan Persaingan 2ntuk membentuk indi1idu peserta didik menjadi manusia yang demokratis, guru menggunakan a6as kerja sama ini. al ini memberikan nilai yang medorong peserta didik untuk berprestasi belajar. +erja sama bisa menjadikan anak untuk bermasyarakat dan mengajarkan untuk bersaing dengan sehat. ,. Minat dan Perhatian

Minat dan perhatian suatu gejala jiwa yang selalu bertalian antara keduanya. Perhatian yang sengaja ditimbulkan oleh guru dinamakan perhatian yang disengaja, sedangkan perhatian yang timbul dengan sendirinya disebut perhatian spontan. d. Moti1asi Adalah suatu dorongan semangat yang timbul dari dalam dirinya atau melalui orang lain. Memoti1asi anak berarti men,iptakan suatu kondisi yang menarik dan menyenangkan, sehingga anak mau mengerjakan apa yang dapat dikerjakannya. e. 71aluasi 71aluasi pada dasarnya adalah memberikan pertimbangan atau harga nilai berdasarkan kriteria tertentu, untuk mendapatkan e1aluasi yang menyakinkan dan objekti* dimulai dari in*ormasi-in*ormasinya ynag kualitati* dan kuantitati*.

B. Anak 2sia /ini


". Pengertian Anak 2sia /ini 2sia dini merupakan usia yang sangat menentukan dalam pembentukan karakter dan kepribadian anak !:uliani Nurani Sujiono, 5;;#& $). Anak usia dini adalah anak yang baru dilahirkan sampai usia % tahun. Namun para pakar pendidikan anak menyatakan bahawa anak usia dini yaitu kelompok manusia yang berusia <-# tahun. /ari pernyataan diatas, yang dimaksud dengan anak usia dini, yaitu kelompok manusia yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan pengembangan pada dirinya yang dimulai saat dia lahir sampai awal remaja. 5. 4ahapan Perkembangan Anak 2sia dini merupakan usia di mana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang pesat. 2sia dini disebut sebagai usia emas ! golden age). Makanan yang bergi6i yang seimbang serta stimulasi yang intensi* sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tersebut. Ada beberapa tahapan yang terbagi dalam perkembanngan anak. Menurut 9ean Piaget, tahap perkembangan anak dibagi dalam empat tahap yaitu& a. 4ahap Sensori Motor !lahir-5 tahun) Pada tahap ini yang penting adalah tindakan-tindakan yang nyata bukan yang imajinasi, pan,a indra sangat berpengaruh pada dirinya. Menangis adalah senjatanya dalam menyampaikan apa yang diinginkannya. b. 4ahap Praoperasi !5-$ tahun) Pada usia ini menonjol bahwa anak hanya mementingkan dirinya sendiri. 4ahap ini anak mulai menguasai bahasa yang sistematis dan permainan yang menggunakan simbol-simbol. ,. 4ahap 3perasi +onkrit !$-"" tahun) Anak mulai meninggalkan rasa egoisnya, mengerti hal-hal yang bersi*at sistematis dan analogis dalam kondisi konkret. d. 4ahap 3perasi =ormal !""-"> tahun) Anak sudah dapat ber*ikir abstrak maupun nyata. Pada tahap ini pengajaran pada anak lebih mudah. 4ahap-tahap perkembangan yang dilalui anak-anak berbeda-beda, pada prinsipnya ada dua, sebagai berikut& a. 4ahap Sensorik Motorik !; - 5 tahun)

Pada tahap ini anak mengalami ketidaktepatan objek. Mereka masih sesuka hati dalam menyebutkan sesuatu yang mereka kehendaki. b. 4ahap Pra 3perasional !5 - $ tahun) /alam usia ini anak menggunakan *ungsi simbol yang lebih besar. Perkembangan bahasa bertambah se,ara dramatis dengan permainan imajinasi. Pada setiap anak, perkembangan dan pertumbuhannya berbeda-beda. Ada yang lebih gampang untuk menyerap pengetahuan, namun ada juga yang susah. Ada juga yang bisa berjalan, namun belum lan,ar berbi,aranya. =aktor lingkungan juga berpengaruh pada pertumbuhan anak. orang tua juga berpengaruh pda perkembangan anak, oleh karena itu orang tua sebaiknya mendampingi terus si anak dan memantau pertumbuhan anak.

