Anda di halaman 1dari 4

Mengamati Protista

1. Tujuan Kegiatan : Mengamati Protista yang hidup di air. Mengidentifikasi cirri-ciri protista yang hidup di air.

2. Dasar Teori Protista adalah salah satu mikroorganisme eukariotik( organisme yang memiliki membran inti ). Sel eukariotik inilah yang membedakan protista dengan bakteri danArchaebacteria. Protista termasuk organisme uniselule dan multiseluler yang selnya belum terspesialisasi.Pada organisme uniseluler itu, satu sel sudah mampu melakukan aktivitas kehidupan seperti bergerak, makan, dan berkembang biak. Protista umumnya ditemukan di air, baik air tawar maupun air laut. Protista merupakan plankton, yaitu organisme berukuran mikroskopis yang melayang-layang di air. Namun ada juga yang melekat di dasar laut, danau, dan sungai. Protista ada yang autotrof, heterotrof, dan yang mencerna makanan di luar sel (ekstraseluler). Protista mirip hewan ( protozoa ) dibedakan menjadi

flagellate, rhizopoda, ciliata, dan sporozoa. Protista mirip tumbuhan


dibedakan menjadi euglenophyta, chrysophyta, pyrhopyta, clorophyta,

phaeophyta, dan rhodophyta. Protista mirip jamur dibedakan menjadi


jamur lendir dan jamur air. 3. Alat dan Bahan: Alat: a. Mikroskop b. Pipet c. Gelas kimia 4. Cara kerja: a. Siapkan mikroskop untuk pengamata b. Teteskan 1 tetes air ke kaca obyek dengan menggunakan pipet c. Tutup dengan kaca penutup d. Amati di bawah mikroskop dengan perbesaran 10x10 e. Gambar protista yang terlihat dan catat hasil pengamatan pada tabel f. Lakukan pengamatan ulang sebanyak 3x untuk setiap macam sampel air Bahan: a. Sampel air kolam b. Sampel air sawah c. Tissu

5. Hasil pengamatan Sampel Air Air kolam 2 Gambar Ciri-ciri a. Berwarna hijau b. bergerak lamban a. Berbentuk lonjong b. Bergerak cepat Nama Spirogyra Keterangan Berbentuk seperti peer

Air kolam 1

Paramecium

Bergerk cepat dengan menggunakan siliata

6. Pembahasan a. Spirogyra Spirogyra genus dari ganggang hijau dari ordo Zygnematales. Ia biasa ditemukan di air tawar. Spirogyra mampu berfotosintesis, memiliki seleukariotik. Pigmen utama yang dikandung alga hijau adalah klorofil. Tubuhnya berbentuk filamen yang tidak bercabang. Panjang tubuhnya mencapai 1 kaki (30,48 cm). Benang tersusun oleh protoplasma yang transparan dan setiap sel memiliki 1 atau lebih kloropas yang memanjang dari ujung ke ujung berbentuk spiral. Pada kloropas yang berbentuk pita terdapat pirenoid. Pirenoid tersebut dikelilingi oleh butiran tepung. Sel tunggal spyrogyra, sel spirogyra memiliki inti yang terletak di tengah, sitoplasmanya terbungkus oleh dinding sel, serta memilikivakuola yang besar. Lapisan gelatin yang tipis melindungi seluruh sel sehingga memberikan karakter tertentu pada spirogyra. Pada siang hari, fotosintesis berlangsung cepat dan oksigen yang dihasilkan disimpan di antara filamen. Pada saat itu, Spirogyra akan naik ke permukaan air. Pada malam hari, oksigen dilarutkan kembali ke dalam air. Spirogyra bereproduksi dengan cara konjugasi, fragmentasi (pemutusan talus). b. Paramecium Paramecium merupakan salah satu protista mirip hewan. Protista ini berukuran sekitar 50-350m. Paramecium telah memiliki selubung inti (Eukariot). Uniknya Protista ini memiliki dua inti dalam satu sel, yaitu inti kecil (Mikronukleus) yang berfungsi untuk mengendalikan kegiatan reproduksi, dan inti besar

(Makronukleus) yang berfungsi untuk mengawasi kegiatan metabolisme, pertumbuhan, dan regenerasi. Paramecium bereproduksi secara aseksual (membelah diri dengan cara transversal), dan seksual (dengan konjugasi). Paramecium bergerak dengan menggetarkan silianya. Hal ini akan terlihat jika menggunakan mikroskop. Mereka menangkap makanan dengan cara menggetarkan silianya, maka terjadi aliran air keluar dan masuk mulut sel. Saat itulah bersamaan dengan air masuk bakteri bahan organik atau hewan uniseluler lainnya. memiliki vakuola makanan yang berfungsi untuk mencerna dan mengedarkan makanan, serta vakuola berdenyut yang berguna untuk mengeluarkan sisa makanan. 7. Kesimpulan Berdasarkan pengamatan yang kami lakukan, yaitu tentang pengamatan Protista. Protista yang berhasil kami amati dengan mikroskop adalah Spirogyra dan Paramecium. Kami belum menemukan protista lain mungkin karena kurang teliti dan pengaruh sampel air. Dari hasil percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa di dalam air sawah, dan air kolam terdapat berbagai macam protista yang hidup di dalamnya. 8. Jawaban Pertanyaan 1. Ciri-ciri Protista yang menyerupai hewan : a. Organisme uniseluler (bersel tunggal) b. Eukariotik (memiliki membran nukleus) c. Hidup soliter (sendiri) atau berkoloni (kelompok) d. Umumnya tidak dapat membuat makanan sendiri (heterotrof) e. Hidup bebas, saprofit atau parasit f. Dapat membentuk sista untuk bertahan hidup g. Alat gerak berupa pseudopodia, silia, atau flagela Contoh : Paramecium, Flagellata, Rhizopoda, Cilliata 2. Ciri-ciri Protista yang menyerupai tumbuhan : a. Sebagian besar uniseluler sebagian lagi multiseluler yang berukuran besar. b. Alga mempunyai klorofil sehingga dapat berfotosintesis, namun tidak mempunyai diferensiasi jaringan, tidak mempunyai akar, batang dan daun sejati. Tubuh alga disebut TALUS.

c. Alga membentuk gamet di dalam gametangia yang uniseluler d. Sebagian besar alga memiliki habitat di perairan. Sel-sel alga mempunyai PIRENOID, yaitu organ pembentuk dan penyimpan amilum. e. Ada empat tipe struktur tubuh alga, yaitu uniseluler, koloni, filamen dan multiseluler. f. Berdasarkan dominansi pigmennya, alga dibedakan: CHLOROPHYTA, PHAEOPHYTA, CHRYSOPHYTA, RHODOPHYTA Contoh : Chlorococcum sp, Chlorella sp, Spirogyra sp, Ulva sp, Chlamydomonas sp, 3. Ciri-ciri Protista yang menyerupai jamur : a. Merupakan organisme yang menghasilkan spora b. Bersifat heterotrof c. Umumnya parasit atau saprofit. Contoh : Physarum sp , Phytium sp , Saprolegnia parasitica, Dictyostelium discoideum 4. Protista yang menyerupai hewan disebut Protozoa, umumnya dapat bergerak bebas karena memiliki alat gerak berupa : silia (rambut getar), flagel (bulu cambuk), pseudopoda (kaki semu) 5. Protista yang mirip tumbuhan disebut pula Alga, itu tersusun dari THALUS, yaitu struktur tubuhnya masih belum bisa dibedakan antara akar, batang dan daun. 6. Alga mempunyai pigmen dan menjadi warna alga tersebut: fikosianin klorofil fikosantin fikoeritrin karoten xantofil : warna biru : warna hijau : warna perang/ coklat : warna merah : warna keemasan : warna kuning

Anda mungkin juga menyukai