?. Strategi Pengajaran Anak 2sia /ini


/alam belajar-mengajar, guru dituntut untuk melan,arkan proses pengajaran dengan baik. Setiap guru harus mempunyai strategi dalam pengajarannya, agar setiap peserta didik mampu memahami dan mengerti yang di sampaikan oleh guru. Selain itu strategi harus menarik dan memahami karakteristik peserta didik. /ibawah ini beberapa strategi pengajaran, yaitu& Strategi Bermain Bermain dapat membantu mengembangkan bahasa resepti* maupun ekspresi* anak serta keterampilan@keterampilan yang dimiliki oleh anak. Sebagai guru harus memantau dan memastikan bila semua peserta didik ikut serta dalam kegiatan tersebut. Selain itu, guru juga harus mengobser1asi berbagai masalah anak serta membantu mereka mengatasinya. Ada banyak permainan yang dapat dilakukan oleh anak-anak. Ada ma,am-ma,am permainan, sebagai berikut& Permainan akti* Permainan ini menggunakan *isik total dan gerakan tubuh. Selain itu, bisa meningkatkan ke,epatan gerakan tubuh pada anak. ?ontohnya& lari, lompat, main bola, dan lain-lainnya. Permianan konstrukti* Permainan ini menggunakan ketangkasan anak tanpa menggerakkan seluruh tubuh. ?ontohnya& menyusun balok, bermain logo, dan lainnya. Permainan kreati* Permainan ini menggunakan kekreati*an sang anak. ?ontohnya& menggambar dengan pensil warna, menempel gambar, menggunting gambar, dan sebagainya. Permainan imajinati* Permainan ini melatih anak bermain peran tertentu yang dikaguminya. ?ontohnya& bermain berperan sebagai dokter, perawat dan prajurit, dan lain-lainnya. Adapun semua kegiatan selalu man*aatnya, begitu juga dengan bermain juga ada man*aatnya, sebagai berikut& Memperkuat *isik anak lewat gerakan-gerakan otot. Mengembangkan kepribadian anak dengan sikap sporti* dan jujur. Meningkatkan komunikasi. Melatih bermasyarakat. Mengenal lingkungan sedini mungkin. Men,egah dan menyembuhkan tekanan batin yang sedang dialami sang anak.

".

a.

b.

,.

d.

") 5) () ') >) %)

$) Sebagai sumber belajar. 5. Strategi Ber,akap-,akap Strategi ber,akap-,akap ini bisa juga disebut dengan strategi tanya-jawab. Strategi ini menyuruh anak untuk membuat atau menjawab pertanyaan yang diajukan oleh guru atau sebaliknya guru yang bertanya maupun yang menjawab pertanyaan. Siswa dan guru bisa saling melemparkan pertanyaan atau jawaban terlebih dahulu pada saat memulai pelajaran. (. Strategi /emonstrasi /engan strategi ini anak lebih mudah menghapalkan materi. Strategi ini guru pada saat mengajar ditunjukkan pula benda atau apapun yang dimaksud oleh guru. 8uru menunjukkan benda yang dimaksudkannya kemudian menjelaskan nama benda atau pekerjaan tersebut. '. Strategi Projek Anak-anak diberi tugas yakni mengerjakan sebuah proyek se,ara kelompok. Proyek itu berupa pertanyaan mengenai benda atau pekerjaan yang ada di sekeliling mereka atau kehidupan mereka sehari-hari, kemudian dipe,ahkan bersama-sama. /alam strategi ini dapat membantu meningkatkan keterampilan belajar kooperati* anak, membantu mereka untuk mem1erbalisasikan apa yang sedang mereka kerjakan dan mengembangkan keterampilan mengatasi masalah yang mereka hadapi. >. Strategi Ber,erita Suatu strategi mengajar dengan memba,akan anak ,erita se,ara lisan. Pada hakikatnya strategi ber,erita sama halnya dengan ,eramah. Strategi ini tidak harus guru sebagai penuturnya, namun juga bisa peserta didik yang menjadi penuturnya. ?erita yang diusung harus menyenangkan dan menarik perhatian anak-anak. al-hal yang perlu diperhatikan adalah kejelasan arah dan tujuan ,erita, bentuk penyampaian dan sistematika ,erita, tingkat kemampuan dan perkembangan anak !sesuai dengan usia anak), situasi dan kondisi kelas serta penyimpulan hasil ,erita.

/A=4AA P2S4A+A
/jamarah, Bahri Sai*ul. 5;;>. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif. 9akarta& Aineka ?ipta. Mansur. 5;;#. Pendidikan Anak Usia Dini dalam Islam. :ogyakarta& Pustaka Pelajar. Aohani, Ahmad. 5;;'. Pengelolaan Pengajaran. 9akarta& Aineka ?ipta. 2sman, Basyiruddin. 5;;5. Metodologi Pembelajaran Agama Islam. 9akarta& ?iputat Pers. +untjojo. trategi Pembelajaran Untuk Anak Usia Dini. Artikel diakses dari http&BBebekunt.wordpress.,omB5;";B;$B5$Bstrategi-pembelajaran-untuk-anak-usia-diniB, pada 4anggal 5$ 9uli 5;";.

4am5 Ponorogo. Metode dan eni Mengajar !ahasa Arab pada Usia Anak"anak. diakses dari http&BBtamrin*athoni.blogdetik.,omB0pC"5, pada 4anggal 5> Nopember 5;";. Prianto, Aose Mini A. 5;;(. Perilaku Anak Usia Dini. :ogyakarta& +anisius. /ahlan, 9uwariyah. "##5. Metode !elajar Mengajar !ahasa Arab. Surabaya& Al-.khlas. Muijs, /aniel dan /a1id Aeynolds. 5;;<. Effecti#e $eaching $eori and Aplikasi./iterjemahkan oleh Soetjipto, elly Prajitno dan Sri Mulyani Soetjipto. 5;;<. :ogyakarta& Pustaka Pelajar.